Tag: asam sulfat

  • Membersihkan Ubin Kolam Renang Bisa Pakai Asam Sulfat, Begini Caranya


    Jakarta

    Ada banyak cara dan bahan yang diperlukan untuk membersihkan ubin kolam renang, salah satunya adalah dengan menggunakan asam sulfat. Asam sulfat ternyata bisa jadi bahan ampuh untuk membersihkan ubin kolam renang. Merawat dan membersihkan kolam renang perlu dilakukan secara rutin agar selalu bersih dan terawat. Terutama, pada ubin kolam renang yang sering tumbuh lumut atau menguning.

    Andi, kontraktor kolam renang di wilayah Jabotabek mengatakan, asam sulfat bisa digunakan untuk membersihkan ubin kolam renang namun dalam kondisi tertentu.

    “Bisa tapi hanya tertentu. Pada saat PH (keasaman air) tinggi dan proses pengendapan,” Jawabnya kepada detikcom, Rabu (6/12/2023).


    Lalu, bagaimana cara menggunakan asam sulfat yang aman dan efektif untuk membersihkan kolam renang?

    Apa itu Asam Sulfat?

    Mengutip dari Jasa Kolam Surabaya, Kamis (7/12/2023), Asam sulfat atau H2SO4 merupakan zat kimia yang bersifat korosif. Asam sulfat dapat digunakan untuk membersihkan kerak dan mineral pada ubin kolam renang. Namun, perlu diingat karena layaknya asam muriatik, penggunaan asam sulfat harus sangat hati-hati karena sangat korosif dan dapat merusak permukaan ubin.

    Cara Aman Menggunakan Asam Sulfat untuk Membersihkan Ubin Kolam Renang

    Proses pembersihan ubin kolam renang dengan asam sulfat berjalan sebagai berikut:

    – Asam sulfat diencerkan terlebih dahulu dengan air agar tidak terlalu pekat dan berbahaya saat digunakan.
    – Setelah diencerkan, asam sulfat kemudian diaplikasikan ke permukaan ubin kolam renang menggunakan sikat atau alat pembersih lainnya.
    – Asam sulfat bekerja dengan cara mengikis kotoran dan noda yang menempel pada permukaan ubin kolam renang, terutama yang sulit dihilangkan dengan pembersih biasa.
    – Saat asam sulfat bekerja, reaksi kimia terjadi antara asam sulfat dengan kotoran dan noda pada permukaan ubin kolam renang. Proses ini menghasilkan panas dan gas beracun seperti gas hidrogen sulfida, sehingga harus dilakukan dengan hati-hati dan ditempat yang berventilasi baik.
    – Setelah permukaan ubin kolam renang dibersihkan dengan asam sulfat, maka ubin tersebut harus dicuci dengan air bersih untuk menghilangkan sisa asam sulfat dan residu kotoran dan noda yang sudah terkikis.
    – Terakhir, kolam renang harus di drainase dan diisi ulang dengan air segar.

    Kelebihan Asam Sulfat untuk Membersihkan Ubin Kolam Renang

    Berikut beberapa kelebihan dari penggunaan asam sulfat sebagai pembersih ubin kolam renang antara lain:

    – Asam sulfat sangat efektif dalam membersihkan kotoran dan noda pada ubin kolam renang, termasuk noda karat dan mineral.
    – Asam sulfat memiliki daya larut yang baik dalam air, sehingga mudah untuk diaplikasikan pada permukaan ubin kolam renang.
    – Asam sulfat sangat cepat dalam tindakan membersihkan, sehingga dapat membersihkan kotoran pada ubin kolam renang dalam waktu singkat.

    Demikian cara aman membersihkan ubin kolam renang pakai asam sulfat. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Begini Tips Mudah Membersihkan Rambut Rontok di Sekitar Rumah


    Jakarta

    Setiap rumah berpenghuni pasti tidak luput dari helaian rambut rontok yang bertebaran di mana-mana. Maka tak heran kalau harus sering membersihkan rambut rontok di berbagai tempat seperti lantai, kamar mandi, dan tempat tidur.

    Helaian rambut yang bertebaran dan menempel di berbagai sudut rumah membuat kesan kotor dan merusak pemandangan. Apalagi kalau sampai menjadi gumpalan di kamar mandi, sehingga bikin saluran mampet.

    Nah, supaya rumah bebas rambut, kamu bisa cek tips membersihkan rambut rontok berikut ini, dikutip dari Apartment Therapy, Kamis (18/7/2024).


    Tips Bersihkan Rambut Rontok di Rumah

    1. Rambut Rontok di Area Kering di Rumah

    Kalau ada banyak helaian rambut rontok yang tersebar di mana-mana, kamu bisa menggunakan sapu kemudian diarahkan ke satu tempat yang sama, lalu dibuang. Jika helaian banyak ditemukan di bahan tekstil, seperti seprai atau sofa, kamu bisa bersihkan dengan sapu lidi terlebih dahulu.

    Namun, jika kamu memiliki alat penyedot debu, itu lebih instan karena rambut langsung bisa dibersihkan tanpa mengotori tangan. Penyedot debu juga cocok untuk membersihkan debu atau helaian rambut rontok di bahan tekstil yang lembut atau perabotan yang keras.

    2. Rambut Rontok di Kamar Mandi

    Kamar mandi juga tempat yang sering didapati rambut rontok, apalagi setelah keramas. Selain membersihkan, kamu juga bisa mencegah rambut rontok bertebaran di kamar mandi.

    Saat kamu hendak mandi dan tidak mau keramas, kamu bisa menutup kepala dengan penutup rambut berjaring. Jika ingin keramas, kamu bisa sisir rambut terlebih dahulu.

    Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang rontok. Lalu, tutup lubang saluran air selama mandi agar tidak masuk ke saluran air. Kumpulkan dan buang setelah mandi. Kamu juga bisa menggunakan plastik saat mengambil rambut yang tersangkut di saluran air.

    Setelah itu bersihkan juga bagian penutup saluran air kamar mandi dengan soda kue agar tidak berlumut. Biasanya rambut yang rontok sehabis dikeramas mengandung sabun.

    Campurkan secangkir soda kue dengan secangkir cuka. Tuang ke area saluran air. Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

    Itulah tips membersihkan rambut rontok di rumah. Semoga membantu!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Cegah Rambut Masuk ke Saluran Air di Kamar Mandi


    Jakarta

    Helaian rambut rontok sering kali terlihat bertebaran di kamar mandi, terutama setelah keramas. Hal ini membuat kamar mandi harus rajin dibersihkan untuk cegah rambut masuk ke saluran air.

    Rambut rontok itu sebaiknya kamu buang ke tempat sampah agar tidak terbawa air masuk ke saluran hingga menyebabkan mampet. Jika dibiarkan, rambut akan menggumpal dan mengganggu aliran pembuangan air.

    Apabila sudah parah, air tidak mengalir, melainkan bisa meluap karena tertahan oleh gumpalan rambut. Berikut ini cara mencegah rambut masuk ke saluran air di kamar mandi, dilansir dari Priority Plumbing, Kamis (18/7/2024).


    Cara Cegah Rambut Masuk ke Saluran Air

    1. Rawat Rambut Sebelum Mandi

    Kalau kamu memang sering mengalami rambut rontok, terutama saat mandi, coba sisir rambut sebelum masuk ke kamar mandi. Cara ini bisa mengurangi jumlah rambut yang jatuh saat keramas.

    Jika sedang tidak ingin keramas, gunakan penutup rambut tipis seperti yang kerap digunakan dokter saat masuk ruang operasi. Setelah itu pastikan tidak ada satu helai rambut yang keluar.

    2. Pasang Penutup Saluran Air

    Setiap saluran air di kamar mandi mempunyai penutup dari stainless steel. Namun, jika itu masih kurang untuk menahan rambut, kamu bisa memasang penutup tambahan dari plastik di atasnya. Setelah mandi kamu bisa mengangkatnya dan mengambil rambut yang tersangkut.

    3. Bersihkan Saluran Air

    Setelah mandi bersihkan saluran air agar tidak berlumut karena sisa sabun atau menguarkan bau tidak sedap. Gunakan secangkir soda kue yang dicampurkan dengan secangkir cuka.

    Tunggu selama 15-20 menit lalu bilas dengan air hangat untuk membersihkan kotoran yang tertinggal. Sebaiknya hindari penggunaan cairan pembersih yang mengandung asam sulfat karena akan menyebabkan kerusakan pada saluran air.

    Itulah cara cegah rambut masuk ke saluran air di kamar mandi. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com