Tag: artis

  • Jadi Metode Diet Favorit Artis, Begini Aturan Intermitten Fasting yang Tepat


    Jakarta

    Intermittent fasting belakangan menjadi salah satu pola diet favorit bagi sebagian artis Tanah Air seperti Marshanda, Rina Nose, dan Adrian Maulana. Menerapkan pola diet intermittent fasting dipercaya dapat memaksimalkan hasil untuk menurunkan berat badan serta mengontrol tubuh tetap ramping dan ideal.

    Dikutip dari Healthline, intermittent fasting atau diet puasa merupakan pola makan saat tubuh bergantian di antara periode makan dan puasa. Metode ini tidak mengatur asupan makan yang dikonsumsi, melainkan hanya mengatur waktu megonsumsinya.

    Terdapat beberapa bentuk intermittent fasting yang berbeda, semuanya membagi hari atau minggu menjadi periode makan dan periode puasa.


    Sebagian orang sebenarnya sudah ‘berpuasa’ setiap hari, saat mereka tidur. Namun, intermittent fasting memungkinkan bagi setiap orang untuk melakukan beberapa usaha ekstra sebagai berikut:

    • Memperpanjang waktu puasa sedikit lebih lama
    • Melewatkan sarapan
    • Mengonsumsi makanan pertama di siang hari
    • Mengonsumsi makanan terakhir di jam 8 malam

    Tidak ada makanan yang diperbolehkan selama periode puasa, namun mereka yang menjalani intermitten fasting dapat mengonsumsi air putih, kopi, teh, dan minuman nonkalori lainnya.

    Beberapa bentuk intermittent fasting juga memperbolehkan mengonsumsi sedikit makanan rendah kalori selama periode puasa. Mengonsumsi suplemen pada umumnya diperbolehkan saat berpuasa, selama tidak ada kalori di dalamnya.

    Berikut merupakan berbagai bentuk intermittent fasting yang dapat dicoba:

    • Metode 16/8: Seseorang memiliki waktu makan tetap selama 8 jam setiap hari. Tidak boleh mengonsumsi makanan apa pun selama 16 jam sisanya, namun dapat mengonsumsi air putih, kopi tawar, atau teh.
    • Diet 5:2: Metode ini dilakukan dengan cara puasa selama 2 hari dalam seminggu. Sisanya selama lima hari, dipersilahkan makan dengan normal. Selama puasa, perhatikan kalori yang masuk. Laki-laki hanya boleh mengkonsumsi kalori sebesar 500 sedangkan perempuan 600.
    • Makan-Berhenti-Makan: Cara ini dilakukan dengan berpuasa selama 1-2 hari dalam seminggu. Namun puasanya dilakukan full selama 24 jam. Contoh, jika makan terakhir pukul 8 malam pada Rabu, maka harus menahan lapar sampai keesokan harinya di jam yang sama.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Daftar Cara Diet Artis Populer di 2024, Aurel Hermansyah Turun 21 Kg

    Jakarta

    Sepanjang tahun 2024, sejumlah selebriti menjadi perbincangan setelah sukses menurunkan berat badannya. Beberapa dari mereka memiliki cara diet tersendiri yang menjadi kunci penurunan berat badan.

    Cara diet yang dilakukan oleh para selebriti ini beragam, ada yang memilih intermittent fasting atau diet puasa sampai menjalani clean eating demi mendapatkan bobot yang ideal.

    Dirangkum detikcom, berikut daftar cara diet artis yang populer di 2024.


    Cara diet artis 2024

    1. Prilly Latuconsina

    Prilly Latuconsina sukses turun 12 kg, membuat berat badannya dari 49 kg menjadi 37 kg. Pemeran Sisi di Ganteng Ganteng Serigala itu menerapkan pola makan clean eating, yakni memilih makanan utuh yang tidak banyak diproses serta minim penggunaan pengawet dan bahan kimia.

    “Jadi aku tuh clean eating. Pagi aku cuman ngopi hitam aja, terus siangnya aku makan sayur dan protein,” ungkap Prilly dikutip detikcom dari TikTok @prillylatuconsina15.

    Spesialis gizi klinik dr Raissa E Djuanda, MGizi, SpGK, AIFO-K, FINEM mengatakan clean eating merupakan pola makan ‘bersih’ yang dilakukan dengan mengutamakan makanan utuh dan tidak banyak diproses. Makanan proses yang mengandung tambahan bahan kimia dan pengawet dihindari dan mengutamakan makanan yang segar atau pengolahan yang tidak berlebihan.

    “Clean eating sendiri artinya makanan makanan ‘real’ atau tidak diproses. Biasanya seperti makanan-makanan organik, plant-based, home-cooked. Tetapi terkadang ada yang lebih ekstrim seperti menghindari gluten, grains, atau dairy,” kata dr Raissa.

    2. Marshanda

    Aktris Marshanda sukses menurunkan berat badannya sebanyak 17 kg. Salah satu metode diet yang dia lakukan adalah puasa intermitten atau intermitten fasting.

    “Aku intermittent fasting, menunya ada, sama saja,” ujarnya Marshanda kepada awak media.

    Intermitten fasting (IF) adalah metode diet yang melibatkan siklus makan dan tidak makan secara bergantian. Ada banyak metode intermiten fasting yang bervariasi dalam jumlah hari puasa dan jatah kalori.

    3. Aurel Hermansyah

    Selebriti Aurel Hermansyah membagikan perjuangannya menurunkan berat badan yang ternyata penuh lika-liku. Dalam waktu kurang lebih lima bulan, Aurel menurunkan berat badan hingga 21 kg.

    “Waktu itu sempat turun 18 kilo, tapi karena aku sempat sakit itu aku turun lagi 2 kilo. Jadi totalnya aku turun 21 kilo sih alhamdulillah banget,” kata Aurel saat hadir dalam acara Pagi Pagi Ambyar di TransTV.

    Saat diet, Aurel membatasi asupan makanannya. Meski tak menyetop nasi, ibu dua anak ini mengurangi jumlah karbo yang masuk ke tubuhnya.

    “Nasi itu cuma tiga sendok makan, sama lauknya yang sehat-sehat saja,” ungkap Aurel.

    4. Amel Carla

    Mantan artis cilik Amel Carla buka-bukaan soal perjalanan dietnya hingga berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kg. Dia memulai diet sejak tahun 2019 dengan bantuan dokter gizi.

    Amel mengaku pada saat ini sedang membatasi asupan nasi putih, namun tidak secara penuh. Ia terkadang masih mengonsumsi makanan-makanan seperti sushi atau bahkan nasi goreng jika sedang ingin mencobanya.

    “Kalau model jeroan gitu aku masih makan kok, makanya kita olahraganya banyak biar makannya juga banyak,” kata Amel Carla.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
    Source  : unsplash.com / Jonas Kakaroto
  • Adrian Maulana Rutin Intermitten Fasting, Bisa ‘Puasa’ 15 Jam Sehari


    Jakarta

    Artis Adrian Maulana kerap disorot karena gaya hidup sehat yang dijalaninya. Ia mengungkapkan sudah menjalani metode diet intermittent fasting (IF) selama lima tahun terakhir.

    Selama itu, Adrian bisa berpuasa selama 15 hingga 16 jam per hari. Menurutnya, diet ini menjadi salah satu cara agar ia dapat terhindar dari risiko kegemukan.

    “Saya selalu makan terakhir jam 20.00 dan baru buka puasa jam 12.30, setelah saya sholat dzuhur,” ungkap Adrian saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).


    Terkait menu makan siang, pria berusia 47 tahun itu suka sekali dengan sayur-sayuran. Menurutnya, menu yang bisa dikonsumsi selama diet tidak harus selalu mahal. Terpenting adalah mengurangi karbohidrat dan meningkatkan asupan protein.

    Biasanya, saat di kantor Adrian bisa makan gado-gado. Meski tergolong murah, makanan tersebut ternyata kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

    “Makan siang saya, biasanya gado-gado di kantin kantor, yang saya fokuskan adalah ada nggak hal-hal baik dari yang saya konsumsi,” beber Adrian.

    “Di makanan itu ada sayur, ada vitamin, mineral, protein, dan sedikit lemak. Tinggal kita batasi saja kandungan (lemak) dari kacangnya,” lanjutnya.

    Meski memiliki segudang kesibukan, ternyata Adrian juga tidak sarapan dengan menu yang umum dikonsumsi. Ia biasa hanya minum kopi hitam, tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya.

    “Iya, sarapan cuma black coffee, tapi nggak merasa tersiksa karena mindset,” terang dia.

    “Dengan berpuasa akan membuat organ-organ tubuh kita jadi bisa beristirahat, sehingga dia akan siap bekerja lagi pada saat yang memang dibutuhkan,” sambungnya.

    Menurut Adrian, tubuh sudah dirancang untuk bisa bekerja dan tahu waktu yang tepat untuk beristirahat. Jika tubuh selalu dihantam makanan-makanan yang tidak sehat, di masa depan akan lebih rentan mengalami sakit.

    Ia pun memberikan saran bagi para pemula yang ingin mencoba melakukan intermittent fasting tersebut. Sebagai awal, bisa dimulai dari 12 jam berpuasa.

    “Misalnya, teman-teman terakhir makan katakanlah di jam 19.00, berarti baru boleh mulai makan jam 7 pagi. Nanti ditingkatkan terus, mudah-mudahan kalau misalnya bisa bikin jendelanya itu sampai kurang lebih 18 jam. Jadi 18 jam kita berpuasa, 6 jam kita boleh makan,” tuturnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Adrian Maulana Rutin Intermitten Fasting, Bisa ‘Puasa’ 15 Jam Sehari


    Jakarta

    Artis Adrian Maulana kerap disorot karena gaya hidup sehat yang dijalaninya. Ia mengungkapkan sudah menjalani metode diet intermittent fasting (IF) selama lima tahun terakhir.

    Selama itu, Adrian bisa berpuasa selama 15 hingga 16 jam per hari. Menurutnya, diet ini menjadi salah satu cara agar ia dapat terhindar dari risiko kegemukan.

    “Saya selalu makan terakhir jam 20.00 dan baru buka puasa jam 12.30, setelah saya sholat dzuhur,” ungkap Adrian saat ditemui di Kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (21/11/2024).


    Terkait menu makan siang, pria berusia 47 tahun itu suka sekali dengan sayur-sayuran. Menurutnya, menu yang bisa dikonsumsi selama diet tidak harus selalu mahal. Terpenting adalah mengurangi karbohidrat dan meningkatkan asupan protein.

    Biasanya, saat di kantor Adrian bisa makan gado-gado. Meski tergolong murah, makanan tersebut ternyata kaya akan nutrisi yang dibutuhkan oleh tubuh.

    “Makan siang saya, biasanya gado-gado di kantin kantor, yang saya fokuskan adalah ada nggak hal-hal baik dari yang saya konsumsi,” beber Adrian.

    “Di makanan itu ada sayur, ada vitamin, mineral, protein, dan sedikit lemak. Tinggal kita batasi saja kandungan (lemak) dari kacangnya,” lanjutnya.

    Meski memiliki segudang kesibukan, ternyata Adrian juga tidak sarapan dengan menu yang umum dikonsumsi. Ia biasa hanya minum kopi hitam, tanpa tambahan gula atau pemanis lainnya.

    “Iya, sarapan cuma black coffee, tapi nggak merasa tersiksa karena mindset,” terang dia.

    “Dengan berpuasa akan membuat organ-organ tubuh kita jadi bisa beristirahat, sehingga dia akan siap bekerja lagi pada saat yang memang dibutuhkan,” sambungnya.

    Menurut Adrian, tubuh sudah dirancang untuk bisa bekerja dan tahu waktu yang tepat untuk beristirahat. Jika tubuh selalu dihantam makanan-makanan yang tidak sehat, di masa depan akan lebih rentan mengalami sakit.

    Ia pun memberikan saran bagi para pemula yang ingin mencoba melakukan intermittent fasting tersebut. Sebagai awal, bisa dimulai dari 12 jam berpuasa.

    “Misalnya, teman-teman terakhir makan katakanlah di jam 19.00, berarti baru boleh mulai makan jam 7 pagi. Nanti ditingkatkan terus, mudah-mudahan kalau misalnya bisa bikin jendelanya itu sampai kurang lebih 18 jam. Jadi 18 jam kita berpuasa, 6 jam kita boleh makan,” tuturnya.

    (sao/kna)



    Sumber : health.detik.com