Tag: bak cuci piring

  • Ampuh! 10 Jurus Jitu Bersihkan Rumah Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Soda kue biasanya digunakan untuk membuat adonan kue. Bukan sekadar bahan dapur, soda kue juga ampuh sebagai bahan untuk membersihkan rumah, lho!

    Zat tepung ini mampu menyerap bau dan bersifat abrasif ringan, sehingga dapat merontokkan kotoran tanpa merusak permukaan. Nah, daripada menggunakan bahan pembersih yang mahal dan bersifat keras, kamu bisa coba soda kue sebagai alternatif.

    Lalu, soda kue bisa dipakai untuk apa aja ya? Yuk, simak jurus jitu membersihkan rumah pakai soda kue berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens, Senin (8/7/2024).


    Tips Bersihkan Rumah Pakai Soda Kue

    1. Membersihkan Shower

    Debra Johnson, direktur operasi di Merry Maids membagikan cara menjaga shower tetap bersih dan segar menggunakan soda kue. Caranya mudah, taburkan sedikit soda kue lalu campur dengan satu tetes sabun cuci piring di atas kain mikrofiber. Remas hingga muncul busa kemudian gosok dinding shower.

    2. Membersihkan Pipa yang Mampet

    Dengan bantuan soda kue kamu bisa menjaga saluran air di kamar mandi atau wastafel tetap bersih dan tidak mampet. Caranya, siram air panas ke saluran sebelum menaburkan setengah cangkir soda kue. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air panas untuk menghilangkan bau apeknya.

    3. Mengepel Lantai

    Caranya gampang kamu tinggal campur ½ cangkir soda kue di dalam ember yang berisi air panas. Kemudian kamu tinggal gunakan seperti cairan pembersih biasa.

    4. Menghilangkan Bekas Minyak dan Panci Gosong

    Taruh panci gosong di baskom. Masukkan cuka ke dalam microwave hingga panas lalu tabur soda kue di panci dan tambah cuka yang telah mendidih. Biarkan bercampur selama 30 menit. Lap dengan spons basah kemudian bilas hingga bersih.

    5. Membersihkan Oven

    Oven juga bisa dibersihkan dengan soda kue. Sikat bagian bawah dan sisi oven dengan campuran air dan soda kue. Semprot pasta soda kue dengan cuka dan biarkan berbusa kemudian ulangi hingga sampai bersih.

    6. Membersihkan Bak Cuci Piring

    Menggabungkan soda kue dengan lemon dapat menciptakan pembersih ampuh untuk bak cuci piring. Potong lemon menjadi dua bagian kemudian taburkan soda kue di atasnya lalu gosok ke permukaan bak cuci piring.

    7. Membersihkan Lantai Kamar Mandi

    Untuk lantai kamar mandi , taburkan soda kue, semprot sedikit sabun cuci lalu gosok lantai dengan sikat basah. Bilas semua permukaan lantai dengan air hangat. Lap dinding dan lantai dengan kain mikrofiber kering. Bersihkan tirai shower dengan kain mikrofiber lembap yang ditaburi soda kue kemudian bilas dengan air panas.

    8. Menghilangkan Bau Sepatu

    Sepatu merupakan sarang bakteri penghasil bau berkembang. Untuk menghilangkan bau di sepatu kamu, taburkan soda kue ke dalam sepatu secara merata dan diamkan semalaman.

    9. Membersihkan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat membutuhkan perlakuan khusus untuk dibersihkan agar tidak merusak catnya. Taburkan soda kue di atas spons lembab dan gosok perlahan di atas permukaan yang terdapat noda kotor setelah itu lap dengan kain kering. Cara ini ampuh buat noda minyak, sidik jari,dan tinta.

    10. Membersihkan Pakaian

    Buat pakaian kamu tetap kinclong dan wangi dengan bantuan soda kue. Tambahkan ½ cangkir soda kue untuk setiap cucian ditambah dengan deterjen. Cara ini juga dapat membantu menghilangkan bau keringat dari baju kotor.

    Itulah beberapa cara membersihkan rumah menggunakan soda kue. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Sisa Makanan yang ‘Haram’ Dibuang ke Wastafel, Bisa Bikin Mampet


    Jakarta

    Wastafel atau bak cuci piring harus selalu dijaga kebersihannya. Area ini tempat kita mencuci tangan dan membilas atau mencuci barang. Jangan sampai ada kotoran atau sisa makanan yang menghambat jalannya air sehingga air menggenang di permukaan.

    Sisa makanan yang dapat menghambat jalannya air bukan hanya dari kotoran padat, melainkan benda cair juga bisa menghambat dari dalam pipa. Biasanya hambatan dari dalam pipa dikarenakan terdapat penumpukan sampah atau kerusakan pada permukaan pipa.

    Dilansir Mr. Rooter, berikut beberapa sisa makanan yang tidak boleh dibuang di wastafel atau bak cuci piring.


    1. Sisa Tulang

    Sehabis makan sop, ayam goreng, atau ikan biasanya terdapat sisa tulang yang harus dibuang. Tulang ini berbeda dengan nasi, telur atau sayur yang bisa membusuk dan berubah lembut. Tulang membutuhkan waktu yang lama untuk berubah lunak.

    Benda yang keras apabila dibuang di tempat yang sempit seperti pipa wastafel dan bak cuci piring berisiko menyumbat saluran. Tempat yang tepat untuk membuang tulang adalah tempat sampah.

    2. Nasi, Mie, dan Pasta

    Setelah makan, biasanya ada sisa makanan yang sering lewat dibuang ke tempat sampah adalah sisa nasi, mie, dan pasta. Beberapa orang berpikir tidak masalah jika hanya 1-4 buah, tetapi sedikit apa pun nasi, mie, dan pasta yang terbuang ke pipa pembuangan wastafel tetap berisiko tersumbat.

    Sebab, ketiga macam sisa makanan tersebut dapat menyerap air dengan baik termasuk beberapa jenis cairan lain. Hal ini membuat sisa nasi, mie, dan pasta mudah lengket pada pipa pembuangan.

    3. Kopi Bubuk

    Pecinta kopi terutama yang bubuk, setelah menyesap habis, pasti terdapat sisa ampas kopi di permukaan cangkir tersebut. Sebaiknya ampas kopi tersebut dibuang di tempat sampah karena apabila dibuang ke saluran wastafel dan bak cuci piring dapat menyumbat jalan air.

    4. Air Panas

    Setelah merebus mie, masak air untuk kopi atau teh, sisa air panas jangan dibuang ke saluran pembuangan di wastafel. Air panas justru membuat saluran air meleleh dan penipisan dinding pipa.

    5. Minyak dan Lemak

    Selain air panas, sisa makanan berminyak dan berlemak juga penyebab paling fatal rusaknya pipa pembuangan di wastafel dan bak cuci piring. Minyak dan lemak susah hancur meskipun terus tersiram air. Selain itu, sisa makanan minyak dan lemak juga bisa menempel pada dinding pipa yang dapat mengeras dan menyumbat jalan air.

    Setelah memasak, kamu perlu berhati-hati saat mencuci alat masak terutama yang berminyak. Minyak dan lemak mudah menempel di dinding saluran air dan apabila terjadi penumpukan kotoran dapat menyebabkan saluran air tersumbat.

    6. Kulit Kentang dan Buah

    Sisa makanan padat lainnya yang harus dibuang di tempat sampah adalah kulit kentang dan buah. Kulit kentang dan buah sulit untuk terurai dan membusuk sehingga apabila terbuang ke dalam pipa saluran akan menyumbat saluran air.

    Itulah beberapa sisa makanan yang sebaiknya tidak dibuang ke wastafel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mudah Bersihkan Bak Cuci Piring sampai Kinclong, Bisa Pakai Soda Kue


    Jakarta

    Saat membersihkan dapur, bak cuci piring nggak boleh sampai ketinggalan. Meski sering disiram air dan sabun, bak ini tetap bisa menimbun kotoran.

    Penghuni rumah sebenarnya dapat membersihkan bak cuci piring dengan mudah. Caranya dengan menggunakan pembersih dari bahan dapur seperti soda kue untuk membuat bak ini kinclong.

    Bagaimana cara membersihkan bak cuci piring pakai soda kue? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Bersihkan Bak Cuci Piring

    Inilah langkah-langkah untuk membersihkan bak cuci piring berbahan stainless steel, dikutip dari The Spruce, Selasa (22/7/2025).

    1. Taburkan Pembersih

    Pertama, taburkan bubuk pembersih ke seluruh permukaan bak cuci piring. Penghuni bisa menggunakan soda kue sebagai alternatif dari pembersih komersial.

    2. Gosok Bak Cuci Piring

    Selanjutnya, gosok bak menggunakan spons lembut yang sudah dibasahi dan diberi beberapa tetes sabun cuci piring. Gosok bak cuci piring dengan gerakan memutar kecil. Jika ada noda membandel, gunakan spons yang lebih kasar untuk membersihkan bak.

    3. Bilas Bak Cuci Piring

    Setelah menggosok seluruh bak, bilas sisa sabun atau soda kue. Sebaiknya gunakan air hangat ketika membilas bak cuci piring.

    4. Keringkan Bak Cuci Piring

    Lalu, keringkan permukaan bak menggunakan kain mikrofiber. Kain ini ampuh mengangkat sisa kotoran pada stainless steel, sehingga bak cuci piring menjadi kinclong.

    5. Bersihkan Keran Air

    Setelah bak kering, bekas kain mikrofiber itu bisa dipakai untuk membersihkan keran air. Fokuskan pembersihan pada bagian dasar keran, karena kotoran dan debu sering kali menempel di area ini. Kalau keran kotor, penghuni dapat membersihkannya dengan cara yang sama seperti bak cuci piring.

    Itulah cara membersihkan bak cuci piring sampai kinclong. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Saluran Air di Kitchen Sink Mampet? Bersihkan dengan Cara Ini!


    Jakarta

    Kitchen sink atau bak cuci piring perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, ada banyak sisa makanan yang dapat masuk ke dalam saluran air, sehingga menyebabkan kitchen sink mampet.

    Tidak hanya bikin saluran air tersumbat, kitchen sink yang kotor juga dapat mengeluarkan bau tak sedap. Alhasil, mencuci piring jadi tidak nyaman dan bisa membuatmu merasa mual.

    Kalau kitchen sink di rumah sudah mampet, jangan khawatir. Sebab, ada cara mudah untuk mengatasinya. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Saluran Air di Kitchen Sink

    Membersihkan saluran air di kitchen sink ternyata bisa menggunakan bahan sederhana, yakni soda kue dan cuka putih. Kombinasi keduanya dinilai efektif untuk mengatasi mampet di bak cuci piring.

    Dilansir Southern Living, pakar kebersihan Jill Koch mengatakan soda kue dan cuka merupakan bahan alami yang efektif membersihkan saluran air di kitchen sink. Namun, keduanya tidak boleh digunakan secara bersamaan.

    “Ini sering terjadi kesalahpahaman yang cukup umum, soda kue dan cuka jika dicampur justru tidak efektif membersihkan saluran kitchen sink,” kata Koch.

    Koch mengungkapkan cara yang tepat untuk membersihkan saluran air di kitchen sink dengan kedua bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Taburkan Soda Kue

    Langkah yang pertama adalah menaburkan soda kue ke saluran pembuangan di kitchen sink. Untuk takaran soda kue kira-kira setengah cangkir hingga satu cangkir.

    “Saya juga suka menambahkan sedikit sabun cuci piring di atasnya agar lebih efektif mengatasi saluran yang mampet,” ungkap Koch.

    2. Diamkan Soda Kue

    Setelah menabur soda kue di saluran air, kini diamkan selama sekitar 5-10 menit. Langkah ini dilakukan agar baking soda dapat bereaksi untuk melarutkan zat-zat yang membuat saluran jadi mampet.

    Jika sudah, bilas soda kue dengan air panas secara perlahan. Hati-hati saat menyiramnya karena cipratan air bisa mengenai tangan.

    3. Tuang Cuka Putih

    Kemudian, tuang secangkir cuka putih ke dalam saluran pembuangan air. Cuka berfungsi untuk membantu membersihkan dan menghilangkan bau tak sedap dari saluran air.

    “Kedua bahan itu akan membantu membersihkan sekaligus menghilangkan bau di saluran pembuangan air pada kitchen sink,” tutur Koch.

    Sebagian orang mungkin ragu saat menuangkan cuka putih ke dalam saluran air. Soalnya, sifat asam dari cuka dikhawatirkan dapat merusak komponen kitchen sink dan pipa air.

    Koch menyebut tingkat keasaman cuka memang dapat merusak pipa atau kitchen sink seiring waktu. Namun jika tidak dilakukan sesering mungkin masih dianggap aman.

    “Secara keseluruhan, baik cuka maupun soda kue merupakan metode alami yang ampuh untuk membersihkan saluran pembuangan di kitchen sink. Jika hanya dilakukan sebulan sekali atau lebih seharusnya tidak masalah,” pungkasnya.

    Demikian cara membersihkan saluran air di kitchen sink yang mampet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com