Tag: antibakteri

  • 8 Tips Biar Dapur Kamu Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Dapur rentan dengan bau tak sedap yang bisa tertinggal seharian. Jadi, bagaimana cara agar dapur tetap terjaga wanginya seharian?

    Dilansir dari Homes and Gardens, Jumat (28/6/2024) kalau dapur kamu selalu berbau busuk, mungkin ada penyebab utama yang belum kamu ketahui. Bisa jadi ada makanan yang tumpah atau terlupakan yang tidak terlihat, saluran pembuangan air yang perlu dibersihkan atau dibuka, dan masih banyak lagi. Luangkan waktu satu hari untuk membersihkan dapur secara maksimal, seperti merapikan an membuka sumbatan sampai kamu menemukan sumbernya, atau memanggil jasa profesional.

    Banyak metode pembersihan cepat dalam membersihkan dapur agar senantiasa wangi. Berikut detail-detail kecil pembersihan yang harus dilakukan rutin, bukan hanya sekali seminggu.


    1. Mencuci Handuk dan Lap Piring Secara Rutin

    Penyebab bau busuk yang pertama adalah handuk dan kain lap, terutama kalau kamu mencuci dengan tangan dan tidak memakai mesin pencuci piring. Handuk yang lembab dan bekas pakai bisa menyebabkan bau busuk.

    Mencuci secara teratur dengan detergen beraroma wangi untuk menghilangkan sisa-sisa bau, dan mengeringkan handuk secara tuntas akan bantu mencegah bau.

    2. Mengepel Lantai dengan Produk Wangi

    Remahan dan tumpahan juga bisa jadi sumber bau, jadi mengepel rutin dengan produk beraroma wangi dan segar bisa bantu menghilangkan bau tak sedap.

    “Linoleum, vinil atau lantai kayu buatan sangat ideal untuk memudahkan pembersihan,” saran kepala petugas kebersihan di Cloralen, Tanu Grewal.

    “Dan meskipun karpet dapur dapat menghangatkan ruangan, karpet ini menyerap banyak tumpahan dan bau, jadi sebaiknya dihindari,” lanjutnya.

    “Cara favorit saya untuk membersihkan lantai vinyl atau laminate yang memiliki keharuman yang tahan lama adalah dengan menggunakan pembersih berbahan dasar minyak pinus,” ucapnya.

    “Minyak pinus lembut pada bahan namun membersihkan hasil yang bersih dan wangi yang luar biasa,” tutupnya.

    3. Tambahkan Aroma Segar

    Selain memakai pembersih dapur yang wangi, menambahkan wewangian juga bisa bantu menutupi bau. Bisa dengan menyalakan lilin andalanmu atau dengan semprotan wewangian.

    Kalau kamu mau menambahkan dekorasi dapur yang juga membuat ruangan harum, kamu bisa pakai bunga potong segar.

    “Bunga segar tidak hanya mempercantik kamar mandi, tapi juga mengeluarkan wewangian alami. Hydrangea, gardenia, dan peony adalah pilihan bagus yang kami gunakan untuk klien kami karena kelopak bunga yang cantik dan aromanya yang semerbak,” kata desainer dan pendiri Design Morsels, Andrea Hundley.

    “Ingatlah untuk mengganti air setiap dua hingga tiga kali hari untuk mencegah pertumbuhan akteri yang menyebabkan bau tak sedap,” tambahnya.

    4. Hindari Genangan Air

    Hal ini harus dihindari dengan cara apa pun, mulai dari mengganti air vas bunga sampai memastikan saluran pembuangan air mengalir dengan baik.

    Sudah jelas bahwa piring yang terkena makanan akan berbau tidak sedap, apalagi kalau dibiarkan di wastafel, di atas meja, atau bahkan di mesin pencuci piring. Idealnya, piring-piring tersebut harus dicuci dua kali sehari, dan pastikan selalu mencuci piring sebelum tidur untuk memastikan bau busuk tidak berkembang saat malam.

    6. Cuci Konter dengan Anti Bakteri

    Memakai antibakteri setiap hari sangat penting untuk menyingkirkan bakteri dan kuman penyebab bau yang tidak bisa kita lihat. Bersihkan meja dapur tiap pagi guna mengurangi kontaminasi silang, dan pakai pembersih yang lembut dan tidak abrasif yang cocok untuk bahan meja dapur.

    “Seka meja dapur dengan kain microfiber atau spons, perhatikan sudut, tepi, dan lapisan di mana remah-remah mungkin tersembunyi. Untuk noda membandel, buatlah campuran menggunakan soda kue dan air. Oleskan campuran tersebut ke area yang terkena noda, diamkan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan dengan sikat atau kain lembut,” kata ahli kebersihan di Ministry of Cleaning, Prerna Jain.

    “Bilas area tersebut secara menyeluruh dengan ir bersih dan akhiri dengan menggunakan kain kering atau tisu untuk menghilangkan kelembaban berlebih dan memoles meja dapur, sehingga bebas dari noda dan bercahaya,” lanjutnya.

    7. Menggosok Rak dan Lemari untuk Menghilangkan Debu Penyebab Bau

    Pastikan area ini bersih dengan cara menggosok secara rutin agar dapur selalu wangi. Area-area ini rentan terhadap penumpukan debu dan jamur, dan kemungkinan menjadi sarang hama.

    Pertama, keluarkan semua barang lalu ambil kain microfiber basah dan bersihkan semua bagian lemari mulai dari atas ke bawah. Pakai air sabun atau cuka yang dilarutkan. Setelah dilap, biarkan lemari mengering sebelum menata semuanya lagi. Cara ini juga berlaku untuk membersihkan kulkas dan rak-raknya.

    8. Membersihkan Wastafel dan Saluran Air dengan Soda Kue dan Cuka

    Langkah ini penting untuk estetika dapur dan mencegah bau busuk, dan bantu menjaga dapur tetap bersih serta mencegah kontaminasi silang.

    “Akan sangat membantu jika Anda menaburkan soda kue atau sabun cuci piring lembut ke spons atau kain basah sebelum menggosok wastafel dengan lembut, perhatikan sisi, sudut, dan area pembuangan di mana partikel makanan cenderung menumpuk,” ucap pakar kebersihan hijau di GreenLife, Itamar.

    Bilas secara menyeluruh dengan air hangat untuk menghilangkan sisa sabun.

    “Untuk sanitasi ekstra, Anda bisa mendisinfeksi wastafel dengan menyemprotkan campuran air dan cuka dengan perbandingan yang sama atau dengan menggunakan larutan pemutih yang lembut (ikuti petunjuk dari pabriknya),” tambahnya.

    Kamu juga bisa menghilangkan bau dan membersihkan saluran pembuangan wastafel dapur dengan cuka dan air mendidih tiap muncul bau busuk.

    “Akhiri pembersihan dengan mengelap keran dan gagangnya menggunakan pembersih yang tepat dan keringkan wastafel dan kran dengan kain bersih untuk mencegah bercak air,” tutupnya.

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Ini Bisa Gantikan Cairan Pembersih buat Pel Lantai


    Jakarta

    Salah satu ciri rumah bersih adalah lantai yang bebas dari berbagai kotoran. Selain menyapu, kamu harus mengepel lantai agar semakin bersih bahkan harum.

    Untuk mengepel lantai, kamu akan membutuhkan campuran air dengan cairan pembersih. Namun, ternyata ada beberapa bahan di dapur yang bisa dijadikan alternatif campuran dalam air pel, lho!

    Bahan-bahan ini bisa membuat lantai bersih dan harum secara alami. Dengan begitu, kamu tidak perlu membeli cairan pembersih khusus lantai.


    Berikut ini daftar bahan pembersih lantai yang bisa kamu temukan di dapur seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia, Senin (9/9/2024).

    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    1. Baking Soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

    Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    2. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    3. Cuka Putih

    White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    4. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    5. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

    Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

    Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Cairan Pembersih, Kamu Bisa Pel Lantai Pakai Bahan Dapur Ini


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang harus sering dibersihkan karena cepat kotor. Selain menyapu, kamu perlu mengepel lantai untuk menghilangkan kotoran dan kuman di lantai dengan pembersih.

    Namun, kamu nggak harus pakai cairan pembersih khusus, lho. Ada bahan-bahan di dapur yang bisa menjadi alternatif pembersih lantai.

    Lalu, bahan dapur apa saja yang dapat digunakan buat pel lantai? Yuk, simak daftarnya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple dan Cleanipedia.


    5 Bahan Dapur untuk Mengepel Lantai

    1. Baking Soda

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Baking soda bisa jadi andalan untuk membersihkan noda membandel dan noda minyak pada lantai rumah. Caranya, taburkan beberapa sendok baking soda ke noda pada lantai, lalu teteskan sedikit air untuk menimbulkan reaksi pada baking soda.

    Setelah itu, gosok dengan pel hingga noda hilang dan lantai keramik tak kusam lagi. Kamu juga bisa menambahkan minyak kayu putih pada campuran baking soda dan air untuk membantu membunuh kuman dan bakteri.

    2. Minyak Serai

    Minyak serai merupakan bahan dapur lainnya yang bisa kamu gunakan untuk membersihkan lantai. Selain membantu membunuh kuman, serai juga punya aroma segar yang dijamin mencegah bau tak sedap dari rumah Anda. Sebagai nilai tambah, serai juga punya manfaat mengusir serangga, lho.

    3. Cuka Putih

    White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner.White vinegar in a glass bottle. White background. Organic cleaner. Foto: Thinkstock

    Cuka putih bukan hanya untuk memasak, tetapi juga merupakan pahlawan pemusnah bakteri untuk lantai keras, seperti ubin dan laminat. Dengan tingkat keasaman pH dua hingga tiga, cuka putih bisa menghilangkan kotoran tanpa merusak lapisan lantai. Penggunaan cuka putih cocok untuk lantai tile, vinyl, linoleum, dan laminat. Kamu cukup mencampurkan ½ cangkir cuka per 3 liter air. Kelebihannya, kamu tidak perlu membilas lantai setelah dipel.

    4. Boraks

    Jika kamu menghadapi noda dan kotoran yang sulit, boraks adalah solusi pembersih yang kuat. Mirip dengan baking soda, Boraks memiliki sifat sedikit abrasif dan mampu menghilangkan noda serta bau tak sedap. Penggunaan boraks cocok untuk lantai ubin, beton, batu yang tersegel, vinyl, dan linoleum. Campurkan ⅛ cangkir boraks per 3 liter air. Setelah dipel, pastikan lantai dibilas dengan air biasa untuk menghindari residu.

    5. Minyak Lavender

    Sejak lama, lavender dikenal memiliki khasiat untuk kesehatan. Minyak lavender mengandung khasiat sebagai antibiotik, antiseptik, antivirus, dan antibakteri. Karena itulah, minyak lavender juga bisa digunakan untuk membersihkan lantai. Kamu cukup mencampurkan air dan cuka, lalu menambahkan sedikit minyak lavender untuk membersihkan lantai.

    Campur saja lima sampai enam tetes minyak lavender dengan 1 ember air hangat dan secangkir cuka putih. Lantai rumah pun akan jadi bersih dan harum.

    Hal yang Perlu Diingat

    Meskipun bahan-bahan tersebut aman digunakan secara terpisah, penting untuk memperhatikan keamanan saat mencampurkannya dengan cairan pembersih lantai.

    Beberapa kombinasi tertentu bisa menghasilkan senyawa beracun sehingga pastikan untuk membaca petunjuk penggunaan dan hindari mencampur bahan-bahan yang tidak cocok.

    Itulah beberapa bahan dapur yang bisa digunakan untuk bersihkan lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Khasiat, 5 Jenis Tanaman Herbal Ini Bisa Ditanam di Rumah!


    Jakarta

    Jika kamu butuh tanaman di rumah yang bermanfaat untuk kesehatan tanaman obat atau tanaman herbal bisa menjadi pilihan. Tanaman ini baik untuk dikonsumsi dan ampuh untuk menyembuhkan berbagai penyakit.

    Kamu juga bisa berhemat karena tidak perlu membeli obat di apotek setiap sakit. Cukup ambil tanaman herbal kapan pun dan sebanyak apa pun. Pengobatan herbal ini juga telah diakui sejak lama sebelum obat-obat kimia marak seperti saat ini. Bahkan obat herbal sebaiknya dikonsumsi sehari-hari untuk mencegah penyakit.

    Tanaman herbal juga mudah untuk ditanam di rumah dan bisa diletakkan di dalam rumah. Lantas, tanaman apa saja yang termasuk herbal dan bisa ditanam di rumah?


    Dilansir House and Garden, berikut tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah.

    Jenis-Jenis Tanaman Obat yang Wajib Ditanam di Rumah

    1. Kemangi

    kemangi dalam potkemangi dalam pot Foto: istimewa

    Kemangi (Ocimum basilicum) adalah tanaman yang biasa pakai dalam makanan. Tanaman herbal ini bisa ditanam sendiri di rumah bahkan di dalam ruangan. Tempat yang cocok untuk menempatkan kemangi adalah jendela yang mendapatkan banyak matahari. Kamu harus sering menyiram tanaman ini karena kemangi menyukai tanah yang lembap tetapi tidak begitu basah.

    Manfaat dari kemangi jika dikonsumsi adalah dapat menyehatkan saluran pencernaan termasuk perut kembung dan mual, menjaga kesehatan jantung, menenangkan pikiran dan mengurangi stres, menyegarkan napas, hingga sumber antioksidan.

    2. Daun Salam

    daun salamdaun salam Foto: iStock

    Jika kamu butuh tanaman yang ukurannya besar, kamu bisa menanam daun salam di halaman rumah. Pastikan lokasinya banyak mendapat sinar matahari. Daun salam selain bagus untuk kesehatan juga bisa dikonsumsi bersama makanan sehari-hari di rumah.

    Tanaman ini bisa mencegah pikun, meningkatkan kekebalan tubuh, mempercepat penyembuhan luka, mencegah kanker, dan lainnya.

    3. Bawang Putih

    Tanaman bawang putihTanaman bawang putih Foto: Getty Images/iStockphoto/Copit

    Bawang putih adalah salah satu tanaman atau bumbu dapur yang dibutuhkan di rumah. Biasanya digunakan sebagai penambah aroma dan rasa pada makanan. Cara menanam bawang putih di rumah bisa di tanah atau dalam pot.

    Adapun beberapa khasiat bawang putih dapat meningkatkan kekebalan tubuh, menurunkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, melindungi dari radikal bebas, dan masih banyak lagi.

    4. Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Daun mint bisa kamu temukan di dalam banyak bentuk, mulai dari makanan, minuman, produk kebersihan, hingga produk kecantikan. Hal ini dikarenakan daun mint memiliki sifat antibakteri, antiinflamasi, dan antijamur. Tidak hanya itu, daun mint juga bisa mengusir beberapa serangga di rumah seperti semut, kecoa, dan nyamuk.

    Cara menanam daun mint juga cukup mudah karena bisa di dalam pot. Pastikan tanaman ini terkena sinar matahari dan pot tersebut memiliki lubang drainase yang baik.

    5. Serai

    Tips memasak dengan seraiTips memasak dengan serai Foto: Getty Images/iStockphoto

    Serai adalah salah satu tanaman herbal yang bisa ditanam di rumah. Bentuknya seperti rumput, tetapi batangnya kaya akan manfaat. Mulai dari antimikroba, baik untuk sistem pencernaan, bagus untuk kulit, mengurangi stres, meningkatkan kualitas tidur, dan masih banyak lagi.

    Serai bisa ditanam di dalam pot atau lahan. Tanaman ini bisa tumbuh di lahan seluas 800 cm hingga 1,2 meter. Kamu harus rutin menyiram serai 1-2 hari sekali. Pastikan tanahnya tidak begitu lembap atau terlalu kering.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Ini Jurus Jitu Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang mudah kotor di rumah. Selain sering terkena air, ruangan ini juga terpapar kotoran, terutama pada lubang kosetnya.

    Oleh karena itu, kamar mandi harus sering dibersihkan. Namun, lubang kloset bisa muncul kerak yang sulit dibersihkan. Kerak ini tidak dapat kalau sekadar disiram air dari flush.

    Dilansir dari Simply Spotless, kerak tersebut bisa disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan kloset. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban kloset yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


    Kerak pada kloset memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika kamu menemui kloset muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkannya, dikutip dari Real Simple.

    Cara Membersihkan Kerak pada Lubang Kloset

    Inilah cara membersihkan noda kerak yang membandel pada permukaan kloset.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Mencegah WC Berkerak

    Kloset kamu pastinya tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat.

    Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Hilangkan Noda Kerak Kamar Mandi Bikin Auto Kinclong


    Jakarta

    Permasalahan di kamar mandi, bukan hanya lantai yang licin atau tercium bau tak sedap. Kamu juga bisa menemukan noda-noda putih yang menempel di setiap sudut kamar atau yang disebut pula kerak.

    Dilansir SFGATE, noda-noda putih yang menempel pada keran, kloset, bak mandi, gayung, pintu, hingga dinding berasal dari air keran di rumah. Noda putih yang juga disebut dengan kerak tersebut merupakan sisa air sisaan air sadah yang mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium dalam kadar tinggi. Air sadah ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi untuk pengguna yang memiliki kulit sensitif dapat berdampak negatif pada kulit.

    Biasanya untuk membuat air sadah jauh lebih bersih adalah dengan menggunakan filter pada keran dan shower.


    Penyebab lainnya bisa berasal dari sisa sabun yang menempel di sudut kamar mandi dan tidak langsung dibersihkan. Kandungan mineral dan bahan kimia pada noda tersebut saat mengering akan membekas dan meninggalkan membentuk noda bertekstur ketika diraba.

    Jika kamu menemukan noda serupa, tenang saja karena kerak tersebut dapat dibersihkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah dan tanpa memanggil tenaga ahli. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa bahan dan cara membersihkannya.

    Baking Soda dan Sabun Cair

    Mungkin kamu berpikir, bekas sabun kok dibersihkan dengan sabun juga? Menurut Tile Cloud, ternyata bahan ini bisa membersihkan noda membandel. Ada pun caranya siapkan kedua bahan tersebut dengan perbandingan baking soda dan sabun cair adalah 2:1. Setelah tercampur, oleskan larutan tersebut ke setiap sudut kamar mandi yang terlihat berkerak. Gosok menggunakan sikat bulu hingga nodanya menghilang. Lalu, diamkan beberapa menit, baru setelah itu bilas dengan air.

    Baking Soda dan Cairan Pencuci Piring

    Selain sabun cair, kamu juga bisa pakai sabun cuci piring. Caranya sama dengan sebelumnya, campurkan dua bahan tersebut, lalu oleskan di area yang berkerak seperti wastafel atau bak mandi, kemudian gosok hingga noda hilang.

    Selain memakai baking soda, kamu juga bisa memakai campuran cuka dan sabun cuci piring. Apabila nanti kedua bahan sudah tercampur dan dituang ke area yang kotor, tunggu selama 1 jam. Baru setelah itu bersihkan dengan kain yang lembut dan bilas dengan air bersih.

    Pemutih dan Air Panas

    Bahan lain yang bisa kamu pakai adalah pemutih. Namun, jika memakai ini, tangan harus tertutup dengan sarung tangan lateks. Cara membersihkannya dengan mencampurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:4. Air akan mengencerkan bahan kimia dari pemutih agar larutan lebih lembut dan tidak merusak ubin.

    Perasan Air Lemon

    Kamu bisa menggunakan perasan air lemon karena sifat Mineral dalam air kerana di dalamnya mengandung asam sitrat dan antibakteri yang ampuh membersihkan noda membandel. Mengutip laman How Stuff Works caranya dengan menggosok area yang berkerak dengan lemon, kemudian bilas apabila sudah bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cukup Pakai Air, Ini 3 Cara Bersihkan Kompor Secara Ampuh


    Jakarta

    Kompor merupakan peralatan dapur yang paling cepat kotor. Apalagi jika kamu memasak makanan yang digoreng, sudah pasti cipratan minyak dapat memenuhi seluruh kompor.

    Setelah memasak, kompor sebaiknya segera dibersihkan. Jika tidak maka noda seperti minyak, bumbu masak, hingga sisa makanan berceceran di atas kompor. Hal ini dapat mengundang semut, tikus, hingga kecoak karena terdapat sumber makanan.

    Selain itu, kompor yang tidak dibersihkan dalam waktu lama menyebabkan noda dan kotoran jadi sulit dihilangkan. Alhasil, membilasnya dengan air masih belum cukup.


    Agar noda dan kotoran bisa hilang secara maksimal, simak cara ampuh membersihkan kompor dalam artikel ini.

    Cara Ampuh Bersihkan Kompor dengan Bahan Alami

    Membersihkan kompor bisa dilakukan dengan sejumlah bahan sederhana. Meski bahan-bahan ini bisa didapat dengan mudah, tapi ternyata ampuh dan efektif untuk membasmi noda.

    Dikutip dari HGTV, berikut cara bersihkan noda dan kotoran di kompor secara ampuh:

    1. Cuka Putih

    Cara yang pertama adalah menggunakan cuka putih. Kandungan asam asetat pada cuka diyakini dapat mengangkat noda dan kotoran yang menempel di kompor.

    Untuk cara pakainya, campurkan cuka putih dengan air dengan takaran yang sama, setelah itu tuang ke dalam botol semprot. Kocok terlebih dahulu sebelum disemprot ke seluruh permukaan kompor.

    Diamkan selama beberapa menit agar cuka dapat bereaksi secara optimal. Setelah itu, bilas dengan air dan lap dengan kain kering.

    2. Soda Kue

    Soda kue atau disebut baking soda bisa dimanfaatkan untuk membasmi noda dan kotoran yang menempel di kompor. Caranya adalah dengan menaburkan soda kue ke seluruh permukaan kompor yang kotor. Lalu, basahi kompor dengan air panas dan diamkan sekitar 10-15 menit.

    Setelah itu, bilas kompor dengan kain microfiber atau handuk kering untuk mengangkat sisa kotoran. Jika masih ada sisa noda, ulangi lagi cara di atas sampai kompor bersih dan kinclong.

    3. Air Lemon

    Lemon dapat digunakan untuk membersihkan noda dan kotoran yang menempel di kompor. Sebab, lemon mengandung bahan pembersih alami dengan tingkat keasaman yang tinggi serta memiliki sifat antibakteri.

    Cara pakainya cukup mencampurkan perasan jeruk lemon dan air ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan larutan tersebut ke seluruh permukaan kompor. Diamkan sekitar 5-10 menit, setelah itu lap dengan kain microfiber atau handuk kering.

    Selain membasmi noda dan kotoran, air lemon juga dapat mengatasi bau tak sedap di dapur. Caranya dengan meneteskan 2-3 tetes minyak esensial lemon ke kapas, lalu letakkan di sudut-sudut dapur yang mengeluarkan bau tak sedap.

    Demikian tiga cara ampuh untuk membersihkan kompor dengan bahan sederhana. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Lemon Bisa Bersihkan Noda di Furniture hingga Jendela


    Jakarta

    Lemon merupakan buah yang kaya manfaat. Buah ini terkenal memiliki kandungan vitamin C, vitamin B, antioksidan, hingga asam sitrat yang bagus untuk tubuh. Bukan hanya itu, lemon juga bisa menghilangkan kotoran yang menempel pada beberapa benda.

    Seperti yang diketahui, lemon sudah banyak dipakai sebagai bahan baku berbagai jenis alat pembersih rumah. Namun, alasannya bukan hanya sekadar wanginya yang khas. Lemon memiliki kandungan asam sitrat yang bisa menghilangkan noda kotoran yang menempel seperti lemak. Selain itu, asam sitrat tersebut bisa menjadi antibakteri sehingga bukan hanya bersih, tetapi bebas dari kuman. Wangi lemon juga membuat benda tersebut terasa segar.

    Lantas, benda apa saja yang bisa dibersihkan dengan lemon?


    Dilansir dari Homes and Gardens, berikut daftar benda yang bisa dibersihkan dengan lemon.

    1. Talenan Kayu

    Talenan kayu merupakan alat untuk memotong bahan masakan seperti sayur, daging, hingga makanan jadi. Talenan kayu mudah sekali kotor dan berjamur sehingga cara membersihkannya tidak bisa sembarangan. Namun tidak perlu bingung karena lemon ampuh untuk menjadi bahan pembersih yang aman untuk talenan kayu. Bukan hanya noda yang hilang, tetapi bau amis hingga bakteri yang bersarang di talenan kayu pun bisa diatasi.

    Caranya peras potongan lemon yang dipotong ke permukaan talenan. Setelah itu, tambahkan garam di atasnya. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Kemudian bersihkan dengan spons atau dibilas dengan air bersih.

    2. Peralatan Makan

    Jika talenan bisa, peralatan makan di rumah juga cocok untuk dibersihkan dengan peralatan makan. Piring berminyak, piring berbau amis, hingga piring yang kering bekas nasi juga bisa dibersihkan dengan lemon. Caranya dengan memotong lemon jadi lebih tipis. Lalu letakkan pada air di sabun cuci piring. Bilas dengan air bersih dan biarkan hingga kering.

    3. Furniture

    Furniture atau perabotan dari bahan alami sering kali sulit untuk dibersihkan karena noda tidak bisa hilang dengan hanya air bersih. Perlu bahan alami juga untuk membersihkannya yakni jus lemon yang dicampur dengan olive oil. Campuran dua bahan ini cocok untuk membersihkan furniture berbahan kayu, seperti meja, kursi, dan lemari.

    4. Keran

    Salah satu biang kerok keran di rumah kotor adalah bekas sabun yang menempel pada permukaannya. Biasanya sabun ini menempel dan terciprat saat kita mencuci tangan. Bekas sabun tersebut kemudian menjadi noda putih yang tidak bisa hilang hanya dengan air. Solusinya adalah dengan menggunakan air perasan lemon. Tunggu selama 5 menit, lalu bilas dengan air dingin.

    5. Kulkas

    Cara membersihkan kulkas bukan hanya dengan membuang makanan yang sudah basi, melainkan membersihkan secara menyeluruh. Dengan begitu bakteri tidak bisa berkembang di dalam kulkas. Caranya dengan memotong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam kulkas. Biarkan selama 30 menit, kemudian hancurkan lemon sebelum dibuang agar tidak ada yang mengonsumsi.

    6. Microwave

    Microwave biasanya jarang dibersihkan secara menyeluruh karena bagian dalamnya yang selalu tertutup dan banyak komponen yang sulit dibongkar. Namun, microwave tetap harus dibersihkan agar tidak muncul bakteri dan bau tak sedap.

    Caranya dengan merebus air dengan perasan lemon selama 5 menit. Didihkan di dalam microwave tersebut. Setelah mendidih, jangan langsung membuka pintu microwave, tetapi diamkan dahulu selama 5 menit.

    7. Jendela

    Bingkai jendela merupakan salah satu bagian rumah yang sering dilewatkan ketika bersih-bersih. Kita lebih fokus pada bagian kaca jendela, padahal bingkai jendela juga mudah sekali berdebu. Biasanya orang menggunakan lap bersih yang sudah basah dan kemoceng. Ada cara lebih efektif yakni menggunakan campuran air dan perasan lemon. Masukkan ke dalam spray dan usap kaca hingga bersih. Kamu bisa menerapkan cara yang sama pada cermin rumah.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan lemon. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Benda yang Bisa Dibersihkan Pakai Lemon, Auto Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Bahan pembersih rumah tangga tidak melulu memakai bahan kimia. Sebelum muncul bahan pembersih praktis yang saat ini banyak dipasarkan, bahan alami adalah satu-satu senjata pembersih yang sering digunakan.

    Salah satu bahan alami yang digunakan dan ampuh untuk membersihkan noda adalah lemon. Buah bercita rasa asam ini memiliki banyak manfaat terutama untuk mengangkat noda membandel.

    Lemon mengandung asam sitrat yang tinggi, pH rendah, dan kemampuan antibakteri yang cukup untuk membersihkan noda. Tidak hanya itu, lemon juga memiliki aroma yang segar dan tidak mengganggu. Tidak heran jika buah satu ini kerap menjadi bahan baku pembuatan bahan pembersih rumah tangga.


    Barang yang Aman Dibersihkan Pakai Lemon

    Meskipun terbukti ampuh bisa membersihkan banyak noda, tidak semua barang aman dari kandungan asam pada lemon. Dilansir dari Homes and Gardens, berikut benda-benda yang aman dibersihkan dengan lemon.

    1. Peralatan Makan

    Peralatan makan merupakan barang di rumah yang mudah berbau, terutama setelah dipakai pada makanan berdaging. Cara menggunakan lemon untuk membersihkan peralatan makan cukup mudah. Caranya dengan memotong lemon jadi dua bagian.

    Kemudian, gosokkan ke permukaan yang berminyak kemudian lanjut bersihkan dengan sabun cuci piring biasa. Nggak cuma bersih kesat tapi juga akan punya wangi segar.

    2. Keran

    Noda yang biasa ditemui di keran adalah noda bekas sabun dan kulit mati yang menempel hingga membentuk kerak. Noda ini tidak bisa dihilangkan dengan air biasa dan air hangat.

    Lemon bisa mengatasi noda kerak tersebut, caranya dengan menyiapkan perasan lemon yang dicampur dengan air. Kemudian, masukkan ke dalam botol semprot dan semprotkan ke bagian keran yang berkerak. Tunggu sampai 5 menit sebelum mengelapnya kemudian bilas dengan air dingin.

    3. Microwave

    Siapa di sini masih bingung bagaimana cara membersihkan microwave? Dilap dengan air atau dibersihkan dengan tisu nggak cukup lho. Coba siapkan semangkuk air yang dicampur dengan sabun dan perasan lemon.

    Kemudian, panggang di dalam microwave selama lima menit. Setelah mendidih tunggu selama 5 menit sebelum membuka pintunya.

    4. Furniture

    Pernah nggak lihat ada noda seperti coretan, noda makanan, noda warna yang susah hilang di furniture rumah. Bahkan setelah dibersihkan dengan air dan digosok juga tidak mempan. Cara membersihkannya adalah dengan menggunakan perasan lemon yang dicampur dengan olive oil. Kemudian, ambil kain bersih dan basahkan kain tadi di dalam cairan tersebut. Gosok perlahan noda pada furniture dan keringkan dengan kain kering.

    5. Talenan

    Salah satu peralatan dapur yang terkadang susah dibersihkan adalah talenan kayu. Peralatan ini kerap digunakan untuk memotong daging, sayuran, hingga buah. Rongga-rongga pada permukaannya terkadang menjadi celah yang sulit dibersihkan. Selain itu, bau yang menempel juga susah dihilangkan.

    Salah satu cara membersihkannya adalah memakai potong lemon. Setelah lemon dipotong setengah bagian kemudian taburkan gambar di atasnya. Lumuri permukaan talenan dengan jus lemon, kamu bisa peras hingga semua airnya keluar. Diamkan selama 15 menit agar air lemon dan garam bereaksi. Terakhir kamu bisa singkirkan sisa-sisa lemon lalu bilas dengan air hangat menggunakan spons.

    6. Jendela

    Salah satu cara alami untuk membersihkan jendela dan cermin. Kamu cuma perlu campur air mineral dengan jus lemon. Kemudian masukkan ke dalam botol sprayer. Semprot pada permukaan jendela dan cermin kemudian lap hingga mengkilap.

    7. Kulkas

    Bau tidak sedap dari kulkas biasanya disebabkan oleh bahan makanan yang sudah kedaluwarsa atau membusuk. Untuk mencegah, kamu bisa potong lemon menjadi dua bagian kemudian masukkan ke dalam. Biarkan selama 30 menit, kulkas menjadi bau wangi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Rumah Terang Alami Tanpa Pasang Banyak Lampu


    Jakarta

    Cara membuat rumah terang secara alami adalah dengan memanfaatkan cahaya matahari. Cara ini dapat menghemat pemakaian listrik dari pagi hingga sore hari.

    Selain membuat rumah terang, cahaya matahari juga bisa membuat penghuninya jauh lebih sehat karena dapat berjemur, kuman dan bakteri dapat musnah karena cahaya matahari dapat menjadi antibakteri alami hingga mengurangi kelembapan di rumah.

    Untuk menarik banyak cahaya ke dalam rumah tanpa lampu, penghuni rumah harus mempersiapkan banyak hal pada bagian interior dan eksterior. Dilansir dari The Spruce, berikut tips bikin rumah terang dengan pencahayaan alami.


    1. Pilih Warna Cat Terang untuk Dinding dan Plafon

    Percaya tidak kalau cat dinding dapat berpengaruh pada pencahayaan pada suatu ruangan? Warna terang memiliki sifat dapat memantulkan cahaya. Jadi pilih warna-warna yang cerah seperti putih. Tidak perlu sampai memakai warna neon karena beberapa orang tidak menyukai warna terlalu mencolok.

    2. Pilih Cat Dinding Berkilau

    Cat memiliki banyak jenis yang dibedakan pada hasil akhirnya ada yang matte dan ada juga yang mengkilap. Pilih cat mengkilap agar saat terkena cahaya dapat membuat ruangan lebih terang layaknya permukaan kaca yang berkilau.

    3. Pasang Cermin

    Cermin sering dimanfaatkan sebagai alat untuk menunjukkan refleksi diri padahal fungsinya lebih dari itu. Cermin juga bisa memantulkan cahaya sehingga membuat ruangan jauh lebih cerah. Sebagai catatan, penempatannya harus benar, jangan terlalu dipojok atau jauh dari sumber cahaya.

    4. Pasang Glass Block

    Saat ini arsitektur semakin maju, banyak rumah yang sudah melirik balok kaca atau glass block sebagai dinding. Bentuknya yang clear tetapi tidak tembus pandang bisa untuk membuat ruangan lebih cerah.

    5. Pasang Skylight di Atap

    Bagi rumahnya yang tidak punya banyak ruang terbuka atau tidak bisa dipasang glass block, coba pakai skylight alias jendela atap. Cara ini bisa membuka akses cahaya masuk dari atas.

    6. Tambah Elemen Reflektif di Interior

    Cermin, lampu dinding, hingga pegangan kabinet berkilau dapat membantu cahaya menyebar ke seluruh ruangan.

    7. Gunakan Sun Tube

    Alternatif skylight yang lebih terjangkau ini bisa menyalurkan cahaya alami ke dalam rumah meski ruang terbatas.

    Itulah beberapa tips membuat rumah lebih terang dengan cahaya alami, silahkan dicoba.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com