Tag: balkon

  • 6 Langkah Sulap Balkon Jadi Taman Mini yang Indah


    Jakarta

    Balkon memberikan ruang lebih buat menikmati pemandangan indah dan udara segar di rumah maupun apartemen. Agar balkon lebih menarik dan fungsional, kamu bisa mengubahnya menjadi ruang hijau yang cantik lho!

    Kalau kamu kekurangan lahan untuk bercocok tanam, kamu masih bisa memanfaatkan balkon untuk menumbuhkan berbagai tanaman. Selain itu, mungkin kamu sekadar ingin mendekorasi balkon dengan tumbuhan hijau.

    Nah, bagi yang tertarik bisa mencoba menyulap balkon menjadi taman mini dengan cara ini yang dilansir dari Projex, Minggu (19/5/2024).


    Cara Mengubah Balkon Jadi Ruang Hijau

    1. Pakai Rumput Sintetis

    Kemungkinan besar balkon kamu memiliki lantai keramik atau beton, sehingga tidak mungkin menumbuhkan rumput. Buat balkon tampak hijau dengan menebar karpet rumput sintetis. Lalu, kamu bisa menambahkan pot dengan tanaman asli untuk mendapat suasana balkon seperti taman.

    Rumput SintetisRumput Sintetis Foto: (istimewa/homestratosphere.com)

    2. Furniture Minimalis

    Balkon tentu memiliki ruang yang sangat terbatas, maka jangan penuhi dengan furniture yang besar dan banyak. Kalau kamu pengin bisa duduk santai di balkon, gunakan kursi dan meja kecil saja. Sebaiknya menghemat ruang untuk menampung lebih banyak tanaman.

    akrilik.. Foto: Getty Images/iStockphoto/KangeStudio

    3. Manfaatkan Pagar

    Maksimalkan ruang yang ada dengan menggantungkan pot tanaman kecil di pagar balkon. Kamu bisa memajang bunga-bunga cantik dan tanaman kecil lainnya di pagar supaya tidak memakan tempat di lantai balkon. Sedangkan tanaman yang lebih besar bisa ditaruh di lantai balkon.

    4. Pilih Tanaman yang Tepat

    deretan tanaman.deretan tanaman. Foto: Getty Images/iStockphoto/GarrettAndrewChong

    Pastikan memilih tanaman yang cocok hidup di balkon. Tentu kamu tidak ingin pemandangan rusak karena ada tanaman mati bukan?

    Kemungkinan tanaman tidak mendapat sinar matahari dan air yang cukup di balkon. Oleh karena itu, pilih tanaman yang tidak membutuhkan terlalu banyak sinar matahari dan air. Lalu, pastikan rutin menyirami tanaman atau menggunakan sistem pengairan otomatis.

    5. Pasang Rak Dinding

    Cara lain untuk efisiensi ruang balkon adalah memasang rak pada dinding. Supaya semakin cantik, kamu juga bisa menggunakan pot-pot dekoratif di bagian balkon ini.

    6. Pencahayaan

    Setelah merancang taman di balkon rumah atau apartemen, kamu bisa lengkapi dengan menambah pencahayaan. Gunakan lampu sorot ataupun lampu gantung untuk menciptakan atmosfer yang lebih menawan dan menenangkan di balkon.

    Begitulah cara mengubah balkon menjadi taman mini yang indah. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Manfaat Punya Balkon di Rumah, Bikin Hunian Makin Sehat-Estetik


    Jakarta

    Balkon adalah ruang tambahan yang memungkinkan kamu menikmati suasana outdoor di lantai atas rumah. Meski bukan bagian rumah yang esensial, balkon menyimpan banyak manfaat lho!

    Bagi kamu yang sedang mempertimbangkan atau berniat membuat balkon, sebaiknya mengetahui beragam manfaat yang dimiliki balkon. Dengan begitu, kamu bisa lebih yakin dan tahu cara memaksimalkan penggunaan balkon di rumah.

    Lalu, apa saja manfaat mempunyai balkon di rumah? Yuk, simak penjelasan berikut ini yang dilansir dari Balcony Guide, Kamis (13/6/2024).


    Manfaat Balkon di Rumah

    1. Tempat Berkebun

    Jika kamu senang bercocok tanam tetapi nggak ada taman maka kamu bisa menggunakan balkon kamu menjadi area berkebun. Kamu bisa menanam tanaman seperti sayur, bunga hingga buah. Selain, buat rumah kamu bakal jadi asri dan hijau. Kamu juga bisa berkebun kemudian memanen buah dan sayur yang kamu tanam.

    2. Buat Sirkulasi Udara di Rumah

    Menjaga sirkulasi udara dengan lancar di rumah memang sangat penting. Selain, pergantian udara yang lancar juga dapat membuat rumah nggak lembab. Nah, balkon bisa menjadi solusi agar sirkulasi udara jadi lancar. Kamu juga bisa menghirup udara pagi yang segar dari balkon kamu lho.

    3. Ruang Penyimpanan Tambahan

    Rumah terasa sempit karena ruangan penuh dengan barang-barang. Nah, kamu bisa memaksimalkan penggunaan ruangan dengan balkon. Kamu bisa menempatkan kursi dan meja nggak terpakai untuk disulap jadi ruang untuk bersantai.

    4. Bikin Rumah Estetik

    Dengan kamu punya balkon, rumah kamu jadi punya daya tarik tersendiri. Kamu juga bisa bereksperimen dengan menghias dan mempercantik balkon kamu dengan menambahkan sedikit dekorasi atau mengecat balkon.

    5. Tempat Bersantai

    Kamu bisa menjadikan balkon menjadi tempat untuk menghabiskan waktu dengan sekedar membaca buku atau bermain dengan keluarga. Kamu juga bisa menikmati pemandangan matahari terbit dan terbenam yang indah.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Pilihan Pencahayaan Agar Balkon Rumah Terlihat Cantik


    Jakarta

    Memilih lampu di area balkon rumah terkadang cukup sulit dilakukan. Sebab, bisa saja kamu tidak ingin mengganggu tetangga dengan lampu yang terlalu terang sehingga jadi mengganggu.

    Luas persegi yang kecil bisa menjadi keuntungan karena pencahayaan luar ruangan yang murah dan redup, tidak seperti untuk taman yang luas. Melansir Homes & Gardens, Jumat (18/10/2024), berikut beberapa cara untuk membuat balkon lebih terang dengan nyaman namun praktis.

    Gunakan Lampu Hias

    Christmas balcony decorationLampu hias Foto: Getty Images/CreativeDJ

    Cara terbaik untuk menerangi sebagian besar balkon adalah dengan menggunakan lampu hias. Hal ini menciptakan cahaya atmosferik dan karena balkon relatif kecil, lampu ini praktis dengan cara yang biasanya tidak dilakukan di taman besar.


    Ada banyak cara yang bisa dilakukan, seperti menggantungkan lampu di sepanjang dinding balkon, atau bisa juga melilitkan lampu di sekeliling pagar untuk menciptakan tampilan yang santai.

    Lentera

    Close-up of lanterns with candles on wooden background. Sparkling lights in background.  Evening or night scenes.Lentera Foto: Getty Images/iStockphoto/svetikd

    Lentera bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk menerangi balkon rumah kamu. Ukuran balkon yang kecil akan sangat menguntungkan, lampu ini cukup kecil dan redup dan hanya memancarkan sedikit cahaya sejauh beberapa kaki.

    Cahaya lembut yang menutupi beberapa kaki akan menerangi seluruh area tanpa sepenuhnya membanjiri dengan cahaya terang. Dengan sumber cahaya yang tersembunyi di balik naungan kaca buram atau efek lilin yang berkedip-kedip.

    Kamu juga memiliki beberapa pilihan untuk penempatan, lampu lantai yang tinggi sangat cocok untuk sudut balkon. Kamu dapat meletakkan lampu di lantai balkon untuk cahaya redup.

    Penggunaan Lampu Sorot

    Lampu sorot bisa menjadi cara yang bagus untuk menerangi balkon, namun harus pintar dalam menggunakan nya. Cukup letakkan lampu sorot di dasar dinding dan arahkan kepala lampu ke sambungan tempat dinding bertemu dengan lantai.

    Hal ini akan menyebarkan cahaya ke seluruh dinding dan efeknya jauh lebih bagus daripada lampu biasa. Namun, kamu harus mendapatkan sudut yang tepat atau efeknya tidak akan berhasil.

    Lilin

    Two modern patio chairs close to evening lanterns on balcony. Armchairs near glass top table on roof terrace with green potted plants. Residential building with cityscape view on background Lilin Foto: Getty Images/brizmaker

    Lilin adalah cara lain yang efektif untuk menerangi balkon dan jauh lebih efektif di tempat ini daripada di area luar ruangan lain. Balkon berukuran kecil sehingga cahaya lebih efektif dan relatif tertutup.

    Namun, menggunakan lilin sangat berisiko. Kamu perlu memperhatikan di sekitar kamu sehingga tidak menimbulkan kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Bikin Ruang Penyimpanan di Balkon


    Jakarta

    Balkon merupakan salah satu bagian yang kerap dipakai untuk bersantai di lantai atas rumah. Bersantai di balkon bisa menenangkan karena dapat melihat pemandangan di sekitar rumah dari atas.

    Selain menjadi tempat bersantai, balkon juga bisa digunakan sebagai area penyimpanan. Beberapa barang yang bisa disimpan di balkon seperti alat kebun, furniture outdoor, serta tanaman.

    Penghuni rumah bisa lho membuat area penyimpanan di balkon tanpa mengganggu pemandangan dari dalam maupun luar rumah. Gimana caranya? Melansir dari Living etc, berikut ini informasinya.


    1. Buat Penyimpanan Vertikal

    Area balkon biasanya tidak terlalu luas, maka dari itu area penyimpanan vertikal bisa menjadi opsi yang pas. Penghuni rumah bisa menggantungkan area penyimpanan pada dinding untuk menghemat tempat.

    2. Pakai Tempat Penyimpanan Multifungsi

    Tempat penyimpanan multifungsi sangat dibutuhkan apalagi untuk area yang tidak terlalu luas. Hanya dengan satu barang, bisa digunakan untuk berbagai macam keperluan.

    Sebagai contoh, gunakan bangku yang bagian bawahnya bisa digunakan sebagai tempat penyimpanan. Bisa juga meja yang bagian bawahnya memiliki lemari penyimpanan.

    Saat memilih perabotan yang akan ditaruh di balkon, perhatikan materialnya ya detikers. Pilih perabotan yang memang khusus outdoor atau yang tahan panas maupun hujan agar tidak cepat rusak.

    3. Perhatikan dari Bagian Dalam dan Luar Ruangan

    Saat menaruh area penyimpanan tentunya nggak mau dong mengganggu pemandangan dari dan ke luar rumah. Maka dari itu harus disesuaikan terlebih dahulu sebelum tempat penyimpanan benar-benar dipsang.

    “Cara mudah untuk menjaga kerapian ruang ini adalah dengan membeli kotak penyimpanan yang serasi – ini akan membantu menjaga ruang tetap netral,” kata pendiri The Organised Curator, Andrea Lewis.

    Itulah beberapa tips jika ingin menambahkan tempat penyimpanan di balkon rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-hati! Balkon Rumah yang Hadap ke Pekarangan Tetangga Bisa Diperkarakan



    Jakarta

    Balkon merupakan area terbuka yang biasa ditemukan di rumah bertingkat atau rumah vertikal. Bentuknya seperti teras di rumah tapak, tempat di mana penghuni rumah bisa leluasa melihat keluar.

    Tidak ada kewajiban sebuah rumah perlu memiliki balkon. Banyak rumah bertingkat memilih untuk tidak membuat balkon. Namun, ada pula yang membuatnya sebagai pelengkap dan menambah tampilan arsitektur fasad rumah.

    Namun, satu hal yang perlud diperhatikan adalah saat membuat balkon penentuan arah hadapnya tidak bisa dilakukan sembarangan. Terdapat arah yang sebaiknya dihindari karena pemilik rumah bisa saja digugat karena melanggar privasi orang lain.


    Advokat hukum, Andi Saputra yang dihubungi oleh detikcom pada Senin (04/09/2023) lalu mengatakan bahwa ada aturan mengenai arah hadap balkon yang harus dihindari yakni balkon yang menghadap langsung ke pekarangan orang lain.

    Pekarangan adalah halaman yang berada di depan, samping, atau belakang rumah yang biasanya dibuat tertutup misalnya ditutupi dengan dinding, pagar, atau tanaman. Dari luar, pekarangan bisa disembunyikan karena penutup yang lebih tinggi daripada tubuh manusia. Namun, pekarangan ini tetap memiliki celah untuk dapat terlihat apabila posisinya dari atas.

    Aturan yang melarang membuat balkon menghadap pada pekarangan tetangga tertera pada Pasal 647 KUHPerdata.

    Orang tidak diperbolehkan mempunyai pemandangan langsung ke pekarangan tetangga yang tertutup atau terbuka, maka tak boleh ia memperlengkapi rumahnya dengan jendela, balkon atau perlengkapan lain yang memberikan pemandangan ke pekarangan tetangga itu, kecuali bila tembok yang diperlengkapinya dengan hal-hal itu jaraknya lebih dari dua puluh telapak dari pekarangan tetangga tersebut.”

    Selain aturan di atas, ada juga aturan lain yang disebut dalam Pasal 648 KUH Perdata yang berbunyi:

    Dan jurusan menyamping atau dari jurusan menyerang orang tidak boleh mempunyai pandangan atas pekarangan tetangga, kecuali dalam jarak lima telapak.”

    Jika tetangga atau salah satu dari kalian memiliki masalah seperti itu dan tidak nyaman dengan posisi balkon rumah tetangga, penyelesaiannya adalah dengan membicarakan secara baik-baik melalui musyawarah mufakat dahulu. Apabila tidak ditemukan penyelesaian, baru setelah itu bisa membawa perkara ini ke meja hijau dengan melayangkan gugatan perdata kepada yang bersangkutan.

    Ini sesuai hukum acara yang ada sebagaimana diatur dalam Pasal 1365 KUH Perdata yang berbunyi:

    Tiap perbuatan yang melanggar hukum dan membawa kerugian kepada orang lain, mewajibkan orang yang menimbulkan kerugian itu karena kesalahannya untuk menggantikan kerugian tersebut“.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com