Tag: basil

  • Nggak Ada Alasan Males Lagi, 5 Tanaman Ini Bisa Tumbuh Subur Tanpa Tanah



    Jakarta

    Tanah bukan satu-satunya media tanam yang bisa digunakan, tanaman juga bisa tumbuh di atas air. Tanaman jenis ini bisa jadi pilihan bagi kamu yang tidak bisa menyiram tanaman terlalu sering.

    Tanaman seperti ini menyedot air untuk mengambil larutan nutrisi mineral untuk mereka berkembang. Kamu tidak perlu khawatir nanti akar atau batang busuk karena beberapa tanaman memang tercipta untuk direndam lama di dalam air.

    Tampilan tanaman-tanaman ini pun beragam. Tidak hanya hijau seperti melainkan ada pula yang memiliki bunga. Selain itu, tanaman ini bisa ditempatkan di wadah yang ukurannya kecil.


    Melansir dari Wild Plantage, Senin (7/10/2024), berikut beberap jenis tanaman yang dapat hidup tanpa tanah, melainkan dengan air.

    1. Sirih Gading (Pothos)

    selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe.selective focus of golden pothos tree in the glass vase for decorate house or cafe. Foto: Getty Images/iStockphoto/Koonsiri Boonnak

    Sirih Gading adalah salah satu tanaman yang mudah ditemukan di Indonesia. Tanaman dengan nama lain pothos bisa ditanam di air dan ditempel ke dinding atau media lain karena Sirih Gading adalah tanaman rambat.

    Untuk perawatan sirih gading, kamu cukup rajin memotong bagian ujung batang sekitar 13 cm dan letakkan di jendela untuk mendapatkan sinar matahari alami.

    Pothos memiliki kandungan kristal kalsium oksalat di dalam daunnya yang beracun dan berbahaya bagi manusia dan hewan peliharaan, meskipun tidak berujung fatal. Daunnya sangat tajam dan dapat merobek kulit, sehingga kamu perlu berhati-hati menangani tanaman ini.

    2. Lucky Bamboo

    bambu hoki Foto: Getty Images/iStockphoto/bentaboe

    Jika kamu ingin tanaman hias yang berukuran kecil, kamu bisa memajang lucky bamboo di rumah. Tanaman ini dapat tumbuh di air dan tidak butuh tanah. Bahkan kamu cukup sediakan tempat kecil, lucky bamboo juga dapat tumbuh.

    Kuncinya saat merawat lucky bamboo adalah ada media yang dapat menahan bentuknya, seperti beberapa batu kecil di dasar wadah. Potong sedekat mungkin dengan batang induk secara bersih dan tajam sekitar 10-15 cm. Sisakan satu set daun lalu kupas dedaunan agar tidak masuk ke dalam air.

    Tanaman ini hanya memerlukan matahari secara tidak langsung dan cukup ditaruh di ruangan yang terang agar tanaman bisa tumbuh subur. Namun, tanaman ini beracun bagi hewan peliharaan apabila tertelan, maka dari itu kamu harus pasikan anabul tidak dekat-dekat dengan lucky bamboo.

    3. Sukulen

    Ilustrasi Tanaman Hias Sukulen Foto: Getty Images/agrobacter

    Sukulen adalah tanaman kecil yang bentuknya cantik dan biasanya simetris. Tanaman ini bentuknya mirip dengan kaktus, tetapi warnanya beragam. Tanaman ini bisa tumbuh subur di dalam air dan tidak perlu terpapar matahari.

    Cara menanamnya adalah dengan memastikan bagian ujung tidak terendam air yakni di atasnya.

    4. Herbal Bertangkai Lunak

    Tanaman rempah Foto: iStock

    Herbal ini memiliki batang yang lunak merupakan jenis tanaman dalam ruangan yang bisa tumbuh di dalam air. Meskipun tumbuhan ini memiliki batang kayu yang bisa bertahan, tetapi masih ada kemungkinan terjadi pembusukan di bagian bawah batang.

    Beberapa tanaman herbal yang memiliki batang lunak dan bisa hidup di air di antaranya thyme, dill, ketumbar, basil, mint, peterseli, marjoram, dan tarragon. Tanaman herbal berbatang kayu tidak bisa tumbuh di air tanpa akan melakukan pembusukan, contohnya sepertidaun salam, sage, dan rosemary.

    Sesekali coba potong batang lunak tanaman herbal yang sudah tumbuh mapan, kemudian letakkan di ambang jendela untuk penerangan sinar matahari. Karena herbal dipakai untuk bahan masakan, ini aman untuk dikonsumsi. Namun, untuk beberapa jenis ada yang bisa meracuni hewan peliharaan. Oleh karena itu, lebih baik jauhkan tanaman herbal dari hewan peliharaan.

    5. Anthurium

    1207005970 Foto: Getty Images/iStockphoto/Pranee Mankit

    Tanaman dengan kuping daun yang menarik adlaah anthurium. Tanaman satu ini memiliki ciri khas daun lebarnya menghadap ke atas. Biasanya warnanya berbeda dengan batang dan bagian lainnya. Ternyata tanamana hias satu ini bisa hidup di dalam air lho. Sebab, dia senang dengan lingkungan yang memiliki kelembapan yang tinggi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Sederet Penyebab dan Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ular yang masuk ke dalam rumah tentu menjadi momok bagi banyak orang. Kehadirannya tak hanya menimbulkan kepanikan, tetapi juga bisa berbahaya, terutama jika jenis ular yang masuk tergolong berbisa.

    Mencegah ular datang ke rumah tidak bisa sebatas menutup celah-celah masuk, tetapi juga perlu berbagai upaya lain. Seperti menjaga kebersihan lingkungan, menghindari adanya tumpukan barang, hingga memanfaatkan aroma tertentu yang tidak disukai ular.

    Penyebab dan Waktu Ular Kerap Datang ke Rumah

    Dikutip dari laman Northwest, ular lebih sering terlihat saat cuaca berada di suhu berkisar antara 27-32°C. Ular paling aktif pada pagi dan sore hari, sedangkan saat siang terik mereka cenderung bersembunyi.


    Menjelang akhir musim panas, aktivitas ular kembali meningkat sebelum mereka masuk kembali ke masa hibernasi atau brumasi. Sebelum mengetahui cara mencegahnya, pastikan kamu tahu seberapa mudah ular masuk ke rumahmu.

    Beberapa penyebab ular masuk ke rumah di antaranya:

    1. Mencari Habitat

    Habitatnya di alam kemungkinan sudah rusak atau terganggu oleh manusia. Kalau rumah kamu dekat dengan pohon, rerumputan, persawahan, atau area-area yang bisa menjadi tempat persembunyian ular, mungkin ini penyebab utama mudahnya ular masuk rumah.

    2. Mencari Tempat Berteduh

    Ular cenderung mencari tempat yang lebih hangat saat musim hujan, tapi juga mencari tempat berlindung dari panas. Ular mencari tempat yang teduh untuk berlindung saat musim kemarau.

    3. Musim Berkembang Biak

    Waktu pergantian musim biasanya menjadi musim ular berkembang biak. Jadi baiknya hati-hati dengan keberadaan ular yang lebih sering dari biasanya.

    4. Pakan Melimpah

    Mungkin di sekitar wilayah tersebut, tersedia pakan yang melimpah seperti tikus dan binatang lainnya, sehingga ular memilih tinggal dan berkembang biak di permukiman.

    Cara Mencegah Ular Masuk ke Rumah dan Ogah Datang Lagi

    Ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk mencegah ular dari lingkungan tempat tinggalmu. Salah satu langkah sederhana adalah menutup celah atau lubang di sekitar rumah serta menjaga kebersihan taman.

    Dalam situs Lingkungan dan Warisan Pemerintah NSW, sebetulnya ular memiliki peran penting dalam ekosistem dan sebagian besar tidak berbahaya. Mereka hanya akan menyerang manusia jika merasa terancam atau terluka.

    Sebagian besar kasus gigitan terjadi ketika seseorang mencoba menangkap atau membunuh ular. Jadi, jika kamu menemukan ular di rumah atau taman, sebaiknya tidak bertindak sendiri.

    Menghubungi penangkap ular profesional atau damkar, sesegera mungkin setelah kamu melihat adanya ular, adalah langkah yang paling aman. Berikut cara mencegah ular masuk ke rumah, dikutip dari laman Homes to Love:

    Ular sering mencari tempat yang gelap dan terlindung seperti atap, bawah rumah, atau garasi. Pastikan kamu menutup semua celah dan lubang di area tersebut agar ular tidak memiliki akses untuk bersarang.

    Pemasangan kasa pada pintu dan jendela juga bisa menjadi solusi untuk menjaga aliran udara tanpa memberikan celah bagi ular masuk.

    2. Menjaga Kebersihan Taman

    Taman yang berantakan dengan tumpukan daun atau kayu bisa menjadi tempat persembunyian ideal bagi ular. Jaga agar rumput tetap pendek, bersihkan bedengan taman dari sisa tanaman, dan susun kayu dengan rapi agar tidak menjadi tempat berlindung ular maupun hewan pengerat yang menjadi mangsanya.

    Jika rumahmu sering didatangi ular, ubah kondisi kebun agar tidak menarik perhatian mereka. Potong rumput secara teratur, taburi bahan yang sulit dilewati ular seperti kerikil tajam atau kulit telur.

    Jangan lupa, potong ranting pohon yang menjulur ke atap atau jendela, karena mungkin ular merayap ke dalam rumah melalui jalur tersebut.

    Ular sering menggunakan celah pada dinding batu sebagai tempat berjemur, berlindung, atau mencari makanan seperti tikus dan katak. Jika kamu memiliki dinding berbatu atau struktur serupa, pastikan semua rongga tertutup agar tidak menjadi sarang ular.

    4. Jauhkan Kandang Ayam dan Burung

    Ular dapat tertarik pada ayam atau burung peliharaan, baik sebagai mangsa maupun karena sisa makanannya yang mengundang tikus. Gunakan kawat kasa di sekitar kandang ayam dan burung untuk mencegah ular masuk. Menjaga kebersihan kandang juga membantu mengurangi daya tarik bagi ular.

    5. Membuang Sisa Makanan dengan Benar

    Sisa makanan yang dibiarkan terbuka dapat menarik tikus, yang akhirnya dapat mengundang ular ke rumahmu. Pastikan semua sampah makanan dibuang ke tempat sampah tertutup agar tidak menarik hewan-hewan yang menjadi mangsa ular.

    6. Beri Aroma Menyengat sebagai Pengusir Ular

    Salah satunya kamu bisa taburi kamper yang memiliki bau menyengat dan tidak disukai ular. Letakkan di dekat lubang atau celah yang berpotensi menjadi tempat masuk ular.

    Tapi, kamper beracun bagi anak-anak dan hewan peliharaan, jadi gunakan dengan hati-hati. Adapun bahan alami lainnya yakni semprotkan minyak cengkeh dan kayu manis.

    Senyawa asam sulfonat dalam bawang juga dapat mengusir ular, jadi bisa juga gunakan air campuran bawang putih dan bawang merah dengan garam batu. Racikan lainnya bisa dengan tuangkan cuka putih dan potongan cabai di sekeliling area tersebut. Aroma menyengat sangat tidak disukai ular di antaranya adalah cuka dan cabai.

    Ramuan lainnya yakni campurkan jeruk nipis dengan cabai rawit atau minyak pepermin, lalu taburkan di sekitar rumah. Campuran ini mengeluarkan bau yang tidak disukai ular dan juga menyebabkan iritasi pada kulit mereka.

    7. Menanam Tanaman yang Beraroma

    Jenis tanaman juga dapat mempengaruhi keberadaan ular. Semak-semak dan berdaun rimbun bisa menjadi tempat persembunyian ular. Beberapa tanaman dengan aroma kuat diyakini dapat membantu mengusir ular, meskipun penelitian tentang efektivitasnya masih terbatas.

    Salah satunya bunga marigold memiliki warna mencolok seperti kuning dan oranye. Menurut laman Times of India, bunga ini mengeluarkan aroma yang cukup kuat dan tidak disukai oleh ular, sehingga cocok dijadikan tanaman hias sekaligus pencegah ular.

    Adapula sereh yang biasa digunakan sebagai bumbu masakan, juga dikenal ampuh mengusir ular. Tanaman ini memiliki aroma pedas yang kuat, yang membuat ular enggan mendekat ke rumah.

    Selain itu, menanam lavender dalam pot dan meletakkannya di sekitar pintu atau jendela bisa menjadi cara alami untuk mencegah ular masuk. Lidah mertua yang memiliki daun runcing juga tidak disukai ular.

    Adapun tanaman lainnya yakni basil, kaktus, rosemary, hingga menanam bawang merah dan bawang putih bisa jadi tanaman penangkal ular. Jika semua metode alami ini tidak berhasil dan kamu masih sering menemukan ular di sekitar rumah, sebaiknya hubungi ahli pengendalian hama atau penangkap ular profesional.

    Langkah Menghadapi Ular yang Masuk ke Rumah

    Menurut Richie Gilbert dari Sunshine Coast Snake Catchers dalam laman Homes to Love, produk-produk alat kejut untuk mengusir ular tidak terbukti efektif. Hewan peliharaan juga dinilai tidak mampu secara alami mengusir ular.

    Oleh karena itu, cara terbaik adalah dengan menjaga kebersihan lingkungan agar ular tidak tertarik datang. Selain itu, ada juga klaim bahwa ampas kopi dan garam dapat mengusir ular karena baunya yang kuat. Tetapi, belum ada bukti ilmiah yang mendukung hal ini.

    Lalu, apa yang bisa dilakukan saat kita mendapatkan adanya ular di dalam rumah? Dikutip dari laman Satpol PP Sleman, dalam berbagai kasus yang harus dilakukan adalah tetap tenang dan tidak panik.

    Kalau tidak memiliki pengalaman dalam menangani ular, segera hubungi petugas pemadam kebakaran atau snake rescuer untuk meminta bantuan. Selain itu, amati pergerakan ular dan lokasi persembunyiannya agar petugas lebih mudah menemukannya.

    Jika ingin mencoba menghalau atau menangkap ular sendiri, hindari kontak langsung, terutama pada bagian kepalanya. Gunakan peralatan yang tersedia di rumah sesuai dengan ukuran ular, seperti botol air mineral, toples, ember, atau sapu untuk menangkapnya dengan aman.

    Itulah tadi penyebab dan pencegahan ular datang ke rumah. Semoga bisa membantu, ya!

    (aau/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Ampuh Cegah Ular Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Ada sejumlah kasus ular masuk ke dalam rumah penduduk. Hal ini tentu sangat berbahaya karena dapat mengancam nyawa manusia maupun ular itu sendiri.

    Agar kamu aman dari serangan reptil tersebut, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan tanaman. Sebab, ada beberapa tanaman yang diklaim ampuh mencegah ular masuk ke rumah.

    Lantas, apa saja tanaman yang dapat mencegah ular masuk ke rumah? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Tanaman yang Ampuh Mencegah Ular Masuk ke Rumah

    Ular merupakan salah satu hewan yang tidak suka aroma menyengat. Maka dari itu, kamu bisa mencegah ular masuk ke rumah dengan menanam beberapa tanaman yang beraroma tajam. Dilansir situs Homes and Gardens, Kamis (22/5/2025) berikut rekomendasi tanamannya:

    1. Lavender

    Tanaman yang pertama adalah lavender. Selain ampuh mengusir nyamuk dan serangga, tanaman ini juga bisa mencegah ular masuk ke dalam rumah karena mengeluarkan aroma yang menyengat, sehingga dapat mengganggu indra penciuman ular.

    “Lavender punya bau menyengat yang tidak disukai ular dan lebih suka menghindarinya daripada melaluinya untuk masuk ke halaman Anda. Tanaman ini bisa dijadikan pagar anti ular yang bagus,” kata Nicole Carpenter, pakar pengendalian hama Black Pest Prevention.

    2. Rosemary

    Aroma kuat yang keluar dari rosemary ternyata juga dapat membantu mengusir ular. Agar tidak menarik perhatian ular, sebaiknya rosemary ditanam dalam jumlah sedang atau di dalam pot.

    “Rosemary memiliki dedaunan lebat yang dapat berfungsi sebagai tempat berlindung bagi ular,” ujar Nicole.

    3. Serai

    Serai atau disebut juga sereh bisa jadi opsi alternatif guna mencegah ular masuk ke rumah. Aroma segar dan wangi dari serai ternyata juga tidak disukai ular sehingga mereka lebih memilih menghindarinya.

    “Seperti tanaman lainnya yang mengeluarkan aroma kuat, serai bisa membingungkan ular dan mempersulit mereka untuk berburu karena indra penciumannya terganggu,” ungkap Nicole.

    4. Kaktus

    Meski tidak mengeluarkan aroma menyengat, kaktus bisa digunakan untuk mencegah ular masuk ke pekarangan rumah. Hal ini berkat duri pada kaktus yang bisa menyulitkan ular saat melata di antara tanaman-tanaman.

    5. Lidah Mertua

    Tanaman yang satu ini cukup banyak ditanam di rumah-rumah warga. Selain menambah asri, lidah mertua dinilai ampuh untuk mencegah ular memasuki halaman rumah.

    Lidah mertua memiliki daun tinggi dan melengkung seperti pedang yang bikin ular merasa tidak nyaman. Namun, belum diketahui pasti apa yang membuat ular tidak menyukai lidah mertua, entah tepi daunnya yang tajam atau merasa terancam saat melalui tanaman ini.

    6. Marigold

    Tanaman berikutnya adalah marigold. Selain dapat mencegah ular, tanaman ini juga ampuh mengusir serangga dan nyamuk di dalam rumah.

    Marigold dapat mengeluarkan aroma tajam yang mengganggu indra penciuman ular. Akar tanaman ini juga tumbuh agresif sehingga dapat menjangkau lokasi persembunyian ular di dalam tanah.

    7. Allium

    Allium merupakan salah satu tanaman yang mengandung sulfonat dan aroma menyengat. Genus tanaman allium dinilai efektif untuk mengusir ular dan berbagai hama lainnya. Adapun jenis-jenis tanaman allium di antaranya bawang putih, bawang bombay, dan kucai.

    8. Basil

    Biasanya, basil digunakan sebagai bumbu masak agar menciptakan aroma lezat. Ternyata, aroma yang kuat dari basil tidak disukai ular sehingga dapat mengusirnya agar tak masuk ke rumah.

    Sebagai catatan, basil membutuhkan sinar matahari langsung agar tumbuh subur dan jangan ditanam di kompos basah. Jika dibiarkan maka basil akan cepat membusuk.

    9. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat digunakan untuk mencegah ular masuk ke hunian kamu. Tanaman ini mengeluarkan aroma kuat yang tidak disukai ular.

    “Eucalyptus mengeluarkan bau yang kuat sepanjang tahun sehingga jadi solusi tahan lama dibandingkan tanaman lain untuk mengusir ular, seperti marigold atau lavender,” papar Nicole.

    10. Alder Kuning

    Selain bunganya yang cantik, alder kuning ternyata bisa dimanfaatkan untuk mengusir hama, serangga, dan reptil di halaman rumah. Kamu bisa menanam alder kuning di bawah sinar matahari dan disiram secara rutin.

    “Alder kuning dapat menjadi pengusir hama alami yang ampuh karena bisa memengaruhi ular secara tidak langsung dengan mengusir hama lain dan hewan pengerat yang menjadi sumber makanan ular,” pungkas Nicole.

    Benarkah Tanaman Ampuh Mencegah Ular Masuk Rumah?

    Sejumlah tanaman di atas disebut ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Namun, benarkah efektif?

    Dikutip dari Envynature, menanam tanaman tidak bisa dikatakan 100 persen berhasil mencegah ular masuk ke rumah. Soalnya, ular tertarik dengan area yang banyak tempat persembunyian, sumber makanan, dan kehangatan.

    Jadi, tanaman tersebut hanya membuat ular merasa tidak nyaman karena mencium aroma tajam. Dalam beberapa kasus, ular mampu menoleransi bau tersebut ketika merasa terancam atau terdapat sumber makanan di sana.

    Meski begitu, tak ada salahnya menanam tanaman tersebut di pekarangan. Namun, pastikan juga merawat halaman rumah secara rutin untuk mencegah kedatangan ular dengan cara berikut:

    • Memangkas rumput yang sudah tinggi
    • Membersihkan daun-daun atau ranting yang berserakan di halaman
    • Memasang pagar yang cukup tinggi agar ular tak bisa melaluinya
    • Sebaiknya jangan menanam tanaman semak-semak rapat karena sering dijadikan tempat persembunyian ular.

    Itulah 10 tanaman yang ampuh mencegah ular masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Aromatik yang Dibenci Hama dan Serangga


    Jakarta

    Adanya serangga dan hama bisa mengganggu penghuni rumah. Keberadaannya tidak hanya membuat penghuni tidak nyaman tetapi juga bisa membawa penyakit.

    Untuk mengusirnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara salah satunya dengan menanam tanaman aromatik. Sebab, ada beberapa aroma dari tanaman yang tidak disukai oleh serangga maupun hama.

    Tanaman apa saja yang bisa mengusir serangga serta hama? Berikut ini informasinya dilansir dari berbagai sumber.


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Nyamuk Bakal Kabur Kalau di Rumah Ada Tanaman-tanaman Ini



    Jakarta

    Tanaman aromatik dipercaya bisa mengusir hama dan serangga seperti nyamuk. Nyamuk yang menghisap darah manusia tidak akan merasa nyaman bila di rumah kita ditanami tanaman aromatik.

    Ada beberapa tanaman aromatik yang menghasilkan aroma atau wewangian yang mencolok dan bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah.

    Berikut contohnya:


    1. Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Dilansir dari The Spruce, lavender merupakan salah satu tanaman yang tidak disukai oleh lalat dan juga kecoak. Aromanya cenderung menenangkan bagi manusia namun tidak disukai serangga.

    Lavender biasanya ditanam di luar rumah, bisa juga membeli bunga batangan untuk diletakkan di vas bunga.

    2. Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Selanjutnya ada tanaman mint. Tanaman beraroma segar ini ternyata tidak disukai oleh lalat lho!

    Penghuni bisa menanamnya di rumah. Selain untuk mengusir lalat, mint juga bisa dipakai untuk bahan masakan.

    3. Basil

    Fresh green basil on the wooden table, selective focusIlustrasi basil. Foto: iStock

    Dilansir dari detikEdu, aroma kuat dari kemangi atau basil, ampuh untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Cara merawat kemangi adalah menjaga agar tanaman ini tetap lembap, perhatikan saluran airnya, dan letakkan di lokasi yang banyak terkena sinar matahari.

    4. Serai Wangi

    Lemongrass or Lapine or Lemon grass or West Indian or Cymbopogon citratus were planted on the ground. It is a shrub, its leaves are long and slender green. It is an herb which was made into food and medicine.Serai wangi. Foto: Getty Images/iStockphoto/Nanniie_iiuu

    Tanaman selanjutnya adalah serai wangi atau citronella. Tanaman ini memiliki aroma menenangkan namun tidak disukai nyamuk.

    “Serai sejauh ini merupakan tanaman pengusir nyamuk paling populer. Serai memiliki bau yang sangat menyengat,” kata ahli berkebun Carmen Johnston, dikutip dari Real Simple, Selasa (29/7/2025).

    5. Rosemary

    Ilustrasi tanaman herbal RosemaryIlustrasi tanaman Rosemary Foto: Getty Images/Sima_ha

    Tanaman yang satu ini juga bisa digunakan untuk mengusir serangga seperti nyamuk. Aromanya sangat tidak disukai oleh hewan penghisap darah itu.

    6. Catnip

    Giant catnip (Nepeta grandiflora)A similar pictures from my portfolio:Giant catnip. Foto: iStock

    Tanaman yang masih satu keluarga dengan mint ini juga bisa mengusir serangga lho contohnya nyamuk. Minyak esensial catnip banyak digunakan sebagai pengusir serangga.

    7. Timi

    thyme/timithyme/timi Foto: Kaboompics.com/pexels

    Tanaman yang sering digunakan sebagai bahan masakan ini juga bisa mengusir serangga. Sebab, Thyme atau timi memiliki aroma yang tidak disukai serangga.

    “Timi merupakan herba yang bisa diandalkan saat serangga mengganggu rumah dan kebun Anda. Begitu hama pengganggu itu mencium aroma timi, mereka akan terbang atau merayap menjauh dari properti Anda,” kata Lake Norman Pest Control, dikutip dari Homes and Gardens.

    Itulah beberapa tanaman aromatik yang bisa mengusir serangga.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Tanaman Hias yang Ampuh Usir Lalat dari Rumah, Salah Satunya Lavender


    Jakarta

    Lalat merupakan salah satu serangga yang kerap mengganggu manusia. Sebab, lalat sering kali menebarkan kuman dan bakteri saat hinggap di makanan dan minuman.

    Akibatnya, bakteri dan kuman yang dibawa oleh lalat bisa masuk ke dalam tubuh manusia. Hal itu bisa menyebabkan sejumlah penyakit seperti diare, infeksi kulit, dan mual.

    Untuk mencegah lalat masuk ke rumah, kami bisa menggunakan semprotan pembasmi serangga yang dijual bebas. Namun, kandungan zat dalam cairan tersebut bisa berbahaya jika dihirup terlalu lama.


    Sebagai solusinya, kamu bisa menanam sejumlah tanaman hias anti serangga, termasuk lalat. Apa saja tanaman tersebut? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Tanaman Hias yang Ampuh Usir Lalat di Rumah

    Dilansir situs Times of India, berikut daftar tanaman hias yang disebut ampuh mengusir lalat di dalam rumah:

    1. Rosemary

    Rosemary terkenal sebagai salah satu tanaman yang memiliki aroma wangi dan menenangkan. Meski disukai oleh manusia, tapi ternyata wangi dari rosemary begitu dibenci lalat karena sangat menyengat dan dapat mengganggu indra penciuman.

    Menanam rosemary terbilang mudah karena cukup ditanam di bawah sinar matahari. Oh ya, jangan menyiram rosemary terlalu sering karena bisa cepat layu dan terjadi pembusukan. Sebaiknya siram rosemary jika benar-benar sudah kering.

    2. Lavender

    Tanaman yang satu ini memang sudah dikenal sejak lama sebagai pengusir serangga alami. Tak hanya efektif mengusir lalat, tapi juga ampuh membasmi nyamuk dan kecoak.

    Lavender termasuk tanaman hias yang mampu bertahan hidup di kondisi kering dan hanya membutuhkan sedikit sinar matahari. Namun, lavender hanya dapat tumbuh subur di daerah yang lebih hangat.

    3. Mint

    Aroma kuat dari daun mint ternyata dinilai ampuh untuk mengusir serangga. Tidak hanya lalat, tapi juga dapat membasmi nyamuk dan semut yang sering muncul di dalam rumah.

    Menanam mint juga terbilang mudah, lho. Kamu bisa menanam mint di pot dan ditaruh di teras rumah. Selain itu, kamu juga dapat memetik daun mint sebagai pengusir serangga di sudut-sudut tertentu.

    4. Basil

    Basil atau kemangi juga bisa digunakan untuk mengusir lalat di rumah. Sama seperti mint, tanaman basil memiliki aroma kuat yang membuat lalat tidak tahan dan memilih menghindarinya.

    Agar bisa tumbuh subur di rumah, pastikan basil ditanam di area yang lembap. Cek juga media tanam dan taruh basil di lokasi yang banyak terpapar sinar matahari langsung.

    5. Marigold

    Selain mempercantik hunian, menanam marigold juga dapat mencegah serangga seperti lalat, nyamuk, dan kecoak masuk ke rumah. Marigold termasuk tanaman yang mudah dirawat karena tahan terhadap kondisi cuaca panas dan kering.

    Pastikan kamu menanam marigold di bawah sinar matahari dan selalu menjaga kelembapan media tanam agar bisa tumbuh dengan subur.

    6. Serai

    Satu lagi tanaman hias yang disebut ampuh mengusir lalat di rumah, yakni serai. Sama seperti lavender, aroma serai yang menyengat membuat lalat memilih untuk ‘putar balik’ karena merasa terganggu.

    Serai juga termasuk tanaman yang mudah dirawat karena bisa tumbuh subur. Cukup menanam serai di dalam pot besar dan letakkan di area yang terpapar cukup sinar matahari.

    Demikian enam tanaman hias yang dapat mengusir lalat di rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cahaya Merah dari Lampu Bisa Bikin Tanaman Tumbuh Subur, Kok Bisa?


    Jakarta

    Cara agar tanaman dapat tumbuh subur umumnya disiram secara berkala supaya tanahnya tidak kering. Selain itu, tanaman juga perlu terpapar sinar matahari agar proses pertumbuhannya bisa cepat.

    Namun, sejumlah pakar di bidang tanaman membagikan tips lain agar tanaman bisa tumbuh subur, yakni memanfaatkan cahaya merah. Cahaya itu ternyata dapat membantu proses pertumbuhan tanaman.

    Bagaimana cara memanfaatkan cahaya merah agar tanaman bisa tumbuh subur? Simak penjelasannya menurut pakar dalam artikel ini.


    Manfaat Cahaya Merah untuk Tanaman

    Tukang kebun dan desainer taman profesional Linda Pereira menyebut penggunaan cahaya merah dapat membantu tumbuhan lebih cepat panen. Sebab, panjang gelombang atau warna cahaya diketahui dapat memengaruhi pertumbuhan tanaman.

    Sebagai contoh, Linda menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan dengan pencahayaan berwarna merah. Cahaya tersebut dapat membantu selada dan basil panen lebih awal.

    “Menanam bibit selada dan basil di dalam ruangan menggunakan lampu LED merah dapat membantu panen lebih awal,” kata Linda dikutip situs The Spruce.

    Selain merah, cahaya berwarna biru juga dapat membantu proses fotosintesis bagi tumbuhan. Namun, kedua warna cahaya ini memiliki fungsi yang berbeda.

    Cahaya biru dapat mendukung pertumbuhan vegetatif tumbuhan, sedangkan cahaya merah mendorong pembuahan dan tahap pertumbuhan selanjutnya dalam siklus hidup tanaman.

    Tips Menggunakan Cahaya Merah untuk Tanaman

    Ada sejumlah tips yang perlu diketahui sebelum menggunakan cahaya merah untuk tanaman. Simak penjelasannya di bawah ini:

    1. Pilih Jenis Lampu yang Tepat

    Lampu terdiri dari beberapa jenis, mulai dari lampu neon, pijar, dan LED. Agar tumbuhan dapat menyerap cahaya merah secara optimal, sebaiknya pilih lampu LED karena lebih terang.

    Namun, harga lampu LED memang cenderung lebih mahal daripada jenis lampu lainnya. Meski begitu, penggunaannya lebih hemat energi sehingga dapat menghemat tagihan listrik.

    “Sudah menjadi rahasia umum kalau lampu LED lebih andal dan efisien daripada lampu jenis lainnya,” ujar Linda.

    2. Durasi Tanaman Terpapar Cahaya Merah

    Lama waktunya tanaman terpapar cahaya merah bisa berbeda-beda tergantung dari jenis tanaman atau siklus hidupnya. Misalnya, tanaman hidroponik seperti selada membutuhkan waktu sekitar 12-14 jam per hari.

    Untuk tanaman hias berbunga dianjurkan terpapar cahaya merah selama 14-16 jam per hari. Sementara untuk bibit tanaman membutuhkan waktu lebih lama, sekitar 14-16 jam per hari agar bisa tumbuh subur.

    Demikian penjelasan mengenai manfaat cahaya merah untuk tanaman agar bisa tumbuh subur. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com