Tag: bak

  • Begini Cara Bersihkan Kamar Mandi buat Cegah Saluran Air Mampet


    Jakarta

    Saluran air mampet di kamar mandi memang menjengkelkan. Mulai dari air yang menggenang hingga timbul bau tidak sedap akan sangat mengganggu kenyamanan penghuni rumah.

    Sebelum kejadian, kamu bisa mencegahnya dengan rajin membersihkan saluran air kamar mandi. Tenang saja, nggak sulit kok. Berikut ini cara membersihkan kamar mandi agar terhindar dari saluran air mampet.

    Seberapa Sering Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi?

    Melansir Real Simple, Kamis (29/8/2024), membersihkan saluran air kamar mandi sebaiknya dilakukan setiap bulan untuk menghilangkan rambut yang terjebak dan sisa sabun.


    Jika ada beberapa penghuni rumah memiliki rambut panjang, membersihkan saluran air lebih baik dilakukan setiap dua minggu sekali.

    Langkah-Langkah Membersihkan Saluran Air Kamar Mandi

    Berikut ini cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap.

    1. Ketahui Penyebabnya

    Sebelum kita mulai membersihkan, penting untuk mengetahui penyebab saluran air kamar mandi mampet dan berbau tidak sedap. Apakah disebabkan oleh sisa sabun, rambut panjang, atau mungkin jamur?

    Dengan mengidentifikasi penyebabnya, kamu akan mudah dalam memilih metode pembersihan yang paling efektif.

    2. Bersihkan dengan Penyedot Toilet

    Langkah selanjutnya yang bisa kamu lakukan adalah menggunakan penyedot toilet. Isi bak mandi atau kamar dengan air hingga menggenang untuk menutupi bagian karet embung.

    Tempatkan embung di atas saluran dan tekan-tekan untuk menciptakan tekanan air yang bisa menghilangkan sumbatan. Jika langkah ini tidak berhasil, gunakan drain snake untuk menjangkau dan menghilangkan sumbatan yang lebih sulit.

    3. Bersihkan dengan Soda Kue dan Cuka

    Soda kue dan cuka bisa menjadi penyelamat dalam membersihkan saluran air kamar mandi akibat sisa sabun yang mengeras. Rebus air, lalu tuangkan ke dalam saluran air kamar mandi.

    Setelah itu, campur 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka putih. Tuangkan campuran ini ke dalam saluran dan biarkan bekerja selama minimal 10 menit sebelum dibilas dengan air panas.

    4. Bersihkan dengan Produk Serbuk Anti Mampet

    Jika sumbatan terlalu sulit, kamu bisa coba membersihkannya dengan serbuk anti mampet untuk saluran air yang dijual di pasaran. Pembersih saluran berbasis kimia ini bisa membantu melarutkan sumbatan yang lebih kuat.

    Pastikan untuk mengikuti petunjuk penggunaan dengan cermat dan menggunakan perlindungan mata serta sarung tangan.

    Langkah Pencegahan Agar Saluran Air Kamar Mandi Tetap Lancar

    Agar masalah saluran air tidak kembali, terapkan langkah-langkah pencegahan berikut:

    • Gunakan penyaring rambut untuk mencegah rambut masuk ke dalam saluran.
    • Rutin membersihkan saluran menggunakan soda kue dan cuka untuk mencegah penumpukan sisa sabun.
    • Evaluasi produk kebersihan yang kamu pakai yang mungkin menjadi penyebab saluran air mampet.

    Demikian cara efektif membersihkan saluran air kamar mandi agar tidak mampet dan terhindar dari bau tak sedap. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Bikin Aroma Kamar Mandi Wangi dan Segar, Nggak Takut Bau Apek Lagi


    Jakarta

    Kamar mandi sebagai tempat untuk membersihkan diri terkadang menimbulkan bau tidak sedap. Apalagi penggunaan air di kamar mandi juga bikin ruangan ini cenderung lembap, sehingga berbau apek.

    Tentunya bau tidak sedap akan membuat penghuni rumah tidak nyaman menggunakan kamar mandi. Oleh karena itu, penting menjaga kebersihan dan udara kamar mandi agar selalu segar.

    Lalu, bagaimana cara menjaga aroma kamar mandi tetap wangi dan segar? Yuk, simak caranya berikut ini, dikutip dari Apartment Therapy, Minggu (1/9/2024).


    Tips Bikin Kamar Mandi Wangi dan Segar

    1. Hilangkan Bau di Saluran Air

    Terkadang bau tidak sedap di kamar mandi berasal dari saluran pembuangan air. Untuk mencegah timbulnya bau, sebaiknya bersihkan saluran air di wastafel dan shower setiap bulan.

    Kamu bisa menetralisir bau dengan bahan pembersih alami seperti soda kue dan cuka. Cukup tambahkan sekitar satu cangkir soda kue ke saluran pembuangan, dan biarkan selama beberapa jam. Setelah itu, tuangkan secangkir cuka putih, tunggu lima menit, dan bilas dengan air panas.

    2. Rajin Ganti Handuk

    Sumber bau apek kamar mandi juga bisa dari handuk yang lembap. Kalau kamu terbiasa meninggalkan handuk di kamar mandi, pastikan untuk sering menggantinya. Bila perlu, beli handuk baru kalau yang lama sudah memiliki aroma tidak sedap meski sudah dicuci.

    3. Rajin Bersihkan Kamar Mandi

    Membersihkan kamar mandi dari kotoran secara rutin akan sangat membantu mencegah timbulnya bau. Jika kamu tidak punya waktu untuk membersihkan seluruh kamar mandi, fokuslah pada mengelap wastafel, menyikat dan membersihkan toilet, dan memastikan pancuran atau bak mandi kering agar tidak berbau apek.

    4. Beri Pengharum Ruangan

    Selain menghilangkan bau, kamu bisa memberi pengharum ruangan di kamar mandi. Kamu juga boleh menyemprotkan pengharum ruangan ke bola kapas dan menyelipkan ke dasar tempat sampah.

    Lalu, semprotkan pengharum linen pada handuk tangan dan keset kamar mandi juga dapat membantu menjaga kamar mandi tetap segar.

    5. Buat Sirkulasi Udara

    Kamar mandi tanpa sirkulasi udara yang baik bisa menimbulkan bau tidak sedap. Terlebih kamar mandi biasanya dalam keadaan lembap.

    Pastikan sirkulasi terjaga dengan memasang kipas exhaust atau membuka jendela dan pintu sesering mungkin.

    6. Pajang Tanaman Hias

    Tanaman hias bisa memurnikan udara bisa bikin kamar mandi lebih segar. Sebab, tanaman dapat mengembalikan oksigen ke udara, sehingga kamar mandi berbau lebih bersih dan segar. Beberapa tanaman yang bisa kamu gunakan antara lain lidah mertua dan pakis.

    Itulah beberapa tips untuk membuat kamar mandi beraroma wangi dan segar. Semoga membantu!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Lumut di Kamar Mandi? Coba Pakai 3 Bahan Ini Auto Kinclong!


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang harus sering dibersihkan. Idealnya seminggu sekali, tetapi apabila penghuni di rumah cukup banyak alangkah baiknya bisa dibersihkan 2 hari sekali. Hal ini dikarenakan tempat yang lembap dan kotor mudah sekali ditumbuhi lumut.

    Lantai yang berlumut bisa berbahaya karena membuat permukaan lantai jadi lebih licin. Kamu bisa saja terpeleset dan jatuh di kamar mandi. Kondisi lantai yang licin juga tidak baik untuk lansia dan anak-anak.

    Maka dari itu, kamu harus sering membersihkan kamar mandi, mulai dari lantai, dinding keramik, hingga semua peralatan mandi agar lumut tidak cepat tumbuh di sana. Dilansir Better Homes and Garden, Senin (23/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi.


    Bahan buat Bersihkan Lumut di Kamar Mandi

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Kamu pasti sudah tidak asing dengan boraks. Bahan berbahaya yang sering disalahgunakan untuk makanan. Bahan ini sebenarnya untuk pembersih, salah satunya membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Larangan Buang Tisu ke Toilet, Ternyata Damage-nya Nggak Main-main!


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda larangan membuang tisu ke dalam lubang toilet? Tanda larangan ini memang sering ditemukan terpajang di pintu toilet.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi ternyata ada efek buruknya, lho. Bahkan, membuat tisu seperti ini bisa berpotensi mengeluarkan biaya yang lumayan karena terjadi kerusakan.

    Lantas, kenapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet? Yuk, simak alasannya berikut ini, dikutip dari Scott English Plumbing, Jumat (4/10/2024).


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Lubang Toilet

    1. Tisu Susah Terurai

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Mengurangi Umur Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    3. Menimbulkan Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    4. Menyebabkan Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Larangan Buang Tisu ke Toilet, Ternyata Damage-nya Nggak Main-main!


    Jakarta

    Pernahkah kamu melihat ada tanda larangan membuang tisu ke dalam lubang toilet? Tanda larangan ini memang sering ditemukan terpajang di pintu toilet.

    Membuang tisu ke dalam toilet memang cukup praktis, tapi ternyata ada efek buruknya, lho. Bahkan, membuat tisu seperti ini bisa berpotensi mengeluarkan biaya yang lumayan karena terjadi kerusakan.

    Lantas, kenapa tisu tidak boleh dibuang ke dalam toilet? Yuk, simak alasannya berikut ini, dikutip dari Scott English Plumbing, Jumat (4/10/2024).


    Alasan Dilarang Buang Tisu ke Lubang Toilet

    1. Tisu Susah Terurai

    Jika kamu pikir tisu yang dibuang ke toilet akan hancur, maka asumsi kamu keliru. Masalah ini bukan terjadi bagaimana tisu toilet itu mengalir dengan baik tanpa perlu terjun atau apa pun tetapi justru masalahnya akan muncul setelahnya. Ketika tisu tersebut dalam keadaan basah dan melewati sistem saluran pembuangan ini tidak langsung hancur dalam 24 jam.

    Banyak pakar perpipaan membuktikan fakta bahwa tisu basah ditemukan dalam keadaan utuh di dalam pipa pembuangan setelah disiram bahkan berbulan-bulan. Karena tidak langsung hancur, tisu ini semakin lama akan membuat penumbukan yang besar dan mengakibatkan tersumbatnya saluran pembuangan. Itulah kenapa alasan tisu harus dibuang ke tempat sampah yang tersedia di toilet.

    2. Mengurangi Umur Pipa

    Semakin tua pipa rumah kamu maka akan semakin rapuh sistemnya. Artinya, pipa kamu terkorosi sehingga tidak mengherankan jika saluran pembuangan banyak lubang-lubang kecil. Banyak sistem saluran pembuangan lama dibangun dari tanah liat, beton, pipa besi.

    Material ini rentan terhadap pertumbuhan akar pohon yang memungkinkan untuk mulai tumbuh ke dalam sistem saluran pembuangan di sambungan yang bisa menyebar dan membentuk jaring di seluruh pipa sehingga benda-benda yang melewati pipa ini bisa tersangkut ke akar.

    3. Menimbulkan Efek Fatberg

    Fatberg sering terjadi di rumah dan menghasilkan perbaikan pipa rumah. Efek fatberg adalah kondisi di mana tisu basah ini bercampur dengan kotoran yang terperangkap di dalam pipa seperti lemak dan minyak, sehingga ini membentuk sebuah tumpukan dan formasi seperti gunung es.

    Formasi ini menyebabkan penyumbatan pada pipa dan saluran air, apalagi efek ini bisa mencapai panjang hingga lebih dari 10 kaki atau dan berat hingga 100 kg.

    4. Menyebabkan Kerusakan Sistem Saluran Pembuangan

    Jika tisu basah yang disiram tidak tersangkut di pipa atau tersumbat dan mencapai sistem saluran pembuangan, ini bisa menimbulkan kerusakan dan menyebabkan kerusakan di sistem septik tank rumah serta sistem saluran pembuangan kota. Hasilnya saluran pembuangan cadangan yang dapat masuk ke rumah kamu seperti melewati wastafel, saluran air, bak mandi, dan bukaan lain yang terhubung langsung ke sistem septik rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Material Wastafel Dapur yang Bisa Menjadi Pilihan


    Jakarta

    Wastafel dapur merupakan kebutuhan di banyak rumah yang berfungsi sebagai tempat untuk mencuci piring, membilas sayuran, meniriskan pasta, dan banyak lagi.

    Dengan beragamnya aplikasi dan penggunaan, penting untuk selektif dalam memilih material wastafel. Beberapa pilihan material lebih tahan lama, sehingga dapat digunakan dalam waktu yang lama.

    Dilansir dari The Spruce, Minggu (6/10/2024), berikut beberapa pilihan material terbaik untuk wastafel dapur.


    Baja Tahan Karat

    Material ini menjadi material wastafel yang paling umum digunakan. Baja tahan karat terkenal karena ketahanannya terhadap air, daya tahan, goresan, dan juga sering dikenal karena ketahanannya terhadap karat serta sifat antimikroba yang unggul.

    Material baja tahan karat relatif mudah dibersihkan, tahan panas, dan lapisan baja anti karatnya tampak bagus. Material ini merupakan pilihan yang sangat baik untuk hampir semua dapur.

    Kelemahan baja tahan karat sebagai bahan bak cuci piring adalah dapat menimbulkan suara bising saat kamu menjatuhkan piring, panci, wajan, ataupun sendok. Selain hal itu, yang perlu kamu perhatikan adalah noda air.

    Tembaga

    Tembaga bisa menjadi pilihan untuk wastafel dapur kamu. Material tembaga memberikan titik fokus yang menarik yang membantu wastafel menonjol di dapur kamu.

    Penting untuk mempertimbangkan harga tinggi yang terkait dengan wastafel dapur tembaga, serta daya tahan material yang rendah. Meskipun material ini tampak bagus, tembaga rentan terhadap goresan, penyok, dan benturan dari benda tajam.

    Besi Cor Berenamel

    Ketahanan besi cor berenamel menjadikannya pilihan yang sangat baik untuk wastafel dapur. Besi cor adalah material berat yang tidak akan lentur dan penyok, meskipun penting untuk memastikan bahwa kabinet mampu menahan beban wastafel tanpa melengkung.

    Lapisan berenamel pada besi cor tidak berpori dan tahan noda. Hal ini memastikan bahwa besi cor terlindung dari air, karat, dan korosi.

    Resin Akrilik

    Material wastafel resin akrilik biasanya disebut sebagai permukaan padat, meskipun ada beberapa merek yang berbeda. Material ini sensitif dengan panas, rentan terhadap goresan, dan cenderung memiliki masa pakai yang lebih pendek.

    Komposit Kuarsa

    Jika kerentanan resin akrilik permukaan padat atau wastafel dapur berenamel mengkhawatirkan, maka material ini bisa menjadi pilihan yang tepat. Material komposit kuarsa murah tetapi sangat tahan lama.

    Dibuat dengan batu alam dan resin akrilik dalam upaya meniru tampilan dan nuansa wastafel batu alam asli.

    Material ini sangat tahan terhadap panas, serpihan, goresan, dan noda. Material ini membantu meredam suara, dan mudah dibersihkan dengan air dan sabun lembut.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sulap Dinding Rumah Jadi Playground Kucing, Begini Caranya


    Jakarta

    Hewan peliharaan telah menjadi bagian penting dari banyak keluarga saat ini. Hal tersebut sedikit banyak mempengaruhi tren desain serta dekorasi rumah yang dibuat ramah hewan.

    Banyak orang kini memasang fasilitas seperti bak mandi khusus anjing, catio (teras kucing), dan berbagai elemen lain untuk memastikan kenyamanan hewan peliharaan mereka di rumah.

    Nah, saat ini ada pula pemilik rumah yang mulai berkreasi dengan membuat dinding kucing.


    Apa Itu Dinding Kucing?

    Dinding kucing dapat disesuaikan dan dirancang sesuai selera, namun umumnya terdiri dari beberapa rak yang dipasang berdekatan, memungkinkan kucing untuk melompat dari satu titik ke titik lainnya.

    Dengan kata lain, ini semacam playground agar kucing bisa bermain di rumah.

    Pengaturan yang lebih kompleks sering kali mencakup tempat tidur gantung untuk bersantai, tangga untuk memanjat, serta area berkarpet yang bisa dicakar.

    Melansir Better Homes Garden, pada Minggu (20/10/2024), dalam beberapa tahun terakhir, dinding kucing semakin populer di TikTok dengan lebih dari 150 juta unggahan ber-tag #CatShelves.

    Popularitas ini sebagian besar didorong oleh faktor hiburan, karena memasang dinding kucing bisa diibaratkan menciptakan panggung untuk video kucing lucu, di mana pemilik dapat menyaksikan kucing mereka melompat-lompat dan menjelajahi area bermain baru mereka.

    Dinding kucing juga memberikan solusi praktis, terutama jika kamu tinggal di ruang yang terbatas. Kamu hanya membutuhkan dinding kosong (beberapa desain dinding kucing bahkan menyediakan rak untuk dekorasi manusia).

    Alih-alih menempatkan menara kucing besar di rumah, dinding kucing bisa menjadi pilihan yang lebih hemat ruang dan anggaran.

    Rak-rak ini dapat sepenuhnya disesuaikan dengan ruang dan kebutuhan kucing kamu. Jika kucing kamu cenderung malas, kamu bisa menyediakan tempat untuk tidur dan bersantai.

    Namun, jika kucing kamu aktif dan suka memanjat, rak tradisional dan tangga panjat mungkin menjadi pilihan yang lebih cocok.

    Cara Membuatnya

    Jika kamu ingin menambahkan dinding kucing di rumah, langkah pertama adalah merencanakan secara detail elemen yang akan disertakan.

    Sebelum memulai pemasangan, pastikan kamu telah menyiapkan semua komponen yang diperlukan serta tata letaknya.

    Pertimbangkan kemampuan dan kebutuhan kucing kamu, pastikan tempat bertengger dipasang cukup dekat agar kucing dapat melompat dengan mudah tanpa risiko cedera.

    Dinding kucing sebaiknya menarik dan sedikit menantang untuk menjaga minat kucing, namun tetap bisa dilewati dengan aman.

    Setelah rencana siap, kamu dapat mulai membangun. Pemasangan rak atau tali sebagian besar sama seperti pemasangan rak biasa di dinding, namun karena kucing akan melompat dan memanjat, pastikan semua terpasang dengan aman.

    Gunakan perangkat keras yang kuat, seperti jangkar drywall, untuk menahan beban kucing kamu agar rak tidak jatuh atau rusak.

    Untuk hasil yang lebih tahan lama, temukan tiang di dinding untuk memasang rak dan tempat bertengger. Gunakan level dan pensil untuk menandai posisi sebelum memulai pemasangan.

    Kamu juga memerlukan bor untuk membuat lubang awal dan memasang sekrup serta braket.

    Setelah semua terpasang, kamu bisa mendekorasinya dengan mainan atau alas garuk sesuai keinginan.

    Berkreasilah seluas yang kamu bisa karena, ada banyak inspirasi yang bisa kamu temukan untuk menciptakan taman bermain yang menyenangkan bagi kucing kamu, dan kamu akan menikmati melihat mereka bermain di lintasan rintangan baru mereka.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Putih Gampang Kotor, Ini Cara Rawatnya Biar Selalu Bersih Bersinar



    Jakarta

    Interior rumah yang serba putih memberi kesan ruangan yang bersih, terang, indah. Namun, mempunyai rumah serba putih ternyata nggak mudah, lho.

    Pasalnya, benda-benda berwarna putih memang terkenal mudah kotor. Oleh karena itu, kamu perlu lebih rajin merawat dan menjaga kebersihan di rumah.

    Lalu, gimana cara merawat rumah serba putih biar tetap terlihat bersih bersinar? Yuk, simak caranya berikut ini.


    Cara Rawat Rumah Serba Putih

    Inilah cara merawat setiap sudut rumah yang serba putih seperti yang dikutip dari Houzz.

    1. Dinding

    Menyedot debu pada dinding setiap beberapa minggu sekali akan membantu mencegah penumpukkan debu. Debu dapat membuat dinding putih tampak kusam, maka harus selalu dibersihkan.

    Jika menemukan noda, cobalah untuk mengelapnya dengan kain lembut yang lembap terlebih dahulu. Kalau belum berhasil, buat pasta dari soda kue dan air, lalu oleskan ke noda dan bersihkan.

    Selain itu, kamu bisa mengecat ulang bagian yang terkena noda. Sediakan wadah cat dinding yang diberi label dan ditaruh di tempat yang mudah dijangkau. Tuang sedikit ke dalam gelas plastik dan gosok noda yang berubah warna dengan kuas kecil.

    2. Sofa

    Kamu dapat menjaga sofa tetap putih bersih dengan memilih sofa dengan sarung yang dapat dilepas pasang. Dengan begitu, kamu bisa mudah mencuci sofa.

    Kemudian, sering-sering menyedot debu pada furniture kain secara teratur. Langkah ini akan membantu mencegah debu dan kotoran menumpuk. Apabila terdapat noda, bersihkan dengan pembersih jok yang dirancang untuk jenis kain yang kamu miliki.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan pembersih uap untuk membersihkan jok sofa putih dengan benar. Menyewa atau membeli mesin dapat jauh lebih hemat biaya daripada membersihkan furniture besar secara profesional.

    3. Tempat Tidur

    Jika memilih menggunakan seprai putih, periksa labelnya untuk memastikan tidak ada perawatan khusus yang diperlukan. Cuci seprai putih dengan air panas dan detergen biasa.

    Tambahkan pemutih sesuai kebutuhan agar seprai terlihat kinclong seperti baru. Jangan cuci seprai putih dengan barang berwarna apapun kecuali kamu yakin warnanya tidak akan luntur.

    Sementara itu, selimut pada dasarnya lembut dan tidak boleh dicuci dengan mesin. Namun, sebagian besar dapat dicuci dengan aman dengan tangan di bak mandi dan dikeringkan dengan tali.

    4. Lantai

    Hindari mengenakan sepatu di dalam rumah. Sediakan rak sepatu dekat pintu dan taruh keset di dalam dan luar pintu masuk rumah.

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan lantai dengan penyedot debu ataupun sapu. Lalu, pel lantai dengan dengan kain pel agak lembap dan sedikit cairan pembersih. Untuk membersihkan noda, gunakan pembersih yang dirancang untuk jenis lantai rumahmu.

    5. Kamar Mandi

    Cara terbaik mencegah penumpukan kerak sabun dan noda di kamar mandi adalah dengan sering membersihkannya dengan gerakan yang mudah dan ringan.

    Kalau ada noda yang susah dibersihkan, kamu bisa menggunakan berbagai produk pembersih. Akan tetapi, hindari pembersih abrasif dan sabut gosok yang dapat merusak permukaan di kamar mandi.

    6. Ubin dan Nat

    Bersihkan ubin dan nat putih secara teratur dengan air sabun yang lembut, lalu bilas. Sering membersihkan permukaan ubin dan nat adalah cara terbaik untuk menghindari perubahan warna.

    Untuk membersihkan nat putih yang kotor dan berubah warna, gosok dengan sikat gigi yang dicelupkan ke dalam campuran pemutih klorin dan air.

    Itulah beberapa cara merawat rumah yang serba putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Punya Kamar Mandi Tanpa Ventilasi? Ini Tipsnya Biar Nggak Pengap



    Jakarta

    Saat mendesain kamar mandi, faktor terpenting yang perlu dipertimbangkan adalah pencahayaan dan ventilasi. Namun, tidak semua kamar mandi memiliki jendela sehingga tidak ada udara yang masuk ke kamar mandi.

    Kamar mandi tanpa jendela memiliki banyak tantangan yang harus diperhatikan oleh pemilik rumah. Dengan aliran udara yang sedikit, bau kamar mandi menjadi tidak sedap sehingga menghasilkan suasana yang tidak menyenangkan.

    Melansir homify, berikut beberapa tips menjaga kamar mandi tanpa jendela tetap segar dan tidak pengap.


    Pisahkan Ruang Basah dan Kering

    Memisahkan area kamar mandi basah dan kering dapat menjaga tempat tersebut tetap bersih dan bebas jamur. Seperti memisahkan bak mandi dan pancuran dengan area untuk toilet dan wastafel.

    Tingkatkan Pencahayaan

    Kamar mandi tanpa jendela pastinya tidak akan mendapatkan cahaya alami yang masuk. Manfaatkan kurangnya jendela dengan memperhatikan pencahayaan menggunakan cahaya buatan yang lembut namun cerah.

    Jika memungkinkan, gunakan beberapa sumber cahaya. Selain itu, dinding kaca antara kamar mandi dan ruang lain dapat digunakan untuk menambah pantulan cahaya agar lebih terang.

    Perbesar Ruangan dengan Cermin

    Cermin memang tidak terlalu membantu dalam mengatasi bau kamar mandi, namun sangat berguna untuk membuat ruangan terasa lebih luas dari ukuran sebenarnya.

    Jika kamar mandi tidak memiliki jendela terbuka, tambahkan cermin untuk memantulkan cahaya ke seluruh ruangan sekaligus meningkatkan kesan ruangan agar lebih terlihat estetik.

    Tambahkan Tanaman

    Tanaman tidak hanya tampak cantik di suatu ruangan, tetapi juga dapat menyerap kelembapan, sehingga mengurangi kelembapan secara menyeluruh di dalam ruangan. Tanaman seperti pakis, anggrek dan aloe.

    Hal ini membuat ruangan akan terasa lebih nyaman dan tampak indah. Pastikan untuk meletakkan tanaman pot tidak terlalu jauh dari kipas ventilasi toilet agar aroma alami yang segar dapat menyebar dan bersirkulasi sebaik mungkin.

    Pilih Skema Warna yang Terang

    Skema warna cerah memantulkan cahaya dan membantu memberikan kesan terbuka. Jika kamu tidak memiliki jendela pada kamar mandi, skema warna yang cerah akan membuat ruangan tampak luas dan mencegah timbulnya jamur, kotoran, dan lumut.

    Pasang Kipas Ventilasi

    Salah satu masalah terbesar pada kamar mandi tanpa jendela adalah ruangan tersebut mudah terisi kelembapan saat digunakan. Untuk mengatasi hal ini, kipas ventilasi toilet adalah solusi terbaik dan dapat mengubah tingkat kelembapan di dalam ruangan menurun.

    Pastikan kipas ventilasi menyala setiap kali ruangan digunakan. Hal ini akan mencegah terbentuknya jamur dan lumut, sekaligus mengurangi kemungkinan timbulnya bau.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mencuci Bantal Biar Nggak Jadi Sarang Tungau


    Jakarta

    Mencuci bantal ternyata diperlukan. Hal itu dilakukan agar bantal bersih dan bebas dari tungau debu.

    Tungau merupakan hewan yang dapat menyebabkan gatal-gatal dan memicu alergi. Biasanya, hewan ini ditemukan di peralatan tidur, seperti kasur hingga bantal.

    Bantal merupakan alas kepala yang sering digunakan untuk tidur. Bantal bisa menjadi kotor dan bernoda karena keringat tubuh, debu, jamur, hingga adanya tungau debu.


    Maka dari itu bantal perlu dicuci agar bersih dan tidur jadi lebih berkualitas. Dilansir dari Healthline, mencuci sarung bantal memang bisa menjadi salah satu kunci untuk membuat tempat tidur bersih, namun akan lebih baik lagi jika bantal juga dicuci.

    Seberapa Sering Bantal Harus Dicuci?

    Mencuci bantal sebaiknya dilakukan beberapa kali dalam setahun, tergantung dari bahannya. Ada tiga jenis bantal yang umumnya digunakan, yaitu bantal bulu atau kapas, bantal polyester, dan bantal busa lateks.

    Bantal bulu atau kapas sebaiknya dicuci setiap tiga hingga enam bulan sekali. Bantal polyester sebaiknya dicuci setahun sekali. Sementara itu, bantal busa lateks sebaiknya dicuci dua hingga tiga tahun sekali.

    Cara Mencuci Bantal Berdasarkan Bahan Pengisinya

    Melansir The Spruce, berikut cara mencuci bantal berdasarkan bahan pengisinya.

    1. Mencuci Bantal Berisi Bulu atau Kapas dan Polyester

    Pembersihan Noda

    – Gunakan pemutih atau sedikit detergen untuk menghilangkan noda.

    – Gosok noda dengan sikat berbulu lembut dan biarkan selama minimal 10 menit sebelum mencuci.

    Pengaturan Mesin Cuci

    – Pilih siklus cuci lembut dan air dingin untuk bantal berisi bulu.

    – Bantal berisi polyester dapat dicuci dengan air dingin atau hangat.

    Penggunaan Detergen yang Tepat

    – Gunakan detergen rendah busa dan tinggi efisiensi untuk menghindari penggumpalan bulu.

    Siklus Bilas Tambahan

    – Tambahkan siklus bilas kedua jika diperlukan untuk memastikan semua detergen terbilas.

    Mengeringkan Bantal

    – Ratakan bantal, keringkan dengan suhu sedang, dan tambahkan bola pengering wol untuk memisahkan gumpalan bulu.

    2. Mencuci Bantal Berisi Busa Lateks atau Memory Foam

    Pembersihan Noda

    – Gunakan campuran detergen dan air hangat untuk membersihkan noda.

    – Teteskan campuran pada area kotor dan biarkan selama minimal 10 menit.

    Merendam Bantal

    – Gunakan bak atau wadah besar dengan air hangat dan sedikit detergen.

    – Rendam bantal selama tidak lebih dari 10 menit, hindari meremas busa.

    – Bilas bantal dengan air bersih beberapa kali hingga tidak ada busa yang muncul.

    Menyerap Kelebihan Kelembapan dan Mengeringkan

    – Letakkan bantal di antara handuk katun untuk menyerap kelebihan kelembapan.

    – Keringkan bantal di rak dengan sirkulasi udara, hindari mesin pengering otomatis.

    Hal yang Perlu Diingat

    – Jangan mencuci bantal berisi busa dalam mesin cuci.

    – Pastikan bantal benar-benar kering sebelum digunakan kembali untuk mencegah pertumbuhan jamur dan kelembaban.

    – Ikuti petunjuk perawatan pada label bantal untuk hasil optimal.

    Itulah cara mencuci bantal berdasarkan bahannya. Dengan mengikuti cara-cara ini, kamu bisa menjaga kebersihan dan kenyamanan bantal hingga memastikan tidur yang berkualitas setiap malam. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com