Tag Archives: bentuk

Kenapa Berbagai Negara Memiliki Colokan yang Berbeda-beda?


Jakarta

Colokan stop kontak yang digunakan tiap negara mungkin tidak sama, bergantung pada kebutuhan masyarakat setempat. Hal ini tentu harus diantisipasi sebelum bepergian ke negara terkait untuk beragam keperluan.

Alasan Berbagai Negara Memiliki Colokan yang Berbeda

Tipe colokan yang berbeda di tiap negara dilatari perkembangan masyarakat setempat. Misal, aturan keselamatan yang sempat diterapkan dan standar penggunaan energi listrik di negara terkait.

Berikut penjelasan lengkapnya dikutip dari laman Titus Electrical Services:


1. Alasan Historis

Saat listrik pertama kali diperkenalkan pada akhir tahun 1800-an, belum ada standardisasi untuk stop kontak dan colokan listrik. Setiap negara mengembangkan sistemnya sendiri berdasarkan standar dan kebutuhan listrik masing-masing. Sehingga, hal ini menghasilkan berbagai jenis stop kontak dan bentuk colokan.

2. Standar Listrik

Faktor selanjutnya adalah standar listrik yang berbeda di berbagai negara. Amerika misalnya, tegangan standar untuk stop kontak adalah 120 volt, sementara di Eropa adalah 220-240 volt.

Perbedaan ini memerlukan jenis stop kontak dan bentuk colokan yang berbeda. Hal tersebut dilakukan untuk memastikan keamanan dan kompabilitas dengan perangkat listrik.

3. Peraturan Keselamatan

Setiap negara mempunyai peraturan keselamatan yang berbeda mengenai stopkontak dan steker listrik. Contohnya, ada beberapa negara yang mengharuskan stop kontak memiliki penutup bawaan untuk mencegah sengatan listrik. Kebijakan tersebut mengakibatkan jenis stop kontak dan bentuk steker yang berbeda untuk mengakomodasi peraturan keselamatan tersebut.

Kenapa Bentuk Colokan Tidak Dibuat Seragam?

Kini sebagian besar rumah di dunia mempunyai akses listrik. Jika diterapkan standar global untuk bentuk colokan listrik, maka perubahan tersebut bisa menghabiskan triliunan rupiah.

Mulai dari mengubah bentuk colokan, mengubah cara membangun gedung, bahkan cara memproduksi beberapa peralatan. Jadi, tidak heran jika setiap negara mempertahankan bentuk colokan yang sudah ada.

Jenis Steker yang Digunakan di Berbagai Negara

Ada steker yang berbentuk bulat, pipih, hingga memiliki tiga cabang persegi panjang. Berikut informasinya.

1. Tipe A

Steker tipe A memiliki dua cabang paralel datar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 120 volt. Jenis steker ini digunakan di Amerika Utara, Amerika Tengah, Jepang, Amerika Selatan, Karibia, dan Asia Timur.

2. Tipe C

Steker Tipe C atau europlug mempunyai dua cabang bundar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt. Jenis steker ini paling umum digunakan di Eropa, Amerika Selatan, dan Asia.

3. Tipe G

Tipe G merupakan steker stop kontak listrik yang umum digunakan di Inggris Raya, Irlandia, dan Malta. Steker tersebut memiliki tiga cabang persegi panjang dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt.

4. Tipe I

Tipe I adalah steker stop kontak listrik yang memiliki dua colokan datar bersudut dan colokan datar ketiga di tengah. Jenis steker tipe ini paling umum digunakan di Australia, Selandia Baru, dan China. Steker tersebut dirancang untuk perangkat yang memerlukan 220-240 volt.

5. Tipe L

Steker Tipe L memiliki tiga cabang bundar dan dirancang untuk perangkat yang memerlukan listrik 220-240 volt. Italia, Chili, serta beberapa negara di Afrika dan Timur Tengah menggunakan steker ini.

(elk/row)



Sumber : www.detik.com

7 Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah, Cocok Ditanam di Pekarangan


Jakarta

Halaman atau pekarangan rumah bisa ditanam pohon agar hunian menjadi teduh dan asri. Namun, beberapa pohon bisa merusak fondasi rumah karena akarnya tumbuh merambat.

Padahal, pohon bisa mempercantik pekarangan dan buahnya bisa dikonsumsi sendiri. Oleh karena itu, pemilik rumah perlu memilih pohon yang akarnya tidak merambat ke mana-mana.

Lalu, pohon apa saja yang tidak akan merusak fondasi rumah? Simak ulasannya berikut ini.


Pohon yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

Inilah sejumlah pohon yang cocok ditanam di halaman rumah, dilansir Gardeners’ World dan berbagai sumber.

1. Pohon Tabebuya

Tabebuya bermekaran di Kota MalangPohon tabebuya Foto: M Bagus Ibrahim/detikJatim

Pohon tabebuya yang berasal dari Brasil cocok ditanam di pekarangan rumah. Dikutip dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunganya cantik selama musimnya.

Bunga yang muncul berwarna pink, kuning, hingga putih, tergantung jenis pohonnya. Buah akan muncul saat musim hujan atau setelah musim berbunganya. Ketinggian pohonnya bisa menjulang sampai 10 meter.

Perawatan pohon tabebuya pun tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon ini cocok ditanam di wilayah subtropis dan tropis.

2. Pohon Palem

Pohon palem tidak akan merusak fondasi rumah karena memiliki struktur akar yang berserat. Pohon yang cocok di daerah beriklim tropis ini punya daun tipis dan dapat tumbuh tinggi.

Jenis palem yang umum ditemukan antara lain palem kipas, palem putri, palem merah, palem udang, dan palem Jepang.

Pohon palem tidak perlu terlalu sering disiram karena tanah yang terlalu becek justru dapat menjadi masalah bagi pohon ini. Lalu, pohon cukup dipupuk sesekali dan buang daun mati serta tangkai tua yang sudah berwarna kecokelatan.

3. Pohon Bungur

Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut juga crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Tanam di tempat cukup luas yang tidak tertutup karena batangnya akan menjulang tinggi hingga 10-20 meter.

Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

4. Pohon Bugenvil

Bugenvil atau bunga kertas ini mempunyai bunga warna-warni, sehingga mempercantik halaman rumah. Pertumbuhan pohon ini cepat saat diletakkan di bawah sinar matahari. Bisa ditanam dalam pot, langsung di tanah, maupun di keranjang gantung.

Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Perawatannya hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya, dikutip dari situs Gardenia.

5. Pohon Kersen

Buah kersenPohon kersen dan buahnya Foto: Getty Images/iStockphoto/justhavealook

Pohon kersen atau ceri kampung punya daun cukup rimbun dan batangnya bisa mencapai 12 meter. Dahannya tumbuh mendatar dan menggantung.

Pohon ini tidak memerlukan perawatan khusus. Pemangkasan diperlukan jika pohonnya terlalu besar.

6. Pohon Ara

Pohon ara atau tin dapat ditanam di lingkungan panas dan kering. Tingginya bisa mencapai 3-4 meter. Pohonnya juga bisa berbuah meskipun tidak terlalu tinggi.

Buah tin punya warna merah, ungu, dan lainnya tergantung varietasnya. Daunnya lebar dan bisa mengeluarkan getah putih

7. Pohon Apel

Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

Pohon apel juga bisa ditanam di halaman rumah. Buahnya yang tumbuh subur dapat dipanen untuk disantap sendiri.

Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Meskipun pohonnya tumbuh di atas tanah kering, penyiraman teratur diperlukan.

Itulah deretan pohon yang tidak merusak fondasi rumah, sehingga cocok ditanam di halaman. Semoga membantu!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/abr)



Sumber : www.detik.com

Lakukan Hal Ini Dulu Sebelum Beli Furniture Rumah



Jakarta

Membeli furniture rumah terkadang memberikan perasaan senang dan semangat karena memiliki barang baru. Terkadang, hal ini bisa membuat pemilik rumah justru tidak bijak membelanjakan uangnya ketika membeli furniture.

Maka dari itu, sebelum membeli furniture pastikan dulu kegunaannya untuk apa. Jangan sampai asal beli furniture tapi tidak terlalu berguna.

Selain itu, jika ingin membeli furniture outdoor, pastikan material yang dibeli ‘tahan banting’. Sebab, furniture outdoor rawan rusak karena adanya perubahan cuaca, misalnya hujan atau pun panas.


“Tipsnya tentunya adalah pilihlah sesuai dengan kegunaannya. Jadi kalau misalnya cuacanya di luar sering kehujanan mungkin, ini kita bisa menyediakan barang-barang yang terbuat dari anyaman plastik, lalu juga kalau di outdoor mungkin perlu kelambunya, atau mungkin ada sunblocker-nya,” kata Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa Wibowo, dalam acara Perayaan Pembukaan Toko AZKO ke-250 di Txoko, Jakarta, Jumat (16/5/2025).

Direktur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa WibowoDirektur PT Aspirasi Hidup Indonesia, Teresa Wibowo Foto: Almadinah Putri Brilian/detikcom

Jika konsumen bingung, ia juga menyarankan untuk segera bertanya pada pegawai yang berjaga untuk meminta saran. Sebab, biasanya pegawai yang bertugas sudah memiliki pengetahuan produk yang sangat baik sehingga bisa memberikan masukan atau pun saran kepada konsumen.

Sebagai informasi, PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) (ACES) akan membuka toko di Sorong, Papua Barat Daya. Hal ini sebagai salah satu bentuk perayaan pembukaan toko ke-250.

Pembukaan toko di Sorong akan dilakukan pada 25 Mei 2025 mendatang. Nantinya, toko tersebut akan memiliki luas area 2.100 meter persegi di dalam Mall Paragon Sorong. Saat ini, sudah ada di 78 wilayah di seluruh Indonesia dan rencananya, tahun ini akan membuka sekitar 25-30 toko.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

7 Tanaman Ini Cocok untuk Kamar Mandi, Bikin Asri dan Rileks


Jakarta

Menanam tanaman hias di kamar mandi memiliki sejumlah manfaat. Selain terlihat asri dan hijau, adanya tanaman hias juga membantu pikiran lebih rileks.

Namun, tak semua tanaman hias bisa ditaruh di kamar mandi. Sebab, ada beberapa tanaman yang tidak cocok jika ditanam di dalam ruangan.

Penasaran, apa saja tanaman hias yang cocok diletakkan di kamar mandi? Simak pembahasannya dalam artikel ini.


Tanaman Hias yang Cocok di Kamar Mandi

Ada beberapa tanaman hias yang bisa kamu letakkan di kamar mandi. Dilansir situs Gardeners World, Senin (12/5/2025) berikut rekomendasi tanaman hias untuk kamar mandi:

1. Lidah Mertua

ilustrasi lidah mertuaFoto: Getty Images/iStockphoto/Ashley-Belle Burns

Pilihan yang pertama ada lidah mertua. Tanaman ini dapat hidup di tempat yang terang atau minim cahaya matahari. Cara merawatnya pun juga tidak sulit, cukup disiram ketika tanahnya sudah mulai mengering.

2. Spider Plant

cat playing in spider plantFoto: Getty Images/iStockphoto/kodachrome25

Spider plant jadi salah satu tanaman yang banyak dipilih karena bisa tumbuh di lingkungan apa pun, salah satunya di kamar mandi. Bahkan, spider plant dapat hidup di tempat dengan kelembapan tinggi serta tempat yang minim cahaya matahari.

Sebagai pengingat, pastikan pilih pot dengan drainase yang baik agar udara dapat masuk ke akar tanaman. Spider plant cukup disiram ketika tanahnya sudah mengering, mungkin sekitar 1-2 minggu sekali.

3. Pakis Boston

Studio photo shoot of a Nephrolepis exaltata Foto: iStock

Pakis boston merupakan tanaman hias yang dapat tumbuh subur di tempat yang minim cahaya matahari. Tanaman ini juga memiliki tingkat kelembapan yang baik, sehingga cocok diletakkan di kamar mandi. Agar pakis boston tetap segar dan hijau, sebaiknya disiram secara teratur.

4. Philodendron

Rekomendasi tanaman hias berikutnya adalah philodendron. Dari sekian banyak jenisnya, philodendron xanadu bisa dipilih sebagai tanaman hias di kamar mandi.

Philodendron jenis ini dapat tumbuh di tempat yang minim cahaya dan ruangan gelap. Bila perlu jangan diletakkan di area terbuka yang langsung terpapar sinar matahari karena daunnya bisa layu.

5. Telinga Gajah

Tanaman ini punya keunikan tersendiri karena daunnya yang lembut dan berbentuk seperti hati. Disebut telinga gajah karena daunnya memang berukuran lebar.

Telinga gajah membutuhkan tanah yang lembap dan tingkat kelembapan tinggi agar bisa tumbuh subur. Maka dari itu, tanaman ini cocok jika ditempatkan di kamar mandi yang hangat dan beruap.

6. Lidah Buaya

Tanaman aloe vera atau lidah buayaFoto: Getty Images/iStockphoto/OlgaMiltsova

Lidah buaya atau aloe vera bisa menjadi opsi menarik sebagai tanaman hias di kamar mandi. Tanaman ini tidak membutuhkan banyak air sehingga bisa disiram sesekali saja. Tanaman ini juga dapat tumbuh subur di bawah sinar matahari langsung.

7. Pakis Sarang Burung

Tertarik meletakkan tanaman hias berukuran kecil di kamar mandi? Kamu bisa menanam pakis sarang burung. Tanaman ini punya ciri khas tersendiri karena bentuk daunnya yang keriting.

Pakis sarang burung dapat tumbuh di tempat yang agak teduh pada suhu berapa pun. Namun, tanaman ini membutuhkan tingkat kelembapan yang tinggi.

Demikian tujuh tanaman hias yang cocok ditanam di kamar mandi. Tertarik dengan tanaman yang mana?

(ilf/ilf)



Sumber : www.detik.com

Batu Bata Belum Tentu Lebih Bagus dari Hebel, Ini Kelebihan dan Kekurangannya


Jakarta

Fondasi yang kuat ditentukan pada material yang digunakan. Biasanya untuk pembangunan rumah banyak yang menggunakan hebel atau batu bata sebagai material utama fondasi rumah. Lantas, di antara keduanya mana yang lebih baik?

Sebelum mengetahui kelebihan dan kekurangan, lebih baik kenali dahulu apa itu hebel dan batu bata.

Hebel

Truk bermuatan hebel yang terguling di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur sudah dievakuasi. Lalu lintas yang sempat macet sudah kembali normal.TIlustrasi hebel. Foto: Lamhot Aritonang

Dilansir laman Loftybuildinggroup, bata hebel atau bata ringan merupakan beton ringan aerasi (Autoclaved Aerated Concrete). Material ini terbuat dari pasir, semen, kapur, dan gypsum. Hebel umumnya tersedia dalam bentuk balok. Warna dari hebel sendiri adalah putih ke abu-abuan. Ukuran dari hebel jauh lebih besar dan panjang. Namun, material ini jauh lebih ringan.


Batu Bata

Tembok Batu Bata dengan Pola English BondTembok Batu Bata dengan Pola English Bond Foto: Getty Images/Jose Pouwels

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), batu bata adalah tanah liat yang diaduk sampai halus, kemudian dicetak, dikeringkan, lalu dibakar. Biasanya dipakai untuk membuat dinding dan sebagainya. Bentuknya persegi panjang berwarna coklat kemerahan.

Kelebihan dan Kekurangan Hebel dan Batu Bata

Menurut Profesional Kontraktor dari PT Gaharu Kontruksindo Utama, Panggah Nuzhulrizki, masing-masing material ini memiliki kelebihan dan kekurangan yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Oleh karena itu, hingga saat ini banyak yang masing memakai keduanya.

Untuk lebih jelasnya berikut kelebihan dan kekurangan hebel dan bata merah.

Kelebihan Hebel

– Harga yang lebih terjangkau jika dibeli satuan

– Memiliki ketahanannya cukup baik

– Lebih ringan daripada batu bata

Kekurangan Hebel

– Ukurannya yang lebih besar dari batu bata.

Kelebihan Batu Bata

– Mudah ditemukan di toko-toko bangunan

– Ukuran lebih kecil

Kekurangan Batu Bata

– Materialnya murah menyerap air sehingga mudah membuat dinding lembab dan berjamur

– Harganya lebih mahal daripada hebel

– Lebih berat dari hebel

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

4 Hal yang Harus Dipertimbangkan Sebelum Bikin Taman di Rumah


Jakarta

Taman bisa menjadi area penunjang tampilan rumah, terutama jika lokasinya di depan. Taman yang tersusun rapi dan ditumbuhi banyak tanaman, menambah kesan asri pada rumah.

Tentu, untuk mewujudkan bentuk taman yang idaman, tidak bisa dibuat asal. Perlu banyak pertimbangan agar tampilannya indah saat hari cerah maupun gelap.

Lantas, apa saja yang harus diperhatikan saat membuat taman di rumah? Berikut beberapa tipsnya.


1. Mengetahui Luas Taman yang Akan Dibuat

Menurut Arsitek Denny Setiawan, saat ingin membuat taman, pemilik rumah perlu mengetahui luas area yang akan digunakan. Hal ini untuk menyesuaikan jenis-jenis tanaman yang bisa ditanam di sana.

2. Tentukan Konsep Taman

Saat ini untuk mencari konsep taman, bisa melihat-lihat dari internet. Meskipun tidak bisa diikuti 100 persen, tetapi ada beberapa konsep yang cocok dengan luas bangunan dan selera pemiliknya. Dengan adanya konsep taman, lebih mudah untuk menentukan barang dan jenis tanaman apa saja yang harus dibeli.

“Ada taman kering yang pakai pot. Ada taman Jepang yang pakai batu-batu krikil atau ada taman tropis yang isinya adalah pohon-pohonan tropis,” kata Denny saat dihubungi detikProperti, Selasa (3/6/2025) lalu.

3. Pilih Tanaman yang Tidak Merusak Fondasi Rumah

Apabila di halaman rumah ingin ditanam pohon berkayu besar, cari jenis tanaman yang akarnya tidak merusak fondasi rumah yakni yang memiliki akar tunggal, contohnya pohon pule, tabebuya, dan kamboja.

Denny tidak menyarankan untuk menanam pohon akasia di rumah karena akarnya berserabut dan bisa merusak rumah. Namun, memang pohon akasia memiliki daya tarik yakni daunnya yang rimbun.

4. Pertimbangkan Beli Hiasan Taman

Selain tanaman, Denny juga menyarankan untuk membeli pernak-pernik yang bisa dipasang di taman seperti bebatuan, lampu, dan lainnya.

Denny mengingatkan, saat membuat taman, tidak perlu semua harus selesai di satu waktu. Segala perlengkapannya bisa dibeli satu-satu sehingga tidak terlalu gegabah dan tidak membuat pengeluaran bulanan membengkak.

“Sebenarnya untuk budget itu nggak terlalu gede untuk membuat taman. Taman ini kan sebenarnya bisa dilakukan secara tumbuh. Artinya ketika kita punya uang kita bisa beli pohon tambahan yang kita mau,” terangnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/zlf)



Sumber : www.detik.com

5 Pohon yang Aman Ditanam di Rumah Tanpa Merusak Fondasi


Jakarta

Menanam pohon di rumah bisa menjadi salah satu cara untuk membuat pekarangan asri dan adem. Selain itu, adanya pohon di rumah juga bisa mempercantik hunian.

Apabila menanam pohon buah, tentunya buah yang dihasilkan bisa langsung dikonsumsi secara gratis. Namun yang jadi masalah, terkadang akar pohon yang ditanam bisa merusak fondasi rumah.

Jangan khawatir, karena ada beberapa pohon, baik pohon hias maupun pohon buah, yang aman ditanam di rumah tanpa merusak fondasi. Pohon apa saja kah itu? Berikut ini informasinya.

1. Pohon Apel

Ilustrasi Pohon ApelIlustrasi Pohon Apel Foto: Getty Images/Martin Wahlborg

Dilansir dari Love The Garden, pohon apel menyukai area yang terkena sinar matahari penuh dan terlindungi dari angin kencang. Walau tanaman ini bisa tumbuh di tanah kering, penyiraman masih perlu dilakukan.


2. Pohon Kersen

Pohon KersenPohon Kersen Foto: Istimewa

Pohon kersen atau ceri kampung juga cocok ditanam di rumah. Daunnya yang cukup rimbun, batangnya bisa mencapai 12 meter, serta dahannya tumbuh mendatar dan menggantung juga cocok untuk dijadikan tempat berteduh.

Pohon ini minim perawatan. Namun perlu dipangkas jika pohonnya terlalu besar.

3. Pohon Tabebuya

Bunga Tabebuya di GowaPohon tabebuya. Foto: Evelyn Djuranovik/detikSulsel

Dilansir dari Dinas Kehutanan Provinsi Jawa Timur, akar pohon ini tidak menyebar dan bunga yang muncul berwarna warni selama musimnya, seperti warna pink, kuning, maupun putih tergantung dari jenis pohonnya.

Perawatan pohon ini tidak sulit, hanya perlu penyiraman dan pemupukan. Pohon yang bisa mencapai tinggi 10 meter ini cocok ditanam di wilayah subtropis maupun tropis.

4. Pohon Bugenvil

Pohon Bougenville atau BougainvillaeaPohon Bougenville atau Bougainvillaea Foto: Getty Images/iStockphoto/grauy

Pohon ini bisa tumbuh cepat di bawah sinar matahari. Tak hanya di tanah, tanaman ini juga bisa tumbuh di dalam pot.

Tanaman bugenvil dapat tahan di iklim tropis. Dikutip dari Gardenia, perawatan pohon bugenvil hanya memerlukan sedikit penyiraman dan pemangkasan sesekali untuk mempertahankan bentuk serta memperbanyak bunganya.

5. Pohon Bungur

Pohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtlePohon bungur (Lagerstroemia indica) atau disebut crape myrtle Foto: Getty Images/magicflute002

Pohon bungur juga cocok ditanam di halaman rumah. Sebaiknya, penghuni rumah menanam ini di tempat yang cukup luas dan tidak tertutup karena batangnya akan menjulang hingga 10-20 meter.

Pastikan pohon ini mesti ditanam di area yang terkena cahaya matahari. Pohon ini mudah tumbuh dengan disiram rutin jika tidak turun hujan dan sesekali perlu dipangkas.

Bunga pohon bungur tumbuh majemuk berwarna ungu hingga merah muda keunguan dengan menghasilkan aroma harum.

Itulah beberapa pohon yang aman ditanam di rumah, tidak akan merusak fondasi.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025 Sesuai Ukuran


Jakarta

Bata merah merupakan salah satu material bangunan yang banyak dipilih masyarakat. Sebab, bata merah punya harga yang lebih murah dibandingkan material sejenisnya, seperti bata ringan dan batako.

Sebagai informasi, bata merah terbuat dari tanah liat yang dicetak dalam bentuk dan ukuran yang sama. Setelah itu, bata merah dibakar pada suhu tinggi.

Jika ingin menggunakan bata merah untuk dinding rumah, sebaiknya ketahui dulu harganya di pasaran. Sebab, harga bata merah bisa berbeda-beda tergantung dari kualitas dan lokasi penjualan.


Kisaran Harga Bata Merah Terbaru 2025

Sebelum membelinya di toko bangunan, detikers perlu mengetahui bata merah yang punya kualitas baik. Biasanya, bata merah berkualitas punya ukuran yang konsisten, tidak ada lubang, tidak mudah pecah atau retak, serta warnanya merata.

Selain dibedakan dari segi kualitas, harga bata merah juga berbeda tergantung ukuran. Bata merah umumnya dibeli dalam hitungan satuan, tapi ada juga per paket yang isinya mulai dari 100-1.000 buah batu bata.

Dari pantauan detikProperti di berbagai e-commerce, Selasa (24/6/2025), berikut harga bata merah yang ditemukan pada sejumlah toko bangunan online:

Bata Merah Eceran

  • Bata merah press 16,5 x 7,5 x 5 cm: Rp 500/buah
  • Bata merah jumbo super 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.150/buah
  • Bata merah Eka Sakti 20 x 10 x 5 cm: Rp 1.000/buah.

Bata Merah Paket

  • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 850.000/1.000 buah
  • Bata merah press Garut 20 x 10 x 15 cm: Rp 5.250.000/7.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 4.075.000/2.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 2.112.000/1.000 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 365.000/150 buah
  • Bata merah jumbo 27,5 x 13,5 x 7,5 cm: RP 245.000/100 buah
  • Bata merah press super kering 19 x 9,5 x 4 cm: Rp 4.620.000/10.000 buah.

Kelebihan dan Kekurangan Bata Merah

Harganya yang murah jadi salah satu keunggulan dari bata merah. Meski begitu, material ini juga punya sejumlah kekurangan yang perlu diperhatikan sebelum membelinya.

Mengutip catatan detikProperti, berikut sejumlah kelebihan dan kekurangan dari bata merah:

Kelebihan

  • Tahan lama
  • Dapat menahan panas
  • Estetik untuk desain tradisional dan modern
  • Ramah lingkungan.

Kekurangan

  • Bobotnya cukup berat
  • Mudah menyerap air
  • Membutuhkan banyak waktu untuk pemasangannya
  • Fluktuasi suhu udara bisa sebabkan terjadinya keretakan.

Demikian kisaran harga bata merah terbaru 2025 sesuai ukuran serta kelebihan dan kekurangannya. Semoga bermanfaat!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(ilf/zlf)



Sumber : www.detik.com

Lebih Aman dan Bawa Hoki, Ini Alasan Pintu Rumah Sebaiknya Dibuka ke Dalam



Jakarta

Pintu merupakan komponen penting pada rumah sebagai akses keluar dan masuk. Jika diperhatikan pintu ada yang bisa dibuka ke luar atau ditarik ke dalam. Bahkan di toko modern, pintu bisa dibuka dengan didorong dan ditarik.

Di antara kedua cara tersebut, adakah yang lebih baik atau lebih disarankan untuk dipakai di rumah?

Profesional Kontraktor PT Gaharu Kontruksindo Utama Panggah Nuzhul Fikri menyarankan pintu di rumah sebaiknya memakai cara terbuka ke dalam. Jadi pintu tersebut dibuka dengan ditarik ke dalam.


Alasannya cara ini lebih aman karena jika terjadi hal-hal darurat atau mengancam, pintu bisa ditutup dengan mudah. Kemudian, dari segi feng shui disebut dapat membawa rezeki ke dalam rumah.

Sebagai informasi, feng shui merupakan konsep China kuno yang mengatur mengenai cara menata ruang agar tercipta keseimbangan energi di lingkungan hidup kita. Dalam feng shui, pintu merupakan jalan utama energi baik (chi) masuk ke rumah.

“Kalau dari sisi arsitek, pintu dibuka ke dalam cocok untuk rumah pribadi karena lebih baik dari segi kenyamanan, keamanan, bahkan feng shui,” katanya kepada detikcom, Rabu (23/8/2023) lalu.

Pintu yang dibuka ke dalam ini sangat disarankan diterapkan pada pintu utama rumah. Selain itu, pintu jenis ini juga bisa digunakan pada pintu kamar tidur dan pintu kamar mandi.

Di sisi lain, pintu yang dibuka ke arah luar juga bisa dipakai di rumah. Lokasinya bisa di pintu pagar dan pintu belakang. Sebab, bentuk pintu dibuka ke arah luar memudahkan proses evakuasi. Oleh karena itu, tidak heran jika bentuk pintu seperti ini banyak ditemui di bangunan publik, seperti rumah sakit, bioskop,toko, atau tempat makan.

“Untuk pintu dibuka keluar, hanya untuk public place seperti bioskop, rumah sakit, dan sebagainya. Karena untuk keselamatan kerja, pintu dibuka keluar agar memudahkan evakuasi orang,” jelasnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Perbedaan Kerangka Kanopi Baja Ringan dan Besi Hollow Beserta Harganya


Jakarta

Saat ingin memasang kanopi, banyak sekali komponen yang harus disiapkan, salah satunya adalah jenis kerangka kanopi. Biasanya atap kanopi dengan kerangka bisa dipesan bersamaan, tetapi pembeli tetap memiliki hak untuk memilih jenisnya.

Jenis kerangka kanopi yang banyak dipakai dan dikenal cukup tahan lama adalah baja ringan dan besi hollow. Bagi orang awam dua jenis kerangka ini terlihat mirip dari segi wujudnya, padahal keduanya berbeda.

Perbedaan Kanopi Baja Ringan dan Besi Hollow

1. Kanopi Baja Ringan

Kanopi baja ringan merupakan material kerangka kanopi yang memiliki bobot ringan dan tipis. Namun, baja ringan tidak rapuh, justru material ini banyak dipakai karena daya tahannya. Warna baja ringan adalah abu-abu metalik, abu-abu gelap, hingga berwarna. Baja ringan mudah untuk disambung dengan cara dilas sehingga mudah untuk dibentuk. Untuk dipotong pun tidak susah. Baja ringan juga disebut kuat berdiri di daerah bencana seperti yang sering gempa bumi.


Model kanopi baja ringan cukup beragam, dengan pilihan rangka single atau double dan pilihan penutup atap mulai dari atap go-green, genteng metal hingga atap spandex dan UPVC. Kelebihan dari baja ringan adalah harganya yang ekonomis.

Jenis baja ringan sendiri cukup banyak, biasanya yang dipakai untuk membuat kanopi adalah jenis baja ringan Truss dan Reng yang memang memiliki daya tahan yang baik terhadap beban berat. Berikut kisaran harga baja ringan Truss dan Reng dilihat detikcom dari e-commerce, Senin (30/6/2025).

  • Baja Ringan Truss

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,45 mm: Rp 65.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,50 mm: Rp 70.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,55 mm: Rp 75.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,60 mm: Rp 80.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,65 mm: Rp 85.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,70 mm: Rp 92.000

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 0,75 mm: Rp 95.500

    Kaso baja ringan per batang (6 m) tebal 1 mm: Rp 120.000

  • Baja Ringan Reng

    Reng baja ringan per batang (6 m) tebal 0,40 mm: Rp 28.000

    Reng baja ringan per batang (6 m) tebal 0,45 mm: Rp 35.000

2. Kanopi Besi Hollow

Kanopi besi hollow adalah jenis kerangka kanopi yang juga terbuat dari baja ringan yang sering disebut dengan pipa hollow. Jenis besi hollow yang banyak dipakai untuk kanopi adalah hollow givalum. Perbedaan antara besi hollow dengan baja ringan terletak pada rongga-rongga di tengah-tengah permukaannya.

Kelebihan dari besi hollow mirip dengan baja ringan biasa yakni memiliki daya tahan yang kuat, meskipun tidak sekuat baja ringan. Kemudian, bobotnya juga ringan, tetapi besi hollow lebih tebal. Bentuk besi hollow juga mirip dengan baja ringan pada umumnya yakni berwarna abu-abu metalik, ada pula yang berwarna lebih gelap, dan berwarna.

Berikut kisaran harga besi hollow dilihat detikcom dari e-commerce.

Hollow baja ringan per batang (400 cm) tebal 0,30 mm, mulai dari Rp 19.000

Hollow baja ringan per batang (400 m) tebal 0,35 mm, mulai dari Rp 27.500

Hollow baja ringan per batang (400 cm) tebal 0,40 m, mulai dari Rp 36.000

Harga baja ringan dan besi hollow di atas akan berubah tergantung penjual, ketebalan, ukuran, dan merek produk.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com