Tag: as sunnah

  • 5 Arti Mimpi Banyak Ular di Rumah, Awas Pertanda Buruk


    Jakarta

    Mimpi adalah pengalaman bawah sadar dengan berbagai luapan emosi, mulai dari yang bernuansa positif hingga negatif. Karena itu, mimpi memiliki berbagai tafsir bergantung pengalaman hidup dan nuansa mood yang mengalaminya.

    Misalnya pada mimpi banyak ular di rumah, yang dalam hal ini dianggap berbahaya. Ular sendiri sebetulnya bisa melambangkan hal positif atau negatif. Bagi detikers yang mengalami mimpi banyak ular di rumah, berikut penjelasan lengkapnya.

    Arti Mimpi Banyak Ular di Rumah

    Mimpi ular di dalam rumah memiliki banyak makna yang bisa menjadi pengingat atau sumber kewaspadaan. Beberapa makna dari mimpi tersebut adalah:


    1. Ada Aspek Diri yang Belum Tereksplorasi

    Mimpi ular-ular masuk ke rumah bisa menjadi simbol adanya aspek dalam diri yang belum tereksplorasi. Menurut laman Practical Pie, dalam mimpi ini alam bawah sadar hanya memberi isyarat untuk menggali potensi diri.

    Ular dengan gerakannya yang cepat dan tanpa suara mencerminkan kehalusan pikiran. Menemukan ular-ular di rumah menyiratkan ada bagian-bagian yang belum ditemukan dalam diri.

    2. Merasa Privasi Sedang Terganggu

    Mimpi banyak ular di rumah bisa mengindikasikan kondisi diri yang sedang diganggu secara fisik, mental, dan emosional. Mengutip World of Dreams, ular menjadi penanda gangguan yang datang tiba-tiba tanpa suara mirip hewan tersebut.

    3. Ada Konflik yang Terjadi

    Mimpi seekor atau beberapa ular di dalam rumah bisa menandakan adanya konflik yang terjadi dengan anggota keluarga. Mungkin yang bermimpi baru bertengkar dengan anak, pasangan, atau anggota keluarga lain. Peristiwa ini terbawa hingga ke alam bawah sadar dan menjadi mimpi berupa ular.

    4. Perasaan yang Tertekan

    Mimpi melihat banyaknya ular di sekitarmu bisa mengacu pada perasaan yang terbebani masalah pribadi. Mimpi ini mungkin menyarankan kamu sebaiknya meluangkan waktu sejenak, untuk memberi ruang pada diri sendiri.

    5. Adanya Orang-orang Toxic

    Mengutip Very Well Health, analis mimpi Lauri Quinn Loewenberg berpendapat semua hal tentang mimpi adalah teka-teki. Sama halnya dengan mimpi banyak ular di rumah.

    Semakin besar atau banyak ular, maka makin besar masalah atau ancaman yang ditimbulkan oleh makhluk beracun ini. Beberapa ular dalam mimpi bisa mengindikasikan orang-orang yang toxic dalam hidup.

    Ular ditakwilkan bermacam-macam. Menurut Ibnu Sirin dalam buku Tafsir Mimpi menurut Al Qur’an dan As Sunnah, ular dalam mimpi identik dengan musuh. Berikut beberapa makna lengkapnya

    1. Jika mimpi melihat ular masuk dan keluar rumah tanpa membahayakannya, berarti itu adalah musuh dari kalangan kerabat atau keluarga.
    2. Jika mimpi melihat ular di luar rumah, artinya musuhnya adalah orang asing.
    3. Apabila mimpi mendapati ular ada di dalam kamar, berarti musuh yang menyerangnya adalah istrnya sendiri
    4. Jika mimpi memasukkan ular ke dalam rumah, maka artinya musuh akan melakukan makar di rumahnya.

    Itulah penjelasan mengenai banyak ular dalam rumah. Perlu diingat bahwa arti mimpi belum tentu sama bagi setiap orang, sebab sifatnya subjektif. Jadi, jika bermimpi melihat banyak ular di rumah, sebaiknya kamu berdoa agar terhindar dari berbagai keburukan.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 15 Ciri Rumah Tangga yang Terkena Sihir Menurut Islam


    Jakarta

    Keberadaan sihir telah ada sejak zaman dahulu, bahkan ketika Nabi Musa AS hidup. Terkait hal ini dijelaskan dalam surah Taha ayat 66. Allah SWT berfirman,

    قَالَ بَلْ أَلْقُوا۟ ۖ فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِن سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَىٰ

    Artinya: “Berkata Musa: “Silahkan kamu sekalian melemparkan”. Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.”


    Menukil dari kitab Al Kaba’ir oleh Mutawwalli Asy Sya’rawi yang diterjemahkan Abdul Hayyie al-Kattani dan Fithriah Wardie, pengertian sihir dari segi bahasa berasal dari kata sahara yang artinya waktu malam yang paling akhir dan permulaan munculnya siang, saat gelap bercampur dengan cahaya dan segala sesuatu menjadi tidak terlihat dengan jelas. Hakikat sihir adalah sesuatu yang menurut khayalan ada, namun sebenarnya tak nyata.

    Sihir bisa menimpa siapa saja, begitu pula dengan rumah tangga seseorang. Sihir dalam rumah tangga dinamakan sihir tafriq.

    Terkait sihir dalam rumah tangga turut dijelaskan melalui surah Al Baqarah ayat 102,

    وَٱتَّبَعُوا۟ مَا تَتْلُوا۟ ٱلشَّيَٰطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَٰنَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَٰنُ وَلَٰكِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ كَفَرُوا۟ يُعَلِّمُونَ ٱلنَّاسَ ٱلسِّحْرَ وَمَآ أُنزِلَ عَلَى ٱلْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَٰرُوتَ وَمَٰرُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَآ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِۦ بَيْنَ ٱلْمَرْءِ وَزَوْجِهِۦ ۚ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِۦ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا۟ لَمَنِ ٱشْتَرَىٰهُ مَا لَهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنْ خَلَٰقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا۟ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

    Artinya: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”

    Lalu, seperti apa ciri rumah tangga yang terkena sihir menurut Islam?

    Ciri-ciri Rumah Tangga yang Terkena Sihir

    Mengutip dari buku Ensiklopedia Ruqyah susunan Iding Sanus dan buku Ruqyah: Jin, Sihir, dan Terapinya oleh Wahid Abdussalam, berikut beberapa ciri rumah tangga yang terkena sihir.

    1. Rumah tangga rasanya panas dan tidak nyaman
    2. Anggota rumah tangga sering mengalami keributan satu sama lain
    3. Suami atau istri malas bekerja hingga ekonominya sulit
    4. Sulit mendapat keturunan
    5. Suami atau istri tidak betah di rumah
    6. Sering bertengkar
    7. Usaha bisnis yang sedang dikelola mengalami kebangkrutan
    8. Adanya perubahan yang mendadak dari yang mulanya cinta menjadi benci
    9. Pasangan menjadi saling curiga satu sama lain
    10. Membesar-besarkan masalah meski hanya perkara sepele
    11. Terjadi perubahan penampilan dari pasangan yang condong ke arah buruk
    12. Membenci setiap yang dilakukan pasangannya
    13. Tidak ada kata maaf ketika bertengkar
    14. Membenci tempat yang diduduki atau ditempat pasangan
    15. Sering was-was, curiga atau buruk sangka kepada pasangan

    Cara agar Rumah Tangga Terhindar dari Sihir

    Ada sejumlah upaya yang bisa dilakukan muslim agar rumah tangga terhindar dari sihir. Berikut bahasannya yang dikutip dari buku Doa & Wirid: Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut Al Qur’an dan As Sunnah tulisan Ipnu R Noegroho.

    1. Membaca Doa agar Terhindar dari Sihir

    Amalkan doa berikut sebanyak 100x setiap hari. Berikut bacaannya,

    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit, wa huwa ‘ala syai’in qadir

    Artinya: “Tidak ada Tuhan Selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik Allah segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

    2. Membaca Al-Qur’an

    Ada beberapa surat dalam Al Qur’an yang bisa dibaca agar terhindar dari sihir. Surat pertama yaitu Al Baqarah. Hal ini dikatakan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

    “Bacalah surat Al Baqarah, karena membacanya adalah keberkahan. Sedangkan meninggalkannya adalah kerugian. Bahkan, para pelaku kebatilan (para ahli sihir) pun tak mampu menembusnya.” (HR Muslim).

    Selain surat Al Baqarah, surah lainnya agar terhindar dari sihir yaitu surah Al Mu’awwidzatain atau surat al Falaq dan An Nas. Kedua surah ini dibaca Nabi Muhammad SAW saat terkena sihir.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 15 Ciri Rumah Tangga yang Terkena Sihir Menurut Islam


    Jakarta

    Keberadaan sihir telah ada sejak zaman dahulu, bahkan ketika Nabi Musa AS hidup. Terkait hal ini dijelaskan dalam surah Taha ayat 66. Allah SWT berfirman,

    قَالَ بَلْ أَلْقُوا۟ ۖ فَإِذَا حِبَالُهُمْ وَعِصِيُّهُمْ يُخَيَّلُ إِلَيْهِ مِن سِحْرِهِمْ أَنَّهَا تَسْعَىٰ

    Artinya: “Berkata Musa: “Silahkan kamu sekalian melemparkan”. Maka tiba-tiba tali-tali dan tongkat-tongkat mereka, terbayang kepada Musa seakan-akan ia merayap cepat, lantaran sihir mereka.”


    Menukil dari kitab Al Kaba’ir oleh Mutawwalli Asy Sya’rawi yang diterjemahkan Abdul Hayyie al-Kattani dan Fithriah Wardie, pengertian sihir dari segi bahasa berasal dari kata sahara yang artinya waktu malam yang paling akhir dan permulaan munculnya siang, saat gelap bercampur dengan cahaya dan segala sesuatu menjadi tidak terlihat dengan jelas. Hakikat sihir adalah sesuatu yang menurut khayalan ada, namun sebenarnya tak nyata.

    Sihir bisa menimpa siapa saja, begitu pula dengan rumah tangga seseorang. Sihir dalam rumah tangga dinamakan sihir tafriq.

    Terkait sihir dalam rumah tangga turut dijelaskan melalui surah Al Baqarah ayat 102,

    وَٱتَّبَعُوا۟ مَا تَتْلُوا۟ ٱلشَّيَٰطِينُ عَلَىٰ مُلْكِ سُلَيْمَٰنَ ۖ وَمَا كَفَرَ سُلَيْمَٰنُ وَلَٰكِنَّ ٱلشَّيَٰطِينَ كَفَرُوا۟ يُعَلِّمُونَ ٱلنَّاسَ ٱلسِّحْرَ وَمَآ أُنزِلَ عَلَى ٱلْمَلَكَيْنِ بِبَابِلَ هَٰرُوتَ وَمَٰرُوتَ ۚ وَمَا يُعَلِّمَانِ مِنْ أَحَدٍ حَتَّىٰ يَقُولَآ إِنَّمَا نَحْنُ فِتْنَةٌ فَلَا تَكْفُرْ ۖ فَيَتَعَلَّمُونَ مِنْهُمَا مَا يُفَرِّقُونَ بِهِۦ بَيْنَ ٱلْمَرْءِ وَزَوْجِهِۦ ۚ وَمَا هُم بِضَآرِّينَ بِهِۦ مِنْ أَحَدٍ إِلَّا بِإِذْنِ ٱللَّهِ ۚ وَيَتَعَلَّمُونَ مَا يَضُرُّهُمْ وَلَا يَنفَعُهُمْ ۚ وَلَقَدْ عَلِمُوا۟ لَمَنِ ٱشْتَرَىٰهُ مَا لَهُۥ فِى ٱلْءَاخِرَةِ مِنْ خَلَٰقٍ ۚ وَلَبِئْسَ مَا شَرَوْا۟ بِهِۦٓ أَنفُسَهُمْ ۚ لَوْ كَانُوا۟ يَعْلَمُونَ

    Artinya: “Dan mereka mengikuti apa yang dibaca oleh syaitan-syaitan pada masa kerajaan Sulaiman (dan mereka mengatakan bahwa Sulaiman itu mengerjakan sihir), padahal Sulaiman tidak kafir (tidak mengerjakan sihir), hanya syaitan-syaitan lah yang kafir (mengerjakan sihir). Mereka mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua orang malaikat di negeri Babil yaitu Harut dan Marut, sedang keduanya tidak mengajarkan (sesuatu) kepada seorangpun sebelum mengatakan: “Sesungguhnya kami hanya cobaan (bagimu), sebab itu janganlah kamu kafir”. Maka mereka mempelajari dari kedua malaikat itu apa yang dengan sihir itu, mereka dapat menceraikan antara seorang (suami) dengan isterinya. Dan mereka itu (ahli sihir) tidak memberi mudharat dengan sihirnya kepada seorangpun, kecuali dengan izin Allah. Dan mereka mempelajari sesuatu yang tidak memberi mudharat kepadanya dan tidak memberi manfaat. Demi, sesungguhnya mereka telah meyakini bahwa barangsiapa yang menukarnya (kitab Allah) dengan sihir itu, tiadalah baginya keuntungan di akhirat, dan amat jahatlah perbuatan mereka menjual dirinya dengan sihir, kalau mereka mengetahui.”

    Lalu, seperti apa ciri rumah tangga yang terkena sihir menurut Islam?

    Ciri-ciri Rumah Tangga yang Terkena Sihir

    Mengutip dari buku Ensiklopedia Ruqyah susunan Iding Sanus dan buku Ruqyah: Jin, Sihir, dan Terapinya oleh Wahid Abdussalam, berikut beberapa ciri rumah tangga yang terkena sihir.

    1. Rumah tangga rasanya panas dan tidak nyaman
    2. Anggota rumah tangga sering mengalami keributan satu sama lain
    3. Suami atau istri malas bekerja hingga ekonominya sulit
    4. Sulit mendapat keturunan
    5. Suami atau istri tidak betah di rumah
    6. Sering bertengkar
    7. Usaha bisnis yang sedang dikelola mengalami kebangkrutan
    8. Adanya perubahan yang mendadak dari yang mulanya cinta menjadi benci
    9. Pasangan menjadi saling curiga satu sama lain
    10. Membesar-besarkan masalah meski hanya perkara sepele
    11. Terjadi perubahan penampilan dari pasangan yang condong ke arah buruk
    12. Membenci setiap yang dilakukan pasangannya
    13. Tidak ada kata maaf ketika bertengkar
    14. Membenci tempat yang diduduki atau ditempat pasangan
    15. Sering was-was, curiga atau buruk sangka kepada pasangan

    Cara agar Rumah Tangga Terhindar dari Sihir

    Ada sejumlah upaya yang bisa dilakukan muslim agar rumah tangga terhindar dari sihir. Berikut bahasannya yang dikutip dari buku Doa & Wirid: Mengobati Guna-Guna dan Sihir Menurut Al Qur’an dan As Sunnah tulisan Ipnu R Noegroho.

    1. Membaca Doa agar Terhindar dari Sihir

    Amalkan doa berikut sebanyak 100x setiap hari. Berikut bacaannya,

    لَاإِلَهَ إِلَّا اللهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيْكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَيُمِيْتُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْئٍ قَدِيْرٌ

    Laa ilaha illallah wahdahu la syarika lahu lahul mulku wa lahul hamdu yuhyi wa yumit, wa huwa ‘ala syai’in qadir

    Artinya: “Tidak ada Tuhan Selain Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya, milik Allah segala kekuasaan dan bagi-Nya segala pujian. Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu.”

    2. Membaca Al-Qur’an

    Ada beberapa surat dalam Al Qur’an yang bisa dibaca agar terhindar dari sihir. Surat pertama yaitu Al Baqarah. Hal ini dikatakan dalam sebuah hadits, Rasulullah SAW bersabda:

    “Bacalah surat Al Baqarah, karena membacanya adalah keberkahan. Sedangkan meninggalkannya adalah kerugian. Bahkan, para pelaku kebatilan (para ahli sihir) pun tak mampu menembusnya.” (HR Muslim).

    Selain surat Al Baqarah, surah lainnya agar terhindar dari sihir yaitu surah Al Mu’awwidzatain atau surat al Falaq dan An Nas. Kedua surah ini dibaca Nabi Muhammad SAW saat terkena sihir.

    Wallahu a’lam.

    (aeb/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Menyegerakan Berbuka Puasa Dijelaskan melalui Hadits Rasulullah SAW



    Jakarta

    Menyegerakan berbuka puasa menjadi salah satu sunnah yang dianjurkan. Setiap muslim yang berpuasa, baik puasa wajib maupun puasa sunnah, diperintahkan untuk segera berbuka saat matahari telah terbenam.

    Hukum menyegerakan berbuka puasa merupakan sunnah yang dilakukan Rasulullah SAW semasa hidup. Beliau juga menjelaskannya melalui beberapa hadits.

    Dalam Syarah Hadits Pilihan Bukhari-Muslim, Abdullah bin Abdurrahman Alu Bassam menjelaskan hadits yang berisi anjuran menyegerakan berbuka puasa.


    Dari Sahl bin Sa’ad As Sa’idi RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Manusia senantiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka.”

    Dalam riwayat Ahmad, “Dan mengakhirkan sahur.”

    Hadits ini menegaskan bahwa Rasulullah SAW menjelaskan terbenamnya matahari sebagai waktu berbuka bagi orang yang berpuasa. Beliau memerintahkan untuk segera berbuka pada awal waktu dan mengabarkan, “Manusia senantiasa dalam kebaikan selagi mereka menyegerakan berbuka.” Dengan begitu, mereka tetap memelihara as sunnah.

    Dalam hadits lain dari Umar bin Khattab RA, dia berkata, “Rasulullah SAW bersabda, ‘Jika waktu malam tiba dari arah sana dan waktu siang berlalu dari arah sana, berarti orang yang berpuasa telah berbuka.”

    Mengutip buku Ramadhankan Dirimu oleh Ishaq Subu, Rasulullah SAW tidak sekedar menganjurkan kepada umatnya, tetapi beliau juga memberi contohnya.

    Dari Anas bin Malik, ia berkata, “Sungguh Rasulullah SAW tidak menunaikan salat maghrib sampai beliau berbuka walau hanya dengan seteguk air.” (HR Tirmidzi)

    Makna Hadits Menyegerakan Berbuka Puasa

    Hadits yang menerangkan anjuran untuk menyegerakan berbuka puasa ini berlaku bagi setiap muslim yang berpuasa.

    Menyegerakan berbuka puasa berlaku ketika matahari telah terbenam. Sebelum berbuka puasa, harus dipastikan dahulu wujud datangnya malam.

    Hadits ini menjelaskan bahwa waktu puasa menurut ketetapan syariat ialah semenjak terbit fajar hingga matahari terbenam. Karena itulah Rasulullah SAW memberikan pengertian kepada umatnya bahwa jika waktu malam mulai terlihat di arah timur dan siang hari berlalu di arah barat, artinya terbenamnya matahari, berarti orang yang berpuasa telah memasuki waktu berbuka, yang tidak seharusnya ditunda-tunda.

    Bahkan orang yang menunda berbuka puasa layak dicela, karena mengikuti perintah syariat dan mewujudkan ketaatan serta membedakan antara waktu ibadah dan selain ibadah, serta memberikan hak kepada jiwa untuk menikmati kehidupan yang mubah.

    (dvs/erd)



    Sumber : www.detik.com