Tag Archives: api

Biaya Atap Baja Ringan Rumah Ukuran 7×12 dan Estimasi Hitungannya


Jakarta

Baja ringan jadi salah satu jenis material atap yang populer digunakan dalam konstruksi bangunan. Pasalnya materialnya dianggap tahan lama, anti karat, dan lebih tahan terhadap perubahan cuaca ekstrem.

Sebelum memutuskan untuk pakai material ini, penting untuk mengetahui estimasi biaya atap baja ringan agar bisa disesuaikan dengan anggaran yang kita punya.

Hitungan Biaya Atap Baja Ringan Ukuran 7×12

Sebagai gambaran, kita akan pasang atap baja ringan untuk rumah dengan ukuran 7×12 meter.


Berdasarkan informasi yang didapat detikcom dari produsen rangka atap, CV Mutiara Baja (05/02/2025), harga bongkar pasang baja ringan baru berkisar di mereka Rp 270.000 per meternya (sudah termasuk biaya jasa tukang). Sementara, untuk bongkar pasang atap lama baja ringan biayanya Rp 230.000 ribu.

Perkiraan rumah ukuran 7 x 12 membutuhkan sekitar 95 m² baja ringan. Maka, estimasi biaya ya bisa dilihat dari perhitungannya berikut.

  • Biaya bongkar pasang atap baja ringan baru: 95 x Rp 270.000 = Rp 25.650.000
  • Biaya bongkar pasang atap lama baja ringan: 95 x Rp 230.000 = Rp 21.850.000

Perlu diingat, kalau perhitungan tersebut hanyalah perkiraan saja karena setiap jasa tukang dan harga material bangunan akan berbeda di setiap daerahnya. Biaya di atas juga belum termasuk untuk kebutuhan material tambahan lain.

Kelebihan Baja Ringan

Mengutip buku bertajuk Rumah Rangka Baja Ringan Gaya Hunian Inspiratif dan Inovatif karya Doni Swadarma, berikut adalah beberapa kelebihan baja ringan:

  • Sifatnya yang tidak hancur (daktilitas).
  • Kekuatannya bagus meskipun ringan.
  • Proses pemasangannya bisa lebih efisien.
  • Tahan karat.
  • Kuat terhadap api dan rayap.

Kelamahan Baja Ringan

Dari catatan detikproperti, adapun kelemahan dari atap baja riingan di antaranya:

  • Cenderung mahal.
  • Tampilannya kurang estetis.
  • Jika tidak dipasang dengan benar, akan mudah goyang terbawa angin.

(khq/fds)



Sumber : www.detik.com

Waspada Korsleting listrik yang Jadi Biang Kerok Kebakaran Gedung ATR/BPN



Jakarta

Gedung Kementerian ATR/BPN di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, mengalami kebakaran yang berasal dari ruang humas pada Sabtu (8/2) pukul 23.09 WIB. Penyebab kebakaran tersebut diduga akibat korsleting listrik.

Dilansir dari detikNews, Plt Kepala Dinas Gulkarmat Jakarta Satriadi Gunawan menjelaskan kebakaran itu disebut terjadi karena korsleting listrik perangkat air conditioner atau AC.

“Dugaan penyebab diduga korsleting perangkat AC,” kata Satriadi kepada wartawan, Minggu (9/2/2025).


Operasi pemadaman kebakaran dimulai pukul 23.18 WIB. Api berhasil dilokalisir sekitar pukul 23.45 WIB. Petugas kemudian melakukan pendinginan pukul 23.45 WIB. Operasi pemadaman kebakaran gedung Kementerian ATR/BPN dinyatakan selesai pada pukul 00.35 WIB.

Sementara itu, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid telah menerima informasi awal terkait penyebab kebakaran di gedung Kementerian ATR/BPN. Dia mengatakan kebakaran diduga berawal dari komputer pegawai yang tidak dimatikan.

“Jadi tadi ini kebetulan tadi itu kayaknya ya, itu ada petugas itu, pegawai, komputernya itu nggak dimatikan. Lalu kejadian (kebakaran) ketahuan sama sekuriti,” kata Nusron.

Tak jarang kebakaran terjadi akibat korsleting listrik. Kebakaran seperti ini bisa terjadi di rumah, gedung perkantoran, hingga pusat perbelanjaan.

Dilansir dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kota Banda Aceh, kebanyakan korsleting listrik disebabkan oleh kelalaian manusia. Misalkan pemasangan kabel listrik yang tidak sesuai atau tidak merawat kabel listrik di rumah.

Lantas, bagaimana cara mencegah terjadinya korsleting listrik untuk menghindari kebakaran?

Cara Mencegah Korsleting Listrik

1. Selalu Cabut Kabel Listrik Setelah Digunakan

Kebanyakan orang setelah menggunakan perangkat elektronik, tidak langsung mencabut kabel pada stop kontak. Padahal itu berisiko penghuni rumah tersetrum dan korsleting listrik.

2. Pilih Kualitas Peralatan Listrik yang Bermutu

Pastikan peralatan listrik di rumah adalah produk baru dan berkualitas. Lebih baik membeli peralatan listrik dengan harga mahal, daripada rumah yang justru hangus terbakar. Cari peralatan listrik yang berkualitas, berlambang SNI atau LMK.

3. Hindari Memakai Tusuk Kontak yang Terlalu Longgar

Tusuk kontak adalah area kepala dan kaki dari kabel. Biasanya tusuk kontak adalah bagian yang dimasukkan ke dalam stop kontak. Tusuk kontak yang terlalu longgar, jika terpegang tangan bisa menyetrum dan tidak sedikit yang menimbulkan percikan.

4. Jangan Memencet atau Memainkan MCB

Mengotak-atik atau menyambung langsung (bypass) peralatan pengaman, baik sekring maupun Mini Circuit Breaker (MCB) dapat menyebabkan korsleting listrik.

5. Minta Bantuan Ahli Saat Pemasangan Instalasi Listrik di Rumah

Untuk pemasangan baru atau menambah instalasi listrik di rumah atau bangunan, serahkan pada ahli.

6. Periksa Instalasi Listrik Secara Berkala

Pemeriksaan dapat dilakukan kurang lebih setelah 10 tahun dan selanjutnya 5 tahun.

7. Lakukan Perawatan Rutin

Dilansir dari Sinar Mas Land, jadwalkan pemeriksaan rutin instalasi listrik oleh teknisi listrik profesional. Mereka akan memeriksa kabel, sambungan, dan komponen lainnya untuk memastikan semuanya dalam kondisi baik.

8. Hindari Beban Berlebih

Jangan mencolokkan terlalu banyak perangkat ke satu stopkontak atau sirkuit. Gunakan kabel ekstensi dengan hati-hati dan pastikan kabel tersebut memiliki kapasitas yang cukup.

9. Lindungi Kabel dan Perangkat Listrik dari Air

Jauhkan kabel dan perangkat listrik dari sumber air atau kelembapan. Pastikan stopkontak dan saklar di area basah (seperti kamar mandi atau dapur) memiliki penutup pelindung.

10. Pasang Alat Pelindung

Pertimbangkan untuk memasang alat pelindung seperti MCB (Miniature Circuit Breaker) dan ELCB (Earth Leakage Circuit Breaker). MCB melindungi dari kelebihan beban, sedangkan ELCB melindungi dari kebocoran arus yang bisa menyebabkan sengatan listrik.

11. Sedia APAR

Dilansir dari situs Pemerintah Kota Depok, sebaiknya di setiap rumah atau tempat usaha menyediakan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk penanganan pertama jika terjadi kebakaran. Tabung Apar 5 kg untuk skala rumah tangga dan tempat usaha 6 kg.

Itulah beberapa cara mencegah terjadinya korsleting listrik. Semoga bermanfaat.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Coba Letakkan Kompor Dekat Wastafel, Konon Bisa Bernasib Buruk!



Jakarta

Kompor adalah salah satu benda yang wajib ada di dapur. Biasanya di dapur sudah disiapkan tempat khusus untuk meletakkan kompor terutama jika menggunakan jenis kompor tanam.

Namun, ternyata ada satu tempat yang tidak disarankan untuk meletakkan kompor dalam Feng Shui. Menurut National Geographic, Feng Shui adalah seni Tiongkok kuno yang menjabarkan tata bangunan, benda, dan ruang dalam suatu lingkungan untuk mencapai keselarasan dan keseimbangan sehingga membawa kedamaian dan kemakmuran.

Dalam Feng Shui ternyata meletakkan kompor di dekat wastafel dinilai tidak tepat. Padahal di Indonesia banyak yang menerapkan tata letak seperti ini, selain karena lebih mudah, ada juga beberapa dapur yang memang sempit. Lantas, apa alasan kompor sebaiknya tidak diletakkan di dekat wastafel?


Dilansir myforeverbuilders.com, dalam Feng Shui elemen api dari kompor dan air dari wastafel seharusnya tidak bertemu. Konsep ini bisa digambarkan apabila ada air yang tanpa sengaja masuk ke dalam minyak panas dapat menimbulkan cipratan yang perih apabila terkena kulit.

Selain itu, wastafel disebut sebagai tempat yang kotor. Tempat di mana kamu perlu mencuci bahan makanan, mencuci piring dan wadah kotor, hingga tempat mencuci tangan. Sementara kompor harus dalam keadaan bersih karena sering terdapat makanan di atasnya.

Meletakkan kompor berdekatan dengan wastafel juga dapat membawa masalah kesehatan. Lalu, ruang yang sempit antara kompor dan wastafel juga bisa memicu pertengkaran antar anggota keluarga.

Oleh karena itu, disarankan wastafel dan kompor tidak berada di tempat yang berdekatan. Keduanya harus berada di jarak yang lapang sehingga memudahkan penggunanya saat bergerak.

Jika ukuran dapur tidak begitu luas, sebaiknya posisi kompor dengan wastafel bertolak belakang, bukan berhadapan. Bisa juga mencoba triangle kitchen yakni tata letak kulkas, wastafel, dan kompor yang membentuk seperti segitu.

Dalam konsep triangle kitchen, posisi kulkas, wastafel, dan kompor berjarak sekitar 1,2 hingga 2,4 meter. Kemudian, untuk keliling segitiga tersebut dibuat sekitar 3,9 sampai 7,9 meter. Di tengah-tengah bentuk segitiga ini, usahakan tidak ada benda penghalang saat kamu ingin menuju ke 3 barang dapur tersebut.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

6 Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah, Jangan Anggap Sepele


Jakarta

Keberadaan ular di sekitar rumah bisa membahayakan penghuni, terutama jika hewan tersebut berbisa atau sangat buas. Karena itu, keberadaan ular wajib diketahui penghuni sehingga bisa disiapkan langkan pengamanan selanjutnya.

Ular biasa tinggal d sarang yang hangat dan tersembunyi, sehingga tak mudah ditemukan ular lain atau penghuni rumah.

Ciri-ciri Ada Sarang Ular di Rumah

Ada beberapa ciri-ciri adanya sarang ular di rumah yang bisa diketahui. Berikut di antaranya:


1. Ada Penampakan Jejak Ular

Ketika berpindah dari tempat satu ke tempat lain, ula menggunakan kontraksi otot tubuh yang mendorong tubuhnya. Mengutip laman Revoke Snake Repellent, ular akan meninggalkan jejak di permukaan yang berdebu atau tertutup tanah. Biasanya jejak ular membentuk huruf, tapi juga bisa bervariasi tergantung pada gerakan ular.

2. Ada Kulit Mengelupas

Ular mengalami pergantian kulit yang diawali pengelupasan. Kulit yang telah mati ini ditinggalkan di area sekitar tempatnya tinggal.
Kalau ditemukan sesuatu yang menyerupai ular tapi tidak bergerak, kemungkinan itu adalah kulit ular. Hal tersebut bisa jadi menandakan ada sarang ular di rumahmu.

3. Ada Suara Aneh di Tempat yang Gelap dan Sempit

Suara-suara aneh dari area tersembunyi di dalam atau area sekitar rumah bisa mengindikasikan aktivitas ular. Artinya, ada ular bersarang di tempat yang jarang digunakan atau didatangi. Misal loteng atau kamar mandi yang tidak digunakan.

4. Hilangnya Hewan Pengerat di Rumah secara Misterius

Tikus dan hewan pengerat lain yang tinggal di sekitar rumah bisa menjadi korban serangan ular. Jika penghuni rumah melihat satu atau dua tikus di sekitar rumah menghilang tiba-tiba, hewan tersebut kemungkinan menjadi korban ular.

5. Ada Kotoran Ular

Kotoran ular mirip feses burung dengan cairan berwarna kuning dan putih yang mengandung urea. Jika menemukan kotoran ular jangan disentuh meski penasaran.

Menurut laman wildlife removal, kotoran ular mengandung bakeri salmonella yang menyebabkan salmonesis. Kondisi ini adalah keracunan yang menyebabkan gangguan gastrointestinal serius.

6. Ada Bau yang Aneh

Keberadaan ular bisa diketahui dari bau aneh, yang muncul dari sarang atau tempatnya beraktivitas. Mengutip laman Accurate Pest Control, apabila bau ini terciun sebaiknya segera hubungi ahli untuk memastikan keberadaan ular.

Cara Mengusir Ular

Untuk mengusir ular, gunakan hal-hal yang tidak disukainya seperti asap dan zat berbau. Mengutip laman Call Northwest dan Smith Pets, berikut penjelasannya.

1. Gunakan Asap

Ular sensitif terhadap asap. Gali lubang api dan biarkan berasap selama beberapa hari. Cara ini bisa dilakukan untuk mengusir ular dari area rumah.

2. Gunakan Zat Berbau

Ular peka terhadap berbagai bau belerang, minyak cengkeh kayu manis, dan cuka. Tuang bahan-bahan ini di sekeliling rumah atau di area yang terdapat aktivitas ular.

3. Singkirkan Tempat Berlindung Ular

Selang, tumpukan kayu bakar, atau rumput tinggi bisa jadi tempat ular bersembunyi. Singkirkan spot-spot tersebut, sehingga ular tak bisa lagi bersembunyi.

4. Singkirkan Sumber Makanan Ular

Singkirkan hewan-hewan yang menarik perhatian ular dari rumah misal katak, burung, dan hewan pengerat.
Selain itu, letakkan pakan hewan peliharaan atau ternak di tempat yang tertutup rapat. Makanan ini bisa menarik perhatian tikus dan hewan lain yang menjadi mangsa ular.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

Lupa Matikan Kompor Bisa Jadi Pemicu Kebakaran, Ini Cara Mencegahnya


Jakarta

Pemilik rumah harus berhati-hati akan kemungkinan terjadi kebakaran di rumah. Kebakaran bisa dipicu oleh kelalaian manusia maupun masalah teknis. Untuk itu, kita penting sekali waspada akan potensi tersebut.

Seperti peristiwa kebakaran yang terjadi di Desa Kalirejo RT 02, Kecamatan Ngraho, Bojonegoro. Dilansir dari detikJatim, sebuah rumah milik warga bernama Winarno (40) yang digunakan sebagai tempat usaha air isi ulang dan warung hangus dilalap api.

Lebih dari itu, material rumah yang terbuat dari kayu tanah, sehingga api cepat menyebar. Dua unit mobil pemadam dengan tujuh personel pun dikerahkan buat menjinakan api. Namun, api tetap membakar hampir 100 persen bangunan berukuran 10×20 meter itu.


“Kebakaran diperkirakan terjadi pukul 08.30 WIB, namun pihak damkar menerima informasi sekitar pukul 09.00 WIB. Langsung berangkat melakukan pemadaman,” jelas petugas Damkar Siswoyo, Sabtu (22/2/2025)

Di sisi lain, Polsek Ngraho masih mencari tahu penyebab kebakaran. Dari informasi banyak pihak, api diduga berasal dari kompor di dapur yang lupa dimatikan usai memasak.

“Total kerugian sekitar Rp150 juta, meliputi rumah kayu berukuran 10×20 meter beserta aset peralatan pengisian air isi ulang galon. Beruntung rumah induk ukuran 10×20 meter terselamatkan. Dugaan sementara karena kompor tidak dimatikan, namun masih dalam penyelidikan,” ucap Kapolsek Ngraho.

Berkaca dari kejadian tersebut, perlu kita perlu mengambil langkah pencegahan agar tidak terjadi kebakaran. Berikut ini cara mencegah kebakaran rumah seperti, dilansir dari detikSumut.

Cara Cegah Kebakaran di Rumah

Inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mencegah terjadi kebakaran rumah.

1. Bijak Pakai Alat Elektronik

Di dalam rumah tentunya banyak alat-alat elektronik yang digunakan, seperti lampu, televisi, mesin cuci, dan lain sebagainya. Kita harus bijak dalam menggunakan alat-alat tersebut. Usahakan untuk menggunakan sewajarnya dan tidak melebihi beban kapasitas meter listrik di rumah.

Jangan lupa juga untuk mencabut dan mematikan alat-alat elektronik di rumah ketika hendak bepergian jauh. Matikan juga lampu dan alat elektronik lainnya ketika tidak digunakan untuk mencegah kejadian yang tidak diinginkan. Selain itu, kita juga bisa menghemat listrik dengan bijak dalam menggunakan alat elektronik.

2. Awasi Penggunaan Kompor

Kebakaran yang diakibatkan oleh ledakan gas cukup banyak terjadi. Oleh karena itu, penting untuk selalu melepaskan selang gas apabila berencana berpergian dalam waktu lama. Hal ini dilakukan sebagai pencegahan kebakaran karena gas adalah salah satu bahan yang bisa memicu api. Selain itu, pastikan tidak ada kebocoran pada gas saat menggunakan kompor gas.

3. Matikan Kompor Saat Tidak Digunakan

Jangan lupa untuk selalu mematikan segala peralatan memasak yang ada di dapur seperti kompor, oven, microwave, dan lainnya ketika sudah tidak digunakan atau hendak tidur.

4. Jauhkan Benda yang Mudah Terbakar dari Sumber Api

Beberapa benda di rumah merupakan benda yang mudah terbakar. Contohnya adalah bahan bahan yang terbuat dari kain seperti seprai, pakaian, karpet, dan juga benda-benda dari kertas.

Sebagai langkah pencegahan kebakaran, kamu harus menjauhkan barang-barang yang mudah terbakar tersebut dari sumber api. Jarak amannya setidaknya adalah 1 meter.

5. Rutin Cek Kondisi Kabel Listrik

Salah satu penyebab kebakaran yang paling sering terjadi adalah diakibatkan oleh korsleting listrik.

Maka dari itu, kamu harus secara rutin mengecek kondisi kabel listrik di rumah. Jika ada yang rusak kamu harus segera memperbaikinya ataupun menggantinya.

6. Jangan Bakar Sampah di Pekarangan

Ketika kamu membakar sampah di pekarangan atau halaman rumah, hal tersebut berpotensi untuk mengakibatkan kebakaran. Hal ini dikarenakan saat membakar sampah, api bisa merambat ke bagian-bagian yang lain melalui udara.

Untuk itu, ada baiknya sampah-sampah seperti daun bisa dijadikan kompos saja. Sementara sampah yang lain dapat dibuang.

7. Sediakan Alat Pemadam Kebakaran

Pastinya langkah mencegah kebakaran adalah menyiapkan alat pemadam kebakaran di rumah. Membeli alat pemadam api di rumah adalah salah satu langkah cerdas untuk menghindari api menyebar lebih luas. Kamu bisa menaruhnya di tempat-tempat yang dekat dengan sumber api, seperti dapur.

Itulah tips mencegah kebakaran di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/das)



Sumber : www.detik.com

Jangan Simpan 9 Barang Ini di Atas Kulkas, Bahaya!


Jakarta

Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang memiliki permukaan rata pada bagian atasnya sehingga tak jarang ada berbagai benda yang diletakkan di sana. Namun, jangan asal menaruh benda di atas kulkas ya detikers.

Ada beberapa benda yang tidak dapat ditaruh di atas kulkas karena akan menimbulkan masalah, mulai dari potensi adanya kerusakan kulkas, merusak barang yang ditaruh di atasnya, hingga mengancam keselamatan.

Mengutip dari situs Southern Living, berikut beberapa benda yang bahaya apabila ditaruh di atas kulkas


Minyak Goreng

Ahli sekaligus supervisor pembersihan rumah dari Fantastic Service, Petya Holevich menyebut bahwa minyak goreng tidak boleh ditaruh di atas kulkas karena minyak goreng sensitif terhadap panas dan cahaya. Selain itu, panas yang ditimbulkan dari permukaan atas kulkas dapat memengaruhi kualitas dan rasa minyak.

Roti

Roti yang ditaruh di atas kulkas akan lebih cepat basi karena suhu panas yang menyebabkan roti lebih cepat mengembun dan menumbuhkan jamur dalam kemasan roti. Supaya roti tetap aman, simpan roti di tempat yang sejuk dan kering serta jauhkan dari sinar matahari atau sumber panas.

Keripik

Keripik memiliki tekstur yang garing dan renyah, sehingga bila ditaruh di atas kulkas akan terkena suhu panas yang membuat tekstur keripik jadi cepat lunak dan alot. Selain itu, minyak yang ada di keripik juga perlahan bisa hilang dengan cepat karena suhu yang panas, membuat rasa dan aroma keripik jadi berubah.

Benda Pembersih

Manajer Operasional Two Maids, Kathy Cohoon, menyebut bahwa alat pembersih harus disimpan di tempat yang memiliki ventilasi baik dan jauh dari panas, sehingga jangan menaruh benda pembersih di atas kulkas.

Benda Berat

Bagian atas kulkas biasanya terbuat dari logam atau plastik yang mudah tergores atau penyok sehingga hindari menaruh benda berat di atas kulkas. Selain itu, benda berat dapat memberi tekanan yang terlalu besar pada kulkas. Ditambah lagi, menaruh benda berat dapat membahayakan orang karena kemungkinan jatuh dan melukai orang tersebut.

Microwave dan Panggangan Roti

Menempatkan microwave atau pemanggang roti adalah hal yang tidak boleh dilakukan karena ventilasi panas dari kulkas dapat merusak alat tersebut.

Wadah Plastik

Walau wadah plastik pada umumnya bersifat tahan lama, tetapi dapat cepat rusak juga jika ditaruh di atas kulkas karena terpapar panas yang dapat menyebabkan lengkungan atau keretakan pada wadah plastik.

Benda Mudah Terbakar

Hindari menaruh benda mudah terbakar seperti lilin dan korek api karena panas dari kulkas dapat menimbulkan bahaya seperti kebakaran.

Obat-obatan

Obat-obatan biasanya wajib disimpan pada suhu yang stabil dan jika ditaruh di atas kulkas akan terkena panas yang berlebih sehingga dapat mengurangi keefektifan obat. Sebaiknya simpan obat di tempat kering seperti yang direkomendasikan pada kemasannya.

Demikian daftar benda-benda yang bahaya jika ditaruh di atas kulkas. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Hukum Bakar Sampah Sampai Ganggu Tetangga dalam Islam



Jakarta

Membakar sampah masih menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan sampah dengan cepat. Padahal cara tersebut bisa menyebabkan munculnya kabut asap yang mengganggu aktivitas bahkan menurunkan kualitas udara.

Memang, aktivitas pembakaran sampah cenderung menurun karena keterbatasan lahan. Namun, ada saja yang tetap membakar sampah apabila ada lahan kosong.

Kegiatan membakar sampah juga sering menuai pro-kontra. Selain karena asapnya yang mengganggu, api yang dinyalakan di sembarangan tempat bisa menyebar dan berpotensi membakar bangunan di sekitarnya.


Menanggapi hal ini, Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, mengatakan dalam Islam tidak ada dalil yang mengharamkan membakar sampah di rumah sehingga hukumnya mubah atau boleh.

“Membakar sampah di depan rumah, pada dasarnya adalah boleh karena itu termasuk aktivitas duniawi yang hukum asalnya adalah mubah (boleh) selama tidak ada dalil yang mengharamkannya,” kata Ustadz Farid saat dihubungi detikProperti beberapa waktu.

Walau demikian, ia menyebutkan ada ketentuan lain yaitu jika membakar sampah di rumah sampai mengganggu kenyamanan tetangga, kegiatan tersebut tidak diperbolehkan.

“Jika sampai asap dan baunya mengganggu orang lain, tetangga, atau orang yang lalu lalang, sehingga mereka tidak nyaman atau terganggu kesehatannya, maka ini tidak dibolehkan,” tambahnya.

Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda seperti yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari RA, sebagai berikut.

مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ

Artinya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya.” (HR. Bukhari no. 6136).

Hadits lainnya juga berkata orang yang mengganggu tetangganya dijamin tidak masuk ke dalam surga. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci kegiatannya, membakar sampah yang asapnya mengganggu tetangganya, lalu orang tersebut tidak segera berhenti dan meminta maaf, maka ganjarannya seperti yang disebutkan dalam Hadits berikut.

“Tidak akan masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya.” (HR. Muslim no. 46).

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

5 Tanda Saklar Lampu Rusak dan Harus Segera Diganti



Jakarta

Saklar lampu merupakan perangkat mekanis yang digunakan untuk menyalakan dan mematikan lampu. Tidak jarang saklar lampu mengalami kerusakan, dikarenakan saklar lampu digunakan berulang-ulang kali.

Beberapa gejala saklar lampu yang rusak sedikit lebih samar dan ada beberapa yang terlihat jelas. Ada beberapa tanda yang bisa kamu lihat untuk mengidentifikasi masalah saklar yang kamu alami.

Melansir The Spruce, berikut beberapa tanda peringatan yang paling umum sehingga dapat mengidentifikasi kerusakan saklar.


Saklar Lama Merespon dan Lampu Berkedip

Jika lampu perlu waktu beberapa saat untuk menyala atau lampu berkedip saat menyalakan lampu, hal ini dapat menjadi pertanda komponen logam di dalamnya sudah aus.

Tanpa titik kontak logamnya, saklar tidak dapat lagi membuat sambungan yang diperlukan untuk melengkapi jalur listrik yang memungkinkan lampu menyala. Sebaiknya saklar tetap diganti meskipun kedipan hanya terjadi sesekali.

Tuas Saklar Macet

Jika tuas saklar mulai susah untuk digunakan dan kahilangan ketukannya, mekanisme saklar kemungkinan aus atau sambungan kabelnya mungkin kendor.

Mulailah dengan memeriksa sekrup pemasangan saklar, pastikan sekrup terpasang dengan kencang. Jika kamu mengencangkannya dan saklar masih terasa tidak pas, saatnya memeriksa kabel dan mengganti saklar.

Bau Terbakar

Bau terbakar merupakan tanda serius dari saklar yang rusak dan dapat disebabkan oleh komponen yang meleleh, kabel yang terbuka atau rusak, kelebihan beban, dan percikan api. Hal ini harus segera diatasi untuk mencegah resiko kebakaran listrik.

Gunakan panel layanan utama rumah kamu untuk segera mematikan daya ke saklar, dan hubungi teknisi listrik untuk membantu memperbaiki masalah dan mengganti saklar.

Pemutus Sirkuit Terputus

Saat saklar lampu rusak, saklar dapat mulai menarik arus berlebih dalam waktu singkat untuk mencoba menyalakan perlengkapannya sehingga dapat membebani sirkuit tempatnya berada dan menyebabkan daya terputus.

Jika pemutus arus bekerja lebih dari satu kali, itu pertanda ada yang salah dengan saklarnya. Periksa apakah sambungan kabel saklar lampu kamu aman dan terpasang dengan benar, lalu ganti saklar jika masalah berlanjut.

Kerusakan yang Jelas

Tanda-tanda keausan lain yang mengindikasikan saklar lampu rusak dapat dilihat di sekitar pelat saklar dan dikenali tanpa melepas apapun atau memeriksa kabel apapun.

Jika kamu melihat retakan, perubahan warna, bekas terbakar, hangus, atau saklar tampak goyang saat digunakan, sebaiknya saklar harus segera diganti.

Itu dia tanda-tanda saklar rusak dan perlu untuk diganti. Semoga Bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com

Tiba-tiba Ada Bau Terbakar di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



Jakarta

Bau terbakar tiba-tiba tercium di rumah, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah apa yang terbakar? Lalu, kita mencari sumber baunya. Biasanya sumbernya tidak ketahuan jelas, jauh dari barang elektronik atau area listrik di rumah.

Hal seperti ini yang membuat penghuni rumah khawatir karena takut tiba-tiba ada api yang muncul dan membakar barang di rumah. Penghuni rumah pasti ingin segera mengatasi sumber bau tersebut.

Lantas, di mana sumber bau tersebut?


Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

Dilansir The Spruce bau terbakar bisa jadi memang berasal dari barang di rumah yang benar-benar terbakar. Biasanya yang berbahan plastik. Misalnya dari area dapur saat kompor dinyalakan atau dari barang elektronik di kamar seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

Apabila tidak diketahui asalnya, bisa juga bau terbakar tersebut berasal dari kabel listrik yang rusak. Namun, memang lebih sulit mengetahui kabel bagian mana yang terbakar. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar.

Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus kamu lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar kamu bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Kamu juga bisa menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Detergen Minggir Dulu! Buah Ajaib Ini Bisa Cuci Baju & Bersihkan Rumah



Jakarta

Buah lerak adalah tumbuhan yang dikenal karena bijinya berguna sebagai detergen alami. Detergen yang biasa digunakan sebagai pembersih pada umumnya mengandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit. Jika kulit ingin aman dari iritasi, maka gunakan buah lerak sebagai pembersih alami.

Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, untuk memanfaatkan buah lerak harus diambil terlebih dulu ekstraknya. Berikut cara mengambil ekstrak buah lerak.

  • Rebus 50 gram biji lerak yang sudah dipecahkan kulitnya dengan 1500 ml air dan masak dengan api kecil.
  • Tunggu 30 menit sampai berbusa lalu matikan kompor.
  • Tiriskan dan saring.
  • Simpan ke dalam botol dan bisa awet hingga 1 – 2 bulan di dalam kulkas.

Air rebusan lerak dapat dimanfaatkan sebagai pembersih peralatan dapur, lantai, hingga memandikan binatang peliharaan. Selain itu, untuk membersihkan pakaian ikuti langkah berikut.


  • Pecahkan kulitnya lalu masukkan ke dalam kantong kain berukuran kecil.
  • Setelah itu, masukkan ke dalam rendaman cucian.
  • Gunakan air hangat saat merendam karena semakin hangat airnya semakin banyak saponin yang keluar.
  • Kocok air rendaman hingga muncul busa.
  • Masukkan pakaian dan kucek dengan tangan.

Itu dia cara memanfaatkan lerak sebagai deterjen alami. Semoga bermanfaat!

(das/das)



Sumber : www.detik.com