Tag: bakar

  • Perbedaan Kompor Listrik dan Induksi, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Saat ini, semakin banyak orang yang beralih dari kompor gas ke kompor listrik atau induksi karena alasan efisiensi dan keamanan. Keduanya memang menggunakan tenaga listrik sebagai sumber panas, tetapi cara kerja dan efisiensinya berbeda.

    Kompor listrik bekerja dengan memanaskan elemen pemanas yang kemudian menghantarkan panas ke peralatan masak. Sementara itu, kompor induksi menggunakan teknologi elektromagnetik yang langsung memanaskan wadah masak tanpa membuat permukaannya panas. Perbedaan ini berpengaruh pada konsumsi energi, kecepatan memasak, dan jenis peralatan masak yang bisa digunakan.

    Meski sekilas keduanya terlihat sama, ternyata prinsip dan cara kerja kompor listrik maupun induksi berbeda. Lalu, mana yang paling sesuai dengan kebutuhan rumah tangga masa kini?


    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Listrik

    Disadur dari berbagai laman perusahaan merek peralatan rumah tangga, kompor listrik bekerja dengan mengalirkan arus listrik melalui kumparan logam yang terletak di bawah permukaan kaca atau keramik sebagai perantara.

    Arus listrik tersebut menghasilkan panas akibat hambatan listrik dalam kumparan, kemudian panas tersebut ditransfer ke peralatan masak menggunakan teknologi infra merah. Anita Rahmatia dan Putri Dwimirnani menjelaskan dalam buku Menata Dapur Minimalis, kompor listrik menggunakan tenaga listrik sebagai sumber utama untuk menghasilkan panas.

    Seperti kompor gas, kompor listrik juga berfungsi untuk memasak, tetapi memiliki keunggulan dalam efisiensi energi dan keamanan karena tidak menghasilkan api terbuka. Permukaannya tetap dingin kecuali pada bagian piringan pemanas.

    Buku tersebut juga menyebutkan bahwa kompor listrik pertama kali diciptakan pada tahun 1892 dan diperkenalkan dalam sebuah pameran di Ottawa. Dibandingkan dengan kompor gas, kompor listrik lebih unggul dalam hal kemudahan perawatan, karena materialnya yang halus membuatnya lebih mudah dibersihkan.

    Pengertian dan Cara Kerja Kompor Induksi

    Saat ini, kompor induksi juga semakin banyak digunakan di dapur rumah tangga. Berbeda dari kompor listrik, kompor induksi memanfaatkan elektromagnet sebagai sumber panasnya, bukan kumparan logam.

    Arus listrik yang mengalir melalui cincin elektromagnetik akan menghasilkan medan magnet, yang kemudian secara langsung memanaskan panci atau wajan tanpa memerlukan perantara. Panas dihasilkan melalui induksi gelombang elektromagnetik, sehingga kompor ini hanya dapat berfungsi dengan peralatan memasak yang memiliki lapisan feromagnetik di bagian bawahnya.

    Karena sistem pemanasannya yang unik, kompor induksi memerlukan peralatan masak khusus agar dapat bekerja secara optimal. Panci atau wajan yang digunakan harus memiliki dasar datar dan mengandung bahan magnetik sebagai penghantar panas. Wajan biasa tidak dapat digunakan pada kompor induksi karena tidak memiliki lapisan magnet yang diperlukan untuk mengkonduksi panas.

    Menurut laman CNet, cara kerja kompor listrik dan induksi memiliki perbedaan mendasar. Kompor listrik mentransfer panas dari elemen pemanas ke panci melalui konduksi, sedangkan kompor induksi menggunakan elemen magnetik yang langsung memberikan energi panas ke peralatan masak berbahan logam. Hal ini memungkinkan panas menyebar lebih merata ke seluruh permukaan panci atau wajan.

    Perbedaan Kompor Listrik dan Kompor Induksi

    Meskipun kompor induksi masih dipandang sebagai kompor eksklusif, kompor listrik sudah digunakan sejak lama dan tetap menjadi pilihan banyak orang. Tapi agar lebih yakin lagi, berikut perbedaan kompor listrik dan induksi dirangkum dari laman Badan Pengembangan Teknologi dan Sistem Informasi (BPTSI) Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta, CNet, dan buku karya Anita Rahmatia:

    1. Harga dan Kemudahan Pemasangan

    Kompor listrik umumnya lebih terjangkau dibandingkan kompor induksi. Selain itu, penggunaannya juga lebih fleksibel karena bisa digunakan dengan berbagai jenis peralatan masak, termasuk panci dan wajan yang biasa digunakan pada kompor gas.

    Keunggulan utama dari kompor ini adalah kesederhanaannya serta kemudahan dalam pemasangan. Kamu tidak perlu membeli peralatan khusus atau khawatir dengan biaya yang terlalu tinggi. Namun, penggunaan kompor listrik bisa lebih boros listrik karena membutuhkan daya yang lebih besar.

    2. Efektivitas Panas

    Perbedaan utama antara kompor listrik dan induksi terletak pada cara menghantarkan panas. Kompor listrik memanaskan alat masak melalui elemen pemanas yang dialiri listrik, sedangkan kompor induksi menggunakan medan elektromagnetik untuk langsung memanaskan panci atau wajan tanpa perantara.

    Kemampuan kompor listrik memanfaatkan panas sisa, menjadi kelebihannya. Setelah dimatikan, permukaan kompor listrik masih tetap hangat, sehingga bisa digunakan untuk menjaga suhu makanan atau menyelesaikan proses memasak tanpa harus menyalakannya kembali.

    Di lain sisi, kompor induksi lebih efisien dibandingkan kompor listrik karena menghasilkan panas yang lebih merata di seluruh permukaan alat masak. Selain itu, kompor induksi memiliki respons yang lebih cepat terhadap perubahan suhu, sehingga memasak menjadi lebih efektif.

    3. Efisiensi Energi

    Kompor induksi lebih efisien karena panas yang dihasilkan langsung ditransfer ke peralatan masak, dengan tingkat efisiensi mencapai 80-90%. Sebaliknya, kompor listrik hanya memiliki efisiensi sekitar 70% karena proses pemanasannya tidak langsung. Bahkan, kompor induksi bisa mendidihkan air dua kali lebih cepat dibandingkan kompor gas.

    4. Keamanan

    Keamanan juga menjadi salah satu keunggulan utama kompor induksi. Permukaannya tidak menjadi panas saat digunakan, kecuali panas sisa dari panci atau wajan. Selain itu, kompor ini hanya akan menyala jika ada peralatan masak berbahan logam di atasnya, sehingga risiko kecelakaan lebih kecil.

    Kompor induksi lebih aman karena permukaannya tidak panas saat disentuh, sehingga mengurangi risiko luka bakar. Selain itu, beberapa model dilengkapi fitur otomatis yang dapat mengatur durasi memasak. Namun secara umum, kedua jenis kompor lebih aman dibandingkan kompor gas karena tidak menggunakan api terbuka.

    5. Suhu Maksimal

    Kompor listrik dapat mencapai suhu yang lebih tinggi, yakni sekitar 393°C, sementara kompor induksi memiliki suhu maksimal sekitar 351°C. Namun, kompor induksi lebih cepat dalam menurunkan suhu setelah digunakan, sementara kompor listrik membutuhkan waktu lebih lama untuk mendingin.

    Hal ini mempengaruhi kemudahan perawatannya, sebab kompor induksi lebih mudah dibersihkan karena tidak perlu menunggu dingin terlebih dahulu. Sebaliknya, kompor listrik perlu didiamkan hingga dingin sebelum bisa dibersihkan untuk menghindari risiko luka bakar.

    Nah, itulah tadi penjelasan tentang perbedaan kompor listrik dan kompor induksi. Kamu bisa sesuaikan dengan kebutuhanmu sehari-hari, ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Hukum Bakar Sampah Sampai Ganggu Tetangga dalam Islam



    Jakarta

    Membakar sampah masih menjadi salah satu pilihan untuk menghilangkan sampah dengan cepat. Padahal cara tersebut bisa menyebabkan munculnya kabut asap yang mengganggu aktivitas bahkan menurunkan kualitas udara.

    Memang, aktivitas pembakaran sampah cenderung menurun karena keterbatasan lahan. Namun, ada saja yang tetap membakar sampah apabila ada lahan kosong.

    Kegiatan membakar sampah juga sering menuai pro-kontra. Selain karena asapnya yang mengganggu, api yang dinyalakan di sembarangan tempat bisa menyebar dan berpotensi membakar bangunan di sekitarnya.


    Menanggapi hal ini, Pembina Pesantren Quran Subulunajjah Depok, Ustaz Farid Nu’man Hasan, mengatakan dalam Islam tidak ada dalil yang mengharamkan membakar sampah di rumah sehingga hukumnya mubah atau boleh.

    “Membakar sampah di depan rumah, pada dasarnya adalah boleh karena itu termasuk aktivitas duniawi yang hukum asalnya adalah mubah (boleh) selama tidak ada dalil yang mengharamkannya,” kata Ustadz Farid saat dihubungi detikProperti beberapa waktu.

    Walau demikian, ia menyebutkan ada ketentuan lain yaitu jika membakar sampah di rumah sampai mengganggu kenyamanan tetangga, kegiatan tersebut tidak diperbolehkan.

    “Jika sampai asap dan baunya mengganggu orang lain, tetangga, atau orang yang lalu lalang, sehingga mereka tidak nyaman atau terganggu kesehatannya, maka ini tidak dibolehkan,” tambahnya.

    Sebagaimana Rasulullah SAW pernah bersabda seperti yang diriwayatkan oleh Hadits Bukhari RA, sebagai berikut.

    مَنْ كَانَ يُؤْمِنُ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ فَلَا يُؤْذِ جَارَهُ

    Artinya, “Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir maka janganlah dia mengganggu tetangganya.” (HR. Bukhari no. 6136).

    Hadits lainnya juga berkata orang yang mengganggu tetangganya dijamin tidak masuk ke dalam surga. Meskipun tidak dijelaskan secara rinci kegiatannya, membakar sampah yang asapnya mengganggu tetangganya, lalu orang tersebut tidak segera berhenti dan meminta maaf, maka ganjarannya seperti yang disebutkan dalam Hadits berikut.

    “Tidak akan masuk surga orang yang tetangganya tidak aman dari keburukannya.” (HR. Muslim no. 46).

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Kebiasaan yang Bisa Bikin Septic Tank Bermasalah, Bahkan Meledak!



    Jakarta

    Septic tank merupakan salah satu bagian terpenting dari rumah yang perlu perawatan dengan baik. Sebab septic tank memiliki fungsi penampungan kotoran alias tinja sebelum airnya dikembalikan ke daerah resapan. Jika septic tank tidak dirawat dengan baik, maka akan menimbulkan masalah yang tidak diinginkan.

    Sayangnya, masih banyak yang tidak tahu cara merawat septic tank. Peneliti Utama Teknologi Lingkungan Kota Penelitian Teknologi Bersih LIPI Neni Sintawardani mengatakan septic tank yang sudah berbau, kepenuhan, dan mampet harus segera disedot karena dapat terjadinya kasus septic tank, misalnya terjadi ledakan.

    Oleh karena itu perlu diketahui hal yang perlu dihindari agar septic tank tetap terawat dan tidak menimbulkan masalah. Berikut penjelasannya.


    5 Hal yang Bikin Septic Tank Bermasalah

    Inilah beberapa hal yang bisa bikin septic tank kamu bermasalah.

    1. Desain yang Asal

    Menurut Neni, septic tank yang efektif adalah septic tank yang didesain dengan memperkirakan volume jumlah limbah yang akan diproduksi oleh penghuni. Dengan begitu air limbah yang keluar masuk setelah proses dekomposisi bisa seimbang.

    Septic tank harus terbagi menjadi minimal dua bagian, sebagai ruang penampungan dan ruang kedap udara untuk penguraian limbah oleh bakteri.

    “Jika volumenya sesuai dengan apa yang masuk dan desainnya tidak satu ruang, jadi minimal dua orang, itu biasanya lebih aman stabil. Tidak perlu dilakukan penyedotan terlalu sering,” kata Neni beberapa waktu lalu.

    2. Ventilasi Tak Terawat

    Neni mengatakan bahwa ada beberapa kasus sang penghuni rumah tidak mengetahui di mana letak septic tank mereka. Biasanya pada kasus seperti ini, ventilasi septic tank tidak terawat rawan terselimuti sampah akibatnya gas dari penguraian bakteri tertimbun di septic tank tidak adanya saluran keluar.

    “Di mana ada lubang saluran gas? Beberapa kasus saya lihat beberapa rumah karena ketidaktahuan lubang gasnya tertutup. Tertutup tanah, atau terlalu rendah, enggak tahu di mana letaknya. Nah itu lama lama tekanan gas kuat itu juga bisa meledak,” ucap Neni.

    3. Bakar Dekat Ventilasi

    Karena tidak tahu di mana letak septic tank, beberapa penghuni adakalanya tidak sadar meletakkan sumber api dekat dengan ventilasi septic tank. Sumber api bisa menjadi penyebab gas di septic tank meledak.

    “Kalau kita tahu terpelihara oh di situ ada saluran gas. Ya, kita hindari dong jangan bakar-bakar di dekat situ karena kita tahu ada biogas,” ucap Neni.

    4. Sedot Habis

    Kesalahan selanjutnya yang menyebabkan septic tank cepat penuh adalah cara yang salah menyedot septic tank sampai habis. Diterangkan oleh Neni hal ini membuat bakteri pengurai berkurang banyak yang menyebabkan buruh waktu lebih lama sampai bisa mengerjakannya seperti semula.

    “Mana ada bibit (bakteri pengurai). Lama lagi bibitnya,” ucap Neni.

    5. Membuang Pembersih atau Antiseptik ke Septic Tank

    Kesalahan lain adalah membuang limbah yang masih ada cairan antiseptik atau pembersih ke septic tank. Neni mengatakan bahwa saat kita sedang membersihkan toilet, banyak orang memakai antiseptik agar bersih tapi akibatnya hal ini bisa mematikan bakteri pengurai di septic tank.

    “Kalau pakai sebulan sekali ya enggak apa-apa mungkin mati sedikit. tapi saya sendiri enggak pakai,” ucap Neni untuk cukup membersihkan toilet dengan air dan sikat saja.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Tetangga Sering Bakar Sampah dan Ganggu, Bisa Dilaporin Nggak Sih?



    Jakarta

    Membakar sampah merupakan salah satu cara yang banyak dilakukan di Indonesia untuk memusnahkan sampah. Cara ini dinilai cukup praktis sehingga dapat mengurangi gunungan sampah karena penghancurannya telah dilakukan pada masing-masing rumah.

    Ternyata cara mengurangi sampah seperti sangat tidak dianjurkan karena lebih banyak risiko dan bahayanya daripada manfaatnya. Risiko yang paling besar adalah merusak lingkungan. Asap dan partikel berbahaya yang jatuh ke tanah dapat mencemari tanah, sumber air, dan udara. Kemudian, asap yang ditimbulkan dapat mengancam keberlangsungan hidup hewan dan tumbuhan, serta mengganggu rantai makanan.

    Kemudian, membakar sampah juga bisa berisiko bagi properti karena api bisa menyambar dan membakar bangunan. Selain itu, risiko yang tanpa disadari mengancam nyawa adalah asap yang ditimbulkan dari pembakaran dapat memicu berbagai penyakit pernapasan.


    Pengacara Muhammad Rizal Siregar mengatakan aturan larangan membakar sampah telah tertulis dalam Undang-Undang No. 18 tahun 2008 yang membahas mengenai Pengelolaan Sampah. Di dalam UU tersebut, dijelaskan bahwa proses pembakaran sampah yang tidak sesuai dengan teknis termasuk dalam kegiatan melanggar hukum, baik dilakukan kepada tetangga atau di area pemukiman.

    “Membuang sampah dengan cara dibakar memang terlihat sepele. Namun, pengelolaan sampah dengan cara dibakar tidak sesuai dengan peraturan yang berlaku,” ucap Pengacara Muhammad Rizal Siregar kepada detikProperti.

    Direktur FWA Law Office Febrian Willy Atmaja juga menyampaikan selain undang-undang yang telah melarang pembakaran sampah, pencegahannya pun harus diperkuat dengan Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Walikota (Perwali), atau Peraturan Gubernur.

    “Jadi memang kalau mengacu kepada Pasal 12 Ayat 1 Undang-Undang No. 18 Tahun 2008 pun di situ dijelaskan berkaitan dengan pembakaran sampah, sanksi, dan dendanya. Tetapi, harus diperkuat juga dengan peraturan daerah, perwali, atau peraturan gubernurnya,” ujar Direktur FWA Law Office, Febrian Willy Atmaja kepada detikProperti, Selasa (21/5/2024) lalu.

    Willy menjelaskan bahwa membakar sampah adalah kegiatan yang tidak boleh dilakukan karena tidak berwawasan lingkungan. Hal ini mengacu pada Pasal 12 Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2008, yang menjelaskan bahwa setiap orang berkewajiban mengelola sampah rumah tangga dengan cara yang berwawasan lingkungan.

    Pengelolaan sampah yang benar adalah dengan membuang sampah pada tempatnya. Sampah tersebut akan diangkut dari perumahan dan dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA) utnuk diolah oleh pemerintah. Proses pengolahannya dengan menerapkan 3R yaitu Reduce, Reuse, dan Recycle untuk sampah-sampah anorganik.

    Apabila sudah merasa terganggu dengan aktivitas tetangga yang sering membakar sampah, kalian boleh menegurnya dan menyelesaikan secara baik-baik. Namun, apabila tidak menemukan kata sepakat dan tetap ada pembakaran sampah, kalian boleh melaporkan orang yang membakar sampah sembarangan. Sebagai catatan, pihak kepolisian juga tidak bisa langsung memberikan hukuman pidana. Biasanya harus ada restorative justice untuk mediasi terlebih dahulu.

    “Kalau memang untuk dilaporkan pun juga bisa-saja dilaporkan kepada aparat penegak hukum karena sudah meresahkan dan berakibat dengan kesehatan tidak baik. Nah, tetapi pihak kepolisian pun tidak serta-merta langsung melakukan hukuman pidana. Melainkan harus ada restorative justice untuk mediasi sesuai daripada kultur budaya kita,” jelas Willy.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Ampuh Bersihkan Noda Arang Bekas Bakar Sate di Carport


    Jakarta

    Momen Idul Adha banyak dimanfaatkan oleh masyarakat untuk bakar sate hasil daging kurban. Biasanya, bakar sate dilakukan dengan panggangan dan arang.

    Ketika bakar-bakaran sate selesai, sering muncul bekas noda hitam di tanah atau lantai. Jika tak segera dibersihkan, maka noda arang dapat menempel berhari-hari dan sulit dihilangkan.

    Apabila penghuni rumah bakal mengadakan bakar-bakaran sate di carport rumah, sebaiknya segera bersihkan noda hitam sisa arang. Namun kalau tak sempat dibersihkan dan bekas arang sudah menempel, jangan panik dan khawatir.


    Soalnya, ada sejumlah cara mudah membersihkan noda arang bekas bakar sate di carport. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.

    Cara Bersihkan Noda Hitam Bekas Arang di Carport

    Noda hitam bekas arang mungkin tidak terlalu besar. Jadi, alangkah baiknya kamu sekaligus membersihkan seluruh carport agar bersih kembali.

    Nah, ada sejumlah cara dalam membersihkan carport dari kotoran dan debu yang menempel. Dilansir situs The Spruce, berikut langkah-langkahnya:

    1. Keluarkan Kendaraan

    Langkah yang pertama adalah mengeluarkan kendaraan dari dalam carport, baik itu mobil maupun sepeda motor. Hal ini dilakukan agar carport dapat dibersihkan secara maksimal sehingga tidak ada sisa debu dan noda.

    2. Bersihkan Carport dengan Sapu

    Jika seluruh kendaraan telah dikeluarkan, kini penghuni rumah sudah bisa membersihkan debu dan noda bekas arang di carport. Penghuni rumah bisa membersihkannya dengan sapu lidi berukuran lebar dan siapkan pengki untuk mengangkat kotoran seperti daun dan ranting pohon.

    3. Siapkan Cairan Pembersih

    Setelah carport disapu, langkah berikutnya adalah menyiapkan cairan pembersih. Penghuni rumah bisa mencampur air hangat dan cairan pembersih serbaguna yang dijual di pasaran.

    Setelah itu, tuangkan cairan pembersih ke seluruh lantai carport dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian, gosok menggunakan sikat untuk membersihkan carport dari noda hitam bekas arang serta debu.

    4. Bilas Lantai dengan Air Bersih

    Langkah berikutnya adalah membilas seluruh lantai carport dengan air bersih. Penghuni rumah bisa menyiramnya dengan bak berisi air atau semprot dengan selang air. Untuk cara siramnya sebaiknya dilakukan dari atas lalu ke bawah.

    Jika masih ada sisa sabun yang menempel di carport, bilas lagi dengan air sampai bersih. Cek juga apakah noda hitam bekas arang sudah bersih sempurna atau belum.

    5. Keringkan Carport

    Apabila carport masih dalam kondisi basah, sebaiknya jangan langsung memasukkan kendaraan. Sebab, ban mobil atau sepeda motor bisa membuat lantai jadi kotor lagi.

    Maka dari itu, sebaiknya tunggu lantai carport sampai benar-benar kering. Jika sudah kering, silahkan detikers parkir kendaraan lagi ke dalam carport agar aman.

    Tips Mengatasi Noda Membandel di Carport

    Mungkin saat bakar-bakar sate di carport, detikers tak sengaja menumpahkan minyak atau kecap manis ke lantai. Jika dibiarkan, hal ini bisa menimbulkan noda yang sulit hilang.

    Ada cara mudah mengatasi noda membandel di carport, yakni menggunakan serbuk kayu yang ditabur ke area yang bernoda. Diamkan selama 1-2 hari agar serbuk gergaji dapat menyerap noda tersebut.

    Jika sudah, kamu bisa membersihkan serbuk gergaji dengan sapu atau vacuum cleaner. Kalau masih ada sisa noda, coba hilangkan dengan cairan pembersih dan gosok secara perlahan. Setelah itu, bilas dengan air bersih dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itu dia cara bersihkan noda hitam bekas arang dari bakar-bakaran sate di carport. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lakukan 3 Hal Ini saat Stopkontak Basah Akibat Banjir


    Jakarta

    Ketika rumah terendam banjir, kamu perlu mengevakuasi sejumlah barang berharga dan benda elektronik ke tempat aman. Meski begitu, ada satu hal yang tak bisa kamu selamatkan, yaitu stopkontak yang menempel di dinding.

    Apabila posisi stopkontak berada di dekat tanah dan ketinggian air cukup tinggi, maka sudah pasti akan terendam banjir. Tentu, kamu tak bisa melakukan apa-apa lagi karena posisi stopkontak tak bisa dipindahkan.

    Saat banjir sudah surut, bukan berarti stopkontak langsung aman digunakan. Ada beberapa hal yang wajib dihindari saat stopkontak basah akibat terendam banjir. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Hal yang Wajib Dihindari saat Stopkontak Terendam Banjir

    Stopkontak yang basah karena terendam banjir sangat berbahaya. Dikutip dari Briggs Electrical, berikut sejumlah hal yang wajib dihindari ketika stopkontak basah terendam banjir.

    1. Memicu Kebakaran

    Menggunakan stopkontak yang masih basah sangat berisiko besar menyebabkan kebakaran. Hal ini dapat terjadi karena adanya arus pendek listrik.

    Arus pendek listrik adalah suatu kondisi pada rangkaian listrik ketika arus listrik melalui jalur yang tidak semestinya dan lebih pendek. Kondisi tersebut yang akhirnya menimbulkan percikan api dan kebakaran.

    2. Tersengat Listrik

    Mencolok barang elektronik atau sekadar memegang stopkontak yang basah dapat membahayakan nyawa. Hal ini bisa terjadi karena adanya kontak langsung antara tubuh dengan bahan konduktor aktif yang membawa muatan listrik.

    Seseorang yang tersengat listrik dapat menimbulkan luka bakar, gangguan jantung dan pernapasan, hingga kerusakan saraf. Dampak yang lebih parah adalah dapat memicu jantung berhenti hingga kematian.

    3. Merusak Barang Elektronik

    Barang elektronik seperti TV, kulkas, kipas angin, hingga mesin cuci bisa rusak jika dicolok ke stopkontak yang basah. Sebab, air dapat menyebabkan arus pendek listrik sehingga merusak benda tersebut. Bahkan, jika tetap terus dicolok ke stopkontak sangat berisiko memicu kebakaran karena kabel menjadi panas.

    Berapa Lama Waktu yang Dibutuhkan agar Stop Kontak Mengering?

    Meskipun tidak ada jawaban pasti, tapi disarankan untuk tidak menyentuh atau mencolok barang elektronik ke stopkontak yang basah minimal selama 24 jam. Sebab, stopkontak perlu mengering secara alami sehingga sulit diprediksi kapan stopkontak bisa digunakan kembali.

    Kondisi cuaca juga dapat memengaruhi cepat lambatnya stopkontak mengering. Jika rumah kamu sangat lembap, maka stopkontak sebaiknya jangan langsung digunakan selama 2 hari.

    Apabila khawatir terjadi korsleting listrik hingga kebakaran, sebaiknya matikan instalasi listrik melalui Mini Circuit Breaker (MCB) guna memutus pasokan listrik ke rumah.

    Itu dia tiga hal yang jangan dilakukan ketika stopkontak basah terendam banjir. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jenis Rayap dan Cara Cegahnya Agar Tidak Masuk Rumah


    Jakarta

    Keberadaan rayap sering mengganggu rumah. Rayap biasanya menggerogoti bahan-bahan kayu seperti furniture kayu, kitchen set, bahkan struktur rumah seperti rangka dan fondasi berbahan kayu.

    Tak jarang rayap juga kerap membuat ‘istana’ bila kehadirannya tak segera dibasmi atau dicegah. Alhasil, perabotan kayu hingga struktur rumah bisa rusak karena serangga kecil ini.

    Ada beberapa jenis rayap yang kerap hidup dan ditemui di lingkungan rumah.
    Mengutip dari bhg.com, ada beberapa jenis rayap. Jenis rayap yang paling umum ada di perumahan adalah rayap bawah tanah, kayu kering, dan kayu lembab.


    Jenis-jenis rayap

    1. Rayap Tanah

    Rayap tanah adalah tipe rayap yang sangat invasif. Tipe ini tersebar luas di bawah tanah, dan memiliki daya kerusakan pada kayu paling tinggi dibandingkan rayap kayu kering dan rayap kayu lembab. Hal ini dikarenakan rayap bawah tanah memiliki rahang bergigi gergaji.

    Rayap ini biasanya berwarna kuning muda atau cokelat dengan sayap transparan. Rayap jenis ini biasa hidup di tanah, tumpukan kompos, dan kayu pondasi rumah. Biasanya mereka membuat jalur dari tanah liat sebagai akses jalan mereka dari tanah ke kayu tujuan mereka.

    2. Rayap kayu Kering

    Rayap ini selalu bergantung pada jalur tanah liat yang mereka buat untuk bergerak. tidak seperti rayap tanah yang bisa membuat jalur di bawah tanah.

    Rayap ini memiliki sayap yang besar dan biasanya mereka berwarna kuning tua hingga cokelat muda. Rayap kayu biasa bersarang di bangunan kayu dan umumnya ditemukan di daerah yang hangat, seperti di pesisir.

    3. Rayap Kayu Lembap

    Tipe Rayap ini lebih sering menyebabkan kerusakan pada struktur kayu di luar ruangan dibandingkan dengan di dalam ruangan, karena mereka lebih menyukai kayu lembap

    Rayap ini biasanya berwarna coklat muda sampai coklat tua atau bahkan coklat kemerahan. Rayap ini biasa bersarang pada kayu lembab, seperti di tumpukan kayu bakar, tiang pagar, tiang listrik, dan kayu yang rusak karena air.

    Nah, setelah kamu tahu tipe-tipenya, kamu bisa ikuti cara berikut ini untuk mencegahnya masuk ke dalam rumahmu.

    Cara Cegah Rayap Masuk ke Rumah

    1. Jangan Biarkan Area Lembap di Rumah

    Area lembap di rumah bisa membuat rayap tertarik untuk bersarang disitu. Selain itu, tempat yang lembap bisa membuat kayu mudah untuk disukai oleh rayap.

    Cara yang bisa kamu lakukan untuk menghilangkan area lembab di sekitar rumah adalah dengan memperbaiki kebocoran pipa, meratakan halaman sehingga tidak ada genangan air, dan memberikan saluran pada air AC yang menetes.

    2. Ganti Tanah Dengan Pasir

    Cara ini dilakukan untuk mencegah sebanyak mungkin kontak kayu dengan tanah. Rayap tidak dapat membuat jalur lumpur melalui pasir.

    3. Bersihkan Drainase/Selokan

    Membersihkan selokan penting dilakukan untuk memastikan sistem drainase yang baik. Jika selokan tersumbat,air yang berlebih dapat mengalir ke tepian dan menumpuk di dasar rumah, membuat tanah menjadi basah dan kayu menjadi lunak, sehingga menarik rayap untuk memangsanya.

    4. Gunakan Kayu Anti Rayap

    Ketika kamu membangun rumah, sebaiknya kamu pastikan bahwa kayu yang kamu gunakan itu tahan terhadap serangan rayap.

    5. Tutup Jalur Drainase dengan Jaring Besi

    Jalur drainase yang terbuka bisa menjadi tempat rayap masuk ke dalam rumah

    6. Simpan Kayu Jauh dari Rumah

    Bila kamu suka menyimpan kayu bakar, alangkah baiknya bila kamu menyimpannya jauh dari rumahmu

    7. Lakukan Pengecekan Rutin
    Yang terakhir tentunya kamu harus melakukan pengecekan secara rutin. Bila kamu menemukan tanda-tanda kehidupan rayap di rumahmu, sebaiknya kamu harus segera membasminya.

    Itulah beberapa pengenalan dari tipe-tipe rayap dan cara mencegahnya masuk ke rumah. Semoga rumah kamu bebas dari rayap!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Perbedaan Water Heater Listrik dan Gas Beserta Plus Minusnya


    Jakarta

    Mandi menggunakan air hangat memberikan kenyamanan bagi penghuni rumah, terutama saat cuaca dingin. Penghuni yang ingin pasang pemanas air bisa mempertimbangkan berdasarkan sumber energi, misalnya water heater listrik atau water heater gas.

    Kedua jenis pemanas air itu punya kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Penghuni dapat memilih berdasarkan preferensi atau kebutuhan.

    Apa saja perbedaan water heater listrik dan water heater gas? Simak penjelasannya berikut ini.


    Perbedaan Water Heater Listrik dan Water Heater Gas

    Inilah perbedaan utama antara water heater listrik dan water heater gas.

    1. Cara Kerja

    Dilansir dari Forbes, water heater listrik mengalirkan arus listrik bertegangan tinggi ke sebuah batang di tengah tangki air. Listrik tersebut memanaskan air dari bagian tengah tangki ke arah luar.

    Sementara itu, water heater gas memanaskan tangki air dengan api. Api itu berasal dari bahan bakar gas di bagian bawah water heater.

    2. Kepraktisan

    Water heater listrik cenderung lebih mudah dipasang dan digunakan. Hal itu karena biasanya semua rumah sudah ada layanan listrik.

    Berbeda halnya dengan water heater gas, alat ini memerlukan bahan bakar gas. Penghuni perlu rutin mengganti tabung gas agar bisa menggunakan water heater.

    Water Heater Listrik

    Jika penghuni ingin memakai water heater listrik, berikut ini kelebihan dan kekurangannya.

    Kelebihan

    • Aman
    • Cara kerja sistem pemanas bersih (tidak meninggalkan residu)
    • Memiliki daya pemanas air yang efisien
    • Pilihan ukuran banyak
    • Bisa berjalan secara otomatis
    • Mudah untuk dipasang, karena setiap rumah pastinya memiliki sumber listrik

    Kekurangan

    • Biaya operasional lebih tinggi
    • Cenderung lebih lama untuk memanaskan air dibandingkan dengan jenis gas
    • Waktu pemulihan lebih lama
    • Tidak bisa beroperasi jika listrik padam

    Water Heater Gas

    Namun kalau penghuni mau pakai water heater gas, kenali kelebihan dan kekurangannya berikut ini dulu.

    Kelebihan

    • Memanaskan air dengan cepat
    • Biaya pengoperasian lebih rendah dibandingkan dengan jenis listrik
    • Hemat energi
    • Masih bisa beroperasi saat listrik padam

    Kekurangan

    • Memerlukan tambahan tabung gas
    • Kurang aman dibandingkan jenis listrik
    • Cara kerja sistem pemanas lebih kotor (meninggalkan residu)
    • Pilihan ukuran lebih sedikit
    • Umur lebih pendek dibandingkan jenis listrik
    • Daya panas air kurang efisien dibandingkan jenis listrik
    • Perlu dinyalakan secara manual

    Itulah perbedaan beserta plus minus menggunakan water heater listrik dan water heater gas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tak Cukup Ditanam, Ini Cara Ampuh Mengusir Nyamuk dengan Lavender


    Jakarta

    Lavender merupakan salah satu tanaman yang banyak digunakan untuk mengusir serangga di rumah, salah satunya adalah nyamuk. Sebab, nyamuk tidak suka dengan aroma lavender yang menyengat.

    Dilansir The Spruce, sejumlah studi mengungkapkan lavender dapat mengusir bahkan membunuh nyamuk. Namun ternyata, menanam lavender di halaman rumah saja masih belum cukup.

    Sebab, lavender tidak memiliki efek yang ampuh jika dibandingkan dengan minyak esensial atau losion. Agar lebih efektif, lavender harus diolah agar bisa membasmi nyamuk di rumah.


    Ingin tahu cara mengolah lavender yang tepat agar bisa mengusir nyamuk? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Cara Mengolah Lavender untuk Membasmi Nyamuk

    Lavender perlu diolah agar bisa mengusir dan membasmi nyamuk secara maksimal. Dikutip dari Homestead and Chill, caranya adalah dengan membuat minyak esensial lavender.

    Dalam sebuah studi pada 2019, para peneliti menguji manfaat minyak esensial berbasis tanaman yang diklaim ampuh sebagai pengusir serangga. Peneliti menggunakan minyak lavender, minyak serai, minyak kamper, minyak kayu manis, rosemary, chamomile, hingga eucalyptus.

    Hasil penelitian itu mengungkapkan minyak esensial dari tanaman dapat mengusir berbagai spesies nyamuk hingga delapan jam. Namun, dibutuhkan penyempurnaan ekstrak minyak esensial agar efeknya dapat bertahan lama.

    Dalam studi lain pada 2017, peneliti juga mengungkapkan bahwa minyak esensial lavender, eucalyptus, dan jeruk dapat mencegah nyamuk sebesar 65-85% setelah dioleskan ke kulit selama lima menit.

    Selain membelinya di toko, kamu juga bisa membuat minyak esensial lavender sendiri di rumah dengan praktis. Caranya adalah dengan memanfaatkan daun lavender yang sudah dikeringkan.

    Kamu bisa mengeringkan daun lavender sendiri di rumah atau membelinya yang sudah jadi. Pastikan daunnya benar-benar kering karena jika masih basah bisa membuat minyak esensial berjamur atau rusak.

    Jika daun lavender sudah kering dan siap digunakan, ikuti langkah-langkah di bawah ini untuk membuat minyak esensial di rumah:

    • Masukkan daun lavender kering ke dalam botol kaca hingga 3/4 botol
    • Tuang minyak zaitun atau minyak kelapa ke dalam botol sampai penuh. Bisa juga menggunakan minyak jojoba untuk hasil yang lebih maksimal
    • Letakkan botol kaca di tempat yang cukup hangat, seperti di dekat jendela yang terkena sinar matahari atau di dalam lemari
    • Biarkan minyak lavender selama 2 minggu agar meresap. Untuk hasil yang maksimal bisa didiamkan selama 1 bulan
    • Sesekali botol kaca dikocok secara perlahan agar minyak dan daun lavender bisa tercampur
    • Jika sudah didiamkan, saring bunga lavender dan simpan minyaknya ke dalam wadah
    • Lalu, tuang minyak tersebut ke dalam botol kaca bersih untuk disimpan dan digunakan.

    Oh ya, pastikan kamu menyimpan minyak lavender yang sudah jadi di tempat yang kering, sejuk, dan gelap. Tutup minyak esensial lavender dengan rapat agar tidak cepat rusak.

    Kamu bisa mengoleskan minyak esensial lavender ke tangan dan kaki agar tidak digigit nyamuk. Selain itu, minyak ini juga bisa digunakan untuk menyembuhkan ruam, luka bakar, luka gores, dan sengatan lebah.

    Demikian cara mengolah tanaman lavender menjadi minyak esensial untuk mengusir nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Jurus Jitu Bikin Rumah Bebas Nyamuk, Nggak Khawatir Digigit Lagi


    Jakarta

    Kehadiran nyamuk cukup mengganggu penghuni rumah. Serangga itu suka hinggap di kulit manusia dan mengisap darah.

    Gigitan nyamuk menimbulkan sensasi gatal pada kulit. Belum lagi, nyamuk dapat menularkan penyakit serius melalui gigitannya.

    Oleh karena itu, penghuni sebaiknya melindungi rumah agar bebas nyamuk. Caranya dengan membuat lingkungan yang sulit ditinggali nyamuk.


    Lantas, bagaimana cara membuat rumah bebas nyamuk? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bikin Rumah Bebas Nyamuk

    Inilah beberapa cara untuk mengusir nyamuk dari rumah, dikutip dari Better Health Channel, Sabtu (6/9/2025).

    1. Pasang Jaring Anti Nyamuk

    Penghuni dapat mencegah serangan nyamuk dengan menutup akses masuknya ke rumah. Pasang jaring atau layar berlubang pada jendela, pintu, dan lubang ventilasi agar tak bisa dilalui nyamuk.

    2. Gunakan Obat Anti-Nyamuk

    Lalu, kamu bisa membasmi nyamuk memakai semprotan obat atau pengusir serangga di sekitar rumah. Ada berbagai macam produk anti-nyamuk tersedia di pasaran.

    Gunakan semprotan anti-nyamuk untuk membasmi serangga itu ketika tampak di dalam rumah. Manfaatkan juga alat pengusir nyamuk berbentuk vaporizer atau diffuser yang dapat dicolokkan ke stopkontak. Untuk area outdoor, penghuni bisa menyalakan obat nyamuk bakar.

    3. Bersihkan Halaman Rumah

    Penghuni bisa membasmi nyamuk langsung dari sumbernya, salah satunya di halaman rumah. Bersihkan halaman rumah agar tidak ada genangan air. Nyamuk dapat berkembang biak di genangan air yang sangat sedikit.

    Singkirkan benda yang dapat menampung air misalnya pot, wadah, dan ban. Kalau ada tangki air, pastikan untuk menutupnya dengan rapat.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah rumah diserang nyamuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com