Tag: barang

  • Tiba-tiba Ada Bau Terbakar di Rumah? Bisa Jadi Ini Penyebabnya



    Jakarta

    Bau terbakar tiba-tiba tercium di rumah, pasti yang terlintas di pikiran kita adalah apa yang terbakar? Lalu, kita mencari sumber baunya. Biasanya sumbernya tidak ketahuan jelas, jauh dari barang elektronik atau area listrik di rumah.

    Hal seperti ini yang membuat penghuni rumah khawatir karena takut tiba-tiba ada api yang muncul dan membakar barang di rumah. Penghuni rumah pasti ingin segera mengatasi sumber bau tersebut.

    Lantas, di mana sumber bau tersebut?


    Penyebab Ada Bau Plastik Terbakar di Rumah

    Dilansir The Spruce bau terbakar bisa jadi memang berasal dari barang di rumah yang benar-benar terbakar. Biasanya yang berbahan plastik. Misalnya dari area dapur saat kompor dinyalakan atau dari barang elektronik di kamar seperti catokan, setrika, atau kipas angin.

    Apabila tidak diketahui asalnya, bisa juga bau terbakar tersebut berasal dari kabel listrik yang rusak. Namun, memang lebih sulit mengetahui kabel bagian mana yang terbakar. Biasanya kabel tersebut terbakar karena menerima panas berlebih sehingga ada komponen yang terbakar.

    Penyebab lainnya bisa dikarenakan penggunaan stopkontak yang terlalu banyak, seperti penggunaan untuk 4 perangkat elektronik atau lebih.

    Cara Menghilangkan Bau Plastik Terbakar

    Jika kamu mengalami hal tersebut, hal yang harus kamu lakukan adalah menemukan sumber bau tersebut agar kamu bisa melihat kondisi barang yang terbakar tersebut. Kemudian singkirkan benda tersebut dan buka semua jendela agar sirkulasi udara lancar atau menyalakan kipas angin. Kamu juga bisa menghilangkan bau tersebut dengan menaruh mangkuk berisi cuka putih pada ruangan yang bau plastik terbakar.

    Apabila sumber bau plastik terbakar berasal dari sistem kelistrikan, segera matikan atau cabut semua peralatan yang ada di rumah. Hubungi PLN atau teknisi kelistrikan untuk dilakukan pengecekan.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tips Membangun Rumah Hemat Listrik, Tagihan Bulanan Bisa Lebih Ringan



    Jakarta

    Semakin banyak penggunaan barang elektronik di rumah maka akan semakin besar penggunaan daya listrik. Hal itu tentu akan berdampak pada pembayaran tarif listrik yang lebih besar.

    Untuk menghemat listrik sebenarnya ada siasat tersendiri yang bisa dilakukan. Termasuk tata letak rumah itu sendiri.

    Melansir 99.co, berikut 5 tips membangun rumah yang hemat listrik.


    Kurangi Penggunaan Sekat di Dalam Rumah

    Mengurangi penggunaan sekat antarruangan di dalam rumah dapat memperlancar sirkulasi udara. Selain itu, cara ini juga dapat menghindari penggunaan AC atau lampu secara berlebihan. Rumah yang sempit pun dapat menjadi ‘luas’ dengan menciptakan ruang terbuka tanpa sekat.

    Atur Ketinggian Langit-Langit Rumah

    Mengatur ketinggian langit-langit dapat menjadi solusi untuk menciptakan rumah yang hemat listrik. Rumah dengan langit-langit yang tinggi cenderung lebih sejuk sehingga dapat mengurangi penggunaan AC.

    Melansir comfortpeople.com, langit-langit tinggi membuat udara panas terakumulasi ke bagian atas dan udara dingin mengendap ke bagian bawah rumah. Hal ini karena udara hangat lebih ringan dibandingkan udara dingin.

    Gunakan Peralatan Rumah yang Hemat Listrik

    Saat ini, peralatan rumah hemat listrik sudah banyak beredar di pasaran. Berbagai peralatan rumah seperti lampu, kulkas, AC, mesin cuci, hingga laptop tersedia dalam varian yang hemat listrik. Meskipun dijual dengan harga yang lebih mahal, peralatan hemat listrik dapat menjadi investasi jangka panjang bagi pemilik rumah.

    Atur Jumlah dan Arah Jendela

    Memanfaatkan cahaya alami dari matahari dapat menjadi cara untuk menghemat penggunaan listrik di rumah. Dengan mengatur jumlah dan ke mana jendela rumah menghadap, pemilik rumah dapat memperoleh pencahayaan yang cukup pada siang hari sehingga tidak perlu menyalakan lampu.

    Pertimbangkan Posisi dan Bentuk Ventilasi

    Agar sirkulasi udara berjalan dengan lancar, penggunaan ventilasi menjadi salah satu solusi yang tepat. Posisi dan bentuk ventilasi perlu disesuaikan dengan kondisi rumah agar dapat berfungsi secara maksimal. Posisi ventilasi tak melulu berada di atas rumah, tetapi juga dapat diletakkan di bawah seperti rumah-rumah di Belanda.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Simpan Barang Ini di Dekat Kompor, Bisa Terbakar!


    Jakarta

    Dapur menjadi salah satu ruangan di rumah yang menyimpan banyak benda. Terkadang, kita suka tidak menyadari meletakkan dan menyimpan benda di dapur secara acak, termasuk dekat kompor. Sebagai alat rumah tangga yang menyalurkan panas, kompor bisa menjadi barang yang berbahaya. Untuk itu, area sekitar kompor perlu diperhatikan agar tetap aman.

    Melansir dari situs Real Simple, pada Senin (14/04/2025), menyimpan atau meletakkan benda tertentu bisa menimbulkan masalah. Pertama, dapat merusak benda itu sendiri sehingga mengurangi keawetannya. Kedua, bisa menimbulkan potensi bahaya kebakaran. Oleh karena itu, berikut daftar benda-benda yang tidak boleh diletakkan dekat kompor

    Minyak Goreng

    Minyak goreng merupakan salah satu benda yang paling sering dekat kompor karena memudahkan ketika akan menggunakannya. Namun, minyak goreng ternyata sensitif terhadap suhu tinggi seperti kompor sehingga dapat menurunkan kualitasnya.


    Rempah-rempah

    Rempah-rempah juga tidak bisa disimpan atau diletakkan dekat kompor. Hal ini akan membuat rempah-rempah kehilangan rasa lebih cepat. Sebab, panas dari kompor dapat mengeringkan minyak esensial dalam rempah-rempah. Selain itu, ketika merebus air atau memasak sup di kompor, maka uapnya dapat meningkatkan kelembapan rempah-rempah sehingga jika bentuknya bubuk dapat cepat menggumpal.

    Tisu

    Tisu merupakan benda yang dapat disimpan di mana saja, tetapi hindari dekat dapur. Sebab, tisu sangat mudah terbakar maka jauhkan tisu dari kompor.

    Benda Elektronik

    Benda elektronik lain seperti HP, laptop, pemanggang roti, dan lainnya dapat meleleh akibat panas tinggi dari kompor. Sebaiknya, pindahkan benda elektronik tersebut dari kompor.

    Makanan Cepat Busuk

    Makanan cepat busuk seperti kentang, bawang, dan sayuran sebaiknya jangan letakkan dekat kompor. Sebab, makanan tersebut sebaiknya disimpan pada suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Jika diletakkan dekat dengan kompor, makanan bisa melunak atau membusuk lebih cepat.

    Produk Pembersih

    Produk pembersih rumah tangga seperti sabun cuci piring, cairan pembersih lantai, atau apapun bisa berpotensi mudah terbakar sebab memiliki bahan kimia yang berbahaya.

    Cuka

    Sama seperti minyak, cuka yang terpengaruh oleh suhu tinggi kompor dapat berubah rasanya. Maka sebaiknya hindari menyimpan cuka dekat kompor.

    Kertas atau Buku Resep

    Jika kamu punya buku resep atau mendekatkan kertas ke kompor maka sebaiknya jauhkan. Potensi kebakaran dapat timbul karena kertas mudah terbakar. Untuk buku resep, maka lapisi dengan sampul plastik untuk membantu meminimalkan noda.

    Sarung Tangan Oven

    Sarung tangan oven yang terbuat dari kain bisa berpotensi bahaya kebakaran jika dekat kompor. Oleh karena itu, hindari sarung tangan oven dekat dengan kompor.

    Benda Plastik

    Jika ada peralatan dapur yang terbuat dari plastik maka jauhkan dari kompor. Sebab, barang-barang ini berisiko melengkung, mengering, meleleh, bahkan terbakar jika terlalu dekat dengan api.

    Itu dia deretan benda yang tidak boleh dekat dengan kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ingat! Barang Ini Sebaiknya Tak Ada di Kamar, Bisa Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur adalah ruangan yang cukup private. Ruangan ini didesain sesuai kebutuhan dan keinginan penghuninya. Meskipun tidak ada aturan mengenai apa yang harus ada di kamar, tetapi ada beberapa barang yang sebaiknya tidak berada di dalam kamar.

    Dilansir The Spruce, beberapa barang dinilai tidak cocok berada di kamar karena dapat mempengaruhi suasana di dalamnya. Menurut Laura W Jenkins, sebaiknya menyimpan benda-benda yang bisa membuatmu rileks di kamar tidur, seperti buku dan foto keluarga.

    Lantas, barang apa saja yang sebaiknya dijauhkan dari kamar? Berikut daftarnya.


    1. Barang Elektronik

    Menurut desainer interior Laura W Jenkins di kamar tidur seharusnya tidak ada barang elektronik yang dapat mendistraksi seperti hal-hal yang berbau hiburan. Sebab, menurutnya kamar tidur adalah ruangan untuk penghuninya istirahat.

    Barang elektronik seperti kipas angin, AC, atau alat kebersihan adalah pengecualian karena barang-barang tersebut dapat membuat penghuninya lebih nyaman ketika tidur.

    Selain barang elektronik seperti TV, laptop, konsol game, atau speaker dikeluarkan, ia juga menyarankan untuk menggunakan warna cat yang menenangkan seperti warna bumi atau earth tone.

    2. Baju Tak Terpakai dan Peralatan Gym

    Mengurangi barang-barang tak terpakai adalah keharusan yang perlu diterapkan pada semua ruangan. Desainer Jean Parker mengatakan apabila di kamar banyak baju tidak terpakai atau sudah tidak muat, sebaiknya segera dikeluarkan untuk didaur ulang, dijual, atau diberikan kepada orang lain.

    Ruang yang sedikit barang tidak akan mengganggu pergerakan dan pandangan. Dengan begitu penghuninya bisa mendapatkan ruang lebih untuk mengisi kembali energi yang habis setelah seharian di luar rumah.

    Lalu, ia menyarankan agar di dalam kamar tidak ada barang besar dan berbahaya di dalam kamar, seperti peralatan gym. Sebab, peralatan tersebut berbahaya, ketika tersandung atau terjadi gempa bumi.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip dari The Spruce.

    3. Peralatan Kantor

    Setelah pandemi, banyak orang yang menggunakan kamar tidurnya sebagai ruang kerja. Alhasil kamu bisa seharian berada di ruangan tersebut. Apabila kamu tidak memiliki ruang lain untuk dijadikan ruang kantor, Desainer Amity Worrel meminta agar menggunakan meja yang kecil dan santai sebagai meja kerjamu di rumah. Dengan begitu itu tidak akan mengingatkanmu akan pekerjaan.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    4. Jangan Terlalu Banyak Rak Terbuka

    Memiliki banyak ruang penyimpanan sebenarnya memudahkan penghuni untuk menyimpan barang dan ruangan pun terlihat lebih rapi. Namun, sebenarnya yang lebih baik lagi adalah mengurangi barang di kamar sehingga rak juga bisa berkurang.

    Selain itu, jangan terlalu banyak memakai rak terbuka karena bisa menjadi tempat untuk menumpuk barang dan sarang debu. Menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuat penghuninya tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Agar Rumah Tampak Rapi Nggak Pakai Ribet


    Jakarta

    Merapikan rumah bisa dilakukan dalam waktu yang singkat. Hal ini tentu bisa membantu penghuni rumah ketika tiba-tiba kedatangan tamu.

    Ada beberapa cara agar rumah langsung terlihat rapi dan bersih. Bagaimana caranya? Dilansir dari Homes & Gardens berikut ini informasinya.

    1. Rapikan Area Pintu Masuk

    Merapikan area pintu masuk penting untuk dilakukan. Hal itu karena bagian tersebut merupakan area pertama yang dilihat ketika tamu datang.


    “Pintu masuk menentukan suasana seluruh rumah Anda. Luangkan waktu lima menit untuk membersihkan sepatu, menyingkirkan barang-barang yang tidak seharusnya ada di tempat itu, dan mengumpulkan semua tas, surat, atau jaket yang tidak terpakai. Hal itu langsung membuat rumah Anda terasa lebih terarah dan tidak terlalu berantakan,” kata pemilik Beautiful Life Creative Organizing, Sarah Schier, dikutip dari Homes & Gardens.

    2. Rapikan Tempat Tidur

    Merapikan tempat tidur bisa menjadi salah satu cara agar rumah tampak rapi. Merapikan tempat tidur juga bisa memberikan efek lainnya seperti kamar terasa bersih dan rapi meski ada beberapa barang di sekitarnya.

    Terkadang tamu bisa masuk ke kamar tidur jika ingin menumpang untuk melaksanakan ibadah seperti salat ketika bertamu. Bisa juga kamar tidur di rumah dipakai untuk tempat menginap tamu jika diperlukan. Maka dari itu, penting untuk merapikan kamar tidur setiap hari.

    3. Rapikan Barang-barang di Permukaan

    Salah satu cara mudah untuk membuat rumah tampak lebih rapi adalah dengan merapikan barang-barang yang ada di permukaan, seperti di area ruang keluarga dan dapur.

    Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan agar rumah tampak rapi tanpa ribet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Barang Elektronik Ini Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak Usai Dipakai


    Jakarta

    Ada banyak perangkat elektronik yang terhubung ke stop kontak agar bisa menyala, mulai dari lemari es hingga komputer. Namun, ada sejumlah barang elektronik yang sebaiknya dicabut dari stop kontak setelah dipakai.

    Seperti kita tahu, barang-barang elektronik di rumah akan memakan daya listrik ketika dinyalakan. Bahkan, sejumlah benda elektronik punya watt yang cukup besar sehingga listrik cepat boros.

    Daripada tagihan listrik membengkak setiap bulannya, sebaiknya detikers mulai menerapkan hemat energi, salah satunya dengan mencabut barang-barang elektronik dari stop kontak usai dipakai. Apa saja barang-barang tersebut? Simak dalam artikel ini.


    Barang Elektronik yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

    Dilansir situs Trulia, barang-barang elektronik yang selalu terhubung ke stop kontak dapat menambah tagihan listrik. Bahkan dalam kondisi mati sekalipun barang elektronik dapat memakan daya hanya dengan mencoloknya ke stop kontak, meski dayanya tidak sebesar saat menyala.

    Maka dari itu, disarankan untuk mencabut barang elektronik dari stop kontak setelah digunakan. Berikut daftar barang-barangnya yang dilansir Better Home & Gardens:

    1. Beberapa Peralatan Dapur

    Ada sejumlah peralatan dapur yang wajib terhubung ke listrik agar berfungsi optimal, seperti lemari es. Namun, ada juga peralatan dapur lainnya yang sebaiknya dicabut dari stop kontak ketika sudah digunakan.

    Beberapa peralatan dapur tersebut di antaranya microwave, coffee maker, rice cooker, hingga pemanggang roti. Jika sudah digunakan, sebaiknya cabut saja barang-barang tersebut dari stop kontak.

    Sebagai contoh, microwave yang tidak digunakan untuk memanaskan makanan masih tetap memakan daya. Sebab, terdapat jam digital yang selalu menyala selama 24 jam.

    2. Pengisi Daya atau Charger

    Pengisi daya atau charger smartphone dan laptop terkadang tidak dicabut dari stop kontak setelah digunakan. Beberapa orang menganggap jika hal itu tidak masalah, padahal secara tidak sadar dapat memakan daya listrik yang besar.

    Selain mengemat uang, mencabut charger dari stop kontak dapat mencegah terjadinya kerusakan pada charger itu sendiri. Sebab, charger yang digunakan untuk mengisi daya HP dan laptop mengeluarkan suhu cukup panas kalau tidak segera dicabut dari stop kontak.

    3. TV

    Banyak orang membiarkan TV tetap terhubung ke stop kontak, padahal barang elektronik tersebut jarang digunakan. Untuk menghemat energi, sebaiknya cabut TV dari stop kontak jika sedang tidak digunakan dalam waktu yang lama.

    Selain itu, jangan membiarkan TV tetap menyala saat tidur di malam hari. Beberapa orang sengaja menghidupkan TV agar dapat menemani tidur, akan tettapi mereka lupa jika langkah tersebut bikin boros listrik.

    4. Komputer

    Barang elektronik berikutnya adalah komputer. Apabila kamu berencana pergi dalam waktu lama dan meninggalkan komputer di rumah, sebaiknya cabut kelistrikan dari stop kontak untuk menghemat listrik. Cara ini juga bisa dilakukan setelah menggunakan komputer di malam hari.

    Membiarkan komputer dalam mode “Sleep” atau “Hibernate” pada dasarnya tidak membuat komputer benar-benar mati. Meski daya listrik yang dikeluarkan tidak besar, tetapi jika dibiarkan dalam waktu lama bisa memicu tagihan listrik membengkak.

    5. Peralatan Multimedia dan Hiburan

    Sebagian orang memiliki peralatan multimedia seperti home speaker dan soundbar di rumah. Jika memang tidak digunakan, sebaiknya cabut peralatan tersebut dari stop kontak.

    Selain itu, peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop kontak jika tidak digunakan dalam waktu yang lama. Langkah ini guna menghemat daya listrik sekaligus menjaga perangkat tetap awet.

    Itulah lima perangkat elektronik di rumah yang sebaiknya dicabut dari stop kontak usai digunakan. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang yang Sebaiknya Jangan Dibeli untuk Rumah Pertama


    Jakarta

    Saat memiliki rumah pertama, tentunya ingin segera membeli perabotan agar kehidupan sehari-hari bisa lebih nyaman. Namun, ada barang-barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Salah satunya adalah furniture yang tidak disukai. Sebaiknya pemilik rumah tidak membeli furniture yang tidak disukai karena bisa saja di kemudian hari mereka membeli furniture dengan fungsi yang sama namun lebih disukai. Hal ini bisa berujung membuang uang yang bisa digunakan untuk kebutuhan lain.

    Selain itu masih ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli untuk rumah pertama. Dilansir dari Southern Living, berikut ini informasinya.


    Tempat Tidur King Size

    Menurut desainer profesional Amber Kamat, berinvestasi pada tempat tidur ukuran king dirasa kurang tepat saat menempati rumah pertama. Alih-alih membeli tempat tidur ukuran king, pemilik rumah bisa membeli tempat tidur ukuran queen yang jauh lebih terjangkau namun tetap nyaman.

    Jika Anda tinggal di rumah pertama dan bukan rumah selamanya, mungkin bukan saat yang tepat untuk berinvestasi pada tempat tidur ukuran king.

    “Jika menyangkut perabotan rumah pertama, fleksibilitas adalah kuncinya-dan itu terutama berlaku untuk barang-barang mahal seperti tempat tidur. Memilih tempat tidur ukuran queen daripada ukuran king adalah langkah cerdas jika Anda tidak yakin dengan ruang di masa mendatang,” kata Kamat, dikutip dari Southern Living, Kamis (8/5/2025).

    Set Perabotan yang Sama

    Membeli satu set perabotan yang serasi terkadang menjadi pilihan karena lebih mudah dilakukan. Namun, di kemudian hari bisa saja pemilik rumah bosan dengan tampilan hunian yang serasi.

    Alih-alih membeli satu set perabotan senada, sebaiknya kumpulkan barang-barang uang menarik dan istimewa bagi pemilik rumah. Walaupun tidak semuanya cocok, namun akan terasa lebih personal dan tidak bisa ditemukan di rumah mana pun.

    Dekorasi Pasaran

    Dekorasi seperti vas, karya seni, maupun rak kerap ditemukan di rumah. Dekorasi seperti ini sebaiknya dipilih sesuai kepribadian pemilik rumah agar lebih personal dan unik.

    Kamat juga menyarankan untuk tidak terburu-buru untuk mendekorasi rumah. Isi rumah sedikit demi sedikit dan berikan sentuhan personal di setiap bagiannya.

    Itulah beberapa barang yang sebaiknya tidak dibeli saat memiliki rumah pertama.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Lakukan Hal Ini Dulu Sebelum Beli Furniture Rumah



    Jakarta

    Membeli furniture rumah terkadang memberikan perasaan senang dan semangat karena memiliki barang baru. Terkadang, hal ini bisa membuat pemilik rumah justru tidak bijak membelanjakan uangnya ketika membeli furniture.

    Maka dari itu, sebelum membeli furniture pastikan dulu kegunaannya untuk apa. Jangan sampai asal beli furniture tapi tidak terlalu berguna.

    Selain itu, jika ingin membeli furniture outdoor, pastikan material yang dibeli ‘tahan banting’. Sebab, furniture outdoor rawan rusak karena adanya perubahan cuaca, misalnya hujan atau pun panas.


    “Tipsnya tentunya adalah pilihlah sesuai dengan kegunaannya. Jadi kalau misalnya cuacanya di luar sering kehujanan mungkin, ini kita bisa menyediakan barang-barang yang terbuat dari anyaman plastik, lalu juga kalau di outdoor mungkin perlu kelambunya, atau mungkin ada sunblocker-nya,” kata Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa Wibowo, dalam acara Perayaan Pembukaan Toko AZKO ke-250 di Txoko, Jakarta, Jumat (16/5/2025).

    Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa WibowoDirektur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa Wibowo Foto: Almadinah Putri Brilian/detikcom

    Jika konsumen bingung, ia juga menyarankan untuk segera bertanya pada pegawai yang berjaga untuk meminta saran. Sebab, biasanya pegawai yang bertugas sudah memiliki pengetahuan produk yang sangat baik sehingga bisa memberikan masukan atau pun saran kepada konsumen.

    Sebagai informasi, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) akan membuka toko di Sorong, Papua Barat Daya. Hal ini sebagai salah satu bentuk perayaan pembukaan toko ke-250.

    Pembukaan toko di Sorong akan dilakukan pada 25 Mei 2025 mendatang. Nantinya, toko tersebut akan memiliki luas area 2.100 meter persegi di dalam Mall Paragon Sorong. Saat ini, sudah ada di 78 wilayah di seluruh Indonesia dan rencananya, tahun ini akan membuka sekitar 25-30 toko.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Makin Sempit, Ini 3 Cara Pilih Perabotan untuk Rumah Minimalis


    Jakarta

    Rumah minimalis kerap menjadi pilihan terutama di lahan terbatas. Meski rumahnya minimalis, pemilik tak perlu berkecil hati karena masih bisa memaksimalkan ruang yang ada.

    Salah satu tantangan saat memiliki rumah minimalis adalah mengatur perabotan. Nah, ada beberapa cara yang bisa dilakukan agar tetap memiliki perabotan yang dibutuhkan tanpa membuat ruangan terasa semakin kecil.

    Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.


    Pilih Perabotan yang Multifungsi

    Langkah pertama bisa dengan memilih perabotan yang multifungsi. Saat ini sudah banyak inovasi pada tempat tidur, sofa, maupun meja untuk rumah minimalis yang tidak memakan banyak ruang tetapi tetap fungsional.

    Pemilik rumah bisa memilih sofabed yang bisa digunakan sebagai sofa pada pagi hingga sore hari dan sebagai tempat tidur ketika diperlukan.

    Selain itu, bisa juga memilih tempat tidur yang di bawahnya ada lemari untuk menaruh pakaian atau perabotan lainnya.

    Pilih Barang yang Fungsional

    Tinggal di rumah minimalis tentunya harus cerdik dalam memilih barang-barang yang bisa ditaruh di dalam ruangan karena keterbatasan ruang. Nah, saat membeli barang, pemilik rumah bisa mengurutkan sesuai prioritas dari yang paling banyak digunakan.

    Sebagai contoh, di kamar mandi cukup ada shower dan closet saja, tidak perlu ada wastafel. Sebab, wastafel di kamar mandi memiliki fungsi yang mirip dengan wastafel di dapur.

    Desainer Ruangan Terbatas, Penulis, Konsultan, dan Blogger dari Tiny Canal Cottage, Whitney Leigh Morris menyarankan adanya kaca dan cahaya di kamar mandi bisa membuat ruangan tampak luas.

    Lalu, untuk bagian dapur, sebaiknya tidak menyimpan terlalu banyak peralatan masak. Cukup membeli peralatan masak yang akan sering digunakan.

    Pilih Barang yang Mudah Disimpan

    Di rumah minimalis sebaiknya ada tempat penyimpanan yang rapi dan muat banyak agar ada ruang yang tersisa. Selain tempat penyimpanan, sebaiknya mulai pertimbangkan memilih perabotan yang fleksibel, seperti mudah dilipat, digulung, maupun ditarik agar tidak memakan banyak tempat.

    Contohnya seperti meja makan lipat. Setelah tidak digunakan, meja bisa dilipat dan disimpan di sisi ruangan.

    Itulah cara memilih perabotan yang cocok untuk rumah minimalis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Ampuh Bersihkan Noda Semen di Lantai Tanpa Perlu Ganti Keramik


    Jakarta

    Saat pembangunan rumah, lantai rawan terkena sisa semen yang berceceran saat pengerjaan bagian lain. Semen yang sudah mengeras akan lebih sulit dibersihkan, bahkan jika dikeruk bisa membuat keramik tergores.

    Meskipun begitu, bukan berarti semen tidak bisa dibersihkan. Sama seperti noda cat, noda makanan, atau kotoran lainnya, bekas semen yang telah mengeras bisa dibersihkan, tetapi perlu memakai bahan khusus yang aman untuk keramik.

    Cara Menghilangkan Noda Semen di Lantai Keramik

    Dilansir situs HG, berikut cara menghilangkan noda semen pada lantai keramik.


    1. Cuka

    Semen yang sudah mengeras biasanya hanya dapat hancur jika diberi tekanan seperti dikikis. Sebelum dikikis, bekas semen tersebut akan lebih mudah dibersihkan jika diberi cairan dari campuran cuka dan air hangat. Setelah itu tuang di atas noda semen secukupnya. Kemudian, tunggu hingga menyerap dan cairan tersebut kering, baru setelah itu digosok.

    Cara ini hanya dapat digunakan untuk jenis lantai yang ditutupi keramik. Untuk granit, marmer, dan batuan alam lainnya sebaiknya tidak menggunakan cuka karena cairan ini justru ikut merusak lantai. Bahan alternatifnya adalah memakai perasan lemon secukupnya, tidak terlalu banyak untuk marmer, granit, dan batuan alam. Ketika digosok juga sebaiknya cukup di bagian semen yang mengeras.

    2. Amplas

    Langsung mengikis bekas semen juga sebenarnya tidak masalah, terutama yang nodanya kecil-kecil. Saat membeli amplas, bisa bertanya dahulu amplas yang bisa digunakan untuk lantai keramik karena ada amplas khusus untuk kayu. Untuk membeli amplas bisa didapatkan di toko bangunan.

    Cara Membersihkan Bekas Semen di Nat Lantai

    Noda bekas semen tidak hanya jatuh ke permukaan yang licin di keramik, melainkan bisa pula di sela-sela keramik yang biasanya berwarna putih atau disebut pula dengan nat. Menurut Apartment Theraphy berikut bahan yang bisa dipakai untuk menghilangkan noda pada nat.

    1. Cuka

    Sama seperti sebelumnya, cuka juga aman untuk membersihkan noda pada bagian nat lantai. Jika campuran cuka dan air hangat tadi masih berlebih, coba pakai untuk membersihkan nat. Tunggu hingga menyerap lalu gosok perlahan. Hati-hati lapisan nat ikut terkikis. Setelah bersih, jangan lupa untuk dibersihkan.

    2. Baking Soda

    Baking soda merupakan bahan pembersih yang lebih keras daripada cuka. Apabila ada bekas semen yang sulit sekali dibersihkan, bisa memakai baking soda. Lalu masukkan ke dalam air dengan perbandingan jumlah yang sama. Tuang cairan tersebut ke noda pada nat. Tunggu hingga menyerap, lalu gosok permukaannya. Nat akan bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com