Tag: bau makanan

  • 5 Aroma yang Dibenci Semut, Ada Kopi Hingga Lada Hitam


    Jakarta

    Semut adalah hewan yang mudah sekali ditemukan di rumah. Biasanya dia muncul dengan kawanannya jika mendeteksi sumber makanan. Semut memiliki indra penciuman yang bagus sehingga dengan mudah menemukan makanan dengan hanya menilai dari aromanya.

    Menurut situs Tom’s Guide, aroma yang disukai dari semut cukup beragam, mulai dari bau makanan, lilin, dan bunga. Namun, yang paling umum ditemui adalah semut bisa dengan cepat berkumpul apabila menemukan makanan manis.

    Melansir dari detikJateng, laman Phys.org menyajikan laporan dari sebuah penelitian yang dilakukan oleh Biology Center of the Czech Academy of Sciences (CAS) terhadap sejumlah spesies semut di tiga pegunungan tropis, mendapatkan hasil bahwa semut menyukai makanan manis karena membutuhkan kalori dari gula. Gula adalah sumber karbohidrat yang memberikan energi cepat.


    Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa semut di daerah tropis tertarik terhadap gula dibandingkan dengan makanan lain seperti garam, minyak, atau asam amino.

    Lantas, adakah aroma yang tidak disukai semut agar hewan ini tidak datang lagi ke rumah? Tentu saja ada. Melansir dari beberapa sumber, Sabtu (24/8/2024), berikut beberapa aroma yang tidak disukai semut.

    1. Lada Hitam

    manfaat lada hitam untuk kesehatanmanfaat lada hitam untuk kesehatan Foto: Getty Images/iStockphoto

    Aroma dari lada hitam terkenal pedas dan cukup menyengat. Aroma lada hitam biasanya digunakan sebagai obat mengurangi stres pada manusia, tetapi pada semut aromanya justru dibenci.

    Jika kamu mau mengusir semut di rumah dengan lada hitam, caranya dengan menaburkan lada hitam di sepanjang meja makan atau tempat-tempat yang biasa dikerumuni semut atau di dekat sarang-sarang semut. Tunggu beberapa waktu, kamu akan melihat jumlah semut yang berkeliaran di rumah akan berkurang.

    2. Cuka

    cukacuka Foto: Istimewa

    Cuka juga terkenal memiliki aroma yang tajam dan kuat. Aroma seperti ini tidak disukai oleh semut. Kamu bisa mencampurkan cuka dengan air dengan perbandingan yang sama, lalu letakkan di tempat yang sering didatangi oleh semut.

    3. Bubuk Soda Kue

    5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue5 Alat Masak dengan Bahan Ini Tak Boleh Dibersihkan dengan Soda Kue Foto: Getty Images

    Soda kue biasanya digunakan untuk membersihkan suatu noda. Cara menggunakannya adalah mencampurkan bubuk soda kue dengan madu dan air. Letakkan di tempat semut berkumpul. Kamu juga bisa menyemprotkan pada kapas lalu tinggalkan saja di tempat semut suka berkumpul

    4. Jeruk dan Lemon

    A peeled orange on the wooden backgroundA peeled orange on the wooden background Foto: Getty Images/iStockphoto/Qwart

    Kamu pasti sering mendengar kulit jeruk atau lemon ampuh mengusir nyamuk, ternyata semut juga membenci aroma dari 2 buah ini. Dilansir dari Planet Natural, Kamis (22/2/2024) kulit dari kedua buah ini mengandung d-limonene yang beracun bagi semut. Kamu bisa meletakkan kulit jeruk atau lemon di tempat semut suka berkumpul.

    5. Bubuk Kopi

    lebih baik biji kopi atau kopi bubuklebih baik biji kopi atau kopi bubuk Foto: iStock

    Dilansir dari Pest Pointers, bubuk kopi ampuh untuk mengusir semut di rumah. Caranya dengan menaburkan bubuk kopi di tempat-tempat semut sering terlihat atau sarang semut.

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Bahan Alami Penghilang Bau Masakan di Dapur



    Jakarta

    Ketika memasak di dapur pasti menimbulkan bau yang terlalu kuat sehingga tak jarang mengganggu pernapasan. Apalagi jika tidak ada ventilasi di dapur yang berfungsi melancarkan sirkulasi udara. Namun, tak perlu khawatir karena kamu bisa atasi bau masakan dengan bahan alami.

    Melansir dari The Spruce, pada Rabu (19/03/2025), berikut 4 bahan alami penghilang bau masakan di dapur.

    Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi dalam mangkuk atau piring setelah memasak lalu diamkan semalaman. Kopi dapat menetralkan bau makanan sekaligus menambah aroma segar.


    Baking Soda

    Sama seperti kopi, taburkan baking soda di atas piring lalu diamkan semalaman. Soda kue adalah pembersih yang tidak beracun dan sangat efektif menghilangkan bau masakan asam seperti tomat, daging, dan ikan.

    Tumbuhan Herbal

    Tumbuhan herbal seperti batang kayu manis, cengkeh, hingga kulit lemon dapat mengurangi bau tidak sedap. Didihkan bahan tersebut dalam panci dan biarkan aromanya keluar. Air rebusannya dapat disaring dan disemprot ke seluruh ruangan.

    Cuka

    Rebus 1 atau ½ cangkir cuka dalam panci setelah memasak maka bau akan hilang. Pilihan lain bisa semprotkan campuran cuka dan air ke ruangan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 6 Hal Sepele yang Mengundang Lalat ke Rumah Tanpa Disadari



    Jakarta

    Lalat masuk ke dalam rumah memang sangat mengganggu. Apalagi jika mereka masuk ke bagian dapur dan menghinggapi makanan membuat kita merasa jijik untuk memakannya. Sebab, lalat memang dikenal sebagai hewan yang kotor.

    Biasanya untuk mengusir lalat cukup dengan membiarkan pintu atau jendela terbuka sehingga mereka bisa keluar dengan sendirinya. Namun, penghuni rumah juga harus mencegah lalat masuk dengan memperhatikan hal-hal yang bisa mengundang kehadiran lalat.

    Melansir dari situs The Spruce, berikut terdapat 6 hal yang dapat mengundang lalat ke rumah.


    Cairan Manis

    Tidak hanya semut, lalat juga tertarik dengan cairan manis, seperti kaleng minuman ringan yang ada di atas meja. Mereka juga menyukai botol sirup yang tidak tertutup atau menetes.

    Makanan yang Tidak Tertutup

    Membiarkan makanan terbuka yang segar atau setengah dimakan bisa menarik lalat. Hal ini karena bau makanan akan membuat lalat mendekat.

    Buah Busuk

    Saat buah busuk maka buah mengalami fermentasi dan menghasilkan senyawa seperti etanol dan asam asetat yang bisa menarik lalat. Apalagi, lalat betina sangat tertarik dengan buah busuk sebagai tempat bertelur. Sebab, gula dan lingkungan lembap merupakan tempat ideal bagi larva lalat untuk berkembang.

    Tempat Sampah

    Sudah menjadi hal umum bahwa lalat akan mendekati tempat sampah. Mereka sangat menyukai cairan dan bau yang ada di tempat sampah.

    Saluran Wastafel Kotor

    Jarang membersihkan saluran wastafel di dapur maupun saluran pembuangan di kamar mandi secara teratur membuat lumpur akan terkumpul di sekitar tepi saluran. Nah, lumpur inilah yang disukai lalat sebagai makanan.

    Hewan Mati

    Waspada terhadap hewan yang mati misalnya ada tikus mati di loteng, maka itu pasti akan menarik ratusan lalat ke rumah.

    Untuk mencegah masuknya lalat, maka ikuti langkah berikut.

    • Bersihkan tempat sampah secara teratur.
    • Tutupi semua makanan dan segera bersihkan tumpahan apapun.
    • Bersihkan saluran pembuangan dan wastafel secara teratur.
    • Bersihkan dapur setiap habis memasak.
    • Buang makanan busuk ke tempat sampah di luar. Ikat kantong sampah dengan erat untuk mengurangi bau.
    • Tutup makanan hewan peliharaan dan cuci piring makanan secara teratur.

    Itu dia seputar lalat masuk ke rumah dan cara mencegahnya. Semoga membantu!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut di Rumah


    Jakarta

    Semut sangat lumrah dijumpai di rumah. Kerumunannya akan menghampiri sumber makanan dan membuat risih. Tak jarang semut membawa bakteri penyebab infeksi sehingga khawatir menularkan penyakit ke penghuni rumah.

    Ada sejumlah bahan alami yang dapat digunakan untuk mengusir semut dari hunian. Meski bahan-bahan ini hanya menghilangkan makhluk kecil itu sementara, setidaknya tidak terlalu membuat jengkel penghuni. Simak deretan bahannya di bawah ini.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    Mulai dari ampas kopi, tepung maizena, hingga cuka dapat digunakan untuk mengusir semut secara alami. Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce, berikut penjelasannya:


    1. Ampas Kopi

    Pencinta kopi tentunya akan senang dengan cara ini. Ampas dari minuman yang dinikmatinya sangat berguna untuk mengusir semut di rumah.

    Ampas kopi dapat disebarkan ke area yang sering didatangi semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    2. Bubuk Lada dan Cabai

    Lada dan cabai bubuk punya aroma kuat yang dapat mengganggu semut. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali.

    Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    3. Kayu Manis

    Kayu manis mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    4. Tepung Maizena

    Tepung maizena yang kerap digunakan untuk membuat berbagai makanan ternyata dapat digunakan untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan cipratkan air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    5. Air Cengkeh

    Cengkeh juga memiliki aroma kuat yang tidak disukai semut. Beberapa cengkeh dapat disebar ke area datangnya semut.

    Cengkeh utuh juga dapat direndam dalam air hangat lalu dimasukkan ke botol semprot untuk disemprotkan ke lokasi lalu-lalang makhluk kecil itu.

    6. Kulit Jeruk

    Kulit jeruk jangan dibuang setelah daging buahnya dimakan. Kulitnya yang punya aroma menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Mereka pun tidak akan datang.

    7. Larutan Cuka

    Sama seperti bahan lainnya, cuka punya bau yang kuat dan tidak disukai semut. Campurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    Sejumlah bahan di atas mengusir semut hanya sementara. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    (row/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Ampuh Usir Kucing Liar dari Rumah, Dijamin Nggak Balik Lagi!


    Jakarta

    Kucing adalah hewan yang paling banyak ditemukan di jalanan. Hewan berbulu ini tidak mengganggu, mereka biasanya mendekat jika mencium bau makanan atau melihat seseorang membawa makanan.

    Ada juga kucing liar yang asal datang ke rumah karena merasa itu adalah area kekuasaannya. Apabila kucing sudah merasa seperti itu, hewan itu akan kembali ke tempat yang sama hanya untuk tidur, buang air, dan buang kotoran. Lantas, apa yang harus dilakukan agar kucing tak lagi kembali ke rumah?

    Dilansir The Spruce, berikut cara mengusir dan mencegah kucing datang ke rumah.


    Cara Cegah Kucing Liar Masuk Halaman Rumah

    1. Beri Tekstur pada Tanah

    Percaya atau nggak, kucing adalah hewan yang cukup cerdas. Ketika ada halangan, mereka bisa mencari solusi. Kita juga tidak boleh kalah sama kecerdasan hewan satu ini. Kita perlu buat halangan yang susah dilalui kucing. Penutup halaman menggunakan pagar saja tidak cukup untuk mencegah mereka masuk karena mereka bisa memanjat atau masuk melalui lubang kecil pada pagar. Caranya bisa dengan menaburkan pecahan kulit telur, kerikil, dan lapisan kawat.

    2. Buat Pagar Anti Kucing

    Apabila rintangan di tanah tidak mempan untuk mengusir kucing, coba pasang pagar anti kucing untuk melindungi rumah dari kucing liar. Pagar anti-kucing terbuat dari jaring yang tidak dapat dipanjat kucing dan palang beroda di bagian atas pagar sehingga kucing tidak dapat memanjatnya.

    Bisa juga dengan menakuti kucing memakai suara. Pada pagar tersebut terutama pada bagian atas bisa dipasang kaleng kosong yang diisi dengan kelereng. Bunyi kelereng yang berbenturan dengan dinding kaleng akan membuat kucing kaget dan tidak berani untuk melompat ke dalam.

    3. Beri Aroma Pengusir Kucing

    Kucing memiliki indra penciuman yang kuat. Hal ini juga bisa menjadi titik kelemahannya apabila kita memasang perangkap dengan aroma yang tidak mereka sukai. Bau-bau yang tidak disukai oleh kucing bisa berasal dari kamper, kain lap yang dibasahi amonia, bubuk mustard, cabai rawit, bubuk kopi, dan aroma jeruk.

    4. Hilangkan Sumber Makanan

    Hal yang paling penting dan ampuh untuk mengusir kucing liar adalah tidak memberi mereka makan atau menutup sumber makanan. Cara ini palling ampuh karena kucing tidak mendapat kesempatan untuk mendapat makanan. Tempat yang sering mereka incar untuk mencari makanan adalah dapur dan tempat sampah di rumah.

    5. Hilangkan Tempat Berlindung

    Nggak cukup dengan menutup sumber makanan mereka, bersihkan atau tutup tempat yang kerap mereka gunakan sebagai tempat berlindung. Area yang biasa didatangi kucing liar adalah lubang di gudang, garasi, teras, atau tempat berlindung sederhana seperti tumpukan kayu.

    Itulah tips mencegah kucing masuk rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Air Saja Nggak Cukup, Ini 7 Bahan Alami yang Ampuh Usir Semut


    Jakarta

    Hewan yang kerap ditemukan di rumah adalah semut. Hewan kecil ini kerap muncul di area dekat makanan, seperti meja makan, kompor, hingga tempat sampah.

    Kemunculan semut bisa dalam hitungan menit, bahkan saat ada makanan jatuh, semut dengan cepat berkumpul. Hal ini tidak begitu masalah karena bisa langsung dibuang. Berbeda jika mereka menargetkan makanan bersih yang kita simpan di meja makan. Makanan yang sudah didatangi semut memiliki potensi terkontaminasi bakteri yang dibawa semut. Jadi tidak bisa dimakan atau lebih baik langsung dibuang.

    Pasti rasanya berat membuang makanan yang belum sempat disantap karena semut. Agar kejadian seperti itu tidak terjadi atau terulang di rumah, biasanya orang meletakkan piring makanan di atas piring yang telah berisi air sehingga semut tidak bisa naik ke piring makanan. Namun, semut sudah bisa menembus penghalang tersebut sehingga cara tersebut tidak lagi ampuh.


    Dilansir Better Homes & Gardens dan The Spruce usir semut dengan bahan alami yang bisa diletakkan di dekat makanan.

    Cara Mengusir Semut dengan Bahan Alami

    1. Kulit Jeruk

    Semut memiliki penciuman yang tajam. Untuk mencegah mereka menemukan aroma dari makanan, coba kecoh dengan aroma dari kulit jeruk yang menyengat dari senyawa d-limonene bisa mengganggu kawanan semut.

    Letakkan kulit jeruk atau lemon di area berkumpulnya semut, bau makanan yang memikat mereka akan tersamarkan. Namun, aroma kulit jeruk tidak akan membuat mereka pergi selamanya. Jadi, agar efektif, ganti kulit jeruk minimal sehari sekali.

    2 . Kayu Manis

    Bahan alami yang ditakuti semut adalah kayu manis. Bahan masakan satu ini mengandung trans-cinnamaldehyde yang efektif mengusir dan membunuh semut, menurut penelitian 2014 yang dipublikasi dalam International Journal of Scientific and Research Publications (IJSRP).

    Kayu manis yang digunakan adalah yang sudah sudah dihaluskan. Taburkan kayu manis di lokasi berkumpulnya semut. Aromanya yang menyengat tidak disenangi makhluk kecil itu. Bisa juga menyebarkan kayu manis utuh apabila hanya mempunyai itu di rumah.

    3. Air Cengkeh

    Cengkeh yang biasa digunakan dalam sop sudah memberikan aroma yang kuat. Aroma ini cocok untuk mengusir semut. Cara memasang perangkapnya adalah dengan merendam beberapa cengkeh utus dalam air hangat dan semprotkan air tersebut ke lokasi yang banyak semutnya.

    4. Larutan Cuka

    Cuka merupakan musuh bagi sebagian besar hewan yang ditemukan di rumah. Baunya yang kuat sangat dibenci semut. Cara membuat perangkapnya adalah dengan mencampurkan cuka dengan air di dalam botol semprot. Semprotkan larutan ke lokasi koloni semut berada. Cuka akan menghilangkan jejak feromon yang diikuti oleh koloni hama kecil itu.

    5. Ampas Kopi

    Siapa yang sering minum kopi dan ada sisa ampasnya? Coba pakai sisa tersebut untuk mengusir semut di rumah. Sebar ampas kopi tersebut ke area yang sering dilewati semut. Aromanya yang cukup menyengat tidak disukai makhluk kecil itu sehingga mereka akan menjauh dari sana.

    6. Bubuk Lada dan Cabai

    Semut juga tidak suka dengan lada dan cabai bubuk karena aromanya yang kuat. Bumbu dapur ini dapat ditaburkan di tempat masuknya semut ke dalam rumah. Hama kecil itu akan terusik dan enggan datang kembali. Kedua bahan juga dapat dicampurkan ke dalam air untuk kemudian disemprotkan ke kawanan semut.

    7. Tepung Maizena

    Bahan satu ini biasanya digunakan untuk mengentalkan larutan. Di luar itu, tepung maizena bisa untuk mengusir semut. Taburkan tepung ke koloni semut dan semprot air. Maizena akan mengental dan memerangkap semut-semut lalu bersihkan.

    Itulah sejumlah bahan yang dapat mengusir semut. Ulangi metode jika kerumunan semut datang kembali ke rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Tanaman Pengusir Cicak dan Tikus di Dapur, Wangi Alami Tanpa Bahan Kimia



    Jakarta

    Dapur adalah area yang krusial dalam rumah. Sebagai tempat mengolah makanan, dapur harus selalu dijaga agar tetap higienis dan bebas dari gangguan hama pembawa penyakit.

    Cicak dan tikus merupakan hama yang seringkali dijumpai di dapur. Salah satu cara sederhana yang dapat dilakukan untuk mengusirnya adalah dengan menempatkan tanaman tertentu.

    Secara alami, cicak dan tikus tidak menyukai aroma kuat dan mengandung minyak esensial. Tanaman tersebut, dapat ditempatkan di sudut dapur ataupun di dekat area penyimpanan makanan.


    Berikut ini beberapa tanaman yang dapat diletakkan di dapur, untuk mengusir cicak dan tikus.

    Mint

    Ilustrasi tanaman peppermintIlustrasi tanaman peppermint Foto: Getty Images/La_vanda

    Mint adalah tanaman herbal alami yang kuat dan aromatik. Tanaman ini dikenal dengan batangnya yang persegi dan daunnya yang harum. Tanaman mint tumbuh dengan cepat dan seringkali menyebar secara agresif, sehingga sering ditanam dalam pot untuk mengontrol pertumbuhannya.

    Dilansir dari Tomsguide, Tanaman ini memiliki wangi yang tajam, dengan aroma mentol yang kuat. Aroma tersebut tidak disukai tikus sehingga dapat membantu mengurangi kemunculan hama tersebut di dalam dapur. Tanaman ini dapat diletakkan di pot dekat pintu dapur ataupun di sekitar laci untuk menyimpan bahan makanan.

    Lavender

    Ilustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamukIlustrasi tanaman lavender untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/iStockphoto/GCShutter

    Lavender adalah tanaman semak yang wangi dan dikenal karena bunga ungu yang khas dan memiliki aroma minyak esensial. Tanaman ini seringkali dibudidayakan karena aromanya yang harum dan perawatan yang mudah.

    Tanaman ini memiliki aroma segar yang tahan lama dan bisa mengusir tikus di rumah. Dengan menanam bunga lavender, cara yang bisa dilakukan adalah dengan menaburkan beberapa tangkai di sekitar pangkal tanaman yang sudah ada. Kemudian, lavender kering juga dapat diletakkan di tempat ataupun celah yang kemungkinan besar menjadi sarang tikus. Aroma yang kuat dapat mengusir tikus, karena tikus terganggu dengan wangi-wangian aromatik.

    Rosemary

    Tanaman herbal rosemaryTanaman herbal rosemary Foto: Getty Images/iStockphoto/belchonock

    Rosemary adalah tanaman semak hijau dengan daun seperti jarum dan memiliki bunga berwarna biru hingga ungu. Tanaman ini memiliki aroma kayu yang kuat karena berasal dari senyawa aromatik.

    Tanaman ini memiliki aroma yang tajam dan cenderung tidak disukai oleh beberapa jenis hama, termasuk tikus dan cicak. Karena aromanya yang kuat, hama tidak akan tertarik untuk mendekat karena tanaman ini juga mampu mengganggu kemampuan hama untuk mencium makanan. Untuk menggunakannya, bisa dengan menyemprotkan minyak yang terbuat dari esensial rosemary.

    Bawang Putih dan Bawah Merah

    Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or  Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle.Group of large leek plants in raised garden bed. Known as scallion, green onion or Allium porrum. Selective focus on one leek in the middle. Foto: Getty Images/Petra Richli

    Tanaman dari keluarga bawang-bawangan ini tidak hanya bermanfaat sebagai bahan masakan, tetapi juga dikenal efektif mengusir cicak dan tikus di dapur. Aroma menyengat yang dihasilkan tanaman ini berasal dari senyawa sulfur alami, salah satunya adalah allicin.

    Dilansir dari situs Urvann, bagi cicak, bau sulfur tersebut menciptakan aroma tidak nyaman dan membuat mereka enggan mendekat. Sementara untuk tikus, aroma kuat dari bawang dapat mengacaukan kemampuan mereka dalam mengenali bau makanan atau mendeteksi bahaya. Karena itulah, meletakkan bawang merah atau bawang putih di sudut dapur tertentu sering direkomendasikan sebagai metode alami untuk mengurangi kehadiran hama kecil tanpa menggunakan bahan kimia.

    Serai

    Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat!Cara Menanam Sereh Sendiri di Rumah, Mudah Kaya akan Manfaat! Foto: Mokkie/Wikimedia Commons/CC BY-SA 3.0

    Serai adalah tanaman rumput yang memiliki aroma segar seperti lemon. Tanaman ini memiliki bentuk daun yang panjang seperti tali dengan batang yang kuat dan berserat, serta ketika diremas akan mengeluarkan aroma jeruk yang kuat.

    Wanginya yang aromatik, selain untuk mengusir nyamuk juga dapat digunakan untuk mengusir hama-hama kecil seperti cicak. Tanaman ini dapat diletakkan di pot besar dan ditempatkan di area dapur.

    Bunga Krisan

    Ilustrasi bunga krisanIlustrasi bunga krisan Foto: Getty Images/iStockphoto/miwa_in_oz

    Bunga Krisan dikenal sebagai tanaman berbunga yang memiliki warna yang mencolok. Bunga ini merupakan tanaman hias karena keindahan warna dan bentuknya. Bunga ini juga banyak digunakan dengan tujuan untuk menetralkan udara dalam ruangan.

    Namun, bunga ini juga mengeluarkan bau menyengat bagi tikus. Dilansir dari toms guide, bunganya mengandung kombinasi khusus senyawa insektisida yang beracun dan merupakan salah satu tanaman pengusir hama yang cukup efektif. Tanaman ini dapat diletakkan di luar ruangan atau juga di dalam ruangan.

    Lidah Mertua

    Potted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior designPotted plant and beautiful picture on grey chest of drawers in room, space for text. Interior design Foto: Getty Images/iStockphoto/Liudmila Chernetska

    Lidah Mertua adalah tanaman hias yang cukup populer dengan daunnya yang tegak dan berbentuk seperti pedang. Tanaman ini dapat dirawat dengan mudah karena dapat bertahan hidup dengan kadar air minimal dan berbagai kondisi cahaya.

    Tanaman ini dapat meningkatkan kualitas udara di dalam ruangan dan menciptakan ruangan tidak nyaman bagi cicak. Daunnya yang tegak dan kaku dapat melindungi sudut-sudut ruangan dan mengusir cicak yang menyukai bersembunyi di sana.

    Itulah beberapa jenis tanaman yang dapat mengusir kedatangan tikus dan cicak di dalam dapur. Semoga bermanfaat.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com