Tag: benda

  • Jangan Bersihkan Cermin Pakai Baking Soda, Ini Akibatnya


    Jakarta

    Baking soda merupakan salah satu bahan yang digunakan untuk membuat kue dan bermanfaat juga untuk membersihkan benda di rumah. Namun, tidak semua benda boleh dibersihkan dengan baking soda.

    Salah satunya adalah peralatan yang terbuat kaca maupun cermin. Membersihkan peralatan yang terbuat dari kaca dan cermin pakai baking soda justru bisa menggores permukaan kaca. Hal ini akan membuat tampilan justru menjadi keruh.

    Jika ingin membersihkan cermin, para ahli menyarankan untuk menggunakan kain microfiber yang dipadukan dengan pembersih kaca komersial atau campuran air dan cuka.


    Selain cermin, masih ada benda-benda lain yang tidak boleh dibersihkan memakai baking soda. Dilansir dari The Spruce, berikut ini informasinya.

    Meja Dapur dari Marmer dan Granit

    marmer carrara.ilustrasi marmer. Foto: Getty Images/iStockphoto/IlyaAMT

    Jangan sekali-kali membersihkan meja dapur yang terbuat dari marmer dan granit dengan baking soda. Hal itu karena bisa menggores permukaan yang bisa membuatnya tampak kusam.

    Untuk membersihkannya, jangan pakai pembersih keras. Pemilik rumah bisa membuat larutan pembersih dari campuran air dan cairan pencuci piring.

    Perabotan Kayu

    perabotan kayuperabotan kayu Foto: Istimewa

    Selain permukaan marmer dan granit, jangan bersihkan perabotan kayu dengan baking soda. Baking soda bisa membuat permukaan kayu kusam dan menghilangkan minyak pelindung dan sealant lapisan penutup.

    Benda yang Terbuat dari Kulit

    Close-up the Fragment of expensive beige leather sofa to indoors.Sofa kulit. Foto: Getty Images/iStockphoto/yanik88

    Selanjutnya ada benda yang terbuat dari kulit, misalnya sofa kulit. Menurut founder dari Maid Brigade Robin Murphy, bahan kulit sangat sensitif terhadap abrasif. Jadi ketika mengapilkasikan baking soda ke sofa kulit, bisa berisiko menimbulkan goresan atau mengikis permukaan.

    Bubuk baking soda juga sulit untuk dihilangkan dari perabotan yang terbuat dari kulit. Jadi sebaiknya hindari membersihkan dengan campuran baking soda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah Selain Sapu dan Pel


    Jakarta

    Isi rumah bukan hanya perabotan atau barang yang akan melekat pada tubuh penghuninya, banyak sekali jenis barang lainnya yang harus tersedia di rumah. Salah satunya adalah alat kebersihan. Tanpa ada alat kebersihan, bagaimana cara memastikan rumah bersih dan layak ditempati?

    Bahkan sebenarnya alat kebersihan merupakan barang yang tersedia sejak awal rumah tersebut selesai dibangun. Sebab, biasanya penghuni yang sedang mengecek hasil pembangunan pasti membutuhkan minimal sapu dan pel untuk membersihkan debu di lantai.

    Selain sapu dan pel, alat kebersihan apa lagi yang harus ada di rumah?


    Dilansir dari Homes and Gardens berikut beberapa alat kebersihan yang tidak boleh terlewat di rumah.

    Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

    1. Pengki

    Dust on a house floor and floor brush with dustpan background. Home cleaning concept.Ilustrasi Pengki Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Salah satu alat yang sangat berguna di rumah dan tentunya murah adalah pengki. Alat kebersihan satu ini berguna untuk menampung debu yang sudah dikumpulkan sehingga lebih mudah ketika dibuang. Alat ini bisa bertahan lama selama tidak untuk mengangkat benda berat atau terkena beban yang terlalu berat.

    2. Spons

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewSpons Foto: Istock

    Kebanyakan spons digunakan untuk mencuci piring. Namun, kegunaan barang satu ini lebih daripada itu. Bahannya yang bisa menyerap air sangat berguna untuk mengeringkan berbagai macam permukaan benda. Hal yang perlu diperhatikan ketika menggunakan spons adalah sebisa mungkin sering diganti karena masa pemakaiannya singkat. Apabila tidak diganti, spons akan menjadi sarang bakteri.

    3. Kain Mikrofiber

    Hand is cleaning car headlight with a using red microfiber cloth,Automotive maintenance concept.ilustrasi kain microfiber Foto: Getty Images/iStockphoto/Birdlkportfolio

    Selain spons, siapkan pula kain mikrofiber. Ukurannya beragam dan barang satu ini lebih lebar daripada spons sehingga bisa mempercepat pekerjaan. Kain mikrofiber juga tahan lama, bisa dipakai berulang kali, dan bagus untuk menyerap air.

    Ukuran serat yang kecil pada kain menciptakan listrik statis yang memungkinkannya mengangkat debu, kotoran, buih sabun, dan minyak dengan lebih kuat.

    4. Serbet

    Kitchen utensils, cloth hanging alone on wall.ilustrasi serbet Foto: Getty Images/iStockphoto/blyjak

    Serbet berbeda dengan kain mikrofiber. Serbet merupakan kain biasa yang berfungsi untuk mengelap tangan yang basah. Biasanya letaknya di dapur, dekat wastafel, atau meja makan. Serbet harus sering dicuci karena ketika permukaannya basah atau lembap bisa berpotensi muncul jamur dan jjadi tempat berkembangnya bakteri.

    5. Pembersih Kaca

    Pekerjaan membersihkan kaca gedung kerap dinilai sebagai pekerjaan laki-laki. Namun, wanita ini buktikan ia pun mampu bekerja sebagai pembersih kaca gedung.Pembersih Kaca Foto: AP Photo/Vahid Salemi

    Kaca di rumah juga harus sering-sering dibersihkan. Apabila dibiarkan, kaca akan menjadi buram dan tidak enak dipandang. Membersihkan kaca seminggu sekali juga tidak masalah. Apabila tidak punya alat untuk mengelap kaca, bisa memakai kain mikrofiber.

    6. Kemoceng

    70 Persen warga Desa Tarikolot, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, merupakan pembuat kerajinan tradisional. Mereka memproduksi sapu, kemoceng dan lain-lain.Ilustrasi Kemoceng Foto: Bima Bagaskara

    Kemoceng merupakan alat pembersih untuk membuang debu yang menempel pada perabotan rumah tangga. Alat ini hanya bisa dipakai untuk membersihkan permukaan yang kering. Pengganti kemoceng bisa memakai kain kering atau kain mikrofiber yang kering.

    7. Sikat Gosok

    Sikat LantaiSikat Gosok Foto: iStock

    Bentuknya mirip sapu karena memiliki tongkat yang panjang. Padahal alat kebersihan ini berbeda dengan sapu. Sikat gosok berguna untuk membersihkan noda membandel pada lantai atau dinding. Bagian bawahnya keras, tajam, dan rapat.

    8. Sikat Toilet

    Toilet Brush on White Background.Toilet Brush on White Background. Foto: iStock

    Area kamar mandi sangat membutuhkan sikat toilet. Fungsinya untuk membersihkan toilet agar bersih dari kotoran dan noda yang membandel.

    9. Penyedot Debu (Vacuum Cleaner)

    happy girl cleaning carpet with vacuum cleanerhappy girl cleaning carpet with vacuum cleaner Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

    Penyedot debu atau vacuum cleaner merupakan alat kebersihan tidak wajib karena tidak semua keluarga bisa membeli barang ini. Namun, apabila kamu memiliki vacuum cleaner, tidak perlu lagi ada pengki atau sapu di rumah karena alat ini bisa menyedot debu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Barang Ini Haram Disimpan di Kamar, Bisa Bikin Ganggu Ketenangan


    Jakarta

    Kamar tidur merupakan ruang di mana penghuninya dibebaskan untuk melakukan apa pun. Salah satu hal menarik dengan memiliki kamar sendiri adalah penghuninya bisa meletakkan segala barang dan menyusunnya sesuai selera.

    Meskipun dibebaskan, ternyata ada lho benda-benda yang seharusnya tidak ditempatkan di kamar. Menurut Laura W Jenkins, benda-benda yang dilarang ini dapat mengganggu kegiatan dan menyulitkan penghuninya mendapat ketenangan. Lantas, barang-barang apa saja kah itu?

    Dilansir dari The Spruce, berikut daftar barang yang sebaiknya tidak disimpan di kamar tidur.


    Barang yang Nggak Cocok Disimpan di Kamar

    1. Barang Elektronik

    Saat ini setiap orang rasanya tidak bisa benar-benar lepas dari keberadaan barang elektronik terutama ponsel. Bahkan banyak orang yang memilih menghabiskan waktu luang di atas kasur sambil menonton atau sekadar melihat kabar di sosial media. Menurut desainer interior Laura W Jenkins, alasan barang elektronik dilarang berada di kamar karena dapat mengganggu kualitas tidur seseorang.

    2. Baju Tidak Terpakai dan Peralatan Gym

    Keberadaan baju kotor atau barang yang berbahaya memang seharusnya diletakkan di tempat sendiri. Kamar merupakan ruangan yang harus memberikan kenyamanan pada penghuninya. Menurut Desainer Jean Parker menjelaskan kamar tidur seharusnya menjadi tempat yang benar-benar bisa me-recharge energi atau beristirahat sehingga sebaiknya tidak ada peralatan gym di dalam kamar tidur.

    “Kamar tidurmu bukanlah tempat gym, jadi saya akan menahan diri untuk menempatkan alat-alat olahraga di sana,” ujarnya dikutip, Selasa (1/7/2025).

    3. Terlalu Banyak Rak

    Terlalu banyak banyak berarti membutuhkan banyak ruang penyimpanan. Pada beberapa ruang, jenis penyimpanan yang cocok adalah rak terbuka. Rak bisa diletakkan di mana pun, baik atas maupun bawah dan lebih mudah untuk mengambil barang apabila kondisinya terbuka. Namun, menurut desainer Abbie Naber, apabila terdapat rak terbuka di dalam kamar sebaiknya diisi dengan benda-benda yang bisa membuatmu tersenyum dan diisi seminimal mungkin.

    4. Peralatan Kantor

    Desainer Amity Worrel menyarankan menggunakan meja yang sederhana saja yang tidak mengingatkanmu akan pekerjaan. Terlalu banyak barang kantor justru membuat penghuninya tidak bisa membedakan kapan waktu harus beristirahat dan kapan harus bekerja.

    “Saat membuat tempat yang seharusnya membuat rileks dan menjadi pelarian dari pekerjaan, sangat penting untuk mempertimbangkan apa yang harus ada di kamar atau tidak,” paparnya.

    Itulah beberapa benda yang tidak perlu ada di dalam kamar. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Jangan Simpan 9 Benda Ini Dekat Kompor Kalau Nggak Mau Nyesel


    Jakarta

    Kompor merupakan benda yang wajib ada di dalam dapur. Selain kompor, ada berbagai macam barang yang disimpan di dapur, seperti alat masak dan bahan makanan.

    Benda-benda di dapur tidak boleh ditaruh sembarangan, apalagi sampai berdekatan dengan kompor. Pasalnya, kompor sebagai sumber api berisiko membakar benda di dekatnya.

    Nah, ada beberapa benda yang rawan terbakar atau rusak kalau berada dekat kompor. Simak benda apa saja yang tidak boleh diletakkan dekat kompor di sini.


    Benda yang Tak Boleh Berada di Dekat Kompor

    Inilah deretan benda yang sebaiknya ditempatkan jauh dari kompor, dikutip dari Real Simple.

    1. Tisu

    Tisu memiliki bahan yang mudah terbakar. Benda ini bisa saja ditaruh di berbagai tempat, tetapi sebaiknya hindari area kompor.

    2. Benda Elektronik

    Jauhkan benda elektronik seperti pemanggang roti, laptop, dan ponsel dari kompor. Benda-benda ini rawan meleleh akibat panas tinggi.

    3. Rempah-rempah

    Sebaiknya rempah-rempah tidak disimpan dekat kompor. Panas dari kompor bisa mengeringkan minyak esensial di dalam rempah-rempah. Lalu, uap dari merebus air atau sop membuat rempah-rempah bubuk lembap dan cepat menggumpal.

    4. Makanan Cepat Busuk

    Makanan yang cepat busuk seperti kentang, sayuran, dan bawang perlu dijauhkan dari kompor. Makanan seperti itu membutuhkan lingkungan dengan suhu ruangan yang dingin atau sejuk. Kalau diletakkan dekat kompor, makanan tersebut akan cepat lunak dan membusuk.

    5. Produk Pembersih

    Kemudian, jangan simpan produk pembersih seperti sabun cuci piring dekat kompor. Produk tersebut mudah terbakar karena kandungan bahan kimia di dalamnya.

    6. Minyak Goreng

    Biasanya minyak goreng berada dekat kompor agar mudah diambil. Namun, sebenarnya minyak goreng sensitif terhadap suhu tinggi. Kualitas minyak bisa menurun kalau disimpan dekat kompor.

    7. Cuka

    Cita rasa cuka bisa berubah akibat suhu tinggi dari kompor. Sebaiknya hindari meletakkan cuka di area kompor.

    8. Benda Plastik

    Berbagai peralatan dapur ada yang terbuat dari plastik. Pastikan untuk menaruh peralatan tersebut jauh dari kompor agar tidak meleleh, melengkung, mengering, bahkan terbakar kalau terlalu dekat api.

    9. Kain

    Terakhir, jauhkan bahan-bahan kain seperti sarung tangan oven dari kompor. Bahan kain sangat rawan terbakar dekat kompor.

    Itulah sejumlah benda yang perlu dijauhkan dari area kompor. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jarang Dicuci, Keset Kamar Mandi Bisa Jadi Sarang Bakteri!



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan salah satu ruangan paling cepat kotor di rumah. Salah satu benda yang tak luput kotor adalah keset kamar mandi.

    Sayangnya, keset kamar mandi sering kali luput dari perhatian penghuni rumah, sehingga jarang dicuci. Padahal, keset harus rajin dicuci atau diganti karena bisa menjadi tempat bakteri dan jamur berkembang biak.

    Dengan mencuci keset kamar mandi, kebersihan kamar mandi lebih terjaga karena terhindari dari pertumbuhan bakteri dan jamur. Hal itu membantu menurunkan risiko timbulnya penyakit.


    Selain itu, tampilan kamar mandi bakal lebih bersih kalau penghuni rajin mencuci keset. Aroma kamar mandi pun bakal lebih segar.

    Lantas, kapan dan seberapa sering penghuni rumah perlu mencuci keset kamar mandi? Simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari HappyNest, Rabu (2/7/2025).

    Seberapa Sering Keset Kamar Mandi Harus Dicuci?

    Intensitas mencuci keset kamar mandi tergantung pada beberapa faktor, termasuk berapa penghuni rumah, seberapa sering keset dilalui, serta kebersihan kamar mandi secara menyeluruh. Keset kamar mandi di rumah yang sibuk sebaiknya dicuci setiap 3-5 hari.

    Jika kamar mandi hanya digunakan oleh segelintir orang serta tidak terlalu sering, penghuni bisa mengulur waktu buat mencuci keset. Namun, penting untuk menjaga kebersihan kamar mandi, sehingga keset tidak perlu sering dibersihkan. Dalam hal ini, mencuci keset kamar mandi bisa seminggu sekali.

    Di sisi lain, seberapa sering mencuci keset kamar mandi bisa ditentukan tergantung kondisi keset. Kalau keset terlihat ada berubah warna atau muncul bau tak sedap, itulah tanda untuk mencucinya.

    Penghuni rumah juga perlu memperhatikan kapan harus mengganti keset dengan yang baru. Keset kamar mandi lama-lama dapat rusak dan kehilangan kemampuannya menyerap air. Jika sudah tidak berbentuk, inilah saatnya untuk menggantinya.

    Cara Cuci Keset Kamar Mandi

    Cara terbaik untuk mencuci keset kamar mandi adalah menggunakan mesin cuci dengan air hangat. Namun, kalau bahan keset raput, penghuni bisa mencucinya menggunakan tangan dengan air hangat dan detergen.

    Sebaiknya menggunakan detergen yang lembut dan memiliki pH netral. Bahan kimia keras seperti pemutih dapat merusak keset kamar mandi, jadi hindari bahan kimia tersebut. Keset kamar mandi akan lebih awet jika digantung hingga kering setelah dicuci dan dijauhkan dari area lembap.

    Itulah informasi seputar mencuci keset kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Sembarangan Taruh Barang di Atas Kloset Duduk, Segini Batasannya



    Jakarta

    Kloset duduk merupakan alat sanitasi yang didesain memiliki tangki air dan area untuk duduk. Selain itu, pada bagian lubangnya juga bisa ditutup sehingga ketika menyiram, tidak ada air yang terciprat dan bau bisa ditutup sementara.

    Salah satu kebiasaan yang mungkin sebagian orang lakukan adalah meletakkan benda-benda di atas tangki air dan penutup kloset duduk. Baik itu sifatnya sementara, maupun memang menjadi kloset sebagai tempat penyimpanan tambahan di kamar mandi. Kira-kira kebiasaan seperti ini sebenarnya boleh nggak sih atau sebenarnya dapat berdampak pada kloset?

    Menurut Sales Merchandiser PT Trilliun Prima Sukses Ugih tidak masalah meletakkan beberapa benda di atas tangki air dan tutup lubang kloset. Selama benda tersebut ringan, seperti pakaian, botol sabun, botol sampo, dan benda lainnya yang ringan.


    Sebab, kloset duduk saat ini terbuat dari keramik tanah liat. Untuk badan klosetnya sendiri bisa menahan beban hingga 100 kg. Namun, untuk bagian penutup itu terbuat dari plastik berbahan Polyvinyl Chloride (PVC). Bagian ini tentu tidak sekuat badan dari kloset tersebut sehingga tidak bisa menahan beban hingga 100 kg.

    Hal senada juga diungkapkan oleh Sales Consultant PT Surya Pertiwi Tbk (TOTO) Muhammad Dhika yang mengungkapkan tidak masalah jika di atas kloset diletakkan beberapa benda seperti botol sabun dan sampo.

    “Kalau untuk body, dia maksimal di 80-100 kg, kalau ini (tangki) 20 kg, maksimal ya,” ujar Dhika saat ditemui di Indonesia Building Technology (IndoBuildTech) Expo 2025, ICE BSD City, pada Jumat (4/7/2025).

    Setiap produsen memakai jenis bahan dan bentuk toilet yang berbeda. Namun, saat ini rata-rata material yang digunakan untuk kloset duduk masih sama, yakni body terbuat dari keramik tanah liat dan penutup dari PVC.

    “(Body-nya dari keramik bukan sih?) Iya, keramik tanah liat. PVC tapi di atasnya lagi,” katanya.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Barang Ini Sebaiknya Dibuang dari Rumah, Bisa Bawa Petaka!


    Jakarta

    Ada berbagai macam barang yang bermanfaat untuk membantu kegiatan sehari-hari. Namun, ada juga sejumlah barang yang sudah tidak terpakai dan tanpa disadari hanya disimpan selama bertahun-tahun.

    Ternyata, menyimpan barang yang tidak terpakai sangat tidak dianjurkan. Menurut feng shui, menyimpan barang yang tak terpakai dianggap membawa sial dan petaka bagi penghuni rumah.

    Feng shui sendiri adalah praktik dari China dalam menata benda untuk mendorong keselarasan dengan alam. Energi positif yang muncul dari keseimbangan ini dapat membangun keharmonisan antara individu dengan lingkungannya.


    Apa saja barang yang sebaiknya dibuang menurut feng shui? Simak selengkapnya dalam artikel ini.

    Barang yang Lebih Baik Dibuang Karena Bisa Bawa Petaka

    Dikutip dari Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut sejumlah barang yang sebaiknya dibuang dari rumah karena bisa membawa energi negatif menurut feng shui:

    1. Barang yang Sudah Rusak

    Masih suka menyimpang barang yang sudah rusak? Bisa jadi hal itu membuat aliran energi negatif masuk ke dalam rumah. Beberapa orang menganggap barang tersebut masih bisa diperbaiki, meski pada akhirnya tak tersentuh sama sekali.

    Dalam feng shui, barang yang sudah rusak dan tidak dibuang selama berbulan-bulan melambangkan energi yang cenderung tidak bergerak. Kebiasaan menyimpan barang rusak dapat menghalangi pertukaran energi positif ke dalam rumah.

    Jika memang punya barang rusak dan ingin diperbaiki maka segera lakukan. Kalau tak ada waktu untuk memperbaikinya, lebih baik dibuang dan membeli yang baru.

    2. Tanaman dan Bunga Layu

    Menanam bunga dan tanaman hijau di halaman bisa membuat hunian terlihat hijau dan asri. Namun jika jarang dirawat dan disiram air, maka tanaman bisa layu dan mati.

    Terkadang, banyak orang yang tak sadar tanaman hiasnya sudah layu dan dibiarkan selama berhari-hari. Jika tidak segera dicabut dari tanah, tanaman layu dapat melambangkan kematian atau pembusukan bagi penghuni rumah.

    Feng shui menilai tanaman layu dapat membawa energi negatif dan berpotensi membawa petaka bagi seisi rumah. Hal ini dapat memengaruhi hubungan rumah tangga hingga karier.

    3. Hadiah yang Tidak Diinginkan

    Ketika menerima sebuah hadiah, kamu tentu tak akan tahu apa isi di dalamnya. Setelah hadiah dibuka dan ternyata kamu tidak menyukainya, lebih baik diberikan kepada orang lain.

    Sebab, feng shui menilai jika menyimpan barang dari hadiah yang tidak diinginkan dapat membawa energi negatif ke dalam rumah. Hal tersebut bisa membawa suasana buruk dan akhirnya mengganggu keharmonisan rumah tangga.

    Demikian tiga barang yang sebaiknya dibuang karena dapat membawa petaka menurut feng shui. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC Kalau Nggak Mau Rusak


    Jakarta

    Meletakkan benda di bawah AC sebenarnya sah-sah saja. Meski begitu, tidak semua benda terbilang aman jika diletakkan di bawah AC langsung.

    AC memang mengeluarkan udara yang dingin sehingga dapat menyejukkan ruangan. Namun, udara dingin itu justru dapat merusak beberapa benda penting. Kalau dibiarkan terus-menerus bisa jadi benda kesayanganmu malah rusak.

    Ingin tahu apa saja benda yang tidak boleh ditaruh di bawah AC? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    Benda Ini Jangan Ditaruh di Bawah AC Kalau Nggak Mau Rusak

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, Minggu (6/7/2025), berikut sejumlah benda yang tidak aman jika ditaruh tepat di bawah AC:

    1. Furnitur Besar

    Meletakkan furnitur berukuran besar di bawah AC sangat tidak disarankan. Furnitur seperti lemari atau rak buku diyakini dapat menghalangi udara sejuk untuk mengalir ke seluruh ruangan.

    Alhasil, ruangan tidak akan terasa dingin meski AC sudah diatur ke suhu paling rendah. Jadi, sebelum memasang AC pastikan letaknya tidak di bawah furnitur besar.

    2. Kompor dan Oven

    Peralatan seperti kompor dan oven dapat mengeluarkan suhu panas ketika digunakan. Jika kamu memasang AC di dekat kedua barang tersebut maka harus bekerja lebih ekstra untuk mendinginkan ruangan. Di sisi lain, tagihan listrik bisa membengkak gara-gara harus mengatur suhu AC paling rendah.

    3. Barang Elektronik

    Beberapa orang sering meletakkan barang elektronik seperti TV, komputer, atau konsol game di bawah AC. Alasannya karena udara dingin dari AC dapat mendinginkan benda elektronik tersebut yang terus digunakan hampir setiap hari.

    Padahal, meletakkan barang elektronik di bawah AC justru dapat memengaruhi suhu ruangan. Apalagi jika barang elektronik tersebut terus digunakan selama berjam-jam, selain membuat ruangan terasa hangat sekaligus berisiko merusak barang itu sendiri karena dipakai non-stop.

    4. Tanaman Hidup

    Meletakkan tanaman hidup di bawah AC juga tidak disarankan. Aliran udara dingin dari AC secara langsung bisa berdampak langsung pada kesehatan, pertumbuhan, dan penampilan tanaman hias.

    Padahal tanaman hias dapat hidup di lingkungan yang hangat dan lembap. Udara yang terlalu dingin justru membuat tanaman dehidrasi serta membuat daunnya mengerut, layu, kering, atau berubah warna.

    Itulah empat benda yang jangan ditaruh di bawah AC karena dapat merusaknya. Semoga menambah pengetahuan detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Lupa Cabut 5 Benda Ini dari Stopkontak biar Nggak Boros Listrik


    Jakarta

    Rumah biasanya diisi dengan berbagai perangkat elektronik seperti TV, lemari es, dan mesin cuci. Benda elektronik akan menyala kalau mendapat aliran listrik dari stop kontak.

    Benda tersebut memakan daya listrik ketika dinyalakan. Apalagi kalau perangkat mempunyai watt yang cukup besar, semakin banyak listrik terpakai.

    Penggunaan listrik yang berlebihan dapat membuat tagihan listrik membengkak. Oleh karena itu, penghuni perlu bijak dalam menggunakan benda elektronik.


    Selain mematikan perangkat ketika tidak digunakan, penghuni rumah sebaiknya mencabut aliran listrik dari stop kontak juga. Sebab, aliran listrik masih bisa terserap selama benda tersambung ke stop kontak.

    Benda yang Sebaiknya Dicabut dari Stop Kontak

    Inilah sederet benda elektronik yang sebaiknya dicabut aliran listriknya ketika tidak digunakan, dilansir dari Better Homes & Gardens.

    1. Pengisi Daya atau Charger

    Sebagian orang masih punya kebiasaan meninggalkan pengisi daya atau charger laptop dan ponsel tetap tersambung ke stop kontak. Padahal, penghuni tidak sedang mengisi daya perangkatnya. Meski terkesan sepele, sebenarnya charger menguras daya listrik yang besar. Hal ini pun bisa membuat charger cepat rusak.

    2. TV

    Kemudian, TV juga sering kali dibiarkan tersambung ke stop kontak saat tidak digunakan. Belum lagi, ada saja penghuni meninggalkan TV terus menyala semalaman ketika sedang tidur. Kedua hal tersebut bikin boros listrik.

    3. Peralatan Dapur

    Sejumlah peralatan dapur memang harus terus mendapat aliran listrik, seperti lemari es dan freezer. Akan tetapi, beberapa peralatan dapur lebih baik dicabut dari stop kontak setelah selesai digunakan. Peralatan tersebut di antaranya rice cooker, microwave, dan coffee maker.

    4. Komputer

    Selanjutnya, komputer juga sebaiknya tidak dibiarkan terus terhubung ke listrik kalau tak terpakai. Walaupun dalam mode ‘sleep’ atau ‘hibernate’, komputer sebenarnya tidak benar-benar mati.

    5. Perangkat Multimedia dan Hiburan

    Beberapa rumah dilengkapi dengan peralatan multimedia, misalnya home speaker dan soundbar. Colokan listrik pada perangkat tersebut harus segera dicabut jika memang tidak digunakan. Peralatan hiburan seperti konsol gim juga sebaiknya dicabut dari stop ketika menganggur.

    Itulah beberapa benda yang tak boleh lupa dicabut jika ingin hemat listrik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Tertukar antara Bed Cover dan Seprai, Ini Perbedaannya



    Jakarta

    Tempat tidur biasanya dilapisi dengan kain seperti selimut, bed cover, dan seprai. Perlengkapan tersebut untuk menambah estetika maupun kenyamanan bagi penggunanya.

    Beberapa istilah perlengkapan itu terkadang tertukar misalnya bed cover dan seprai. Nah, kedua benda itu punya fungsi dan bentuk yang berbeda.

    Lantas, apa perbedaan antara bed cover dan seprai? Simak penjelasannya berikut ini.


    Perbedaan Bed Cover dan Seprai

    Inilah beberapa perbedaan bed cover dan seprai, dikutip dari Comfort Beddings.

    1. Bentuk

    Bed cover adalah kain persegi yang berbentuk lebar dan tebal. Kain ini juga tebal, sehingga bisa memberikan kenyamanan dan kehangatan bagi penghuni.

    Sementara itu, seprai berupa kain tipis dan lebar. Bentuknya menyesuaikan dengan dimensi kasur. Pinggiran seprai terdapat karet untuk menyangkutkan ke matras.

    2. Fungsi

    Bed cover mempunyai berfungsi untuk menutup permukaan kasur. Selain itu, bed cover bisa menjadi selimut buat memberi kehangatan.

    Di sisi lain, seprai adalah kain untuk menutup permukaan matras agar tidak langsung menyentuh kulit. Lapisan ini melindungi kulit dari alergi dan iritasi akibat debu dan bakteri pada kasur.

    3. Estetika

    Bed cover dan seprai sama-sama bisa menambah estetika tempat tidur. Akan tetapi, bed cover tersedia dalam berbagai motif dan warna unik, sehingga lebih cocok untuk dekorasi. Sementara itu, seprai biasanya berwarna polos dan motif tidak terlalu mencolok.

    4. Ukuran

    Meski bed cover dan seprai sama-sama melapisi permukaan tempat tidur, kedua benda ini berbeda dari segi ukuran. Bed cover biasanya hanya tersedia dalam satu ukuran sana, sedangkan seprai beberapa ukuran untuk menyesuaikan banyak ukuran kasur.

    Itulah perbedaan bed cover dan seprai. Jangan sampai tertukar ya!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com