Tag: angkat

  • Seberapa Sering Kasur Harus Diputar dan Dibalik? Ini Jawabannya


    Jakarta

    Salah satu dari kualitas tidur yang baik adalah kasur yang berkualitas. Namun, kamu harus memperhatikan beberapa perawatan yang perlu kamu lakukan.

    Memutar dan membalik kasur secara rutin bertujuan agar mencegah kerusakan pada titik-titik tertentu dan guna memperpanjang umur kasur.

    Seberapa Sering Kamu Harus Memutar Kasur?

    Melansir Better Homes & Gardens, memutar kasur bertujuan untuk mencegah dari keausan pada tempat tertentu, ini sangat penting bagi kasur yang tidak perlu dibalik. Sebaiknya kamu melakukan hal ini setiap enam sampai satu tahun sekali, hal ini dapat kamu sesuaikan dengan waktu dan kebutuhan.


    Untuk mencegah tekanan pada tubuh, putar kasur kamu dari bagian kepala sampai kaki, lakukan setidaknya sekali setiap bulan selama enam bulan pertama. Kamu membutuhkan lima kali rotasi untuk memastikan distribusi yang merata.

    Kamu dapat menambahkan penyangga dengan pegas kontak atau bilah dan platform kasur jika mendapati masalah pada kasur.

    Seberapa Sering Kamu Harus Membalik Kasur?

    Sama halnya dengan memutar kasur, dengan membalik kasur membantu mengurangi kendur dan mempertahankan bentuk serta penopangnya, lakukan setiap enam bulan hingga satu tahun sekali. Namun, kasur tersedia dalam beberapa desain, maka ada beberapa jenis yang tidak perlu dibalik sama sekali.

    Kasur yang dapat dibalik adalah kasur dengan dua sisi yang dimana pada bagian bawah tempat tidurnya sama dengan bagian atasnya. Kasur ini tak lagi menjadi standar industri dan jauh lebih sulit lagi ditemukan.

    Kasur dengan bantal pada bagian atasnya, contohnya, yang memiliki satu sisi yang di peruntukan untuk tidur dan tidak perlu dibalik sama sekali. Intinya, pastikan kamu memeriksa desain kasur sebelum membaliknya.

    Cara Membalik dan Memutar Kasur

    Siapa pun yang pernah memindahkan atau membongkar kasur pasti tahu kalau kasur itu berat. Pada beberapa kasus, kamu pasti perlu bantuan orang lain guna bisa memutar kasur, terutama yang berukuran besar.

    Akan jauh lebih mudah jika kamu memutarnya bersama orang lain, tapi kamu dapat melakukannya sendiri dengan cara perlahan dan putar sedikit demi sedikit.

    Jika kasur kamu tidak memiliki pegangan, angkatlah dengan hati-hati dari bagian ujungnya dan putar sedikit demi sedikit, perhatikan agar bagian tengah pada kasur tetap menyentuh rangka tempat tidur. Angkat menggunakan kaki untuk mencegah ketegangan pada punggung, lalu panggil bantuan teman atau keluarga jika memungkinkan.

    Itulah informasi mengenai seberapa sering kasur dibalik dan diputar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kasur Sudah Kendur? Jangan Langsung Dibuang, Coba Tips Ini



    Jakarta

    Pasti kamu pernah merasa kasur kamu sudah tidak sekuat dulu. Banyak orang mengalami masalah ini juga, dengan kasur yang mulai kempes atau kurang mendukung. Ada beberapa cara yang dapat kamu coba untuk membuat kasur kamu lebih kencang dan nyaman.

    Berikut adalah eksplorasi tentang beberapa tips dan trik yang dapat membantu kamu mengembalikan kualitas tidur yang optimal.

    Pelapis Kasur yang Kuat

    Melansir Homes & Gardens, pada Minggu (10/11/2024), pelapis kasur yang berkualitas dapat memperpanjang umur kasur yang sudah lembut dan kendur sambil kamu menunggu untuk membeli kasur baru. Ketika memilih jenis pelapis kasur, carilah yang terbuat dari lateks alami atau busa memori dengan kepadatan tinggi.


    Dalam hal ini yang ditekankan adalah kepadatan tinggi karena kamu tidak ingin menggunakan bahan yang terlalu lembut dan mudah kempes. Kamu memerlukan busa yang kokoh dan mendukung, sehingga dapat mengikuti kontur tubuh kamu tanpa membuat kamu tenggelam ke dalam kasur.

    Kepadatan diukur dalam pon busa per kaki kubik, semakin tinggi kepadatan busa, semakin baik dukungannya. Kamu harus mempertimbangkan untuk memakai busa memori dengan kepadatan 5 pon.

    Namun, perlu diingat bahwa semakin padat busanya, semakin banyak panas yang terperangkap. Ini bisa menjadi masalah bagi mereka yang mudah merasa panas atau tinggal di daerah dengan iklim hangat.

    Jika kamu sering berkeringat di malam hari atau merasa gerah, sebaiknya fokus pada pelapis kasur pendingin terbaik. Kamu dapat menemukan pelapis kasur busa memori yang dilengkapi dengan gel pendingin untuk mengurangi panas dan menyerap kelembapan.

    Untuk pendinginan alami dan dukungan yang lebih elastis, pelapis kasur lateks adalah pilihan yang tepat. “Lateks adalah bahan pelapis kasur yang bagus karena memiliki dukungan yang responsif,” ujar salah satu pendiri Coop merek tempat tidur mewah, Jin Chon, dalam kutipannya di Homes & Gardens.

    Lateks adalah bahan yang cocok untuk tidur, berbeda dengan busa memori berdensitas rendah yang cenderung membuat kamu tenggelam. Pelapis kasur yang keras dapat membantu mendistribusikan berat badan secara merata di seluruh permukaan kasur, sehingga mencegah terjadinya titik-titik tekanan yang membuat kamu tenggelam.

    Selain itu, pelapis kasur yang lebih tebal lebih disarankan dibandingkan yang tipis. Idealnya, kamu sebaiknya memilih pelapis kasur dengan ketebalan 3 inci atau lebih.

    Membalik Kasur

    “Seiring berjalannya waktu, bahan-bahan di kasur kamu mulai memadat dan rusak, sehingga daya dukungnya berkurang,” jelas ilmuwan tidur Hafiz Shariff.” Membalik atau memutar kasur dapat membantu mendistribusikan kembali bahan-bahan di dalamnya dan mengembalikan sebagian kekencangannya.

    Perhatikan dengan seksama kasur kamu dan identifikasi area-area yang menonjol. Pertimbangkan apakah seluruh permukaan kasur terasa empuk atau hanya bagian tertentu saja.

    Mungkin ada area tertentu yang mengalami tekanan lebih besar, sehingga menyebabkan kasur menjadi kendur dan kehilangan dukungannya. Pikirkanlah jika kamu cenderung tidur di area yang sama setiap malam, wajar jika bagian tersebut akan mulai kehilangan daya dukungnya lebih cepat dibandingkan dengan bagian kasur yang jarang kamu gunakan.

    Cek Fondasinya

    Jika kamu telah mencoba membalik kasur tetapi tidak melihat banyak perubahan, kemungkinan masalahnya bukan terletak pada kasur itu sendiri. Kehilangan dukungan mungkin berasal dari alas tempat tidur kamu.

    Bahkan rangka tempat tidur yang terbaik pun bisa menjadi longgar dan bergerak seiring berjalannya waktu. Saat kamu berada di tempat tidur di malam hari, perhatikan bunyi berderit dan rasakan area yang kendur.

    Untuk memeriksa bagian dasar tempat tidur dengan lebih baik, angkat kasur dan lihat apakah ada bilah yang rusak atau retak. Jika kamu memiliki tempat tidur yang dapat disesuaikan, coba atur kontrolnya untuk menciptakan dasar yang rata dan mendukung.

    Letakkan Papan Kayu Lapis

    Ini adalah trik yang harus kamu pelajari dari pengujian kasur. Jika kasur kamu terlalu empuk dan kamu tidak ingin membeli kasur atau alas baru, kamu bisa menggunakan papan tripleks sebagai solusi sementara.

    Ini adalah cara yang mudah dan terjangkau untuk menciptakan permukaan yang kokoh dan datar, serta memberikan dukungan yang lebih konsisten pada kasur kamu. Kamu bisa memotong sepotong kayu lapis, dan tidak perlu terlalu khawatir tentang ketebalan kayu, kayu lapis dengan ketebalan satu inci sudah cukup.

    Letakkan papan di antara kasur dan alas tempat tidur, pastikan papan berada di tengah agar dapat mendukung kedua sisi kasur secara merata.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Toilet Duduk Goyang dan Cara Memperbaikinya



    Jakarta

    Toilet yang goyang bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga dapat menyebabkan masalah lebih serius jika dibiarkan.

    Jika kamu mengalami masalah ini, jangan khawatir, simak panduan ini yang akan membahas langkah-langkah mudah untuk memperbaiki toilet yang goyang. Dengan begitu kamu dapat kembali menikmati fasilitas kamar mandi kamu dengan aman dan nyaman.

    Penyebab Umum

    Melansir This Old House, terdapat berbagai faktor yang dapat menimbulkan masalah ini. Penting untuk mengidentifikasi penyebab ketidakstabilan tersebut agar kamu dapat menentukan metode perbaikan yang paling efektif dan mencegah terulangnya masalah di masa depan.


    Baut Toilet

    Baut toilet berfungsi untuk menahan toilet pada flens lantai. Seiring berjalannya waktu, baut ini dapat menjadi longgar, yang menyebabkan toilet menjadi goyang. Mengencangkan baut ini biasanya merupakan solusi yang paling sederhana dan seharusnya menjadi langkah pemeriksaan pertama kamu.

    Permukaan yang Tidak Rata

    Dalam beberapa situasi, lantai di bawah toilet bisa saja tidak rata, yang mengakibatkan toilet menjadi goyang. Hal ini sering terjadi pada rumah-rumah tua di mana lantainya mungkin telah mengalami penurunan seiring waktu.

    Untuk mengatasi masalah ini, kamu mungkin perlu menambahkan ganjal di bawah toilet atau meratakan lantainya.

    Flens yang Rusak

    Flensa toilet adalah bagian yang menghubungkan toilet dengan sistem pipa pembuangan. Jika flens ini mengalami kerusakan atau korosi, hal tersebut dapat menyebabkan ketidakstabilan pada toilet.

    Oleh karena itu, perbaikan atau penggantian flensa mungkin diperlukan untuk mencegah toilet menjadi goyang.

    Bahan dan Alat

    Sebelum memulai proses perbaikan, pastikan kamu telah mengumpulkan alat dan bahan berikut seperti, kunci pas yang dapat disesuaikan, dempul opsional, tingkat, gergaji besi mini, baut dan tutup lemari baru, cincin lilin baru atau paking karet fleksibel, kape, serta ganjalan toilet.

    Langkah-langkah Memperbaiki Toilet

    Untuk memperbaiki toilet yang goyang, pertama-tama matikan pasokan air dan siram toilet untuk mengosongkan tangki dan mangkuk. Setelah itu, putuskan sambungan saluran pasokan air dan lepaskan tutup dekoratif yang menutupi baut lemari di dasar toilet.

    Selanjutnya, kendurkan dan lepaskan mur serta ring dari baut lemari, kemudian angkat toilet dengan hati-hati dan letakkan di atas kain lap. Setelah itu, periksa cincin lilin dan flens untuk kerusakan atau keausan, serta bersihkan flens dan area sekitarnya.

    Kemudian, pasang baut lemari baru ke flens dan pasang cincin lilin baru atau paking karet fleksibel pada flensa. Setelah semua terpasang, turunkan toilet kembali ke flens dengan sejajar pada baut lemari yang baru, lalu gunakan waterpass untuk memastikan toilet terpasang rata di lantai.

    Jika diperlukan, masukkan ganjal toilet untuk meratakannya, dan amankan toilet dengan mengencangkan mur pada baut lemari secara bergantian agar tekanan merata.

    Setelah itu, potong sisa panjang baut lemari menggunakan gergaji besi mini, ganti tutup dekoratif di atas baut lemari, sambungkan kembali saluran pasokan air, dan nyalakan air. Terakhir, siram toilet untuk memeriksa apakah ada kebocoran atau goyangan yang masih terjadi.

    Mengatasi Bawah Toilet yang Tidak Rata

    Dalam beberapa situasi, lantai di bawah toilet bisa jadi tidak rata. Kondisi ini memerlukan langkah-langkah tambahan agar pemasangan toilet menjadi stabil.

    Memakai Shim

    Shim adalah alat yang digunakan untuk menyesuaikan dan menstabilkan posisi toilet yang goyang, jika lantai sangat tidak rata, kamu mungkin perlu menggunakan beberapa ganjal untuk memastikan toilet terpasang dengan benar.

    Tempatkan ganjal di berbagai titik di sekitar dasar toilet sampai posisinya rata dan tidak goyang.

    Terapkan Dempul

    Walaupun tidak selalu diperlukan, menerapkan sedikit dempul di sekitar dasar toilet dapat membantu menyamarkan ganjal dan memberikan lapisan stabilitas tambahan.

    Namun, beberapa tukang ledeng lebih memilih untuk tidak menutup bagian belakang dengan dempul agar lebih mudah mendeteksi kebocoran.

    Memeriksa Flens

    Setelah toilet diangkat, periksa flens dengan teliti untuk mencari tanda-tanda kerusakan, seperti retakan atau korosi. Jika flens mengalami kerusakan, perlu dilakukan perbaikan atau penggantian agar pemasangan toilet tetap stabil.

    Pilihan Perbaikan Flens

    Untuk kerusakan flens yang kecil, terdapat perlengkapan perbaikan yang dapat memperkuat flens yang ada. Namun, jika kerusakannya parah, mungkin perlu mengganti seluruh flens, yang merupakan proses lebih kompleks dan mungkin memerlukan bantuan dari profesional.

    Mencegah Goyang Kembali

    Untuk menjaga toilet tetap stabil dan mencegah goyangan di masa mendatang, periksa dan kencangkan baut-baut lemari secara berkala, hindari penggunaan produk pembersih yang keras yang dapat merusak cincin lilin atau flensa, serta tangani segera tanda-tanda ketidakstabilan untuk mencegah masalah yang lebih serius.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 7 Langkah Perbaiki Kipas Gantung yang Goyang



    Jakarta

    Mempunyai kipas langit-langit atau kipas gantung memang cukup sulit untuk merawatnya. Kipas langit-langit yang goyang tidak efektif dan mengganggu, serta dapat berbahaya jika jatuh dari langit-langit.

    Mengetahui cara memperbaiki kipas langit-langit yang goyang memastikan kipas tersebut tahan lama, beroperasi dengan aman, dan penanganan udara yang efisien.

    Melansir The Spruce, berikut langkah-langkah mudah memperbaiki kipas langit-langit yang goyang sehingga tidak membahayakan penghuni rumah.


    1. Matikan Daya ke Kipas Langit-Langit

    Matikan aliran listrik ke kipas langit-langit dengan mematikan pemutus arus pada panel layanan listrik.

    2. Tutupi Lantai

    Tutupi lantai tepat di bawah kipas langit-langit dengan kain penutup atau lembaran plastik.

    3. Bersihkan Bilah Kipas

    Bersihkan bilah kipas dengan kemoceng yang dapat diperpanjang, Pegang bilah kipas yang bebas dengan satu tangan untuk menstabilkan kipas. Mulailah dari bagian tengah dan tarik kemoceng ke luar hingga debu jatuh dair bilah kipas.

    4. Lepaskan Kanopi

    Lepaskan kanopi dengan terlebih dahulu melepas cincin penutup kanopi. Kanopi adalah bagian logam berbentuk kubah yang menempel pada langit-langit yang menutupi braket pemasangan dan bola gantung.

    5. Periksa Stabilitas Braket Pemasangan

    Pegang braket pemasangan dan goyangkan untuk memeriksa kestabilannya. Jika kamu dapat mengakses loteng dengan senter, hal ini adalah cara alternatif untuk memeriksa kekuatan benda-benda ini.

    6. Periksa Bola Gantung

    Angkat kipas langit-langit dengan batang penurun untuk memastikan bola gantungan terpasang dengan benar di braket. Bola gantung dirancang agar fleksibel di dalam braket pemasangan, sehingga kipas dapat digantung dengan rata.

    7. Ganti Komponen dan Uji Kipas

    Pasang kembali kanopi dan cincin kanopi. Nyalakan kembali daya pada panel listrik, dan pastikan kipas langit-langit tidak goyang sehingga aman saat digunakan.

    Jika kipas langit-langit masih tidak bisa digunakan atau berbahaya bagi penghuni rumah, mintalah layanan perbaikan atau teknisi untuk memeriksa kerusakan yang lebih dalam.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada 27 Hari Libur dan Cuti Bersama 2025, Lakukan Ini saat Tinggalkan Rumah


    Jakarta

    Jumlah libur dan cuti bersama 2025 sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. Selama 2025 kamu akan mendapatkan 27 hari libur dan cuti Bersama.

    Bagi kamu yang berencana untuk berlibur keluar, kamu perlu mempersiapkan rumah agar tetap aman saat ditinggal. Sebab, banyak kejadian tak terduga terjadi pada saat rumah dalam keadaan kosong, mulai dari kebakaran, barang elektronik meledak, atap ambruk, hingga bocor.

    Dengan mempersiapkan rumah dalam keadaan aman, kamu akan lebih tenang saat meninggalkan rumah. Selain itu, kamu tidak perlu pusing-pusing mengeluarkan biaya untuk renovasi atau membersihkan rumah saat kembali ke rumah.


    Dilansir dari cnet.com, berikut yang kamu harus lakukan sebelum meninggalkan rumah.

    1. Cabut Kabel Alat Elektronik

    Hal pertama yang harus kamu cek adalah memastikan tidak ada kabel dari alat elektronik yang masih tersambung ke stop kontak. Kabel yang masih tersambung ke stop kontak berisiko mengalami korsleting listrik dan berakhir memicu kebakaran.

    2. Membersihkan Kulkas

    Saat kamu pergi berhari-hari, kamu harus menyortir makanan yang mudah basi dan tahan lama. Hal ini untuk mencegah timbulnya bau busuk di dalam kulkas. Maka dari itu, sebelum pergi liburan, sebaiknya kamu membersihkan isi kulkas, terutama jika kamu ingin mematikan kulkas selama berlibur.

    3. Buang Sampah

    Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua sampah sudah dibuang di luar rumah. Hal ini untuk mencegah timbul bau tidak sedap dan serangga masuk ke rumah.

    4. Periksa Cucian

    Kemudian, kamu perlu mengecek cucian di rumah. Sebaiknya kamu sudah mencuci semua pakaian kotor sebelum berlibur. Saat kamu pulang, tidak ada lagi pakaian kotor menumpuk. Selain itu, angkat pakaian yang sudah kering agar tidak kotor.

    5. Cek Pintu dan Jendela

    Hal yang paling penting adalah pastikan jendela dan pintu sudah dalam keadaan terkunci. Jangan sampai ada akses untuk pencuri masuk ke rumah saat kamu berlibur. Bila perlu, pasang juga CCTV agar kamu bisa memantau rumah meskipun tengah berlibur.

    6. Titipkan Kunci Cadangan

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, apabila rumah kamu bentuknya komplek, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada satpam. Apabila di dekat rumah kamu ada saudara yang dipercaya, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada mereka. Dengan menitipkan kunci cadangan kepada tetangga atau orang terdekat dapat membantu terutama dalam kondisi darurat. Misalnya seperti ada kebocoran gas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Sisa Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Saat membeli gelas baru atau benda yang terbuat dari kaca lainnya kerap ditemukan label yang menempel di permukaannya. Label tersebut harus dihilangkan terlebih dahulu ketika ingin menggunakan benda tersebut.

    Meski stiker label sudah dicopot, terkadang masih menyisakan lem yang menempel. Hal ini terkadang mengganggu penggunanya karena tangan terasa lengket saat menyentuh permukaannya.

    Namun tak perlu khawatir! Sebab, ada cara untuk menghilangkan residu stiker dengan mudah. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    1. Baking Soda dan Air Panas

    baking sodabaking soda Foto: Getty Images/skhoward

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan sisa stiker yaitu menggunakan baking soda dan air panas atau air mendidih. Caranya yaitu isi wadah dengan air panas dan biarkan gelas terendam dan biarkan hingga air menjadi dingin.

    Selanjutnya angkat gelas dan taburkan baking soda pada residu stiker. Gunakan lap lembap dan gosok dengan lembut pada area residu stiker. Lalu cuci gelas dengan air panas yang sudah dicampur sabun, bilas, dan keringkan dengan lap bersih.

    2. Hair Dryer

    Hair care products, dryer and brush on white marble tableIlustrasi hair dryer. Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Cara lainnya adalah dengan menggunakan hair dryer. Pengguna hanya perlu menggunakan panas dari hair dryer untuk melembutkan lem stiker agar mudah dihilangkan dengan kartu kredit lama atau permukaan lainnya.

    Caranya, pasang hair dryer pada panas medium-tinggi dan berikan jarak beberapa inci dari residu stiker dan biarkan selama 1-2 menit. Gosok dan ulangi langkah tersebut hingga residu stiker hilang.

    Agar tangan tidak kepanasan, pengguna bisa memakai sarung tangan anti-panas atau perlindungan lainnya saat menangani kaca panas.

    3. Pakai Minyak Sayur

    Cooking meal in a pot. Bottle of Extra virgin oil pouring in to pot for cooking meal. Healthy food concept.Ilustrasi minyak sayur. Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahkan residu dengan minyak sayur, mentega, margarin, atau selai kacang. Tutup residu dengan plastik pembungkus dan biarkan minyak bekerja setidaknya selama 30 menit.

    Lepaskan plastik pembungkus dan gunakan pengikis plastik atau tepi kartu kredit lama untuk menghilangkan lem. Bersihkan kaca dengan air sabun panas, bilas, dan keringkan dengan handuk mikrofiber bebas serabut.

    Itulah beberapa cara menghilangkan residu stiker pada permukaan kaca. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mitos Angkat Jemuran di Malam Hari Cegah Baju Ditempeli Setan, Benarkah?


    Jakarta

    Agar pakaian yang dicuci cepat kering, biasanya akan dijemur saat pagi atau menjelang siang hari. Di waktu tersebut, sinar matahari sedang terik sehingga dapat membantu mengeringkan pakaian lebih cepat sekaligus membunuh kuman dan bakteri.

    Namun, masih ada beberapa orang yang menjemur pakaian di malam hari. Sebenarnya, cara ini tidak dianjurkan karena udara malam dapat memperlambat proses pengeringan pakaian.

    Selain itu, apabila udara malam yang dingin bertemu dengan kain atau pakaian yang masih basah, maka akan mengakibatkan jamur lebih cepat tumbuh. Alhasil, pakaian kesayangan detikers cepat rusak sekaligus tak baik untuk kesehatan.


    Lalu, ada juga mitos di masyarakat yang menyebut bahwa menjemur pakaian di malam hari akan mengundang setan atau pakaian kita akan “ditempeli” makhluk halus. Sebagian ada yang tidak percaya, tapi beberapa orang meyakini hal itu.

    Lantas, benarkah mitos yang beredar tersebut? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Mitos Menjemur Pakaian di Malam Hari Akan Ditempeli Setan

    Ustaz Farid Nu’man Hasan menanggapi mitos tentang menjemur pakaian di malam hari dapat mengundang setan. Menurutnya, dalam ajaran Islam tidak ada aturan atau larangan mengenai menjemur baju saat malam hari.

    Lalu, Ustaz Farid menegaskan bahwa pendapat tentang menjemur baju di malam hari akan membuat baju ditempeli setan hanyalah tahayul, sehingga tidak benar adanya.

    “Tidak ada larangan hal itu dalam Islam, baik Al Quran, As Sunnah, Ijma’, atau keterangan ulama empat mazhab. Apa yang tersebar di medsos bahwa itu menjadi tempatnya syetan adalah khurafat dan tahayul, tidak ada dasar sama sekali,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Mengutip catatan detikProperti, Syaikh Shalih al Munajjid mengomentari keyakinan tersebut dengan perkataan sebagai berikut:

    وإنما هي دعوى باطلة ، وخرافة كالتي تنتشر بين الناس

    Artinya: Itu adalah klaim batil dan khurafat yang tersebar di antara manusia. (Al Islam Su’aal wa Jawaab No. 212916)

    Jadi, tidak ada kaitannya apabila menjemur baju di malam hari maka pakaian akan ditempeli atau diganggu oleh setan. Semua mitos tersebut tidak benar dan tidak berdasar menurut Islam.

    Di sisi lain, Islam juga mengajarkan kepada umatnya untuk selalu menjaga kebersihan diri, terutama pakaian yang dikenakan. Dianjurkan agar mencuci pakaian hingga bersih dan wangi, sehingga nyaman saat dikenakan dan tidak mengeluarkan bau tak sedap.

    Mengenai pakaian bersih dan wangi, Ustad Farid menghimbau kepada masyarakat agar tidak menggantung pakaian di dinding rumah. Sebab, dinding merupakan tempat yang kotor, sehingga berisiko menyebabkan pakaian yang bersih menjadi kotor lagi sekaligus membahayakan kesehatan.

    “Namun jika alasannya adalah kebersihan dan kesehatan memang sebaiknya tidak menggantungkan pakaian di dinding rumah. Jika kotor maka taruh di tempat khusus pakaian kotor, jika bersih letakkan di lemari pakaian,” tutur Ustadz Farid.

    Demikian penjelasan soal mitos menjemur pakaian di malam hari dapat ditempeli oleh setan. Semoga bermanfaat!

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca


    Jakarta

    Bekas lem di permukaan kaca tentu sangat mengganggu karena terlihat kotor. Karena itu, bekas lem harus segera dibersihkan hingga bersih tanpa jejak.

    Tentunya, ada beberapa cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini. Dengan cara ini, bekas lem bisa dibersihkan tiap saat.

    Cara Menghilangkan Bekas Stiker dari Permukaan Kaca

    Mengutip laman Spruce, berikut sejumlah cara menghilangkan bekas lem dari permukaan kaca:


    1. Alkohol Gosok

    Alkohol gosok dapat digunakan untuk menghilangkan bekas stiker. Bahan ini bertindak sebagai pelarut lem.

    Caranya, basahi bola kapas dengan alkohol gosok. Lalu, tempelkan pada bekas stiker di kaca. Biarkan selama 10 menit dan bersihkan. Jika masih ada sisa, maka ulangi langkah-langkah tersebut dengan bola kapas baru.

    2. Soda Kue dan Air Panas

    Cara membersihkan lem stiker dengan dua bahan ini yaitu dengan merendam wadah kaca dengan air panas dan soda kue. Biarkan sampai airnya dingin.

    Selanjutnya, angkat kaca dan taburi sisa-sisa yang lengket dengan soda kue. Gosok bagian yang lengket dengan kain microfiber lembap.

    Kemudian, cuci gelas dengan air sabun panas dan bilas sampai bersih. Keringkan dengan kain microfiber bebas serabut.

    3. Gunakan Hair Dryer

    Panas dari hair dryer akan melunakkan perekat. Kamu bisa mengikisnya dengan spatula plastik. Atur pengering rambut pada suhu sedang sampai tinggi dan tahan beberapa inci dari bekas lem selama 1-2 menit. Kikis dan ulangi cara ini sampai bekas lem hilang.

    4. Cuka Putih

    Cuka putih ampuh menghilangkan sisa-sisa lem seperti selotip dari kaca. Caranya, gosokkan cuka lem dan gosok dengan kain.

    5. Minyak Sayur

    Minyak akan mengencerkan beberapa jenis lem. Basahi bekas lem di kaca dengan minyak sayur, tutup dengan plastik pembungkus dan biarkan selama 30 menit.
    Lepaskan plastik pembungkus dan kikis bekas lem yang menempel. Bersihkan kaca dengan dengan air sabun panas, lalu bilas, dan keringkan dengan handuk microfiber bebas serabut.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Kesaktian Baking Soda dan Cuka, Bisa Atasi Saluran Tersumbat-Bau Toilet


    Jakarta

    Membersihkan perabotan rumah dengan bahan-bahan yang ada tentu bisa mempermudah pekerjaan. Salah satu bahan yang sering ada di rumah adalah baking soda dan cuka.

    Kedua bahan tersebut tidak hanya bisa digunakan untuk memasak, tapi juga bisa untuk bahan pembersih. Masing-masing bahan bisa digunakan untuk membersihkan barang, namun jika digabungkan bisa membersihkan efek ekstra.

    Dilansir dari How Stuff Works, berikut ini manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah.


    Mengatasi Saluran Tersumbat

    Salah satu manfaat dari campuran baking soda dan cuka adalah mengatasi saluran tersumbat. Caranya, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan. Lalu, tuang 1/2 cangkir soda kue dan diamkan selama tiga sampai lima menit.

    Setelah itu, tambahkan satu cangkir cuka diikuti dengan satu cangkir air panas. Selanjutnya tunggu lima sampai 10 menit lalu bilas dengan air mendidih.

    Membersihkan Mesin Cuci

    Jangan salah lho, mesin cuci bisa kotor karena adanya tumpukan kotoran yang berasal dari sisa detergen. Nah, untuk mengatasinya bisa juga dengan memasukkan baking soda dan cuka ke dalamnya dan jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

    Menghilangkan Bau pada Toilet

    Terkadang ada saja bau tak sedap yang berasal dari toilet. Untuk menghilangkan bau tersebut, bisa dengan tuangkan satu cangkir baking soda ke dalam mangkuk dan tambahkan satu cangkir cuka. Selanjutnya, tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Lalu, gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

    Membersihkan Wastafel Dapur

    Kombinasi baking soda dan cuka bisa membersihkan wastafel stainless steel di dapur. Caranya dengan basahkan wastafel lalu taburi dengan baking soda. Setelah itu gosok menggunakan sikat dan bilas.

    Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

    Itulah beberapa manfaat baking soda dan cuka untuk membersihkan perabotan rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Spons Pencuci Piring Harus Sering Diganti biar Nggak Jadi Sarang Kuman



    Jakarta

    Kebanyakan spons pencuci piring di rumah masa pakainya sementara. Apabila tampilannya sudah tidak layak atau berubah warna, spons tersebut baru diganti dengan yang baru. Padahal mengganti spons itu harus dilakukan sesering mungkin, bahkan sebelum tampilannya rusak atau berubah warna lho.

    Dilansir Today, spons pencuci piring merupakan benda yang paling mudah terkontaminasi bakteri. Menurut hasil penelitian di Italia, banyak mikroorganisme dan patogen ditemukan menempel pada spons dari sisa makanan piring yang dibersihkan.

    Memakai spons terlalu lama bahkan hingga berubah warna atau bentuk sangat tidak disarankan karena pasti sudah tidak terhitung berapa jumlah bakteri, mikroorganisme, atau pantogen yang terkontaminasi ketika mencuci piring.


    Lantas, berapa jangka waktu yang tepat untuk mencuci spons agar tetap aman?

    Seberapa Sering Harus Ganti Spons?

    Dalam situs tersebut, menyebutkan spons sebaiknya diganti setiap seminggu sekali. Terutama jika memakai spons berbusa. Kemudian, untuk spons yang digunakan untuk membersihkan meja dapur, sebaiknya beralih ke kain mikrofiber yang lebih mudah dibersihkan dan jauh lebih efisien karena apabila kotor sehingga tidak perlu beli baru.

    Cara Membersihkan Spons

    Untuk menjaga spons tetap bersih setiap digunakan, cuci spons dengan air panas dan sabun. Caranya dengan merendam sebentar. Lalu, angkat dan bilas ke air bias untuk diperas sebentar. Setelah kering, masukkan spons ke dalam microwave selama 2 menit. Terlalu sering atau terlalu lama merendam spons busa bisa merusak permukaannya.

    Apabila tidak memiliki microwave, gunakan satu liter air hangat dan 1/2 sendok teh pemutih konsentrat untuk merendam spons sekitar satu menit. Setelah itu bilas di air biasa dan keringkan. Setelah digunakan untuk mencuci piring, singkirkan spons dari rendaman sabun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com