Tag: asosiasi perusahaan jasa industri pest management indonesia

  • Coba Periksa! Ini Tempat Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hewan yang kerap ditemukan di rumah. Keberadaannya sering kali membuat penghuni rumah geram dan khawatir karena dapat membawa penyakit.

    Adanya tikus juga bisa dianggap bahwa rumah yang ditempati penghuni tersebut kotor. Sebab, tikus sering dianggap sebagai hewan yang kotor karena suka berada di tempat sampah maupun di got atau saluran pembuangan air.

    Para penghuni rumah juga perlu berhati-hati karena ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus. Beberapa contohnya yaitu di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom, Senin (28/10/2024).

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Cegah Tikus Masuk ke Dalam Rumah, Ampuh!



    Jakarta

    Adanya tikus di rumah membuat penghuni tidak nyaman. Sebab, tikus bisa berkeliaran bahkan memakan sisa makanan. Tak hanya itu, tikus juga bisa menyebarkan penyakit.

    Untuk itu, para penghuni rumah perlu melakukan beberapa cara untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah. Salah satunya adalah menutup akses masuknya dari atap.

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan, salah satu jenis tikus yang sering terlihat adalah tikus atap yang kerap bersarang di atap rumah. Nah, untuk mencegahnya masuk ke dalam rumah, kamu bisa menutup atau memperbaiki plafon yang berlubang. Selain itu, kamu juga bisa menutup celah-celah pintu yang berlubang.


    Bagian dapur juga tidak boleh luput dari pengawasan. Hal itu karena tikus biasanya bersembunyi di dapur, seperti di peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur.

    Jika kamu memiliki sisa makanan, sebaiknya tutup makanan agar tidak dimakan oleh tikus dan memancingnya masuk ke dalam rumah. Kamu juga perlu buang sampah secara teratur agar tidak menumpuk yang justru mengundang tikus masuk ke dalam rumah.

    “Membuang sampah setiap hari pada pagi dan sore. Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk,” tuturnya dalam keterangan kepada detikcom, Senin (28/10/2024).

    Boyke juga menyarankan untuk menjaga sanitasi dan personal hygiene yang baik untuk mencegah tikus masuk ke dalam rumah.

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Buruan Cek! Ini Lokasi Persembunyian Tikus di Rumah



    Jakarta

    Tikus adalah hama yang keberadaannya sangat mengganggu di rumah. Selain merusak bagian-bagian rumah, tikus juga membawa penyakit.

    Tikus pada dasarnya merupakan hewan kotor karena suka berada di tempat sampah dan got. Oleh karena itu jika ada tikus di rumah maka ada bagian di rumah tersebut yang kotor.

    Tikus juga suka bersembunyi. Ada beberapa tempat yang bisa menjadi tempat persembunyian tikus seperti di atap dan di dapur.


    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia, Boyke Arie Pahlevi menuturkan secara umum ada 2 spesies tikus yang umum ditemukan, yaitu tikus got yang bersarang di dalam tanah dan tikus atap yang bersarang di atap rumah.

    Ia menuturkan, tikus suka bersembunyi di tempat yang gelap, hangat, dan tersembunyi. Contohnya seperti dapur.

    “Di dalam rumah, biasanya tikus bersembunyi di dapur seperti peralatan dapur yang besar atau tumpukan barang di area dapur,” katanya dalam keterangan yang diterima detikcom.

    Agar dapur tidak menjadi tempat persembunyian tikus, sebaiknya kamu menjaga kebersihan dapur rumah. Apalagi, jika di dapur kamu ada tempat sampah. Sebisa mungkin sampah tidak didiamkan semalaman di dalam rumah.

    “Diharapkan sampah tidak didiamkan di rumah semalaman sehingga tidak mengundang tikus untuk masuk (ke dalam rumah),”paparnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Penyebab Ada Tokek di Rumah dan Cara Mengusirnya


    Jakarta

    Tokek… Tokek… Tokek…

    Suara itu kerap terdengar di rumah. Jika terdengar suara tersebut bisa dipastikan ada hewan tokek di sekitar rumahmu.

    Tokek rumah atau Gekko gecko merupakan kerabat dekat dari cecak. Keduanya merupakan hewan yang dapat memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), namun ukuran tokek rumah lebih besar dibandingkan cecak.


    Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

    Ciri-ciri Tokek Rumah

    Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

    Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

    Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

    Penyebab Adanya Tokek di Rumah

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti, ditulis Rabu (12/3/2025).

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Cara Mengusir Tokek

    Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

    “Pengendalian tokek dilakulan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Bisnis Tokek Moncer Kala Pandemi, Cuan Puluhan Juta Rupiah per Bulan’:

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Suka Ada Cacing di Kamar Mandi? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Cacing merupakan salah satu hewan yang terkadang muncul di kamar mandi. Keberadaannya terkadang membuat penghuni rumah merasa jijik dan geli.

    Oleh karena itu, tak jarang penghuni rumah langsung menyiramnya untuk agar tidak kembali lagi ke kamar mandi. Tapi, kenapa ya bisa ada cacing di kamar mandi?

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, keberadaan cacing di kamar mandi bisa terjadi karena adanya celahan atau retakan di lantai keramik serta potensi sumber makanan.


    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom, Kamis (15/5/2025).

    Nah, untuk mengendalikan atau mencegah keberadaan cacing, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menjaga kebersihan dan kelembapan area kamar mandi. Selain itu, bersihkan juga saluran air secara rutin dan pastikan tidak ada genangan air agar cacing tanah tidak bisa masuk ke kamar mandi dengan mudah.

    “Dan juga melakukan pengelolaan limbah dan sumber air, seperti mengelola limbah rumah tangga dengan baik dan memastikan sumber air tidak terkontaminasi oleh telur atau larva cacing sangat penting. Penggunaan air bersih untuk keperluan mandi dan mencuci dapat mengurangi risiko infestasi cacing tanah,” ungkapnya.

    Apabila sudah terjadi infestasi atau serangan cacing dalam jumlah besar, penghuni rumah bisa mempertimbangkan penggunaan insektisida. Namun, penggunaannya harus hati-hati.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah . Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tutupnya.

    Itulah penyebab dan cara mencegah cacing tanah masuk ke dalam kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Ada Tokek di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Pernah lihat tokek ada di dinding rumah? Hewan reptil ini memang sekilas mirip dengan cicak namun memiliki ukuran yang lebih besar.

    Hewan yang satu itu memiliki ciri khas berupa suara yang berbunyi ‘tokek’. Jika mendengar suara tersebut, sudah pasti ada tokek di rumah.

    Nah, tokek rumah atau yang biasa disebut tokek ini memang kerabat dekat dari cicak. Hanya saja, hewan dengan nama latin Gecko gecko ini berukuran lebih besar.


    Tapi, kenapa ya bisa ada tokek di rumah?

    Pada Maret 2025 lalu, Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi sempat mengatakan bahwa tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti belum lama ini.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Lalu, bagaimana kalau mengusirnya?

    Keberadaan tokek memang tidak mengancam manusia. Namun, ada saja penghuni yang ingin mengusirnya. Salah satu caranya adalah dengan menjaga kebersihan dan sanitasi rumah.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan pelakuan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itu tadi penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Cacing Muncul di Kamar Mandi? Pakar Ungkap Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Pernahkah menemukan cacing di dalam kamar mandi? Hewan ini memang bisa muncul, lalu membuat penghuni rumah panik karena merasa jijik atau geli.

    Meski tak berbahaya, kehadiran cacing cukup mengganggu ketenangan penghuni yang ingin menggunakan kamar mandi. Jurus andalan orang-orang buat menghadapi cacing mungkin menyiramn air. Namun, cacing tetap bisa datang kembali, lho.

    Lantas, kenapa cacing masuk ke kamar mandi ya? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Cacing Muncul di Kamar Mandi

    Inilah beberapa penyebab cacing kerap muncul di kamar mandi menurut ahli.

    1. Celah Lantai Keramik

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, cacing dapat muncul di kamar mandi karena ada celah atau retakan di lantai keramik. Cacing mendapat akses masuk ke kamar mandi lewat celah tersebut.

    2. Lingkungan Lembap

    Cacing biasanya tinggal di lingkungan yang lembap seperti di kamar mandi. Apalagi kalau tempat itu juga terdapat potensi sumber makanan cacing.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

    Nah, untuk mencegah keberadaan cacing di kamar mandi, penghuni dapat melakukan beberapa tips berikut ini.

    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Hilangkan genangan air
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Jika kamar mandi sudah terlanjur diserang cacing, penghuni rumah bisa mempertimbangkan untuk membasminya dengan insektisida. Akan tetapi, penghuni perlu berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab, Ciri-ciri dan Cara Mengusir Tokek dari Rumah



    Jakarta

    Salah satu hewan yang kerap mengeluarkan suara nyaring saat malam hari adalah tokek. Tokek alias gecko terkenal karena suaranya yang khas namun wujudnya jarang terlihat.

    Sebab, meski serumpun dengan cicak, tokek jarang menampakkan diri. Binatang ini biasanya ditemui di atap rumah atau ruangan-ruangan gelap. Cara kita mengetahui ada tokek di rumah setelah binatang tersebut mengeluarkan suara seperti to.. keee, to.. keee..

    Sama dengan cicak, tokek bisa memutuskan serta menumbuhkan ekornya (autotomi), meski tokek ukurannya jauh lebih besar dibandingkan cecak. Hati-hati, tokek juga kerap menggigit dan konon gigitannya sulit terlepas.


    Sebelum membahas lebih lanjut mengenai penyebab adanya tokek di rumah dan cara mengusirnya, yuk ketahui dulu ciri-ciri tokek.

    Ciri-ciri Tokek Rumah

    Tokek rumah memiliki kulit punggung yang ditutupi oleh sisik-sisik granular dengan bintil-bintil agak besar dan menonjol. Pupil matanya tegak berbentuk jorong dengan tepian yang bergerigi.

    Jari-jari kaki depan dan belakang tumbuh sempurna, melebar di ujung, terkadang dengan selaput di antara pangkal jari serta terdapat cakar (kuku) pada ujung jari bagian bawah. Sisi bawah jari dihiasi dengan bantalan pelekat (disebut scansor) yang berguna untuk menempel pada substrat agar tidak jatuh, biasanya digunakan ketika memanjat pohon, dinding atau langit-langit rumah.

    Hewan yang aktif pada sore dan malam hari ini hidup pada ketinggian 0-1.200 meter di atas permukaan laut (mdpl). Selain distribusi vertikal yang luas, habitat satwa reptilia ini sangat beragam, yaitu meliputi hutan primer, hutan sekunder, perkebunan tanaman keras dan permukiman manusia.

    Penyebab Adanya Tokek di Rumah

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, tokek tinggal di lubang pepohonan di hutan atau di bawah kayu atau bebatuan, tetapi sering juga berada di lingkungan manusia, biasanya di balik lemari atau di gudang. Nah, adanya tokek di dalam rumah biasanya karena ada sumber makanan, air, dan tempat bersarang.

    “Sumber makanan bisa disebabkan dari sanitasi yang kurang baik, yang berdampak pada tingginya populasi serangga terbang seperti nyamuk, lalat, dan lainnya,” katanya ketika dihubungi detikProperti.

    Tokek adalah pemakan serangga yang masif, tetapi mereka juga memburu makanan lain, seperti cacing, dan terkadang reptilia yang lebih kecil. Tokek betina berkembangbiak dengan bertelur, biasanya diletakkan menempel di sudut lubang atau dinding, sering pula di balik lemari atau pajangan di dalam rumah. Tempat menyimpan telur ini biasanya akan digunakan berulang kali oleh tokek yang sama.

    Cara Mengusir Tokek

    Meski keberadaannya tidak mengancam manusia, penghuni rumah tetap ingin mengusirnya karena suaranya yang terkadang mengganggu. Salah satu cara mengusirnya, kata Boyke, bisa dengan menjaga kebersihan rumah atau memperbaiki sanitasi.

    “Pengendalian tokek dilakukan dengan perbaikan sanitasi, menutup akses masuk, dan bahan kimia atau racun cicak,” tuturnya.

    Itulah penyebab dan cara mengusir tokek dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Takut Cacing Masuk Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasa ditemukan di tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Penghuni rumah mungkin akan merasa geli atau jijik kalau melihat makhluk ini di rumahnya.

    Jika dibiarkan, cacing dapat berkembang biak dan semakin banyak di kamar mandi. Untuk itu, sebaiknya penghuni segera mengatasinya sampai ke akar permasalahannya.

    Namun, kenapa cacing bisa muncul di kamar mandi ya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing dapat masuk kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, cacing menyukai lingkungan yang lembap seperti kamar mandi. Mereka memang tinggal di tempat lembap, terutama kalau ada potensi sumber makanan.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai

    Cacing bisa muncul di kamar mandi yang terdapat celah atau retakan di lantai keramik. Mereka masuk ke kamar mandi melewati akses tersebut.

    Cara Cegah Cacing Masuk Kamar Mandi

    Bagi penghuni yang geli sama cacing, perlu mengambil langkah pencegahan dengan cara berikut ini.

    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Hilangkan genangan air
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Jika menemukan cacing di kamar mandi, penghuni bisa segera membasminya. Salah satu caranya dengan menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” katanya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kamar Mandi Diserbu Cacing? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasanya tinggal di dalam tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Hewan melata ini terkadang cukup mengganggu ketenangan penghuni rumah.

    Sebagian penghuni rumah merasa jijik dan geli sama cacing. Saat melihat cacing di kamar mandi, insting pertama penghuni mungkin langsung menyiramnya dengan air. Akan tetapi, jurus ini kurang ampuh.

    Penghuni yang tak suka cacing perlu tahu penyebab kemunculan beserta cara mengatasinya. Simak penjelasannya di sini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing bisa muncul di kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi mengatakan cacing tinggal di lingkungan yang lembap. Kamar mandi sendiri merupakan ruangan yang lembap sehingga bisa ditinggali cacing.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” katanya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai Keramik

    Cacing dapat muncul melalui celah atau retakan di lantai keramik. Adanya celah itu membuat kamar mandi berpotensi didatangi cacing.

    Cara Cegah Cacing di Kamar Mandi

    Jika tak ingin ada cacing di kamar mandi, penghuni bisa mengikuti tips pencegahan berikut ini.

    • Hilangkan genangan air
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Kalau kamar mandi diserang cacing, penghuni dapat membasminya dengan insektisida. Namun, pastikan untuk berhati-hati ketika menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” tuturnya.

    Itulah penyebab cacing muncul di kamar mandi dan cara mengatasinya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com