Tag: atap bocor

  • Pernah Mimpi Atap Rumah Bocor? Percaya Nggak Percaya Ini 8 Tafsirnya


    Jakarta

    Pernahkah kamu bermimpi atap rumah kamu bocor? Ternyata mimpi atap rumah bocor punya banyak arti lho! Melalui penafsiran mimpi kamu dapat mengetahui berbagai banyak arti yang berbeda tergantung pada konteks dan situasi di dalam mimpi tersebut.

    Penasaran apa saja arti dari mimpi atap rumah bocor? Kamu bisa cari tahu penjelasan lengkap di bawah berikut.

    Penafsiran Mimpi Atap Rumah Bocor

    Mengutip dari Atap.id, Senin (18/12/2023), mimpi mengenai atap rumah bocor pada umumnya berkaitan dengan adanya ketidakstabilan atau kerentanan dalam kehidupan. Atap yang bocor dapat melambangkan masalah atau konflik yang sedang kamu hadapi saat ini.


    1. Pertanda Tanda Bahaya

    Mimpi tentang atap rumah yang bocor bisa jadi pertanda adanya bahaya di dalam hidup kamu. Ini bisa berarti ada situasi atau orang yang mungkin mencoba merusak atau mengganggu kehidupan kamu.

    2. Masalah Keuangan

    Atap rumah yang bocor juga bisa melambangkan masalah keuangan atau ketidakstabilan finansial. Ini bisa berarti bahwa kamu sedang menghadapi kesulitan dalam mengelola uang atau mungkin memiliki utang yang membebani. Mimpi ini dapat menjadi peringatan untuk memeriksa kembali keuangan kamu.

    3. Konflik dalam Hubungan

    Jika kamu bermimpi tentang atap rumah yang bocor, bisa mengindikasikan adanya konflik dalam hubungan kamu. Mungkin ada masalah komunikasi atau ketidakharmonisan yang perlu diatasi. Mimpi ini dapat menjadi panggilan untuk berbicara dengan pasangan atau orang terdekat kamu untuk menyelesaikan perbedaan dan memperbaiki hubungan kamu.

    4. Ketidakstabilan Emosional

    Atap rumah yang bocor dalam mimpi juga dapat mencerminkan ketidakstabilan emosional yang kamu alami. Ini bisa berarti bahwa kamu sedang menghadapi stres atau kecemasan yang mempengaruhi kesejahteraan mental kamu. Mimpi ini bisa menjadi peringatan untuk merawat diri sendiri dan mencari dukungan jika kamu merasa terbebani secara emosional.

    5. Kerentanan dan Kehilangan Perlindungan

    Mimpi tentang atap rumah yang bocor juga bisa mengungkapkan perasaan kerentanan dan kehilangan perlindungan. Ini bisa berarti bahwa kamu sedang merasa tidak aman di dalam kehidupan nyata. Mimpi ini dapat mengingatkan kamu untuk mencari dukungan dari orang terdekat atau mencari cara untuk memperkuat rasa keamanan dan perlindungan dalam hidup kamu.

    6. Perubahan dan Transisi

    Atap rumah yang bocor dalam mimpi juga bisa melambangkan perubahan dan transisi dalam kehidupan kamu. Ini bisa berarti bahwa kamu sedang mengalami perubahan besar atau peralihan dalam karir, hubungan, atau kehidupan pribadi kamu. Mimpi ini bisa menjadi pesan untuk tetap fleksibel dan terbuka terhadap perubahan yang akan datang serta untuk mencari peluang baru yang mungkin muncul.

    7. Kebutuhan akan Perbaikan dan Perawatan

    Mimpi tentang atap rumah yang bocor juga dapat menunjukkan kebutuhan akan perbaikan dan perawatan di dalam hidup kamu. Ini bisa berarti bahwa ada aspek dalam kehidupanmu yang membutuhkan perhatian dan tindakan untuk memperbaikinya.

    8. Kejadian Tidak Terduga

    Mimpi tentang atap rumah yang bocor juga bisa menjadi pertanda adanya kejadian tidak terduga dalam hidup kamu. Ini bisa berarti bahwa ada perubahan mendadak atau situasi yang tidak terduga yang akan mempengaruhi kehidupan kamu.

    Demikian arti mimpi atap rumah bocor. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Praktis Mengenali Ciri Genting Bocor Tanpa Perlu Memanjat Atap



    Jakarta

    Musim penghujan yang sudah mulai mengguyur sebagian besar wilayah di Indonesia bikin para pemilik rumah was-was.

    “Jangan-jangan ada genting yang bocor”

    Mungkin banyak di antara detikers yang punya kekhawatiran serupa.


    Cara untuk memastikannya tentu dengan mengeceknya secara langsung. Tapi buat kamu yang takut ketinggian, mengecek genteng nggak selalu harus memanjat dinding untuk naik ke atap.

    Ada sejumlah tanda genteng bocor yang bisa dikenali tanpa harus memanjat atap.

    Mengutip dari angi.com, berikut 7 tanda-tanda atap bocor

    Tanda Atap Rumah Bocor

    Noda rembesan air pada tembok dan atap

    Jika kamu melihat noda berwarna kuning kecoklatan pada langit-langit dan sekitar tembok, maka itu merupakan tanda atap kamu bocor. Titik air rembesan dapat berasal bagian tengah pada ruangan tetapi juga bisa di sekitar tembok.

    Jika air rembesan sudah mencapai tembok dan atap-atap maka secepatnya untuk lakukan perbaikan untuk mencegah masalah lanjutan seperti kerusakan atap, bingkai yang membusuk hingga tumbuh jamur.

    Tumbuh jamur pada dinding luar

    Jika kamu melihat jamur tumbuh pada dinding luar maka kemungkinan atap kamu bocor. Gunakan meteran untuk mengukur seberapa jauh titik jamur dari sudut atau pintu. Lalu,Ukur dengan jarak yang sama di bagian luar tembok untuk mencari penyebabnya. Jika talang air miring ke arah rumah atau saluran pembuangan air mengalir di dekat dinding, kemungkinan besar itu adalah akar masalahnya.

    Kebocoran

    Tanda berikutnya jika kamu mendengar suara rintikan air jatuh maka kemungkinan atap kamu bocor. Meskipun kebocorannya kecil, kamu tetap harus memeriksanya untuk memastikan kebocorannya tidak bertambah parah.

    Genteng Retak, Rusak, atau Hilang

    Jika genteng kamu rusak, air bisa masuk ke rumah Anda. Jika kamu melihat ada genteng yang hilang atau rusak di atap kamu , pastikan kamu memperbaiki atau menggantinya secepat mungkin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    Flashing Rusak atau Hilang

    Flashing merupakan material bangunan yang berfungsi untuk melindungi rumah dari kebocoran. Jika kamu menyadari flashing rusak atau hilang di sekitar tepi ventilasi, atap, atau cerobong asap, air bisa bocor ke dalam rumah kamu. Kerusakan pada flashing biasanya terjadi karena badai dan angin kencang. kamu dapat mengganti bagian tertentu pada atap kamu tanpa harus mengganti seluruh bagian atap.

    Genangan air

    Jika kamu melihat genangan air di atas atap kamu disarankan untuk memanggil ahli untuk memperbaiki. Buat kamu yang atapnya rata berpotensial munculnya genangan air. Waspadai kebocoran dengan melihat ke dalam rumah kamu di dekat lokasi genangan air. Perhatikan baik-baik area yang berpotensi bermasalah, karena kebocoran mungkin bisa saja nggak terjadi tepat di bawah genangan air.

    Pipa ventilasi rusak

    Jika ventilasi pipa kamu rusak atau membusuk, air dapat mengalir ke bagian luar pipa dan masuk ke dalam rumah Anda. Segera ganti pipa vent jika rusak untuk menghindarinya kerusakan lanjutan.

    Begini cara mengatasi atap rumah bocor

    1. Cari lokasi atap yang bocor
    2. Cek kerusakan pada pipa vent
    3. Ganti genteng
    4. Singkirkan lapisan atap yang lama
    5. Pasang dek atap yang baru

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Hujan Makin Deras, Yuk Simak Tips Cara Atasi Rumah Bocor


    Jakarta

    Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya biar bagian-bagian rumah tidak bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.


    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek lokasi bocor

    Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    Demikian beberapa tips untuk mengatasi rumah yang bocor. Semoga bermanfaat ya!

    (abr/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Cegah Rumah Bocor Saat Musim Hujan


    Jakarta

    Indonesia sudah memasuki musim hujan. Bahkan curah hujan dengan intensitas cukup tinggi menyebabkan banjir di sejumlah kota besar seperti Bandung dan Jabodetabek.

    Selain banjir, hal yang paling menjengkelkan saat hujan adalah rumah bocor. Tak jarang rumah suka tiba-tiba bocor kala masuk musim hujan. Itu karena saat musim kemarau, kita tak pernah tahu dan memeriksa atap, genteng atau plafon yang rawan bocor.

    Nah, bagaimana cara mencegah rumah bocor saat musim hujan. Ini tips mencegah rumah bocor saat musim hujan.


    1. Bersihkan Talang Air

    Talang Air memang salah satu komponen penting yang ada di rumah. Sebab, berfungsi untuk mengalirkan air hujan menuju tanah atau wadah air.

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, segera periksa kondisi Talang air. Sering kali Talang Air tersumbat kotoran, seperti daun maupun sampah plastik yang beterbangan.

    Maka dari itu, jika terdapat kotoran segera Bersihkan Talang air. Jika tidak, maka aliran air akan terhambat bahkan bisa membuat Talang Air jebol.

    2. Ganti Atap yang Rusak

    Salah satu fungsi atap yaitu melindungi penghuni rumah dari air hujan. Apabila terdapat atap yang sudah rusak, segera ganti dengan yang baru. Hal itu untuk mencegah masuknya air hujan ke dalam rumah.

    3. Lapisi Area yang Rawan Bocor

    Untuk mencegah terjadinya kebocoran di rumah, ada baiknya segera lapisi area-area yang rawan bocor, misalnya atap dan dinding. Kalian bisa gunakan pelapis kedap air pada bagian atap, salah satunya yang berbahan semen anti air. Sementara untuk bagian dinding dapat menggunakan cat waterproof.

    4. Pangkas Pohon di Dekat Rumah

    Keberadaan pohon di dekat rumah bisa menjadi berbahaya ketika terjadi hujan lebat atau badai, terlebih jika pohon tersebut berukuran besar. Pohon yang berukuran besar dan berumur tua lebih berisiko untuk tumbang.

    Apabila pohon seperti itu tidak dipangkas, bisa saja ranting dan batangnya menimpa rumah sehingga dapat mengakibatkan kebocoran.

    5. Cek Lokasi Bocor

    Apabila sudah terjadi bocor, maka segera mengecek area yang bocor. Area-area yang bocor bisa saja terjadi di tempat yang tidak terduga, seperti kamar mandi, dak beton, serta atap.

    Terlebih jika musim penghujan tiba, retak halus pada atap bisa jadi lebih parah dan menyebabkan rembesan semakin luas. Maka dari itu, perlu dilakukan pengecekan secara cepat agar dapat memperbaiki area-area yang mengalami kebocoran.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biaya Pemasangan Plafon PVC, Lengkap dengan Cara dan Keunggulannya


    Jakarta

    Salah satu jenis plafon yang bisa dijadikan pilihan untuk langit-langit ruangan adalah plafon PVC. Plafon PVC juga punya keunggulan tahan api juga tahan air.

    Sehingga, plafon PVC bisa diandalkan untuk menahan rembesan air saat musim hujan bila atap kamu punya masalah kebocoran.

    Plafon PVC juga mudah untuk dipasang dan punya harga bervariasi.


    Berikut fakta lengkap soal plafon PVC

    Harga Plafon PVC per m2 (meter persegi)

    Plafon PVC kerap jadi pilihan karena kemudahan pemasangan, corak beragam, dan harga terjangkau. Konsumen bisa mendapatkan material ini sesuai kemampuan kantong dan kebutuhan.

    Harga plafon PVC per m2 bisa dilihat di berbagai situs marketplace. Konsumen selanjutnya bisa menghitung total harga plafon sesuai kebutuhannya. Tentu dengan membaca lebih dulu aturan perhitungan dari marketplace.

    Berikut contohnya:

    Sebuah plafon PVC kayu 30 cm dijual seharga Rp 35 ribu. Seller telah menetapkan informasi dan harga produk serta cara pesan sebagai berikut

    Spesifikasi produk

    • Lebar: 30 cm
    • Tebal: 8 mm
    • Panjang tersedia: 3, 4, 5, 6 m
    • isi per dus 15 lembar

    Aturan harga

    • Tarif yang tercantum adalah harga per meter lari
    • Arti per meter lari: Panjang 1 m x lebar 30 cm
    • Kebutuhan per meter persegi= 1 lembar x panjang 3,33 m.

    Total harga plafon PVC

    • Untuk panjang dinding 45 meter menggunakan plafon dengan panjang 3 meter maka: 3 x 15 x Rp 35 ribu= Rp 1.575.000
    • Untuk luas ruangan 30 m x 10 m= 300 m2 dengan panjang plafon 3 m maka dibutuhkan:
      300 m2 : (3 m x 3,33 m)= 30 lembar, total harga adalah 3 x 30 x Rp 35 ribu= Rp 3.150.000.

    Selain pembelian, patut diperhitungkan pula ongkos pemasangan plafon PVC per m2. Biasanya ongkos tersedia mulai harga Rp 25 ribu, bergantung dari besaran harga yang ditetapkan tenaga pemasang plafon dan kemampuan konsumen.

    Keunggulan Plafon PVC

    Dikutip dari eSkripsi Universitas Andalas, repository Unika, dan repository ITS. Berikut beberapa keunggulan dari plafon PVC:

    1. Tahan Api dan Flame Retardant

    Salah satu keunggulan dari plafon PVC adalah kemampuannya untuk menahan api. Ini adalah sifat yang sangat penting terutama untuk keselamatan penghuni rumah ataupun bangunan.

    Selain itu, PVC juga memiliki sifat flame retardant, yang berarti ia akan memperlambat penyebaran api ketika terjadi kebakaran. Hal ini akan memberikan lebih banyak waktu untuk evakuasi.

    2. Anti Rayap dan Anti Karat

    Plafon PVC tidak hanya tahan terhadap api, tetapi juga tahan terhadap rayap dan karat. Hal ini menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk lingkungan yang rentan terhadap serangga dan memiliki kelembaban yang tinggi.

    3. Tahan Air

    Material PVC juga tahan terhadap air sehingga kamu tidak perlu khawatir dengan kerusakan yang diakibatkan oleh kelembaban. Hal ini membuatnya cocok untuk digunakan di ruang-ruang seperti dapur ataupun kamar mandi.

    4. Kekuatan dan Ketahanan yang Lama

    Plafon PVC terbuat dari material yang kuat dan tahan lama. Hal ini berarti kamu tidak perlu khawatir tentang perawatan ataupun penggantian plafon dalam waktu singkat. PVC dapat bertahan dalam waktu yang lama tanpa perubahan yang signifikan dalam kualitas ataupun penampilannya.

    5. Motif yang Bervariasi

    Salah satu keuntungan dari plafon PVC adakah memiliki banyak motif. Kamu dapat memilih motif yang sesuai dengan gaya dan dekorasi ruangan. Motif kayu pada plafon PVC memberikan tampilan yang alami.

    6. Pemasangan Mudah dan Cepat

    Proses pemasangan plafon PVC relatif mudah dan cepat. Kamu tidak memerlukan keterampilan khusus ataupun alat-alat yang rumit. Hal ini membuatnya menjadi pilihan yang bagus untuk renovasi atau perbaikan rumah yang ingin diselesaikan dengan cepat.

    7. Hemat Biaya dan Tidak Memerlukan Finishing

    Plafon PVC tidak hanya ekonomis dalam hal harga saat pembelian, tetapi juga menghemat uang dalam jangka panjang. Hal ini karena plafon ini tahan lama dan tidak memerlukan finishing tambahan seperti cat.

    Kekurangan Plafon PVC

    Meskipun memiliki banyak keunggulan, plafon PVC juga memiliki beberapa kelemahan. Dikutip dari situs Homify, berikut beberapa kekurangan dari plafon PVC:

    1. Penggunaan klorin dalam pembuatannya

    Salah satu kelemahan terbesar plafon PVC adalah penggunaan klorin dalam pembuatannya. Meskipun jumlah klorin yang digunakan relatif kecil, masih mungkin ada pelepasan jejak-jejak klorin ke udara. Ini dapat menjadi masalah, terutama bagi mereka yang memiliki sensitivitas terhadap bahan kimia tertentu.

    2. Estetika

    Dari segi estetika, plafon PVC mungkin tidak menjadi pilihan yang menarik secara visual. Hal ini adalah salah satu aspek yang perlu kamu pertimbangkan, jika kamu mencari plafon dengan gaya tertentu dalam suatu ruangan. Meskipun demikian, banyak orang yang masih memilih plafon PVC karena keunggulan fungsionalnya.

    Penggunaan Plafon PVC

    Penggunaan plafon PVC tidak terbatas hanya untuk satu jenis ruangan. Kamu dapat memasangnya di berbagai ruangan seperti ruang kerja, ruang belajar, dan ruangan lainnya. Keunggulannya yang tahan api, tahan air, dan anti rayap membuatnya menjadi pilihan yang cerdas untuk berbagai kebutuhan.

    Demikian penjelasan tentang plafon PVC. Semoga bermanfaat.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Harus Kamu Lakukan Cegah Rumah Bocor di Musim Hujan



    Jakarta – Saat ini hujan turun hampir setiap hari. Ketika hujan lebat melanda, acapkali kita was-was ada bagian rumah yang bocor.

    Duh! Kalau rumah bocor pasti ribet bersihinnya. Gimana ya caranya cegah rumah bocor saat hujan turun?

    Berikut ini merupakan beberapa tips untuk mengatasi rumah bocor.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Kenali Genteng Bocor Tanpa Harus Memanjat Atap


    Jakarta

    Musim hujan masih melanda sejumlah daerah di Indonesia. Saat musim hujan terkadang membuat penghuni rumah menjadi was-was, khawatir ada bagian rumah yang bocor terutama bagian genteng.

    Salah satu cara untuk memastikannya tentu dengan mengeceknya secara langsung. Akan tetapi, buat kamu yang takut ketinggian, mengecek genteng nggak selalu harus naik ke atap.

    Ada sejumlah tanda genteng bocor yang bisa dikenali tanpa harus memanjat atap. Mengutip dari angi.com, berikut 7 tanda-tanda atap bocor


    Tanda Atap Rumah Bocor

    1. Tumbuh Jamur pada Dinding Luar

    Jika kamu melihat jamur tumbuh pada dinding luar maka kemungkinan atap kamu bocor. Gunakan meteran untuk mengukur seberapa jauh titik jamur dari sudut atau pintu. Lalu, ukur dengan jarak yang sama di bagian luar tembok untuk mencari penyebabnya. Jika talang air miring ke arah rumah atau saluran pembuangan air mengalir di dekat dinding, kemungkinan besar itu adalah akar masalahnya.

    2. Kebocoran

    Tanda berikutnya jika kamu mendengar suara rintikan air jatuh maka kemungkinan atap kamu bocor. Meskipun kebocorannya kecil, kamu tetap harus memeriksanya untuk memastikan kebocorannya tidak bertambah parah.

    3. Pipa Ventilasi Rusak

    Jika ventilasi pipa kamu rusak, air dapat mengalir ke bagian luar pipa dan masuk ke dalam rumah kamu. Segera ganti pipa vent jika rusak untuk menghindarinya kerusakan lanjutan.

    4. Genteng Retak, Rusak, atau Hilang

    Jika genteng kamu rusak, air bisa masuk ke rumah kamu. Jika kamu melihat ada genteng yang hilang atau rusak di atap kamu, pastikan kamu memperbaiki atau menggantinya secepat mungkin untuk mencegah kerusakan yang lebih parah.

    5. Noda Rembesan Air pada Tembok dan Atap

    Jika kamu melihat noda berwarna kuning kecoklatan pada langit-langit dan sekitar tembok, maka itu merupakan tanda atap kamu bocor. Titik air rembesan dapat berasal bagian tengah pada ruangan tetapi juga bisa di sekitar tembok.

    Jika air rembesan sudah mencapai tembok dan langit-langit maka lakukan perbaikan secepatnya untuk mencegah masalah lanjutan seperti kerusakan atap, bingkai hingga tumbuhnya jamur.

    6. Flashing Rusak atau Hilang

    Flashing merupakan material bangunan yang berfungsi untuk melindungi rumah dari kebocoran. Jika kamu menyadari flashing rusak atau hilang di sekitar tepi ventilasi, atap, atau cerobong asap, air bisa bocor ke dalam rumah kamu. Kerusakan pada flashing biasanya terjadi karena badai dan angin kencang. Kamu dapat mengganti bagian tertentu pada atap kamu tanpa harus mengganti seluruh bagian atap.

    7. Ada Genangan air

    Jika kamu melihat genangan air di atas atap kamu disarankan untuk memanggil ahli untuk memperbaiki. Buat kamu yang atapnya rata berpotensi munculnya genangan air. Waspadai kebocoran dengan melihat ke dalam rumah kamu di dekat lokasi genangan air. Perhatikan baik-baik area yang berpotensi bermasalah, karena kebocoran mungkin bisa saja nggak terjadi tepat di bawah genangan air.

    Itulah 7 cara mengenali atap bocor tanpa perlu memanjatnya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Dinding Lembap Bikin Struktur Rumah Rusak, Ini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Ketika musim hujan, masalah umum yang sering terjadi adalah dinding lembap. Dinding lembap dapat mengakibatkan kerusakan seperti cat terkelupas, rembesan, kerusakan struktur rumah serta suasana rumah jadi dingin.

    Nah, sebelum mengatasi dinding lembap, ada baiknya kamu tahu penyebab dinding rumah bisa lembap. Mengutip dari Livspace, Rabu (31/1/2024), berikut pembahasannya.

    Penyebab Dinding Bisa Lembap

    Ada beberapa hal yang menyebabkan dinding menjadi lembap. Berikut penyebab umumnya.


    Kelembapan dari tanah dapat naik ke atas permukaan tanah dan merusak dinding

    Percikan air hujan dapat mengakibatkan bocor dari dinding sehingga menimbulkan rembesan Atap yang miring dapat menampung air yang dapat meresap ke dalam rumah dan menyebabkan retakan

    Pipa drainase yang tersumbat dapat menampung air dan menyebabkan dinding menjadi lembap

    Bahan Dinding berkualitas rendah yang digunakan dalam konstruksi

    Pipa talang air yang bocor

    Terdapat kebocoran atap

    Cara Mencegah Dinding Lembap

    Ada beberapa cara mencegah dinding lembap yang dapat dilakukan dengan cepat dan mudah, berikut di antaranya.

    1. Periksa Retakan pada Dinding

    Tanpa kamu sadari, dinding rumah bisa saja terdapat retakan. Retakan ini biasanya mulai muncul di dekat kusen pintu dan jendela. Retakan memungkinkan kelembapan masuk ke dalam struktur bangunan rumah dan menyebabkan bercak lembap dan rembesan di dinding.

    Oleh karena itu, salah satu solusi terbaik adalah dengan mengisinya dengan dempul. Setelah celah dan retakan terisi, semua plester yang lepas harus dihilangkan lalu dinding perlu dicat ulang dengan cat tahan air. Pastikan kamu melakukan ini sebelum musim hujan dimulai.

    2. Buat Dinding dan Atap rumah jadi Tahan Air

    Terdapat banyak cat eksterior di pasaran yang digunakan pada bangunan bersifat permeabel dan memungkinkan air meresap ke dalam dinding bagian dalam.

    Untuk mencegah rembesan air pada dinding, lapisan kedap air eksterior dapat diaplikasikan pada dinding luar. Lapisan kedap air akan menjadi lapisan pelindung, mencegah hujan dan kelembapan, sehingga mencegah dinding menjadi lembap.

    Membuat atap tahan air juga dapat membantu kamu mengatasi kelembapan pada dinding bagian dalam. Atap rumah terkena kondisi cuaca buruk dan air dapat dengan mudah menumpuk di permukaan, mengakibatkan kebocoran dan tambalan lembap. Atap idealnya memiliki lapisan kedap air yang berfungsi sebagai penutup dan mencegah rembesan air.

    Dampak Kelembapan pada Dinding Rumah

    Kelembapan pada dinding dapat mempengaruhi kondisi bagian dalam rumah sebagai berikut.

    1. Rusaknya Struktur Rumah

    Kelembapan pada dinding yang tidak ditangani dalam jangka waktu lama dapat menyebabkan hancurnya struktur rumah. Hal ini dapat menyebabkan pembusukan bahan bangunan seperti kayu, batu bata, dan semen. Kehadiran air yang konstan dapat menyebabkan tumbuhnya jamur di dinding dan selanjutnya menimbulkan korosi.

    2. Kayu Membusuk

    Kelembapan pada dinding juga dapat menyebabkan pembusukan pada kayu. Jamur mulai tumbuh pada kayu, merusaknya dari dalam, sehingga mengakibatkan kayu retak dan menjadi bubuk. Hal ini mungkin terjadi pada rumah yang berventilasi buruk.

    3. Cat Dinding Terkelupas

    Saat bagian dalam dinding sudah lembap, kamu akan melihat bercak muncul di sana. Pada tahap selanjutnya, kamu mungkin juga melihat cat akan mulai terkelupas. Selain mempengaruhi hasil akhir cat, kelembapan juga dapat menyebabkan bau tidak sedap yang dapat menimbulkan masalah kesehatan.

    Demikian penyebab dinding lembap dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Atasi Genteng Bocor biar Nggak Tekor


    Jakarta

    Musim hujan sering kali jadi mimpi buruk bagi para pemilik rumah. Ada saja masalah yang baru muncul ketika musim hujan tiba, karena tak terdeteksi selama musim kemarau. Contohnya saja seperti atap bocor.

    Sebenarnya masalah atap bocor bisa dicegah dengan melakukan pengecekan rutin, namun masih banyak orang yang malas melakukannya ketika musim kemarau.

    Jika atap sudah terlanjur bocor, kamu bisa menyimak beberapa tips mudah untuk mengatasi atap bocor yang bisa kamu lakukan sendiri.


    Sebelum melakukan perbaikan, pasti kita harus melakukan pengecekan untuk mengetahui bagian mana yang rusak. Melansir dari www.homehow.co.uk, ada beberapa cara mudah untuk mencari lokasi kebocoran.

    Cara Cek Kebocoran Atap Rumah

    1. Cek Tanda Kebocoran Pada Plafon

    Cara paling mudah yaitu dengan melihat bekas noda air pada plafon rumah, noda air pada Plafon bisa mengindikasikan adanya kebocoran air.

    2. Cek Loteng

    Cek dari loteng dan sejajarkan bagian noda pada plafon dengan genteng diatasnya, lalu lakukan pengecekan pada area tersebut. Posisi sambungan genteng yang tidak pas dan keretakan bisa menjadi salah satu faktor kebocoran. Tumbuhnya lumut pada genteng juga bisa mengindikasikan adanya kebocoran. Genteng yang berlumut menyebabkan air mudah untuk meresap kedalam.

    3. Cek dengan Menggunakan Hujan Buatan

    Bila cara di atas masih belum berhasil, kamu bisa menggunakan cara ini dengan dua orang. Salah satu orang akan menyemprotkan air ke genteng dan satu orang lagi mengawasi dari loteng, hal ini sangat ampuh untuk menemukan lokasi kebocoran.

    4. Menyewa Tenaga Ahli

    Bila kamu khawatir untuk melakukan pengecekan sendiri, kamu bisa menyewa tenaga ahli untuk melakukan pengecekan.

    Setelah kita mengetahui bagian kebocoran, kita bisa mengatasinya dengan cara yang tepat sesuai dengan tipe kerusakan sebagai berikut.

    Tips Perbaiki Atap Bocor

    1. Tentukan Lokasi Kebocoran

    Setelah melakukan pengecekan, kamu harus menentukan bagian yang harus diperbaiki. Terkadang air mengalir dari tempat kerusakan hingga menyebabkan lokasi noda air berbeda dengan lokasi kerusakan, maka dari itu kamu harus jeli dalam mengamati bagian yang rusak. Biasanya retakan pada genteng dan posisi genteng yang tidak baik bisa membentuk celah untuk air masuk ke dalam

    2. Perbaikan Terhadap Kerusakan Ringan

    Jika kerusakan terbilang cukup kecil seperti retakan biasa, cara untuk memperbaikinya kamu bisa menggunakan sealant atau Cat Waterproof. Sedangkan untuk kerusakan yang lebih besar dari 0,25 inci, kamu bisa menutupinya dengan semen.

    3. Mengganti Genteng

    Bila kerusakan genteng sudah tidak bisa diperbaiki lagi, alangkah baiknya untuk mengganti genteng tersebut dengan yang baru. Pastikan genteng yang baru adalah tipe yang sama dengan genteng yang rusak.

    4. Melapisi Genteng dengan Semen

    Kamu juga bisa memberikan lapisan semen di bawah genteng yang rusak atau pada sambungan genteng untuk meminimalisir kerusakan keberlanjutan. Pastikan agar genteng dalam keadaan yang sejajar setelah menambahkan semen.

    5. Melapisi Genteng Dengan Aksesoris Tambahan

    Bila kamu merasa kerepotan untuk memperbaiki genteng satu per satu, kamu bisa menambahkan aksesoris seperti Roll Roofing atau Genteng Double.

    Demikian tips and tricks untuk menanggulangi masalah kebocoran pada atap/genteng rumah yang mudah dilakukan secara mandiri.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Deteksi Pemicu Rumah Bocor dan Penanganannya


    Jakarta

    Atap rumah memiliki peran penting sebab menjadi pelindung agar air hujan dan terik matahari tidak masuk ke dalam rumah. Sehingga, jika terjadi kebocoran akan sangat berdampak pada kenyamanan pemilik rumah.

    Seperti kerusakan lainnya, semakin cepat diperbaiki maka semakin mudah memperbaikinya dan tidak memakan biaya besar. Tapi, terkadang sulit untuk geledah pemicu rumah bocor.

    Dikutip dari angi.com, Sabtu (8/6/2024) berikut 7 tanda atap bocor.


    1. Noda Rembesan Air di Plafon dan Tembok

    Tanda yang paling jelas adalah adanya noda berwarna kuning di sekitar tembok dan plafon. Titik rembesannya bisa dari bagian tengah ruangan atau di sekitar tembok.

    Kalau rembesannya sudah sampai tembok, sebaiknya segera ditangani agar tidak tumbuh jamur.

    2. Tumbuh Jamur di Dinding Luar

    Kalau ada jamur di dinding luar, bisa jadi atap kamu bocor. Kalau talang air miring ke arah rumah atau saluran pembuangan air mengalir ke dinding, bisa jadi itu pemicunya.

    3. Kebocoran

    Kalau kamu kerap mendengar suara rintik air, bisa jadi atap kamu bocor. Walau kecil, kamu perlu mengecek guna memastikan bocornya tidak parah.

    4. Genteng Hilang, Retak, atau Rusak

    Kalau genteng bermasalah, otomatis air bisa masuk ke dalam rumah. Kalau ada genteng yang rusak atau hilang, segera ganti atau perbaiki agar mencegah kerusakan makin parah.

    5. Flashing Hilang atau Rusak

    Flashing adalah material bangunan berfungsi melindungi rumah dari kebocoran. Kalau flashing hilang atau rusak di sekitar tepi ventilasi, atap, atau cerobong asap, air bisa merembes ke dalam rumah. Gantilah bagian tertentu atapmu tanpa perlu ganti seluruh bagian atap.

    6. Kubangan Air

    Kalau ada kubangan di atap, disarankan panggil ahli untuk memperbaiki. Perhatikan lebih lanjut area yang berpotensi bermasalah, sebab kebocoran bisa saja tidak terjadi tepat di bawah kubangan air.

    7. Pipa Ventilasi Membusuk

    Kalau pipa ventilasi membusuk atau rusak, air bisa mengalir ke area luar pipa dan masuk ke dalam rumah. Ganti pipa tersebut agar tidak ada kerusakan lanjutan.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com