Tag: atap baja ringan

  • Hitung-hitungan Kebutuhan Baja Ringan buat Rangka Plafon



    Jakarta

    Baja ringan merupakan bahan yang tepat untuk plafon. Alasan menggunakan baja ringan karena tahan lama dan juga mudah dalam pemasangan. Lalu, bagaimana cara menghitung biaya baja ringan buat plafon sesuai kebutuhan ?

    Buat kamu yang berniat memasang plafon dengan baja ringan kamu bisa simak perhitungan berikut.

    Namun, sebelum memulai pemasangan, penting untuk memahami fungsi dari baja ringan dan bagaimana menghitung kebutuhan material yang tepat. Melansir dari Indosteger, Rabu (29/11/2023) berikut kelebihan baja ringan sebagai plafon.


    Kelebihan Baja Ringan Sebagai Plafon?

    Selain ringan dan mudah dipasang, baja ringan juga memiliki beberapa fungsi yang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk plafon. Berikut ini beberapa fungsi dari baja ringan untuk plafon yang perlu kamu ketahui.

    1. Memperkuat Struktur Plafon

    Salah satu fungsi baja ringan untuk plafon untuk memperkuat struktur plafon. Baja ringan memiliki kekuatan yang tinggi dan bobot yang ringan, sehingga mampu menopang beban plafon secara efektif. Kekuatan baja ringan juga memastikan plafon tidak akan runtuh atau rusak karena beban yang berat.

    2. Memudahkan Proses Pemasangan

    Baja ringan dirancang untuk memudahkan proses pemasangan. Baja ringan lebih mudah dipotong dan dibentuk dibandingkan dengan bahan konstruksi lainnya seperti kayu atau besi. Proses pemasangan baja ringan juga tidak memerlukan banyak alat khusus, sehingga lebih cepat dan mudah dilakukan.

    3. Tahan terhadap Cuaca dan Kelembaban

    Material baja ringan tidak akan berkarat atau berubah bentuk karena cuaca yang ekstrem atau kelembaban yang tinggi. Hal ini membuat baja ringan menjadi pilihan yang tepat untuk digunakan pada plafon di daerah yang memiliki iklim yang ekstrem.

    4. Memberikan Tampilan yang Estetis

    Baja ringan untuk plafon juga memberikan tampilan yang estetis. Baja ringan tersedia dalam berbagai macam bentuk dan warna, sehingga dapat dipilih sesuai dengan kebutuhan dan selera. Baja ringan juga memiliki permukaan yang halus dan rata. Alhasil plafon rumah kamu pun akan tampak lebih bersih dan rapi.

    Bagaimana Cara Menghitung Kebutuhan Baja Ringan untuk Plafon?

    Sebelum memulai pemasangan baja ringan untuk plafon, kamu perlu tahu menghitung kebutuhan material yang tepat. Berikut ini langkah-langkah dalam menghitung kebutuhan baja yang dapat kamu jadikan referensi.

    1. Ukur Luas Area Plafon

    Langkah pertama, kamu perlu mengukur luas area plafon yang akan dipasang baja ringan. Gunakan pengukur atau meteran untuk mengukur panjang dan lebar ruangan, lalu kalikan kedua angka tersebut untuk mendapatkan luas area plafon.

    2. Hitung Jumlah Baja Ringan yang Dibutuhkan

    Setelah mengetahui luas area plafon, hitung jumlah baja ringan yang dibutuhkan. Biasanya, baja ringan tersedia dalam ukuran 6 meter. Jumlah baja ringan yang dibutuhkan dapat dihitung dengan membagi luas area plafon dengan panjang baja ringan yang tersedia.

    3. Hitung Jumlah Bracket dan Aksesoris

    Selain baja ringan, kamu juga perlu menghitung jumlah bracket dan aksesoris yang dibutuhkan untuk memasang baja ringan. Bracket digunakan untuk menopang baja ringan, sedangkan aksesoris seperti baut dan mur digunakan untuk mengikat baja ringan ke bracket.

    Untuk menghitung jumlah bracket, hitung jumlah titik untuk menopang yang dibutuhkan pada plafon. Titik penopangan sebaiknya ditempatkan setiap 60 cm hingga 80 cm agar baja ringan dapat menopang plafon dengan baik.

    Jumlah bracket yang dibutuhkan dapat dihitung dengan membagi luas area plafon dengan jarak antar titik penopangan, lalu tambahkan sedikit ekstra untuk keamanan. Setelah mengetahui jumlah bracket, hitung juga jumlah aksesoris yang dibutuhkan. Pastikan untuk memilih aksesoris yang cocok dengan ukuran baja ringan yang digunakan.

    4. Hitung Total Biaya

    Terakhir, hitung total biaya yang dibutuhkan untuk membeli baja ringan, bracket, aksesoris, dan biaya pemasangan. Pastikan untuk membandingkan harga dari beberapa supplier untuk mendapatkan harga terbaik.

    Simulasi menghitung kebutuhan baja ringan untuk plafon sebagai berikut:

    Misalnya kamu punya luas area plafon dengan panjang dan lebar: 4 meter x 5 meter = 20 meter persegi.

    Jarak antar baja ringan diatur setiap 60 cm hingga 80 cm. Misalnya jarak antar baja ringan diatur sejauh 70 cm.

    Misalnya luas area plafon dibagi dengan jarak antar baja ringan, sehingga: 20 m² / 0,7 m = 28,57. Dalam hal ini, jumlah baja ringan yang dibutuhkan sekitar 29 batang baja ringan.

    Hitung jumlah bracket. Misalnya titik penopangan pada plafon ditempatkan setiap 70 cm, maka jumlah bracket yang dibutuhkan adalah: (4 meter / 0,7 meter) x (5 meter / 0,7 meter) = 40,81. Maka, jumlah bracket yang dibutuhkan sekitar 41 buah.

    Hitung jumlah aksesoris. Misalnya jenis baja ringan yang digunakan ukuran 4 meter x 0,75 meter.

    Maka untuk setiap batang baja ringan, dibutuhkan:

    • 4 buah mur dan baut
    • 2 buah clip
    • 1 buah hanger

    Menghitung Total Biaya

    Misalnya harga baja ringan per batang Rp100.000, harga bracket per buah Rp20.000, dan harga aksesoris per set Rp50.000. Sementara itu, biaya pemasangan Rp5.000.000. Maka, total biaya yang dibutuhkan adalah:

    Baja ringan = 29 x Rp100.000 = Rp2.900.000

    Bracket = 41 x Rp20.000 = Rp820.000

    Aksesoris = (116 + 58 + 29) x Rp50.000 = Rp10.150.000

    Pemasangan = Rp5.000.000

    Total biaya = Rp18.870.000

    Dalam contoh perhitungan di atas, kebutuhan baja ringan untuk plafon sebesar 29 batang, 41 bracket, dan 203 aksesoris. Sementara itu, total biaya yang dibutuhkan mencapai Rp 18.870.000. Perhitungan yang akurat akan membantu kamu menghemat biaya dan memastikan pemasangan baja ringan untuk plafon dilakukan dengan baik dan efektif.

    Demikian hitung-hitungan kebutuhan baja ringan buat plafon. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Bunyi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Atap baja ringan adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Atap ini jadi salah satu yang populer di kalangan pemilik rumah modern, karena terkenal cukup kuat dan tahan lama (jika dibandingkan atap kayu).

    Di lain, ada mitos saat ada angin kencang dan hujan atap ini menimbulkan suara berisik. Di mana, hal ini bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Lebih lanjut, simak penjelasan faktor-faktor penyebabnya di bawah ini.

    Alasan Kenapa Atap Baja Ringan Bunyi

    Metal Roofing Alliance, faktor yang menyebabkan atap baja ringan bunyi di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering berbunyi mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Bentuk atap juga termasuk faktor dalam hal bunyi, terlepas dari apa pun material yang digunakan. Umumnya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas , cenderung lebih senyap daripada atap datar.


    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, menyebut bahwa atap logam yang bunyi dan berisik bisa menjadi tanda bahaya, meliputi:

    Kemungkinan atap tersebut tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    Penempatannya salah atau tidak tepat.

    Cara Menghentikan Atap yang Berisik

    Mengutip laman JJ Roofing Supplies, jika dipasang dengan benar, atap material logam modern tidaklah
    menimbulkan bunyi yang sangat bising. Kuncinya ada pada proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

    Sejatinya, tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Namun, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan:

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Jika dipasang dengan benar, atap baja ringan bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini bisa jadi investasi jangka panjang yang bisa t menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan & Angin Kencang? Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Atap baja ringan terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Jenis atap ini banyak digunakan pemilik rumah modern karena dianggap cukup kuat dan tahan lama.

    Nah, ada mitos atap bisa menimbulkan suara berisik saat ada angin kencang dan hujan. Pastinya hal ini dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah, bahkan bikin risih.

    Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Apa penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Bunyi

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, faktor yang menyebabkan atap baja ringan bunyi di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering berbunyi mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Bentuk atap juga termasuk faktor dalam hal bunyi, terlepas dari apa pun material yang digunakan. Umumnya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas , cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, menyebut bahwa atap logam yang bunyi dan berisik bisa menjadi tanda bahaya. Berikut potensi masalah dari atap yang berisik.

    • Kemungkinan atap tersebut tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    • Penempatannya salah atau tidak tepat.

    Cara Menghentikan Atap yang Berisik

    Dikutip dari laman JJ Roofing Supplies, jika dipasang dengan benar, atap material logam modern tidaklah menimbulkan bunyi yang sangat bising. Kuncinya ada pada proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

    Sejatinya, tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Namun, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan sebagai berikut.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Jika dipasang dengan benar, atap baja ringan bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini bisa jadi investasi jangka panjang yang bisa menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak Video ‘Diterjang Angin Puting Beliung, Atap Rumah di Bali Terbang ke Jalan’:

    Saksikan juga Sosok: Rumah Anak Bumi, dari Ridwan Manantik untuk Anak Negeri

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan, Ini Cara Cegahnya



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

    Namun, atap baja ringan dapat menimbulkan suara bising ketika diterpa hujan dan angin kencang. Suara berisik itu tentu akan mengganggu penghuni rumah.

    Kalau kamu mengalami hal ini, sebaiknya kamu cek penyebabnya. Berikut ini penyebab dan cara mencegah atap baja ringan bising saat hujan.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan bisa bising karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering bising mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Cara Cegah Atap Bising

    Dikutip dari laman JJ Roofing Supplies, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai.

    Sebenarnya tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Akan tetapi, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan sebagai berikut.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Atap baja ringan yang terpasang dengan benar bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini dapat menjadi investasi jangka panjang yang bisa menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Itu Pertanda Buruk!



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih pemilik rumah berdasarkan bahannya. Salah satu atap yang banyak digunakan untuk membangun rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap itu cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Akan tetapi, atap baja ringan bisa menimbulkan suara bising saat hujan dan angin kencang.

    Kondisi seperti itu akan dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah. Apalagi suara dari atap baja ringan bisa menjadi pertanda masalah.


    Lantas, apa arti dari bunyi atap baja ringan ketika hujan? Lalu, apa penyebabnya ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik atau insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau pengencang yang longgar.
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Atap baja ringan bisa berbunyi karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan. Atap baja ringan sering bising bisa karena sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Cara Cegah Atap Bising

    Sebenarnya, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar menurut laman JJ Roofing Supplies. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap lembaran logam.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah adalah cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Sebab, sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik Ketika Hujan



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Jenis atap ini tahan lama karena terbuat dari lembaran baja.

    Sayangnya, atap baja ringan dapat menimbulkan suara berisik ketika hujan. Kondisi seperti itu tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah, apalagi saat ingin istirahat.

    Lalu, bagaimana cara memasang atap baja ringan agar tidak berisik? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan berbunyi karena beberapa faktor, yakni dek atap, insulasi, dan teknik pemasangan. Sifat logam dari atap baja ringan memang mengeluarkan bunyi denting saat dipukul.

    Bentuk atap juga mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Umumnya atap yang semakin tinggi serta ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Jika atap baja ringan berisik saat hujan, itu bisa menjadi pertanda ada masalah pada atap. Berikut ini beberapa potensi masalahnya.

    • Penempatan atap tidak tepat.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau longgar.
    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
    • Insulasi atap tidak memadai.

    Cara Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik

    Dilansir dari JJ Roofing Supplies, proses pemasangan dan bahan yang digunakan buat atap baja ringan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap.

    1. Pastikan Instalasi Benar

    Proses pemasangan berperan peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan instalasi baja ringan dengan benar.

    2. Gunakan Insulasi

    Cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan atap adalah dengan menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang, penyerap, dan peredam kebisingan sebelum suara bisa memasuki ruang.

    3. Pemasangan Atap yang Miring

    Sebaiknya pasang struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Atap yang miring membantu meredakan dampak tetesan air hujan daripada atap yang lebih datar.

    Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Itulah informasi seputar pemasangan atap baja ringan tidak berisik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih berdasarkan kualitas materialnya. Salah satu yang sering digunakan rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama. Sebab, atap baja ringan terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

    Meski kuat, atap baja ringan punya kekurangan, yaitu kerap menimbulkan suara bising ketika terjadi hujan dan angin kencang. Hal ini tentu dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.


    Lantas, kenapa atap baja ringan berisik ya? Simak penyebab dan cara mengatasinya di sini.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, material atap baja ringan mempunyai sifat logam, yakni dapat mengeluarkan bunyi dering atau denting ketika terkena hantaman. Faktor lainnya dipengaruhi oleh insulasi, teknik pemasangan, dan, dek atap.

    Bentuk atap pun mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang luas lebih senyap dibandingkan atap datar.

    Selain itu, atap logam yang berisik bisa menandakan sejumlah masalah Penempatan atap tidak tepat, atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi, atau insulasi tidak memadai, sehingga rawan bunyi. Kemudian, suara tersebut juga bisa menandakan jumlah pengencang terlalu sedikit atau longgar.

    Cara Mengatasi Atap Baja Ringan Berisik

    Inilah cara mengatasi atap baja ringan yang berisik, dikutip dari JJ Roofing Supplies.

    1. Pasang Atap dengan Benar

    Pastikan instalasi atap baja ringan dilakukan dengan benar. Proses pemasangan berperan penting untuk menentukan seberapa senyap atap logam tersebut ketika dihantam hujan dan angin kencang.

    2. Pasang Atap Lebih Curam

    Buatlah struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Kemiringan tersebut membantu meredakan dampak dari terjangan air hujan.

    Biasanya atap yang miring lebih senyap dibandingkan yang datar. Lalu, ruang loteng dapat menjadi zona penyangga tambahan untuk meredam suara.

    3. Gunakan Insulasi dan Lapisan Bawah

    Suara bising dari atap baja ringan dapat diredam menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan ini membantu menghalangi dan menyerap kebisingan sebelum memasuki ruang.

    Itulah penjelasan seputar atap baja ringan yang berisik ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan & Angin Kencang



    Jakarta

    Atap baja ringan kerap dipilih untuk rumah-rumah modern karena terkenal kuat, tahan lama, dan praktis. Namun, tak sedikit pemilik rumah yang mengeluhkan suara berisik dari atap ini saat turun hujan deras atau angin kencang menerpa.

    Suara denting atau gemeretak dari atap baja ringan memang bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Bahkan dalam beberapa kasus, bisa jadi pertanda ada yang tidak beres dengan pemasangannya.

    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:


    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Suara Berisik dari Atap saat Hujan Deras



    Jakarta

    Suara bising pada atap saat hujan kerap mengganggu dan menimbulkan polusi suara. Apalagi bila kondisi itu terjadi saat malam hari di mana pemilik rumah tengah istirahat.

    Tentu hal tersebut bisa sangat mengganggu. Tapi, tahukah kamu hal itu bisa lho dicegah dan diperbaiki, asalkan kita tahu apa penyebabnya.

    Selengkapnya, yuk kita cari tahu


    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:

    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com