Tag: basmi

  • Tanpa Kapur Barus, Ini Cara Alami Basmi Semut di Rumah



    Jakarta

    Keberadaan semut di rumah terkadang cukup mengganggu. Sebab, semut akan berkerumun bersama koloninya di beberapa tempat di rumah seperti dapur, sudut ruang, hingga di lantai. Walau tidak memiliki dampak yang parah, semut-semut ini pada jenis tertentu dapat menggigit kulit manusia dan menyebabkan iritasi.

    Mengusir semut pada umumnya dilakukan oleh sebagian orang menggunakan kapur barus. Benda itu memang terbukti cepat mengusir semut dalam waktu sekejap. Namun, jika tidak memiliki persediaan kapur barus, kira-kira bahan apa ya yang juga bisa membasmi semut?

    Dikutip dari situs Apartment Therapy, pada Kamis (5/6/2025), ternyata gula bisa membasmi semut. Akan tetapi, gula harus dicampur dengan soda kue agar bisa menghilangkan nyamuk.


    Mengapa ini bisa terjadi?

    Menurut Ahli Entomologi David Price, menjelaskan bahwa gula bubuk terutama memiliki daya tarik bagi semut sebagai sumber makanan karena mereka suka mencari air dan sumber energi.

    Bila gula dicampur dengan soda kue, semut tidak hanya mendapatkan asupan gula sebagai makanan, tetapi juga mendapat zat yang bernama natrium hidrogen karbonat. Natrium ini akan bereaksi dengan asam di dalam tubuh semut, lalu menyebabkan reaksi kimia yang dapat membuat rangka luar semut kering. Akhirnya, semut pun bisa mati.

    Adapun, cara yang dapat dilakukan adalah dengan mencampurkan soda kue dan gula dengan perbandingan 1:1. Gunakan hanya ¾ sendok makan dan campur keduanya di tutup toples. Letakkan tutup toples di lokasi yang strategis di mana banyak semut berkumpul. Maka, semut akan mendekat dan makan campuran tersebut.

    Sementara itu, untuk mencegah semut terutama di bagian dapur, penting untuk menjaga dapur tetap bersih dan bebas dari sisa-sisa makanan. Gunakan cuka untuk membersihkan permukaan dapur dan menggosok jejak semut.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Pertanda Ada Serangan Rayap di Rumah, Segera Basmi Pakai Cara Ini



    Jakarta

    Material kayu sering digunakan di rumah, mulai dari struktur, kusen, pintu hingga perabotan. Meski menjadi bahan andalan, kayu bisa rusak kalau diserang rayap.

    Rayap merupakan serangga pemakan kayu yang bisa ditemui di dalam rumah. Jika menemukan benda kayu dalam keadaan kopong, kemungkinan besar rayap biang keroknya.

    Serangan rayap nggak boleh dianggap sepele karena dapat merugikan penghuni rumah. Perabotan ataupun struktur rumah yang rusak gegara rayap bisa membahayakan penghuninya. Misalnya kursi kayu yang diduduki tiba-tiba ambruk karena bagian dalamnya rapuh digerogoti rayap.


    Lantas, bagaimana caranya tahu kalau rumah diserang rayap? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Rumah Diserang Rayap

    Inilah ciri-ciri rumah yang sedang diserang oleh rayap seperti yang dikutip dari Better Homes and Gardens.

    1. Jalur Tanah

    Salah satu pertanda keberadaan koloni rayap adalah adanya alur tanah di sekitar rumah. Jalur ini digunakan oleh rayap untuk berpindah dari tanah ke kayu tujuan dengan aman.

    2. Kayu Berlubang

    Ciri paling mudah ditemui penghuni adalah banyak lubang pada benda terbuat dari kayu. Kayu yang berlubang menandakan ada rayap yang menggerogoti bagian dalamnya. Kayu kopong biasanya mengeluarkan suara yang nyaring ketika dipukul.

    3. Bekas Sayap Serangga

    Selain itu, beberapa rayap akan meninggalkan jejak seperti sayap yang patah. Patahan sayap tersebut juga dijadikan sebagai tanda sarang oleh rayap.

    4. Suara Klik atau Benturan

    Apabila mendengar suara klik atau benturan di dalam tembok, berarti ada rayap yang sedang mengirimkan sinyal pada koloninya. Rayap sengaja membenturkan kepala pada kayu untuk menunjukkan jalan pada rayap lainnya.

    5. Cat Mengelupas

    Serangan rayap pada dinding jenis drywall dapat diidentifikasi dari kondisi catnya. Cat mengelupas bisa menandakan ada rayap yang melubangi tembok tersebut. Udara lembap akan masuk ke sela dalam drywall, sehingga mengakibatkan cat mengelupas.

    6. Residu Kayu

    Lalu, penghuni rumah juga bisa menemukan residu kayu berupa bola-bola berwarna cokelat. Residu tersebut biasanya disebabkan oleh rayap.

    Cara Basmi Rayap

    Setelah mengidentifikasi keberadaan rayap, penghuni bisa membasminya dengan beberapa cara berikut ini.

    1. Diatomit (Tanah Diatom)

    Penghuni rumah dapat membasmi rayap menggunakan diatomit. Bahan ini aman terhadap anak-anak dan hewan peliharaan. Caranya dengan menaburkan diatomit pada tanah atau area tempat rayap menyerang.

    2. Asam Borat

    Semprotkan asam borat langsung pada kayu yang diserang rayap. Namun, pastikan untuk mengamankan hewan peliharaan dan anak-anak dari lokasi tersebut karena zat dari asam borat sangat berbahaya bagi mereka.

    3. Insektisida

    Kemudian, insektisida juga menjadi bahan andalan untuk membasmi populasi rayap. Penghuni bisa beli sendiri insektisida atau menggunakan jasa profesional.

    Sebagai catatan, jangan menggunakan insektisida dalam jumlah yang terlalu banyak.

    4. Minyak Jeruk atau Minyak Nimba

    Terakhir, penghuni dapat mencoba mengusir rayap menggunakan minyak jeruk atau minyak nimba. Kedua bahan tersebut merupakan insektisida organik yang dapat mengatasi serangan rayap dalam skala kecil.

    Caranya dengan mencampurkan 2 gelas air, beberapa tetes sabun cuci piring, dan sekitar 9-12 tetes minyak jeruk atau minyak neem. Selanjutnya, semprotkan larutan pada lokasi yang diserang oleh rayap.

    Itulah ciri-ciri rumah yang diserang rayap dan cara membasminya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini 6 Tempat Favorit Nyamuk di Rumah, Segera Basmi!


    Jakarta

    Nyamuk adalah hama yang kerap terlihat berterbangan di dalam rumah. Serangga ini cukup mengganggu penghuni karena bisa menghisap darah sampai menimbulkan sensasi gatal pada kulit.

    Selain membuat gatal, nyamuk juga dapat membawa penyakit menular seperti demam berdarah dengue (DBD). Oleh karena itu, penghuni sebaiknya memastikan rumah bebas nyamuk.

    Nyamuk ini dapat bersembunyi di berbagai tempat di dalam rumah. Penghuni bisa coba periksa tempat-tempat yang disukai nyamuk, lalu membasminya dengan semprotan anti serangga.


    Lantas, di mana tempat favorit nyamuk untuk bersembunyi? Simak penjelasannya berikut ini.

    Tempat Persembunyian Nyamuk di Rumah

    Inilah beberapa lokasi yang paling disukai nyamuk, dirangkum dari beberapa sumber.

    1. Bagian Bawah Sudut Dinding

    Dilansir dari Best Life, berdasarkan penelitian dari jurnal PNAS Nexus menemukan menyemprot insektisida pada bagian bawah dinding dapat membasmi nyamuk. Hal ini dikarenakan adanya panas, sementara nyamuk lebih suka tinggal di tempat yang lebih dingin.

    2. Kamar Mandi

    Kamar mandi adalah tempat yang disukai nyamuk buat bersembunyi. Nyamuk tertarik dengan tempat yang ada sumber air, salah satunya kamar mandi.

    3. Dapur

    Tak hanya kamar mandi, dapur juga ruang yang ada sumber air yang disukai nyamuk. Dapur adalah tempat yang banyak genangan, terutama wastafel.

    4. Dekat Tanaman

    Tanaman hias di dalam ruangan menjadi tempat persembunyian yang menarik bagi nyamuk. Apalagi kalau tanaman terlalu banyak air dan berada di dekat jendela yang terbuka.

    Penghuni sebaiknya selalu cek bagian bawah pot apakah ada genangan air atau tidak. Lalu, periksa juga kondisi tanah terlalu berair atau tidak.

    5. Genangan Air

    Dikutip dari USA Today, seperti diketahui, nyamuk sangat menyukai genangan air. Sebab, itulah tempat nyamuk berkembang biak.

    Nah, genangan air ini bisa muncul di tanah atau lantai yang cekung. Nyamuk juga bisa memanfaatkan sisa air di bawah pot, air yang menggenang di benda yang tahan air, dan ember di rumah.

    Kalau nggak mau rumah jadi sarang nyamuk, penghuni perlu memastikan tidak ada air yang tersisa di ember atau wadah yang letaknya di luar ruangan atau ruang terbuka.

    6. Tumpukan Barang

    Kemungkinan besar setiap rumah punya area atau sudut rumah untuk menyimpan barang tak terpakai. Tempat tersebut juga jarang dibersihkan dan barang menumpuk. Ternyata area seperti ini penuh dengan barang adalah tempat yang disukai oleh nyamuk, lho.

    Itulah beberapa titik yang perlu penghuni rumah waspadai karena bisa jadi tempat persembunyian nyamuk. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kutu Putih Muncul dan Rusak Tanaman? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Merawat tanaman tidak sekadar menyiram air dan memberi pupuk, tetapi juga menjaganya dari hama. Salah satu hama yang suka muncul adalah serangga kutu putih.

    Tanaman yang terinfeksi kutu putih bisa rusak, pertumbuhannya terhambat, bahkan mati. Kutu putih merusak tanaman dengan menghisap sari inangnya, sehingga muncul residu putih pada bagian tertentu.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus segera membasmi kutu putih. Penghuni juga perlu tahu penyebab munculnya kutu putih agar bisa lebih waspada.


    Kenapa kutu putih muncul pada tanaman dan bagaimana cara membasminya? Simak penjelasannya berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.

    Penyebab Kutu Putih pada Tanaman

    Kutu putih menyerang tanaman karena tertarik dengan hal berikut ini.

    1. Banyak Sari Buah

    Tanaman yang kaya akan sari buah, misalnya pohon jeruk dan mangga, menarik bagi kutu putih. Tanaman tersebut bisa menjadi bahan makanan mereka.

    2. Kadar Nitrogen Tinggi

    Kutu putih juga muncul pada tanaman dengan kadar nitrogen tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini dapat terjadi kalau menyiram dan memberi pupuk terlalu banyak pada tanaman.

    Jika tanaman sudah terserang kutu putih, sebaiknya jauhkan dari tanaman lain. Infeksi kutu putih dapat menyebar ke tanaman terdekat.

    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Inilah cara membasmi kutu putih agar tanaman nggak rusak.

    1. Pangkas Sebagian Tanaman

    Penghuni rumah bisa memangkas bagian tanaman yang terserang kutu putih kalau infeksinya cukup berat. Lalu, buang potongan tersebut karena kutu putih dapat mengenai bagian tanaman lain.

    2. Siram Kutu Putih

    Untuk serangan kutu putih yang tergolong ringan, penghuni dapat menyiram tanaman dengan air untuk menyingkirkannya. Letakkan bagian tanaman yang terserang di bawah pancuran air keran. Pastikan menyiram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    3. Semprotkan Cairan DIY

    Selain itu, penghuni bisa membuat cairan pengusir kutu putih. Cairan tersebut dapat dibuat dari bawang bombay, bawang putih, dan bubuk cabai.

    Bahan-bahan tersebut dihaluskan dengan blender hingga konsistensinya menjadi pasta dan tambahkan air sekitar 1 liter. Kemudian, campuran didiamkan selama 1 jam. Larutan itu disaring dengan kain tipis dan ditambahkan sabun cuci piring cair, lalu diaduk rata.

    Cairan ini dapat dimasukkan ke dalam botol untuk disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih. Ulangi penyemprotan setelah beberapa hari sesuai kebutuhan. Larutan DIY (do-it-yourself) atau buatan sendiri ini bisa disimpan dalam kulkas hingga seminggu.

    4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Penghuni juga bisa menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Zat dalam minyak nimba bakal mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

    Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Semprotkan larutan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Ulangi penyemprotan cairan minyak nimba setelah 1-2 minggu jika serangan kutu putih masih berlanjut.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Kalau serangan kutu putih masih ringan, penghuni bisa memanfaatkan sejumlah serangga predator yang dapat membunuh kutu putih secara alami. Serangga tersebut antara lain tawon parasitoid (Leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri.

    Sebarkan serangga tersebut sebagai cara alternatif untuk membasmi kutu putih. Namun, proses ini membutuhkan waktu cukup lama.

    Itulah penjelasan seputar kutu putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Cara Ampuh Basmi Kutu Kasur dengan Bahan Sederhana


    Jakarta

    Kutu kasur merupakan salah satu jenis serangga yang biasa ditemukan di dalam kasur atau sofa. Kutu busuk umumnya bersembunyi di antara sela-sela atau sudut kasur.

    Ukurannya yang kecil membuat sebagian orang tidak sadar jika ada kutu kasur di tempat tidurnya. Meski kecil, tapi gigitannya bikin resah karena menimbulkan rasa gatal hingga mengganggu istirahat di malam hari.

    Kalau menemukan kutu kasur sebaiknya segera dibasmi dengan cepat. Nah, ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kutu kasur dengan bahan-bahan yang mudah didapat. Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Cara Ampuh Membasmi Kutu Kasur dengan Mudah

    Ada sejumlah cara ampuh untuk membasmi kutu kasur. Tidak harus menggunakan cairan khusus, kamu bisa menggunakan bahan-bahan sederhana yang ada di rumah.

    Dilansir situs Pest Solutions dan Healthline, Rabu (25/6/2025), berikut cara membasmi kutu kasur dengan mudah:

    1. Baking Soda

    Tips yang pertama adalah menggunakan baking soda. Untuk cara pakainya adalah dengan menaburkan baking soda ke sela-sela atau sudut kasur dan sofa, setelah itu diamkan selama seminggu. Langkah ini dilakukan agar kutu kasur benar-benar mati akibat efek dari soda kue.

    Jika sudah, sedot sisa-sisa baking soda dan kutu kasur yang sudah mati dengan vacuum cleaner. Setelah itu, cek lagi apakah masih ada kutu kasur yang tertinggal atau tidak.

    2. Tea Tree Oil

    Tea tree oil atau minyak pohon teh dipercaya efektif untuk membasmi kutu kasur yang membandel. Minyak atsiri ini mengandung khasiat antiparasit, sehingga dapat digunakan sebagai insektisida alami untuk membasmi kutu, bakteri, virus, hingga jamur.

    Cara penggunaannya adalah dengan mencampur dua sendok teh tea tree oil ke dalam wadah yang berisi 50 ml air, lalu tuangkan ke botol semprot. Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan tersebut ke lipatan atau sudut kasur yang terdapat kutu busuk.

    3. Serai

    Cara berikutnya adalah menggunakan serai. Kandungan senyawa dalam serai tak hanya dapat mengusir kutu busuk, tapi juga membunuhnya dengan meningkatkan kondisi asam di dalam tubuh serangga itu.

    Kamu bisa memanfaatkan serai dengan cara memotongnya menjadi bagian-bagian kecil, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot dan campur dengan air secukupnya. Sebelum digunakan, pastikan dikocok terlebih dahulu agar efektif membasmi kutu kasur.

    4. Cuka

    Cuka memiliki sifat asam yang dapat membunuh kutu kasur secara efektif. Kamu bisa mencampur cuka putih dengan air, lalu dituang ke dalam botol semprot. Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan cuka ke kasur atau sofa yang terdapat kutu busuk.

    Meski begitu, cairan cuka tidak dapat membunuh telur kutu yang bersarang, tetapi sudah efektif untuk membasmi kutu busuk dewasa.

    5. Teknik Uap

    Kamu juga dapat membasmi kutu kasur di rumah dengan teknik uap. Perlu diketahui, kutu kasur tidak tahan terhadap suhu tinggi dan akhirnya mereka akan mati.

    Penggunaan pembersih uap bisa membasmi kutu kasur sekaligus telurnya. Namun, pastikan suhu uap berada di atas 49 derajat Celcius agar efektif membunuh kutu busuk.

    Setelah itu, bersihkan kutu kasur yang tersisa dengan vacuum cleaner. Lalu ganti seprai dengan yang baru agar tidak ada lagi sisa-sisa kutu busuk yang menempel.

    6. Lemon

    Selain menyegarkan tubuh, lemon ternyata juga dapat dimanfaatkan untuk membasmi kutu kasur. Caranya adalah dengan membuat larutan lemon yang dicampur dengan air, kemudian tuang ke dalam botol semprot.

    Agar efektif membasmi serangga kecil tersebut, pastikan larutan dikocok terlebih dahulu. Kemudian semprot pada area yang jadi tempat sembunyi kutu busuk, terutama di sudut-sudut sofa atau tempat tidur.

    Itulah enam cara ampuh membasmi kutu kasur dengan bahan sederhana di rumah. Semoga membantu detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Anggap Sepele, Ini 6 Tanda Ada Kutu Busuk di Rumah


    Jakarta

    Kutu busuk merupakan salah satu serangga yang sering ditemukan di rumah. Biasanya, kutu busuk ditemukan di sela-sela dan sudut kasur atau sofa.

    Ukurannya yang kecil membuat banyak penghuni rumah yang tidak sadar kalau ada kutu busuk. Padahal, kehadiran serangga ini dapat mengganggu manusia karena gigitannya bikin gatal-gatal.

    Sebagai pemilik rumah, detikers wajib mengetahui tanda-tanda jika ada sarang kutu busuk. Selain itu, penting juga untuk mengetahui ciri-ciri kutu busuk agar tidak bisa dibasmi secara tepat.


    Ingin tahu tanda-tanda kutu busuk berkembang biak di rumah? Simak pembahasannya dalam artikel ini.

    Ciri-ciri Kutu Busuk

    Dikutip dari WebMD, Rabu (25/6/2025), kutu busuk dewasa memiliki warna cokelat kemerahan, tidak memiliki sayap, dan ukurannya hampir sama dengan biji apel. Sedangkan anak kutu busuk berbentuk lebih kecil dan berwarna bening atau kekuningan.

    Perlu diketahui, kutu busuk tidak membuat sarang seperti semut atau lebah melainkan cenderung hidup berkelompok di tempat persembunyian. Serangga ini juga tidak terbang, tapi dapat bergerak cepat di atas lantai, dinding, dan langit-langit.

    Tanda-tanda Ada Kutu Busuk di Rumah

    Setelah mengetahui ciri-ciri kutu busuk, cobalah lakukan pengecekan di sekeliling rumah. Apakah kamu melihat ada pergerakan dari serangga kecil tersebut?

    Jika tidak, maka kamu perlu mengetahui juga tanda-tanda adanya kutu busuk di rumah. Dilansir dari Sleep Foundation, berikut tanda-tanda ada kutu busuk di rumah:

    1. Muncul Noda Darah

    Tanda yang pertama adalah munculnya noda darah di atas kasur, sofa, atau karpet. Noda darah berbentuk titik-titik itu diyakini merupakan bekas kutu busuk.

    Sebab, kutu busuk menyukai manusia dan cenderung tinggal di tempat yang banyak dihuni orang-orang. Lalu serangga ini juga dapat menghisap darah layaknya nyamuk.

    Maka dari itu, munculnya noda darah di kasur, karpet, atau sofa mungkin disebabkan karena kutu busuk yang tidak sengaja terinjak.

    2. Menemukan Telur Kutu Busuk

    Jika kamu menemukan ada sebuah telur berbentuk oval dan berwarna putih di sudut-sudut kasur atau sofa, maka bisa jadi hal tersebut merupakan telur kutu busuk. Ukurannya yang kecil dan samar-samar terkadang cukup sulit untuk dikenal, sehingga detikers perlu melihatnya secara teliti.

    3. Muncul Bekas Kotoran

    Kamu juga bisa mendeteksi adanya kutu busuk di rumah dengan cara mengecek adanya bintik-bintik hitam atau cokelat di kasur, sofa, atau karpet. Bintik tersebut diyakini merupakan kotoran kutu busuk.

    4. Kasur Berbau Apak

    Jika kasur tercium aroma bau apak yang bikin tidak nyaman, hal itu bisa disebabkan karena adanya kutu busuk. Tidak hanya di kasur, bau apak ini bisa menyebar ke hampir seluruh tempat tidur. Cobalah cek sela-sela atau sudut tempat tidur kamu untuk memastikan apakah ada kutu busuk atau tidak.

    5. Kulit Bekas Kutu Busuk

    Kutu busuk merupakan serangga yang juga berganti kulit. Sisa kulitnya terkadang ditinggalkan di berbagai tempat, salah satunya di kasur. Apabila kamu menemukan kulit tembus pandang dan berlubang di sepanjang jahitan kasur atau sudut sofa, itu pertanda kalau kutu busuk berkembang biak di tempat tersebut.

    6. Kulit Gatal-gatal

    Tanda-tanda yang terakhir adalah muncul bercak merah dan terasa gatal di kulit setelah tidur di kasur atau duduk di sofa. Apabila kamu mengalami gejala tersebut, maka bisa dipastikan ada kutu busuk yang hidup di sana. Sebab, kutu busuk akan menggigit manusia untuk menyedot darah

    Demikian enam tanda-tanda ada kutu busuk di rumah. Jika mendapati tanda-tanda di atas, sebaiknya segera cek dan basmi kutu busuk agar tidak berkembang biak lebih banyak.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Basmi Sarang Laba-laba dengan Mudah


    Jakarta

    Laba-laba merupakan salah satu hewan yang kerap muncul di dalam rumah. Biasanya, kemunculan laba-laba disertai juga dengan sarangnya yang kerap muncul di sudut dinding, lemari, atau loteng.

    Kehadiran sarang laba-laba dapat menandakan satu hal, yakni rumah yang dihuni jarang dibersihkan. Apalagi jika kamu menemukan telur laba-laba yang berwarna putih, itu tandanya hewan tersebut telah berkembang biak di dalam rumah.

    Jika terdapat sejumlah sarang laba-laba di rumah, jangan khawatir dulu. Sebab, ada beberapa cara ampuh untuk membasmi sarangnya. Bagaimana caranya? Simak dalam artikel ini.


    Area yang Sering Ditemukan Sarang Laba-laba

    Dikutip dari The Spruce, Senin (30/6/2025), laba-laba umumnya membuat sarang di area yang gelap, terpencil, dan sempit. Selain itu, laba-laba juga sering membuat sarang di beberapa lokasi lain, seperti:

    • Belakang dan bawah lemari
    • Langit-langit atau atap rumah
    • Kusen jendela
    • Celah pintu
    • Ventilasi udara
    • Furnitur yang sudah lama tidak terpakai.

    Tips Membasmi Sarang Laba-laba dengan Mudah

    Ada beberapa tips ampuh untuk membasmi sarang laba-laba di rumah dengan alat sederhana. Penasaran? Simak sejumlah tipsnya di bawah ini:

    1. Pakai Sarung Tangan

    Langkah yang pertama adalah wajib memakai sarung tangan dan lakukan secara perlahan, terutama saat membasmi sarang yang berisi telur laba-laba. Meski terlihat tidak bergerak, tapi bisa saja kantung tersebut berisi anak laba-laba yang belum menetas.

    2. Gunakan Tongkat atau Obeng

    Untuk menyingkirkan sarang laba-laba, kamu bisa menggunakan tongkat bekas atau obeng. Lakukan secara perlahan agar memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba yang tersisa.

    “Cukup dengan menggunakan tongkat atau obeng, lalu kamu dapat mengikis sarangnya dan buang ke tempat sampah,” kata pengendali hama Green Pest Management, Matt Smith.

    3. Penyedot Debu

    Penyedot debut atau vacuum cleaner bisa menjadi pilihan terbaik untuk membasmi sarang laba-laba di rumah. Sebelum melakukannya, pastikan wadah penyedot debu dalam kondisi kosong.

    Jika seluruh sarang sudah tersedot, segera buang ke dalam tempat sampah. Jika menemukan ada telur laba-laba, pisahkan dan masukkan ke dalam kantong plastik secara rapat, lalu buang keluar.

    4. Bersihkan Area Bekas Sarang Laba-laba

    Setelah memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, tahap berikutnya adalah membersihkannya dengan cairan disinfektan atau sabun. Langkah ini dilakukan guna menghilangkan sisa sutra atau zat atraktan, sehingga mencegah laba-laba kembali bersarang di tempat yang sama.

    5. Cek Kembali Sudut-sudut Rumah

    Untuk memastikan tidak ada lagi sarang laba-laba, lakukan pemeriksaan di setiap sudut, celah, atau area yang terdapat tumpukan barang. Tempat tersebut kerap dipilih laba-laba untuk membuat sarang yang nyaman.

    Demikian lima cara ampuh membasmi sarang laba-laba di rumah dengan dengan mudah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Banyak Bubuk Kayu di Sekitar Perabotan? Bisa Jadi Ulah Kumbang Satu Ini


    Jakarta

    Salah satu risiko jika memiliki perabotan dari kayu adalah rawan serangan serangga. Namun, serangga itu bukan hanya rayap, melainkan ada hewan kecil bernama kumbang bubuk kayu yang juga mengincar kayu.

    Kumbang bubuk kayu ini merupakan sebutan umum bagi serangga yang termasuk bagian dari tiga famili kumbang, yaitu Lyctidae, Bostrichidae, dan Anobiidae. Kumbang ini sama seperti rayap dapat menghasilkan kotoran halus seperti tepung. Bentuknya kecil dengan badan yang panjang dan ramping mirip dengan kecoa.

    Dilansir dari Michigan State University Plant & Pest Diagnostics dalam artikel berjudul Powderpost beetles, disebutkan bahwa serangga ini kerap memakan bagian dalam kayu secara berulang. Aktivitas kumbang bubuk kayu ini juga menyebabkan lubang pada kayu. Jenis kayu yang mereka sukai adalah kayu keras dan lunak, tergantung pada jenisnya. namun ada juga yang memakan kayu lunak bahkan keduanya.


    Cara Cegah dan Basmi Kumbang Bubuk Kayu

    1. Beri Lapisan Kayu

    Perabotan kayu biasanya telah diberikan satu lapisan dari cat pelindung agar tidak diserang oleh serangga seperti kumbang bubuk kayu. Untuk perabotan yang memiliki laci seperti meja dan lemari, bagian dalamnya juga bisa dilapisi dengan cat tersebut.

    2. Jaga Kelembapan Kayu

    Kayu juga rentan terhadap kelembapan bukan hanya beton sehingga sebaiknya perabotan kayu berada di lingkungan yang kering. Untuk tingkat kelembapan yang disarankan, yaitu berada di bawah 20 persen. Dengan begitu, pemilik perabotan tersebut tidak perlu khawatir serangan rayap atau kumbang bubuk kayu.

    3. Pakai Insektisida

    Cara lainnya adalah memakai insektisida untuk membasmi kumbang bubuk kayu agar tidak kembali lagi. Dilansir dari Department of Entomology University of Kentucky dalam artikel berjudul Powderpost Beetles, borat yang terkandung dalam insektisida bisa membunuh kumbang yang telah menggerogitu kayu atau yang berada di sekitar kayu. Kedalaman penetrasi borat tergantung pada kadar air kayu, semakin lembap kayu semakin dalam borat akan menembus.

    Agar borat dapat menembus permukaan kayu, sebaiknya penyemprotan insektisida dilakukan sebelum finishing. Sebab, cairan tersebut tidak akan menembus cat maupun pelapis anti-air lainnya. Insektisida ini biasanya digunakan untuk mencegah kumbang bubuk kayu famili anobiidae yang memakan kusen, tiang, dan elemen struktural bangunan lainnya.

    4. Buang Kayu yang Sudah Digerogoti

    Cara terakhir agar kumbang bubuk kayu tidak mengincar perabotan yang lain menurut The Spruce adalah dengan membuang perabotan tersebut. Ganti dengan perabotan kayu yang sudah dilapisi dengan cat anti rayap agar kejadian yang sama tidak terjadi lagi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Diserbu Kaki Seribu saat Musim Hujan, Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Pernahkah menemukan kaki seribu di dalam rumah? Hewan melata ini memang kerap muncul di dalam rumah terutama ketika musim hujan.

    Penghuni rumah perlu khawatir kalau menemukan kaki seribu karena hewan ini tidak berbahaya. Namun, sebagian orang mungkin merasa geli akan kaki seribu.

    Dikutip dari Southern Living, kaki seribu biasanya tinggal di bawah tanah. Mereka menyukai tempat yang lembap dan gelap. Kaki seribu juga tertarik pada tumpukan daun kering, mulsa, hamparan bunga, dan batu di sekitar rumah.


    Lantas, kenapa kaki seribu sampai masuk rumah ya? Temukan penyebab dan cara mengatasi serbuan kaki seribu berikut ini.

    Penyebab Kaki Seribu Masuk Rumah

    Kaki seribu tertarik pada tempat yang sejuk dan lembap. Namun, mereka bisa berpindah untuk mencari kondisi hidup yang lebih baik ketika lingkungan panas dan kering.

    Jika kondisi lingkungan menjadi terlalu basah karena hujan lebat, mereka akan mencari tempat berteduh di dalam ruangan. Kaki seribu menyukai ruang sempit, dingin, gelap, dan lembap.

    Cara Cegah Kaki Seribu Masuk Rumah

    Kalau nggak mau kaki seribu masuk rumah, berikut beberapa cara mencegahnya.

    1. Tutup Celah di Rumah

    Kaki seribu bisa masuk rumah melalui celah, retakan, atau bukaan pada pintu dan jendela. Cegah mereka masuk rumah dengan menutup celah-celah di rumah. Tutup semua retakan pada dinding fondasi.

    2. Hilangkan Kelembapan

    Kemudian, periksa fondasi dan ruangan di rumah. Singkirkan apa pun yang dapat menyebabkan kelembapan. Lalu, bersihkan tempat persembunyian kaki seribu misalnya membuang tanaman mati, tumpukan daun, batu, atau mulsa.

    3. Hilangkan Genangan Air

    Selanjutnya, periksa genangan air yang tidak mengalir di sekitar fondasi rumah. Sebab, genangan air dapat menarik perhatian kaki seribu.

    Lalu, segera perbaiki pipa atau keran yang bocor di dalam rumah. Pasang pelindung percikan, saluran pembuangan, atau pipa untuk mencegah air terkumpul di sekitar fondasi.

    Cara Basmi Kaki Seribu

    Kalau rumah sudah terlanjur diserbu kaki seribu, penghuni bisa membasminya dengan cara berikut ini.

    1. Buang Kaki Seribu

    Tentunya cara paling mudah untuk membasmi kaki seribu adalah mengangkat dan membuangnya. Penghuni bisa menggunakan alat bantu seperti penyedot debu. Kaki seribu biasanya meringkuk dan mati setelah beberapa hari di dalam rumah yang kering.

    2. Cairan Pengusir Kaki Seribu

    Selain itu, penghuni dapat menggunakan cairan atau butiran insektisida di sekitar fondasi dan dinding luar rumah. Hal ini untuk mencegah serangga masuk ke dalam rumah.

    Kalau mau alternatif bahan alami, penghuni bisa memakai minyak esensial dan cabai rawit. Taburkan atau semprotkan bahan alami tersebut di area yang bermasalah.

    Itulah penyebab kaki seribu masuk rumah dan cara mengatasinya. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada Curut di Rumah! Ini 7 Cara Ampuh Mengusirnya


    Jakarta

    Curut adalah hewan mirip tikus yang mempunyai hidung mancung. Hewan kecil ini bisa muncul di sekitar rumah, seperti pekarangan, dapur, atau tempat penyimpanan makanan.

    Penghuni rumah patut waspada dengan kehadiran curut. Sebab, kotoran curut dapat mengandung sumber penyakit yang mengancam kesehatan penghuni rumah.

    Jika menemukan curut, segera basmi agar rumah tetap bersih dan sehat. Berikut ini cara mengatasi curut di rumah.


    Cara Basmi Curut di Rumah

    Inilah cara membasmi curut di rumah menurut situs Do My OWN, Madsenpest, penjualan properti, dan perusahaan pengendalian hama.

    1. Gunakan Bawang Putih

    Penghuni rumah bisa mengusir curut menggunakan bahan alami seperti bawang putih. Aroma bawang putih membuat curut enggan mendekati rumah.

    2. Gunakan Minyak Esensial

    Selain itu, gunakan minyak esensial misalnya peppermint untuk mengusir curut. Gunakan kapas yang sudah ditetesi minyak esensial untuk mengoleskan pada beberapa area yang sering dilewati curut.

    3. Pasang Perangkap Jepit Tikus

    Pasang perangkap tikus untuk menangkap curut. Namun, curut tidak mudah terpikat perangkap yang tertutup.

    Sebaiknya gunakan perangkap jepit tikus yang diberi potongan daging atau ikan. Lalu, taruh perangkap di tempat yang terdapat curut.

    4. Pasang Perangkap Lem Tikus

    Kemudian, penghuni juga bisa menggunakan perangkap berupa lem tikus untuk menangkap curut. Cara ini terbilang aman karena tidak mengandung racun atau bau.

    5. Jangan Tinggalkan Makanan Peliharaan

    Makanan peliharaan dapat memancing curut dan serangga. Jangan tinggalkan makanan hewan di luar ruangan. Segera bersihkan setelah hewan peliharaan selesai makan.

    6. Bersihkan Halaman

    Bersihkan halaman rumah dengan membersihkan genangan air dan menutup rapat tempat sampah. Cara ini membantu mengendalikan aktivitas serangga yang disukai curut.

    7. Tutup Celah Masuk

    Terakhir, tutup dan perbaiki celah atau lubang di sekitar rumah. Curut dapat masuk ke rumah melalui celah kecil di dinding atau lantai.

    Itulah tips membasmi tikus di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com