Tag: bahan kimia

  • 4 Bahan yang Bisa Hilangkan Noda pada Dinding Dapur


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang sulit untuk dibersihkan. Tidak seperti ruangan lain, dapur penuh dengan noda dan kotoran karena aktivitas memasak.

    Jika tidak dibersihkan, noda-noda pada dinding dapur tak hanya mengganggu pemandangan tetapi juga dapat mengundang serangga atau hewan lainnya.

    Biasanya, noda pada dinding dapur cukup sulit untuk dibersihkan seperti minyak dan lemak. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena terdapat bahan-bahan yang dapat membersihkan noda pada dinding dapur.


    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini empat bahan yang bisa menghilangkan noda pada dinding dapur.

    1. Lemon

    Orang dengan 5 Kondisi Ini Tak Disarankan Konsumsi LemonLemon Foto: Getty Images/Bryony van der Merwe

    Mengutip dari situs Taste of Home, berdasarkan keterangan dari ahli kebersihan di Merry Maids menyarankan lemon untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Caranya, air perasan lemon dituang ke dalam botol lalu disemprotkan pada noda. Diamkan beberapa menit, kemudian basuh dengan kain basah.

    Sifat asam dari lemon dapat membuat noda minyak dan lemak menghilang. Menggunakan lemon juga dapat membuat aroma dapur lebih segar.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KueIlustrasi Soda Kue. Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Menghilangkan lemak dan minyak juga bisa ampuh dengan campuran soda kue dan air hangat. Oleskan campuran tersebut menggunakan spons kemudian gosok nodanya. Soda kue bersifat abrasif yang lembut dan ampuh menghilangkan minyak

    3. Cuka Putih

    cuka putihcuka putih Foto: iStock

    Melansir dari Housing, cuka putih merupakan salah satu bahan yang juga ampuh membersihkan berbagai jenis noda. Campur cuka putih dengan air dengan perbandingan yang sama. Lalu, semprot atau oleskan langsung ke noda minyak di dinding. Diamkan beberapa menit lalu seka dengan kain basah.

    4. Amonia

    Amonia merupakan bahan kimia yang efektif untuk menghilangkan noda. Namun, penggunaannya harus diencerkan atau dilarutkan dalam air supaya lebih aman. Kemudian, oles pada noda di dinding dan diamkan selama beberapa menit sebelum dibasuh dengan kain basah.

    Itulah beberapa bahan yang bisa dipakai untuk membersihkan noda pada dinding dapur. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati! 7 Bahan Ini Tak Boleh Dibuang ke Wastafel



    Jakarta

    Wastafel atau pembuangan air di saluran cuci piring memang berguna untuk membuang sisa makanan sehabis memasak. Namun, tidak semua makanan atau bahan bisa dibuang ke wastafel, misalnya minyak atau air panas. Hal ini supaya menjaga ketahanan pipa saluran wastafel serta bersih dari kotoran.

    Melansir dari Real Simple, Jumat (14/3/2025), berikut merupakan bahan-bahan yang tidak boleh dibuang ke saluran pembuangan atau wastafel:

    Cat

    Menuang cat ke saluran wastafel dapat mencemari sumber air sekaligus merusak pipa. Sebaiknya, cat dibuang ke pusat pembuangan limbah.


    “Cat mengandung bahan kimia berbahaya yang dapat merusak pipa dan harus dibuang sesuai dengan peraturan setempat,” kata CEO Crossroads Foundation Repair, Kyle Leman, dikutip dari Real Simple, Jumat (14/3/2025).

    Sayuran Berserat

    Tidak semua sampah makanan bisa dibuang ke saluran wastafel, termasuk sayuran berserat seperti bawang, seledri, kulit jagung, dan kulit buah. Lebih baik sampah sayuran tersebut dijadikan kompos.

    “Bahan-bahan berserat ini dapat tersangkut di pembuangan dan menyebabkan macet sehingga menghalangi aliran air,” ujar pemilik Cherniak Home Services, Shlomo Cherniak, dikutip dari Real Simple, Jumat (14/3/2025).

    Cairan Pembersih Rumah Tangga

    Pembersih rumah tangga dapat merusak pipa dan membahayakan lingkungan. Sebaiknya buang ke tempat pembuangan limbah khusus.

    “Banyak pembersih rumah tangga mengandung bahan kimia korosif yang dapat merusak pipa dan membahayakan sistem septik,” kata Leman.

    Sticker

    Pernahkah kamu melihat sticker harga yang menempel pada makanan? Sticker tersebut tidak bisa dibuang ke wastafel. Sebaiknya lepas stiker dari makanan dan buang ke tempat sampah.

    “Stiker produksi dapat menempel pada pipa dan menyebabkan penyumbatan atau tersangkut di filter pengolahan air,” kata Leman.

    Tulang

    Biasanya tulang juga dibuang dengan mudah ke wastafel apalagi jika ukurannya kecil karena dianggap tidak berbahaya. Namun, kenyataannya ukuran tulang sekecil atau sebesar apapun tetap dapat merusak saluran wastafel sehingga tidak berfungsi atau rusak total.

    Kulit Kentang

    Kulit kentang mengandung banyak pati berbentuk pasta kental yang lengket sehingga dapat menyumbat saluran wastafel.

    Biji Buah

    Walau merupakan bahan alami, nyatanya biji buah memiliki tekstur yang keras sehingga tidak aman untuk dibuang ke saluran pembuangan. Sebaiknya biji buah dijadikan kompos.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Detergen Minggir Dulu! Buah Ajaib Ini Bisa Cuci Baju & Bersihkan Rumah



    Jakarta

    Buah lerak adalah tumbuhan yang dikenal karena bijinya berguna sebagai detergen alami. Detergen yang biasa digunakan sebagai pembersih pada umumnya mengandung bahan kimia yang dapat mengiritasi kulit. Jika kulit ingin aman dari iritasi, maka gunakan buah lerak sebagai pembersih alami.

    Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, untuk memanfaatkan buah lerak harus diambil terlebih dulu ekstraknya. Berikut cara mengambil ekstrak buah lerak.

    • Rebus 50 gram biji lerak yang sudah dipecahkan kulitnya dengan 1500 ml air dan masak dengan api kecil.
    • Tunggu 30 menit sampai berbusa lalu matikan kompor.
    • Tiriskan dan saring.
    • Simpan ke dalam botol dan bisa awet hingga 1 – 2 bulan di dalam kulkas.

    Air rebusan lerak dapat dimanfaatkan sebagai pembersih peralatan dapur, lantai, hingga memandikan binatang peliharaan. Selain itu, untuk membersihkan pakaian ikuti langkah berikut.


    • Pecahkan kulitnya lalu masukkan ke dalam kantong kain berukuran kecil.
    • Setelah itu, masukkan ke dalam rendaman cucian.
    • Gunakan air hangat saat merendam karena semakin hangat airnya semakin banyak saponin yang keluar.
    • Kocok air rendaman hingga muncul busa.
    • Masukkan pakaian dan kucek dengan tangan.

    Itu dia cara memanfaatkan lerak sebagai deterjen alami. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Manfaat Baking Soda untuk Dapur Rumah



    Jakarta

    Baking soda adalah bahan tambahan pembuatan kue atau makanan yang mengandung bahan kimia bersifat abrasif. Sehingga, tak hanya sebagai bahan makanan, sifat abrasif ini membuat baking soda cocok digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kamu bisa gunakan baking soda untuk membersihkan rumah, misalnya dapur. Dapur memang menjadi salah satu ruangan yang sering terkena noda seperti minyak dan lemak yang diakibatkan aktivitas memasak. Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, baking soda dapat digunakan untuk hal-hal berikut ini.

    Membersihkan Noda dan Kerak pada Alat Makan

    Gunakan baking soda untuk membersihkan noda pada alat makan. Caranya rendam cangkir-cangkir yang penuh noda teh atau kopi ke dalam air baking soda, lalu bilas. Baking soda dapat menghilangkan noda atau kerak pada alat makan.


    Membersihkan Oven

    Caranya dengan menaburkan baking soda yang banyak di lantai oven lalu semprot dengan campuran air dan cuka. Setelah beberapa jam bilas.

    Menetralkan Bau

    Campuran baking soda dengan sedikit air sehingga menjadi pasta yang dapat digunakan untuk membersihkan dan menetralkan bau seperti di talenan. Cara lain adalah isi satu box kecil dengan baking soda lalu letakkan ke dalam kulkas atau freezer dan ganti setiap 3 bulan sekali.

    Memadamkan Api

    Sediakan satu box kecil baking soda dekat kompor untuk memadamkan kebakaran kecil. Ketika terjadi kebakaran kecil, segera lemparkan baking soda ke sumber api. Walau tidak ada kebakaran, menyimpan baking soda dekat kompor tidak ada salahnya karena dapat menetralisir bau tidak sedap.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Trik Harumkan Ruangan Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Bau di ruangan tanpa sadar mengganggu penghuni rumah. Biasanya, bau ruangan disebabkan oleh debu, kotoran, sampah, sisa makanan, pakaian kotor, dan sebagainya meskipun ruangan sudah dibersihkan.

    Biasanya bau akan hilang dengan cepat jika menggunakan pengharum ruangan. Ada yang bentuknya semprotan, lilin aroma terapi, hingga bentuk padat seperti kamper.

    Namun, biasanya pengharum ruangan mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi penghuni rumah khususnya anak kecil atau bayi. Untuk itu, solusi yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami yang aman sebagai pengharum ruangan.


    Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, berikut ini beberapa bahan alami yang berfungsi sebagai pengharum ruangan.

    1. Baking Soda

    Baking soda bisa digunakan sebagai pengharum ruangan dengan meletakkannya pada wadah terbuka dan simpan di ruangan yang rentan bau.

    2. Essential Oil

    Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak yang terbuat dari bagian tumbuhan, seperti daun, bunga, atau kayunya. Penggunaannya bisa dicampur dengan baking soda kemudian disemprot ke seluruh ruangan. Jika hanya ada essential oil, maka rebus 10-15 tetes dengan air di panci. Ketika sudah panas, maka akan menghasilkan wangi yang memenuhi seluruh ruangan.

    3. Rempah-rempah

    Bahan-bahan seperti kayu manis, kulit jeruk, daun pandan, buah apel, hingga batang serai dapat digunakan sebagai pengharum ruangan. Caranya adalah dengan merebus dan harumnya akan keluar.

    4. Bunga

    Bunga yang baru dipetik dapat menghasilkan wangi yang segar, misalnya melati. Simpan segenggam melati dalam mangkuk dan letakkan di pojok ruangan. Bunga lain yang bisa dijadikan pengharum ruangan sekaligus hiasan adalah bunga sedap malam. Masukkan beberapa batang bunga sedap malam ke dalam vas yang sudah berisi air. Wangi bunga bisa bertahan seharian. Selain melati, bunga lain adalah mawar dan kenanga.

    Itulah 4 trik untuk mengharumkan ruangan pakai bahan alami. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Trik Jitu Atasi Bau di Rumah dengan Pengharum Alami, No Bahan Kimia!



    Jakarta

    Bau di ruangan tanpa sadar mengganggu penghuni rumah. Biasanya, bau ruangan disebabkan oleh debu, kotoran, sampah, sisa makanan, pakaian kotor, dan sebagainya. Padahal, kita sudah yakin sudah membersihkan keseluruhan ruangan dengan benar. Namun, masih saja ada bau tak sedap yang tiba-tiba muncul.

    Biasanya bau akan hilang dengan cepat jika menggunakan pengharum ruangan. Ada yang bentuknya semprotan, lilin aroma terapi, hingga bentuk padat seperti kamper. Namun, biasanya pengharum ruangan mengandung bahan kimia yang bisa berbahaya bagi penghuni rumah khususnya anak kecil atau bayi. Untuk itu, solusi yang bisa dilakukan adalah memanfaatkan bahan alami yang aman sebagai pengharum ruangan.

    Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, berikut ini beberapa bahan alami yang berfungsi sebagai pengharum ruangan.


    Baking Soda

    Baking soda bisa digunakan sebagai pengharum ruangan dengan meletakkannya pada wadah terbuka dan simpan di ruangan yang rentan bau.

    Essential Oil

    Essential oil atau minyak esensial merupakan minyak yang terbuat dari bagian tumbuhan, seperti daun, bunga, atau kayunya. Penggunaannya bisa dicampur dengan baking soda kemudian disemprot ke seluruh ruangan. Jika hanya ada essential oil, maka rebus 10-15 tetes dengan air di panci. Ketika sudah panas, maka akan menghasilkan wangi yang memenuhi seluruh ruangan.

    Bahan Rempah

    Bahan-bahan seperti kayu manis, kulit jeruk, daun pandan, buah apel, hingga batang serai dapat digunakan sebagai pengharum ruangan. Caranya adalah dengan merebus dan harumnya akan keluar.

    Bunga

    Bunga yang baru dipetik dapat menghasilkan wangi yang segar, misalnya melati. Simpan segenggam melati dalam mangkuk dan letakkan di pojok ruangan. Bunga lain yang bisa dijadikan pengharum ruangan sekaligus hiasan adalah bunga sedap malam. Masukkan beberapa batang bunga sedap malam ke dalam vas yang sudah berisi air. angi bunga bisa bertahan seharian. Selain melati, bunga lain adalah mawar dan kenanga.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Langsung Pakai! Ini Alasan Pentingnya Mencuci Sprei Baru



    Jakarta

    Ini Alasan Sprei Harus Dicuci Sebelum Dipakai

    Mengganti sprei baru di kasur tidak bisa sembarangan. Meski sprei baru terlihat bersih, tapi sebelum dipakai harus dicuci terlebih dahulu ya.

    Menurut pakar binatu Patric Richardson, seperti dikutip dari Southern Living, apapun perlengkapan tidur harus dicuci sebelum digunakan, termasuk seprai. Hal ini dikarenakan masih ada sejumlah bahan kimia yang mungkin masih tertinggal di kain.


    “Kain sering dilapisi sesuatu agar tetap rapi dan bersih saat disimpan. Hal ini yang dapat mengiritasi kulit,” kata Richardson.

    Selain itu, seprai yang dikemas pada kantong plastik dan disimpan di rak mungkin sudah kotor. Kotoran dan debu terperangkap di antara lipatan-lipatan tersebut.

    Bagaimana Jika Sprei Baru Tidak Dicuci

    Jika kamu tidak mencuci seprai baru sebetulnya kamu akan baik-baik saja. Namun, bahan kimia yang tadi melapisi seprai dapat berpotensi menyebabkan reaksi alergi pada kulit apalagi jika kamu memiliki kulit sensitif. Misalnya, bahan kimia formaldehida dapat menyebabkan dermatitis dan asma dalam jangka pendek. Selain itu, seprai akan lebih nyaman dan lembut jika sering dicuci. Maka, mencuci seprai sebelum digunakan juga membuat kamu lebih nyaman.

    Cara Mencuci Sprei Baru

    Pisahkan seprai dengan pakaian lain agar memastikan seprai tidak kusut karena tersangkut kain lain.

    Periksa label untuk mengetahui petunjuk pencucian. Misal, seprai berbahan kain katun dapat dicuci menggunakan suhu panas sementara kain halus seperti linen dan sutra perlu suhu yang lebih dingin.

    Cuci dengan sabun atau deterjen. Bisa juga tambahkan soda kue atau cuka untuk campuran.

    Keringkan di dalam mesin pengering kemudian di bawah sinar matahari.

    Seberapa Sering Mencuci Sprei?

    Setelah pencucian awal, biasakan cuci seprai setiap minggu untuk menghilangkan alergen dan bakteri. Kulit kita mengeluarkan minyak dan mengelupas di malam hari. Selain itu, keringat, debu, dan losion wajah semua terkumpul di seprai saat kita tidur. Sehingga, menjadi tempat perkembangbiakan bakteri.

    Jangan hanya seprai, perhatikan peralatan tidur lain seperti sarung bantal dan selimut untuk dicuci sebelum digunakan.

    Itulah ulasan mengenai pentingnya mencuci seprai baru sebelum digunakan. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Anti Ribet! Cara Bersihkan Noda Minyak di Lemari Dapur Pakai 3 Bahan Ini


    Jakarta

    Noda minyak kerap ditemukan di area dapur, salah satunya pada lemari dapur. Hal ini bisa terjadi karena saat memasak minyak yang digunakan terciprat ke mana-mana.

    Noda minyak yang tidak langsung dibersihkan tak hanya membuat rumah tampak kotor tetapi juga bisa menumpuk debu sehingga tidak nyaman digunakan. Namun jangan khawatir karena noda tersebut bisa dibersihkan dengan mudah.

    Penghuni bisa membersihkan noda minyak dengan bahan-bahan yang ada di rumah. Apa saja itu? Dilansir dari Real Simple berikut ini informasinya.


    Pakai Air Hangat

    Salah satu cara yang mudah untuk menghilangkan noda minyak adalah dengan air hangat. Basahkan kain mikrofiber dengan air hangat dan segera bersihkan noda.

    Cuka Putih

    Membersihkan noda minyak bisa menggunakan cuka putih. Caranya, campurkan cuka dan air dengan komposisi yang sama lalu lap bagian lemari dapur yang kotor dengan cairan tersebut.

    Baking Soda

    Jika membersihkan pakai cuka putih masih belum bisa, penghuni bisa menggunakan baking soda. Membersihkan dengan baking soda tak hanya menghilangkan noda minyak tetapi juga noda saus tomat.

    “Campurkan soda kue dengan sedikit air untuk membuat pasta. Oleskan pada noda berminyak, diamkan selama beberapa menit, lalu gosok perlahan dan bersihkan dengan air hangat,” kata CEO AspenClean Alicia Sokolowski.

    Sebagai catatan, sebaiknya saat membersihkan lemari dapur tidak menggunakan bahan kimia keras, seperti pemutih. Hal itu karena bisa menimbulkan garis pada lemari dapur.

    Selain itu, jangan menggunakan alat pembersih yang kasar karena bisa menimbulkan goresan pada lemari dapur.

    Itulah cara membersihkan noda minyak pada lemari dapur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Mudah Agar Ruangan Harum Sepanjang Hari


    Jakarta

    Ruangan yang wangi bisa membuat penghuni maupun tamu yang datang ke rumah semakin betah. Tak hanya itu, ruangan yang harus juga bisa menaikkan mood penghuni yang ada di dalamnya.

    Untuk membuat ruangan wangi semerbak ada beberapa cara yang bisa dilakukan. Contohnya menggunakan lilin aroma terapi.

    Lilin aroma terapi bisa membuat ruangan harum sekaligus menjadi dekorasi. Meski demikian, lilin tersebut tidak bisa diletakkan di sembarang tempat. Jika ingin wanginya menyeruak, bisa diletakkan di tempat yang memiliki sirkulasi udara yang baik seperti di dapur atau ruang keluarga.


    Tak hanya itu, masih ada cara-cara lain yang bisa dilakukan. Dilansir dari Livingetc, berikut ini tipsnya.

    Pakai Diffuser

    Menggunakan diffuser menjadi salah satu cara untuk membuat ruangan wangi tanpa harus menyalakan api untuk lilin aroma terapi. Diffuser bisa diletakkan di ruang keluarga agar wanginya bisa menyebar. Jika ingin wangi yang lebih tahan lama, bisa menggunakan diffuser ditambah dengan lilin aroma terapi di rumah.

    Dupa

    Jika ingin ruangan memiliki wangi yang dalam dan beragam, bisa menggunakan dupa. Dupa bisa diletakkan di dekat jendela yang terbuka agar wanginya bisa menguar ke dalam rumah.

    “Dupa adalah pilihan yang tepat untuk menambahkan aroma yang kaya dan mendalam ke ruang tamu, terutama jika kamu ingin suasana yang lebih membumi atau menenangkan,” kata ahli wewangian dan pembuat lilin Chloe Mervine, dikutip dari Livingetc.

    “Namun, dupa bisa sangat kuat, jadi saya sarankan untuk memulai dengan aroma yang lebih ringan, seperti kayu cendana (sandalwood) atau melati,” tambahnya.

    Pakai Minyak Esensial dan Rempah-rempah Kering

    Jika ingin wangi yang alami, bisa menggunakan rempah-rempah atau bunga kering maupun minyak esensial sebagai wewangian. Penghuni rumah bisa menaruhnya di mangkuk dekoratif, digantung di dinding, atau menatanya di vas sekitar ruangan.

    Pakai Semprotan Ruangan

    Cara yang paling mudah adalah dengan menggunakan semprotan ruangan agar ruangan wangi. Chloe menyarankan untuk menggunakan penyemprot yang tidak beracun, bebas alkohol, dan tidak mengandung bahan kimia berbahaya.

    Dengan beberapa semprotan saja, ruangan di dalam rumah sudah bisa wangi. Hal ini bisa meningkatkan mood para penghuninya.

    “Penyemprot ruangan sangat bagus untuk menyegarkan area-area di rumah, mungkin (bisa digunakan) setelah memasak atau saat sedang membereskan rumah,” kata Chloe.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan di dalam rumah wangi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Barang Ini di Dekat Kompor, Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang menyimpan banyak benda. Terkadang, kita suka tidak menyadari meletakkan dan menyimpan benda di dapur secara acak, termasuk dekat kompor. Sebagai alat rumah tangga yang menyalurkan panas, kompor bisa menjadi barang yang berbahaya. Untuk itu, area sekitar kompor perlu diperhatikan agar tetap aman.

    Melansir dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025), menyimpan atau meletakkan benda tertentu bisa menimbulkan masalah. Pertama, dapat merusak benda itu sendiri sehingga mengurangi keawetannya. Kedua, bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran. Oleh karena itu, berikut daftar benda-benda yang tidak boleh diletakkan dekat kompor

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu benda yang paling sering dekat kompor karena memudahkan ketika akan menggunakannya. Namun, minyak goreng ternyata sensitif terhadap suhu tinggi seperti kompor sehingga dapat menurunkan kualitasnya.


    Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga tidak bisa disimpan atau diletakkan dekat kompor. Hal ini akan membuat rempah-rempah kehilangan rasa lebih cepat. Sebab, panas dari kompor dapat mengeringkan minyak esensial dalam rempah-rempah. Selain itu, ketika merebus air atau memasak sup di kompor, maka uapnya dapat meningkatkan kelembapan rempah-rempah sehingga jika bentuknya bubuk dapat cepat menggumpal.

    Tisu

    Tisu merupakan benda yang dapat disimpan di mana saja, tetapi hindari dekat dapur. Sebab, tisu sangat mudah terbakar maka jauhkan tisu dari kompor.

    Benda Elektronik

    Benda elektronik lain seperti HP, laptop, pemanggang roti, dan lainnya dapat meleleh akibat panas tinggi dari kompor. Sebaiknya, pindahkan benda elektronik tersebut dari kompor.

    Makanan Cepat Busuk

    Makanan cepat busuk seperti kentang, bawang, dan sayuran sebaiknya jangan letakkan dekat kompor. Sebab, makanan tersebut sebaiknya disimpan pada suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Jika diletakkan dekat dengan kompor, makanan bisa melunak atau membusuk lebih cepat.

    Produk Pembersih

    Produk pembersih rumah tangga seperti sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, atau apapun bisa berpotensi mudah terbakar sebab memiliki bahan kimia yang berbahaya.

    Cuka

    Sama seperti minyak, cuka yang terpengaruh oleh suhu tinggi kompor dapat berubah rasanya. Maka sebaiknya hindari menyimpan cuka dekat kompor.

    Kertas atau Buku Resep

    Jika kamu punya buku resep atau mendekatkan kertas ke kompor maka sebaiknya jauhkan. Potensi kebakaran dapat timbul karena kertas mudah terbakar. Untuk buku resep, maka lapisi dengan sampul plastik untuk membantu meminimalkan noda.

    Sarung Tangan Oven

    Sarung tangan oven yang terbuat dari kain bisa berpotensi bahaya kebakaran jika dekat kompor. Oleh karena itu, hindari sarung tangan oven dekat dengan kompor.

    Benda Plastik

    Jika ada peralatan dapur yang terbuat dari plastik maka jauhkan dari kompor. Sebab, barang-barang ini berisiko melengkung, mengering, meleleh, bahkan terbakar jika terlalu dekat dengan api.

    Itu dia deretan benda yang tidak boleh dekat dengan kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com