Tag: bau feromon

  • Wajib Tahu! 8 Bau yang Dibenci Tikus, Auto Kabur



    Jakarta

    Tikus merupakan hama rumah tangga yang sangat mengganggu dan juga menyebalkan, namun mengusir tikus cukup sulit dilakukan. Tikus memiliki indra penciuman yang sangat tajam, sehingga bau dapat digunakan sebagai pengusir tikus dari rumah.

    Tikus bisa sangat terganggu dengan sejumlah bau rumah tangga yang kuat. Tetapi cara mengusir tikus dengan bau yang tidak disukai, hanya akan bersifat sementara namun efektif untuk dicoba.

    Melansir The Spruce, berikut beberapa bau yang tidak akan disukai oleh tikus sehingga dapat menjadi cara untuk mengusirnya dari rumah.


    Kayu Manis

    Hidung tikus yang tajam akan sangat sensitif dengan bau seperti kayu manis, sehingga tikus akan menjauhkan area yang terdapat kayu manis karena aromanya yang kuat. Pertimbangkan untuk menaburkan bubuk kayu manis di area yang sering terdapat tikus.

    Cuka

    Aroma cuka yang menyengat dapat menutupi bau feromon tikus, sehingga tikus tidak akan datang ke rumah lagi. Tuangkan cuka putih ke dalam botol semprot dengan beberapa tetes sabun cuci piring, lalu semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Minyak Kayu Putih

    Minyak kayu putih terbukti dapat mengusir tikus berkat aroma herbalnya yang menyengat. Untuk menggunakannya pada tikus, encerkan dengan sedikit alkohol isopropil dan semprotkan ke area yang dihinggapi tikus.

    Bawang Putih

    Tidak diragukan lagi bahwa aroma bawang putih bersifat persisten, sehingga sangat ampuh untuk mengusir tikus. Namun, jangan gunakan bawang putih segar atau yang diiris untuk mengusir tikus.

    Gunakan bubuk bawang putih atau bawang putih yang sudah diawetkan, sehingga akan bertahan jauh lebih lama daripada bawang putih segar.

    Minyak Kayu Cedar

    Bau khas minyak kayu cedar dapat bertindak sebagai pencegah tikus, sehingga tikus tidak masuk ke rumah kamu. Akan tetapi, beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa minyak kayu cedar sebenarnya beracun bagi tikus dalam jangka waktu lama.

    Hal ini menyebabkan lesi dan tumor hati yang lambat, tetapi pasti membunuh tikus. Pertimbangkan untuk menggunakan metode yang lebih manusiawi untuk membunuh tikus di rumah.

    Bunga Lavender

    Minyak lavender dapat mengusir tikus, begitu pula dengan lavender yang ditanam dalam pot di sekitar rumah kamu. Cobalah untuk menanam lavender di musim yang hangat dan tambahkan minyak lavender di sekitar tepi rumah di musim dingin.

    Cabe Rawit

    Bau pedas dapat mengusir semua jenis hewan pengerat, termasuk juga tikus. Taburkan bubuk cabai rawit di sekitar loteng untuk mengusir tikus.

    Garam Epsom

    Garam epsom mengeluarkan bau pahit yang tidak disukai tikus. Taburkan di tepi atau tempat-tempat yang sering dihinggapi tikus, tetapi jangan gunakan terlalu banyak di luar ruangan. Garam dapat merusak tanah jika digunakan dalam jumlah banyak.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Cara Ampuh Membasmi Semut yang Bersarang di Rumah


    Jakarta

    Semut bisa menjadi hama yang mengganggu di rumah. Keberadaan semut bisa merusak stok makanan, mengganggu kenyamanan, dan gigitannya menyakitkan.

    Tak jarang koloni semut ditemukan bersarang rumah. Koloninya berbaris rapi saat menemukan sumber makanan dan menyebar luas ke seluruh area rumah untuk menemukan makanan lain.

    Jika menemukan sarang semut di rumah, sejumlah bahan dapat digunakan untuk memusnahkannya. Simak di bawah ini.


    Cara Membasmi Sarang Semut di Rumah

    Sejumlah bahan yang mudah ditemukan dapat dimanfaatkan untuk menghilangkan sarang semut di rumah. Mengutip HGTV, Healthline, dan BBC Gardeners World Magazine, berikut bahan-bahan dan caranya:

    1. Siram dengan Air Panas

    Lubang semut mungkin tampak kecil dari atas, tetapi koloni semut di bawahnya sangatlah banyak. Nah, cara ampuh ini dapat dicoba untuk memberantasnya.

    Cukup rebus air hingga mendidih dan siram langsung ke sarang semut. Segera semut-semut di dalamnya akan musnah.

    2. Taburkan Lada atau Cabai Bubuk

    Lada dan cabai bubuk termasuk pengusir semut alami. Aroma menyengat yang dikeluarkan bisa mengganggu semut sehingga mereka akan pergi. Cukup taburkan merica dan cabai bubuk ke sarang semut dan sekitarnya.

    3. Semprotkan Larutan Cuka Putih

    Kawanan semut meninggalkan feromon untuk memberi tahu semut lain mengenai lokasi sumber makanan. Sekadar menyapu semut tidak akan menghentikan semut lainnya muncul. Karena itu, penting untuk menghilangkan bau feromon yang tertinggal.

    Selain terkenal sebagai pembersih rumah, cuka putih efektif untuk membasmi sarang semut. Caranya, campurkan cuka dan air dengan perbandingan 1:1. Semprotkan ke area koloni semut berada dan lap dengan kain atau tisu untuk menghancurkan jejak feromonnya.

    4. Taburkan Bubuk Kulit Jeruk

    Jangan buang kulit jeruk karena bermanfaat untuk mengusir semut. Kulit jeruk perlu dikeringkan terlebih dahulu dan haluskan hingga menjadi bubuk menggunakan food processor atau penggiling. Taburkan kulit jeruk yang sudah dihaluskan ke sarang semut di area rumah.

    5. Semprotkan Larutan Minyak Esensial

    Kalau punya minyak esensial seperti minyak peppermint, minyak tea tree, minyak citrus, atau minyak beraroma kuat lainnya di rumah, bisa digunakan untuk menghilangkan sarang semut.

    Campurkan 60 ml air dengan 7 tetes minyak citrus atau 15 tetes minyak tea tree atau minyak peppermint. Kocok hingga tercampur dan semprotkan ke lubang semut.

    Semprotkan juga larutan minyak esensial ini ke sepanjang papan pinggir, ambang jendela, atau tempat lain yang menjadi tempat semut masuk ke rumah.

    Bisa juga teteskan beberapa tetes minyak esensial langsung pada bola kapas dan masukkan ke dalam lemari atau area dapur untuk mengusir semut yang bersarang.

    6. Taburkan Ampas Kopi

    Ampas kopi yang baru diseduh ternyata bisa digunakan untuk membasmi semut yang bersarang. Taburkan ampasnya ke lubang semut atau area berkumpul semut lainnya. Aromanya yang kuat akan membuat semut terganggu.

    Ampas kopi yang sudah kering tidak lagi bermanfaat, jadi pastikan menggantinya secara berkala.

    7. Siram Air Secara Teratur

    Jika menemukan sarang semut di luar rumah seperti di pekarangan, kemungkinan besar tidak akan membahayakan penghuni. Jadi tidak apa-apa untuk membiarkannya.

    Namun bila semut bersarang di pot dan membuat tanamannya mati, maka bisa pertimbangkan untuk menyiram pot secara teratur. Hindari membanjiri pot sepenuhnya karena dapat menghambat pertumbuhan tanaman.

    Sejumlah cara di atas mungkin tidak akan bertahan lama dan tidak cukup dilakukan sekali. Ulangi langkah-langkahnya jika masih terdeteksi semut di tempat yang sama.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com