Tag: bentuk pagar

  • 5 Tips Pilih Pagar yang Cocok buat Kebutuhan dan Kondisi Rumah Kamu


    Jakarta

    Memasang pagar rumah adalah salah satu cara untuk melindungi hunian beserta isinya dari orang luar. Pagar juga berfungsi untuk menjaga privasi penghuni dengan menghalangi pandangan mata.

    Ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Kalau kamu bingung mau pilih yang mana, kamu bisa tentukan yang paling cocok dengan kondisi rumah dan kebutuhanmu.

    Lalu, bagaimana cara memilih pagar yang cocok ya? Yuk simak caranya berikut ini dikutip dari Jacksons Fencing, Selasa (20/8/2024).


    Tips Pilih Pagar yang Cocok buat Rumahmu

    1. Privasi

    Pagar Tembok dengan Variasi Bambu.Tips Pilih Pagar Foto: lingkarwarna.com/Pinterest

    Salah satu aspek utama dari pagar adalah privasi. Kalau mau mendapatkan privasi maksimal di luar rumah, maka tinggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

    2. Keamanan

    Pagar menjadi pertahanan pertama yang kita miliki untuk menghalau serangan dari luar rumah. Sering kali, pagar menjadi keamanan sering kali menjadi prioritas tinggi bagi pemilik rumah.

    Pagar Tembok dari Batu Alam.Tips Pilih Pagar Foto: Ide Desain Rumah/Pinterest

    Sangat penting untuk memilih pagar yang menawarkan batas yang aman. Pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    3. Lokasi

    Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu, mungkin ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

    4. Lingkungan

    Pagar Tembok dengan Kayu Berwarna Hitam.Tips Pilih Pagar Foto: Rose/Pinterest

    Kalau rumah kamu berada di daerah yang rawan angin, kamu harus pertimbangkan pagar mana yang kuat menahan kondisi berangin. Panel semi-solid selalu paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    5. Kualitas

    Kualitas pagar sangat menentukan berapa lama pagar akan bertahan. Selalu cari pagar dengan material kokoh dan bisa tahan lama.

    Itulah beberapa tips memilih pagar yang cocok buat rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal agar Terlihat Estetik


    Jakarta

    Hampir setiap rumah memiliki pagar yang berfungsi sebagai pembatas antara area hunian dengan jalan raya. Pagar juga berfungsi untuk memberikan rasa aman bagi penghuninya dari lingkungan luar.

    Oleh sebab itu, beberapa hunian seperti rumah mewah dan besar sengaja membangun pagar yang tinggi. Cara ini dilakukan untuk memberikan keamanan ekstra dari orang yang berniat jahat, binatang liar, hingga suara bising dari luar.

    Namun bagi sebagian orang, membangun pagar rumah yang tinggi memberikan kesan seperti ‘penjara’, kaku, dan terlihat tidak estetik. Lantas, berapa tinggi pagar rumah yang ideal? Simak penjelasannya dalam artikel ini.


    Segini Tinggi Pagar Rumah yang Ideal

    Fungsi utama pagar adalah untuk memberikan keamanan bagi para penghuni rumah. Namun, haruskah pagar dibangun setinggi mungkin?

    Mengutip laman Bisesa Contractor, rata-rata tinggi pagar rumah yang ideal adalah 1,8 meter. Ukuran tersebut dinilai sudah cukup untuk memberikan perlindungan dari bahaya tindak kejahatan, suara bising, hingga binatang liar.

    Namun, ada beberapa rumah yang memasang pagar hingga setinggi 2,5 meter. Biasanya, rumah tersebut merupakan hunian mewah yang dihuni pejabat, artis ternama, hingga orang penting yang membutuhkan keamanan dan kenyamanan.

    Pada intinya, kamu bisa menyesuaikan tinggi pagar rumah dengan luas bangunan. Apabila rumah kamu mengusung konsep minimalis sederhana, pagar setinggi 1,8 meter dirasa sudah cukup. Namun jika memiliki rumah mewah dan luas, pagar setinggi 2,5 meter dapat memberikan perlindungan ekstra.

    Tips Memilih Pagar yang Cocok dengan Rumah Kamu

    Saat ini, ada banyak jenis dan bentuk pagar yang tersedia di pasaran. Jika kamu bingung ingin pilih yang mana, detikers bisa menentukan yang paling cocok dengan kondisi dan kebutuhan rumahmu.

    Mengutip catatan detikProperti, berikut tips memilih pagar yang cocok dengan rumah kamu:

    1. Privasi

    Tips yang pertama terkait dengan privasi. Jika ingin menjaga privasi secara maksimal, maka disarankan untuk meninggikan panel pagar. Panel yang tinggi dan tertutup akan menghalangi tatapan tetangga.

    2. Keamanan

    Kamu juga harus memperhatikan soal keamanan sebelum memilih jenis atau bentuk pagar. Jika ingin mencegah maling, pilih panel pagar vertikal sehingga tidak ada pegangan kaki atau tangan yang dapat digunakan untuk memanjat.

    3. Lokasi Pemasangan

    Lokasi pemasangan pagar juga harus diperhatikan, lho. Kamu harus menentukan lokasi yang tepat memasang pagar rumah. Lalu, pertimbangkan medan pekarangan rumah kamu dan cek apakah ada penghalang seperti pohon atau batu yang perlu kamu akali.

    4. Faktor Lingkungan

    Jika detikers tinggal di daerah yang berangin, sebaiknya pertimbangkan pagar apa yang kuat menahan kondisi saat berangin. Panel semi-solid diklaim paling cocok karena masih memungkinkan angin melewati lubang di sela-sela panel, sehingga tidak membebani tiang penahan pagar.

    5. Kualitas Material

    Tips yang terakhir adalah memperhatikan kualitas material. Sebaiknya, selalu mencari pagar yang menggunakan bahan material kokoh sehingga bisa bertahan lama.

    Demikian pembahasan mengenai tinggi pagar rumah yang ideal. Semoga dapat membantu detikers.

    (ilf/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 8 Ide Desain Pagar Tembok Unik dari Batu Alam hingga Bambu


    Jakarta

    Pagar tembok punya fungsi utama untuk membatasi dan melindungi rumah. Tak hanya itu, pagar juga punya andil buat bikin fasad rumah terlihat estetik dan menarik.

    Letaknya tepat di depan rumah, membuat pemilik harus pintar-pintar pilih desain. Pagar itu bisa terbuat dari berbagai material, termasuk untuk bagian temboknya.

    Jika pemilik rumah mau bikin pagar tembok yang unik dan menarik, coba cek beberapa ide berikut ini.


    Ide Desain Pagar Tembok Unik

    Inilah deretan desain pagar tembok unik yang bisa pemilik rumah tiru.

    1. Pagar Tembok dari Kayu

    Desain Pagar Tembok dengan Kayu.Desain Pagar Tembok dengan Kayu. Foto: i.pinimg.com

    Model pagar tembok yang dipadukan dengan bahan kayu bisa jadi pilihan pemilik rumah. Mungkin penggunaan kayu pada tembok terkesan biasa, tetapi kalau bisa memilih aksen kayu, pola garis, dan bentuk geometri yang tepat, rumah bisa terlihat estetik.

    2. Pagar Tembok dari Batu Bata

    Pagar Tembok Batu Bata.Pagar Tembok Batu Bata. Foto: Dian Mahdalena/Pinterest

    Selain kayu, pemilik bisa gunakan batu bata buat membangun pagar tembok. Batu bata punya warna dan aksen yang klasik sehingga dapat memberikan kesan kokoh dan natural pada tampilan rumah.

    3. Pagar Tembok dari Batu Alam

    Pagar Tembok dari Batu Alam.Pagar Tembok dari Batu Alam. Foto: Ide Desain Rumah/Pinterest

    Kalau bosan dengan material tembok yang itu-itu saja, coba pilih material batu alam. Batu ini punya warna alami yang memberikan nuansa natural pada rumah. Batu alam juga punya kesan yang elegan dan mewah.

    4. Pagar Tembok dari Marmer

    Pagar Tembok dengan Marmer.Pagar Tembok dengan Marmer. Foto: dekoruma.com

    Jika punya budget lebih, pemilik bisa memakai bahan marmer untuk menciptakan kesan mewah, elegan, modern, dan kokoh. Selain mewah, kualitas batu marmer tidak perlu diragukan lagi kualitasnya.

    5. Pagar Tembok dengan Tema Industrial

    Pagar Tembok dengan Tema Industrial.Pagar Tembok dengan Tema Industrial. Foto: Nia Chealdish/Pinterest

    Pagar tembok bertemakan industrial bisa bikin rumah kelihatan estetik. Namun, kalau sampai salah desain malah terlihat seperti rumah belum jadi.

    Permukaan tembok bertema industrial seperti ini tidak dilapisi cat sehingga terlihat bahan semen dan betonnya. Biasanya dominasi warna untuk desain pagar industrial adalah abu-abu atau hitam.

    6. Pagar Tembok dengan Besi Bronjong

    Ilustrasi pagar rumah.Ilustrasi pagar rumah. Foto: Adobe Stock

    Selain itu, pemilik bisa menggunakan konsep industrial tetapi dengan variasi yang berbeda yaitu batu bronjong. Pagar tembok ini tahan akan cuaca ekstrim dan tahan lama hingga puluhan tahun.

    Pagar ini terbuat dari kumpulan batu alam yang dimasukkan ke dalam bronjong besi hingga menjadi sebuah pagar. Lalu, pagar ini biasanya dipadukan dengan kayu, besi, ataupun beton.

    7. Pagar Tembok Roster Berlubang

    Desain Pagar Tembok Roster Berlubang.Desain Pagar Tembok Roster Berlubang. Foto: THÀNH PHÁT HUY/Pinterest

    Desain yang tak kalah unik adalah pagar tembok dengan roster berlubang. Roster adalah lubang angin yang terbuat dari beton, batako, GRC, atau batu alam.

    Bentuk pagar seperti ini tak hanya estetik, tetapi memberikan sirkulasi udara yang baik juga. Pastikan membuat polanya lubangnya dengan benar agar pagar terlihat cantik ya.

    8. Pagar Tembok dari Bambu

    Pagar Tembok dengan Variasi Bambu.Pagar Tembok dengan Variasi Bambu. Foto: lingkarwarna.com/Pinterest

    Terakhir, pemilik rumah bisa menggunakan material bambu untuk pagar tembok. Padukan juga tanaman di sekitar pagar agar tampak lebih menyegarkan. Namun, kekurangan dari pagar bambu adalah usianya yang tidak bertahan lama seperti bahan lainnya.

    Itulah beberapa inspirasi desain pagar tembok yang unik. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com