Tag: bahan kimia

  • Tips Menyimpan Bumbu Dapur agar Tidak Mengundang Semut


    Jakarta

    Salah satu tempat yang sering didatangi semut adalah dapur. Di tempat ini banyak sekali sumber makanan dan tempat berlindung yang cocok untuk kawanan semut.

    Di sisi lain, hal ini menjadi masalah bagi penghuni rumah karena bahan dapur hingga makanan yang disimpan di sana tidak lagi higienis.

    Tenang, ada cara untuk mencegah semut mendekat ke dapur dan tidak menyentuh bumbu dapur. Dilansir The Spruce berikut caranya.


    1. Simpan Makanan dengan Benar

    Cara agar bumbu dapur aman dari semut adalah cara penyimpanannya harus benar. Meskipun tersimpan aman di dalam lemari, tempatkan makanan ke dalam wadah tertutup agar semut tak bisa menjangkaunya.

    2. Singkirkan Sumber Kelembapan

    Selain menjauhi sumber makanan semut, lingkungannya juga harus tetap bersih dan tidak boleh lembap terlalu lama. Area yang lembap merupakan tempat yang disukai oleh semut. Jaga area dapur agar tetap kering. Setelah selesai memasak, segera bersihkan area dapur dari tumpahan air, baik di meja, maupun lantai.

    3. Gunakan Pengusir Semut Alami

    Dapur merupakan tempat yang harus selalu bersih dan higienis. Sebaiknya tidak banyak bahan kimia karena khawatir dapat masuk ke makanan. Oleh karena itu, untuk mengusir semut atau hewan lain, sebaiknya memakai bahan-bahan yang alami. Ada lho bahan alami yang dibenci semut dan membuat mereka enggan mendekat di antaranya minyak peppermint, jeruk, kayu manis, bubuk kopi, cabai rawit, dan cuka.

    4. Tutup Akses Masuk Semut

    Terakhir yang tak kalah penting adalah menutup akses masuk semut ke dalam rumah. Tubuhnya yang kecil bisa masuk melalui celah-celah kecil seperti retakan pada dinding dan lantai. Jadi perlu dicari dengan cermat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ahli Ingatkan Jangan Taruh 3 Barang Ini di Atas Mesin Cuci, Bahaya!


    Jakarta

    Menaruh barang di atas mesin cuci terkadang dilakukan dengan alasan lebih efisien. Namun, tidak semua barang bisa ditaruh di atas mesin cuci.

    Bahkan, Presiden di Mr. Appliance Glenn Lewis mengingatkan untuk tidak menaruh apa pun di atas mesin cuci maupun mesin pengering. Salah satu alasannya karena ribet harus memindahkan barang-barang ketika mesin cuci mau digunakan.

    “Jangan menaruh apa pun di atas mesin cuci dan pengering. Mesin cuci dan pengering tidak dirancang untuk menyimpan barang, dan Anda dapat merusak produk yang disimpan dan peralatannya sendiri,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Senin (11/8/2025).


    Ada juga beberapa barang yang benar-benar tidak boleh ditaruh di atas mesin cuci. Apa saja itu? Berikut ini informasinya.

    Barang-barang yang Berat

    Ahli laundry dan pembersihan sekaligus CEO AspenClean, Alicia Sokolowski, menyarankan untuk jangan pernah menyimpan barang berat seperti keranjang cucian maupun wadah penyimpanan di atas mesin cuci maupun pengering. Barang tersebut bisa memberikan tekanan pada mesin yang berpotensi merusak tutup mesin cuci. Selain itu, jika barang-barang terjatuh bisa merusak mesin atau melukai seseorang.

    Cairan Pembersih dengan Bahan Kimia Keras

    Kadang-kadang cairan pembersih kerap ditaruh di atas mesin cuci karena lebih mudah digapai. Namun sebaiknya hal ini tidak dilakukan apalagi jika mengandung bahan kimia keras karena bisa merusak permukaan mesin hingga mengeluarkan asap berbahaya apabila cairan saling tercampur.

    “Sebaliknya, simpan perlengkapan pembersih Anda di lemari yang berventilasi baik, sebaiknya terkunci dan jauhkan dari jangkauan anak-anak atau hewan peliharaan – idealnya jangan langsung di atas mesin untuk menghindari tetesan,” kata Alicia.

    Bahan yang Mudah Pecah

    Sebaiknya tidak menaruh barang yang mudah pecah di atas mesin cuci. Barang tersebut sebaiknya disimpan di dalam rak yang kokoh dan mudah diakses.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak ditaruh di atas mesin cuci.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Cat Dinding Baunya Menyengat? Ini Alasannya



    Jakarta

    Bau cat dinding yang baru diaplikasikan ke dinding cukup kuat dan tajam. Bagi yang tidak biasa dengan itu pasti akan mudah merasa tidak nyaman, mual, hingga pusing.

    Dilansir laman House Beautiful bau tersebut berasal dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yakni bahan kimia yang menguap dari cat ke udara. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap. Semakin rendah persentase VOC, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

    Dilansir dari How Stuff Works, fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.


    Menurut Healthline, beberapa contoh VOC di antaranya adalah toluene, xilena, aseton, metilen klorida, formaldehida, hingga benzene.

    Paparan VOC tersebut bisa memicu efek samping pada kesehatan, baik jangka pendek atau jangka panjang. Untuk jangka pendek seperti pusing, sesak napas, merasakan perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga mual. Sementara, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, dan ginjal. Dampak tersebut tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

    Kontraktor Wildan mengingatkan ruangan yang baru saja dicat sebaiknya tidak langsung ditempati. Ruangan tersebut lebih baik dibiarkan terbuka tanpa ada barang atau penghuni di dalamnya selama 2-3 hari. Dengan begitu, pemilik rumah bisa memberikan waktu untuk VOC tersebut aktif dan tidak berefek pada siapa pun.

    Apabila tidak bisa dalam keadaan terbuka, minimal di ruangan tersebut terdapat ventilasi yang cukup untuk udara segar masuk dan keluar.

    “Biasanya 2-3 hari bau catnya sudah hilang. Amannya semingguan,” ujarnya kepada detikcom, Rabu, (9/7/2025).

    Di sisi lain, bagi yang masih harus bolak-balik mengecat, sebaiknya gunakan masker khusus atau masker biasa untuk menyaring udara yang terhirup. Sesekali keluar dari ruangan tersebut dan menghirup udara segar. Jangan lupa untuk selalu minum air putih dan beristirahat agar tidak merasa pusing dan mual.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Sederhana untuk Pengharum Ruangan Alami, Dijamin Wangi!


    Jakarta

    Rumah yang nyaman tidak hanya memperhatikan soal kebersihan, tapi seluruh ruangan harus terasa wangi dan segar. Bayangkan jika tercium aroma busuk yang menyengat hidung, tentu kamu tidak akan betah berlama-lama.

    Agar ruangan tetap wangi, banyak pemilik rumah yang menggunakan pengharum ruangan dari bahan kimia. Pengharum ini ada yang berbentuk botol semprot manual dan otomatis dengan berbagai macam aroma, seperti jeruk, lavender, vanila, dan mawar.

    Sebenarnya, detikers tidak harus membeli pengharum ruangan kimia, lho. Sebab, kamu bisa membuat pengharum ruangan alami dengan bahan sederhana.


    Ingin tahu cara membuat pengharum ruangan alami dengan mudah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Buat Pengharum Ruangan Alami

    Membeli pengharum ruangan yang dijual bebas di toko memang lebih praktis. Namun terkadang wanginya cepat hilang dan kalau isinya sudah habis maka perlu membelinya lagi.

    Agar lebih efektif, cobalah membuat pengharum ruangan alami di rumah dengan bahan sederhana. Dilansir situs Times of India, berikut caranya:

    1. Air Rebusan Jeruk

    Cara yang pertama adalah dengan membuat air rebusan jeruk. Air rebusan ini berisi potongan buah dan rempah, lalu dimasak sampai mendidih di atas kompor hingga mengeluarkan wangi.

    Selain menggunakan jeruk atau lemon, tambahkan juga satu tangkai rosemary, satu batang kayu manis, dan beberapa cengkeh. Setelah tercampur rata di dalam panci, tuang air secukupnya dan masak sampai mendidih.

    Ketika mendidih, uap panas dari panci akan membawa aroma segar dan wangi ke seluruh ruangan di rumah. Bahkan, aromanya akan tetap bertahan meski air sudah mulai dingin.

    2. Minyak Esensial

    Minyak esensial dapat digunakan untuk mengharumkan ruangan. Cara paling efektif adalah dengan membuat ramuan untuk semprotan minyak esensial.

    Caranya dengan mencampur air, sedikit alkohol, dan 5-6 tetes minyak esensial. Untuk minyak esensial yang dipilih bisa disesuaikan dengan selera masing-masing.

    Untuk minyak esensial lavender dan eukaliptus dapat menciptakan aroma yang menenangkan dan segar di rumah. Sementara kombinasi lemon dan rosemary bisa membuat ruangan terasa wangi dan segar.

    Setelah mencampur semua bahan ke dalam wadah, tuang ke dalam botol semprot. Pastikan kamu mengocok botol terlebih dulu sebelum menyemprotkan minyak esensial agar aromanya bisa keluar.

    3. Lavender Kering

    Untuk mengharumkan furnitur seperti lemari pakaian dan laci, kamu bisa menggunakan lavender kering. Caranya adalah dengan membuat kantong kecil yang berisi lavender kering, daun mint, kelopak bunga mawar, cengkeh, dan kayu manis. Bisa juga ditambahkan 2-3 tetes minyak esensial.

    Letakkan kantong kecil tersebut di sudut-sudut lemari pakaian atau laci. Agar wanginya tidak hilang, sebaiknya rutin mengganti kantong kecil tersebut setiap 4-5 hari sekali.

    4. Soda Kue

    Cara yang satu ini tidak membuat ruangan jadi wangi, tapi justru dapat menyerap bau tak sedap yang bikin mual. Soalnya, soda kue memang sudah digunakan sejak lama untuk menyerap bau di dalam ruangan.

    Caranya cukup dengan menuangkan soda kue hingga setengah stoples, lalu tambahkan 5-6 tetes minyak esensial. Kemudian tutup bagian atas stoples dengan kain yang dapat menyerap keringat.

    Letakkan stoples tersebut di beberapa sudut ruangan, seperti kamar mandi, ruang tamu, dekat rak sepatu, atau di dekat kotak pasir jika ada hewan peliharaan. Ganti stoples soda kue setiap dua minggu sekali agar efektif menyerap bau.

    Demikian cara membuat pengharum ruangan alami dari bahan sederhana. Tertarik membuatnya?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Hilangkan Bau Cat Dinding Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Bau cat dinding bisa menyebabkan mual dan pusing. Bau ini biasanya tidak akan hilang dalam hitungan jam, melainkan bisa sampai berhari-hari.

    Dilansir laman House Beautiful, bau cat yang menyengat itu merupakan hasil dari aktivitas VOC (volatile organic compounds), yakni bahan kimia yang menguap dari cat ke udara. Seperti pengertiannya, VOC ini bentuknya adalah uap. Semakin rendah persentase VOC, semakin kecil kemungkinan cat mengeluarkan bau menyengat.

    Kenapa VOC harus terbuang ke udara? Selain karena massanya yang ringan, fungsi dari senyawa ini adalah membuat cat lebih tahan lama dan membantu dinding lebih cepat kering.


    Peran VOC memang baik untuk kualitas cat, tetapi jika dilihat dari sisi kesehatan, menurut Healthline, ada efek jangka pendek dari mencium bau cat, yakni pusing, sesak napas, merasakan perih pada mata, hidung, dan tenggorokan, hingga mual. Sementara, untuk jangka panjang bisa merusak sistem saraf, hati, dan ginjal. Dampak tersebut tergantung pada daya tahan tubuh masing-masing individu.

    Kontraktor Wildan menyarankan, ruangan atau bangunan yang baru saja selesai dicat sebaiknya tidak ditempati dan digunakan sementara waktu, sekitar 3-7 hari. Hal ini untuk menghindari terpapar efek samping dari senyawa tersebut.

    Apabila ingin menyamarkan bau tersebut atau menghilangkannya setelah 7 hari, coba samarkan dengan aroma-aroma alami. Dilansir The Spruce berikut bahan alami yang dapat menyamarkan bau cat dinding.

    1. Baking Soda

    Baking soda atau soda kue ampuh untuk menyerap bau-bau tak sedap atau kelembapan. Cara menggunakannya adalah menuangkan bubuk soda kue ke dalam wadah dengan dinding pinggiran yang dangkal. Tuang ke dalam beberapa wadah lainnnya sesuai dengan luas dinding yang dicat.

    Letakkan di ruangan yang baru dicat dan diamkan selama semalaman. Setelah itu, langsung buat baking soda ke dalam tempat yang aman dan bersihkan ruangan.

    2. Bawang Bombai

    Bawang bombai terkenal sebagai bahan makanan yang sering membuat mata berair ketika dipotong. Manfaat bawang bombai ternyata cukup banyak, salah satunya adalah dapat menyerap senyawa VOC.

    Caranya cukup mengiris dua bawang bombai ukuran sedang dan letakkan potongan tersebut di piring kecil sekali pakai. Sebab, khawatir senyawa tersebut menempel pada piring. Letakkan di ruangan atau di dekat dinding yang baru dicat dan diamkan semalaman. Setelah itu, buang bawang bombai dan piring tersebut.

    3. Air Berisi Perasan Lemon

    Cara mudah lainnya untuk menghilangkan bau cat adalah siapkan air yang di dalamnya terdapat potongan tipis lemon. Air akan menyerap VOC dengan sendirinya. Sementara potongan lemon akan memberikan aroma yang segar pada ruangan. Diamkan air dan lemon tersebut selama 24 jam.

    4. Bubuk Kopi Kering

    Pecinta kopi, coba cek stok di rumah masih ada nggak? Bubut kopi kering ternyata bisa lho digunakan untuk menyerap bau tak sedap dari cat dinding. Bubuk tersebut harus langsung dibuang setelah didiamkan untuk menyerap VOC karena tidak layak konsumsi.

    5. Cuka Putih

    Cuka putih merupakan bahan yang jitu sebagai penetral bau. Cuka rumah tangga (10%) memiliki konsentrasi asam asetat yang lebih tinggi daripada cuka masak (5%) dan lebih ampuh dalam mengatasi bau. Untuk dapat menyerap bau, letakkan cuka putih ke dalam mangkuk dan diamkan semalaman.

    6. Pakai Minyak Esensial

    Minyak esensial dengan wangi vanila dan peppermint bisa menyamarkan bau cat. Caranya dengan meneteskan 1-2 tetes minyak esensial pada mesin khusus atau letakkan di mangkuk atau piring kecil yang tersebar di seluruh ruangan. Cairan tersebut harus diganti setiap hari.

    itulah beberapa bahan alami yang bisa dipakai untuk menghilangkan bau menyengat cat dinding, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Pengusir Cicak dan Tikus di Dapur, Wangi Alami Tanpa Bahan Kimia



    Jakarta

    Dapur adalah area yang krusial dalam rumah. Sebagai tempat mengolah makanan, dapur harus selalu dijaga agar tetap higienis dan bebas dari gangguan hama pembawa penyakit.

    Cicak dan tikus merupakan hama yang seringkali dijumpai di dapur. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengusirnya adalah dengan menempatkan tanaman tertentu.

    Secara alami, cicak dan tikus tidak menyukai aroma kuat dan mengandung minyak esensial. Tanaman tersebut, dapat ditempatkan di sudut dapur ataupun di dekat area penyimpanan makanan.


    Berikut ini beberapa tanaman yang dapat diletakkan di dapur, untuk mengusir cicak dan tikus.

    Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Mint adalah tanaman herbal alami yang kuat dan aromatik. Tanaman ini dikenal dengan batangnya yang persegi dan daunnya yang harum. Tanaman mint tumbuh dengan cepat dan seringkali menyebar secara agresif, sehingga sering ditanam dalam pot untuk mengontrol pertumbuhannya.

    Dilansir dari Tomsguide, Tanaman ini memiliki wangi yang tajam, dengan aroma mentol yang kuat. Aroma tersebut tidak disukai tikus sehingga dapat membantu mengurangi kemunculan hama tersebut di dalam dapur. Tanaman ini dapat diletakkan di pot dekat pintu dapur ataupun di sekitar laci untuk menyimpan bahan makanan.

    Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender adalah tanaman semak yang wangi dan dikenal karena bunga ungu yang khas dan memiliki aroma minyak esensial. Tanaman ini seringkali dibudidayakan karena aromanya yang harum dan perawatan yang mudah.

    Tanaman ini memiliki aroma segar yang tahan lama dan bisa mengusir tikus di rumah. Dengan menanam bunga lavender, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menaburkan beberapa tangkai di sekitar pangkal tanaman yang sudah ada. Kemudian, lavender kering juga dapat diletakkan di tempat ataupun celah yang kemungkinan besar menjadi sarang tikus. Aroma yang kuat dapat mengusir tikus, karena tikus terganggu dengan wangi-wangian aromatik.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary adalah tanaman semak hijau dengan daun seperti jarum dan memiliki bunga berwarna biru hingga ungu. Tanaman ini memiliki aroma kayu yang kuat karena berasal dari senyawa aromatik.

    Tanaman ini memiliki aroma yang tajam dan cenderung tidak disukai oleh beberapa jenis hama, termasuk tikus dan cicak. Karena aromanya yang kuat, hama tidak akan tertarik untuk mendekat karena tanaman ini juga mampu mengganggu kemampuan hama untuk mencium makanan. Untuk menggunakannya, bisa dengan menyemprotkan minyak yang terbuat dari esensial rosemary.

    Bawang Putih dan Bawah Merah

    Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or  Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle.Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle. Foto: Getty Images/Petra Richli

    Tanaman dari keluarga bawang-bawangan ini tidak hanya bermanfaat sebagai bahan masakan, tetapi juga dikenal efektif mengusir cicak dan tikus di dapur. Aroma menyengat yang dihasilkan tanaman ini berasal dari senyawa sulfur alami, salah satunya adalah allicin.

    Dilansir dari situs Urvann, bagi cicak, bau sulfur tersebut menciptakan aroma tidak nyaman dan membuat mereka enggan mendekat. Sementara untuk tikus, aroma kuat dari bawang dapat mengacaukan kemampuan mereka dalam mengenali bau makanan atau mendeteksi bahaya. Karena itulah, meletakkan bawang merah atau bawang putih di sudut dapur tertentu sering direkomendasikan sebagai metode alami untuk mengurangi kehadiran hama kecil tanpa menggunakan bahan kimia.

    Serai

    Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat!Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat! Foto: Mokkie/Wikimedia Commons/CC BY-SA 3.0

    Serai adalah tanaman rumput yang memiliki aroma segar seperti lemon. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang seperti tali dengan batang yang kuat dan berserat, serta ketika diremas akan mengeluarkan aroma jeruk yang kuat.

    Wanginya yang aromatik, selain untuk mengusir nyamuk juga dapat digunakan untuk mengusir hama-hama kecil seperti cicak. Tanaman ini dapat diletakkan di pot besar dan ditempatkan di area dapur.

    Bunga Krisan

    Ilustrasi bunga krisanIlustrasi bunga krisan Foto: Getty Images/iStockphoto/miwa_in_oz

    Bunga Krisan dikenal sebagai tanaman berbunga yang memiliki warna yang mencolok. Bunga ini merupakan tanaman hias karena keindahan warna dan bentuknya. Bunga ini juga banyak digunakan dengan tujuan untuk menetralkan udara dalam ruangan.

    Namun, bunga ini juga mengeluarkan bau menyengat bagi tikus. Dilansir dari toms guide, bunganya mengandung kombinasi khusus senyawa insektisida yang beracun dan merupakan salah satu tanaman pengusir hama yang cukup efektif. Tanaman ini dapat diletakkan di luar ruangan atau juga di dalam ruangan.

    Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah Mertua adalah tanaman hias yang cukup populer dengan daunnya yang tegak dan berbentuk seperti pedang. Tanaman ini dapat dirawat dengan mudah karena dapat bertahan hidup dengan kadar air minimal dan berbagai kondisi cahaya.

    Tanaman ini dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dan menciptakan ruangan tidak nyaman bagi cicak. Daunnya yang tegak dan kaku dapat melindungi sudut-sudut ruangan dan mengusir cicak yang menyukai bersembunyi di sana.

    Itulah beberapa jenis tanaman yang dapat mengusir kedatangan tikus dan cicak di dalam dapur. Semoga bermanfaat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cukup 3 Pakai Bahan, Noda Kuning di Wastafel Keramik Langsung Hilang


    Jakarta

    Beberapa wastafel di rumah ada yang memakai bahan porselin atau keramik. Penampakannya seperti material guci keramik tebal, halus, dan mengkilat.

    Material ini kerap dipilih karena sudut-sudutnya biasanya dibuat tidak tajam atau sikunya tumpul, tampilannya juga elegan sehingga cocok untuk rumah-rumah mewah, tidak mudah berkarat, dan tahan panas. Namun, ada satu kekurangan dari bahan ini, yakni mudah muncul noda kuning.

    Noda tersebut umumnya muncul karena penumpukan kotoran yang tidak kunjung dibersihkan. Dilansir The Kitchn, cara membersihkannya mudah dan hanya butuh bahan-bahan di rumah, berikut langkahnya.


    1. Bersihkan Wastafel dari Kotoran Padat

    Wastafel sering jadi penampungan kotoran-kotoran padat seperti bekas makanan, rambut, hingga plastik. Pastikan sampah-sampah tersebut dibuang ke tempat sampah karena apabila masuk ke saluran pembuangan air justru menyebabkan tersumbat.

    2. Gosok dengan Sabun Cuci Piring dan Air Hangat

    Kunci untuk menghilangkan noda kuning yang kerap muncul adalah dengan memakai air hangat dan sabun cuci piring. Lalu gosok dengan kain mikrofiber berbahan lembut. Hindari menggunakan sikat tajam atau bulu sikat gigi karena dapat menggores permukaan wastafel.

    Gosok permukaan dengan air hangat dan sabun cuci piring ringan.

    3. Tambahkan Soda Kue

    Jika noda kuning tidak kunjung hilang, tambahkan soda kue yang sudah dicampur air. Gosok lagi secara lembut dan sedikit ditekan pada bagian yang bernoda.

    4. Keringkan

    Setelah bersih, keringkan permukaannya memakai kain bersih yang kering. Selain itu, sebagai tambahan bisa juga menyemprotkan cuka putih yang dicampur air. Cuka berfungsi menambah kilau permukaannya. Bagian ini disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing.

    Tips Menjaga Wastafel Keramik Bebas dari Noda Kuning

    Wastafel keramik atau porselen harus dijaga permukaannya agar tetap mengkilap. Caranya dengan menjauhkan dari bahan kimia abrasif dan keras yang dapat mengikis pelindung permukaannya yang mengkilap.

    Hindari pula menggosok wastafel dengan sikat logam atau yang memiliki bulu tajam. Bahan pemutih yang keras juga tidak bisa dipakai untuk mengembalikan warna lama wastafel. Pemutih justru membuat warnanya tampak kusam.

    Selain itu, pastikan air di rumah juga bersih bebas dari air sadah. Menurut Scott Shrader, pakar kebersihan dan kepala pemasaran di Cottage Care, wastafel bisa tampak kusam dan kotor penyebabnya adalah air sadah dan pemiliknya jarang membersihkannya sehingga partikel tak terlihat dari air tersebut mengering di permukaan wastafel.

    Itulah cara mudah membersihkan wastafel keramik atau porselin, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com