Tag: baling-baling

  • Membersihkan AC Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah, Ini Caranya


    Jakarta

    AC wajib dibersihkan secara rutin agar dapat menyemburkan udara dingin ke seluruh ruangan. Sebab, debu dan kotoran dapat menumpuk di dalam AC karena digunakan terus-menerus. Jika tidak dibersihkan secara berkala maka dapat mengganggu kinerja AC.

    Pada umumnya, banyak masyarakat yang menggunakan jasa cuci AC untuk membersihkan pendingin ruang. Meski begitu, ada biaya yang harus dikeluarkan untuk mencuci satu unit AC. Jika rumah kamu punya banyak AC tentu biaya yang dibutuhkan akan lebih besar.

    Jika ingin menghemat pengeluaran, kamu bisa membersihkan AC sendiri di rumah. Simak langkah-langkah serta alat yang dibutuhkan untuk mencuci AC dalam artikel ini.


    Alat-alat untuk Membersihkan AC Sendiri

    Sebelum mengetahui langkah-langkahnya, sebaiknya detikers telah menyiapkan sejumlah alat untuk membersihkan AC sendiri. Dilansir situs The Indian Express, ini alat yang dibutuhkan:

    • Sarung Tangan
    • Sikat gigi
    • Kain bersih
    • Penyedot debu
    • Selang Air.

    Cara Membersihkan AC Sendiri di Rumah

    Setelah seluruh alat sudah siap, langkah berikutnya adalah mengetahui cara membersihkan AC dengan benar. Perlu diketahui, mencuci AC terbagi dalam dua tahap, yakni AC dalam (indoor) dan AC luar (outdoor).

    Membersihkan Unit AC Indoor

    Tahap pertama adalah dengan membersihkan unit AC dalam terlebih dahulu. Berikut langkah-langkahnya:

    1. Matikan AC

    Sebelum mulai membersihkan, pastikan AC sudah dalam keadaan mati dengan menekan tombol OFF di stopkontak terlebih dahulu. Setelah dimatikan, kini kamu sudah siap untuk membersihkan unit AC indoor.

    2. Buka Panel Penutup dan Lepas Filter AC

    Langkah berikutnya adalah dengan membuka panel penutup AC, setelah itu baru melepas filter di dalamnya. Pada umumnya AC memiliki lebih dari satu filter sehingga perlu dilepas satu per satu secara perlahan dan letakkan di tempat yang aman.

    3. Bersihkan Evaporator

    Siapkan sikat gigi dengan bulu yang halus untuk membersihkan bagian evaporator. Lakukan secara perlahan sampai kotoran dan debu benar-benar hilang.

    Lakukan pembersihan di bagian ini secara hati-hati karena terdapat sirip tajam yang bisa membuat kulit tergores dan terluka. Maka dari itu disarankan menggunakan sarung tangan agar aman.

    Setelah dibersihkan dengan sikat gigi, gunakan kain kering yang lembut untuk membersihkan sisa-sisa debu dan kotoran.

    4. Bersihkan Filter

    Tahap berikutnya adalah membersihkan filter udara yang sudah dilepas sebelumnya. Gunakan air untuk melarutkan debu dan kotoran yang menempel, tapi pastikan jangan menggunakan air bertekanan tinggi untuk mencegah filter rusak.

    Jika sudah disiram sampai bersih, keringkan filter udara di bawah sinar matahari. Kemudian pasang kembali filter ke dalam ac, lalu tutup panel sampai sempurna.

    Membersihkan Unit AC Outdoor

    Setelah AC dalam dibersihkan, kini detikers perlu membersihkan unit AC outdoor. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    1. Bersihkan Sirip Kondensor

    Langkah yang pertama adalah dengan membersihkan sirip kondensor di bagian AC outdoor. Caranya bisa menggunakan penyedot debu dengan kepala yang berbulu lembut agar mampu menyedot debu dan kotoran secara maksimal.

    2. Lepas Baling-baling Kipas

    Setelah itu, lepas baling-baling kipas agar bisa membersihkan AC outdoor secara optimal. Caranya dengan melepas tutup sisi atas dan lepaskan baling-baling kipas tanpa mengganggu sambungan listrik.

    Jika sudah terlepas, bersihkan baling-baling dengan kain kering untuk menyeka kotoran dan debu. Bersihkan juga seluruh permukaan AC outdoor secara perlahan.

    3. Semprotkan Air

    Langkah berikutnya adalah menyemprotkan air ke bagian dalam unit AC outdoor dengan tekanan sedang. Jangan terlalu kencang karena dikhawatirkan dapat merusak sejumlah komponen.

    Setelah itu, biarkan mengering di bawah sinar matahari atau bisa dilap menggunakan kain bersih. Jika sudah kering, pasang kembali baling-baling kipas dengan tepat.

    Demikian cara membersihkan AC sendiri di rumah. Jika kamu mengalami sejumlah kesulitan, tak ada salahnya menggunakan jasa cuci AC yang punya tarif terjangkau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Muncul Suara Berisik dari Kulkas? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kulkas yang normal biasanya mengeluarkan suara, seperti suara mesin pendingin dinyalakan atau suara ketika pintu terbuka. Suara juga bisa menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres pada sistem kulkas tersebut.

    Suara yang disebut tidak beres adalah suara yang lebih keras dari biasanya, suara sesuatu terjatuh di dalam kulkas, atau suara yang tidak berhenti.

    Apabila mendapati hal tersebut, dilansir Real Simple berikut cara mengatasinya.


    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space Melissa Maker mengatakan jika terdengar suara yang tidak biasa dari kulkas, bagian pertama yang harus dicek adalah penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu. Kemudian, filter agar kulkas tetap bersih dan segar. Untuk menjaganya agar tidak kembali berbunyi bising, bersihkan kulkas secara teratur.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Lokasi kedua yang harus dicek adalah area kipas kondensor. Lokasinya berada di belakang kulkas. Bunyi akibat dari kotoran yang menumpuk sehingga menghalangi kerja baling-baling kipas.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple, Selasa (2/9/2025)

    Saat membersihkan bagian ini, kulkas harus dalam keadaan mati. Caranya membersihkannya cukup dengan memakai penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada. Bisa juga dengan kain basah yang sudah disiapkan penampungan debu yang berjatuhan.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Suara AC Berisik Tanpa Tukang


    Jakarta

    AC di rumah mengeluarkan suara berisik bisa bikin kamu khawatir dan nggak nyaman. Suara berisik itu memang menandakan ada masalah dari AC. Penyebabnya bermasalah, bisa karena AC kotor, freon AC terganggu, hingga kipas di dalam AC rusak.

    Ternyata masalah ini bisa diatasi sendiri. Melansir dari BTN Properti, Minggu (14/7/2024). Berikut beberapa cara mengatasi suara AC berisik di rumah.

    Cara Mengatasi Suara AC Berisik

    1. Membersihkan AC

    Biasanya AC mengeluarkan suara berisik karena ada penumpukan kotoran. Maka, kamu bisa membersihkan AC tersebut. Memang disarankan AC dibersihkan secara rutin mulai dari komponennya seperti kipas, baling-baling, dan filter. Kotoran atau debu yang menumpuk dapat menyebabkan gesekan dan suara berisik.


    2. Periksa Kipas dan Baling-Baling

    Penyebab kedua adalah masalah pada kipas di dalam AC. Tanda ada masalah di kipas adalah ada benda asing yang menyangkut di dalamnya. Bisa pula kondisi kipas/baling-baling memang sudah tidak bagus seperti aus atau rusak. Kamu perlu segera mengganti atau memperbaiki bagian yang bermasalah.

    3. Periksa Kondensor dan Evaporator

    Kondensor adalah salah satu alat penukar panas pada AC. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya tidak rata. Selain itu, kamu juga bisa melihat pada bagian pipa apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    4. Kencangkan Skrup AC

    Biasanya ini terjadi karena human eror atau kelalaian manusia setelah AC diperbaiki atau dibersihkan. Kamu bisa mengecek bagian mana yang bergetar dan menimbulkan suara, kemudian eratkan skrup AC.

    5. Periksa Kompresor

    Sama pentingnya seperti kondensor, kompresor pada AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap dingin. Jika suara berasal dari kompresor, coba periksa kondisnya dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya. Jika ada masalah, hubungi tukang AC untuk memperbaikinya.

    6. Pastikan Ventilasi yang Baik

    Lalu, kamu bisa memastikan unit dan komponen AC telah terpasang dengan benar dan memiliki ventilasi yang baik. Pastikan juga tidak ada penghalang di sekitar unit yang dapat mengganggu aliran udara.

    7. Cek Level Refrigerant

    Pada saat AC bekerja tentu ada zat pendingin yang dinamakan level refrigerant. Ini sudah bawaan dari pabrik, sehingga sebaiknya hindari mengubah levelnya.

    8. Pasang Peredam Suara

    Langkah terakhir jika kamu tidak menemukan letak kerusakan, kamu bisa memasang peredam bunyi pada AC untuk mengurangi suara yang dihasilkan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Exhaust Fan Kamar Mandi Berisik Seperti Pesawat Jet? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Terdapat suatu barang yang kehadirannya cukup penting bagi kamar mandi kamu, tanpa adanya benda ini mungkin sirkulasi udara pada kamar mandi akan tidak maksimal. Exhaust fan yang sudah berdebu dan kotor tidak dapat berfungsi secara maksimal.

    Lalu, pada akhirnya akan mengeluarkan suara yang sangat bising seperti halnya pesawat jet yang sedang lepas landas. Kalau seperti, apa yang harus dilakukan? Simak informasinya berikut ini.

    Bersihkan Debu

    Melansir Real Simple, pada Senin (21/10/2024), membersihkan debu bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah exhaust fan yang berisik. Sebelum membersihkannya, kamu harus memastikan arus listrik pada saklar kipas angin sudah dimatikan.


    Jika diperlukan, kamu bisa memakai tangga dan senter untuk membersihkan debu, gunakan pula alat penyedot debu, serta kemoceng guna membersihkan debu yang menempel pada bagian luar kipas. Cara ini dapat mencegah debu berjatuhan ke lantai ketika kamu melepas penutupnya.

    Lepaskan Penutup

    Pada umumnya penutup kipas dapat dilepas dengan cara menariknya secara perlahan dari langit-langit atau dinding tergantung pada model dan jenis exhaust fan. Kamu mungkin memerlukan obeng atau dengan menekan kait di bagian samping kipas untuk melepas penutupnya.

    Sesudah penutup dilepas, kamu akan melihat motor serta bilah pada kipas kamar mandi, sebagian besar kipas dicolokkan ke stopkontak, maka cabutlah kabel kipas sebelum kamu melakukan pembersihan pada kipas.

    Bersihkan Penutup Ventilasi

    Isi ember dengan air hangat dan tambahkan pembersih rumah tangga serbaguna, masukkan penutup ventilasi ke dalam ember dan biarkan hingga meresap guna menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk ketika kamu membersihkan bagian lain dari kipas.

    Sehabis direndam, pakai kain mikrofiber untuk pembersihan menyeluruh pada penutup ventilasi dan bilas dengan air hangat. Taruh penutup di atas handuk penyerap dan diamkan sampai kering seluruhnya sebelum kamu memasangnya kembali.

    Cuci Bilah Kipas dan Mesin

    Bila memungkinkan, copot unit kipas dari casing, secara umum model kipas ini hanya dilengkapi beberapa ikatan saja. Basahkan kain mikrofiber menggunakan air dan seka debu dari setiap bilah dan motor, kamu bisa memakai penyedot debu yang menggunakan alat celah untuk menyedot debu atau kotoran kecil lainnya.

    Jika kipas tidak bisa dilepaskan dari casing, pakailah kain yang lembap, penyedot debu, dan kemoceng untuk membersihkan debu secara menyeluruh. Bagaimanapun cara yang kamu terapkan, perlakukanlah dengan lembut agar bilah kipas tidak bengkok atau patah.

    Bersihkan Sekitar Exhaust Fan

    Pakailah alat penyedot debu atau kemoceng untuk membersihkan kotoran secara menyeluruh dari bagian rumah tersembunyi dan braket yang menahan kipas serta casingnya. Pastikan pembersihan pada sudut-sudut tempat debu dan serangga juga dibersihkan dengan detail guna mencegah serangga terperangkap di sela-sela tersebut.

    Pasang Kembali

    Selepas semua bersih, kering, dan bebas debu, pasang kipas kembali ke dalam casingnya dengan menyambungkan kembali pada braket. Langkah seterusnya, putar baling-baling kipas menggunakan jari kamu guna memastikan bilah kipas tidak mengenai bagian manapun dari komponen.

    Bila perlu, colok kabel kipas ke stopkontak, setelah memastikan penutup benar-benar kering, lalu pasang kembali dan kencangkan dengan obeng.

    Uji Coba Exhaust Fan

    Coba nyalakan kembali pemutus arus dan saklar kipas, lalu uji kipas yang telah dibersihkan, jika kamu mendengar suara atau bunyi baru yang mengganggu, mungkin kamu perlu mengubah posisi kipas.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kipas Angin Tidak Berputar? Ini Penyebab dan Cara Memperbaikinya


    Jakarta

    Kipas angin tidak berputar salah satu masalah umum yang sering dialami. Saat itu terjadi, aktivitas sehari-hari mungkin bisa terganggu, apalagi kalau di tengah cuaca panas.

    Kipas angin yang tidak berfungsi bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari debu yang menumpuk, masalah pada motor, maupun kabel yang terputus. Kenali penyebab dan cara mengatasinya.

    Penyebab Kipas Angin Tidak Berputar

    Dikutip dari Home Care 24 dan laman Lito Electrical Service, berikut adalah beberapa faktor penyebab kipas angin tidak bisa berputar:


    1. Kapasitor Lemah atau Rusak

    Kapasitor memiliki fungsi untuk membantu memulai putaran pada motor kipas angin. Jika rusak atau lemah, ia tidak akan memiliki cukup tenaga untuk memutar baling-baling kipas.

    2. Motor Kipas yang Aus

    Kipas angin berhenti berputar bisa karena motor kipas yang sudah aus. Macetnya motor kipas juga bisa jadi karena ada kotoran atau debu yang menumpuk.

    Kenapa kipas angin berbunyi tapi tidak berputar? Kipas angin berbunyi tapi tidak berputar bisa jadi karena kapasitor yang rusak atau penyumbatan mekanis.

    3. Baling-baling Tertekan

    Baling-baling kipas yang terpasang terlalu kencang atau tertekan, membuatnya tidak bisa berputar dengan bebas.

    4. Penumpukan Debu atau Kotoran

    Penumpukan debu di bagian poros atau bantalan kipas angin akan menyebabkan gesekan yang tinggi, sehingga baling-baling sulit berputar. Debu juga bisa menyumbat ventilasi motor, yang membuat kipas menjadi panas dan berhenti bekerja.

    5. Adanya Kesalahan Kelistrikan

    Kipas berbunyi bip tetapi tidak menyala juga bisa karena ada indikasi adanya kesalahan kelistrikan maupun masalah pada komponen internal kipas atau kabelnya.

    Cara Memperbaiki Kipas Angin Tidak Berputar dan Berdengung

    1. Cek dan Periksa Sumber Listrik

    Pastikan kipas angin sudah terhubung dengan sumber listrik yang stabil. Jika ada kerusakan kabel segeralah untuk diganti.

    2. Periksa Motor Kipas

    Buka bagian belakang kipas dan cek kondisi motor kipas. Jika menemukan kerusakan atau aus pada motor, maka perlu diganti.

    3. Bersihkan Baling-baling Kipas

    Jika debu sudah menumpuk di baling-baling, bersihkanlah. Kamu bisa menggunakan lap.

    4. Periksa Pemasangan Baling

    Jika baling-baling terlihat terlalu kencang atau tertekan, atur ulang posisinya. Pastikan baling-baling bisa berputar dengan bebas.

    5. Periksa Kapasitor

    Kapasitor menjadi komponen penting yang membuat baling-baling kipas berputar. Jika rusak, gantilah dengan yang baru.

    6. Bersihkan Motor Kipas

    Jika motor terlihat kotor, bersihkan dengan menggunakan kuas atau lap lembut dengan hati-hati.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Exhaust Fan Kamar Mandi yang Kotor dan Bising



    Jakarta

    Exhaust fan memiliki peran yang penting untuk kamar mandi. Benda ini berfungsi sebagai kelancaran sirkulasi udara agar kamar mandi tidak pengap. Apa lagi jika kamar mandi yang tidak ada ventilasi.

    Dengan perannya yang sangat penting, exhaust fan perlu dijaga kebersihannya. Exhaust fan yang sudah berdebu dan kotor tidak dapat berfungsi secara maksimal. Lalu, pada akhirnya akan mengeluarkan suara yang sangat bising seperti halnya pesawat jet yang sedang lepas landas.

    Kalau seperti, apa yang harus dilakukan? Simak informasinya berikut ini.


    Bersihkan Debu

    Melansir Real Simple, membersihkan debu bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah exhaust fan yang berisik. Sebelum membersihkannya, kamu harus memastikan arus listrik pada saklar kipas angin sudah dimatikan.

    Jika diperlukan, kamu bisa memakai tangga dan senter untuk membersihkan debu, gunakan pula alat penyedot debu, serta kemoceng guna membersihkan debu yang menempel pada bagian luar kipas. Cara ini dapat mencegah debu berjatuhan ke lantai ketika kamu melepas penutupnya.

    Lepaskan Penutup

    Pada umumnya penutup kipas dapat dilepas dengan cara menariknya secara perlahan dari langit-langit atau dinding tergantung pada model dan jenis exhaust fan. Kamu mungkin memerlukan obeng atau dengan menekan kait di bagian samping kipas untuk melepas penutupnya.

    Sesudah penutup dilepas, kamu akan melihat motor serta bilah pada kipas kamar mandi, sebagian besar kipas dicolokkan ke stopkontak, maka cabutlah kabel kipas sebelum kamu melakukan pembersihan pada kipas.

    Bersihkan Penutup Ventilasi

    Isi ember dengan air hangat dan tambahkan pembersih rumah tangga serbaguna, masukkan penutup ventilasi ke dalam ember dan biarkan hingga meresap guna menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk ketika kamu membersihkan bagian lain dari kipas.

    Sehabis direndam, pakai kain mikrofiber untuk pembersihan menyeluruh pada penutup ventilasi dan bilas dengan air hangat. Taruh penutup di atas handuk penyerap dan diamkan sampai kering seluruhnya sebelum kamu memasangnya kembali.

    Cuci Bilah Kipas dan Mesin

    Bila memungkinkan, copot unit kipas dari casing, secara umum model kipas ini hanya dilengkapi beberapa ikatan saja. Basahkan kain mikrofiber menggunakan air dan seka debu dari setiap bilah dan motor, kamu bisa memakai penyedot debu yang menggunakan alat celah untuk menyedot debu atau kotoran kecil lainnya.

    Jika kipas tidak bisa dilepaskan dari casing, pakailah kain yang lembap, penyedot debu, dan kemoceng untuk membersihkan debu secara menyeluruh. Bagaimanapun cara yang kamu terapkan, perlakukanlah dengan lembut agar bilah kipas tidak bengkok atau patah.

    Bersihkan Sekitar Exhaust Fan

    Pakailah alat penyedot debu atau kemoceng untuk membersihkan kotoran secara menyeluruh dari bagian rumah tersembunyi dan braket yang menahan kipas serta casingnya. Pastikan pembersihan pada sudut-sudut tempat debu dan serangga juga dibersihkan dengan detail guna mencegah serangga terperangkap di sela-sela tersebut.

    Pasang Kembali

    Selepas semua bersih, kering, dan bebas debu, pasang kipas kembali ke dalam casingnya dengan menyambungkan kembali pada braket. Langkah seterusnya, putar baling-baling kipas menggunakan jari kamu guna memastikan bilah kipas tidak mengenai bagian manapun dari komponen.

    Bila perlu, colok kabel kipas ke stopkontak, setelah memastikan penutup benar-benar kering, lalu pasang kembali dan kencangkan dengan obeng.

    Uji Coba Exhaust Fan

    Coba nyalakan kembali pemutus arus dan saklar kipas, lalu uji kipas yang telah dibersihkan, jika kamu mendengar suara atau bunyi baru yang mengganggu, mungkin kamu perlu mengubah posisi kipas.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Waktu Ideal Bersihkan Kipas Angin dan Langkah-langkahnya


    Jakarta

    Kipas angin sudah menjadi alat penyejuk ruangan andalan banyak orang sejak lama. Hingga saat ini kipas angin tetap menjadi andalan masyarakat meskipun di rumah tersebut sudah terpasang AC.

    Namun, ada satu hal yang sering disepelekan orang yakni menjaga kebersihan kipas angin. Meskipun kipas angin cara kerjanya adalah menciptakan angin, tetapi debu tetap bisa menempel pada bagian penutup dan baling-balingnya sehingga sebaiknya kipas angin digunakan dalam keadaan bersih.

    Lantas, kapan waktu yang tepat untuk membersihkan kipas angin?


    Melansir The Spruce, kipas angin perlu dibersihkan setiap seminggu sekali. Debu tidak akan menumpuk terlalu banyak pada penutup dan baling-baling kipas angin jika dibersihkan secara teratur. Namun, kipas boleh dibersihkan lebih sering jika penggunaannya memang di tempat yang kotor dan mudah terpapar debu.

    Cara Membersihkan Kipas Angin

    1. Matikan Kipas Angin

    Pastikan ketika membersihkan kipas angin, kabel tidak dalam keadaan tertancap ke stop kontak karena bisa berbahaya jika kipas aktif saat sedang membersihkan baling-balingnya.

    2. Bersihkan Debu pada Baling-baling dan Kerangka Kipas

    Keuntungan dengan pembersihan yang rutin, kamu tidak perlu sampai membongkar kipas anginnya, cukup bersihkan sekilas. pada setiap rongga-rongga kipas angin dan baling. Gunakan pengering rambut atau udara terkompresi untuk meniup debu dari permukaan baling-baling. Namun, ingat atur suhu udara dari pengering rambut tersebut jadi yang paling dingin dan beri jarak antara kipas angin dan mulut pengering sekitar 15 cm.

    Ketika membersihkan kipas angin, pasti ada debu yang berjatuhan. Bersihkan debu-debu tersebut memakai vacuum cleaner atau tisu agar debunya tidak terbang ke tempat lain.

    3. Lap Kipas Angin

    Setelah semuanya selesai, lap kipas angin menggunakan lap mikrofiber. Basahkan lap mikrofiber terlebih dahulu, kemudian peras dan lap bagian kipas yang sudah dibersihkan tadi. Hal ini dilakukan agar kipas lebih bersih.

    Tips untuk Menjaga Kipas Angin Tetap Bersih Lebih Lama

    1. Membersihkan kipas angin seminggu sekali akan membantu meminimalisir debu. Jadi, penghuni rumah tidak perlu sering membersihkan kipas angin.

    2. Jika kipas angin memiliki filter udara, periksa secara berkala untuk memastikannya bersih sehingga kipas bisa berfungsi secara efisien dan efektif.

    Itulah cara membersihkan kipas angin supaya bersih lebih lama. Semoga bermanfaat ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Mudah Bersihkan Kipas Angin Tanpa Perlu Dibuka



    Jakarta

    Kipas angin harus rajin dibersihkan kalau nggak mau ada debu yang menumpuk. Kalau dibiarkan, kotoran pada kipas angin bisa terhirup penghuni rumah dan menjadi sumber penyakit.

    Membersihkan baling-baling kipas angin memang agak menantang karena terhalang pelindung. Namun tenang saja, ada cara mudah membersihkan kipas angin tanpa perlu membongkarnya, lho.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan kipas angin? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Membukanya

    Inilah beberapa cara untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu membuka bagian penutup, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

    Pengering Rambut

    Penghuni rumah bisa menghempaskan debu pada kipas angin menggunakan pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang bisa membersihkan kotoran yang menempel. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut untuk membersihkan kipas angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Vacuum Cleaner

    Selain itu, penghuni juga bisa menggunakan vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Penyedot debu akan lebih efektif jika ujungnya berukuran kecil dan bisa masuk ke jaring penutup kipas angin. Berikut ini langkah untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stop kontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan semua bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Jika sudah cukup, bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Kompresor Angin

    Penghuni bisa menggunakan kompresor angin sebagai alternatif yang lebih kuat daripada pengering rambut. Namun, alat ini memang tak banyak yang memilikinya di rumah. Cara menggunakannya pun sama dengan pengering rambut.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Kalau nggak mau pakai alat, penghuni rumah juga bisa menggunakan larutan dari campuran sabun, cuka, dan baking soda. Caran membersihkan kipas dengan larutan ini sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan ke dalam botol semprotan, kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Garam atau Pasir

    Kemudian, garam atau pasir pun dapat digunakan untuk membersihkan kipas angin tanpa perlu dibuka. Caranya sebagai berikut.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
    2. Tutup bagian kipas dengan kain atau plastik.
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu tersapu.
    5. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Itulah beberapa cara membersihkan kipas angin tanpa membukanya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Kipas Angin Penuh Debu? Begini Cara Bersihkan Tanpa Harus Dibongkar


    Jakarta

    Kipas angin yang tidak dibersihkan dapat menimbun banyak debu. Penghuni rumah harus rajin membersihkannya agar tumpukan debu tidak menghalangi aliran angin atau menyebar ke udara.

    Biasanya kipas angin dibersihkan dengan cara membuka bagian penutupnya. Lalu, penutup dan baling-baling dilepas dan dicuci di bawah aliran air.

    Namun, membongkar kipas angin terkadang ribet dan sulit dilakukan. Nah, sebenarnya ada cara praktis untuk membersihkan kipas tanpa perlu membongkarnya, lho.


    Bagaimana cara membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya? Simak tipsnya berikut ini

    Cara Bersihkan Kipas Angin Tanpa Dibongkar

    Inilah sejumlah metode untuk membersihkan kipas angin tanpa membuka penutupnya, dikutip dari The Spruce dan The Dollar Stretcher.

    Vacuum Cleaner

    Penghuni bisa memakai vacuum cleaner atau penyedot debu untuk membersihkan kipas. Metode ini akan lebih efektif kalau menggunakan penyedot debu dengan ujung berukuran kecil sehingga bisa masuk ke celah penutup kipas angin. Berikut ini cara untuk membersihkan kipas dengan vacuum cleaner.

    1. Cabut listrik dari stopkontak atau cabut baterai kipas angin.
    2. Sedot debu menggunakan vacuum cleaner dan bersihkan seluruh bagian dalam kipas angin dengan hati-hati.
    3. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Garam atau Pasir

    Penghuni dapat memanfaatkan garam atau pasir buat membersihkan kipas angin. Caranya sebagai berikut.

    1. Letakkan kipas angin secara mendatar.
    2. Tutup bagian atas kipas dengan kain atau plastik.
    3. Masukkan garam atau pasir kering ke kipas angin.
    4. Pastikan kipas tertutup rapat, nyalakan kipas dan biarkan berputar-putar selama beberapa menit agar debu rontok.
    5. Setelah dirasa cukup, matikan kipas dan bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sudah sedikit dibasahi.

    Larutan Sabun, Cuka, Baking Soda

    Selain itu, penghuni rumah bisa menggunakan larutan yang terbuat dari sabun, cuka, dan baking soda. Cara membersihkan kipas dengan larutan itu sebagai berikut.

    1. Campurkan 2 sdm (sendok makan) sabun cuci piring, 1/2 gelas cuka, dan 3 sdm baking soda.
    2. Masukkan bahan tersebut ke dalam botol semprotan, lalu kocok-kocok.
    3. Semprotkan cairan ke arah kipas yang berdebu.
    4. Tutup seluruh bagian lingkaran kipas dengan plastik besar.
    5. Nyalakan kipas agar berputar dengan kecepatan tinggi selama sekitar 5 menit.
    6. Buka plastik dan debu akan terlepas dari kipas angin.

    Kompresor Angin

    Kompresor angin cukup kuat untuk merontokkan debu dari kipas angin. Akan tetapi, alat ini tak banyak yang memilikinya di rumah. Berikut ini cara membersihkan kipas menggunakan kompresor angin.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin dengan kompresor dari bagian belakang, lalu seluruh bagian.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang sedikit basah.

    Pengering Rambut

    Terakhir, penghuni bisa menghempaskan debu pada kipas angin memakai pengering rambut. Alat ini mengeluarkan angin kencang yang dapat membersihkan kotoran yang menempel pada kipas. Berikut ini cara menggunakan pengering rambut buat bersihkan kipas.

    1. Cabut aliran listrik maupun baterai kipas angin.
    2. Bawa kipas angin ke luar agar debu tidak bertebaran di dalam rumah.
    3. Semprotkan angin menggunakan pengering rambut dari bagian belakang, lalu ke seluruh bagian hingga debu terjatuh.
    4. Bersihkan bagian penutup kipas dengan kain mikrofiber yang lembap.

    Itulah beberapa cara mudah untuk membersihkan kipas angin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Posisi Kipas Angin yang Harus Dihindari, Bisa Picu Ruangan Tambah Panas


    Jakarta

    Kipas angin merupakan perangkat elektronik yang dapat mengusir hawa panas dan bisa ditempatkan di mana saja. Kipas angin juga tidak ada aturan ruangan harus dipakai di ruangan tertutup atau terbuka.

    Meski begitu, ada beberapa posisi pemakaian kipas angin yang harus dihindari. Hal ini dikarenakan kipas bisa mendorong hawa panas ke dalam ruangan apabila salah meletakkannya. Dilansir Ideal Home, berikut posisi yang harus dihindari ketika memakai kipas.

    1. Permukaan Tinggi

    Biasanya kita meletakkan kipas yang memiliki kaki di lantai dan tingginya tidak lebih dari tinggi manusia dewasa. Ada pula kipas yang diletakkan di atas. Ternyata meletakkan kipas di permukaan tinggi kurang disarankan karena bisa mengeluarkan udara panas. Hal ini tentunya bisa membuat ruangan terasa makin panas.


    Sebaiknya, letakkan kipas angin di posisi yang lebih rendah ke untuk membantunya mengambil udara dingin yang telah turun dan mendorongnya ke penghuni ruangan.

    Namun, menurut arsitek Denny Setiawan, tidak masalah jika ingin memakai kipas angin di plafon. Model kipas angin tersebut seperti baling-baling helikopter. Model kipas angin seperti ini justru dapat menggerakkan udara panas keluar sehingga rumah jadi lebih adem.

    2. Dekat Jendela

    Lokasi selanjutnya yang harus dihindari adalah meletakkan kipas angin di dekat jendela karena bisa membawa udara yang panas dari luar rumah. Penempatan yang tepat apabila ingin lokasi di dekat jendela adalah terdapat dua kipas angin di dekat jendela. salah satunya menghadap luar jendela dan yang satunya menghadap ke dalam ruangan untuk mendapatkan udara sejuk. Selain itu, meletakkan kipas angin di dekat jendela juga bisa membawa masuk serbuk sari sehingga memicu risiko terjadinya alergi.

    3. Tempat Berdebu

    Jangan mencoba meletakkan kipas angin di area yang berdebu, kamar yang jarang dibersihkan, atau area yang sedang dibersihkan dan penuh debu. Angin dari kipas angin hanya akan menerbangkan debu dan bisa terhirup oleh penghuni rumah. Bagi yang alergi debu bisa menyebabkan mereka bersih sepanjang hari dan hidung gatal.

    Aturan ini juga berlaku untuk kipas angin yang sudah mulai berdebu, sebaiknya dibersihkan terlebih dahulu agar angin yang dikeluarkan lebih banyak dan terasa lebih adem.

    4. Dekat Tanaman

    Terakhir, kipas angin sebaiknya tidak dihidupkan di dekat tanaman karena bisa membuat daun-daun kering dan merusak daun yang rapuh. Tanaman cukup mendapat hembusan dari angin yang alami.

    Itulah beberapa area yang sebaiknya dihindari untuk menyalakan kipas angin. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com