Tag: baking soda

  • Penyebab Keramik Kamar Mandi Menguning dan Cara Membersihkannya


    Jakarta

    Lantai kamar mandi bisa saja menjadi kuning, berkerak, bernoda, maupun berjamur. Hal itu karena kamar mandi menjadi salah satu ruangan yang mengumpulkan banyak kotoran.

    Hal yang paling sering terjadi adalah keramik kamar mandi yang menguning. Kok bisa ya? Nah, berikut ini beberapa alasan keramik kamar mandi yang menguning.

    Penyebab Lantai Kamar Mandi Kuning

    Dilansir dari Certified Stone Professionals, lantai atau keramik di kamar mandi menjadi kuning disebabkan oleh beberapa faktor, di antaranya:


    • Pemakaian produk pembersih dan perlengkapan mandi berbahan kimia keras
    • Penggunaan sealer dan berbagai jenis lilin yang mungkin mengandung polimer
    • Pemilihan jenis ubin yang rentan menguning. Misalnya, ubin berwarna putih
    • Air yang mengandung zat besi
    • Paparan air kotor berlebih yang juga meningkatkan pertumbuhan jamur atau bakteri
    • Asap rokok
    • Semprotan aerosol
    • Sisa-sia minyak atau produk perawatan tubuh yang menumpuk

    Cara Membersihkan Keramik Kamar Mandi yang Kuning

    Dikutip dari laman Nobroker dan Cleanipedia, berikut adalah bahan-bahan dan langkah untuk membersihkan keramik kamar mandi yang kuning hingga berkerak:

    1. Bersihkan dengan Cuka

    Membersihkan ubin dinding dan lantai kamar mandi yang menguning bisa dengan cuka. Cuka mengandung asam yang bisa membantu menghilangkan jamur dan lumut tanpa merusak ubin.

    Caranya mudah, kamu hanya perlu campurkan air dan cuka dalam jumlah yang sama. Lalu lap atau gosok pada bagian keramik kamar mandi.

    2. Garam

    Garam bisa membersihkan kerak lantai kamar mandi. Garam merupakan desinfektan yang sangat baik dalam membunuh kuman dan efektif dalam membersihkan noda air.

    Caranya, kamu hanya perlu membasahi lantai kamar mandi lalu taburkan garam ke seluruh bagian. Tunggu selama satu atau dua jam, kemudian gosok dengan sikat atau spons.

    3. Pakai Baking Soda (Soda Kue)

    Soda kue juga bisa untuk membersihkan lantai kamar mandi yang menguning. Pasalnya, baking soda atau Sodium Bicarbonate bermanfaat untuk melawan noda.

    Kamu bisa langsung pakai baking soda, atau kombinasikan dengan bahan lain seperti cuka.

    Jika sudah dibuat jadi pasta, tinggal oleskan pada lantai kamar mandi lalu biarkan semalaman. Pastikan untuk menyebarkan baking soda pada lantai yang kering ya.

    4. Pakai Cairan Asam Klorida

    Asam klorida, atau dikenal juga sebagai asam muriatik, mampu menghilangkan noda lama dan membandel.

    Kamu hanya perlu basahkan lantai kamar mandi, kemudian oleskan larutan asam ke area yang kotor atau menguning.

    Gosok perlahan lalu lanjutkan ke area berikutnya. Untuk mendapatkan hasil maksimal, kuncinya adalah menjaga lantai kamar mandi tetap basah.

    5. Cairan Pembersih Kamar Mandi

    Noda kuning membandel di lantai kamar mandi juga bisa dibersihkan dengan pembersih kamar mandi.

    Kamu hanya perlu menambahkan cairan pembersih dengan air, lalu pel atau gosok ke bagian lantai yang menguning.

    6. Sikat dengan Perasaan Air Lemon

    Campuran jus lemon dan boraks bisa memperbaiki penampilan ubin dan keran di kamar mandi. Bahkan, limescale (kerak kapur/kerak air/noda semen) juga bisa dibersihkan.

    Kamu hanya perlu mengoleskannya ke area yang diinginkan. Selain itu, pemutih klorin juga bisa dipakai untuk menghilangkan perubahan warna keramik kamar mandi setelah menghilangkan kerak kapur.

    7. Menggunakan Kaporit

    Kaporit juga bisa dijadikan sebagai pembersih keramik kamar mandi yang menguning. Caranya, cukup siram air panas ke lantai kamar mandi, lalu tuangkan kaporit di atas lantai dengan merata.

    Tunggu kaporit panas sekitar 30 menit. Lalu, sikat noda kuning dengan sikat WC. Lanjutkan dengan menyiramnya dengan air agar noda kuning mengelupas.

    Supaya keramik kamar mandi tidak cepat menguning, disarankan untuk rutin membersihkan keramik kamar mandi 1-2 kali dalam seminggu.

    Itu dia informasi mengenai tips dalam membersihkan keramik kamar mandi yang kotor dan menguning, beserta penyebabnya. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda


    Jakarta

    Baking soda dikenal sebagai pembersih serbaguna yang sering digunakan untuk peralatan rumah tangga. Namun, meski memiliki banyak manfaat, tidak semua barang bisa dibersihkan dengan baking soda.

    Beberapa permukaan barang tertentu malah bisa tergores bahkan rusak jika terkena bubuk ini. Sehingga, mengetahui barang apa saja yang tidak bisa dibersihkan dengan baking soda begitu penting.

    8 Barang Rumah Tangga yang Tidak Boleh Dibersihkan dengan Baking Soda

    Beberapa barang yang tidak boleh dibersihkan dengan baking soda di antaranya yaitu kaca dan cermin, perabotan kayu, hingga kompor kaca-keramik. Mengutip laman Southern Living, House Digest, Real Simple dan Martha Stewart berdasarkan saran dari beberapa ahli, berikut di antaranya:


    1. Kaca dan Cermin

    Kaca dan cermin seringkali susah dibersihkan. Meski baking soda bisa menjadi pembersih yang baik, jangan gunakan bahan tersebut untuk membersihkan kaca dan cermin.

    Baking soda bersifat abrasif dan bisa meninggalkan goresan halus pada permukaan kaca dan cermin. Jika menumpuk seiring waktu, goresan halus tersebut bisa menyebabkan tampilan yang kusam.
    Jika ingin membersihkan kaca gunakan pembersih kaca atau larutan cuka dan air dan microfiber.

    2. Perabotan Kayu

    Sendok kayu sering digunakan untuk mengaduk sup atau semur. Hal tersebut bisa membuat banyak makanan menempel dan susah dibersihkan.

    Jangan gunakan baking soda karena bisa merusak permukaannya. Baking soda mengikis lapisan pelindung pada permukaan kayu, membuat kayu rentan lembab, noda, perubahan warna, lengkungan, hingga tampilan yang kusam seiring waktu.

    3. Panci dan Wajan Alumunium

    Baking soda juga tidak cocok digunakan untuk menghilangkan minyak pada panci dan wajan alumunium. Cara ini bisa menyebabkan oksidasi yang membuat peralatan masak berubah warna.

    4. Bahan Kulit

    Bahan kulit seperti yang terdapat di sofa, ikat pinggang, sepatu dan jaket tidak cocok jika dibersihkan dengan baking soda. Kulit mempunyai minyak alami yang menjaga bahannya tetap fleksibel. Jika minyak terkelupas, kulit bisa retak dan kehilangan keelastisannya.

    5. Barang dengan Permukaan yang Dicat

    Permukaan yang dicat, seperti dinding atau kursi tidak boleh dibersihkan dengan baking soda. Terdapat risiko natrium bikarbonat bisa menyebabkan cat terkelupas, tergores, atau memengaruhi permukaan yang halus.

    Jika ingin membersihkan barang yang dicat, gunakan pembersih yang memang dirancang untuk cat. Hal itu untuk menjaga cat dan mencegah kerusakan.

    6. Barang dengan Permukaan Marmer

    Kamu punya meja dapur atau lantai kamar mandi dari marmer? Jangan gunakan baking soda untuk membersihkannya. Bubuk baking soda bisa menyebabkan batu kehilangan kilaunya atau membuat goresan secara permanen.

    7. Perak Antik

    Baking soda bisa menggores atau merusak permukaan perak antik yang halus seperti peralatan makanan. Menurut Presiden Molly Maid, waralaba pembersih di AS, Marla Mock, baking soda bisa menghilangkan lapisan pelindung perak dan menyebabkan goresan mikroskopis pada perak.

    8. Kompor Kaca-Keramik

    Meski soda kue bisa digunakan pada beberapa kompor, jangan diaplikasikan pada kompor kaca-keramik. Baking soda bisa meninggalkan residu dan menggores permukaan. Pembuat kompor keramik EuroKera, merekomendasikan untuk menggunakan campuran cairan pencuci piring dan air dalam botol semprot dan spon lembut atau kain lembap untuk membersihkan sisa makanan yang tertinggal.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Dibuang, Ampas Teh Bisa buat Bersihin Barang di Rumah


    Jakarta

    Ampas teh memiliki beragam manfaat, salah satunya untuk membersihkan barang-barang di rumah. Maka dari itu, kalau kamu suka menyeduh teh bubuk atau teh celup, ampasnya jangan langsung dibuang ya detikers!

    Kamu bisa menggunakan air rebusan ampas teh atau memasukkan ampas teh ke dalam air yang berada di botol semprot. Selain itu, kamu juga bisa langsung menggunakannya dalam beberapa kasus tertentu.

    Untuk lebih lengkapnya, yuk simak cara-caranya seperti yang dikutip dari In the Wash.


    1. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa kantong teh celup hitam atau hijau yang sudah diseduh. Tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    2. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    3. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    4. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    5. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    6. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    7. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 14 Manfaat Baking Soda untuk Barang di Rumah, Lebih dari Sekedar Bahan Kue


    Jakarta

    Baking soda sering digunakan dalam pembuatan kue. Namun ternyata, manfaat baking soda tak sebatas itu.

    Bahan serbaguna ini bisa digunakan untuk kepentingan lain seperti membersihkan dan menghilangkan bau benda-benda yang ada di rumah. Sehingga, baking soda bisa menjadi solusi praktis untuk masalah sehari-hari.

    14 Manfaat Baking Soda, Tak Hanya untuk Kue!

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan berbagai peralatan dapur, wastafel, hingga toilet. Mengutip laman Dr Axe, Martha Stewart, dan Greener Ideal, berikut penjelasannya:


    1. Membersihkan Panci dan Wajan

    Baking soda bisa digunakan untuk membersihkan panci dan wajan tanpa merusaknya. Cukup rendam panci dan wajan dalam baking soda selama 15-20 menit.

    2. Membersihkan Karpet

    Banyak pembersih karpet yang mengandung bahan kimia yang membahayakan anak-anak atau hewan peliharaan. Jadi, baking soda bisa digunakan untuk membersihkan karpet dengan baik dan menetralkan bau. Caranya, taburkan baking soda pada karpet, biarkan selama 15-20 menit, kemudian vakum.

    3. Membersihkan Oven

    Jangan gunakan bahan kimia berbahaya untuk membersihkan oven. Gunakan satu sendok teh baking soda dan bersihkan dengan kain basah atau spons. Campuran ini akan membersihkan sisa makanan dan minyak dengan mudah.

    4. Menghilangkan Bau Sepatu

    Baking soda bisa membantu menghilangkan bau sepatu. Cukup taburkan baking soda ke dalam sepatu dan baunya bisa hilang dalam beberapa menit.

    5. Membersihkan Peralatan Makan

    Buat pasta yang terdiri dari tiga bagian baking soda dan satu bagian air. Gosokkan pasta ke peralatan makan lalu diamkan dalam mangkuk besar. Setelah 15 menit, bilas.

    6. Penyegar Lemari

    Tak hanya bermanfaat di dapur, baking soda juga bisa digunakan untuk menyegarkan lemari pakaian. Letakkan sekotak atau secangkir baking soda di dalam lemari. Ganti secara berkala agar lemari pakaian tetap beraroma segar.

    7. Membersihkan Kompor

    Bagian atas kompor bisa kotor karena sisa makanan atau lemak yang menempel. Bersihkan kotoran dari kompor dengan menggosoknya menggunakan pasta baking soda dan air. Namun, perlu diingat, beberapa bagian atas kompor, seperti yang terbuat dari kaca halus bisa jadi rentan tergores. Jadi, gunakan pembersih jenis lain untuk membersihkannya.

    8. Menghilangkan Noda pada Wadah Penyimpanan Plastik

    Wadah penyimpanan makanan bisa ternoda setelah beberapa kali digunakan. Jika setelah dicuci bekas makanan tidak hilang, isi wadah dengan sedikit baking soda dan air dan diamkan semalaman. Bilas pasta baking soda di pagi hari.

    9. Pembersih Wastafel

    Wastafel bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan baking soda. Taburkan baking soda dalam jumlah banyak di wastafel dan gunakan kain microfiber atau spon basah untuk area yang terkena endapan. Bilas dengan air dingin.

    Untuk peralatan dan perlengkapan seperti keran, taburkan baking soda ke kain basah. Lalu gosok keran dengan lembut.

    10. Menghilangkan Bau Kasur

    Membersihkan kasur begitu penting untuk kesehatan. Untuk menghilangkan bau kasur, taburkan baking soda di atasnya dan diamkan selama beberapa menit. Selanjutnya, bersihkan dengan vacum cleaner.

    Jika ada noda yang perlu dihilangkan, semprotkan cuka pada noda, lalu tambahkan sedikit baking soda. Tutupi dengan handuk dan diamkan selama beberapa jam dan bersihkan dengan vacum cleaner.

    11. Menghilangkan Noda pada Pakaian

    Jika ada noda membandel pada pakaian, baking soda bisa digunakan untuk menghilangkannya. Rendam pakaian dalam air panas yang dicampur dengan baking soda selama beberapa jam atau semalaman.

    12. Membersihkan Toilet

    Mungkin banyak pembersih khusus toilet yang beredar di pasaran, tapi cara yang lebih alami dan ramah lingkungan untuk membersihkan toilet adalah dengan baking soda. Caranya, taburkan baking soda ke dalam toilet dan biarkan beberapa. Lalu, gosok dengan sikat toilet.

    13. Membersihkan Mobil

    Selanjutnya, baking soda dapat bermanfaat untuk membersihkan bagian-bagian mobil, seperti lampu mobil, jendela, dan jok vini. Cukup buat larutan baking soda.

    Carnya, campurkan 1/4 cangkir baking soda dalam 1 liter air hangat. Oleskan ke bagian mobil yang kotor.

    14. Menghilangkan Bau pada Saluran Air

    Baking soda juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan bau pada saluran air dan mencegah bau asam dan basa yang tersisa.

    Cukup tuangkan 1/2 cangkir soda kue ke saluran pembuangan. Lakukan bersamaan dengan mengalirkan air keran hangat.

    Meski banyak manfaat yang bisa didapat, perlu diketahui bahwa tidak semua barang di rumah cocok dibersihkan dengan baking soda. Baking soda bersifat abrasif, jadi, tidak cocok untuk membersihkan permukaan kaca, peralatan masak aluminium, permukaan batu alam, barang berlapis emas, hingga perangkat elektronik.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Penghilang Lumut Kamar Mandi, Jadi Bersih dan Kesat


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang sering lembap, sehingga lumut bisa muncul dengan mudah. Lumut bisa muncul di lantai, dinding, bahkan di dalam bak mandi.

    Selain membuat kotor, lumut yang muncul di lantai bisa membuat licin dan membahayakan penghuni rumah. Untuk itu, jika lumut sudah muncul, itu tandanya harus segera dibersihkan.

    Jika detikers masih bingung cara membersihkannya, simak dulu artikel ini. Ada 5 bahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi.


    Bahan-bahan Pembersih Lumut Kamar Mandi

    Dilansir dari Better Homes & Gardens dan Concrete Renovations, berikut ini 5 bahan yang dapat digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi:

    1. Cuka Putih

    Bahan pertama adalah cuka putih yang ampuh menghilangkan berbagai jenis noda, termasuk lumut di kamar mandi. Bahkan ini cocok dipakai untuk bagian lantai, toilet, hingga saluran pembuangan.

    Caranya ialah dengan menyemprotkan cuka ke tempat yang berlumut. Diamkan sekitar 5-10 menit, lalu bersihkan dengan lap atau spons. Jika lumut membandel, gosoklah dengan sikat.

    2. Soda Kue (Baking Soda)

    Soda kue selain dipakai untuk bahan makanan, juga dikenal bisa untuk membersihkan berbagai noda, salah satunya untuk menghilangkan lumut.

    Caranya dengan menaburkan soda kue ke permukaan lantai atau dinding yang terkena lumut. Diamkan sejenak, lalu bersihkan lap atau sikat.

    3. Boraks

    Boraks dikenal sebagai bahan yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan dan mengenyalkan makanan. Boraks sebetulnya adalah bahan pembersih. Bahan ini bisa digunakan untuk menghilangkan lumut di kamar mandi.

    Campurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah merata, masukkan ke botol semprot, lalu semprotkan ke titik yang berlumut atau sekaligus untuk membersihkan lantai. Kemudian bersihkan dengan kain lap bersih, sikat kawat, atau spons.

    4. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih pakaian juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan lumut membandel di kamar mandi. Cairan ini cukup keras dan berbau menyengat, jadi harus hati-hati menggunakannya.

    Buat campuran bahan ini dan air dengan rasio 1:1. Semprotkan di area berlumut dan titik lain yang bernoda. Pastikan sirkulasi udara kamar mandi baik agar tidak menghirup bau menyengat dari cairan pemutih ini.

    5. Air Panas atau Mendidih

    Selain bahan-bahan di atas, detikers juga bisa mencoba membersihkan lumut dengan air panas atau air mendidih. Lumut akan semakin mudah terangkat setelah disiram air panas. Biasanya cukup dengan menggosok sedikit, maka lumut akan hilang.

    Itulah tadi 5 bahan yang bisa dicoba untuk menghilangkan lumut di kamar mandi. Untuk mencegah lumut membandel, biasakan menyikat kamar mandi secara berkala.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! Ini Jurus Jitu Bersihkan Kerak pada Lubang Kloset



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang mudah kotor di rumah. Selain sering terkena air, ruangan ini juga terpapar kotoran, terutama pada lubang kosetnya.

    Oleh karena itu, kamar mandi harus sering dibersihkan. Namun, lubang kloset bisa muncul kerak yang sulit dibersihkan. Kerak ini tidak dapat kalau sekadar disiram air dari flush.

    Dilansir dari Simply Spotless, kerak tersebut bisa disebabkan oleh jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan kloset. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban kloset yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.


    Kerak pada kloset memiliki beberapa warna tergantung penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika kamu menemui kloset muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkannya, dikutip dari Real Simple.

    Cara Membersihkan Kerak pada Lubang Kloset

    Inilah cara membersihkan noda kerak yang membandel pada permukaan kloset.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka adalah bahan yang ampuh menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang kloset, kamu bisa menyiramkan cuka ke permukaan yang berkerak. Lalu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pasta Boraks

    Cara menghilangkan kerak di kloset menggunakan pasta boraks dan adalah mencampurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Mencegah WC Berkerak

    Kloset kamu pastinya tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan antibakteri yang bisa dibeli di warung terdekat.

    Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan antibakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Simak 7 Manfaat Ampas Teh Celup buat Bersih-bersih dan Pewangi


    Jakarta

    Tahu nggak, ampas teh bisa digunakan untuk membersihkan barang-barang yang ada di rumah. Jadi mulai sekarang, jangan buang bungkus ampas teh karena masih berguna dipakai untuk hal lain.

    Pada dasarnya, kantung atau bungkus ampas teh velup baik yang hitam atau hijau bisa digunakan untuk membersihkan barang hingga menambah aroma wangi.

    Mengutip dari In the Wash, ini 6 hal yang bisa dilakukan pakai bungkus ampas teh.


    1. Menghilangkan Bau Tak Sedap di dalam Kulkas

    Gunakan kantung teh bekas untuk menghilangkan bau tak sedap di kulkas. Kantong teh dapat menyerap bau kulkas seperti halnya baking soda. Kamu bisa meletakkan wadah terbuka di lemari es dengan kantung teh bekas yang sudah dikeringkan selama satu atau dua hari.

    2. Membersihkan Karpet

    Taburkan ampas daun teh kering atau direndam di karpet yang bau dan biarkan selama 10 menit sebelum dikeringkan. Untuk menggunakan daun teh yang direndam, keringkan terlebih dahulu karena akan menodai karpet jika terlalu basah. Cobalah teh rasa seperti lemon atau mint untuk meninggalkan aroma yang menyenangkan.

    3. Sepatu

    Sepatu kamu mulai mengeluarkan bau kaki yang tak sedap? Kamu bisa mengatasinya dengan mengambil ampas teh letakkan kemudian taruh di dalam sepatu. Diamkan selama semalaman, maka bau sepatu akan hilang. Pastikan kondisi sepatu dalam keadaan kering.

    4. Membersihkan Microwave

    Untuk membersihkan microwave, kamu cukup rebus air lalu tambahkan beberapa seduh kantong teh celup hitam atau hijau, tunggu hingga benar-benar terendam sempurna. Lalu diamkan sebentar, setelah cukup dingin untuk dipegang, gunakan air teh tadi untuk mencuci bagian dalam dan luar microwave. Ini akan membantu menghilangkan bau dan menambahkan aroma segar.

    5. Membersihkan Kaca

    Kamu juga bisa menggunakan kantung teh celup untuk membersihkan kaca. Kamu dapat menempatkan teh yang telah diseduh dingin ke dalam botol semprot dan menggunakannya untuk membersihkan dan membuat cermin serta jendela berkilau.

    6. Membersihkan Bak Mandi dan Tempat Sabun

    Daripada membuang kantong teh bekas ke tong sampah, kamu bisa menggunakannya untuk membersihkan kerak residu sabun pada bak mandi dan tempat sabun. Kandungan tanin dalam teh dapat memudahkan merontokkan noda yang menempel.

    7. Membersihkan Furnitur Kayu

    Setelah menyeduh teh celup, jangan langsung buang ampasnya. Kamu bisa menggunakannya untuk membuat permukaan kayu kembali mengkilap. Kamu cukup menggosokannya ampas teh celup yang masih basah pada permukaan kayu. Kandungan tanin pada teh dapat membuat permukaan kayu kembali mengkilap.

    Demikian 7 manfaat ampas teh untuk membersihkan barang di rumah. Semoga bermanfaat!

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Jitu Hilangkan Noda Kerak Kamar Mandi Bikin Auto Kinclong


    Jakarta

    Permasalahan di kamar mandi, bukan hanya lantai yang licin atau tercium bau tak sedap. Kamu juga bisa menemukan noda-noda putih yang menempel di setiap sudut kamar atau yang disebut pula kerak.

    Dilansir SFGATE, noda-noda putih yang menempel pada keran, kloset, bak mandi, gayung, pintu, hingga dinding berasal dari air keran di rumah. Noda putih yang juga disebut dengan kerak tersebut merupakan sisa air sisaan air sadah yang mengandung mineral seperti kalsium dan magnesium dalam kadar tinggi. Air sadah ini sebenarnya tidak berbahaya, tetapi untuk pengguna yang memiliki kulit sensitif dapat berdampak negatif pada kulit.

    Biasanya untuk membuat air sadah jauh lebih bersih adalah dengan menggunakan filter pada keran dan shower.


    Penyebab lainnya bisa berasal dari sisa sabun yang menempel di sudut kamar mandi dan tidak langsung dibersihkan. Kandungan mineral dan bahan kimia pada noda tersebut saat mengering akan membekas dan meninggalkan membentuk noda bertekstur ketika diraba.

    Jika kamu menemukan noda serupa, tenang saja karena kerak tersebut dapat dibersihkan dengan bahan-bahan yang ada di rumah dan tanpa memanggil tenaga ahli. Untuk lebih jelasnya, berikut beberapa bahan dan cara membersihkannya.

    Baking Soda dan Sabun Cair

    Mungkin kamu berpikir, bekas sabun kok dibersihkan dengan sabun juga? Menurut Tile Cloud, ternyata bahan ini bisa membersihkan noda membandel. Ada pun caranya siapkan kedua bahan tersebut dengan perbandingan baking soda dan sabun cair adalah 2:1. Setelah tercampur, oleskan larutan tersebut ke setiap sudut kamar mandi yang terlihat berkerak. Gosok menggunakan sikat bulu hingga nodanya menghilang. Lalu, diamkan beberapa menit, baru setelah itu bilas dengan air.

    Baking Soda dan Cairan Pencuci Piring

    Selain sabun cair, kamu juga bisa pakai sabun cuci piring. Caranya sama dengan sebelumnya, campurkan dua bahan tersebut, lalu oleskan di area yang berkerak seperti wastafel atau bak mandi, kemudian gosok hingga noda hilang.

    Selain memakai baking soda, kamu juga bisa memakai campuran cuka dan sabun cuci piring. Apabila nanti kedua bahan sudah tercampur dan dituang ke area yang kotor, tunggu selama 1 jam. Baru setelah itu bersihkan dengan kain yang lembut dan bilas dengan air bersih.

    Pemutih dan Air Panas

    Bahan lain yang bisa kamu pakai adalah pemutih. Namun, jika memakai ini, tangan harus tertutup dengan sarung tangan lateks. Cara membersihkannya dengan mencampurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:4. Air akan mengencerkan bahan kimia dari pemutih agar larutan lebih lembut dan tidak merusak ubin.

    Perasan Air Lemon

    Kamu bisa menggunakan perasan air lemon karena sifat Mineral dalam air kerana di dalamnya mengandung asam sitrat dan antibakteri yang ampuh membersihkan noda membandel. Mengutip laman How Stuff Works caranya dengan menggosok area yang berkerak dengan lemon, kemudian bilas apabila sudah bersih.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Alami Penghilang Bau Masakan di Dapur



    Jakarta

    Ketika memasak di dapur pasti menimbulkan bau yang terlalu kuat sehingga tak jarang mengganggu pernapasan. Apalagi jika tidak ada ventilasi di dapur yang berfungsi melancarkan sirkulasi udara. Namun, tak perlu khawatir karena kamu bisa atasi bau masakan dengan bahan alami.

    Melansir dari The Spruce, pada Rabu (19/03/2025), berikut 4 bahan alami penghilang bau masakan di dapur.

    Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi dalam mangkuk atau piring setelah memasak lalu diamkan semalaman. Kopi dapat menetralkan bau makanan sekaligus menambah aroma segar.


    Baking Soda

    Sama seperti kopi, taburkan baking soda di atas piring lalu diamkan semalaman. Soda kue adalah pembersih yang tidak beracun dan sangat efektif menghilangkan bau masakan asam seperti tomat, daging, dan ikan.

    Tumbuhan Herbal

    Tumbuhan herbal seperti batang kayu manis, cengkeh, hingga kulit lemon dapat mengurangi bau tidak sedap. Didihkan bahan tersebut dalam panci dan biarkan aromanya keluar. Air rebusannya dapat disaring dan disemprot ke seluruh ruangan.

    Cuka

    Rebus 1 atau ½ cangkir cuka dalam panci setelah memasak maka bau akan hilang. Pilihan lain bisa semprotkan campuran cuka dan air ke ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Manfaat Baking Soda untuk Dapur Rumah



    Jakarta

    Baking soda adalah bahan tambahan pembuatan kue atau makanan yang mengandung bahan kimia bersifat abrasif. Sehingga, tak hanya sebagai bahan makanan, sifat abrasif ini membuat baking soda cocok digunakan sebagai bahan pembersih.

    Kamu bisa gunakan baking soda untuk membersihkan rumah, misalnya dapur. Dapur memang menjadi salah satu ruangan yang sering terkena noda seperti minyak dan lemak yang diakibatkan aktivitas memasak. Mengutip dari buku Rumah Bersih Alami Tips Perawatan Rumah dan Pribadi yang Hemat dan Ramah Lingkungan karya Hanna Natalisa, baking soda dapat digunakan untuk hal-hal berikut ini.

    Membersihkan Noda dan Kerak pada Alat Makan

    Gunakan baking soda untuk membersihkan noda pada alat makan. Caranya rendam cangkir-cangkir yang penuh noda teh atau kopi ke dalam air baking soda, lalu bilas. Baking soda dapat menghilangkan noda atau kerak pada alat makan.


    Membersihkan Oven

    Caranya dengan menaburkan baking soda yang banyak di lantai oven lalu semprot dengan campuran air dan cuka. Setelah beberapa jam bilas.

    Menetralkan Bau

    Campuran baking soda dengan sedikit air sehingga menjadi pasta yang dapat digunakan untuk membersihkan dan menetralkan bau seperti di talenan. Cara lain adalah isi satu box kecil dengan baking soda lalu letakkan ke dalam kulkas atau freezer dan ganti setiap 3 bulan sekali.

    Memadamkan Api

    Sediakan satu box kecil baking soda dekat kompor untuk memadamkan kebakaran kecil. Ketika terjadi kebakaran kecil, segera lemparkan baking soda ke sumber api. Walau tidak ada kebakaran, menyimpan baking soda dekat kompor tidak ada salahnya karena dapat menetralisir bau tidak sedap.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com