Tag: anyaman

  • 6 Ide Menarik Optimalkan Penyimpanan untuk Kamar Tidur Kecil


    Jakarta

    Memiliki kamar tidur kecil membuat kamu harus berhati-hati dalam hal penyimpanan barang di kamar kamu. Pastikan kamu memiliki tempat untuk setiap barang dan meletakkan setiap barang pada tempatnya untuk menciptakan suasana kamar tidur bebas dari kekacauan.

    Penting untuk merapikan tempat tidur penyimpanan pakaian kamu, jangan lupa untuk menyediakan tempat penyimpanan untuk barang-barang lainnya. Hal ini membuat kamar tidur kamu tidak terlihat berantakan dan kacau.

    Melansir The Spruce, Minggu (20/10/2024), berikut beberapa ide penyimpanan untuk kamar tidur kecil kamu agar tetap rapi dan mudah di akses.


    Pilih Meja Penyimpanan

    Saat memilih perabotan kamar tidur, sebaiknya carilah meja yang dilengkapi dengan tempat penyimpanan internal, seperti laci atau tempat kamu dapat menyimpan barang-barang.

    Meja samping tempat tidur kayu memiliki kompartemen penyimpanan tersembunyi di balik bagian depan anyaman yang dapat ditarik kebawah, sehingga bagian atasnya untuk beberapa barang lainnya.

    Penyimpanan Buku

    Menambahkan rak berbentuk L yang berfungsi sebagai penyimpanan buku, tempat memajang karya seni, dan sandaran kepala.

    Rak tersebut menyatu dengan dinding putih sekaligus memberikan struktur, sementara isinya menambahkan warna pada kamar tidur yang terang, cerah, dan membuatnya menjadi kompak.

    Dinding Penyimpanan

    Jika kamu merenovasi kamar tidur kecil, pertimbangkan untuk mengalokasikan seluruh dinding untuk menjadi tempat penyimpanan yang dibuat khusus. Sehingga hal ini dapat memanfaatkan setiap centi ruang yang tersedia.

    Rak Terbuka

    Di kamar tidur, pastikan untuk menata rak dengan rapi dan tertata sedemikian rupa sehingga kamar tidur tidak terasa acak-acakan atau kacau yang dapat mengganggu tidur kamu.

    Menambahkan rak terbuka di ruang kamar tidur bisa digunakan untuk menyimpan dan memajang buku serta dekorasi yang kamu inginkan.

    Tata Ruang Penyimpanan Kamu

    Meskipun penyimpanan lemari lebih mementingkan keteraturan daripada estetika yang diberikan, jangan lupa untuk mencari peluang untuk meningkatkan suasana hati kamu dengan pencahayaan dan dekorasi.

    Gantung Barang Sehari-hari

    Di kamar tidur kecil, carilah kesempatan untuk memajang barang-barang yang sering digunakan dengan menggantungnya di dinding.

    Rak pasak kayu yang digantung di dinding menyediakan tempat untuk menyimpan perhiasan dan syal, sementara bangku dengan penyimpanan tersembunyi di bawahnya berfungsi ganda sebagai tempat duduk.

    Gunakan Kepala Tempat Tidur

    Kepala tempat tidur dengan ruang penyimpanan akan terintegrasi yang membantu kamu memaksimalkan setiap centi kamar tidur kamu. Sehingga hal ini akan membantu kamu dalam masalah penyimpanan yang terbatas.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Perbedaan Triplek dan Multiplek, Jangan Sampai Keliru


    Jakarta

    Pemilihan material sangatlah penting untuk mencapai hasil yang diinginkan, terutama dalam dunia konstruksi dan furniture. Triplek dan multiplek adalah dua jenis papan kayu yang sering digunakan.

    Meskipun keduanya hampir mirip karena terbuat dari serat kayu yang diproses, namun ada perbedaan mendasar antara keduanya. Utamanya, beda triplek dan multiplek adalah dari jumlah lapisan kayu yang digunakan/direkatkannya.

    Mengenal Triplek

    Triplek adalah lapisan kayu
    Secara umum, pembuatan triplek melibatkan tiga lapisan kayu yang direkatkan. sedangkan multiplek melibatkan lima lapisan atau lebih. Perbedaan ini mempengaruhi kekuatan dan kekuatan material akhir.


    Kelebihan dari Triplek

    • Harganya terjangkau
    • Cukup kuat terhadap regangan
    • Mudah dipotong.

    Kekurangan dari Triplek

    • Kurang bisa menahan air
    • Permukaannya kurang halus
    • Kurang estetis.

    Mengenal Multiplek (Plywood)

    Mengutip situs Wood Solutions, multiplek adalah lapisan kayu yang direkatkan untuk menghasilkan lembaran datar. Kita sering menyebutnya sebagai veneer atau kayu lapis.

    Multiplek menjadi produk kayu solid rekayasa atau engineered solid wood (ESW). Lapisan-lapisan kayu tersebut direkatkan masing-masing dengan serat tegak lurus terhadap lapisan yang berdekatan.

    Perekatan dilakukan di bawah panas dan tekanan dengan perekat yang kuat (biasanya resin fenol formaldehida). Karena proses tersebut, kayu lapis ini menjadi jenis material komposit.

    Lapisan kayu multiplek lebih banyak dari triplek yakni sekitar 5 atau lebih, hal ini menjadikannya lebih kuat daripada triplek.

    Selain itu, multiplek sangat hemat biaya dan cocok untuk digunakan dalam aplikasi struktural. Contohnya lantai, dinding geser, bekisting, atau balok anyaman.

    Dilansir laman Gharpedia, plywood ini paling umum digunakan untuk sistem lantai, partisi ringan, dinding luar, konstruksi bangunan, pengerjaan kayu untuk perahu/kapal, perabotan rumah dan kantor.

    Kelebihan dari Multiplek

    • Tahan benturan kuat
    • Stabilitas yang baik
    • Rasio kekuatan dan kekakuan yang tinggi terhadap berat
    • Relatif stabil terjadi perubahan suhu dan kelembapan
    • Tahan bahan kimia (tidak mengalami korosi).

    Kekurangan Multiplek

    • Cukup sulit untuk dipotong
    • Harganya cukup mahal
    • Permukaannya halus
    • Diketahui mengeluarkan VOC (Volatile Organic Compound) yang bisa beracun, sehingga berisiko menyebabkan iritasi pada mata
    • Sebagian besar kayu lapis kelas komersial perlu dilapisi laminasi, untuk meningkatkan keindahannya dan memperpanjang umurnya
      Rentan terhadap rayap.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Pilihan Pengganti Lantai Keramik, Ada Batu Granit hingga Vinyl


    Jakarta

    Lantai merupakan elemen penting dalam sebuah hunian. Tak hanya berfungsi sebagai penopang aktivitas sehari-hari, lantai juga menjadi elemen estetika yang bisa mempercantik tampilan ruangan.

    Biasanya, lantai rumah terdiri dari keramik yang telah lama menjadi pilihan utama. Seiring berjalannya inovasi material dan kebutuhan desain, banyak orang yang mencari alternatif pengganti keramik. Berikut beberapa pilihannya:

    8 Pilihan Pengganti Lantai Keramik

    Beberapa pilihan pengganti lantai keramik yaitu lantai batu granit, lantai teraso, lantai marmer, lantai terakota, hingga semen ekspos. Berikut perbedaannya:


    1. Lantai Batu Granit

    Lantai batu granit menjadi pilihan populer untuk ruang hunian dan komersial sebab keindahan dan perawatannya yang mudah. Mengutip laman Structural Guide, granit adalah salah satu batu alam yang paling keras dan padat, sehingga tahan terhadap keausan.

    Selain itu, granit tersedia dalam berbagai macam warna dan pola. Hal ini membuatnya menjadi pilihan lantai serbaguna yang bisa melengkapi berbagai desain. Meski harganya mungkin lebih mahal dari jenis lantai lainnya, lantai batu granit merupakan investasi jangka panjang.

    2. Lantai Teraso

    Pada dasarnya teraso adalah lapisan mortar semen yang memiliki agregat kasar di dalamnya. Menurut laman Becosan, biasanya, agregat kasar yang paling disukai untuk lantai teraso adalah batu marmer yang dihancurkan dan dapat dipadukan dengan batuan lain. Ubin ini cocok digunakan di dalam dan luar ruangan.

    3. Lantai Terakota

    Lantai terakota merupakan jenis tanah liat alami yang digunakan untuk menciptakan tampilan yang indah dan tahan lama. Jenis lantai ini cocok untuk orang-orang yang menginginkan tampilan dan nuansa tanah liat alami yang autentik.

    4. Lantai Kayu

    Lantai kayu menjadi salah satu pilihan paling populer karena harganya yang terjangkau dan tahan lama. Ada lantai kayu yang bergaya klasik hingga modern. Namun, umumnya, dua jenis lantai kayu yang umum, yaitu lantai kayu solid dan rekayasa.

    5. Lantai Bambu

    Lantai bambu akan jauh lebih tahan lama daripada lantai kayu. Menurut laman Spruce, proses pembuatannya menjadikan material lantai bambu lebih tahan kelembapan dan kerusakan akibat air.

    Anyaman untai merupakan lantai bambu yang paling tahan lama. Materialnya terbuat dari bambu yang dihaluskan, kemudian ditekan, hingga dibentuk menjadi papan.

    6. Lantai Parket

    Menurut laman Luxury Flooring, lantai parket merupakan gaya lantai tradisional yang dibuat dengan meletakkan papan dalam berbagai pola. Susunannya menghasilkan desain geometris yang memberi daya tarik visual.

    7. Lantai Vinyl

    Ada banyak kelebihan dari lantai vinyl, yaitu penggunaan yang tahan lama, serbaguna, dan mudah dipasang. Lantai vinyl bisa dipasang pada proyek konstruksi atau renovasi di hampir semua permukaan, mulai dari beton, kayu, dan ubin.

    8. Lantai Semen Ekspos

    Lantai semen ekspos umumnya berada di gudang atau pabrik. Namun, kini, jenis lantai ini juga sering digunakan di kafe bergaya industrialis dan rumah. Menurut laman Binus University, semen ekspos adalah teknik finishing yang menggunakan semen saja tanpa cat berwarna dan acian. Meski begitu, menurut CEO SobatBangun, Taufiq Hidayat, dalam wawancara detikProperti sebelumnya, ada baiknya lantai semen ekspos diaci agar lebih bagus lagi. Lantai ini juga bisa diberi warna tambahan dengan campuran metallic oxide pigmen atau lime-proof colors.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com