Tag: angie

  • Kenapa Air Keran Muncrat Saat Dibuka? Ini Penjelasan dan Cara Perbaikinya


    Jakarta

    Pernahkah mengalami air keran tiba-tiba muncrat saat dibuka? Padahal, air biasanya keluar secara perlahan ketika menarik atau memutar kenop keran.

    Tekanan air yang keluar terlalu besar bisa menyebar dan membuat area sekitar basah. Belum lagi, kalau pakaian terkena cipratan air, pastinya sangat menjengkelkan ya.

    Aliran air bisa saja hanya muncrat sementara, lalu mengecil seketika atau pada bukaan kedua. Namun ada juga air keran yang muncrat terus menerus, bahkan alirannya melebar sehingga kamu perlu mengecilkan debit air.


    Lantas, kenapa air keran bisa muncrat ya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari Angie’s List.

    Penyebab Air Keran Muncrat

    Inilah beberapa penyebab air keran muncrat saat dibuka serta bagaimana cara memperbaikinya.

    1. Pipa Saluran Air Dimatikan

    Air keran bisa muncrat karena saluran air yang sudah lama tidak digunakan. Biasanya hal ini terjadi setelah pemilik rumah baru pulang dari berlibur atau jarang berada di rumah.

    Penghuni jarang menggunakan air, sehingga otomatis sudah lama tidak ada yang memberikan tekanan untuk air mengalir ke atas. Pada saat kembali digunakan, keran mengeluarkan suara pipa kosong, baru setelah itu air muncrat keluar.

    Jika mengalami hal ini, tidak perlu lakukan perbaikan pada saluran air. Sebab, air bisa kembali mengalir dengan lancar seperti semula setelah sering digunakan.

    2. Lubang Penyaring Keran Tersumbat

    Biasanya ada penutup berlubang pada lubang keran air, untuk menghasilkan aliran air yang lancar dan bebas percikan. Aliran air muncrat bisa jadi pertanda penyaring keran itu tersumbat, sehingga air keluar dengan deras dan keras.

    Jika benar tersumbat, coba lepas penyaring keran dan sikat bagian lubang dan dalamnya. Biasanya sumbatan itu terjadi karena ada lumut yang menumpuk.

    3. Kerusakan pada Cartridge Keran

    Jika cara buka keran dengan diangkat, jenis keran itu disebut cartridge. Katup keran cartridge yang rusak atau kotor bisa menghambat aliran air, alhasil menyebabkan keran air muncrat. Solusinya, katup keran cartridge rusak perlu diganti dengan yang baru.

    4. Pipa Air Retak

    Air keran muncrat juga bisa disebabkan pipa air yang retak. Kondisi ini membuat udara masuk ke dalam aliran air dan menimbulkan air muncrat.

    Adapun tanda-tanda kebocoran air pada pipa rusak di antaranya terdapat noda air di dinding seperti rembesan. Selain itu, tercium bau lapuk, keran air terasa longgar, dan keran air muncrat setiap dibuka.

    Untuk memperbaiki pipa air yang retak tergantung, perlu disesuaikan dengan tingkat kerusakannya. Jika retaknya parah, pipa air harus diganti dengan yang baru.

    Kalau pipa air masih bisa ditambal, gunakan dengan lem fiber, dempul epoksi, serta selongsong karet dan jepitan. Minta bantuan ahli agar perbaikan pipa retak cepat teratasi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Mau Punya Kolam Renang di Rumah? Pertimbangkan Dulu Untung Ruginya



    Jakarta

    Pernahkah berkeinginan punya kolam renang di rumah? Fitur ini memang jadi tambahan menarik, apalagi bagi yang hobi berenang.

    Kolam renang bisa menjadi investasi signifikan untuk sebuah properti. Namun, baik membeli rumah dengan kolam renang maupun membangun kolam renang, pemilik perlu mempertimbangkannya dengan matang.

    Lantas, apa kelebihan dan kekurangan ada kolam renang di rumah? Simak penjelasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Angie’s List.


    Kelebihan Punya Kolam Renang

    1. Praktis

    Kolam renang rumah memberikan kepraktisan bagi penghuni karena tidak perlu meninggalkan rumah buat berenang. Penghuni cukup berjalan ke halaman belakang daripada pergi ke kolam renang umum.

    2. Hiburan

    Fitur kolam renang pun menjadi hiburan tambahan di rumah. Apalagi kalau penghuni rumah mengadakan acara, area kolam renang jadi spot seru buat kumpul bareng teman-teman dan keluarga.

    3. Kesehatan

    Selain itu, rumah mempunyai tempat olahraga khusus dengan adanya kolam renang. Tentunya, hal ini membantu meningkatkan kesehatan penghuni yang rajin berenang.

    Kekurangan Punya Kolam Renang

    1. Biaya Pembuatan Mahal

    Kekurangan paling utama dari kolam renang adalah biaya pembuatannya yang mahal. Pemilik perlu membayar jasa kontraktor kolam renang, penggalian, izin, hingga material buat bangun kolam renang.

    2. Perlu Perawatan

    Mempunyai kolam renang bukan perkara sepele, karena pemilik harus merawatnya agar airnya aman dan nyaman buat berenang. Hal ini bisa cukup menguras biaya, belum lagi kalau ada kerusakan pada sistem kolam renang.

    3. Risiko Keselamatan

    Kolam renang memang tempat buat penghuni seru-seruan, tetapi ada risiko keselamatan. Untuk meningkatkan keamanan, penghuni rumah perlu mempertimbangkan memasang pagar atau penutup kolam. Lalu, perlu ada peringatan tentang keselamatan saat menyelam dan hal-hal tambahan lainnya.

    4. Pertimbangan Saat Menjual Rumah

    Meskipun kolam renang biasanya dapat meningkatkan nilai rumah, tidak semua pembeli berminat dengan fitur ini. Jadi pemilik berpotensi mengalami kendala sewaktu-waktu ingin menjual rumah.

    Itulah kelebihan dan kekurangan mempunyai kolam renang sebagai bahan pertimbangan. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa AC Tiba-tiba Mati Sendiri? Ini Biang Keroknya


    Jakarta

    AC bisa mati sendiri secara tiba-tiba. Meski sudah dinyalakan kembali, AC akan mati lagi. Hal ini bisa bikin penghuni rumah bingung atau frustasi.

    Nggak, AC tidak mati karena ada alasan horor di baliknya. Justru AC mati merupakan tanda masalah yang perlu segera diatasi.

    Penghuni perlu memeriksa dan memastikan penyebab AC mati. Lalu, segera atasi hingga ke akarnya agar tidak terulang kembali.


    Kenapa AC tiba-tiba mati sendiri ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab AC Mati Sendiri

    Ini beberapa penyebab AC mati sendiri, dikutip dari berbagai sumber.

    1. Kekurangan Freon

    Dilansir dari Aircon Mag, AC bisa mati karena kekurangan refrigeran atau freon. Freon adalah bahan untuk mendinginkan udara. Kondisi ini menimbulkan perubahan tekanan, sehingga membuat saklar pengaman aktif, lalu mematikan kompresor.

    Dalam beberapa kasus, refrigeran berkurang karena terjadi kebocoran. Beberapa tandanya adalah tagihan listrik naik, AC mengeluarkan suara mendesis, unit dalam ruangan dikelilingi air, atau kehilangan daya pendinginan.

    2. Filter Udara Kotor

    Penyebab paling umum AC mati sendiri adalah filter udara tersumbat. AC tidak akan bekerja dengan efisiensi kalau filter udaranya tersumbat. Hal ini membuat AC tidak dapat mendinginkan ruangan dengan baik.

    3. Kumparan Bermasalah

    Dikutip dari Angie’s List, kemungkinan AC terus mati sendiri karena kumparan kondensor terlalu panas. Kumparan yang menyala menjadi sangat panas karena melepaskan panas dari dalam rumah.

    Lalu, kumparan yang terletak di luar ruangan juga terpapar unsur alam sepanjang tahun, sehingga lapisan kotoran menumpuk. Kumparan kondensor perlu dibersihkan secara menyeluruh.

    Itulah beberapa hal yang bisa membuat AC mati sendiri. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com