Tag: basmi

  • Cara Mencegah Lebah Bersarang di Dalam Rumah


    Jakarta

    Lebah adalah serangga bersayap yang terkadang bisa masuk dan bersarang di area rumah. Kehadiran serangga ini suka bikin penghuni takut karena khawatir bakal disengat.

    Penghuni bisa melakukan pencegahan agar lebah tidak masuk dan bersarang. Sebab, lebih baik mencegah daripada menghadapi kumpulan lebah yang sudah bersarang di rumah.

    Bagaimana cara mencegah sarang lebah di dalam rumah? Simak penjelasannya berikut ini dihimpun dari laman Invasive Species Council, Southeast Bee Removal, University of Florida, Bee Aware, dan Picture Insect.


    Cara Cegah Lebah Bersarang di Rumah

    Inilah beberapa tips untuk mencegah lebah masuk dan bersarang di dalam rumah.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Cara sederhana untuk mencegah lebah masuk rumah adalah menutup pintu dan jendela. Lebah akan mencari tempat yang gelap dan hangat untuk bersarang, termasuk ke dalam rumah.

    Selain itu, penghuni bisa menggunakan jaring atau kawat untuk menutup ventilasi yang mungkin menjadi akses masuk lebah. Pastikan semua celah dan retakan tertutup untuk mengurangi kemungkinan lebah masuk rumah.

    2. Bersihkan Area Sekitar Rumah

    Bersihkan area sekitar rumah untuk mengurangi tempat persembunyian lebah. Misalnya barang-barang tidak terpakai seperti alat berkebun atau perabotan tua.

    Barang-barang itu bisa menjadi tempat persembunyian menarik bagi lebah. Pastikan untuk rutin membersihkan halaman dan menghilangkan barang yang tidak digunakan.

    3. Basmi Sarang yang Sudah Ada

    Segera basmi sarang lebah kalau menemukannya di sekitar rumah. Sarang lebah bisa mengeluarkan feromon yang menarik lebah lainnya. Bersihkan semua bagian sarang sampai tidak tersisa untuk menghindari kedatangan lebah baru.

    Penghuni harus berhati-hati saat memusnahkan sarang lebah. Jika sarang berada di tempat yang sulit dijangkau, sebaiknya panggil layanan profesional untuk menghindari risiko tersengat.

    4. Menanam Tanaman Pengusir Lebah

    Beberapa jenis tanaman bisa membantu mengusir lebah, seperti tanaman mint, eucalyptus, citronella. Penghuni bisa menanam tanaman tersebut di sekitar rumah agar lebah tidak nyaman di lingkungan itu.

    Kalau ingin memiliki bunga berwarna-warni di kebun, pilihlah jenis bunga yang tidak menarik bagi lebah, seperti bunga berbentuk terompet. Cara ini membantu menjaga keindahan taman tanpa menarik perhatian lebah.

    5. Gunakan Pengusir Alami

    Terakhir, gunakan bahan alami seperti minyak esensial untuk mengusir lebah. Coba campurkan minyak pepermin atau lemon dengan air, lalu semprotkan ke area yang sering dikunjungi lebah. Aroma kuat dari minyak esensial membuat lebah enggan mendekati rumah.

    Selain itu, sebarkan bubuk kayu manis di sekitar sarang lebah. Aroma kayu manis dapat memicu lebah untuk berpindah ke tempat lain dan tidak kembali ke sarangnya.

    Itulah cara untuk mencegah lebah bersarang di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Mudah Basmi Kutu Putih yang Suka Rusak Tanaman, Bisa Disiram Air



    Jakarta

    Pernahkah melihat serangga mungil berwarna putih pada tanaman? Serangga itu merupakan hama yang disebut kutu putih.

    Kutu putih dapat merusak, menghambat pertumbuhan, bahkan mematikan tanaman. Mereka merusak tanaman dengan cara menghisap sari inangnya. Hal itu memunculkan residu putih pada bagian tertentu.

    Penghuni rumah perlu waspada dengan serangan kutu putih. Simak cara membasmi dan penyebab serangan kutu putih berikut ini, dikutip dari The Spruce dan Martha Stewart.


    Cara Basmi Kutu Putih pada Tanaman

    Inilah tips mudah untuk membasmi kutu putih pada tanaman.

    1. Siram Kutu Putih

    Serangan kutu putih yang tergolong ringan dapat diatasi menggunakan air. Letakkan bagian tanaman yang terserang kutu putih di bawah pancuran air keran. Siram bagian atas dan bawah tanaman atau daun yang terinfeksi.

    2. Pangkas Sebagian Tanaman

    Jika infeksi kutu putih cukup berat, penghuni rumah dapat memotong bagian tanaman yang terserang. Kemudian, potong bagian tersebut agar tidak terkena bagian tanaman lain.

    3. Semprotkan Cairan Anti Kutu Putih

    Penghuni juga bisa membuat cairan anti kutu putih dari bawang bombai, bawang putih, dan bubuk cabai. Cairan tersebut dapat disemprotkan ke bagian tanaman yang terserang kutu putih selama beberapa hari.

    Cara buatnya dengan menghaluskan bahan-bahan dengan blender hingga teksturnya menjadi pasta, lalu tambahkan air sekitar 1 liter. Diamkan campuran itu selama satu jam, lalu saring menggunakan kain tipis. Lalu, tambahkan sabun cuci piring cair dan aduk hingga rata.

    Terakhir, masukan cairan ke dalam botol semprot agar siap pakai. Cairan ini bisa disimpan di kulkas dan bertahan selama seminggu.

    4. Semprotkan Larutan Minyak Nimba

    Selain itu, penghuni dapat menyemprotkan larutan minyak nimba sebagai insektisida organik. Minyak ini mengandung zat yang mempengaruhi kemampuan makan, pertumbuhan, dan perkembangan kutu putih.

    Campurkan 1-2 sdm minyak nimba dengan 1-2 sdt sabun cuci piring dan 3,7 liter air. Campuran diaduk rata dan dimasukkan ke dalam botol semprot.

    Semprotkan cairan tersebut ke tanaman yang terinfeksi kutu putih pada pagi dan sore hari. Jika serangan kutu putih tak usai, ulangi penyemprotan 1-2 minggu kemudian.

    5. Sebarkan Serangga Predator

    Ada serangga predator yang dapat membunuh kutu putih. Penghuni dapat mengatasi serangan kutu putih ringan dengan tawon parasitoid (leptomastix dactylopii) dan kumbang Cryptolaemus montrouzieri. Namun, proses ini membutuhkan waktu yang cukup lama.

    Penyebab Serangan Kutu Putih

    Tak hanya membasmi, penghuni perlu tau penyebab serangan kutu putih. Serangga ini sebenarnya tertarik pada tanaman dengan ciri berikut ini.

    1. Kadar Nitrogen Tinggi

    Kutu putih suka muncul pada tanaman yang memiliki kadar nitrogen yang tinggi dan pertumbuhannya lunak. Hal ini bisa terjadi kalau penghuni menyiram dan memberi terlalu banyak pupuk pada tanaman.

    2. Banyak Sari Buah

    Selain itu, serangga putih itu juga menyukai tanaman yang kaya akan sari buah, seperti pohon mangga dan jeruk. Sebab, sari buah merupakan makanan kutu putih.

    Itulah informasi seputar kutu putih yang suka merusak tanaman. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Dinding Rumah Bau Apek karena Kelembapan? Ini Cara Mengatasinya



    Jakarta

    Pernah mencium bau apek dari dinding rumah saat baru pulang dari liburan panjang atau rumah lama tak ditinggali? Waspada, bau tersebut bisa jadi tanda adanya kelembapan yang memicu pertumbuhan jamur.

    Bau apek memang umum terjadi di rumah yang lama tidak dihuni. Hal ini disebabkan oleh sirkulasi udara yang buruk, membuat ruangan menjadi lembap dan pengap. Kondisi seperti ini sangat disukai jamur, dan saat mereka berkembang biak, spora yang dilepaskan menimbulkan aroma khas yang tidak sedap.

    Menurut situs The Spruce, jamur biasanya tumbuh di area seperti pojok ruangan, plafon, kamar mandi, perabotan, hingga dinding rumah. Tak hanya mengganggu kenyamanan, spora jamur juga bisa berdampak buruk bagi kesehatan. Gejalanya bisa berupa mata gatal, bersin, ruam kulit, atau hidung tersumbat jika terpapar terlalu lama.


    Selain jamur, tumpukan debu yang tidak dibersihkan juga bisa memicu bau apek. Oleh karena itu, penting untuk segera melakukan pembersihan menyeluruh saat rumah mulai tercium bau tak sedap.

    Berikut ini beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi bau apek karena kelembapan, terutama di dinding rumah:

    1. Buka Semua Ventilasi

    Langkah pertama, buka semua jendela, pintu, dan ventilasi rumah agar udara segar masuk dan mendorong udara lembap keluar. Hindari menyalakan AC karena hal ini akan menutup sirkulasi udara. Jika ada, gunakan kipas angin atau dehumidifier untuk membantu menurunkan tingkat kelembapan.

    2. Bersihkan Debu secara Menyeluruh

    Debu yang menumpuk juga bisa memicu bau tak sedap. Gunakan vacuum cleaner untuk menjangkau sudut-sudut yang sulit dibersihkan. Lakukan pembersihan dalam kondisi rumah tetap terbuka agar debu dan udara kotor bisa langsung keluar.

    3. Basmi Jamur dari Dinding

    Jamur yang menempel di dinding bisa dibersihkan dengan campuran air hangat, sabun cuci piring, dan pemutih klorin. Jika ingin alternatif alami, cuka juga cukup ampuh. Oleskan cuka ke permukaan yang berjamur, diamkan sejenak, lalu bilas dengan air hangat. Lakukan dengan hati-hati agar tidak merusak lapisan dinding atau perabotan.

    “Jika kamu menemukan jamur di rumah, pastikan bahan seperti wallpaper atau furnitur bisa dicuci. Coba dulu di satu titik kecil sebelum membersihkan seluruh permukaan. Gunakan cuka secara perlahan, jangan menggosok terlalu kuat,” ujar James Mellan-Matulewicz, Creative Director Bobbi Beck, dikutip dari Homes & Gardens.

    Dengan langkah-langkah tersebut, bau apek di dinding rumah akibat kelembapan bisa diatasi. Jangan tunda membersihkannya, karena semakin lama dibiarkan, semakin besar risiko jamur menyebar dan mengganggu kesehatan penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Alasan Kenapa Tikus Wajib Diusir dari Rumah!


    Jakarta

    Tikus merupakan salah satu hama yang kerap mengganggu manusia. Terkadang, hewan ini kerap bersarang di dalam rumah dan menimbulkan sejumlah masalah.

    Salah satu dampak paling terasa jika tikus bersarang di rumah adalah menggerogoti sisa makanan di atas meja. Padahal, makanan itu masih bisa dikonsumsi.

    Selain itu, masih ada lagi sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah. Apa saja? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Dampak Tikus Bersarang di Rumah

    Tikus memang bukan hewan berbahaya seperti ular. Meski begitu, kehadiran tikus di rumah sangat mengganggu kenyamanan dan kebersihan. Berikut sejumlah dampak yang ditimbulkan jika tikus bersarang di rumah:

    1. Kerusakan Listrik

    Dilansir situs ECPC Service, tikus memiliki kebiasaan menggigit kabel listrik. Hal tersebut sangat berbahaya karena bisa memicu korsleting listrik dan berpotensi menyebabkan rumah kebakaran.

    2. Merusak Perabotan

    Selain menggigit kabel, tikus juga kerap menggerogoti kayu. Jika kamu memiliki banyak perabotan kayu di rumah maka sebaiknya waspada karena bisa jadi furnitur kesayanganmu rusak gara-gara digigit tikus.

    3. Menyebarkan Kutu dan Tungau

    Tikus termasuk hewan kotor dan jorok karena hidup di saluran air, kamar mandi, dan tempat sampah. Jika tikus masuk dan bersarang di dalam rumah dikhawatirkan dapat menyebarkan kutu dan tungau. Para penghuni bisa mengalami gatal-gatal karena terkena serangga tersebut.

    4. Menyebarkan Penyakit

    Salah satu dampak paling bahaya dari kehadiran tikus di rumah adalah dapat menyebarkan penyakit. Dikutip dari WebMD, tikus dapat menyebarkan penyakit seperti leptospirosis (infeksi bakteri), koriomeningitis limfositik, dan tifus. Manusia dapat terpapar penyakit tersebut lewat kotoran, air liur, dan air seni tikus.

    5. Muncul Bau Tak Sedap

    Muncul sarang tikus di rumah juga dapat menimbulkan aroma tak sedap ke seluruh ruangan. Bau tersebut bisa berasal dari kotoran dan air seni tikus. Apalagi jika ditemukan ada tikus yang mati di loteng atau sudut rumah, tentu aroma bangkainya sungguh sangat menyengat dan mengganggu penghuni rumah.

    Cara Basmi Tikus di Rumah

    Jika mengetahui ada tikus yang bersarang di rumah, sebaiknya segera dibasmi agar tikus tidak terus berkembang biak. Berikut cara basminya:

    1. Pasang Perangkap Tikus

    Cara yang pertama adalah dengan memasang perangkap tikus. Namun, kamu harus mencari tahu letak sarangnya di dalam rumah. Setelah itu, barulah pasang perangkap tikus yang efektif, seperti lem tikus. Agar terpancing, kamu bisa memasang umpan yang memiliki aroma menyengat.

    2. Semprotkan Cairan Pembasmi Tikus

    Kamu bisa menyemprotkan cairan pembasmi tikus ke sarang atau area yang kerap dilaluinya. Namun, hati-hati dalam menggunakan cairan tersebut karena dapat membahayakan kesehatan. Pastikan kamu menggunakan sarung tangan dan masker agar baunya tidak terhirup.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu kasih jawaban. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Cara Ampuh Basmi Kecoak yang Masuk Lewat Saluran Air


    Jakarta

    Kamar mandi sering kali jadi tempat favorit kecoak untuk bersarang. Apalagi saat malam hari, serangga ini kerap muncul lewat saluran air dan bikin penghuni rumah merinding. Nggak cuma bikin jijik, kecoak juga bisa menyebarkan kuman dan penyakit.

    Kalau kamu sering melihat kecoak lewat saluran air di kamar mandi, sebaiknya segera lakukan tindakan. Mengutip The Pest Informer dan sumber lainnya, berikut cara ampuh yang layak dicoba.

    1. Baking Soda dan Cuka

    Campuran baking soda dan cuka bisa jadi senjata ampuh untuk membasmi kecoak. Cukup campur dua sendok makan baking soda dengan sedikit cuka hingga berbusa, lalu tuang ke saluran air kamar mandi. Campuran ini juga bisa bantu membersihkan saluran yang mampet.


    2. Asam Borat, Gula, dan Tepung

    Campuran ini bisa menarik kecoak keluar dari sarangnya sekaligus membunuhnya. Caranya, campur bubuk asam borat dengan sedikit gula dan tepung, lalu taburkan di sekitar area yang sering dilewati kecoak.

    3. Air Mendidih

    Cara paling simpel: tuang air panas ke dalam saluran air kamar mandi. Kecoa akan langsung mati jika terkena suhu tinggi.

    4. Daun Salam

    Tumbuk daun salam hingga halus, lalu taburkan di sudut-sudut kamar mandi. Alternatif lain, rebus daun salam dan semprotkan air rebusannya ke area yang sering dilewati kecoak. Aroma khasnya bisa bikin kecoak kabur.

    5. Ampas Kopi

    Ampas kopi yang mengandung asam bisa membuat kecoak enggan mendekat. Taburkan ampas kopi di sudut kamar mandi atau dekat saluran air. Tapi ingat, ini hanya mengusir, bukan membunuh kecoak.

    6. Minyak Peppermint

    Minyak peppermint punya aroma menyengat yang nggak disukai kecoak. Campurkan dengan air garam dan semprotkan ke sudut kamar mandi. Selain efektif, cara ini juga bikin kamar mandi lebih harum.

    7. Cairan Pemutih

    Campur sedikit cairan pemutih dengan air, lalu semprotkan ke area yang jadi sarang kecoak. Tapi jangan terlalu sering, karena bisa merusak pipa atau saluran air.

    8. Bawang Putih

    Geprek beberapa siung bawang putih dan letakkan di dekat saluran air kamar mandi. Meski nggak membunuh, baunya bisa mencegah kecoak masuk lagi.

    Cegah Kecoa Datang Lagi

    Sudah dibasmi tapi masih sering muncul? Coba lakukan pencegahan berikut:

    • Tutup saluran air dengan penyumbat saat malam hari.
    • Segera buang sampah, terutama sisa makanan di dapur dan kamar mandi.
    • Bersihkan sisa makanan di wastafel dan kitchen sink.
    • Jaga kebersihan rumah, terutama meja makan dan area dapur.

    Dengan langkah-langkah ini, kamu bisa mencegah kecoak muncul lagi lewat saluran air kamar mandi. Selamat mencoba, detikers!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Bisa Bikin Gatal-gatal, Ini Penyebab dan Cara Basmi Kamitetep


    Jakarta

    Kamitetep adalah hewan yang berukuran kecil dengan bentuk yang unik. Badannya berwarna abu abu dengan kantong tipis dari tengah ke bawah dan kepalanya seperti cacing.

    Hewan dengan nama ilmiah Phereoeca uterella ini merupakan serangga sejenis ngengat. Penghuni biasanya tidak menyadari keberadaannya karena ukuran yang kecil dan jarang mengganggu manusia.

    Meskipun begitu, kamitetep bisa menggigit manusia. Dilansir detikHealth, Prof Edhi meragukan anggapan bahwa kamitetep mengandung racun yang memicu gatal-gatal. Menurutnya, gatal-gatal muncul karena kotoran yang membungkus serangga tersebut. Ciri-ciri kulit sudah digigit kamitetep menurut seorang mahasiswi Denpasar Dwi Kukuh Wandari yang pernah digigit, gejalanya mirip dengan digigit semut, yakni muncul bentol kemerahan dengan titik di tengahnya.


    Penyebab Kamitetep Muncul di Rumah

    Setiap hewan yang muncul di rumah pasti ada penyebabnya. Lantas, kamitetep sendiri kenapa bisa muncul di rumah? Dilansir Bugwiz ini alasannya.

    1. Rumah Jarang Dibersihkan

    Kamitetep senang hidup di tempat yang kotor. Hewan ini juga mudah ditemukan di tembok-tembok, kolong meja atau lemari, hingga dekat cucian kotor.

    2. Banyak Sumber Makanan

    Kamitetep merupakan hewan pemakan debu, sarang laba-laba, rambut, hingga serangga mati. Mereka senang tinggal di tempat yang banyak sumber makanan.

    3. Lingkungan Memadai

    Kemudian, mereka juga membutuhkan lingkungan yang memudahkan untuk berkembang biak seperti tempat yang cukup lembap. Tempat yang panas juga mereka bisa hidup asalkan terlindungi dan minim gangguan.

    Cara Basmi Kamitetep

    1. Bersihkan Rumah

    Melihat dari faktor-faktor yang disukai oleh kamitetep, hewan satu ini bisa dibasmi atau diusir dengan sering membersihkan rumah. Jangan sampai ada sarang laba-laba di rumah apalagi tumpukan debu.

    2. Jaga Kelembapan Ruangan

    Lalu, usahakan rumah tidak terlalu lembap atau kering. Atur suhu agar tetap normal dengan begitu kamitetep tidak datang dan berkembang biak di rumah. Pastikan pula setiap ruangan memiliki sirkulasi yang baik.

    3. Gunakan Sabun Cuci Piring

    Jika menemukan kamitetep, penghuni dapat membasminya menggunakan sabun cuci piring. Campurkan 2 sendok makan sabun cuci piring cair ke dalam 3-4 liter air. Pastikan cairan tersebut tidak sampai banyak busa.

    Tusuk kepompong hewan agar tidak bergerak sekaligus membuat lubang kecil. Lalu, semprotkan cairan yang baru dibuat pada kamitetep.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi kamitetep yang masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Waspada! Ini 5 Cara Ampuh Bikin Ular Ogah Masuk Rumah


    Jakarta

    Berbagai hewan bisa masuk ke dalam rumah, termasuk ular. Kehadiran ular bikin penghuni rumah ngeri karena bentuknya menyeramkan serta berpotensi membahayakan manusia.

    Nah, sebaiknya penghuni rumah melindungi rumah agar tidak dimasuki ular. Caranya dengan menutup akses masuk dan menyingkirkan hal-hal yang menarik ular masuk rumah.

    Bagaimana cara bikin ular ogah masuk rumah? Simak tipsnya berikut ini.


    Cara Cegah Ular Masuk Rumah

    Inilah beberapa langkah untuk melindungi rumah dari ular, dikutip dari Critter Guard.

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Ular bisa masuk rumah melalui bukaan seperti pintu dan jendela yang terbuka. Untuk itu, perhatikan bukaan tersebut supaya nggak dimasuki ular. Jika suka membuka jendela dan pintu untuk sirkulasi udara, penghuni bisa memasang kasa sebagai penghalang ular.

    2. Tutup Retakan dan Lubang

    Selain itu, terkadang ada retakan, celah, atau lubang pada bangunan rumah. Ular dapat menyelinap masuk melalui celah pintu, lubang saluran air, hingga atap. Sebaiknya segera tutup celah-celah tersebut agar tidak ada akses masuk bagi ular.

    3. Basmi Tikus dan Serangga

    Ular biasanya mencari sumber makanan di dalam rumah. Oleh karena itu, pastikan rumah bebas dari hama dan serangga yang merupakan mangsa ular. Salah satu makanan favorit ular adalah tikus.

    4. Rapikan Halaman Rumah

    Kemudian, ular kerap bersembunyi di tumpukan kayu, puing-puing, dan dedaunan di pekarangan rumah. Penghuni perlu merapikan dan memotong rumput halaman agar tidak ada tempat persembunyian ular di sekitar rumah.

    5. Pakai Produk Pengusir Ular

    Manfaatkan produk pencegah dan penghalang ular dengan mengaplikasikannya di sekitar rumah. Penghuni dapat mencari pengusir ular berupa obat yang tersedia di toko perkakas.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah ular dekati rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Takut Cacing Masuk Kamar Mandi, Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Cacing yang biasa ditemukan di tanah ternyata bisa muncul di kamar mandi, lho. Penghuni rumah mungkin akan merasa geli atau jijik kalau melihat makhluk ini di rumahnya.

    Jika dibiarkan, cacing dapat berkembang biak dan semakin banyak di kamar mandi. Untuk itu, sebaiknya penghuni segera mengatasinya sampai ke akar permasalahannya.

    Namun, kenapa cacing bisa muncul di kamar mandi ya? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Penyebab Cacing Masuk Kamar Mandi

    Inilah beberapa faktor yang membuat cacing dapat masuk kamar mandi.

    1. Lingkungan Lembap

    Menurut Ketua Umum Asosiasi Perusahaan Jasa Industri Pest Management Indonesia (APJIPMI) Boyke Arie Pahlevi, cacing menyukai lingkungan yang lembap seperti kamar mandi. Mereka memang tinggal di tempat lembap, terutama kalau ada potensi sumber makanan.

    “Cacing tanah cenderung menyukai lingkungan yang lembap dan kaya bahan organik. Oleh karena itu, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi dan memastikan area tersebut tetap kering,” ujarnya kepada detikcom beberapa waktu lalu.

    2. Celah Lantai

    Cacing bisa muncul di kamar mandi yang terdapat celah atau retakan di lantai keramik. Mereka masuk ke kamar mandi melewati akses tersebut.

    Cara Cegah Cacing Masuk Kamar Mandi

    Bagi penghuni yang geli sama cacing, perlu mengambil langkah pencegahan dengan cara berikut ini.

    • Menjaga tingkat kelembapan kamar mandi
    • Menjaga kebersihan kamar mandi
    • Rutin bersihkan saluran air
    • Hilangkan genangan air
    • Pastikan sumber air tidak terkontaminasi telur atau larva cacing
    • Mengelola limbah rumah tangga dengan baik

    Cara Basmi Cacing di Kamar Mandi

    Jika menemukan cacing di kamar mandi, penghuni bisa segera membasminya. Salah satu caranya dengan menggunakan insektisida.

    “Studi menunjukkan bahwa insektisida seperti abamektin dan diazinon dapat mempengaruhi pertumbuhan dan reproduksi cacing tanah. Namun, penggunaan insektisida harus dilakukan dengan hati-hati dan sesuai petunjuk untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia,” katanya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Nggak Perlu Buru-buru Rapikan Kasur Setelah Bangun Tidur, Ada Manfaatnya Lho


    Jakarta

    Merapikan tempat tidur sebelum beraktivitas di pagi hari merupakan kebiasaan baik. Namun, membersihkan kasur sesaat setelah bangun ternyata kurang dianjurkan, lho.

    Dilansir dari Real Simple, penghuni rumah disarankan untuk tidak langsung merapikan tempat tidur ketika bangun. Soalnya kasur yang baru digunakan buat tidur semalaman dalam kondisi lembap. Hal itu dapat memicu pertumbuhan tungau debu.

    CEO Mattress Next Day Martin Seeley mengatakan, rata-rata manusia mengeluarkan keringat sebanyak 500 mililiter per malam. Kondisi tersebut membuat tempat tidur menjadi lingkungan yang cocok bagi tungau buat berkembangbiak di pagi hari.


    “Oleh sebab itu, penting untuk membiarkan tempat tidur setidaknya selama 30 menit agar sirkulasi udara lebih baik. Hal ini dapat mengurangi kelembapan secara menyeluruh di tempat tidur,” ujar Seeley dikutip dari Real Simple, Sabtu (23/8/2025).

    Penghuni perlu waspada dengan tungau debu di tempat tidur karena dapat membahayakan kesehatan. Menurut American Lung Association, kotoran dari tungau debu bisa menimbulkan reaksi fisik, seperti flu, mata berair, hingga bersin. Pasalnya, sisa kotoran tungau menempel pada seprai, lalu terhirup oleh manusia.

    Penghuni sebaiknya menunda merapikan tempat tidur ketika bangun di pagi hari. Biarkan seprai terbuka sementara. Nyalakan kipas angin dan buka jendela untuk meningkatkan sirkulasi udara.

    Cara Basmi Tungau di Kasur

    Jika ingin membasmi tungau di kasur, penghuni dapat lakukan beberapa cara berikut ini, dikutip dari Mayo Clinic.

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Cara pertama untuk membasmi tungau kasur adalah rutin mencuci seprai setiap minggu. Jangan lupa untuk mencuci selimut, sarung bantal, dan bed cover juga ya. Setelah dicuci, jemur kain tersebut di bawah sinar matahari, lalu setrika agar rapi.

    2. Jaga Kelembapan Rumah

    Tungau menyukai lingkungan yang lembap untuk berkembangbiak. Pastikan kamar tidur memiliki ventilasi yang cukup buat mencegah tungau. Sebagai tambahan, gunakan dehumidifier untuk mengurangi kelembapan berlebih.

    3. Semprotkan Larutan Garam

    Tungau bisa dibasmi dengan larutan garam. Campurkan air dan garam ke dalam botol semprot. Lalu semprotkan larutan pada area yang dihinggapi tungau.

    4. Jemur Kasur

    Sesekali menjemur kasur di bawah sinar matahari dapat mematikan tungau. Selain itu, cara ini dapat mengurangi kelembapan di kasur.

    Itu dia manfaat tidak langsung merapikan tempat tidur dan cara basmi tungau di kasur.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Basmi Tungau di Tempat Tidur Tanpa Penyedot Debu


    Jakarta

    Tungau adalah serangga kecil yang biasanya hidup di furnitur, salah satunya kasur. Serangga ini tumbuh dan berkembang biak di lingkungan yang hangat dan lembap.

    Meski tak berbahaya, kehadiran tungau bisa bikin penghuni rumah nggak tidur nyenyak. Sebab, tungau dapat memicu kulit gatal, mata kering, bersih, hingga batuk kering.

    Oleh karena itu, penghuni rumah perlu menjaga kebersihan kamar, terutama kasur. Tak perlu pakai penyedot debu atau vacuum cleaner, ada berbagai cara untuk membasmi tungau di tempat tidur.


    Cara Basmi Tungau di Tempat Tidur

    Inilah beberapa cara untuk membasmi tungau di tempat tidur, dikutip dari Mayo Clinic.

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Cara pertama untuk membasmi tungau adalah rajin mencuci seprai, selimut, sarung bantal, dan bed cover seminggu sekali. Setelah dicuci, jemur perlengkapan tidur itu di bawah sinar matahari.

    Penghuni bisa mencuci kain-kain tersebut menggunakan air panas dengan suhu minimum 54,4 derajat Celcius agar lebih efektif. Jika tidak bisa, masukkan seprai ke dalam pengering selama 15 menit dengan suhu yang sama.

    2. Jemur Kasur

    Penghuni juga bisa membasmi tungau dengan menjemur kasur di bawah sinar matahari yang terik. Cara ini juga mengurangi kelembapan kasur sehingga tidak ada tungau yang hinggap.

    3. Jaga Tingkat Kelembapan Rumah

    Tungau hidup di lingkungan yang lembap. Nah, sebaiknya penghuni menjaga tingkat kelembapan rumah agar tungau tidak cepat berkembang biak.

    Jaga kelembapan di dalam rumah agar di bawah 50 persen. Penghuni bisa menggunakan dehumidifier atau pastikan ventilasi udara baik di dalam kamar.

    4. Semprotkan Air Garam

    Kalau menemukan beberapa tungau di kasur, penghuni bisa membasminya menggunakan garam. Campurkan air dan garam ke dalam botol semprot. Lalu, semprotkan larutan itu ke area yang dihinggapi tungau.

    5. Teteskan Minyak Lavender

    Selain itu, minyak lavender juga bisa membasmi tungau. Senyawa linalool dapat mengganggu indra penciuman tungau. Cukup teteskan minyak lavender ke tempat yang terdapat tungau di kasur.

    Itulah cara membasmi tungau di kasur. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com