Tag: atasi bau

  • Tips Jitu Atasi Bau Cat Baru pada Dinding



    Jakarta

    Bau cat baru seringkali dapat mengganggu kenyamanan di dalam rumah setelah kamu menyelesaikan proyek pengecatan. Namun, ada beberapa langkah sederhana yang dapat kamu lakukan untuk mengurangi atau bahkan menghilangkan bau tersebut.

    Simak panduan berikut yang akan membagikan tips efektif yang dapat membantu kamu menciptakan suasana yang lebih segar dan nyaman di ruangan yang baru dicat.

    Baking Soda

    Melansir The Spruce, soda kue efektif dalam menyerap bau di area seperti tempat cucian dan lemari es, serta dapat juga menangkap bau cat. Untuk menggunakannya, tuangkan bubuk soda kue ke dalam mangkuk dangkal dan letakkan di berbagai sudut ruangan.


    Jika bau cat masih terasa, taburkan sedikit soda kue pada karpet dan furnitur berlapis kain di ruangan tersebut, lalu biarkan semalaman. Pada pagi harinya, bersihkan sisa bubuk dan bau dengan menggunakan penyedot debu.

    Taruh Air Lemon Dalam Mangkuk

    Air secara alami dapat menyerap senyawa organik volatil atau VOC, tetapi menambahkan beberapa irisan lemon segar akan memberikan aroma jeruk yang bersih dan menyegarkan. Karena air memerlukan waktu lebih lama untuk menyerap bau, sebaiknya kamu merencanakan untuk membiarkan mangkuk berisi air lemon di dalam ruangan semalaman.

    Gunakan Bubuk Kopi

    Mangkuk yang diisi dengan bubuk kopi kering dapat secara efektif menyerap bau cat, dan yang lebih baik, banyak orang menyukai aroma kopi. Namun, penting untuk tidak menggunakan bubuk kopi bekas sebagai penyerap bau, sebaiknya buang setelah digunakan.

    Minyak Esensial

    Dua ekstrak alami yang paling efektif untuk menghilangkan bau cat dan menyegarkan udara di ruangan adalah vanila dan peppermint. Kamu dapat meneteskan beberapa tetes ekstrak atau minyak esensial ke bola kapas dan meletakkannya dalam mangkuk atau piring kecil yang ditempatkan di berbagai sudut ruangan.

    Beberapa ahli pengecatan juga merekomendasikan untuk menambahkan satu atau dua tetes ekstrak langsung ke dalam kaleng cat sebelum memulai pengecatan guna mengurangi bau.

    Tuangkan Cuka pada Mangkuk

    Cuka putih berfungsi sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga dengan konsentrasi 10% asam asetat lebih efektif dalam mengatasi bau dibandingkan cuka dapur yang memiliki konsentrasi 5%.

    Untuk menghilangkan bau cat, kamu dapat meletakkan mangkuk berisi cuka di berbagai sudut ruangan.

    Kontrol Suhu Ruangan

    Cuaca panas dapat memperkuat aroma, jadi jika kamu mengecat pada hari yang panas, pastikan untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk guna mengurangi bau. Menghidupkan AC dapat membantu mengurangi intensitas aroma tersebut.

    Gunakan Cat yang Rendah Senyawa Organik Volatil atau VOC

    Walaupun tidak selalu dapat dilakukan, cara terbaik untuk menghindari bau yang menyengat adalah dengan memilih cat alternatif yang lebih sehat, seperti cat dengan kadar atau VOC rendah atau tanpa VOC.

    Jika kamu perlu menggunakan cat atau primer berbahan dasar minyak, pilihlah yang memiliki label bau rendah. Selain itu, terdapat juga pilihan cat berbahan nabati, susu, mineral, dan tanah liat.

    Tips Mencegah Bau Cat yang Menyengat

    Sebelum mulai mengecat rumah, penting untuk memeriksa ramalan cuaca dan menghindari hari dengan tingkat kelembapan tinggi. Kelembapan yang tinggi dapat memperlambat proses pengeringan, dan cat biasanya mengeluarkan bau paling kuat saat diterapkan dan menunggu hingga kering.

    Semakin lama cat membutuhkan waktu untuk mengering, semakin besar kemungkinan bahan lembut seperti karpet, gorden, dan pelapis akan menyerap bau tersebut. Pastikan setiap lapisan cat mengering sepenuhnya sebelum menerapkan lapisan berikutnya, karena dinding yang lembap dapat terperangkap asap dan melepaskan bau secara perlahan dalam jangka waktu yang lebih lama.

    Saat mengecat, tutup kaleng cat serta baki dan kuas dengan plastik pembungkus jika tidak sedang digunakan. Ketika mengecat satu ruangan, usahakan untuk membuka pintu dan jendela agar asap dapat tersebar ke udara.

    Namun, tutup pintu ruangan lain di rumah kamu untuk mencegah asap menyebar ke area tersebut. Gunakan tips yang sama saat mengelupas cat dalam proyek kamu.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Atasi Bau Tak Sedap di Kulkas Bisa Pakai Garam dan Kopi, Ini Caranya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik di rumah yang harus terus menyala selama 24 jam. Seiring penggunaan, kulkas bisa menjadi kotor karena terdapat sisa makanan, minuman, atau bumbu dapur yang jatuh ke rak kulkas.

    Apabila kotoran dan noda tidak segera dibersihkan, maka bisa muncul bakteri dan jamur yang berbahaya bagi manusia. Selain itu, kulkas yang kotor bisa menimbulkan bau tidak sedap, seperti bau amis atau bau busuk makanan.

    Cara mengatasi kulkas yang bau ternyata bisa menggunakan dua bahan sederhana, yakni garam dan kopi. Bagaimana langkah-langkahnya? Simak dalam artikel ini.


    Cara Atasi Bau di Kulkas Pakai Garam dan Kopi

    Dilansir situs Homes and Gardens, bubuk kopi dapat menyerap dan menetralkan bau. Selain itu, aroma kopi yang menyengat dapat menutupi bau tidak sedap di dalam ruangan, termasuk juga di dalam kulkas.

    Sementara itu, garam bersifat higroskopis yang secara alami dapat menyerap kelembapan. Dengan mencampur garam dan kopi tidak hanya menghilangkan bau busuk, tapi juga menyerap kelembapan berlebih di dalam kulkas.

    Untuk cara penggunaan garam dan kopi juga sangat mudah. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Tuang Kopi ke Aluminium Foil

    Langkah pertama yakni dengan menuangkan 2-3 sendok makan bubuk kopi ke atas selembar aluminium foil. Kalau tidak ada aluminium foil, bisa menggunakan wadah kecil.

    Pastikan bubuk kopi yang digunakan tidak ada campuran gula agar aroma yang keluar 100% murni kopi.

    2. Tambahkan Garam

    Setelah itu, tambahkan garam dapur secukupnya ke dalam bubuk kopi, lalu aduk hingga merata.

    3. Bungkus Aluminium Foil

    Setelah itu, bungkus aluminium foil hingga rapat. Jika memakai wadah, bisa ditutup dengan plastik dan ikat dengan karet.

    Kemudian buat beberapa lubang kecil pada aluminium foil agar aroma kopi bisa keluar dan mengharumkan kulkas. Lakukan hal yang sama pada wadah yang ditutupi plastik.

    4. Masukkan ke Dalam Kulkas dan Tunggu

    Langkah terakhir, masukkan aluminium foil berisi garam dan kopi ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Biarkan aroma kopi mengharumkan seluruh isi kulkas dan menyerap kelembapan.

    Perlu diingat, jika kondisi kulkas sudah sangat kotor maka garam dan kopi tidak efektif mengatasi bau. Pastikan rak kulkas dibersihkan terlebih dahulu dengan sabun agar kotoran dan noda yang menempel bisa hilang. Setelah itu, baru letakkan bubuk kopi dan garam untuk menyerap bau.

    Demikian cara mengatasi bau tak sedap di kulkas dengan garam dan kopi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com