Tag: baking soda

  • 5 Penyebab Kulkas Bau Busuk dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu perangkat elektronik yang wajib dibersihkan secara rutin. Sebab, kulkas yang jarang dirawat dapat mengeluarkan bau tak sedap serta bisa merusak makanan yang disimpan di dalamnya.

    Sebelum mengatasi bau busuk yang keluar dari dalam kulkas, sebaiknya detikers perlu mencari tahu apa penyebab aroma tersebut bisa muncul. Biasanya, bau itu muncul dari sisa makanan atau minuman yang tersimpan terlalu lama hingga kedaluwarsa.

    Selain itu, ada faktor lain yang menyebabkan kulkas mengeluarkan aroma tak sedap. Apa saja? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Kulkas Mengeluarkan Bau Busuk

    Dilansir situs Which, berikut sejumlah penyebab umum kulkas mengeluarkan bau busuk:

    1. Bagian dalam Kulkas Sudah Kotor

    Penyebab yang pertama karena bagian dalam kulkas sudah kotor. Umumnya, hal ini disebabkan karena tumpahan makanan atau minuman yang tak terlihat, lalu didiamkan selama berhari-hari karena tak terlihat. Satu-satunya solusi adalah dengan membersihkan seluruh rak kulkas hingga tidak tersisa lagi kotoran.

    2. Penampungan Air Kulkas

    Sudah mencoba membersihkan bagian dalam kulkas tapi masih tercium bau tak sedap? Bisa jadi penyebabnya datang dari wadah untuk menampung air kulkas. Coba lakukan pengecekan pada bagian tersebut, biasanya wadah tersebut berisi air yang bercampur kotoran.

    3. Menyimpan Makanan dengan Cara yang Salah

    Penyebab berikutnya bisa jadi karena kamu menyimpan produk makanan atau minuman dengan cara yang salah, terutama yang beraroma menyengat. Jika disimpan di kulkas dengan wadah dibiarkan terbuka, hal itu yang menyebabkan munculnya aroma tidak sedap.

    4. Saluran Air Tersumbat

    Saluran air yang tersumbat bisa menjadi salah satu faktor munculnya aroma busuk dari kulkas. Cobalah cek bagian belakang kulkas dan lihat bagian pembuangan kondensasi. Biasanya, aroma tak sedap berasal dari sini.

    Jika ingin dibersihkan, sebaiknya panggil teknisi atau jasa profesional untuk menghindari terjadinya kerusakan pada kulkas di kemudian hari.

    5. Ada Benda Asing di Wadah Pembuangan

    Kalau kulkas masih mengeluarkan bau tak sedap, cobalah untuk mengecek wadah pembuangan air kulkas. Hal ini bisa disebabkan karena adanya masalah pada pendingin ruang mesin.

    Selain itu, cek juga air yang menggenang di dalam wadah, apakah kosong atau ditemukan benda atau hewan seperti serangga, beras, kacang, hingga makanan yang membusuk. Solusinya adalah dengan membuang seluruh air dan dikuras sampai bersih.

    Tips Mengatasi Bau Tak Sedap di Kulkas

    Jika bagian dalam kulkas mengeluarkan bau tak sedap, ada sejumlah cara untuk mengatasinya. Dikutip dari The Spruce, berikut cara-caranya:

    1. Bubuk Kopi

    Kamu bisa meletakkan bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang untuk menghilangkan bau di kulkas. Pastikan kamu mendiamkan bubuk kopi tersebut selama semalaman agar efektif menghilangkan bau.

    2. Baking Soda

    Baking soda dinilai ampuh untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Caranya juga mudah, cukup menuangkan baking soda ke dalam wadah, lalu taruh di dalam kulkas dan diamkan semalaman hingga bau menghilang.

    3. Minyak Atsiri

    Selain digunakan sebagai aroma terapi, minyak atsiri juga bisa digunakan untuk menghilangkan aroma tak sedap. Untuk cara penggunaannya, tuang minyak atsiri ke bola-bola kapas, lalu masukkan ke dalam kulkas dan diamkan selama 24 jam. Cara ini dinilai ampuh untuk mengatasi bau busuk di kulkas.

    Itu dia lima penyebab kulkas mengeluarkan bau busuk dan cara mengatasinya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Penyebab dan Cara Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset, Mudah!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu bagian di kamar mandi yang cepat kotor. Bahkan apabila tidak segera dibersihkan, kotoran yang ada bisa menjadi kerak di lubang kloset.

    Kerak ini tidak bisa langsung hilang dengan disiram air saja. Diperlukan bahan tambahan untuk bisa menghilangkan kerak di lubang kloset.

    Nah, sebelum membahas cara menghilangkan kerak pada lubang kloset, sebaiknya ketahui dulu penyebab lubang kloset bisa berkerak. Berikut ini informasinya.


    Penyebab Lubang Kloset Berkerak

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini penyebab adanya kerak di lubang kloset.

    Jamur

    Kelembapan dan kurangnya ventilasi di kamar mandi menciptakan tempat berkembang biak yang sempurna bagi jamur dan lumut. Hal ini menyebabkan noda gelap dan tidak enak dipandang di lubang toilet.

    Mineral

    Air sadah yang kaya mineral seperti kalsium dan magnesium dapat meninggalkan endapan membandel yang menempel di mangkuk toilet sehingga menciptakan lingkaran dan goresan yang tidak sedap dipandang.

    Karat

    Sering kali disebabkan oleh komponen logam dalam sistem perpipaan toilet yang berkarat seiring waktu. Noda ini dapat membuat lubang toilet berwarna cokelat kemerahan.

    Tembaga

    Noda tembaga biasanya berwarna biru kehijauan dan dapat disebabkan oleh korosi pada pipa atau fitting tembaga dalam sistem perpipaan toilet.

    Cara Menghilangkan Kerak di Lubang Kloset

    Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini cara membersihkan kerak pada lubang kloset.

    Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Dilansir dari Real Simple, untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, bisa dengan menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, segera bilas.

    Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan pakai sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru siram kloset dengan flush.

    Perasan Lemon

    Dilansir dari The Spruce, perasan lemon bisa digunakan untuk menghilangkan noda tembaga. Berikut ini caranya.

    Peras air lemon ke dalam lubang toilet dan diamkan selama 30-60 menit. Selanjutnya sikat lubang kloset, terutama pada bagian yang berkerak. Setelah itu siram atau flush toilet.

    Agar toilet tidak mudah berkerak sebaiknya rutin dibersihkan. Bersihkan lubang toilet setidaknya sekali dalam seminggu atau dua minggu.

    Itulah cara penyebab dan cara membersihkan kerak di lubang toilet.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Saktinya Baking Soda buat Bersihkan Sembarang Perkakas Rumah


    Jakarta

    Punya barang serba guna di rumah tentu sangat membantu saat menghadapi masalah sehari-hari berkaitan dengan perawatan rumah. Salah satu yang cukup jadi andalan adalah baking soda.

    Baking soda umumnya digunakan sebagai pengembang adonan kue. Tapi kamu tau nggak kalau baking soda ternyata bisa dipakai buat beragam kebutuhan membersihkan rumah.

    Asal tahu saja, baking soda merupakan zat tepung yang berfungsi sebagai penyerap bau dan abrasif ringan yang dapat dengan cepat merontokkan kotoran yang menempel tanpa merusak permukaan.


    Kamu dapat menghilangkan bekas minyak, membuka saluran air yang mampet, dan banyak lagi dengan menggabungkan baking soda dengan alat pembersih. Mengutip dari bhg.com (1/1/2023), membagikan beberapa kegunaan baking soda untuk membersihkan rumah.

    1. Membersihkan shower

    Debra Johnson, direktur operasi di Merry Maids membagikan cara menjaga shower tetap bersih dan segar menggunakan baking soda. Caranya mudah, taburkan sedikit baking soda lalu campur dengan satu tetes sabun cuci piring di atas kain microfiber. Remas hingga muncul busa kemudian gosok dinding shower.

    2. Membersihkan pipa yang mampet

    Dengan bantuan baking soda kamu bisa menjaga saluran air di kamar mandi atau wastafel tetap bersih dan tidak mampet. Caranya, siram air panas ke saluran sebelum menaburkan setengah cangkir baking soda. Diamkan selama 15 menit kemudian bilas dengan air panas untuk menghilangkan bau apeknya.

    3. Mengepel lantai

    Caranya gampang kamu tinggal campur ½ cangkir baking soda di dalam ember yang berisi air panas. Kemudian kamu tinggal gunakan seperti cairan pembersih biasa.

    4. Menghilangkan bekas minyak dan panci gosong

    Taruh panci gosong di baskom. Masukkan cuka ke dalam microwave hingga panas lalu tabur baking soda di panci dan tambah cuka yang telah mendidih. Biarkan bercampur selama 30 menit. Lap dengan spons basah kemudian bilas hingga bersih.

    5. Membersihkan oven

    Oven juga bisa dibersihkan dengan baking soda. Sikat bagian bawah dan sisi oven dengan campuran air dan baking soda. Semprot pasta baking soda dengan cuka dan biarkan berbusa kemudian ulangi hingga sampai bersih.

    6. Membersihkan bak cuci piring

    Menggabungkan baking soda dengan lemon dapat menciptakan pembersih ampuh untuk bak cuci piring. Potong lemon menjadi dua bagian kemudian taburkan baking soda di atasnya lalu gosok ke permukaan bak cuci piring.

    7. Membersihkan lantai kamar mandi

    Untuk lantai kamar mandi , taburkan baking soda, semprot sedikit sabun cuci lalu gosok lantai dengan sikat basah. Bilas semua permukaan lantai dengan air hangat. Lap dinding dan lantai dengan kain microfiber kering. Bersihkan tirai shower dengan kain microfiber lembap yang ditaburi soda kue kemudian bilas dengan air panas.

    8. Menghilangkan bau sepatu

    Sepatu merupakan sarang bakteri penghasil bau berkembang. Untuk menghilangkan bau di sepatu kamu, taburkan baking soda ke dalam sepatu secara merata dan diamkan semalaman.

    9. Membersihkan permukaan yang dicat

    Permukaan yang dicat membutuhkan perlakuan khusus untuk dibersihkan agar tidak merusak catnya. Taburkan baking soda di atas spons lembab dan gosok perlahan di atas permukaan yang terdapat noda kotor setelah itu lap dengan kain kering. Cara ini ampuh buat noda minyak, sidik jari,dan tinta.

    10. Membersihkan pakaian

    Buat pakaian kamu tetap kinclong dan wangi dengan bantuan baking soda. Tambahkan ½ cangkir baking soda untuk setiap cucian ditambah dengan deterjen. Cara ini juga dapat membantu menghilangkan bau keringat dari baju kotor.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Selain untuk Kue, Ini 12 Kegunaan Baking Soda di Rumah yang Jarang Diketahui


    Jakarta

    Baking soda (soda kue) biasanya digunakan untuk memasak dan membuat kue. Namun, nyatanya bahan yang satu ini juga bisa digunakan untuk berbagai keperluan rumah tangga lho.

    Baking soda merupakan alternatif yang alami dan aman untuk banyak produk pembersih rumah tangga. Sifatnya yang serbaguna, membuat baking soda menjadi barang penting di rumah.

    Baking soda bisa dipakai untuk apa saja? Simak ulasannya di bawah ini.


    Kegunaan Baking Soda di Rumah

    Dilansir laman Greener Ideal, berikut merupakan manfaat dan kegunaan baking soda di rumah:

    1. Membantu Menghilangkan Kotoran di Lantai

    Baking soda bisa digunakan untuk menghilangkan kotoran dari lantai, tanpa meninggalkan bekas goresan.

    Caranya, kamu hanya perlu gunakan 1/2 cangkir soda kue dalam ember berisi air hangat. Lalu, gunakan airnya untuk mengepel dan bilas sampai lantai berkilau.

    2. Meringankan Bau Buku yang Apek

    Biasanya, buku yang lembap dan usang akan berbau apek. Di sini, baking soda bisa membantu menghilangkan bau tersebut.
    Caranya hanya dengan menaburkan baking soda pada halaman buku, dan biarkan udara keluar.

    3. Membuka Saluran Air yang Tersumbat

    Baking soda juga dipercaya bisa membantu membuka saluran air yang tersumbat.

    Caranya, tuangkan 1 cangkir soda kue ke saluran pembuangan, kemudian lanjutkan dengan menuangkan secangkir cuka putih.

    Diamkan selama setengah jam. Setelah itu, cobalah untuk pompa air panas di atasnya.

    4. Menghilangkan Bau pada Saluran Air

    Baking soda juga bisa digunakan untuk menghilangkan bau pada saluran wastafel, bak mandi, sekaligus untuk mencegah bau asam dan basa yang tersisa.

    Caranya cukup tuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan sambil. Lakukan hal bersamaan dengan mengalirkan air keran hangat.

    5. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave caranya cukup sederhana, pertama dengan menaburkan baking soda pada spons basah. Kemudian bersihkan dengan lembut ke dalam dan luar microwave, lalu bersihkan lagi menggunakan spons basah hingga bersih.

    6. Membantu Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak

    Baking soda bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan tumpahan minyak dan lemak di sekitar rumah. Caranya, taburkan baking soda secukupnya ke bagian noda, lalu gosok dengan sikat basah.

    7. Membantu Mengatasi Noda di Marmer dan Granit

    Jika meja marmer atau granit terdapat noda, hal ini bisa dibersihkan dengan baking soda. Pertama, semprotkan air terlebih dahulu ke bagian noda.

    Lalu tutupi seluruh nodanya dengan pasta yang terbuat dari baking soda dan air (sampai konsistensi krim asam).

    Taruh pasta tersebut ke kantong/pembungkus plastik di atasnya, dan biarkan mengeras setidaknya selama 24 jam.

    8. Membersihkan Asbak yang Bau

    Bau asbak bekas puntung rokok bisa diredakan dengan menggunakan baking soda. Caranya, campurkan pasir putih dan baking soda dengan perbandingan yang sama.

    9. Membersihkan Mobil

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan bagian-bagian mobil, seperti lampu mobil, jendela, hingga jok vinil.

    Caranya, buatlah larutan dari 1/4 cangkir baking dalam 1 liter air hangat. Lalu, oleskan ke bagian mobil yang ingin dibersihkan.

    10. Membuat Toilet lebih Bersih

    Caranya dengan memasukkan 1 cangkir soda kue dan 1 cangkir cuka ke dalam toilet. Lalu, biarkan mendesis selama 20 menit. Kemudian sikat dan gosok toilet hingga bersih.

    11. Membersihkan Freezer

    Membersihkan freezer bisa menggunakan air sabun terlebih dahulu, lalu segeralah bilas dengan larutan baking soda dan air hangat. Lalu, bersihkan bagian dalam dengan kain bersih. Hal ini akan membantu menghilangkan sisa sabun dan menyegarkan freezer.

    12. Membersihkan Tembok dan Perabotan Rumah

    Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk membersihkan dinding dan perabotan. Misalnya, untuk menghilangkan bekas lecet, goresan krayon di dinding atau furniture.

    Caranya pun mudah, kalian hanya perlu menaburkan baking pada spons basah. Lalu, gosoklah perlahan pada bagian yang ingin dibersihkan lalu lap dengan kain bersih yang kering.

    Sebagai informasi, meskipun baking soda tidak berbahaya apabila tertelan dalam jumlah kecil, namun ia bisa mengiritasi mata dan kulit jika terjadi kontak.

    Artinya, penting bagi kita untuk menjauhkan baking soda dari jangkauan anak kecil ataupun hewan peliharaan. Tujuannya untuk mencegah tertelan atau terpapar secara tidak sengaja.

    (khq/inf)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Mengeringkan Karpet Basah dan Lembap, Bisa Pakai Baking Soda


    Jakarta

    Mengeringkan karpet yang basah setelah dicuci memang sedikit repot. Apalagi jika saat musim hujan, kurangnya sinar matahari membuat karpet lama kering.

    Apabila tidak kering sempurna, karpet akan lembap dan mengeluarkan bau yang kurang sedap. Nah, untuk mengatasinya kamu dapat menggunakan baking soda.

    Jika kamu penasaran bagaimana cara menggunakannya, simak trik berikut seperti yang dikutip dari Hunker, Jumat (2/2/2024).


    Jalankan Alat Penyedot Debu

    Langkah pertama, kamu dapat menyalakan penyedot debu atau vacuum cleaner. Lalu, jalankan di atas area karpet yang basah atau lembap. Hal ini dilakukan untuk mengeluarkan air sebanyak mungkin. Lakukan sampai air terbuang sebanyak mungkin hingga kelebihan air tidak muncul saat kamu menekan karpet.

    Taburkan Baking Soda

    Ini kuncinya, kamu perlu menaburkan baking soda pada permukaan karpet yang basah dan lembap sebanyak mungkin. Jumlah baking soda tergantung pada ukuran karpet, kamu bisa memerlukan lebih dari satu kaleng baking soda.

    Setelah itu, diamkan baking soda selama beberapa jam hingga 24 jam agar cukup waktu untuk menyerap sisa kelembapan serta bau dari karpet. Jika dirasa sudah kering dan baunya berkurang, langkah selanjutnya adalah menyedot baking soda yang tersisa dari karpet menggunakan penyedot debu.

    Pakai Kipas Angin

    Terakhir, gunakan kipas angin besar atau pemanas ruangan untuk membantu mengeringkan karpet lebih cepat. Pastikan karpet mengering dengan sempurna agar tidak meninggalkan bau yang tak sedap setelah kering.

    Demikian 3 tips mengeringkan karpet basah dan lembap pakai baking soda. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kompor Meleduk! Campuran Baking Soda dan Cuka Bisa Bantu Padamkan Api, Ampuh



    Jakarta

    Alat pemadam api umumnya dirancang untuk menghambat bahan yang dibutuhkan agar api bisa menyala. Contohnya, air agar suhu turun dan api bisa padam bertahap. Atau ada penggunaan bahan kimia tertentu yang menghambat oksigen di sekitar titik api sehingga api bisa berhenti berkobar.

    Bagaimana kalau kamu nggak punya peralatan pemadam api yang memadai?

    Nyatanya, kamu bisa ‘meracik’ sendiri bahan-bahan yang tersedia di rumah untuk digunakan sebagai bahan pemadam api. Bahan ini bisa kamu gunakan saat kondisi darurat dengan intensitas api kecil hingga sedang seperti ketika api dari kompor berkobar terlalu besar atau kebakaran kecil di rumah yang dipicu korsleting listrik.


    Dalam artikel ini, akan diulas bagaimana membuat bahan pemadam api yang dibuat dari paduan baking soda dan cuka. Bagaimana cara kerjanya?

    Dikutip dari scientificamerican, Jumat (2/2/2024), dejelaskan mengapa baking soda dan cuka bisa memadamkan api.

    Kandungan Bahan Kimia

    Baking soda atau soda kue adalah nama lain dari senyawa kimia natrium bikarbonat. Senyawa kimia ini bereaksi dengan menghasilkan karbon dioksida (CO2) ketika dicampur dengan semua jenis asam seperti cuka.

    Gas CO2 yang dihasilkan dari campuran soda kue dan cuka tadi perlahan akan menggantikan oksigen di sekitar titik api. Perlu diketahui, api membutuhkan oksigen untuk tetap bisa berkobar. Karena oksigen di sekitar titik api tadi perlahan digantikan oleh CO2, api perlahan akan padam karena kehabisan oksigen.

    Air Kurang Efektif

    Meski dikenal sebagai bahan yang punya sifat bertentangan dengan api, rupanya air jadi bahan yang kurang efektif untuk memadamkan api ketimbang CO2 yang dihasilkan dari campuran baking soda dan cuka tadi.

    Membuat campuran baking soda dengan air juga tidak akan berguna untuk memadamkan api. Karena air tidak memiliki sifat asam sehingga tidak akan berekasi menghasilkan CO2 ketika dicampurkan dengan baking soda.

    Sampai di sini, sudah paham mengapa campuran baking soda dan cuka bisa membantu kamu memadamkan api?

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Masalah Rumah yang Bisa Diselesaikan Pakai Baking Soda dan Cuka!


    Jakarta

    Baking soda dan cuka adalah barang yang selalu ada di dapur setiap rumah. Selain kegunaannya sebagai bahan masakan, baking soda dan cuka juga ternyata bisa digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kegunaan baking soda dan cuka sebagai pembersih alami sebenarnya sudah cukup populer.

    Kebanyakan orang tahu bahwa soda kue adalah bahan pembersih dan penghilang bau, sedangkan cuka mempunyai kekuatan antibakteri.


    Meskipun masing-masing zat merupakan pembersih yang efektif, namun jika digabungkan, zat-zat tersebut bisa memberikan efek ekstra.

    Dilansir dari laman How Stuff Works, inilah 6 masalah di rumah yang bisa diatasi cuma pakai baking soda dan cuka:

    1. Membersihkan Panci dan Wajan

    Saat memasak, sering kali makanan yang kamu masak gosong dan lengket di panci atau wajan. Ketika hal itu terjadi, kamu tidak perlu khawatir dan segera ambil baking soda dan cuka yang ada di dapur kamu.

    Caranya adalah dengan menambahkan sedikit air dan 1 cangkir (240 ml) atau lebih cuka ke dasar panci, lalu panaskan hingga mendidih. Angkat panci dari api lalu tambahkan 2 sendok makan (28 gram) soda kue. Biarkan panci terendam hingga tidak ada gelembung lagi. Kemudian, gosok dengan sabut gosok dan kerak gosong yang semula menempel akan hilang seketika.

    2. Membersihkan Mesin Cuci

    Mesin cuci dapat menumpuk sisa sabun, kerak kapur, atau bahkan jamur seiring berjalannya waktu. Dari pada membeli bahan bahan kimia yang belum tentu aman, kamu bisa menggunakan bahan-bahan alami seperti baking soda dan cuka untuk membersihkannya.

    Caranya cukup dengan memasukkan kedua bahan tersebut ke dalam drum mesin cuci. Kemudian jalankan mesin dengan air panas selama satu putaran penuh.

    3. Mengatasi Saluran Pembuangan Tersumbat

    Jangan salah, campuran baking soda dan cuka ternyata ampuh untuk mengatasi saluran pembuangan yang tersumbat juga. Caranya cukup sederhana, tuangkan air mendidih ke saluran pembuangan.

    Kemudian tuangkan 1/2 cangkir soda kue dan diamkan di saluran pembuangan selama tiga hingga lima menit. Selanjutnya, tambahkan 1 cangkir cuka, diikuti dengan 1 cangkir air panas. Tunggu selama 5 sampai 10 menit. Kemudian bilas dengan lebih banyak air mendidih. Dijamin saluran pembuangan kamu akan lancar lagi.

    4. Membersihkan Wastafel Dapur

    Kombinasi baking soda dan cuka juga bisa digunakan untuk mengembalikan kilau pada wastafel stainless steel di dpur kamu. Untuk caranya, cukup basahi wastafel lalu taburi dengan soda kue. Setelah itu, gosok menggunakan sikat atau kain lalu bilas. Selanjutnya, rendam beberapa lembar tisu di dalam cuka putih, dan letakkan di wastafel. Diamkan selama 20 menit, lalu angkat dan bilas kembali wastafel.

    5. Menghilangkan Bau pada Toilet

    Bau tidak sedap pada toilet bisa juga dihilangkan dengan menggunakan baking soda dan cuka. Cukup tuangkan 1 cangkir soda kue ke dalam mangkuk, lalu tambahkan 1 cangkir cuka. Tutup penutup toilet dan diamkan campuran itu sampai berbuih selama sekitar 30 menit. Kemudian gunakan sikat toilet untuk menggosoknya hingga bersih.

    6. Memperbaiki Handuk yang Kasar

    Handuk bisa menjadi kaku atau bau karena penggunaan deterjen dan pelembut kain secara berulang-ulang. Namun, kamu tidak perlu khawatir karena baking soda dan cuka bisa dengan mudah memperbaiki handuk kamu.

    Untuk melakukan ini, pertama-tama cuci handuk dengan 1 cangkir cuka dan air panas. Jangan tambahkan deterjen apa pun. Kemudian cuci untuk kedua kalinya dengan air panas dan 1 cangkir soda kue. Terakhir, masukkan ke dalam pengering tanpa menggunakan pelembut kain.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bau di Kulkas Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu benda yang wajib ada di dapur untuk menyimpan makanan untuk waktu yang lama. Hal ini membuat kulkas menjadi tempat yang rawan bau karena ada makanan membusuk.

    Selain itu, bisa saja ada pertumbuhan jamur, sehingga muncul bau tidak sedap di dalam kulkas. Aroma ini mungkin saja mengganggu dan merusak nafsu makanan penghuni rumah.

    Kalau sudah terlanjur, bagaimana cara mengilangkan bau di kulkas? Mudah saja, ikuti tips berikut ini yang dikutip dari The Spruce, Jumat (5/7/2024).


    Cara Hilangkan Bau di Kulkas

    1. Pakai Baking Soda

    Taruh baking soda di loyang dan masukkan ke dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

    2. Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dan masukkan ke dalam kulkas selama semalam. Bau kopi akan bertahan, namun akan hilang dengan cepat.

    3. Minyak Atsiri

    Basahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

    4. Koran

    Masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

    5. Bersihkan Kulkas dengan Cairan Pemutih

    Sebelum membersihkan kulkas, keluarkan semua isinya dan masukkan makanan ke dalam pendingin agar tetap awet, lalu keluarkan rak dan bersihkan dengan air panas dan sabun.

    Bersihkan dengan campuran 1 sendok makan pemutih klorin cair dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau tak sedap dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dianggap Sepele, Ini 6 Penyebab Saluran Air Mampet dan Solusinya



    Jakarta

    Saluran air tersumbat bisa saja terjadi jika ada benda atau sampah yang menghalangi jalur air keluar. Jika sudah begitu, kemungkinan terbesar adalah air yang dibuang bisa meluap, bahkan hingga ke sampah-sampah yang tersangkut di dalamnya.

    Penyebab saluran tersumbat biasanya dikarenakan penumpukan sampah atau kotoran pada pipa pembuangan. Biasanya penumpukan ini sudah terjadi sejak lama dan saat meluap ada sampah lain yang menutup sehingga tidak ada jalur untuk air keluar.

    Maka dari itu, ketika mencuci piring atau mandi, kamu tidak bisa asal membuang benda padat ke dalam saluran. Melansir dari Dengarden, Kamis (11/7/2024) berikut penyebab saluran air tersumbat.


    1. Rambut

    Saat mandi, pasti mudah sekali menemukan rambut rontok di lantai. Jika jumlahnya hanya satu mungkin tidak masalah, tetapi biasanya rambut rontok jumlahnya banyak dan layaknya benang kusut. Saat rambut terseret ke dalam saluran, bisa saja helaiannya tersangkut. Selain itu, bulu dari hewan juga harus diwaspadai karena sama-sama dapat mengikat zat lain seperti sabun dan minyak yang dibuang di saluran pembuangan.

    Solusinya, kamu perlu rajin mengambil gumpalan rambut tersebut dan membuangnya di tempat sampah. Selain itu, kamu juga harus selalu menutup saluran air dengan penutup yang hanya dapat dilalui oleh air. Jika sudah tersumbat, coba gunakan baking soda dan cuka.

    2. Sabun

    Sabun memang efektif untuk membersihkan kotoran pada tubuh, tetapi sisa-sisa sabun yang berbentuk buih yang tertinggal di lantai atau yang terbuang ke saluran air kamar mandi dapat mengurangi diameter pipa. Semakin kecil diameternya, saluran air makin sulit dilalui air. Sabun ini juga bisa terbawa oleh rambut rontok yang terbuang ke saluran air.

    Cara mencegah sabun menumpuk di saluran air bisa dengan selalu membersihkan sabun setiap selesai mandi dan atau mencuci sesuatu.

    3. Sisa Makanan

    Sudah sewajarnya sisa makanan baik yang kecil atau besar tidak dibuang ke saluran air. Sampah satu ini bisa saja menyangkut di saluran air yang sempit. Salah satu contohnya adalah teh dan bubuk kopi sulit untuk terurai sehingga dapat menumpuk di saluran air. Cara mengatasinya bisa dengan membersihkan dengan cairan pembersih ditambah menggunakan alat pembersih, seperti plumber snake, lakukan hal ini secara rutin.

    4. Kotoran

    Mungkin kamu terbiasa membuang kotoran di toilet, tetapi ada beberapa orang yang menyepelekan hal ini. Kotoran sama seperti sabun tidak akan terurai jika dibuang ke saluran air. Justru jika tersangkut dan menumpuk di dalam saluran air akan menyebabkan bau yang tidak sedap. Jika saluran air sudah tersumbat karena kotoran kamu perlu tenaga profesional untuk membersihkannya.

    5. Minyak dan Lemak

    Sama seperti sabun, minyak dan lemak adalah partikel yang seharusnya tidak asal dibuang ke saluran air. Sebab, keduanya tidak akan larut dalam air dan berujung menumpuk di dalamnya. Sebaiknya minyak atau lemak kamu buang ke tempat sampah. Jika sudah menyumbat coba gunakan campurkan sedikit deterjen dengan air panas, lalu tuangkan cairan campuran tersebut ke dalam saluran air. Larutan detergen dan air panas bisa memecah lemak yang menyumbat.

    6. Endapan Mineral

    Air sadah biasa ditemui di rumah yang tidak mendapatkan air bersih. Air sadah mengandung konsentrasi pH mineral tinggi yang dapat merusak saluran air jika terjadi penumpukan. Jika sudah tersumbat, kamu perlu memanggil tenaga ahli untuk mengatasi endapan mineral tersebut.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ampas Teh Banyak Manfaatnya, Bersihkan Kaca hingga Hilangkan Bau


    Jakarta

    Mungkin banyak dari kamu yang belum tahu kalau ternyata ampas teh punya banyak manfaat. Usai disedu, jangan langsung dibuang ya.

    Kamu bisa memanfaatkan kantong teh bekas tersebut untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah.

    Lalu, kira-kira apa saja dan bagaimana cara menggunakanya? Mengutip dari In the Wash, berikut pembahasan lengkapnya.


    1. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    2. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    4. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    5. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    6. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Buat detikers yang punya permasalahan seputar rumah, tanah atau properti lain. Baik itu berkaitan dengan hukum, konstruksi, pembiayaan dan lainnya, tim detikProperti bisa bantu cari solusinya. Kirim pertanyaan Kamu via email ke [email protected] dengan subject ‘Tanya detikProperti’, nanti pertanyaan akan dijawab oleh pakar.

    (dna/dna)



    Sumber : www.detik.com