Tag: bak

  • Saluran Air di Kitchen Sink Mampet? Bersihkan dengan Cara Ini!


    Jakarta

    Kitchen sink atau bak cuci piring perlu dibersihkan secara berkala. Sebab, ada banyak sisa makanan yang dapat masuk ke dalam saluran air, sehingga menyebabkan kitchen sink mampet.

    Tidak hanya bikin saluran air tersumbat, kitchen sink yang kotor juga dapat mengeluarkan bau tak sedap. Alhasil, mencuci piring jadi tidak nyaman dan bisa membuatmu merasa mual.

    Kalau kitchen sink di rumah sudah mampet, jangan khawatir. Sebab, ada cara mudah untuk mengatasinya. Penasaran? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Bersihkan Saluran Air di Kitchen Sink

    Membersihkan saluran air di kitchen sink ternyata bisa menggunakan bahan sederhana, yakni soda kue dan cuka putih. Kombinasi keduanya dinilai efektif untuk mengatasi mampet di bak cuci piring.

    Dilansir Southern Living, pakar kebersihan Jill Koch mengatakan soda kue dan cuka merupakan bahan alami yang efektif membersihkan saluran air di kitchen sink. Namun, keduanya tidak boleh digunakan secara bersamaan.

    “Ini sering terjadi kesalahpahaman yang cukup umum, soda kue dan cuka jika dicampur justru tidak efektif membersihkan saluran kitchen sink,” kata Koch.

    Koch mengungkapkan cara yang tepat untuk membersihkan saluran air di kitchen sink dengan kedua bahan tersebut. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Taburkan Soda Kue

    Langkah yang pertama adalah menaburkan soda kue ke saluran pembuangan di kitchen sink. Untuk takaran soda kue kira-kira setengah cangkir hingga satu cangkir.

    “Saya juga suka menambahkan sedikit sabun cuci piring di atasnya agar lebih efektif mengatasi saluran yang mampet,” ungkap Koch.

    2. Diamkan Soda Kue

    Setelah menabur soda kue di saluran air, kini diamkan selama sekitar 5-10 menit. Langkah ini dilakukan agar baking soda dapat bereaksi untuk melarutkan zat-zat yang membuat saluran jadi mampet.

    Jika sudah, bilas soda kue dengan air panas secara perlahan. Hati-hati saat menyiramnya karena cipratan air bisa mengenai tangan.

    3. Tuang Cuka Putih

    Kemudian, tuang secangkir cuka putih ke dalam saluran pembuangan air. Cuka berfungsi untuk membantu membersihkan dan menghilangkan bau tak sedap dari saluran air.

    “Kedua bahan itu akan membantu membersihkan sekaligus menghilangkan bau di saluran pembuangan air pada kitchen sink,” tutur Koch.

    Sebagian orang mungkin ragu saat menuangkan cuka putih ke dalam saluran air. Soalnya, sifat asam dari cuka dikhawatirkan dapat merusak komponen kitchen sink dan pipa air.

    Koch menyebut tingkat keasaman cuka memang dapat merusak pipa atau kitchen sink seiring waktu. Namun jika tidak dilakukan sesering mungkin masih dianggap aman.

    “Secara keseluruhan, baik cuka maupun soda kue merupakan metode alami yang ampuh untuk membersihkan saluran pembuangan di kitchen sink. Jika hanya dilakukan sebulan sekali atau lebih seharusnya tidak masalah,” pungkasnya.

    Demikian cara membersihkan saluran air di kitchen sink yang mampet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Area Paling Rawan di Dapur, Hindari Simpan 5 Barang Ini di Bawah Bak Cuci Piring


    Jakarta

    Saat ini sebagian besar rumah sudah menggunakan kitchen set sebagai ruang penyimpanan yang efisien. Bentuknya seperti lemari dan rak sering dipasang di bawah dan di atasnya kompor.

    Lemari bagian atas biasanya diisi oleh peralatan masak, minyak, hingga piring dan cangkir yang jarang dipakai. Lalu, di bawah kompor biasanya bumbu-bumbu dapur dan peralatan makan yang sering dipakai. Sementara di bawah bak cuci piring atau wastafel dapur barang yang disimpan jauh lebih beragam karena biasanya ruang di bawahnya jauh lebih luas dari lemari lainnya.

    Meskipun begitu, ternyata area bawah bak cuci piring ini tidak bisa menyimpan sembarangan benda karena rentan sekali lembap mengingat lokasinya dekat dengan pipa.


    Dilansir Ideal Home, berikut 5 barang yang tidak boleh disimpan di bawah bak cuci piring.

    1. Cairan Pembersih Kimia

    Siapa di sini yang menyimpan bahan pembersih lantai, pembersih toilet, atau pembersih kaca di bawah bak cuci piring? Lily Cameron dari Fantastic Services mengatakan lokasi tersebut tidak cocok untuk menyimpan cairan-cairan pembersih tersebut. Alasannya ternyata bukan karena lokasinya yang lembap, melainkan tempatnya mudah sekali dijangkau oleh anak-anak dan anabul.

    “Tempat ini mudah diakses. Jika tertelan, bahan kimia ini bisa berbahaya. Hindari simpan pembersih kimia di sana. Lebih baik simpan di tempat yang lebih tinggi di dapur, kamar mandi, atau lemari serbaguna yang jauh dari jangkauan,” kata Lily.

    2. Makanan Hewan Peliharaan

    Beberapa makanan hewan peliharaan dijual dalam ukuran besar. Untuk rumah yang kecil sulit untuk meletakkan di lemari. Apabila diletakkan sembarangan, khawatir mudah dijangkau oleh hewan tersebut. Area di bawah wastafel terkadang jadi pilihan karena luas dan mudah dijangkau.

    Namun, area ini sebenarnya tidak cocok karena mudah terkena air sehingga menjadi lembab dan berjamur. Lokasi yang tepat adalah area yang agak tinggi dari hewan, kering, dan sejuk.

    3. Tekstil

    Bagian bawah bak cuci piring juga nggak cocok untuk meletakkan barang yang terbuat dari kain, contohnya kain lap, keset, hingga handuk. Area ini cukup lembap sehingga dapat membuat bahan kain rusak karena jamur mudah sekali tumbuh. Lebih baik simpan barang kain di wadah tertutup di tempat yang kering dan jauh dari dapur.

    4. Peralatan Elektronik Dapur

    Bagi yang ingin membuat rak khusus barang elektronik di bawah wastafel sebaiknya konsultasikan dahulu ke ahlinya. Area ini berpotensi mengalami kebocoran dan cukup lembap sehingga membutuhkan ruang yang cukup agar terjadi pertukaran udara. Terlalu banyak rak dapat mempersempit jalur udara di bawah. Selain itu, lembap juga bisa memicu muncul karat pada peralatan elektronik.

    5. Bumbu dapur

    Bumbu dapur sebaiknya diletakkan di area bawah kompor karena lebih aman dan mudah dijangkau. Area bawah bak cuci piring terlalu lembap, bisa memicu pertumbuhan jamur dan membuat bahan dapur busuk.

    Itulah 5 barang yang tak boleh disimpan di bawah rak cuci piring, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Ketahui Posisi Terbaik dan Terburuk Meletakkan Kulkas di Dapur Menurut Ahli


    Jakarta

    Kulkas biasanya diletakkan di dapur atau berada di area memasak. Hal ini dikarenakan fungsinya sebagai penyimpanan bahan makanan.

    Letaknya pun pasti berbeda-beda pada setiap rumah, bisa ada yang di pojok kanan, kiri, atau bahkan di tengah ruangan. Hal ini menyesuaikan dengan ukuran kulkas yang dipakai dan desain dapurnya yang berbeda. Selama kulkas tidak mengganggu atau memakan banyak ruang di dapur, di mana pun letak kulkas tidak akan jadi masalah.

    Namun, jika ingin membuat dapur yang lebih terstruktur dengan ruang gerak lebih efisien, beberapa desainer interior mengungkapkan lokasi-lokasi kulkas yang tepat. Dilansir Homes and Gardens, berikut lokasi yang disarankan untuk meletakkan kulkas.


    Posisi Kulkas yang Tepat

    1. Tentukan dengan Konsep Kitchen Triangle

    Dalam mendesain dapur, dikenal konsep yang disebut kitchen triangle. Konsep ini mengatur posisi 3 benda penting di dapur, yakni kompor atau oven, kulkas, dan wastafel atau bak cuci piring. Ketikanya harus berada dalam batas jarak yang aman yang apabila ditarik garis akan membentuk segitiga.

    Desainer senior di British Standard by Plain English Adrian Bergman mengungkapkan fungsi dari konsep kitchen triangle adalah agar ruang gerak di dapur leluasa tidak saling bertabrakan.

    Dalam aturan tersebut, kulkas harus berada di dekat kompor, tetapi tidak menempel, melainkan urutannya adalah kulkas, kompor, dan bak cuci piring.

    2. Ruang Penyimpanan Makanan

    Selain dapur, kulkas bisa diletakkan di ruang tempat penyimpanan makanan. Lokasi ini juga cukup strategis dan efisien karena saat menyimpan bahan makanan dan hendak memakannya berada di satu tempat.

    3. Ruang Makan

    Kulkas juga bisa diletakkan di area makan. Hal ini dapat mempermudah ketika menyimpan makanan setelah semua orang selesai makan. Bisa juga mempermudah penghuni rumah ketika hendak mengambil air dingin, es batu, atau cemilan manis.

    Posisi Kulkas yang Harus Dihindari

    1. Tempat Lalu Lalang

    Pemimpin Redaksi Homes & Gardens Lucy Searle mengatakan kulkas sebaiknya tidak diletakkan di area berlalu lalang, seperti lorong dan tepat di persimpangan koridor. Area ini harus bebas dari gangguan benda besar dan keras untuk menghindari tabrakan dan benturan.

    2. Dekat dengan Sumber Panas

    Kulkas sebaiknya tidak tepat bersebelahan dengan kompor, oven, atau perangkat yang dapat menghasilkan panas. Hal ini dikarenakan panas dapat berpengaruh pada kinerja kulkas. Kulkas butuh area dengan suhu normal agar bisa menjaga suhu dingin di dalamnya.

    3. Area yang Terkena Paparan Matahari Langsung

    Selain panas dari perangkat lain, sinar matahari langsung pun harus dihindari. Oleh karena itu, kulkas sebaiknya tidak berada di dekat jendela atau tepat di bawah sky light.

    Itulah lokasi yang disarankan dan harus dihindari untuk meletakkan kulkas, semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Asal! Ini Bahaya Menghidupkan Kulkas Setelah Dipindahkan


    Jakarta

    Kulkas yang baru saja sampai rumah dan dibuka dari kemasan tidak bisa langsung dipakai. Sebagai alat pendingin, kulkas memerlukan waktu dan didiamkan.

    Hal ini juga berlaku bagi kulkas yang digeser cukup jauh atau yang diangkat. Setiap guncangan pada kulkas terutama yang terjadi cukup lama dan sering dapat berpengaruh pada kinerja mesin sehingga tidak boleh langsung dinyalakan.

    Alasannya adalah guncangan yang terjadi pada kulkas menyebabkan bagian oli kompresornya bergerak dan perlu menyesuaikan kembali. Gambarannya seperti hiasan bola salju yang di dalamnya terdapat cairan dan butir-butir bak salju. Setelah diguncang, semua hiasannya dapat kembali ke bentuk semula setelah didiamkan.


    Oli kompresor sendiri fungsinya cukup penting bagi kulkas, yakni sebagai pendingin dan pelumas. Menurut situs Domex, oli kompresor adalah zat yang diperlukan untuk melumasi dan mendinginkan bagian mana pun yang menjadi panas di dalam kulkas. Tanpa oli kompresor, kulkas, dan freezer bisa cepat rusak dan beberapa suku cadang di dalam kulkas harus sering diganti karena rusak.

    Kulkas yang terguncang hebat lalu langsung dinyalakan dapat menyebabkan kebocoran kompresor kulkas. Akibatnya adalah kulkas akan lebih lama untuk dingin. Selain itu, oli kompresor yang bocor juga bisa menyebabkan sirkulasi pada freon terganggu. Sebagai informasi sirkulasi freon adalah senyawa kimia yang berguna untuk menyerap suhu panas dan mengubahnya menjadi suhu dingin di dalam kulkas.

    Waktu yang Tepat Menyalakan Kulkas

    Waktu yang tepat untuk menyalakan kulkas perlu disesuaikan dengan spesifikasi kulkas. Ketika membeli kulkas bisa ditanyakan kepada pihak produsen atau penjual. Umumnya, waktu yang aman untuk kembali menyalakan kulkas adalah setelah 24 jam. Oli kompresor dipastikan sudah kembali ke tempat semula.

    Cara Memindahkan Kulkas yang Benar

    Bagi kamu yang hendak pindahan rumah dan ingin membawa kulkas dengan aman sampai ke rumah baru. Menurut situs findamover.com berikut cara memindahkan kulkas yang aman.

    1. Kosongkan, bersihkan, dan pastikan es sudah mencair 24-48 jam sebelum dipindahkan.
    2. Gunakan alat bantu untuk menggerakkan kulkas seperti kain atau roda.
    3. Ukur dan tentukan jalur keluar kulkas. Pastikan kulkas tidak terhalang tinggi pintu atau kerangka pintu lainnya.
    4. Biarkan kulkas tetap tegak atau berdiri saat dipindahkan untuk mencegah perpindahan oli kompresor.
    5. Ikat kulkas jika merasa saat perpindahan akan mengalami banyak guncangan.

    Itulah penjelasan kenapa kulkas yang baru dibeli tidak boleh langsung dinyalakan, semoga bermanfaat.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Zamzam yang Tak Pernah Kering Sejak Zaman Nabi Ibrahim AS



    Jakarta

    Salah satu keistimewaan air zamzam adalah adanya kenyataan bahwa air zamzam tidak pernah kering dan terus ada airnya tanpa pernah henti, meski ia telah berusia ribuan tahun, serta telah diambil dan dikonsumsi oleh jutaan manusia dari seluruh penjuru dunia.

    Mengutip buku berjudul Mukjizat Penyembuhan Air Zamzam yang ditulis Badiatul Muchlisin Asti menuliskan kisah ketika Hajar melihat malaikat berdiri di sebuah tempat (di dekat sumur zamzam sekarang), terlihat malaikat itu tengah menggali tanah dengan sayapnya, hingga air pun menyembur deras dari tempat itu.

    Hajar kemudian membuat lubang seperti baskom dengan tangannya dan mengisi kantong kulitnya dengan air yang menyembur deras dari tempat itu. Air itu terus menyembur deras meskipun telah ia bendung sebagian darinya. Sehingga bila bukan karena kasih sayang Allah, maka air itu akan menjadi arus deras yang meliputi permukaan bumi.


    Nabi Muhammad SAW ketika menceritakan kisah Hajar dan Nabi Ismail, beliau bersabda,

    يَرْحَمُ اللَّهُ أُمَّ إِسْمَاعِيلَ ، لَوْ تَرَكَتْ زَمْزَمَ — أَوْ قَالَ: لَوْ لَمْ تَغْرِفْ مِنَ الْمَاءِ – لَكَانَتْ زَمْزَمُ عَيْنًا مَعِيْنًا

    Artinya: “Semoga Allah melimpahkan Kasih-Nya kepada Ibu Ismail. Jika saja ia membiarkan zamzam (terus menyemburkan air tanpa mengendali- kannya atau kalau ia tidak mengambil air darinya), zamzam akan menjadi arus deras yang meliputi permukaan bumi”. (HR. Bukhari)

    Kisah di atas menunjukkan tidak akan pernah keringnya mata air zamzam sepanjang masa. Air zamzam tidak akan pernah kering dan airnya tak akan pernah habis. Ibnu Abbas berkata, “Seandainya ia (Hajar) tetap meninggalkannya, maka pasti air itu tetap akan ada.”

    Ibnu Al-Jauzi berkata, “Keberadaan air zamzam adalah nikmat Allah tanpa usaha manusia. Maka tatkala dibendung oleh Hajar, masuklah usaha manusia, lalu nikmat itu dikurangkan”.

    Kisah lainnya yang menunjukkan tidak akan pernah keringnya air zamzam adalah kisah Abdul Muthalib ketika bermimpi mendapatkan perintah menggali mata air zamzam. Ketika itu, untuk ketiga kalinya, Abdul Muthalib bermimpi, dalam mimpinya ada seseorang yang menghampirinya dan berkata, “Galilah olehmu Zam- zam!”, maka Abdul Muthalib bertanya, “Apa itu Zamzam?”.

    Orang itu berkata, “la (Zamzam) adalah mata air yang tidak akan kering selamanya. Ia akan melayani minum para haji yang berjubel. la berada di antara kotoran dan darah. la terletak di tempat berkumpulnya burung-burung elang dan berada di dekat lubang semut.”

    Ad-Dahhak bin Muzahim berkata, “Sesungguhnya Allah akan mengangkat air tawar sebelum hari kiamat, dan semua air akan meresap selain air zamzam. Bumi akan terurai isinya, termasuk emas dan perak, kemudian seseorang akan datang membawa karung penuh emas dan perak seraya berkata, ‘Siapakah yang mau menerima barang ini dariku?’. Kemudian seseorang berkata, ‘Seandainya engkau bawakan kemarin, tentu aku akan menerimanya’.”

    Lebih dari itu, fakta nyata yang tak bisa dibantah oleh siapa pun adalah sejak zaman Nabi Ismail hingga sekarang, air zamzam tidak pernah habis sekalipun jutaan orang telah mengambilnya, terutama pada bulan Ramadhan dan bulan Haji. Orang yang melihat sumur zamzam akan mendapatkan kenyataan bahwa permukaan airnya tidak pernah berubah, tidak berkurang, sekalipun telah di- ambil. la juga tidak memancar banyak sehingga mengalir di muka bumi, juga tidak berkurang, dalam arti tidak tersisa sama sekali.

    Abdul Basit bin Abdul Rahman dalam buku Makkah al-Mu- karramah Fadhaa’iluha wa Tarikhuha (Makkah al-Mukarramah, Kelebih- an dan Sejarahnya) menyebutkan, bahwa sumur zamzam sudah berumur hampir 5000 tahun, persisnya 4946 tahun, sejak Nabi Ibrahim hingga sekarang.

    Syahruddin El-Fikri mengutip artikel anggota Ikatan Ahli Geologi Indonesia (IAGI) Rovicky Dwi Putrohari menyebutkan bahwa dalam sebuah uji pemompaan sumur zamzam mampu mengalirkan air sebanyak 11-18,5 liter per detik atau mencapai 660 liter per menit. Uji pemompaan ini dilakukan sebelum 1950-an.

    Berikutnya, dibangunlah pompa air pada 1953 yang menyalurkan air dari sumur zamzam ke bak penampungan dan keran-keran. Ketika dilakukan pengujian, pada pemompaan 8.000 liter per detik selama 24 jam, air dalam sumur zamzam mengalami penyusutan sedalam 3,23 meter. Ketika pemompaan dihentikan, permukaan sumur kembali ke asalnya hanya dalam waktu 11 menit. Hal ini menimbulkan pertanyaan. Dari mana sumber air sumur zamzam yang begitu cepat berkumpul kembali tersebut?

    Rovicky menjelaskan bahwa terdapat banyak celah atau rekahan bebatuan di sekitar sumur zamzam. Salah satu rekahan memanjang ke arah Hajar Aswad dengan panjang 75 sentimeter dan ketinggian 30 sentimeter.

    Adapun beberapa celah kecil memanjang ke arah Safa dan Marwa. Keterangan geometris lain menyebutkan keberadaan celah sumur di bawah tempat tawaf. Celah-celah inilah yang kemudian memasok air ke sumur zamzam.

    Wallahu’alam

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com