Tag: batako tras

  • Ketahui Kelebihan, Kekurangan, dan Bedanya dengan Bata Merah


    Jakarta

    Seiring dengan perkembangan zaman, teknologi bahan bangunan semakin berkembang. Salah satu inovasi terbaru dalam dunia konstruksi modern adalah material bata ringan. Sesuai namanya, bata ringan atau bata hebel memiliki bobot berat yang lebih rendah dibandingkan bata merah biasa.

    Meskipun ringan, jenis bata ini memiliki kekuatan struktural dan keunggulan lainnya yang tak kalah bagus dari material bata konvensional. Dalam artikel ini, detikProperti akan mengulas lebih lanjut mengenai bata ringan beserta kelebihan dan kekurangannya.


    Mengenal Bahan Bata Ringan

    Dilansir dari laman Loftybuildinggroup, bata hebel merupakan beton ringan aerasi (Autoclaved Aerated Concrete) yang terbuat dari bahan-bahan berupa pasir, semen, kapur, dan gypsum. Bata ringan umumnya tersedia dalam bentuk balok atau panel, dan dapat dikatakan sebagai salah satu bahan bangunan serbaguna yang kuat. Satu panel standar bata hebel diketahui setara dengan ukuran 75 batu bata merah biasa. Oleh karena itu, bata ringan bisa menjadi pilihan material yang tepat untuk konstruksi dinding luar rumah.

    Kelebihan Bata Ringan

    Bata ringan banyak digunakan untuk rumah modern karena keunggulan dan nilai ekonomisnya. Mengutip dari laman Carlislehomes dan Langdonbuilding, berikut sejumlah kelebihan yang ditawarkan oleh bahan bata ringan:

    1. Kokoh dan Tahan Lama

    Bata ringan rupanya mempunyai kekuatan dan daya tahan yang tak kalah baik dibanding bata konvensional. Pasalnya, pada panel bata ringan terdapat tulangan baja dengan lapisan anti-korosi yang membantu memaksimalkan kekuatan dan daya tahan material bata.

    2. Ramah Lingkungan

    Dalam membangun rumah, dampak terhadap lingkungan sekitar juga penting untuk dipertimbangkan. Untuk itu, bata ringan hadir sebagai terobosan material bangunan yang ramah lingkungan. Dari segi bahan dan pembuatannya, bata ringan diproduksi dengan menggunakan bahan baku dan energi yang lebih sedikit dari bata biasa. Limbah hingga uap dari proses pembuatan bata hebel didaur ulang, sehingga gas rumah kaca yang dihasilkan pun minim.

    3. Mereduksi Suara

    Bata ringan bisa menjadi pilihan material bangunan yang tepat untuk membangun rumah yang kedap suara. Pasalnya, jenis bata ini mampu mengurangi transmisi suara dari luar, sehingga kamu nggak akan terganggu dengan segala kebisingan suara jalanan atau rumah tetangga. Karena kemampuannya dalam meredam suara, penggunaan bata ringan direkomendasikan untuk rumah bertingkat, rumah di pinggir jalan, atau rumah di daerah suburban yang letaknya saling berdekatan.

    4. Efisiensi Energi

    Keunggulan berikutnya dari penggunaan bahan bata ringan adalah jenis bata ini memiliki efisiensi energi yang baik. Hal ini karena bata hebel dirancang dengan kemampuan isolasi termal yang efektif untuk menjaga suhu rumah tetap sejuk, bahkan dalam kondisi musim panas sekalipun. Secara tidak langsung, penggunaan bata ringan juga membantu mengurangi biaya pemanasan atau pendinginan.

    5. Pemasangannya yang Cepat

    Bobot berat bata hebel yang lebih ringan dibanding bata merah konvensional tentunya membuat proses pemasangan bata hebel lebih cepat dan mudah. Apabila dikerjakan oleh tenaga ahli berpengalaman, pemasangan bata ringan untuk rumah diperkirakan hanya membutuhkan waktu tiga hari saja.

    6. Tahan Api

    Kelebihan lainnya dari bata ringan adalah jenis bata ini bersifat tahan api dan tidak mudah terbakar, sehingga cocok digunakan untuk rumah di area yang rawan terjadi kebakaran hutan. Material bata hebel sendiri juga sudah memenuhi persyaratan untuk enam kategori tingkat serangan kebakaran hutan atau Bushfire Attack Level (BAL) dan teruji oleh CSIRO (Commonwealth Scientific and Industrial Research Organization).

    Kekurangan Bata Ringan

    Di balik kelebihannya, bata ringan tetap memiliki beberapa kekurangan. Dikutip dari buku Cara Cepat Menghitung Kebutuhan Material oleh Yusep Arif Kamaludin dan buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, kekurangan bata hebel adalah sebagai berikut:

    • Harganya relatif lebih mahal dibanding batako tras.
    • Memerlukan tenaga ahli yang dapat memasang bata hebel dengan baik.
    • Karena dijual per 1 meter kubik, jenis bata ini hanya tersedia di toko material besar.
    • Rentan retak dan lapuk.
    • Dinding mudah dilubangi karena terdapat lubang pada bagian sisi dalam bata.

    Perbedaan Bata Ringan dan Bata Merah

    Detikers mungkin bertanya-tanya, apa bedanya antara bata ringan dan bata merah biasa? Dilansir dari situs Buildpilot, berikut rincian perbedaan bahan bata ringan dan batako:

    1. Komposisi dan Karakteristik

    • Bata ringan: Memiliki bobot yang lebih ringan dan kemampuan isolasi termal yang baik untuk menjaga suhu dalam ruangan.
    • Bata merah: Tahan terhadap cuaca ekstrem apabila dirawat dan dipasang dengan tepat.

    2. Harga

    • Bata ringan: Karena kualitas isolasi dan kemudahan pemasangannya, harga bata ringan cenderung lebih tinggi.
    • Bata merah: Lebih terjangkau dari segi harga. Namun, memerlukan tambahan biaya untuk perawatannya.

    3. Daya Tahan dan Masa Pakai

    • Bata ringan: Relatif awet dan mempunyai ketahanan yang baik terhadap elemen cuaca seperti rayap, jamur, dan kelembaban.
    • Bata merah: Meskipun tahan api, bata merah cenderung rentan lembab dan retak seiring waktu.

    4. Dampak Terhadap Lingkungan

    • Bata ringan: Proses produksinya melibatkan konsumsi sumber daya dan emisi karbon yang minim, sehingga ramah lingkungan.
    • Bata merah: Proses produksinya lebih boros, karena memerlukan energi dan sumber daya yang besar.

    5. Proses Pemasangan

    • Bata ringan: Sifatnya yang ringan membuat jenis bata ini relatif lebih cepat dan mudah untuk dipasang.
    • Bata merah: Proses pemasangannya membutuhkan lebih banyak waktu dan tenaga ahli yang terampil.

    Pada akhirnya, baik bata hebel ataupun bata merah mempunyai kelebihan dan kekurangannya tersendiri. Pemilihan material bahan bisa disesuaikan dengan kebutuhan, preferensi dan budget yang dimiliki.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Beda Batako dan Hebel, Mana yang Lebih Kuat?


    Jakarta

    Batako dan hebel adalah jenis material dinding yang populer. Meskipun digunakan sebagai bahan bangunan utama, tapi keduanya punya karakteristik, keunggulan, dan kelemahan tersendiri.

    Memilih material dinding perlu diperhatikan, karena hal ini bisa memengaruhi kualitas bangunan. Oleh sebab itu, simak perbedaan antara batako dan hebel di bawah ini.

    Batako

    Mengutip buku Panduan Lengkap Membangun Rumah oleh Gatut Susanta, batako adalah batu cetak yang di-press (tidak dibakar).


    Dilihat dari bahan bakunya, batako dibedakan menjadi dua, yakni batako tras atau batako putih dan batako semen.

    1. Batako Tras

    Batako tras terbuat dari campuran tras, batu kapur, dan air. Tras sendiri adalah jenis tanah yang terbentuk dari pelapukan batu-batuan dari gunung berapi. Batako ini juga sering disebut batu cetak kapur tras.

    Batako tras umumnya memiliki ukuran panjang 25-30 cm, tebal 8-10 cm, dengan tinggi 14-18 cm. Warnanya ada yang putih dan kecokelatan.

    Kelebihan Batako Tras

    • Pemasangan relatif cepat.
    • Harga relatif murah.

    Kelemahan Batako Tras

    • Cenderung rapuh sehingga mudah pecah.
    • Dinding mudah retak.
    • Mudah menyerap air, sehingga membuat tembok lembap.
    • Memerlukan penggunaan rangka beton pengaku yang relatif banyak.

    2. Batako Semen PC

    Batako semen terbuat dari campuran semen PC dan pasir atau abu batu yang kemudian di-press. Biasanya di batako ini ada 1-3 lubang di sisinya, yang digunakan sebagai tempat adukan pengikat.

    Umumnya, di pasaran batako semen ini dijumpai dengan dengan ukuran panjang 36-40 cm, tinggi 18-20 cm, serta tebal 8-10 cm.

    Kelebihan Batako Semen

    • Kemungkinan terjadi rembesan air sangat kecil, karena kedap air.
    • Pemasangannya yang relatif lebih cepat.
    • Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas, yakni antara 9-12 m².

    Kekurangan Batako Semen

    • Harganya relatif lebih mahal jika dibanding dengan batako tras.
    • Rentan terjadi retak rambut pada dinding.
    • Karena ada lubang pada bagian sisi dalamnya, hal ini membuat dinding akan mudah dilubangi.

    Hebel

    Bata hebel atau celcon adalah bata ringan yang memiliki karakteristik ringan, halus, dan rata. Hebel disebut juga bata ringan. Bahan hebel terbuat dari pasir silika.

    Karena memiliki tingkat kerataan yang sangat baik, sehingga memungkinkan dinding bisa langsung diaci atau dicat tanpa perlu diplester. Seringnya, hebel digunakan di rumah-rumah mewah.

    Umumnya, hebel berukuran 60 cm x 20 cm dengan ketebalan 8-10 cm.

    Kelebihan Hebel

    • Kemungkinan terjadinya rembesan air sangat kecil, karena dinding kedap air.
    • Proses pemasangannya cepat.
    • Penggunaan rangka beton pengakunya lebih luas.
    • Bahan tahan api.
    • Punya kekedapan suara yang baik.

    Kekurangan Hebel

    • Harganya relatif lebih mahal dibanding jenis bata lain.
    • Tidak semua tukang. Bisa melakukan pemasangan hebel.
    • Biasanya hebel hanya ada di toko material besar, karena penjualannya perlu dalam jumlah per m³.

    Perbedaan Batako vs Hebel

    Beda batako dan hebel bisa dilihat dari segi harga, tampilan, hingga beratnya.

    1. Dari segi harga, harga hebel cenderung lebih mahal dari batako.
    2. Penggunaan batako rentan terjadi retak rambut pada dinding, sedangkan hebel cenderung tidak.
    3. Batako punya tampilan dan tekstur khas, sementara hebel tampilannya lebih halus dan seragam.
    4. Hebel cenderung lebih ringan daripada batako.
    5. Batako ada yang terbuat dari campuran tras, batu kapur, atau semen PC. Sedangkan, hebel terbuat dari pasir silika.

    Pemilihan antara batako dan hebel bisa tergantung pada kebutuhan, anggaran, serta prioritas proyek detiker. Umumnya, batako cocok untuk konstruksi dengan biaya lebih rendah sementara hebel menawarkan keunggulan berupa bobot ringan hingga kemudahan pemasangan.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com