Tag: bentol

  • 9 Cara Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah Pakai Bahan Alami


    Jakarta

    Nyamuk adalah serangga yang sangat mudah dijumpai di Indonesia, hal ini karena nyamuk sangat senang berada di tempat yang hangat. Salah satu faktornya adalah karena Indonesia terletak di garis khatulistiwa, yang tidak lain membuat negara kita beriklim tropis.

    Kamu harus membasmi nyamuk sampai ke akarnya kalau ingin efek jangka panjang, seperti membasmi sumbernya yaitu genangan air. Mau musim panas atau musim hujan, kalau lingkungan di sekitarmu mendukung perkembangbiakan nyamuk, maka sama saja.

    Keberadaan nyamuk sangat mengganggu kegiatan penghuni rumah siang dan malam. Selain menimbulkan bentol dan gatal, suara bising nyamuk terbang pasti mengganggu tidurmu, ‘kan? Di samping itu, gigitan nyamuk juga dapat menjadi media penyebaran penyakit berbahaya, di antaranya adalah demam berdarah, demam kuning, dan malaria.


    Obat nyamuk bakar dan semprotan nyamuk adalah pilihan banyak orang untuk membasmi nyamuk. Namun, kamu tahu nggak kalau ada cara alami mengusir nyamuk tanpa obat-obatan? Begini ulasannya.

    1. Kamper

    Kamper atau yang biasa disebut kapur barus pasti tidak asing di telingamu. Kamper sudah lama terkenal sebagai obat tradisional pengusir nyamuk di rumah. Aromanya yang tajam sangat ampuh menangkal nyamuk. Beli kamper tablet lalu taruh di mangkuk berisi air. Pastikan posisinya sulit untuk dijangkau anak-anak dan hewan karena sangat berbahaya jika terkonsumsi. Ganti kamper setiap beberapa hari sekali.

    2. Bubuk Kopi

    Dilansir dari Livspace, Sabtu (16/3/2024) selain menghasilkan nitrogen untuk tanaman di sekitarnya, bubuk kopi juga bisa mengusir nyamuk. Trik yang satu ini sangat mudah untuk dilakukan. Kalau masalah di rumahmu adalah genangan air, solusinya adalah bubuk kopi.

    Seperti yang kita tahu, nyamuk menyukai genangan air, jadi kamu cukup menaburkan bubuk kopi ke genangannya. Telur nyamuk akan muncul ke permukaan dan mati karena kekurangan oksigen. Tidak hanya nyamuk, bubuk kopi juga bisa mengusir serangga lainnya.

    3. Taruh Irisan Lemon dan Cengkeh di Sekitar Rumah

    Aroma yang dihasilkan oleh lemon dan cengkeh sudah terbukti dapat mengusir nyamuk di rumah. Belah lemon jadi dua dan isikan cengkeh pada masing-masing bagian. Taruh di beberapa piring dan letakkan perpaduan ini di sekitar rumahmu yang banyak nyamuknya.

    4. Aplikasikan Semprotan Bawang Putih

    Bawang putih mengandung belerang yang tidak disukai nyamuk. Cukup hancurkan beberapa siung bawang putih dan rebus dalam air untuk membuat campuran. Lalu, pakai botol semprot untuk menyemprotkan larutan tadi di sekitar garasi, kamar, dan tempat lainnya.

    Larutan bawang putih dapat langsung mematikan nyamuk. Kamu tidak perlu khawatir dengan baunya, karena tidak akan bertahan lama. Kamu juga bisa mengkonsumsi bawang kalau merasa keberatan melakukan cara yang satu ini.

    5. Minyak Esensial

    Bahan selanjutnya yang ampuh mengusir nyamuk adalah minyak esensial, seperti minyak lavender. Semprotkan minyak lavender ke seluruh ruangan di rumahmu, kamu juga bisa semprotkan di pakaianmu untuk mengusir nyamuk.

    Bahkan, kamu juga bisa oleskan di tubuhmu untuk mencegah gigitan nyamuk. Beberapa tetes minyak lavender juga bisa meredakan gigitan nyamuk.

    6. Burung

    Salah satu pengendali perkembangbiakan nyamuk adalah burung, karena memang burung suka memakan nyamuk. Kamu hanya perlu menaruh satu atau dua tempat makan burung di balkon atau teras. Hal ini akan mengundang burung datang ke rumahmu, yang mana mereka akan memakan nyamuk yang ada di rumahmu.

    7. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Kemangi memiliki daun beracun bagi serangga, jentik nyamuk yang memakannya akan mati. Kamu bisa tanam satu atau dua kemangi di pintu masuk rumahmu. Kamu juga bisa membuat semprotan pengusir nyamuk dengan beberapa helai daun kemangi.

    Serai juga sering dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk secara alami. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa citronella yang bisa menyembunyikan bau asam laktat dan karbon dioksida yang dipakai nyamuk untuk mencari mangsanya.

    8. Cuka Apel

    Cuka apel yang dicampurkan dengan witch hazel adalah kombinasi pengusir nyamuk yang ampuh. Campurkan cuka apel dan witch hazel dengan takaran yang sama ke dalam mangkuk kecil. Lalu, agar tidak terlalu menyengat bisa ditambah beberapa tetes minyak esensial. Kalau bisa pilihlah yang bersifat anti-nyamuk, seperti serai atau kayu putih. Isi botol semprot dengan campuran tadi sampai setengahnya. Kocok dahulu sebelum disemprotkan.

    9. Hilangkan Genangan Air

    Hal utama untuk mengusir nyamuk adalah dengan membasmi tempat berkembangbiaknya yang tidak lain adalah genangan air. Air yang tenang adalah tempat kesukaan nyamuk untuk bertelur,jadi kamu bisa memutus siklusnya dari sini. Bersihkan genangan air yang ada di sekitar rumahmu, seperti pot tua di balkon tanpa drainase memadai biasanya menampung air hujan yang berpotensi menjadi sarang nyamuk.

    Itulah 9 cara yang ampuh untuk mengusir nyamuk dari rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Bahan Alami Ampuh Basmi Gigitan Nyamuk di Rumah dan Cara Menggunakannya


    Jakarta

    Nyamuk termasuk serangga yang sering ditemukan di rumah, terutama selama musim hujan. Serangga ini suka menggigit dan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka.

    Setelah mengisap darah, kulit yang digigit biasanya terasa gatal dan mengalami bentol. Gigitan nyamuk juga berisiko menyebarkan penyakit serius antara lain demam berdarah dan malaria.

    Karena itu, penting mengetahui cara mencegah gigitan nyamuk agar tidak terinfeksi penyakit. Simak bahan alami yang digunakan untuk memberantas nyamuk di bawah ini.


    Bahan Alami untuk Basmi Nyamuk

    Mengutip The Spruce, Livspace, Homes & Gardens, dan Healthline, berikut sejumlah bahan bisa yang bertindak sebagai obat nyamuk alami:

    1. Gula dan Ragi

    Ragi, gula, dan air dapat dimanfaatkan sebagai perangkap nyamuk. Ragi yang dicampur gula dan air akan berfermentasi dan melepaskan karbon dioksida yang disukai serangga itu. Nantinya nyamuk akan terpikat dan terperangkap dalam larutan tersebut.

    Caranya, campurkan ΒΌ sdt ragi dengan 50 g gula dan segelas air lalu aduk rata. Taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan perangkap di lokasi nyamuk berkeliaran.

    2. Cuka Apel dan Soda Kue

    Soda kue yang ditambahkan cuka apel juga akan mengeluarkan gas karbon dioksida yang disenangi nyamuk. Bahan-bahan ini dapat pula dibuat menjadi umpan nyamuk.

    Caranya juga sama. Campurkan 4 sdm soda kue dengan segelas cuka apel lalu aduk rata. Lanjut taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan umpan di area rumah yang banyak nyamuk.

    3. Soda Kue dan Gula

    Umpan nyamuk lainnya menggunakan soda kue, gula, dan air. Larutan ketiga bahan ini juga bisa menghasilkan karbon dioksida dan membuat nyamuk terperangkap.

    Cara buatnya, campur soda kue dan gula dengan takaran yang sama. Tambahkan secukupnya air dan aduk rata. Taruh larutan di piring dangkal atau masukkan ke dalam botol. Letakkan perangkap di lokasi yang banyak nyamuk.

    4. Lemon dan Bawang Putih

    Lemon dan bawang putih akan menghasilkan kombinasi aroma yang tidak disukai nyamuk. Untuk mendapatkan khasiatnya, peras lemon dan ambil air sarinya. Bersihkan bawang putih, geprek atau potong-potong lalu rebus dalam air.

    Biarkan air rebusan bawang putih menjadi dingin lalu tambahkan perasan lemon. Masukkan larutan tersebut ke dalam botol semprot. Semprotkan ke setiap sudut rumah.

    5. Cengkeh dan Lemon

    Lemon dan cengkehIlustrasi lemon dan cengkeh untuk mengusir nyamuk Foto: Getty Images/imv

    Nyamuk membenci aroma cengkeh dan lemon, hal ini tentunya dapat dimanfaatkan dengan baik. Potong beberapa buah lemon menjadi masing-masing beberapa bagian. Selipkan beberapa cengkeh ke potongan lemon tersebut.

    Letakkan potongan lemon cengkeh di atas piring dan tempatkan di seluruh area rumah. Serangga kecil yang terbang itu akan hempas dari hunian.

    6. Minyak Lemon Eucalyptus

    Aroma minyak lemon eucalyptus mampu mengusir nyamuk. Minyak esensial ini dapat digunakan untuk membuat semprotan pengusir nyamuk.

    Caranya dengan melarutkan beberapa tetes minyak lemon eucalyptus dengan air lalu masukkan ke dalam botol semprot. Semprotkan larutan ini ke seluruh ruangan. Bisa juga gunakan minyak esensial ini dalam diffuser.

    Meski tidak disukai nyamuk, aroma minyak lemon eucalyptus aman bagi manusia. Justru aromanya bisa memberikan keharuman di area rumah.

    7. Minyak Citronella

    Citronella merupakan tanaman sejenis geranium yang sudah dikenal sebagai “tanaman pengusir nyamuk”. Minyak atsiri yang diekstrak dari tanaman ini memiliki aroma khas yang tidak disenangi nyamuk dan serangga lain.

    Minyak citronella dapat dijadikan semprotan pengusir nyamuk. Caranya dengan menambahkan beberapa tetes minyak ke dalam air. Larutannya dapat disemprotkan ke seluruh ruangan hunian.

    8. Minyak Lavender

    Lavender flowers, apothecary bottle, bowl of bath salt and towelsIlustrasi minyak lavender Foto: Thinkstock

    Minyak yang diekstrak dari bunga lavender ini juga mengeluarkan aroma yang dapat menghempaskan nyamuk. Sama seperti poin sebelumnya, minyak lavender dapat dicampurkan dengan air untuk dijadikan semprotan pengusir nyamuk.

    Minyak lavender sendiri dapat diteteskan pada kain dan digosokkan ke area tubuh yang sensitif terhadap gigitan nyamuk agar mencegah serangga itu menghampiri dan menggigit.

    9. Minyak Kayu Manis

    Minyak ekstrak kayu manis bisa pula dimanfaatkan untuk menghempaskan nyamuk dari rumah. Larutan minyak kayu manis dan air dapat disemprotkan ke seluruh ruangan maupun dioleskan ke kulit agar tidak digigit nyamuk.

    10. Tanaman Pengusir Nyamuk

    Selain bahan-bahan yang telah disebutkan, ada banyak tanaman yang berfungsi sebagai pengusir nyamuk alami. Tanaman ini dapat ditanam di halaman untuk mengurangi kehadiran serangga kecil itu dan mencegahnya berkeliaran di area rumah.

    Tanaman pengusir nyamuk ini meliputi lavender, serai, citronella, mint, dan rosemary. Sejumlah tanaman ini juga bisa diletakkan dekat jendela atau pintu agar menghalangi nyamuk masuk ke dalam rumah.

    Sebagai catatan, obat nyamuk alami tidak lantas mematikan atau membasmi nyamuk. Bahan-bahan alami mencegah gigitan tanpa mengakibatkan nyamuk mati. Sehingga, obat nyamuk alami lebih aman bagi manusia dan tidak mengganggu keseimbangan lingkungan.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 10 Tanaman yang Bikin Nyamuk Pergi Jauh dari Rumah


    Jakarta

    Nyamuk termasuk hama yang kerap mendatangi rumah, khususnya selama musim hujan. Serangga ini akan mengisap darah manusia guna keperluan reproduksi mereka. Akibatnya, kulit yang digigit akan gatal dan mengalami bentol.

    Gigitan nyamuk juga berisiko menularkan penyakit meliputi malaria dan demam berdarah. Maka dari itu, penting melakukan tindakan pencegahan agar hama ini tidak membahayakan kesehatan.

    Ada sejumlah tanaman yang bantu menangkal nyamuk datang dan mengisap darah. Apa saja?


    Tanaman Penolak Nyamuk

    Dilansir The Spruce dan WebMD, berikut sederet tanaman penangkal nyamuk di rumah:

    1. Serai

    Serai mengandung sitral dan geranial, bahan aktif yang dikenal mampu mengusir nyamuk. Tanaman berumput ini juga mengeluarkan aroma menyegarkan yang tidak berbahaya bagi manusia tapi tidak disenangi nyamuk.

    Agar efektif menangkal nyamuk, beberapa helai atau cincangan kasar serai dapat disebarkan di dekatmu.

    2. Geranium

    Bunga geranium.Ilustrasi tanaman geranium Foto: iStock/ph2212

    Tanaman berbunga warna-warni ini mengandung zat kimia pencegah gigitan nyamuk seperti geraniol dan citronellol. Ekstrak geranium yang dioleskan pada kulit dapat melindungi dari nyamuk hingga delapan jam.

    3. Citronella

    Citronella menjadi pengusir nyamuk alami yang telah digunakan sejak lama. Tanaman ini memiliki aroma kuat dan kaya akan zat penangkal nyamuk seperti sitronelol, sitronelal, geraniol..

    Memiliki bau lemon yang kuat, citronella adalah pengusir nyamuk alami. Mengandung bahan kimia yang mengusir nyamuk, seperti sitronelol.

    4. Eucalyptus

    Eucalyptus dapat tumbuh besar tapi bisa berukuran kecil jika ditanam dalam pot. Aroma eucalyptus yang khas dapat menangkal gigitan nyamuk.

    5. Mint

    Tanaman mintIlustrasi tanaman mint Foto: Getty Images/stock_colors

    Berbagai varietas mint dapat dimanfaatkan untuk mengusir nyamuk. Tanaman ini mudah dirawat dan tumbuh menjalar dengan cepat. Karena itu, berhati-hatilah jika menanamnya di halaman rumah dan sebaiknya ditanam dalam pot.

    6. Rosemary

    Aroma rosemary dapat mengusir nyamuk dan hama lain seperti ngengat. tanaman herba ini menyukai iklim hangat dan kering.

    7. Lavender

    Minyak ekstrak lavender bisa menghambat indra penciuman nyamuk. Pada akhirnya, serangga terbang itu menjauh. Meskipun minyak esensialnya lebih efektif, tanaman lavender yang ditanam di halaman bantu menangkal nyamuk.

    8. Marigold

    Orange marigold flowers.Please see more similar pictures of my Portfolio.Thank you!Ilustrasi tanaman marigold Foto: Getty Images/schnuddel

    Tanaman berbunga cerah ini dapat mencegah nyamuk mendekat. Piretrum adalah zat dalam marigold yang bermanfaat mengusir serangga tersebut. Selain nyamuk, tanaman ini dapat mengusir kutu daun, thrips, dan hama lainnya.

    9. Catnip

    Catnip dalam famili mint, tetapi tampilan dan aroma yang dikeluarkan cukup berbeda dari varietas mint pada umumnya. Meski begitu, tanaman ini dapat mencegah gigitan nyamuk berkat kandungan nepetalactone-nya.

    Tanaman ini mudah mudah tumbuh dan cenderung menyebar ke seluruh pekarang. Jadi, sebaiknya ditanam dalam pot.

    10. Bawang Putih

    Bawang putih termasuk bahan alami untuk mengusir nyamuk berkat allicin yang terkandung di dalamnya. Senyawa yang memberikan bau tajam itu akan dilepaskan saat bawang putih dihancurkan atau dicincang.

    Penting diketahui, zat penangkal nyamuk dalam sejumlah tanaman di atas tidak akan berhasil jika tidak dipergunakan dengan baik. Dalam artian, detikers dapat memanfaatkan tanaman dengan memangkasnya, menghancurkan daun, atau menggosokkan daunnya yang telah dihancurkan ke kulit agar terhindar dari gigitan nyamuk.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Geger 23 Orang Masuk RS gegara Digigit Semut Api, Begini Cara Cegahnya


    Jakarta

    Dilaporkan sebanyak 23 orang warga Australia menjalani perawatan medis sejak Maret 2025 karena sengatan semut api. Di luar itu, pihak Program Pemberantasan Semut Api Nasional mencatat telah menerima 60 laporan terhadap sengatan serangga ini.

    Dilansir detikTravel, meskipun semut api bertubuh mungil, risiko dari gigitannya dapat menimbulkan pustula, alergi, dan yang paling parah adalah kematian.

    Serangga ini akan tiba-tiba menyengat berulang kali saat mereka merasa terancam. Sengatan tersebut akan menyebabkan bentol-bentol yang gatal, nyeri, dan bahkan reaksi alergi yang parah pada beberapa orang.


    Semut api banyak ditemukan di Amerika Serikat, Meksiko, Karibia, Tiongkok, Australia, negara-negara di Eropa, dan Indonesia.

    Penyebab semut api banyak ditemukan di Australia adalah karena hujan deras. Australia tengah mengalami badai tropis pada awal Maret yang menyebabkan serangga tersebut bergerak di atas tanah dan membentuk rakit untuk mengapung ke daerah baru.

    Lantas, bagaimana cara mengantisipasi keberadaan semut api agar tidak masuk ke rumah? Dilansir The Spruce berikut cara cegah dan basmi semut api.

    1. Kulit Jeruk atau Minyak Jeruk

    Mengusir semut api ternyata bisa memakai bahan alami yakni kulit jeruk atau minyak esensial dari jeruk. Semut memiliki penciuman yang tajam, ketika mencium bau jeruk mereka akan menjauh karena terlalu menyengat.

    Cara memasang perangkapnya dengan meletakkan kulit jeruk di area yang sering didatangi semut. Bisa juga membuat semprotan dari minyak esensial jeruk atau dari kulit jeruk yang dihaluskan. Semprotan larutan dari kulit jeruk tersebut ke ruangan yang banyak semut atau sarangnya yang berada di luar rumah.

    2. Insektisida

    Bahan kedua yang bisa dipakai adalah dengan menaburkan insektisida ke sarang semut api. Insektisida tidak dapat digunakan untuk mencegah atau mengusir semut api yang ditemukan di dalam ruangan.

    Saat menyebar insektisida, pastikan area tersebut aman dari anak-anak atau hewan lainnya yang tidak berbahaya.

    3. Boraks

    Bahan selanjutnya yang cukup untuk mengusir semut api adalah boraks. Namun, saat menyiapkan umpan ini harus lebih berhati-hati karena bahan ini beracun baik untuk hewan dan manusia. Saat menyiapkan umpan ini disarankan untuk menggunakan sarung tangan khusus dan jauh dari anak kecil.

    Boraks tersebut harus dicampur dengan cairan manis. Setelah boraks disebar, tunggu selama 24-48 jam untuk dapat memusnahkan semut api.

    4. Air Panas

    Jika tiba-tiba melihat semut api di rumah, daripada membasmi satu per satu lebih baik mengusirnya dengan air panas. Lalu, jika mengetahui lokasi sarangnya, kalian juga bisa menyiramnya dengan air panas. Namun, setelah menyiram sebaiknya kamu harus langsung menjauh karena semut yang berada di dalamnya akan keluar.

    5. Panggil Tenaga Ahli

    Apabila keberadaan semut api benar-benar mengancam, kamu bisa memanggil jasa pembasmi serangga untuk menangani masalah ini.

    Itulah beberapa cara untuk mencegah semut api masuk ke dalam rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Bau-Bauan Ini Ampuh Usir Nyamuk dari Rumah, Yuk Coba!



    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu hewan yang sering ada di rumah. Keberadaannya merugikan manusia sebab nyamuk dapat menggigit dan mengisap darah dari kulit manusia. Efeknya kulit akan terasa gatal, memerah, dan timbul bentol. Bila tidak dibasmi, nyamuk dapat memberikan risiko yang lebih besar yaitu penyakit malaria.

    Besarnya bahaya akibat gigitan nyamuk membuat kita harus sadar untuk mengusir nyamuk dari rumah. Berbagai cara bisa dilakukan, misalnya membersihkan rumah, membuang genangan air, memasang kelambu, hingga menyemprotkan obat nyamuk. Namun, selain hal tersebut, kita juga bisa melakukan beberapa cara alami untuk mengusir nyamuk.

    Melansir dari situs The Spruce, ternyata nyamuk tidak suka terhadap bau-bau tertentu. Nah, untuk mendapatkan bau atau aroma ini dapat kamu temukan pada bahan-bahan yang ada di rumah. Berikut selengkapnya.


    Serai

    Serai merupakan bahan alami yang sudah populer sebagai bahan pengusir nyamuk. Sebab, nyamuk tidak menyukai aroma herbal yang datang dari serai dan akan menjauhinya jika bau serai berhembus di udara. Kamu bisa letakkan lilin beraroma serai di luar ruangan atau di meja yang strategis untuk mengusir nyamuk.

    Bunga Mawar

    Selain itu, nyamuk juga membenci aroma segar dan herbal dari bunga mawar. Kamu bisa menanam mawar di dalam pot dan meletakkannya di sekitar rumah.

    Lemon

    Nyamuk juga tidak menyukai aroma jeruk yang menyegarkan, apapun jenis jeruknya mau itu lemon atau jeruk bali.

    Kopi

    Kopi yang baru diseduh dan beraroma kuat itu ternyata tidak disukai nyamuk lho. Mereka akan menjauh saat mencium bau kopi. Kamu bisa menyebarkan bubuk kopi di sekitar rumah seperti di halaman.

    Bunga Lavender

    Ingat lotion nyamuk yang sering kamu pakai biasanya ada yang memiliki aroma lavender? Nah, memang lavender menjadi salah satu aroma yang tidak disukai nyamuk. Lavender suka digunakan oleh para tukang kebun untuk mengusir nyamuk. Kamu bisa menanam lavender di teras menggunakan vas agar lebih cantik.

    Bawang Putih

    Bawang putih juga bisa mengusir nyamuk karena punya aroma yang menyengat. Caranya potong bawang putih menjadi beberapa siung lalu letakkan di sekitar luar halaman rumah.

    Kayu Putih

    Selain menenangkan dan segar, aroma kayu putih juga bisa mengusir nyamuk karena nyamuk tidak menyukainya. Kamu bisa tanam pohon kayu putih, lilin kayu putih, atau produk semprotan yang beraroma kayu putih.

    Itulah beberapa aroma yang tidak disukai nyamuk sehingga bisa mengusir nyamuk dengan mudah. Silakan dicoba, ya!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Alasan Semut Muncul Lagi di Rumah Meski Sudah Diusir


    Jakarta

    Semut merupakan salah satu serangga yang sering dijumpai di rumah. Hewan ini memang ukurannya kecil, tapi kalau sudah berkumpul dalam jumlah banyak tentu akan merepotkan.

    Sebab, semut dapat menggerogoti makanan yang ada di dapur atau meja makan. Padahal, makanan tersebut masih bisa dikonsumsi di lain waktu. Khusus semut merah, mereka termasuk jenis semut yang suka menggigit dan bisa menyebabkan bentol di kulit.

    Sebenarnya, semut bisa diusir dengan menggunakan obat semprot serangga. Meski begitu, kandungan zat dan baunya dapat membahayakan kesehatan manusia jika dihirup dalam jumlah banyak.


    Solusi lainnya adalah dengan menggunakan bahan alami, seperti cuka putih, garam, atau minyak peppermint. Meskipun sudah diusir, tapi terkadang semut bisa datang lagi ke rumah. Apa penyebabnya?

    Penyebab Semut Muncul Lagi di Rumah

    Dilansir situs Eco Care Pest Control, ada sejumlah faktor yang menyebabkan semut muncul lagi di rumah, yaitu:

    1. Mencari Sumber Makanan

    Faktor yang pertama karena semut ingin mencari sumber makanan. Apabila telah menemukan sumber makanan di rumah, semut tidak akan pergi sampat persediaan telah habis.

    Serangga kecil ini kerap menyerbu makanan manis, sisa makanan di lantai, atau makanan milik hewan peliharaan. Jadi, kalau ada sisa makanan di meja makan atau dapur yang tidak dibersihkan, maka tak heran semut akan datang kembali meski sebelumnya sudah diusir.

    2. Membuat Sarang Baru

    Selain itu, semut juga kerap masuk ke rumah karena ingin membangun sarang baru. Semut akan terlihat berlalu-lalang di dinding atau lantai rumah selama sarangnya masih ada dan tidak dibersihkan.

    Perlu diketahui, semut sangat menyukai kayu yang basah dan lapuk. Apabila hunian kamu sering mengalami kerusakan akibat air atau terdapat atap yang bocor, maka sangat rentan dijadikan sarang oleh semut.

    Cara Mengatasi Sarang Semut dengan Bahan Alami

    Seperti yang dijelaskan sebelumnya, kamu dapat mengatasi sarang semut di rumah dengan sejumlah bahan alami. Dikutip dari Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkahnya:

    1. Cuka Putih

    • Campur 1 sendok makan cuka putih ke dalam wadah berisi air
    • Tuang larutan cuka ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum menyemprotkan cairan ke sarang semut
    • Cairan cuka juga bisa disemprot ke jalur semut sehingga mereka tidak akan melaluinya lagi.

    2. Garam

    • Taburkan garam di sekitar sarang semut dalam jumlah banyak agar efektif mengusirnya
    • Bisa juga membuat semprotan garam dengan mencampur air dan garam, lalu dimasukkan ke dalam botol semprot. Setelah itu, semprotkan ke sarang semut.

    3. Peppermint

    • Campur minyak peppermint dan air
    • Tuang larutan tersebut ke dalam botol semprot
    • Kocok terlebih dahulu sebelum digunakan
    • Semprotkan cairan peppermint ke sarang semut di rumah.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Hal Sederhana yang Bikin Nyamuk Nggak Bakal Masuk ke Rumah


    Jakarta

    Nyamuk merupakan salah satu serangga yang kerap mengganggu manusia. Hewan ini sering kali menggigit manusia sehingga bikin kulit jadi bentol dan gatal-gatal.

    Lebih parah lagi, gigitan nyamuk bisa menyebabkan seseorang mengalami demam berdarah dengue (DBD). Penyakit ini disebabkan oleh virus dengue yang ditularkan melalui nyamuk Aedes aegypti.

    Jika nyamuk sering masuk ke dalam rumah, jangan khawatir. Sebab, ada beberapa cara sederhana yang bikin nyamuk ogah datang lagi ke rumah kamu. Penasaran? Simak selengkapnya dalam artikel ini.


    4 Hal Sederhana yang Bikin Nyamuk Nggak Bakal Masuk Rumah

    Dilansir situs Better Homes & Gardens, berikut sejumlah tips sederhana yang dapat mencegah nyamuk masuk ke dalam rumah:

    1. Tutup Celah di Rumah

    Langkah yang pertama adalah dengan menutup celah di rumah. Sebab, nyamuk bisa masuk lewat lubang tersebut karena memiliki ukuran badan kecil.

    Apabila rumah kamu dilengkapi dengan ventilasi udara dianjurkan memasang jaring. Fungsinya agar nyamuk tidak bisa masuk ke dalam rumah dan ventilasi tetap berfungsi mengalirkan udara.

    Selain itu, tutup pintu saat sore dan malam hari karena pada waktu tersebut nyamuk sering beterbangan. Tutup pintu dengan rapat supaya nyamuk tak bisa masuk ke dalam rumah.

    2. Pakai Pewangi Ruangan

    Kamu juga bisa menambahkan pewangi ruangan di beberapa sudut rumah untuk mencegah nyamuk datang. Agar lebih efektif, pilih wangi yang mengeluarkan aroma menyengat seperti serai, lavender, pepermin, atau kayu manis.

    Pewangi ruangan yang dipasang bisa berupa semprotan, lilin, atau diffuser yang diletakkan di sudut rumah. Jadi fungsinya tak hanya mengusir nyamuk, tapi juga membantu menyegarkan ruangan.

    3. Pasang Tanaman Hias

    Kalau tidak mau menggunakan pewangi ruangan, kamu bisa membeli tanaman hias seperti mint, marigold, lavender, dan serai. Tanaman tersebut diklaim dapat mengusir nyamuk secara efektif.

    Letakkan tanaman hias ini di sudut-sudut ruangan. Pastikan tanaman hias juga disiram dan ditaruh di tempat yang terkena sinar matahari agar tetap tumbuh.

    4. Atur Tingkat Kelembapan

    Mengatur tingkat kelembapan di rumah bisa menjadi salah satu langkah efektif untuk mengusir nyamuk. Salah satu caranya adalah dengan menyalakan AC.

    AC yang menyala dapat mendinginkan sekaligus menurunkan kelembapan ruangan. Kondisi ini dinilai kurang ideal bagi nyamuk untuk bertahan hidup sehingga memilih untuk pergi.

    Demikian empat hal sederhana yang bisa dilakukan untuk mencegah nyamuk masuk ke rumah. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com