Tag: angkat

  • Cerita Pria Bandung Pangkas 18 Kg dalam 5 Bulan dengan Rutin Jalan Kaki


    Jakarta

    Menjadi ‘budak korporat’ atau pekerja kantoran memang bisa membuat diet menjadi sebuah tantangan tersendiri, seperti jadwal padat, akses terbatas ke makanan sehat, dan kurangnya waktu untuk olahraga.

    Namun, jika sudah menemukan strategi yang tepat, program menurunkan berat badan tetap bisa dilakukan, meski dengan jam kerja padat ala budak korporat. Ini yang saat ini sedang dilakukan oleh Irvan Aditya (32), seorang pria di Bandung, Jawa Barat.

    “Faktor utama yang akhirnya saya memutuskan buat diet adalah keresahan saya saat memilih baju dan celana. Rekor berat badan saya paling tinggi itu 89 kg, ketika milih baju itu susah banget,” kata Irvan saat dihubungi detikcom, Sabtu (21/6/2025)


    “Lalu, saya juga dapat keluhan dari istri kalau saya tidurnya ngorok. Lalu kebiasaan, ketika makan langsung rebahan dan ngerasa duduk nge-ganjel perut, serba nggak enak gitu,” sambungnya.

    Dari keresahan tersebut, Irvan mulai mengatur bagaimana cara yang tepat untuk menurunkan berat badan, tanpa perlu menyiksa tubuh dan terpenting tidak mengganggu aktivitasnya sehari-hari.

    “Akhirnya memilih jalan kaki dan Intermittent fasting (IF). Saya kan ngantor juga dari jam 9 sampai 6. Metode IF-nya juga bertahap, mulai 12/12, lalu 16/8, kemudian 18/6, sampai terakhir sempet 20/4,” katanya.

    “Rutin nge-usahain jalan di treadmill itu 30 menit sehari. Kalau weekend baru tuh nge-push sampai 1 jam, sisanya workout sama angkat beban. Rata-rata kalau 30 menit, speed 5 itu saya usahain 3.000 langkah meski kadang lebih,” sambungnya.

    NEXT: Tidak Pilih-pilih Makanan

    Saat ditanya tentang makanan apa yang dihindari, Irvan mengaku tidak terlalu pusing dalam memikirkan terkait apa yang ia konsumsi. Namun, yang menjadi catatannya adalah wajib mengurangi atau jika bisa berhenti mengonsumsi makanan atau minuman manis (gula), serta tepung-tepungan.

    “Kondisinya itu nggak sampai yang stok makanan ini itu sih, karena ini jalannya (diet) harus bisa nyaman. Jadi sekadar mengurangi awalnya nasi satu sampai dua centong dikurangi pelan-pelan,” katanya.

    “Proteinnya diperbanyak mulai tahu, tempe, daging sapi. Paling yang bener-bener di-cut itu gula, makanan atau minuman berpemanis. Kalau bisa tepung-tepungan juga kurangin,” lanjutnya.

    Selain metode IF dan jalan kaki, Irvan menambahkan pola tidur juga tak kalah penting untuk membantu proses menurunkan berat badan.

    “Faktor-faktor yang buat saya berpengaruh juga tidur harus enam sampai delapan jam, jangan begadang,” tutupnya.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Cara Jalan Kaki yang Bikin Pria Bandung Turun 18 Kg, Tak Perlu 10 Ribu Langkah


    Jakarta

    Irvan Aditya (32), laki-laki di Bandung, Jawa Barat membuktikan bahwa olahraga ringan seperti jalan kaki efektif membantu mengurangi berat badan. Tidak harus 10.000 langkah per hari, Irvan melakukannya kurang dari angka itu. Menurut Irvan, yang terpenting adalah konsistensinya.

    “Rutin nge-usahain jalan di treadmill itu 30 menit sehari. Kalau weekend baru tuh nge-push sampai 1 jam, sisanya workout sama angkat beban. Rata-rata kalau 30 menit, speed 5 itu saya usahain 3.000 langkah meski kadang lebih,” kata Irvan saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (21/6/2025).

    “Kalau sampai sekarang sih (Juni), dihitung-hitung total sudah 18 kg (turun dari 89 kg),” sambungnya.


    Jalan kaki dipilih oleh Irvan karena dirinya merupakan seorang pekerja kantoran, sehingga dirinya tak memiliki banyak waktu untuk melakukan olahraga lain.

    Selain rutin olahraga, Irvan juga mengatur pola makannya. Dirinya memilih intermittent fasting atau puasa intermiten, yang berfokus pada menentukan kapan waktu makan dan kapan waktu puasa dalam sehari atau seminggu.

    “Saya kan ngantor juga dari jam 9 sampai 6. Metode IF-nya juga bertahap, mulai 12/12, lalu 16/8, kemudian 18/6, sampai terakhir sempet 20/4,” katanya.

    Terkait pilihan makanan, Irvan tidak terlalu mengambil pusing. Dirinya hanya mengurangi porsi makan, menambah asupan protein harian, serta mengurangi karbohidrat.

    “Mengurangi dari awalnya satu atau dua centong, dikurangi pelan-pelan, dikit demi sedikit sampai dua sendok makan. Perbanyak proteinnya, mulai tahu, tempe, daging ayam, daging sapi itu berkelanjutan terus menerus sampai sekarang,” kata Irvan.

    Irvan juga tidak lagi mengonsumsi makanan atau minuman manis, serta yang mengandung tepung. Selain itu, ia juga menjaga pola tidur, yang menurutnya turut berpengaruh terhadap hasil diet.

    “Paling yang bener-bener di-cut itu gula, minuman yang berpemanis. Kalau bisa tepung-tepungan juga kurangin,” kata Irvan.

    “Faktor yang nggak kalah pentingnya nih, tidur memang harus enam sampai delapan jam, jangan sampai begadang,” tutupnya.

    (dpy/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Menu Makan Para Miliarder, Bisa Ditiru Kalau Mau Ikutan Sehat


    Jakarta

    Para miliarder terkenal seperti Jeff Bezos hingga Mark Zuckerberg kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, banyak yang penasaran dengan apa saja yang mereka makan setiap hari.

    Ternyata, mereka tetap menjalani gaya hidup yang sehat. Dikutip dari berbagai sumber, berikut menu makanan yang dikonsumsi:

    Menu Makan Jeff Bezos

    Pemimpin Amazon Jeff Bezos ternyata memiliki gaya hidup yang sehat. Ia memiliki jadwal olahraga dan makan yang teratur setiap harinya.


    Bezos mulai bekerja pada pukul 10 pagi setelah sarapan bersama keluarganya. Ia menjalani pola makan tinggi protein dan lemak.

    Kabarnya, ia sangat menyukai gurita mediterania, kentang, bacon, dan yogurt bawang putih. Kehidupannya ini jauh lebih sehat dari sebelumnya.

    “Saya belum pernah membaca label nutrisi seumur hidup. Saya makan apapun yang rasanya enak bagi saya,” beber Bezos yang dikutip dari Body and Soul.

    Meski menjalankan gaya hidup sehat, Bezos sesekali memiliki jadwal ‘cheat day’. Terkadang, ia masih mengonsumsi makanan ringan dan makanan cepat saji.

    Bezos rutin olahraga setiap hari, yang disarankan menjalani aktivitas yang berdampak rendah. Tetapi, resistensinya tinggi, seperti mendayung dan angkat beban.

    Ia juga suka aktivitas luar ruangan seperti lari di bukit, kayak, dan paddleboarding.

    Menu Makan Mark Zuckerberg

    Mark Zuckerberg bukanlah orang yang sulit soal makanan. Ia akan mengonsumsi apapun selama makanan tersebut praktis.

    Pola makannya relatif fleksibel dan sederhana. Ia lebih memilih efisiensi dibanding mengikuti tren kesehatan.

    Dalam beberapa tahun terakhir, ia menggeluti berbagai olahraga intens seperti mixed martial arts (MMA) dan jujitsu. Dengan kegiatan yang intensitas sangat tinggi itu, Zuckerberg bahkan bisa mengonsumsi 4 ribu kalori setiap hari mengonpensasi kalori yang terbakar.

    Padahal, umumnya manusia mengonsumsi 2 ribu kalori per hari. Makanan favoritnya adalah menu-menu yang tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, telur, dan sesekali mengonsumsi makanan cepat saji.

    “Tidak sedang menurunkan berat badan, jadi saya butuh sekitar 4 ribu kalori per hari untuk mengimbangi semua aktivitas,” katanya dalam sebuah unggahan media sosial Thread.

    Menu Makan Elon Musk

    Dibandingkan Zuckerberg dan Bezos, kebiasaan makanan Elon Musk ternyata tidak sesehat itu. Dalam unggahannya di X, pemilik Tesla ini bahkan mengaku suka makan donat setiap hari.

    Elon juga mengaku sering melewatkan sarapan. Ia hanya mengonsumsi cokelat bar atau kopi, jika memang tersedia.

    Makan siang biasanya diselipkan di sela-sela rapat, hanya sekitar 5 menit dengan menu apapun yang disediakan. Ia juga sangat menyukai daging sapi, pizza, minuman bersoda, hingga wine.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Menu Makan Para Miliarder, Bisa Ditiru Kalau Mau Ikutan Sehat


    Jakarta

    Para miliarder terkenal seperti Jeff Bezos hingga Mark Zuckerberg kerap menjadi sorotan publik. Pasalnya, banyak yang penasaran dengan apa saja yang mereka makan setiap hari.

    Ternyata, mereka tetap menjalani gaya hidup yang sehat. Dikutip dari berbagai sumber, berikut menu makanan yang dikonsumsi:

    Menu Makan Jeff Bezos

    Pemimpin Amazon Jeff Bezos ternyata memiliki gaya hidup yang sehat. Ia memiliki jadwal olahraga dan makan yang teratur setiap harinya.


    Bezos mulai bekerja pada pukul 10 pagi setelah sarapan bersama keluarganya. Ia menjalani pola makan tinggi protein dan lemak.

    Kabarnya, ia sangat menyukai gurita mediterania, kentang, bacon, dan yogurt bawang putih. Kehidupannya ini jauh lebih sehat dari sebelumnya.

    “Saya belum pernah membaca label nutrisi seumur hidup. Saya makan apapun yang rasanya enak bagi saya,” beber Bezos yang dikutip dari Body and Soul.

    Meski menjalankan gaya hidup sehat, Bezos sesekali memiliki jadwal ‘cheat day’. Terkadang, ia masih mengonsumsi makanan ringan dan makanan cepat saji.

    Bezos rutin olahraga setiap hari, yang disarankan menjalani aktivitas yang berdampak rendah. Tetapi, resistensinya tinggi, seperti mendayung dan angkat beban.

    Ia juga suka aktivitas luar ruangan seperti lari di bukit, kayak, dan paddleboarding.

    Menu Makan Mark Zuckerberg

    Mark Zuckerberg bukanlah orang yang sulit soal makanan. Ia akan mengonsumsi apapun selama makanan tersebut praktis.

    Pola makannya relatif fleksibel dan sederhana. Ia lebih memilih efisiensi dibanding mengikuti tren kesehatan.

    Dalam beberapa tahun terakhir, ia menggeluti berbagai olahraga intens seperti mixed martial arts (MMA) dan jujitsu. Dengan kegiatan yang intensitas sangat tinggi itu, Zuckerberg bahkan bisa mengonsumsi 4 ribu kalori setiap hari mengonpensasi kalori yang terbakar.

    Padahal, umumnya manusia mengonsumsi 2 ribu kalori per hari. Makanan favoritnya adalah menu-menu yang tinggi protein, seperti daging tanpa lemak, telur, dan sesekali mengonsumsi makanan cepat saji.

    “Tidak sedang menurunkan berat badan, jadi saya butuh sekitar 4 ribu kalori per hari untuk mengimbangi semua aktivitas,” katanya dalam sebuah unggahan media sosial Thread.

    Menu Makan Elon Musk

    Dibandingkan Zuckerberg dan Bezos, kebiasaan makanan Elon Musk ternyata tidak sesehat itu. Dalam unggahannya di X, pemilik Tesla ini bahkan mengaku suka makan donat setiap hari.

    Elon juga mengaku sering melewatkan sarapan. Ia hanya mengonsumsi cokelat bar atau kopi, jika memang tersedia.

    Makan siang biasanya diselipkan di sela-sela rapat, hanya sekitar 5 menit dengan menu apapun yang disediakan. Ia juga sangat menyukai daging sapi, pizza, minuman bersoda, hingga wine.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Rahasia Bugar Aktor Hollywood Dave Bautista, Sukses Pangkas BB 34 Kg

    Jakarta

    Aktor Hollywood sekaligus mantan pegulat WWE Dave Bautista belum lama ini mengejutkan para penggemar lewat penampilan barunya. Pria yang selama ini dikenal bertubuh kekar tersebut, kini tampil lebih kurus usai sukses menurunkan 34 kilogram berat badannya.

    Dikutip dari Today, Bautista mengatakan transformasi tubuhnya mengundang kekhawatiran dari banyak penggemar. Namun, pria berusia 55 tahun itu mengungkapkan dirinya justru merasa lebih baik setelah menurunkan berat badan.

    “Saya mulai menurunkan berat badan karena satu alasan, saya merasa tubuh saya terlalu besar,” ujarnya.

    “Kemudian saya menyadari kalau saya merasa nyaman saat lebih kurus. Saya juga tampak lebih baik di kamera, dan penampilan saya lebih baik saat bersama aktor-aktor lain,” sambungnya.

    Pola Makan yang Dijalani

    Lantas, seperti apa sih diet yang dijalani Bautista hingga bisa menurunkan 34 kilogram berat badannya? Sang aktor menuturkan dirinya mulai membatasi asupan kalori. Kini, dalam sehari Bautista mengonsumsi sekitar 2.500 kalori.

    Bautista juga melakukan intermittent fasting, dan tidak lagi makan 3-4 jam sebelum tidur.


    Bautista mengakui dietnya sekarang jauh berbeda saat masih aktif sebagai pegulat. Dulu, Bautista mengonsumsi makanan yang tinggi kalori dan protein.

    Bautista mulai berhenti mengonsumsi daging merah pada 2010, dan pada 2021, ia benar-benar berhenti mengonsumsi daging ayam. Kini, menu makan sehari-harinya terdiri dari makanan nabati, ikan, dan telur.

    “Kemudian saat sedang syuting, saat lapar, saya biasanya makan pisang dan selai kacang almond, atau keju panggang bebas gluten, itu adalah makanan favorit saya,” katanya.

    Bautista juga rutin berolahraga. Hanya saja, sekarang ia lebih banyak melakukan latihan kardio ketimbang angkat beban.

    “Latihan favorit, yang lebih saya sukai daripada angkat beban, adalah bela diri,” tandasnya.

    (ath/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Ini Sukses Pangkas BB 45 Kg Sambil Tetap Makan Enak, Ini Rahasia Dietnya

    Jakarta

    Orang yang sedang diet biasanya dituntut untuk tidak mengonsumsi makanan atau camilan yang digemari. Namun, influencer Benji Xavier berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kg sambil tetap menyantap makanan kesukaannya. Apa rahasianya?

    Perjalanan diet Xavier bisa dibilang penuh tantangan. Saat masih duduk di sekolah menengah atas, Xavier sempat berhasil menurunkan berat badan sekitar 45 kg. Namun, hal tersebut membuatnya merasa sengsara.

    “Saya menjadi korban tren diet yang toksik. Itu adalah sebuah obsesi karena Anda terus memikirkan tentang apa yang tidak bisa Anda makan,” ujar Xavier dikutip dari Business Insider, Rabu (21/8/2023).


    “Dan ketika Anda membolehkan diri untuk makan makanan tersebut, Anda malah makan terlalu banyak,” sambungnya.

    Beberapa tahun setelahnya, berat badan Xavier kembali membengkak. Fisik yang tambun membuat pria asal New Jersey itu kesulitan dalam memilih pakaian, serta menjadi kurang percaya diri.

    Akhirnya pada Agustus 2021, Xavier bertekad untuk kembali melakukan diet. Namun, kali ini dia tidak ingin mengulang pengalaman tidak mengenakkan yang dia lalui saat duduk di bangku sekolah menengah atas.

    Tetap Makan Makanan Favorit

    Salah satu perubahan yang dilakukan Xavier adalah tidak membatasi makanan favoritnya. Xavier tetap menyantap makanan kesukaannya, hanya saja dia memodifikasi makanan tersebut agar lebih sehat. Dia juga mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi yang biasa dikonsumsi.

    “Saya muak dengan semua itu. Saya tidak mau kembali menyiksa diri. Saya hanya akan mencoba untuk makan dengan lebih sehat,” katanya.

    “Anda masih bisa mengonsumsi makanan yang disukai dan tetap menurunkan berat badan,” imbuh Xavier.

    Untuk menunjang penurunan berat badannya, Xavier juga bergabung dengan gym, serta rutin berolahraga kardio dan angkat beban.

    Alhasil, Xavier berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg hanya dalam waktu setahun setelah melakukan perubahan gaya hidup tersebut. Dia pun sukses mempertahankan bobot tubuh ideal selama dua tahun.

    Dalam waktu dekat, Xavier juga akan meluncurkan buku masak berjudul ‘The Rebel Diet’ yang berisikan resep masakan yang membantunya menurunkan berat badan.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Pria Ini Sukses Pangkas BB 45 Kg Sambil Tetap Makan Enak, Ini Rahasia Dietnya

    Jakarta

    Orang yang sedang diet biasanya dituntut untuk tidak mengonsumsi makanan atau camilan yang digemari. Namun, influencer Benji Xavier berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kg sambil tetap menyantap makanan kesukaannya. Apa rahasianya?

    Perjalanan diet Xavier bisa dibilang penuh tantangan. Saat masih duduk di sekolah menengah atas, Xavier sempat berhasil menurunkan berat badan sekitar 45 kg. Namun, hal tersebut membuatnya merasa sengsara.

    “Saya menjadi korban tren diet yang toksik. Itu adalah sebuah obsesi karena Anda terus memikirkan tentang apa yang tidak bisa Anda makan,” ujar Xavier dikutip dari Business Insider, Rabu (21/8/2023).


    “Dan ketika Anda membolehkan diri untuk makan makanan tersebut, Anda malah makan terlalu banyak,” sambungnya.

    Beberapa tahun setelahnya, berat badan Xavier kembali membengkak. Fisik yang tambun membuat pria asal New Jersey itu kesulitan dalam memilih pakaian, serta menjadi kurang percaya diri.

    Akhirnya pada Agustus 2021, Xavier bertekad untuk kembali melakukan diet. Namun, kali ini dia tidak ingin mengulang pengalaman tidak mengenakkan yang dia lalui saat duduk di bangku sekolah menengah atas.

    Tetap Makan Makanan Favorit

    Salah satu perubahan yang dilakukan Xavier adalah tidak membatasi makanan favoritnya. Xavier tetap menyantap makanan kesukaannya, hanya saja dia memodifikasi makanan tersebut agar lebih sehat. Dia juga mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi yang biasa dikonsumsi.

    “Saya muak dengan semua itu. Saya tidak mau kembali menyiksa diri. Saya hanya akan mencoba untuk makan dengan lebih sehat,” katanya.

    “Anda masih bisa mengonsumsi makanan yang disukai dan tetap menurunkan berat badan,” imbuh Xavier.

    Untuk menunjang penurunan berat badannya, Xavier juga bergabung dengan gym, serta rutin berolahraga kardio dan angkat beban.

    Alhasil, Xavier berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg hanya dalam waktu setahun setelah melakukan perubahan gaya hidup tersebut. Dia pun sukses mempertahankan bobot tubuh ideal selama dua tahun.

    Dalam waktu dekat, Xavier juga akan meluncurkan buku masak berjudul ‘The Rebel Diet’ yang berisikan resep masakan yang membantunya menurunkan berat badan.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Heboh Nampan MBG Diduga Mengandung Minyak Babi, Ini Respons Menag Nasaruddin


    Jakarta

    Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar angkat bicara terkait isu nampan atau food tray yang digunakan dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) diduga mengandung minyak babi. Nasaruddin menegaskan, pihaknya akan segera menindaklanjuti temuan tersebut dan memastikan program ini sepenuhnya halal.

    “Kalau memang ada temuan itu, segera kita akan perbaiki,” kata Nasaruddin saat ditemui di Madrasah Tsanawiyah Negeri 6 Jakarta, Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (26/8/2025).


    Menurut Nasaruddin, Kementerian Agama selama ini hanya berperan sebagai pihak penerima makanan yang didistribusikan untuk siswa madrasah dan pesantren. Oleh karena itu, jika ada temuan, ia meminta masyarakat untuk langsung melaporkannya kepada pengelola program, yaitu Badan Gizi Nasional (BGN).

    “Masukan-masukan itu silakan sampaikan ke pengelolanya ya. Tapi secara formal, kita mau terima jadi dan beres semuanya,” imbuhnya.

    Pemerintah akan segera bertindak dan melakukan perbaikan jika temuan tersebut benar adanya. Ia menekankan pentingnya aspek halal mengingat mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim.

    Asumsikan semuanya baik,” lanjutnya.

    Meskipun ada isu pada nampan, Nasaruddin memastikan bahwa bahan makanan yang digunakan dalam program MBG telah terverifikasi kehalalannya. Kemenag, katanya, bersikap proaktif dalam memastikan aspek kehalalan tersebut.

    “Insyaallah kami yang proaktif untuk menekankan aspek kehalalan semua makanan. Jadi insyaallah seluruh makanan yang dipakai di seluruh Indonesia itu terjamin kehalalannya,” tegasnya.

    Nasaruddin menambahkan, pemerintah terus berkoordinasi dengan para pemasok dan perusahaan pangan untuk memastikan bahan makanan yang diberikan adalah yang terbaik. Ia juga menyebut Presiden Prabowo Subianto telah mewanti-wanti seluruh kementerian dan lembaga terkait untuk menjamin nilai gizi setiap makanan yang diberikan.

    “Pimpinan di perusahaan-perusahaan juga sudah diwanti-wanti ya untuk memberikan makanan yang halal dan bergizi terhadap anak-anak kita,” pungkasnya.

    Ompreng MBG Diduga Mengandung Minyak Babi

    Seperti diketahui, temuan ini bermula dari laporan Indonesia Business Post (IBP) yang melakukan investigasi wilayah Chaoshan, bagian timur Provinsi Guangdong, China. Dalam laporan tersebut, mereka melaporkan penemuan 30-40 pabrik yang memproduksi ompreng makanan untuk pasar global, termasuk salah satunya diduga untuk program MBG di Indonesia.

    Laporan yang beredar menyebutkan adanya dugaan pemalsuan label ‘Made in Indonesia’ dan logo SNI pada nampan (ompreng) makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Nampan tersebut berbahan tipe 201, yang dikhawatirkan memiliki kandungan mangan (logam berwarna putih keabu-abuan) tinggi dan tidak aman untuk makanan yang bersifat asam.

    Selain itu, laporan ini juga mengindikasikan adanya penggunaan minyak babi atau lard dalam proses produksi nampan itu. Baik tipe 201 maupun 304.

    Menanggapi isu ini, Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan pihaknya sedang melakukan pemeriksaan.
    Dadan juga menegaskan bahwa BGN selama ini belum pernah melakukan pengadaan nampan untuk program MBG.

    “Sedang check and recheck (diperiksa kembali),” kata Dadan, seperti dilansir Antara, Selasa (26/8/2025).

    Sementara itu, Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) Hasan Nasbi menyatakan hingga saat ini belum ditemukan kandungan minyak atau lemak babi dalam food tray MBG. Hasan juga meminta masyarakat agar tidak mudah termakan isu sensitif dan menekankan bahwa pihak terkait siap melakukan pengujian.

    “Tapi kalau memang ada kekhawatiran soal itu, kita riset, bisa diuji di BPOM,” kata Hasan, dilansir detikNews, Selasa (26/8/2025).

    “Kita bisa uji kok, tadi saya sudah ketemu sama kepala BPOM dan itu perlu diperiksa,” tambahnya.

    (hnh/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Doa Ibu Tanpa Henti Iringi Veddriq hingga Raih Emas Olimpiade Paris 2024



    Jakarta

    Veddriq Leonardo meraih emas di Olimpiade Paris 2024 pada cabang olahraga panjat tebing. Sang ibu, Rosita Hamzah, mengungkap kegigihan putranya itu dan dukungan doanya yang tanpa henti.

    Sejak siang sebelum Veddriq berlaga di final, Rosita terus berdoa untuk kemenangan putra ketiganya itu.

    “Udah dari siang tadi jam 2 sambil masak ibu udah nangis terus. Ndak nyangka ya. Berdoa supaya abang mengharumkan bangsa Indonesia dan membawa emas buat Indonesia. Selalu berdoa setiap detik buat Veddriq,” kata Rosita di kediamannya, di Pontianak, Kalimantan Barat, Kamis (8/8/2024) malam, seperti dilansir Antara.


    Rosita mengungkap Veddriq sejak awal memiliki keinginan kuat untuk bisa tembus Olimpiade. Putranya itu kemudian meminta doa dari sang ibu.

    “Karena impiannya itu, ‘Ma doa terus ya Ma, abang pengen ke Olimpiade, abang pengen ke Olimpiade’. ‘Ya mama terus doain Bang, biarkan Abang nggak minta mama doakan,” ujar Rosita diiringi isak tangis.

    Di mata Rosita, Veddriq adalah anak yang sangat gigih dan teguh pendirian. Ia terus berlatih bahkan pada kondisi yang tidak bagus.

    “Jika dia mengatakan A, maka harus A. Dan setiap hari bahkan di saat ada kebakaran hutan di Kalimantan, ia tetap berlatih di bawah kabut asap yang memenuhi langit Kalimantan,” kata Rosita.

    Dilansir detikSport, Veddriq mengukir catatan emas untuk Indonesia di speed cabor panjat tebing usai mengalahkan atlet China Wu Peng di Final Olimpiade Paris 2024, Kamis (8/8/2024) siang waktu setempat. Atlet 27 tahun itu mencatatkan waktu 4,75 detik saat bertanding di Le Bourget Climbing Venue.

    Prestasi Veddriq ini menjadi emas pertama Indonesia di Olimpiade Paris 2024. Emas selanjutnya berhasil diraih Rizki Juniansyah pada cabor angkat besi dengan total mengangkat beban 354 kg.

    (kri/erd)



    Sumber : www.detik.com