Tag Archives: basmi

7 Cara Efektif Basmi Rayap yang Suka Gerogoti Lemari Kayu


Jakarta

Kayu masih menjadi material pilihan banyak orang terutama ketika membuat lemari. Hal ini dikarenakan lemari kayu memiliki tampilan yang kokoh, timeless, minimalis, dan masuk dalam segala interior apa pun.

Di sisi lain, ada satu kekurangan lemari kayu yang hingga saat ini masih jadi ancaman bagi pemakainya, yakni lemari kayu rawan rusak karena rayap.

Rayap merupakan serangga yang hidup berkoloni. Dalam koloni tersebut, ada pembagian kasta yang jelas yaitu kasta pekerja, kasta prajurit, dan kasta reproduktif. Sekitar 90 persen anggota koloni rayap adalah kasta pekerja. Rayap tersebut bertugas untuk memelihara sarang, koloni dan anggotanya, mencari makan, grooming serta membersihkan kasta lain.


Hewan kecil ini tidak hanya menggerogoti kayu, melainkan apa pun yang mengandung selulosa, seperti multipleks, conwood, gipsum, karpet, wall paper, buku, dan lainnya.

Lantas, gimana cara mengatasi rayap agar tidak menggerogoti lemari kayu? Dilansir Southern Living, berikut caranya.

1. Gunakan Asam Borat

Mungkin beberapa detikers ada yang asing dengan nama asam borat, bahan yang disebut ampuh membasmi rayap menggerogoti lemari. Bahan ini pengaplikasiannya mudah, yakni cukup disemprotkan atau ditaburkan di area serangan rayap. Lalu, tunggu hingga larut dan oleskan ke permukaan kayu yang diganyang rayap.

Ketika asam borat tertelan rayap, sistem pencernaan mereka akan terganggu. Tidak hanya pencernaan, eksoskeleton rayap dapat mengering sehingga perlahan-lahan mati saat bersentuhan langsung dengan asam satu ini.

2. Manfaatkan Cuka Putih dan Air

Cuka putih biasa dipakai untuk menghilangkan noda membandel yang menempel. Selain itu, bahan ini ampuh untuk mengusir rayap dari lemari kayu. Kandungan asam yang tinggi dapat merusak kerangka luar rayap yang rapuh sehingga tampak kering.

Cara membuat cairannya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air dan beri sedikit beberapa tetes sari lemon.

Ketika memakai cuka, pastikan cairan tersebut menyentuh tubuh hewan tersebut. Apabila hanya disebar di sekeliling sarang, kemungkinan untuk sayap lenyap, kecil. Saat membuat

3. Semprotkan Air Sabun

Apabila tidak memiliki cuka, coba pakai air yang sudah dicampurkan dengan sabun. Campuran dua bahan dapat menghambat jalan napas rayap yang biasa bernapas melalui kulit. Namun, pastikan campuran air dan sabun benar-benar dapat menghambar jalur napas tersebut. Takaran untuk campuran air dan sabun adalah 6 sendok makan sabun cair dan 8 gelas air.

4. Trik Pancingan Kardus Basah

Seperti yang disebut sebelumnya, rayap tidak hanya menyukai kayu, melainkan selulosa yang ada pada kardus. Untuk mengalihkan perhatiannya dari lemari kayu, coba pasang perangkap dari kardus bekas yang sedikit dibasahi. Pasanglah kardus tersebut di beberapa tempat untuk menarik mereka keluar.

Setelah mendapati banyak rayap yang terperangkap, tuang cuka atau asam borat untuk membasminya.

5. Jemur Lemari

Apabila memungkinkan ketika menemukan ada tanda-tanda rayap menginvasi lemari kayu, segera bawa keluar perabotan untuk dijemur. Sinar Matahari dapat mengusir rayap untuk sementara, tetapi tidak membasmi seluruhnya.

Perabotan tersebut cukup diletakkan di luar yang terpapar sinar matahari selama 3-5 hari. Ketika hujan, lemari wajib dimasukkan kembali.

6. Beri Garam Dapur

Bahan berikutnya yang bisa dipakai untuk mengusir rayap adalah garam dapur alias Sodium chloride. Caranya dengan mencampur garam dan air panas dengan rasio sama. Kemudian, masukkan ke dalam botol. Semprotkan cairan tersebut di lubang masuk sarang rayap.

7. Minyak Atsiri

Minyak atsiri merupakan minyak esensial yang terbuat dari berbagai bahan alami, seperti jeruk, cengkeh, dan bawang putih beracun bagi rayap. Cara memasang perangkapnya adalah dengan mencelupkan kapas ke dalam campuran minyak dan air. Lalu, oleskan cairan tersebut ke seluruh lemari atau area sarang rayap. Lakukan berulang kali dengan tempo jeda beberapa hari secara rutin.

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

3 Bahan Alami yang Ampuh Basmi Lalat di Rumah, Tanpa Semprotan Kimia!


Jakarta

Lalat merupakan salah satu hewan yang banyak dibenci karena bisa membawa penyakit bagi manusia. Sebab, lalat bisa mengangkut virus dan bakteri yang ditularkan melalui makanan yang dihinggapinya.

Pada umumnya, lalat dapat dibasmi menggunakan semprotan anti serangga yang dijual bebas di pasaran. Namun, kandungan zat kimia dari cairan tersebut bisa berbahaya jika terhirup manusia dalam jumlah banyak.

Jika enggan memakai semprotan anti serangga, ada cara lain yang bisa dilakukan untuk membasmi lalat, yakni dengan bahan-bahan alami. Bahkan, bahan tersebut diklaim lebih ampuh membunuh serangga tersebut.


Cara Ampuh Basmi Lalat dengan Bahan Alami

Ada sejumlah bahan alami yang disebut ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Dilansir situs Martha Stewart, berikut cara-caranya:

1. Cuka Apel

Bahan yang pertama adalah menggunakan cuka apel. Kandungan asam dan rasa sedikit manis pada cuka apel dapat menarik perhatian lalat untuk mendekat.

Kamu bisa membuat perangkap dengan menggunakan cuka apel. Caranya dengan menuang sedikit cuka apel ke dalam mangkuk kecil dan tutup dengan plastik pembungkus, lalu buat beberapa lubang di atasnya.

Letakkan wadah berisi cuka apel di area yang sering dilalui lalat. Biarkan selama beberapa jam agar lalat masuk ke dalam perangkap sederhana itu.

2. Cuka dan Sabun Piring

Kombinasi cuka dan sabun cuci piring ternyata dinilai ampuh untuk membasmi lalat di rumah. Caranya dengan mencampur sedikit cuka apel dan beberapa tetes sabun cuci piring ke dalam gelas panjang.

Setelah itu, tutup gelas tersebut dengan bungkus plastik secara rapat dan diikat dengan karet agar kuat. Lalu beri lubang kecil-kecil di atas bungkus plastik.

Lalat akan tertarik dengan bau cuka yang tersebar ke seluruh ruangan. Setelah masuk ke dalam perangkap, lalat perlahan akan mati karena tercebur ke dalam larutan penuh sabun cuci piring.

3. Tanaman Herbal

Menanam tanaman herbal seperti daun mint dapat membasmi lalat agar tidak datang lagi ke rumah. Sebab, tanaman ini mengeluarkan aroma tajam yang tidak disukai serangga terbang itu.

Letakkan tanaman herbal tersebut di dekat pintu, jendela, atau teras rumah. Bisa juga di area yang sering ditemui ada lalat, seperti dapur dan meja makan.

Penyebab Lalat Muncul di Rumah

Lalat termasuk serangga yang tertarik pada lingkungan dengan sumber makanan yang mudah didapat, terutama bahan organik yang membusuk. Selain memiliki indra penciuman tajam, lalat bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka karena tertarik oleh aroma makanan di dalam ruangan.

“Selain itu, lalat dapat terbawa masuk ke dalam ruangan melalui buah-buahan, sayuran, atau barang-barang lain yang dibawa dari luar,” kata Kepala Entomologi di Aptive, Trent Frazer.

Frazer menyebut lalat juga dapat berkembang biak di saluran pembuangan air, talang air, atau pipa yang bocor. Di dalam ruangan, lalat juga bisa bersembunyi di tempat gelap dan terpencil.

“Pada siang hari lalat dapat bersembunyi di tempat gelap dan terpencil, sedangkan saat malam hari mereka aktif mencari makanan,” ujarnya.

Selain itu, lalat juga tertarik datang ke rumah karena menemukan beberapa hal yang disukainya, seperti ada bangkai hewan, sampah busuk, kotoran hewan, piring yang belum dicuci, atau makanan busuk di dapur.

Demikian tiga cara ampuh basmi lalat di rumah dengan bahan alami. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/das)



Sumber : www.detik.com

Cara Ampuh Usir Lalat biar Nggak Balik Lagi ke Rumah


Jakarta

Lalat merupakan salah satu serangga yang sering masuk rumah. Serangga itu bisa masuk dari celah yang ada dan keberadaannya kerap mengganggu penghuni rumah.

Dilansir dari Martha Stewart, menurut COO dan entomolog tersertifikasi di Arrow Termite & Pest Control, Jacob Cohn, hidup lalat memang tidak lama tapi bisa bereproduksi dengan cepat. Lalat betina bisa menghasilkan 75-150 telur dalam sekali reproduksi.

Biasanya, induk lalat bertelur di tempat yang hangat dan lembap seperti garasi, loteng atau di kebun, menurut entomolog di Hawx Pest Control Daniel Baldwin.


“Umur hidup mereka yang pendek, dikombinasikan dengan reproduksi yang cepat, berarti mereka dapat dengan cepat menjadi serangan besar-besaran-terutama di lingkungan yang hangat dan kaya makanan seperti dapur dan kamar mandi,” tuturnya, dikutip dari Martha Stewart, Senin (27/10/2025).

Maka tak heran penghuni rumah banyak yang ingin memberantas lalat. Keberadaannya selain mengganggu juga bisa menyebarkan penyakit karena lalat adalah hewan pembawa penyakit yang bisa menyebabkan diare hingga kolera.

Sebelum mengetahui cara membasmi lalat, yuk ketahui dulu penyebab adanya lalat di rumah.

Penyebab Ada Lalat di Rumah

Lalat tertarik pada lingkungan yang memiliki sumber makanan, terutama bahan organik yang membusuk. Mereka bisa masuk ke rumah lewat pintu atau jendela yang terbuka.

“Mereka juga dapat menghuni area dengan genangan air, seperti saluran pembuangan, talang, atau pipa bocor. Di dalam ruangan, lalat dapat bersembunyi di area gelap dan terpencil pada siang hari dan aktif di malam hari untuk mencari makanan,” ujar kepala entomolog dan senior director of quality assurance di Aptive, Trent Frazer.

Beberapa hal yang bisa menarik lalat masuk ke rumah yaitu:

– Buah dan sayur yang sudah matang

– Kotoran hewan atau manusia

– Bangkai hewan

– Piring yang belum dicuci

– Sampah

– Makanan busuk

– Susu

– Nektar

– Makanan manis

Cara Usir Lalat dari Rumah

Pakai Cuka Apel

Lalat tertarik pada bau. Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah menggunakan cuka apel.

Caranya, tuang cuka apel ke dalam mangkuk kecil, tutup dengan plastic wrap, tusuk beberapa bagian agar menjadi lubang. Nantinya lalat itu akan masuk ke dalam, terperangkap, dan tenggelam.

Tanam Tanaman Aroma Kuat

Tanaman dengan aroma kuat seperti mint bisa mengusir lalat. Taruh tanaman mint di dekat jendela, pintu, dan luar ruangan. Aroma yang kuat ini akan menarik lalat dan mencegah mereka masuk ke dalam rumah.

Gunakan Jasa Profesional

Cara lainnya adalah menggunakan jasa profesional untuk membasmi lalat. Ini bisa digunakan jika lalat masih ada meski sumber makanan sudah dihilangkan. Bisa saja ada sarang tersembunyi yang tidak bisa ditemukan oleh pemilik rumah.

Cara Cegah Lalat Masuk Rumah

Basmi Tempat Perkembangbiakan Lalat

Bersihkan saluran pembuangan dan buang sisa makanan sesering mungkin. Kalau ada hewan peliharaan, jangan tinggalkan makanan di tempat makanan terbuka dan mudah dijangkau.

Pasang kasa halus di atas saluran pembuangan untuk mencegah lalat dewasa masuk dan bertelur. Selain itu, pastikan tempat sampah tertutup rapat dan buang kotoran hewan peliharaan setiap hari.

Simpan Makanan

Jika ada makanan sisa, sebaiknya disimpan di wadah tertutup. Apabila ada makanan yang terlalu matang atau busuk, segera buang.

Tutup Celah Masuk Lalat

Pasang kasa pada jendela dan pintu juga bisa mencegah lalat masuk rumah. Tutup celah dan retakan dinding dengan sealant.

Kontrol Kelembapan

Cara lainnya adalah mengontrol kelembapan dengan cara memperbaiki keran yang bocor. Lalu, pastikan lantai tetap kering dan ada ventilasi yang baik agar tidak lembap.

Itulah penyebab adanya lalat dan cara mengusirnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/zlf)



Sumber : www.detik.com

Jangan Injak Laba-laba di Rumah! Begini Cara Atasinya


Jakarta

Keberadaan laba-laba bisa saja membuat penghuni rumah merasa terganggu dan ingin segera membasminya. Namun jangan pernah coba untuk membasmi laba-laba dengan cara menginjaknya ya.

Menginjak atau menghancurkan laba-laba bisa membuat masalah baru di rumah seperti memicu alergi atau masalah kesehatan penghuni rumah. Hal ini diungkapkan oleh Ed Dolshun dari Catchmaster.

“Menekan laba-laba di permukaan dinding atau di lantai akan meninggalkan genangan cairan tubuh dan, tergantung dari apa yang dimakan oleh laba-laba, bakteri dari makanan terakhirnya,” katanya, dikutip dari Homes & Gardens, Rabu (29/10/2025).


Ed menambahkan, dalam beberapa kasus, jika seseorang sensitif atau memiliki alergi dan kontak langsung dengan cairan laba-laba atau bagian tubuh lainnya, bisa menyebabkan badan iritasi.

Sementara itu, ahli pengendali hama dan pendiri The Pied Piper Pest Control, Tony King, juga menyarankan untuk tidak menginjak laba-laba.

“Salah satu efek yang paling tak terduga dan tidak menyenangkan dari membunuh seekor laba-laba, terutama seperti wolf spider, adalah bisa ada puluhan bayi laba-laba di punggung seekor laba-laba betina. Ketika Anda menghancurkan mereka, bayi-bayi laba-laba akan berhamburan ke segala arah,” tuturnya.

Menurut entomolog tersertifikasi di Hawx Pest Control, Daniel Baldwin, laba-laba memiliki manfaatnya tersendiri dan bisa menjadi pengendali hama alami untuk tumbuhan. Hal itu karena laba-laba memakan serangga kecil jadi mereka bisa membantu mengurangi hama yang bisa merusak rumah.

“Laba-laba juga sangat bermanfaat di kebun, dengan senang hati memakan kutu daun, ulat, dan serangga lain yang diketahui merusak dedaunan dan bunga,” ujar Daniel Baldwin.

Cara Mengatasi Laba-laba di Rumah

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi adanya laba-laba di rumah adalah dengan mengelap permukaan benda dan membuang benda-benda yang tak digunakan.

Dilansir dari Mirror, penghuni rumah juga bisa memakai bahan dapur seperti cuka putih. Laba-laba bisa sangat sensitif karena kandungan asam asetat yang tinggi pada cuka.

Metode ini bisa dilakukan dengan cara menyemprotkan setengah air dan setengah cuka ke tempat laba-laba yang menyelinap masuk. Selain itu, cuka tidak memiliki efek yang berbahaya dan beracun sehingga aman untuk digunakan ketika penghuni rumah dalam posisi dekat hewan peliharaan.

Dilansir dari The Spruce, entomolog di Mosquito Squad Plus, Emma Grace Crumbley mengatakan untuk mencegah keberadaan laba-laba di rumah, khususnya pada beranda, sebaiknya buat area tersebut yang tidak mudah diakses untuk laba-laba. Contohnya seperti membatasi sumber makanan dan lainnya.

Selain itu masih ada beberapa cara lainnya. Berikut ini informasinya.

Hilangkan Jalur Masuk Laba-laba

Untuk mencegah laba-laba masuk ke rumah, Crumbley menyarankan untuk pastikan tidak ada lubang di bawah pintu, jendela, atau di antara struktur rumah.

Matikan Lampu Depan

Menyalakan lampu di depan rumah kerap dilakukan untuk mengindikasikan bahwa ada penghuni di dalamnya. Tapi hal ini justru bisa menarik beberapa serangga yang bisa jadi mangsa laba-laba.

“Matikan lampu depan kalau kamu tidak memerlukannya untuk mencegah menarik sumber makanan laba-laba” ujar ahli pest control dan co-owner dari Green Pest Management Matt Smith, dikutip dari The Spruce.

Kurangi Sumber Makanan Laba-laba

Cara lainnya adalah dengan mengurangi sumber makanan laba-laba. Hal itu berarti menutup tempat sampah dan menjaganya agar tetap bersih supaya lalat nggak berkeliaran, matikan lampu depan, bersihkan got, dan cek area yang tergenang air yang bisa jadi tempat berkembang biak nyamuk.

Basmi Sarang Laba-laba

Crumbley menjelaskan, untuk membangun sarang laba-laba dibutuhkan waktu dan energi. Menghilangkan sarang mereka, tentunya membuat laba-laba enggan membuat sarang di sana lagi.

Menghancurkan sarang laba-laba memberikan pesan bahwa area tersebut tidak cocok untuk mereka huni.

Itulah alasan jangan menginjak laba-laba dan cara mengatasinya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Anti Ribet! 4 Cara Basmi Lalat Kecil di Kamar Mandi Pakai Bahan Alami


Jakarta

Kalau melihat serangga berupa lalat berukuran kecil di dinding atau sudut kamar mandi, bisa jadi itu lalat limbah. Serangga ini hidup di tempat yang lembap dan banyak material organik seperti di dapur dan kamar mandi.

Dilansir dari Treehugger, Kamis (13/11/2025), lalat limbah sering muncul di wastafel yang jarang digunakan atau ada genangan air. Biasanya penghuni rumah bakal melihat lebih banyak lalat limbah saat kembali ke rumah dari liburan panjang.

Serangga ini tidak berbahaya dan tidak menggigit. Akan tetapi, kemunculannya cukup mengganggu pemandangan penghuni rumah. Bayangkan saja kalau kamar mandi diserbu banyak lalat limbah, pasti suasananya kurang nyaman.


Lalu, bagaimana cara membasmi lalat limbah? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

Cara Basmi Lalat Limbah

Inilah beberapa tips untuk menghilangkan lalat limbah pakai bahan alami.

1. Perangkap Cuka Putih

Penghuni rumah bisa membuat perangkap untuk menangkap lalat limbah. Campurkan gula, air, dan cuka putih dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk. Lalu, tambahkan 5-10 tetes sabun cuci piring.

Simpan perangkap itu di dekat lubang tempat lalat limbah bersarang semalaman. Lalat bakal tertarik untuk mendekati cairan itu dan berujung tenggelam.

2. Tuang Cuka

Campurkan ½ cangkir garam, ½ cangkir soda kue, dan 1 cangkir cuka. Lalu, tuangkan campuran tersebut ke lubang pembuangan dan biarkan semalaman. Setelah itu, bilas lubang pembuangan dengan air mendidih keesokan harinya.

3. Perangkap Cuka Apel

Selain itu, penghuni bisa bikin perangkap menggunakan cuka apel. Tuang ¼ cuka apel ke dalam gelas, lalu tutup dengan plastik.

Tusuk-tusuk plastik untuk membuat lubang dan taruh perangkap itu dekat lubang pembuangan atau wastafel. Lalat limbah akan masuk ke dalam gelas itu dan terperangkap.

4. Air Panas

Bersihkan lubang pembuangan menggunakan sikat besi. Kemudian, siram lubang itu dengan banyak air mendidih. Penghuni bisa menyiram air mendidih sebanyak 1-2 kali sehari selama seminggu.

Itulah cara alami untuk membasmi lalat limbah di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Hati-hati Tanaman Bisa Mati Gegara Kutu Putih! Begini Cara Basminya


Jakarta

Pernahkah melihat noda atau serangga putih di tanaman? Kemungkinan besar itu adalah kutu putih, serangga perusak tanaman.

Kutu putih suka meninggalkan residu putih pada tanaman. Hama ini biasanya muncul karena ada kadar nitrogen dan pertumbuhan lunak pada tanaman. Nah, kondisi itu bisa diakibatkan oleh pemberian pupuk yang terlalu banyak pada tanaman.

Serangga putih tersebut juga tertarik dengan tanaman yang memiliki banyak sari buah karena itulah sumber makanan mereka. Contoh tanaman yang banyak sarinya seperti tanaman mangga dan jeruk.


Penghuni rumah harus waspada kalau tanaman diserang kutu putih. Hama ini dapat menghambat pertumbuhan tanaman. Lebih parahnya lagi, mereka bisa mematikan tanaman dengan cara mengisap sarinya.

Sayang banget kalau tanaman kesayangan rusak karena kutu putih kan. Oleh karena itu, pemiliknya harus tahu cara membasminya.

Jika tanaman sudah terlanjur diserang kutu putih, sebaiknya segera diatasi. Temukan cara membasmi kutu putih berikut ini.

Cara Basmi Kutu Putih

Inilah langkah-langkah untuk menghilangkan kutu putih pada tanaman, dilansir dari Martha Stewart dan The Spruce.

1. Pangkas Sebagian Tanaman

Cara mudah untuk membasmi kutu putih adalah memotong bagian tanaman yang terserang. Langkah tersebut cocok buat serangan kutu putih yang tergolong berat. Dengan begitu, pemilik juga mencegah kutu putih menyebar ke bagian lain.

2. Siram Air

Jika serangan kutu putih masih terbilang ringan, siram saja tanaman dengan air. Pegang tanaman di bawah keran, dan alirkan air pada bagian yang terserang kutu.

3. Semprot Larutan Minyak Nimba

Selain itu, pemilik bisa pakai larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 teh sabun cuci piring dan larutkan ke dalam air 3,7 liter. Tempatkan cairan tersebut di dalam botol semprot.

Selanjutnya, semprotkan cairan insektisida itu ke tanaman yang terinfeksi kutu putih. Lakukan langkah ini di pagi dan sore hari. Jika belum teratasi, coba ulangi penyemprotan selama 1-2 minggu.

4. Sebarkan Serangga Predator

Cara lain bisa dengan menyebarkan serangga predator, seperti Tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Mereka dapat membasmi kutu putih, tetapi prosesnya memakan waktu cukup lama.

5. Semprot Cairan Anti Kutu Putih

Pemilik juga bisa menyemprotkan cairan anti kutu putih selama beberapa hari. Cairan ini bisa dibuat dari bawang putih, bawang bombai, dan bubuk cabai.

Blender bahan-bahan tersebut menjadi pasta lalu campurkan 1 liter air. Diamkan campuran tersebut selama satu jam, lalu saring dengan kain tipis. Tambahkan sabun cuci piring dan aduk hingga rata.

Masukkan cairan tersebut ke dalam botol semprot. Setelah menyemprot, cairan ini bisa disimpan selama seminggu di kulkas.

Itulah cara membasmi kutu putih di rumah. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/zlf)



Sumber : www.detik.com