Tag: bahan kimia

  • Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Warna Cat


    Jakarta

    Dinding merupakan salah satu bagian rumah yang wajib dijaga kebersihannya karena debu dan kotoran bisa dengan mudah menempel. Selain membahayakan kesehatan, dinding yang kotor juga mengganggu penampilan rumah.

    Dinding kotor juga bisa disebabkan oleh anak-anak yang menyalurkan ‘kreativitas’ dengan cara mencoret atau menggambar di tembok. Meski bisa dibersihkan, tetapi perlu mengetahui cara yang tepat.

    Soalnya, membersihkan dinding rumah secara asal bisa menyebabkan kerusakan pada warna cat. Memang debu dan kotoran bakal hilang, tetapi justru warna cat dinding jadi berubah dan bisa terlihat kusam.


    Lantas, bagaimana cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa merusak warna cat? Simak penjelasannya dalam artikel ini.

    Cara Membersihkan Noda di Dinding Tanpa Merusak Cat

    Sebagian orang khawatir jika membersihkan dinding dapat merusak cat. Tenang saja, ada cara khusus untuk membersihkan dinding tanpa merusak warna cat.

    Dilansir situs Elle Decor, Senin (19/8/2025), salah satu cara dalam membersihkan dinding tanpa merusak warna cat adalah dengan menggunakan air sedikit mungkin. Dengan begitu, kotoran dan debu bisa terangkat tanpa khawatir bikin kusam warna cat.

    “Cara terbaik untuk membersihkan dinding tanpa merusak cat adalah dengan menggunakan air sesedikit mungkin,” kata Justin Carpenter, pendiri layanan kebersihan Modern Maids.

    “Jika cat dinding Anda menggunakan lapisan akhir satin, Anda tidak perlu terlalu khawatir tentang jumlah air yang digunakan,” jelasnya.

    Perlu dicatat, dianjurkan untuk tidak menggunakan pembersih yang bersifat abrasif atau bahan kimia keras. Kandungan zat pada cairan tersebut dapat berakibat cat mengelupas dan warna cat dinding yang berubah.

    Setelah membersihkan dinding dengan air, Carpenter mengimbau agar segera mengeringkannya dengan kain microfiber. Cara ini dilakukan untuk meminimalisir kerusakan pada warna cat lebih parah.

    “Jika Anda memiliki masalah pada cat atau jika dindingnya sangat rapuh, sebaiknya konsultasikan dengan profesional atau lakukan uji coba pada area yang kecil terlebih dahulu,” ujarnya.

    Tips Membersihkan Noda dan Kotoran di Dinding

    Carpenter membagikan sejumlah tips dalam membersihkan noda dan kotoran di dinding dengan baik dan benar. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Siapkan Alat dan Bahan

    Langkah yang pertama adalah dengan mengumpulkan seluruh alat dan bahan, mulai dari sabun cuci piring, air hangat, ember, spons, dan kain microfiber untuk mengeringkan dinding.

    2. Bersihkan Debu di Dinding

    Sebelum membersihkannya dengan air, pastikan kamu telah menyingkirkan debu dan kotoran yang menempel di dinding dengan kemoceng atau kain lembut.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Langkah selanjutnya adalah menyiapkan cairan pembersih dengan cara mencampurkan air hangat di dalam ember, lalu tuang 1-2 sendok makan sabun cuci piring. Setelah itu, aduk hingga merata dan memunculkan busa.

    4. Bersihkan Dinding dengan Spons

    Setelah itu masukkan spons ke dalam ember yang berisi cairan pembersih, peras sedikit dan bersihkan permukaan dinding yang kotor secara lembut dan perlahan.

    5. Bilas dengan Air Bersih

    Tahap berikutnya adalah dengan membersihkan dinding dengan air bersih, bisa menggunakan spons atau handuk yang lembut. Cara ini dapat membantu menghilangkan sisa-sisa sabun agar tidak meresap ke dalam dinding.

    6. Keringkan dengan Kain Microfiber

    Jika seluruh dinding telah dibersihkan dengan air, segera keringkan dengan kain microfiber. Lap permukaan dinding secara perlahan sampai kering tanpa ada sisa air yang menempel.

    Itulah cara membersihkan noda dan kotoran di dinding tanpa khawatir merusak warna cat. Semoga membantu!

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Tips Pilih Pengharum Ruangan yang Aman buat Kesehatan & Lingkungan


    Jakarta

    Suasana rumah yang segar dan nyaman merupakan idaman setiap penghuni rumah. Tak jarang pemilik rumah memilih untuk menggunakan pengharum ruangan untuk mendapat aroma harum di dalam rumah.

    Selain memilih pengharum ruangan dengan aroma yang sesuai selera, penting juga memilih pengharum yang aman dan berkualitas. Jangan sampai pengharum ruangan menimbulkan gangguan kesehatan.

    Lalu, bagaimana cara memilih pengharum ruangan yang aman? Simak caranya berikut ini dari keterangan tertulis Calmic, dikutip Rabu (10/7/2024).


    Cara Pilih Pengharum Ruangan yang Aman

    1. Pilih Bahan yang Aman

    Pastikan pengharum yang kamu pilih terbuat dari bahan dengan kadar yang tidak menimbulkan risiko kesehatan. Hindari pengharum ruangan yang mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat menyebabkan iritasi pernapasan.

    2. Cek Izin dari Departemen Kesehatan

    Sebelum membeli pengharum ruangan, periksa produk tersebut mempunyai izin resmi dari departemen kesehatan atau lembaga terkait. Izin ini menjamin kalau pengharum tersebut sudah melalui uji keamanan dan sesuai dengan standar kesehatan yang berlaku.

    3. Perhatikan Sertifikasi

    Pastikan pengharum ruangan yang kamu pilih mempunyai sertifikasi dari lembaga yang berhubungan dengan pengharum atau lingkungan. Sertifikasi ini menunjukkan produk sudah diuji dan memenuhi standar kualitas yang ditetapkan.

    Dengan mengikuti tips memilih pengharum ruangan yang aman, kamu tidak perlu khawatir akan ada efek negatif pada kesehatan. Keamanan dan kualitas pengharum ruangan memang penting untuk memastikan kenyamanan dan kesehatan para penghuni rumah.

    Calmic mencontohkan Signature Scent sebagai inovasi pengharum ruangan terbaru yang disertai teknologi serta ramah lingkungan. Signature scent dirancang untuk menciptakan suasana harum dan menyenangkan sepanjang hari.

    Teknologi terbaru yang disematkan pada Signature Scent bernama Vibrating Mesh yang memungkinkan semprotan halus dan mampu bertahan di udara dalam waktu yang lebih lama.

    “Calmic terkenal memiliki standar yang tinggi dalam setiap produk yang dimiliki. Seperti sudah menggunakan regulasi bahan dari IFRA (International Fragrance Association), bersertifikasi Halal untuk pengharum ruangan, serta sertifikasi Kemenkes. Semua regulasi kami patuhi demi untuk menghadirkan peace of mind di setiap pelanggan kami,” ujar Managing Director Rentokil Initial Indonesia selaku pemilik brand Calmic, Heri Susanto dalam keterangan tertulis, Rabu (10/7/2024).

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Nyamuk


    Jakarta

    Nyamuk adalah salah satu hewan yang sering ditemui di rumah dan cukup mengganggu. Hewan ini menghisap darah manusia untuk mendapatkan protein dan zat besi, tetapi dari bekas gigitan tersebut akan timbul rasa gatal. Hal mengganggu lainnya adalah nyamuk sering terbang di dekat telinga terutama saat kita sedang tidur. Lantas, bagaimana cara mengusir nyamuk yang efektif?

    Cara mengusir nyamuk dari rumah sebenarnya tidak harus menggunakan hal-hal yang mengandung bahan kimia. Sebab, bahan-bahan alami juga ampuh untuk mengecoh nyamuk agar tidak mendekat.

    Mengutip dari Architectural Digest India, Jumat (23/8/2024), berikut bahan-bahan alami yang efektif mengusir nyamuk di rumah.


    1. Kamper

    Kamu pasti tidak asing dengan kamper atau camphor, benda kecil yang bisa menguarkan aroma dengan hanya diletakkan di ruang terbuka. Selain sebagai wewangian ruangan, ada pula kamper yang bisa mengusir nyamuk dan bahannya alami seperti serai, kapur barus, dan lainnya. Cara menggunakannya dengan meletakkan kamper di mangkok yang berisi air dan ganti airnya setiap 2-3 hari.

    2. Bawang Putih

    Aroma alami yang ampuh untuk mencegah nyamuk mendekat adalah bawang putih. Caranya dengan menumbuk beberapa siung bawang putih dan panaskan di air mendidih. Setelah dingin, tuang cairan bawang putih ke dalam botol spray dan semprotkan di sekitar rumah.

    3. Minyak Esensial

    Aroma lainnya adalah memakai minyak esensial. Bau-bau dari lavender, tea tree, eucalyptus, mint, dan serai, tidak disukai oleh nyamuk. Menggunakan minyak esensial juga tidak susah. Caranya cukup menuangkan minyak esensial ke dalam air, taruh campuran itu ke botol spray dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    4. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Sumber aroma yang tidak disukai nyamuk adalah bau dari tanaman marigold, lavender, peppermint, serai, rosemary, bahkan bawang putih.

    5. Cuka Apel

    Cuka apel mengeluarkan aroma yang kuat dan tidak disukai nyamuk. Cara memakainya dengan meneteskan beberapa minyak serai dan semprotkan ke sekeliling rumah.

    6. Lemon dan Cengkeh

    Cara praktis lainnya untuk mencegah nyamuk berkumpul di rumah adalah dengan meletakkan potong lemon dan cengkeh di sebuah tusukan. Letakkan tusukan lemon dan cengkeh tersebut di beberapa area dalam rumah.

    7. Sabun

    Ternyata, kita bisa membuat jebakan nyamuk dengan mencampurkan air dengan sabu. Seperti yang diketahui, nyamuk tertarik dengan air, namun sabun bisa mencegah hewan tersebut untuk terbang lagi.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang yang Nggak Boleh Ada di Kamar Anak


    Jakarta

    Sebagai orang tua, menciptakan lingkungan yang aman di kamar anak adalah prioritas utama. Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak disimpan di kamar anak karena dapat menimbulkan risiko keselamatan.

    Kamu perlu menaruh perhatian lebih pada 5 barang ini karena bisa membahayakan keselamatan anak-anak.

    1. Mainan Kecil dan Barang yang Mudah Tertelan

    Barang-barang berukuran kecil seperti koin, balok kecil, atau bagian dari mainan bisa menimbulkan risiko tersedak, terutama pada balita. Mainan-mainan ini seringkali terlihat aman, namun bisa menjadi bahaya besar jika tidak diawasi dengan baik.


    Pastikan kamu membelikan mainan anak yang memiliki ukuran cukup besar dan sesuai dengan usianya, hindari memberi barang-barang kecil yang berpotensi tertelan.

    2. Peralatan Listrik Terbuka

    Kabel listrik atau perangkat elektronik yang tidak terlindungi bisa berbahaya bagi anak-anak, terutama mereka yang sedang dalam fase eksplorasi. Stop kontak terbuka, kabel panjang yang menjuntai, atau alat listrik lainnya bisa menyebabkan kejutan listrik atau bahkan kebakaran jika tidak diatur dengan baik.

    Dilansir dari momjunction.com. kamu akan terkejut betapa sulitnya mendekorasi kamar anak kamu. Ada banyak hal yang perlu diingat. Kamar tidur anak nda harus menjadi tempat yang membuat mereka merasa nyaman, aman, dan bahagia.

    Jadi, sebaiknya jauhkan furnitur dengan tepi tajam atau kabel yang menjuntai dari ruangan ini. Gunakan pelindung stop kontak dan atur kabel-kabel listrik di tempat yang sulit dijangkau oleh anak.

    3. Baterai Kancing

    Mainan atau perangkat yang menggunakan baterai kancing (button battery) sering ditemukan di kamar anak, padahal baterai ini sangat berbahaya jika tertelan atau masuk lewat hidung dan telinga.

    Baterai kancing dapat menyebabkan luka yang serius pada saluran pencernaan anak. Hindari mainan atau barang yang menggunakan baterai kecil, atau pastikan bawah kompartemen baterai terkunci dengan baik dan tidak mudah dibuka oleh anak-anak.

    4. Pewangi Ruangan Berbahan Kimia

    Dikutip dari, unair.ac.id. pewangi ruangan dengan bahan kimia kuat bisa menyebabkan gangguan pernapasan atau alergi pada anak. Zat kimia ini, jika terhirup dalam jangka waktu yang lama, dapat berdampak buruk pada kesehatan anak yang masih rentan.

    Kamu bisa menggunakan alternatif pewangi alami seperti bunga segar atau diffuser dengan minyak esensial yang aman untuk anak.

    “Paparan pewangi ruangan menghasilkan dampak negatif pada perubahan jaringan saluran napas, terutama pada selaput lendir. Dampak paparan pewangi ruangan cair pada perubahan histologi selaput lendir hidung lebih parah jika dibandingkan dengan paparan pewangi ruangan dalam bentuk gel,” katanya.

    5. Perabotan yang Tidak Stabil

    Menciptakan kamar yang aman bagi anak membutuhkan perhatian ekstra terhadap setiap detail, termasuk barang-barang yang ada di dalamnya. Dengan menghindari barang-barang yang berpotensi berbahaya, orang tua dapat memastikan kamar anak menjadi tempat yang aman dan nyaman untuk tumbuh dan bermain.

    Lemari, meja, atau rak yang tidak stabil dapat dengan mudah terguling jika anak mencoba memanjat atau menariknya. Hal ini bisa menimbulkan risiko cedera serius. Kamu dapat memasang pengait dinding untuk mengamankan perabotan besar yang ada di kamar anak sudah dipasang dengan baik agar tidak mudah terguling.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman yang Ampuh Usir Serangga dan Mudah Ditanam di Rumah


    Jakarta

    Kamu pasti pernah merasa terganggu dengan kehadiran serangga di rumah. Beberapa jenis serangga yang biasa ditemukan di rumah di antaranya lalat, kecoa, nyamuk, semut, hingga kelabang. Hewan kecil ini susah-susah gampang untuk diusir karena ada beberapa yang bisa terbang sehingga tidak bisa langsung keluar rumah.

    Namun tenang, selain menggunakan bahan kimia untuk membasmih mereka, kamu juga bisa menggunakan tanaman. Beberapa tanaman ada yang ampuh untuk mencegah serangga datang ke rumah.

    Melansir dari berbagai sumber, Senin (7/10/2024), berikut beberapa tanaman yang bisa mengusir serangga.


    1. Lavender

    Bunga lavender.Bunga lavender. Foto: iStock/John Gonzales Buenaposada

    Dilansir dari The Spruce, Lavender adalah salah satu tanaman yang tidak disukai serangga seperti lalat dan kecoa. Lavender mengeluarkan aroma yang dibenci oleh serangga. Sementara jika tercium oleh manusia, aroma ini tidak masalah sama sekali. Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga kamu membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio: Foto: iStock

    Pernah mendengan tanaman catnip? Tanaman ini disukai oleh kucing karena aromanya. Namun, Di aroma ini justru dibenci oleh lalat.

    3. Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter. Foto: iStock

    Mint adalah tanaman yang apabila dimakan akan memberikan efek dingin pada setiap gigitannya. Selain itu, tanaman ini memiliki aroma yang segar yang tidak disukai lalat lho. Cara penanamannya juga cukup mudah bisa di wadah kecil. Kamu bisa meletakkan mint di dapur rumah agar mudah diambil.

    4. Daun Salam

    daun salam Foto: iStock

    Selain menjadi tanaman herbal, menurut Tom’s Guide, daun salam bisa untuk mengusir kecoa. Tanaman ini bisa dirawat di dalam maupun di luar rumah asalkan mendapat sinar matahari dan disiram secukupnya. Namun perlu dicatat, tanaman ini beracun untuk hewan anjing dan kucing jadi harus hati-hati ya kalau menanam tanaman ini dan kamu memiliki hewan peliharaan di rumah.

    5. Kemangi (Basil)

    Kemangi Foto: Getty Images/iStockphoto/Supersmario

    Dilansir dari detikEdu, Aroma kuat dari kemang, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawatnya adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak matahari.

    6. Serai

    Ilustrasi Tanaman Serai Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah tanaman herbal lainnya yang cara menanamnya juga cukup mudah di rumah, yakni serai. Tanaman satu ini mudah sekali ditemukan di Indonesia dan biasa menjadi bahan dapur. Serai dapat menjadi bahan alami untuk mengusir nyamuk di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Usir Nyamuk Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Cuaca yang hangat menghadirkan bermacam-macam rutinitas yang menyenangkan, tapi terkadang terdapat beberapa hal yang mengganggu contohnya nyamuk. Kamu mungkin perlu memperhatikan kehadiran makhluk kecil yang satu ini karena gigitannya bisa menimbulkan rasa gatal bahkan membawa penyakit.

    Kamu mungkin bertanya-tanya bagaimana cara terbaik untuk menjauhkan mereka dari sekitar kamu. Terkadang obat pengusir nyamuk mengandung bahan kimia efektif, tetapi tidak terlalu praktis. Walau demikian, kamu bisa lho mengusir nyamuk dengan menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut ini tipsnya.

    Air Bawang Putih

    Melansir The Kitchen, pada (28/10/2024), bawang putih sering dikenal sebagai pengusir nyamuk. Caranya, buatlah semprotan sendiri dengan menambahkan beberapa siung bawang putih yang segar dan cincang. Lalu tambahkan satu sendok minyak mineral, kemudian diamkan seharian hingga meresap sempurna.


    Saring bawang putih, lalu tambahkan ke botol semprot yang telah diisi air, setelah itu semprotkan cairan tersebut pada semua sumber cahaya luar ruangan guna membuat penghalang yang tidak akan dilintasi nyamuk.

    Karton Telur

    Membakar karton atau nampan telur dari kardus adalah salah satu cara untuk mengusir nyamuk, pilih lokasi yang aman dari api, lalu bakar karton dan tiup sampai membara. Bau dari bekas bakaran itu dapat membantu kamu mengusir nyamuk.

    Dupa

    Bakarlah beberapa jenis dupa atau lilin untuk membantu kamu mengusir nyamuk, karena nyamuk tidak suka dengan bau tersebut. Serai juga dikenal karena khasiatnya dalam mengusir serangga, bakar keduanya di sekitar rumah atau pun pada dalam rumah untuk menciptakan penghalang alami bagi nyamuk.

    Ampas Kopi

    Ampas kopi diketahui mampu mengusir nyamuk karena baunya yang tak disukai hewan penggigit tersebut. Dengan menaburkannya di seluruh bagian taman dan teras, atau bisa juga membakarnya dalam cangkir dijamin nyamuk enggan untuk balik lagi.

    Minuman berkafein yang banyak khasiat ini sebenarnya bisa menjadi alat pengusir berbagai jenis serangga, menjadikannya pilihan yang tepat untuk aktivitas luar ruangan dengan skala berapa pun.

    Minyak Atsiri

    Jika kamu memiliki minyak esensial, itu tandanya kamu sudah memiliki metode yang ampuh untuk mengusir nyamuk, tambahkan beberapa tetes minyak yang berbau tajam seperti lavender atau peppermint.

    Masukkan ke dalam botol semprot yang telah diisi air, kemudian semprotkan secara menyeluruh di dapur dan area luar yang terdapat banyak nyamuk.

    Air, Ragi, dan Gula

    Pembuatan perangkap dengan botol plastik dua liter lalu mencampurkannya dengan secangkir air panas mampu menangkal nyamuk di dalam rumah, tambah satu gram ragi, dan ¼ cangkir gula ke dalam botol. Kemudian, potong botol menjadi dua bagian, dan pasang bagian atas botol dengan cara terbalik untuk membuat corong.

    Lalu rekatkan potongan-potongan itu dan letakkan di seluruh area yang terlihat aktivitas dari nyamuk, perangkap ini aman dan tidak beracun bagi manusia, namun membunuh nyamuk dengan cepat.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Catat Sebelum Menyesal! 6 Barang yang Tidak Boleh Disimpan di Garasi



    Jakarta

    Fungsi utama garasi adalah tempat menyimpan kendaraan pribadi. Tapi sering kali garasi juga dimanfaatkan untuk menyimpan Beberapa barang.

    Namun, tidak semua barang di rumah bisa disimpan di garasi. Pintu garasi yang sering dibuka dapat menimbulkan kelembapan dan peluang untuk masuk bagi hama.

    Melansir Better Homes & Gardens, Senin (11/11/2024), berikut beberapa barang yang sebaiknya tidak kamu simpan di garasi rumah.


    Cat dan Bahan Kimia

    Seringnya pintu garasi dibuka, garasi akan terkenan paparan panas dan dingin saat hujan. Hal ini akan membuat kaleng cat berkarat dan merusak sisa cat yang ada.

    Begitu juga dengan bahan kimia yang dapat mengeluarkan asap dari pestisida dan produk pembersih. Sehingga akan mencemari udara dan menimbulkan resiko kesehatan.

    Sebaiknya simpan benda-benda ini di gudang luar ruangan atau tempat yang jauh dari sumber panas.

    Barang Berbahan Kain

    Apapun yang terbuat dari kain akan menarik bagi serangga, ditambah lagi jamur dan lumut yang akan mulai tumbuh di tempat yang panas dan lembap.

    Hindari menyimpan pakaian, perlengkapan tidur, kasur, karpet, atau furniture berlapis kain lainnya untuk menghindari kerusakan.

    Barang Berbahan Kertas

    Seringkali di garasi ditemukan barang kertas, seperti dokumen, foto, atau buku-buku yang sudah menumpuk.

    Kertas menjadi tempat berkembang biaknya jamur dan lumut saat terkena panas dan kelembapan, serta bisa mengundang rayap yang bisa menyebar ke area manapun.

    Mainan

    Mainan dalam ruangan harus tetap berada di dalam ruangan, terutama boneka atau perlengkapan bayi.

    Apabila kamu ingin tetap menyimpannya di garasi, pastikan untuk dimasukkan ke dalam plastik untuk menghindari jamur dan serangga sehingga merusak mainan yang disimpan.

    Barang Elektronik

    Kelembapan dapat dengan mudah merusak perangkat elektronik dan hama kecil dapat masuk ke dalam komponen.

    Suhu yang panas juga dapat melelehkan barang elektronik, seperti piring hitam yang kamu koleksi. Singkirkan barang-barang yang sudah tidak terpakai agar tidak terjadi penumpukan di rumah.

    Tabung Gas

    Tabung gas dapat menimbulkan bahaya serius jika dibiarkan di garasi. Tabung gas berpotensi bocor yang dapat memicu kebakaran.

    Hindari menyimpan zat mudah terbakar di garasi, termasuk wadah gas yang terisi dan kain lap yang basah karena minyak sehingga dapat terbakar dalam suhu tinggi.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak kamu simpan di garasi, Semoga bermanfaat detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur yang Ampuh Hilangkan Bau Cat Dinding


    Jakarta

    Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding akan tercium cukup menyengat. Bau ini bisa bertahan berhari-hari apabila ruangan tersebut tertutup tanpa ventilasi.

    Padahal cat dinding yang baru diaplikasikan itu tengah aktif mengeluarkan bahan kimia yang berbahaya bagi tubuh. Mengutip dari How Stuff Works, di dalam cat dinding terdapat senyawa yang disebut VOC (Volatile organic compounds). Senyawa organik ini mudah menguap setelah cat dinding diaplikasikan. Meskipun berbahaya, senyawa ini membuat cat jadi lebih tahan lama dan membantu cat dapat kering.

    Maka dari itu, setelah mengecat sebaiknya membuka semua ventilasi seperti pintu dan jendela agar baunya berkurang dan senyawa tersebut bisa terbuang. Jika kamu butuh cepat-cepat menempati ruangan tersebut, ada lho cara cepat menghilangkan bau tersebut. Melansir dari The Spruce, berikut bahan-bahan dapur yang bisa hilangkan bau cat dinding.


    1. Baking Soda

    Baking soda dapat menguapkan bau dari cat dinding yang baru diaplikasikan. Baking soda juga bisa menghilangkan bau dari kulkas dan cucian baju.

    Cara menggunakannya cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, kemudian letakkan di beberapa sudut rumah. Apabila di ruangan tersebut sudah terisi perabotan dan bau belum hilang, kamu bisa menebar baking soda di sofa atau furniture yang berbahan kain. Lalu, diamkan semalaman. Baru setelah itu dibersihkan dengan vacuum cleaner sampai bersih.

    2. Bawang Bombai

    Bawang-bawangan memiliki bau yang khas. Bahkan pada saat kita memotong bawah, mata kamu bisa berair seperti hendak menangis. Ternyata bawang bombai juga ampuh menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Caranya juga cukup mudah. Cukup membelah bawang bombai menjadi 2 potong besar. Letakkan di beberapa sudut rumah. Setelah didiamkan semalaman, hancurkan bawang bombai hingga tidak dapat dipakai lagi dan jangan menggunakan bawang tersebut sebagai bahan memasak. Sebab, di dalamnya sudah menyerap senyawa VOC.

    3. Air Berisi Lemon

    Lemon terkenal sebagai buah-buahan yang baik untuk kesehatan. Ternyata air yang di dalamnya diisi Lemon segar dapat menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan.

    Alasan lemon tersebut memakai air karena air efektif untuk menyerap bau, sedangkan lemon dapat menguarkan bau yang segar sehingga menyamarkan bau cat yang mencolok.

    Kamu bisa meletakkan air berisi lemon tersebut di beberapa sudut rumah. Kemudian tinggalkan semalaman.

    4. Biji Kopi Kering

    Kamu pasti pernah ke café atau tempat makan yang menyediakan menu kopi yang diolah sendiri. Bau biji kopi kering itu bisa tercium bahkan beberapa meter dari tempat biji kopi disimpan.

    Ternyata biji kopi ini bisa menghilangkan bau cat dinding yang baru diaplikasikan. Namun, perlu diperhatikan sama seperti bawang bombai, setelah disebar di ruangan biji kopi tersebut jangan dipakai untuk dikonsumsi.

    5. Cuka

    Kamu juga bisa mencoba dengan menuangkan cuka ke dalam air. Pakai cuka yang khusus untuk bahan untuk membersihkan rumah. Setelah dicampurkan gunakan wadah terbuka seperti mangkuk dan letakkan di beberapa sudut rumah untuk menghilangkan bau cat yang baru dipakai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman yang Dibenci Lalat, Cocok Ditanam di Rumah



    Jakarta

    Lalat merupakan serangga yang sangat mengganggu kenyamanan di rumah. Serangga ini seringkali dianggap kotor, karena lalat biasanya ditemukan di tempat yang kotor, seperti pembuangan sampah dan saluran pembuangan.

    Mengusir lalat dari rumah memiliki banyak cara untuk dilakukan. Daripada menggunakan bahan kimia yang berbahaya bagi penghuni rumah, kamu bisa menempatkan tanaman hias yang sangat dibenci oleh lalat.

    Melansir Homes & Gardens, berikut beberapa pilihan tanaman hias yang tidak disukai oleh lalat sehingga dapat membantu kamu mengusir lalat dari rumah.


    Bunga Nasturtium

    Nasturtium - South American trailing plant with round leaves and bright orange, yellow, or red ornamental edible flowersBunga Nasturtium. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nadya So

    Bunga nasturtium dikenal dengan bunga yang pedas dan panas serta membantu mencegah lalat datang ke rumah. Hal ini dikarenakan konsentrasi miristisin dan limonene yang terdapat secara alami di daun serta bunganya.

    Bunga ini dapat tumbuh hingga 2,5 meter, manfaatkan tanaman ini agar menjuntai dan melilit untuk tampilan yang memukau di rumah kamu.

    Bunga Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender bukan hanya untuk mengusir nyamuk, namun bunga ini juga sangat tidak disukai oleh lalat. Hal itu karena konsentrasi tinggi linalool dalam minyak alami tanaman ini. Zat ini sangat kuat untuk dilawan lalat, kutu, dan nyamuk sehingga mengganggu organ penciuman mereka yang sensitif.

    Bunga akan tumbuh paling baik saat baru mekar dan berwarna-warni. Disarankan untuk memangkas lavender segera setelah berbunga untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary dengan aroma kayunya yang segar sangat ampuh untuk mengusir lalat dari rumah. Kamu dapat menanam rosemary di bawah sinar matahari langsung dan tanah yang mudah menyerap air.

    Pangkas untuk mendorong pertumbuhan baru yang segar, karena pada bagian inilah tunas mengandung konsentrasi minyak paling kuat sehingga menghasilkan rasa dan aroma yang paling kuat.

    Daun Mint

    A stock photo of a healthy green mint plant growing in a small planter.Daun mint. Foto: iStock

    Mint disukai oleh banyak orang, namun sangat dibenci oleh lalat dan tawon. Peppermint dan spearmint merupakan dua jenis mint yang beraroma paling kuat sehingga sangat cocok untuk ditanam untuk mengusir lalat.

    Tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 1 meter sebelum mati kembali ke permukaan tanah. Untuk hasil terbaik, potong batang hingga 5 cm setelah berbunga dan jaga agar tanaman yang ditanam dalam pot tetap disiram dengan baik.

    Bunga Marigold

    Vibrant Orange and Yellow Blooming Marigold Flowers FieldMarigold Foto: Getty Images/iStockphoto/lovelypeace

    Bunga marigold memiliki aroma rempah yang kuat dan bunga berwarna merah, kuning, dan orange yang rapat sehingga dapat mengusir lalat. Akar kokoh pada bunga ini yang menjadi pengusir lalat, karena mengeluarkan bau yang kuat sehingga menembus ke dalam tanah.

    Itulah 5 tanaman yang dibenci oleh lalat. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Remeh, Meletakkan 7 Benda Ini di Atas Kulkas Bisa Berbahaya


    Jakarta

    Kamu pasti pernah melihat bagian atas kulkas sering digunakan untuk meletakkan beberapa barang. Mulai dari hiasan dekorasi rumah hingga benda-benda dapur lainnya.

    Ternyata bagian atas kulkas ini seharusnya bersih dari benda-benda tak perlu. Bahkan kain penutup juga sebaiknya dihindari. Hal ini dikarenakan bagian atas kulkas berfungsi sebagai ventilasi atau tempat untuk melepaskan panas dari kulkas.

    Ventilasi ini berbeda dengan bentuk ventilasi di atas lubang di pintu dan jendela atau kipas angin di kamar mandi. Bagian ini dapat mengeluarkan panas agar bagian dalam kulkas terasa dingin. Dengan cara ini, kulkas dapat melakukan sirkulasi yang baik dan dapat mencegah kerusakan.


    Apabila meletakkan benda di atasnya, apalagi yang berukuran besar atau sama-sama yang menghasilkan panas, seiring waktu kondisi sistem pendingin di dalam kulkas akan terganggu dan performa mesinnya menurun.

    Dilansir The Croma, berikut beberapa benda yang sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas.

    1. Peralatan Rumah Tangga

    Banyak ditemukan, di bagian atas kulkas kerap diletakkan gelas, nampan, atau keranjang kecil. Ada pula yang meletakkan peralatan elektronik lainnya seperti oven atau blender di atas kulkas. Padahal kedua alat tersebut menghasilkan panah. Barang-barang ini sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas dan disimpan di rak penyimpanan. Benda-benda ini berisiko diletakkan di tempat yang tinggi terutama saat ada getaran. Lalu, panas yang dihasilkan oven dan blender juga berbahaya jika didekatkan.

    2. Barang Pembersih

    Cairan pembersih terutama yang mengandung bahan kimia sebaiknya diletakkan di tempat yang sejuk dan tidak ada reaksi panas. Selain itu, kulkas biasanya untuk meletakkan makanan segar. Apabila cairan pembersih tumpah dikhawatirkan bisa masuk ke dalam kulkas.

    3. Obat-obatan

    Sama seperti cairan pembersih, obat-obatan juga sebaiknya tidak diletakkan di atas kulkas. Benda ini seharusnya berada di suhu ruangan dan tidak bisa terpapar sinar matahari atau panas.

    4. Barang Dekorasi Rumah

    Seperti yang disebut sebelumnya kain penutup kulkas sebaiknya tidak perlu dipasang. Bahan kain hanya membuat panas dari kulkas tertahan. Selain itu, hindari meletakkan tanaman, bingkai foto, atau mainan miniatur di atasnya. Kulkas tidak perlu dihias oleh apa pun.

    5. Barang Pecah Belah

    Sama seperti peralatan dapur, barang pecah belah seperti gelas dan piring di atas kulkas tidak boleh ada di atas kulkas. Seperti yang kamu tau, kulkas beberapa kali dapat bergetar saat tegangan listrik tidak stabil. Kemudian, panas yang dihasilkan juga tidak aman untuk barang pecah belah yang mudah pecah.

    6. Makanan

    Menyimpan atau meletakkan makanan sebaiknya di dalam kulkas atau di meja. Piring yang terbuat dari kaca atau plastik berbahaya jika bersinggungan terlalu lama dengan bagian atas kulkas terutama yang kondisinya panas. Begitu pula dengan makanan kemasan. Lebih baik diletakkan di tempat yang suhunya sama seperti di lemari atau stoples.

    7. Stoples Plastik

    Pasti kamu pernah melihat stoples makanan kering diletakkan di atas kulkas agar mudah diambil. Padahal plastik sangat rentan terkena panas. Hal ini bisa merusak permukaan stoples dengan munculnya noda hitam di bawah stoples yang bersinggungan langsung dengan panas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com