Tag: berat badan

  • 6 Kebiasaan yang Bikin BB Nggak Turun-turun padahal Sudah Diet


    Jakarta

    Beberapa orang mengeluh tak kunjung mengalami penurunan berat badan, padahal sudah mati-matian melakukan upaya diet. Mulai dari membatasi asupan makan, mengurangi nyemil, hingga melakukan aktivitas fisik. Rupanya, memang ada lho sejumlah kebiasaan yang seringkali secara tak disadari, membuat berat badan tak kunjung turun.

    Penurunan berat badan bukan hanya berkaitan dengan asupan nutrisi dan olahraga, beberapa hal penting seperti usia serta jenis kelamin juga mempengaruhi. Di samping itu, dikutip dari WomensHealth, berikut beberapa kebiasaan yang bisa membuat berat badan susah turun:

    1. Hanya mengurangi porsi tanpa memperhatikan gizi makanan


    Menurut pakar obesitas Matthew Weiner, MD, defisit kalori sangat bisa menurunkan sekitar 10 persen dari total berat badan. Namun jika ingin menurunkan lebih banyak, daripada hanya mengurangi kalori, cobalah ubah jenis makanan yang dikonsumsi.

    Daripada hanya berfokus pada kuantitas asupan makanan, sebaiknya perhatikan juga kualitas asupan makanan yang masuk ke tubuh. Sebab bukan hanya lebih menyehatkan, berat badan ideal juga bisa lebih dipertahankan dengan asupan makanan yang baik.

    2. Kurang asupan protein

    Secara umum protein bisa membuat seseorang merasa kenyang dalam waktu lebih lama. Walhasil, orang tersebut akan mengonsumsi lebih sedikit makanan dari waktu ke waktu. Asupan protein ini juga membantu membangun otot, kulit, dan tulang yang sehat.

    Tetapi berkenaan dengan upaya penurunan BB, tidak semua protein tepat dikonsumsi dalam jumlah banyak. Protein nabati seperti kacang-kacangan, tahu, dan tempe dapat dikonsumsi tanpa mengkhawatirkan efek negatif apapun pada kesehatan. Sementara protein hewani tanpa lemak, termasuk ayam dan ikan bisa menjadi bagian dari diet sehat yang kaya akan protein.

    3. Makan Sehat, tapi Kebanyakan

    Makanan yang tergolong sehat pun tak berarti boleh dikonsumsi dalam jumlah ‘gila-gilaan’. Sebab pada dasarnya, kunci dari penurunan BB adalah lebih sedikit kalori masuk dan lebih banyak kalori yang keluar.

    4. Masih mengonsumsi minuman manis

    Minuman manis seperti soda, lebih berisiko bikin berat badan cepat naik daripada makanan manis. Ketika seseorang banyak makan manis, orang tersebut akan merasa sedikit kenyang sehingga cenderung makan sedikit saat siang hari. Tetapi saat seseorang minum manis, orang tersebut tidak akan merasa kenyang sehingga besar risiko, orang tersebut tetap makan banyak di siang hari.

    5. Kurang minum air putih

    Asupan air putih terbukti ampuh menurunkan berat badan. Menurut tinjauan studi yang diterbitkan dalam Journal of the Academy of Nutrition and Dietetics, memang ada kaitan erat antara konsumsi air dengan keberhasilan penurunan berat badan.

    6. Memiliki kondisi medis yang mempersulit penurunan BB

    Kondisi medis yang memengaruhi hormon, kadar insulin, atau tekanan darah akan mempersulit penurunan berat badan. Cedera yang mengakibatkan mobilitas terbatas juga berkontribusi pada penambahan berat badan. Kemampuan untuk berolahraga secara teratur pun juga akan berkurang.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Tak Perlu Diet Ketat, Ini 5 Cara Aman Turunkan Berat Badan dengan Cepat


    Jakarta

    Tidak jarang sebagian besar orang rela melakukan diet ketat untuk menurunkan berat badan dengan lebih cepat. Namun tindakan gegabah tersebut terkadang justru membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh.

    Menjaga berat badan tetap ideal membutuhkan perubahan yang bisa bertahan dalam jangka panjang. Oleh karena itu, mempertimbangkan kembali beberapa pola makan dan gaya hidup menjadi kunci penurunan berat badan dengan cepat.

    Dikutip dari Healthcom, inilah cara tepat untuk menurunkan berat badan dengan aman.

    1. Batasi makanan olahan

    Membatasi makanan olahan seperti makanan cepat saji, gula tambahan, dan produk tinggi natrium dapat menurunkan BB dengan hasil yang lebih cepat. Umumnya makanan olahan mengemas lebih banyak kalori yang menciptakan surplus sehingga mengganggu penurunan berat badan. Gantilah produk olahan dengan makanan yang kaya akan nutrisi.


    2. Konsumsi lebih banyak sayur

    Sayuran menjadi salah satu makanan rendah karbohidrat yang mengandung serat, air, dan juga nutrisi. Menurut penelitian, mengonsumsi tiga porsi sayuran setiap harinya dapat memaksimalkan penurunan berat badan. Cobalah mencampur berbagai jenis sayuran untuk mendapatkan lebih banyak nutrisi dan antioksidan.

    3. Minum air putih

    Seseorang tidak harus menghentikan kebiasaan minum kopi untuk menurunkan dan mempertahan berat badan. Namun setelah satu atau dua cangkir kopi, konsumsilah banyak air putih.

    Asupan air yang dibutuhkan tubuh bervariasi, tergantung berat badan dan tingkat aktivitas yang dilakukan. Untuk mencegah kebosanan, tambahkan beberapa bahan alami ke dalamnya seperti jeruk, mint segar, mentimun dan juga jahe.

    4. Rutin berolahraga

    Selain diet, aktivitas fisik juga menjadi bagian penting dalam penurunan berat badan. Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) menyarankan untuk berolahraga selama 150 menit setiap minggunya.

    Selain menurunkan berat badan, aktivitas fisik juga bermanfaat untuk membangun otot yang kuat, menambah energi, mengurangi risiko terkena penyakit, serta mengurangi kecemasan dan depresi.

    5. Mengubah kebiasaan makan

    Alih-alih mengonsumsi makanan dengan porsi besar, cobalah untuk mengubah kebiasaan tersebut dengan menyiapkan camilan sehat di tengah hari. Selain itu hentikan kebiasaan makan sambil menonton TV untuk menghindari makan berlebihan secara tidak sadar.

    (kna/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Jus Paling Ampuh buat Bakar Lemak, Berat Badan Auto Turun!

    Jakarta

    Seiring kalori defisit, konsumsi beberapa jenis jus juga bisa membantu menurunkan berat badan. Tak hanya menambah asupan mineral, vitamin, dan serat ke dalam tubuh, beberapa jenis olahan jus diyakini bisa membantu proses pembakaran lemak.

    Pasalnya, kandungan dalam jenis jus buah tertentu bisa meningkatkan proses metabolisme dalam tubuh sehingga kalori yang terbakar menjadi lebih banyak dan cepat. Dikutip dari NDTV FOOD, berikut beberapa jus pembakar lemak yang bisa menurunkan berat badan:

    1. Jus Wortel

    Jus satu ini sangat bagus untuk menurunkan berat badan. Pasalnya, wortel memiliki rendah kalori dan penuh serat. Bahkan segelas besar jus wortel bisa membuat seseorang kenyang hingga siang hari.


    Jus ini juga dikenal dapat meningkatkan sekresi empedu yang membantu pembakaran lemak.

    2. Jus Mentimun

    Untuk menurunkan berat badan seseorang perlu membakar lebih banyak kalori. Jus mentimun yang rendah kalori ini menjadi pilihan yang tepat. Kandungan air dan serat yang tinggi dalam jus mentimun juga bisa membuat anda mudah merasa kenyang.

    3. Jus Delima

    Tak hanya ampuh mengembalikan kilau alami kulit, jus delima juga membantu menurunkan berat badan dan menekan nafsu makan. Menurut pakar manajemen berat badan yang berbasis di Delhi, Dr Gargi Sharma, buah delima kaya akan antioksidan, polifenol, dan asam linolenat yang membantu membantu membakar lemak serta meningkatkan metabolisme.

    4. Jus Semangka

    Selain membuat tubuh tetap terhidrasi, buah berair ini hanya mengandung 30 kalori per 100 gramnya. Jus semangka kaya akan asam amino arginin yang bisa membantu pembakaran lemak dalam tubuh.

    5. Jus Jeruk

    Jus jeruk segar bisa menjadi pilihan minuman sehat dan rendah kalori dibandingkan dengan minuman lainnya. Dengan meminum jus satu ini, seseorang akan lebih sedikit mengonsumsi kalori dan mengalami pembakaran lemak lebih banyak.

    6. Jus Nanas

    Jus nanas dipercaya sebagai minuman yang bagus untuk mengatasi lemak di perut. Enzim bromelain yang ditemukan dalam jus ini membantu metabolisme protein dan membakar lemak perut berlebih. Lebih lagi, enzim lain seperti lipase dalam jus nanas juga bermanfaat untuk menekan nafsu makan.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Ternyata Simpel Banget! 5 Kebiasaan di Pagi Hari Ini Ampuh Turunkan Berat Badan

    Jakarta

    Bukan cuma perkara penampilan, kondisi kelebihan berat badan atau obesitas juga ditakutkan banyak orang lantaran bisa berkaitan erat beragam penyakit seperti serangan jantung, stroke, hingga obesitas. Tak heran, banyak orang mencari cara paling efektif untuk menurunkan BB.

    Menjaga asupan makanan sehari-hari dibarengi olahraga dan aktivitas fisik adalah kunci untuk menurunkan berat badan. Di samping itu, ada sejumlah kebiasaan di pagi hari yang rupanya, bisa membantu mengusir obesitas.

    Terdengar simpel, tapi sebenarnya sejumlah kebiasaan pagi hari ini terbukti efektif membantu menurunkan berat badan. Dikutip dari Health Shots, berikut penjelasannya:


    1. Minum air hangat

    Salah satu penyebab utama obesitas yakni metabolisme yang lambat. Untuk menjaga metabolisme tetap terkendali, sebaiknya awali hari dengan meminum setidaknya satu hingga dua gelas air hangat saat baru bangun tidur.

    2. Berolahraga

    Melakukan aktivitas olahraga minimal 25 hingga 30 menit sehari amat berpengaruh untuk kesehatan tubuh. Olahraga ringan dapat membantu tubuh untuk mendapatkan energi optimal di pagi hari.

    Jika tidak punya cukup waktu untuk melakukan aktivitas fisik di luar ruangan, cobalah beberapa gerakan simple di rumah.

    3. Berjemur di bawah sinar matahari

    Sinar matahari di pagi hari mengandung banyak vitamin D yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Bukan hanya memberikan energi positif pada tubuh dan pikiran, vitamin D dapat membantu mengurangi berat badan.

    4. Jangan ‘skip’ sarapan

    Beberapa orang mungkin berpikir melewatkan makanan di pagi hari bisa bikin turun berat badan. Namun kebiasaan tersebut justru bisa berbahaya bagi tubuh, karena segala bentuk pola makan yang tidak memadai membuat tubuh kita lemah.

    Bahkan membiarkan perut kosong dalam waktu yang lama dapat membuat tubuh mengonsumsi lebih banyak makanan. Selain itu, melewatkan sarapan bisa mengakibatkan tubuh kekurangan nutrisi penting.

    5. Bikin jadwal makan seharian

    Setiap pagi, catatlah beberapa makanan yang akan dikonsumsi dalam satu hari. Dengan memperhatikan apa yang dimakan sepanjang hari, akan seseorang akan lebih mampu memilah makanan rendah kalori.

    Jika sudah direncanakan sebelumnya, kesehatan dan asupan nutrisi seseorang akan lebih terjaga.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Minuman yang Paling Sering Bikin Gagal Diet, Bisa Hambat Penurunan BB


    Jakarta

    Bagi beberapa orang, menurunkan berat badan mungkin bukan perkara gampang. Sudah mencoba cara ini-itu sampai membatasi asupan makanan yang disuka, berat badan masih saja tak kunjung turun.

    Banyak orang hanya berfokus pada pembatasan asupan makanan ketika ingin menurunkan berat badan. Padahal di samping asupan makanan, rupanya ada lho beberapa jenis minuman yang secara tak disadari, sering bikin gagal diet.

    Dikutip dari Womens Health, inilah beberapa minuman yang harus dihindari jika ingin sukses menurunkan berat badan:

    1. Minuman Kopi

    Minuman kopi dengan tambahan krim di dalamnya bisa mengacaukan rencana penurunan berat badan. Daripada menambahkan krim, sebaiknya campurlah sedikit susu murni yang bisa mengurangi kalori dalam tubuh.


    Bagi penggemar kopi, tidak ada salahnya menambahkan sedikit gula. Namun pastikan kadarnya tak berlebihan, agar minuman kopi tak malah menghambat tujuan penurunan berat badan.

    2. Es Teh

    Hampir semua es teh mengandung banyak gula tambahan, terlebih yang dikemas dalam botol. Sebagai alternatif, sebaiknya buat sendiri hidangan minuman teh di rumah agar asupan gulanya lebih bisa dikontrol.

    3. Jus

    Jus menjadi salah satu minuman yang digemari banyak orang. Namun siapa sangka ternyata minuman ini juga bisa menghambat penurunan berat badan, yakni jika mengandung gula tambahan dalam kadar tinggi.

    Gula dalam jus dicerna dengan cepat oleh tubuh karena tidak ada nutrisi lainnya seperti lemak maupun protein yang bisa memperlambatnya. Meski jus jauh lebih baik dari soda, seharusnya minuman yang satu ini hanya mengandung gula alami agar tak malah bikin gagal diet.

    4. Smoothie

    Meski smoothie termasuk ke dalam daftar makanan atau camilan sehat, semua tetap tergantung pada besaran porsi yang dikonsumsi. Bahkan sebuah smoothie dengan campuran pisang, secangkir buah beri, secangkir yogurt, dengan tambahan sedikit susu akan menambah kalori dan juga gula.

    Sebagai gantinya, cobalah untuk mencampurkan satu cangkir yogurt dengan susu yang mengandung protein agar tetap kenyang meski hanya menghabiskan satu porsi smoothie.

    5. Minuman Energi

    Jika seseorang telah memiliki pola makan sehat, olahraga teratur, dan tidur yang cukup, seharusnya tidak lagi membutuhkan minuman energi dengan kandungan kafein atau minuman kaleng lainnya. Gaya hidup sehat yang diterapkan harusnya membuat seseorang merasa berenergi.

    Alih-alih menenggak minuman ini, perhatikan kembali kualitas tidur dan juga asupan makanan sehingga memiliki cukup energi untuk beraktivitas. Kebiasaan yang sehat secara otomatis akan membuat seseorang berada di jalur yang tepat untuk menurunkan bobot tubuh.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • Kebiasaan Pagi yang Bikin Cepat Kurus, Khusus Buat yang Sering Gagal Diet


    Jakarta

    Bagi beberapa orang, menurunkan berat badan bukan perkara gampang. Sudah mencoba cara ini-itu, mulai dari berolahraga sampai mengurangi asupan camilan favorit, berat badan masih saja tak kunjung turun. Rupanya, kunci keberhasilan turun BB boleh jadi ada di kebiasaan pagi hari setelah bangun tidur lho.

    Beberapa penelitian menunjukkan bahwa ada sejumlah kebiasaan pagi yang bisa membuat proses penurunan berat badan berlangsung lebih cepat. Pasalnya, pembakaran kalori merupakan faktor penting dalam menjaga gaya hidup sehat. Dengan menerapkan kebiasaan kecil di pagi hari, metabolisme untuk pembakaran kalori di pagi hari dan sepanjang hari bisa meningkat.

    Seorang ahli gizi di Rumah Sakit Manipal, Old Airport Road, Bengaluru, Nabanita Saha, membagikan sejumlah kebiasaan di pagi hari yang bisa membantu penurunan berat badan. Begini penjelasannya:


    1. Banyak minum air putih

    “Bangunlah dari tempat tidurmu, dan ambil segelas air di pagi hari. Minum cukup air membantu meningkatkan metabolisme dan juga penting untuk kesehatan secara umum,” jelasnya dikutip dari Healthshots, Selasa (12/12/2023).

    “Untuk meningkatkan metabolisme tambahan, masukkan seiris lemon, atau beberapa tetes cuka sari apel ke dalam air Anda,” ujar Nabanita lebih lanjut.

    2. Pilih jenis olahraga HIIT (High-intensity interval training)

    Jenis olahraga ini bisa membantu proses pembakaran kalori secara lebih efektif. Pasalnya, jenis olahraga HIIT dapat membantu pembakaran kalori berlangsung lebih optimal dan mempertahankan metabolisme yang tinggi lama setelah latihan selesai.

    3. Jangan skip sarapan!

    Sering mendengar bahwa sarapan penting sekali untuk menjaga energi sepanjang hari? Itu fakta! Menurut Nabanita, dengan menjaga perut terisi dengan pas di pagi hari, seseorang bisa mencegah asupan makan berlebihan sepanjang hari.

    “Ada alasan mengapa sarapan sering disebut sebagai waktu makan terpenting dalam sehari. Anda bisa mendapatkan energi yang Anda perlukan untuk hari berikutnya dan menghindari makan berlebihan di kemudian hari dengan mengonsumsi sarapan seimbang yang lengkap,” jelasnya.

    “Untuk memberi bahan bakar pada tubuh Anda dan menjaga metabolisme aktif, campurkan karbohidrat kompleks, lemak sehat, dan protein dalam makanan Anda,” imbuh Nabanita.

    4. Pilih makanan berbumbu

    Sekilas, terdengar aneh ya jika makanan berbumbu dikaitkan dengan penurunan berat badan? Nyatanya menurut ahli gizi, membumbui makanan pagi hari dengan cabai rawit, jahe, atau kayu manis bisa membantu meningkatkan metabolisme dan membakar lebih banyak kalori.

    Pasalnya, rempah-rempah ini bersifat termogenik, artinya meningkatkan kehangatan tubuh dan mempersulit pencernaan.

    5. Perbanyak asupan protein!

    Makanan yang kaya protein dapat membakar lebih banyak kalori. Sebab, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna dibandingkan lemak atau karbohidrat. Contoh sumber protein yang baik yakni daging tanpa lemak, yoghurt Yunani, keju cottage, dan telur.

    6. Minum teh hijau atau kopi hitam

    Kafein dalam jenis minuman ini bisa meningkatkan metabolisme. Pasalnya, minuman kopi hitam dan teh hijau mengandung antioksidan yang bisa berdampak positif buat kesehatan. Namun tetap hati-hati ya! Orang dengan masalah medis tertentu tidak dianjurkan untuk mengkonsumsi kafein, apalagi dalam jumlah banyak.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 4 Kebiasaan di Pagi Hari yang Bikin Turun BB, Ternyata Simpel Banget!

    Jakarta

    Bagi beberapa orang, bukan mudah menurunkan berat badan. Sudah mencoba tips diet ini-itu, berat badan terus saja ‘nge-stuck’. Rupanya menurut ahli gizi, kunci keberhasilan untuk menurunkan berat badan boleh jadi ada di kebiasaan pagi hari.

    Memang pada dasarnya, kunci untuk menurunkan berat badan adalah dengan defisit kalori. Artinya, kalori yang masuk ke tubuh tak boleh sampai jauh berlebihan dibandingkan kalori yang terbakar. Tentunya, hal ini dilakukan dengan menjaga asupan makanan dibarengi aktivitas olahraga.

    Lantas jika ingin memaksimalkan upaya penurunan BB dengan langkah-langkah simpel di pagi hari, apa saja yang bisa dicoba?


    1. Minum air putih!

    Sebagaimana dibuktikan oleh penelitian, memperbanyak asupan air putih setiap hari bisa membantu proses penurunan berat badan. Menurut penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Clinical and Diagnostic Research, orang yang minum sekitar dua gelas air 30 menit sebelum sarapan, makan siang, dan makan malam mengalami penurunan berat badan dan mengalami penurunan indeks massa tubuh (BMI).

    “Saat Anda bangun di pagi hari, Anda mungkin mengalami dehidrasi, jadi menghidrasi dengan segelas air adalah ide yang bagus. Anda juga mungkin mengira Anda lapar, padahal sebenarnya hanya haus,” ujar ahli gizi sekaligus penulis ‘Finally Full, Finally Slim’, Lisa Young, dikutip dari Eat This Not That.

    2. Pilih menu kaya akan protein buat sarapan

    Young menjelaskan, sarapan dengan makanan kaya protein seperti telur, yogurt, atau selai kacang akan membuat seseorang merasa kenyang lebih lama. Ditambah, asupan makanan ini membantu menstabilkan gula darah. Tak heran, makanan kaya akan protein ini disebut-sebut menjadi resep utama untuk menurunkan BB.

    Seiring itu, banyak uji klinis telah mengungkapkan bahwa meningkatkan asupan protein dapat meningkatkan komposisi tubuh secara keseluruhan dengan menurunkan massa lemak.

    3. Pilih juga buah-buahan!

    “Anda akan menambahkan jumlah besar dan volume pada makanan Anda tanpa kalori yang tidak perlu,” kataYoung. Sembari dijelaskannya, buah adalah makanan terbaik untuk ditambahkan ke rutinitas pagi karena kaya akan antioksidan dan serat.

    Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Annals of Internal Medicine menunjukkan bahwa menambah jumlah konsumsi serat setiap hari hingga 30 gram dapat menurunkan tekanan darah dan membantu menurunkan berat badan. Walhasil, mengawali hari dengan asupan serat adalah cara sederhana untuk membantu proses penurunan BB.

    “Saya suka menambahkan buah beri ke yogurt saya atau mengiris apel ke dalam oatmeal saya. Penurunan berat badan yang sehat berfokus pada apa yang harus ditambahkan, bukan dikurangi,” tutur Young.

    4. Sempatkan jalan kaki!

    Terkesan simpel, tapi sebenarnya aktivitas jalan kaki punya manfaat luar biasa buat tubuh. Tak terkecuali, membantu proses penurunan berat badan.

    “Menurunkan berat badan dengan berjalan kaki adalah tambahan yang bagus selain mengonsumsi makanan sehat. Berjalan kaki membakar kalori, membantu menjaga tulang tetap kuat, dan baik untuk suasana hati Anda,” pungkas Young.

    (vyp/vyp)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Hal Simpel di Pagi Hari untuk Hempaskan Lemak, Bye-bye Perut Gelambir!

    Jakarta

    Perut buncit bukan hanya mengganggu rasa percaya diri, melainkan juga berisiko mendatangkan beragam penyakit. Namun sayangnya buat beberapa orang, bukan mudah untuk memangkas timbunan lemak di perut. Sudah mencoba cara ini-itu, rasanya ukuran lingkar perut tak kunjung mengecil.

    Perkara buncit ini sebenarnya tak boleh disepelekan. Penumpukan lemak perut lebih berbahaya dibandingkan timbunan lemak di area tubuh lainnya. Sebab, lemak mengelilingi organ dalam dan meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan masalah hati.

    Rupanya menurut medis, kunci keberhasilan mengecilkan perut ada di serangkaian kebiasaan di pagi hari setelah baru bangun tidur. Sekaligus, kebiasaan pagi hari ini juga memiliki kaitan erat dengan proses penurunan berat badan.


    “Dalam upaya mendapatkan lingkar pinggang yang lebih ramping, menerapkan ritual pagi yang efektif dapat menentukan keberhasilan hari pembakaran lemak,” kata Dr Harsh Kapoor dari Institut Gastroenterologi, Hepatologi, Bedah GI & Transplantasi Hati, Rumah Sakit Metro dikutip dari Hindustan Times, Jumat (15/12/2023).

    Sembari ia menyebut, sejumlah aktivitas di pagi hari ini dapat meningkatkan metabolisme, meningkatkan tingkat energi, dan mempercepat proses pemangkasan lemak perut yang membandel.

    Lantas, kebiasaan pagi hari seperti apa yang terbukti berhasil menurunkan berat badan dan mengecilkan ukuran perut?

    1. Minum banyak air

    Memulai hari dengan segelas air yang diberi sari lemon adalah cara terbaik untuk meningkatkan metabolisme. ‘Ramuan’ ini tidak hanya menghidrasi tubuh setelah berpuasa semalaman, tetapi juga membantu melancarkan pencernaan, mendetoksifikasi tubuh secara alami, dan mendukung penurunan berat badan dengan meningkatkan proses pembakaran lemak.

    2. Sempatkan bergerak!

    Berolahraga di pagi hari merupakan cara efektif membakar lemak perut. Bisa dengan melakukan jalan cepat, yoga, atau latihan interval intensitas tinggi (HIIT).

    Efek olahraga di pagi hari pun tak main-main. Pasalnya, menggerakkan tubuh di pagi hari membantu meningkatkan metabolisme dan meningkatkan oksidasi lemak. Usahakan untuk berolahraga intensitas sedang setidaknya 30 menit setiap pagi.

    3. Pilih makanan kaya akan protein

    Mengkonsumsi makanan yang kaya akan protein di pagi hari bisa membuat rasa kenyang bertahan lama hingga siang hari, sekaligus menstabilkan gula darah dan meningkatkan metabolisme.

    Pilihlah menu sarapan seperti telur, yogurt Yunani, atau smoothie protein untuk memulai hari. Pasalnya, protein membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, membantu proses pembakaran lemak berlangsung lebih maksimal.

    NEXT: Makan pelan-pelan dan coba bermeditasi!

    4. Makan pelan-pelan

    Yap! Makan dengan penuh kesadaran (mindful) bisa membantu seseorang menjaga berat badan dan memangkas lemak perut. Dengan teknik makan ini, perhatian penuh dialihkan pada makanan, sehingga setiap gigitannya dinikmati sepenuh hati.

    Tekenik ini membuat seseorang menjadi tidak makan berlebihan dan mengurangi penumpukan lemak perut. Biar optimal, hindari kebiasaan makan sambil bermain handphone ya!

    5. Meditasi

    Stres kronis memiliki kaitan erat dengan penambahan berat badan, terutama di daerah perut. Untuk menyeimbangkan hormon dan mengurangi tingkat stres, cobalah sempatkan bermeditasi di pagi hari setelah bangun tidur.

    Latihan meditasi beberapa menit saja dalam sehari bisa berdampak besar terhadap kemampuan tubuh untuk membakar lemak di perut.

    (vyp/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 5 Kebiasaan Simpel Pagi Hari yang Bisa Pangkas Perut Buncit

    Jakarta

    Bagi sebagian orang, memiliki perut buncit adalah sesuatu yang cukup mengganggu. Selain bisa memengaruhi penampilan dan menurunkan rasa percaya diri, berat badan yang berlebih juga bisa meningkatkan risiko berbagai macam penyakit.

    Karena itu, tidak heran jika orang-orang terus mencari cara menghilangkan perut buncit. Apalagi jika cara tersebut praktis, murah, dan gampang untuk dilakukan.

    Kabar baiknya, menghilangkan perut buncit memang tidaklah sesulit yang dibayangkan. Bahkan, perut buncit yang mengganggu penampilan bisa dipangkas dengan sejumlah kebiasaan simpel di pagi hari. Apa saja?


    Kebiasaan Pagi Hari untuk Menghilangkan Perut Buncit

    1. Timbang Berat Badan

    Mungkin banyak yang bertanya-tanya, kok bisa menimbang berat badan setiap pagi membantu menghilangkan perut buncit? Dikutip dari WebMD, menimbang berat badan setiap pagi bisa membuat seseorang lebih termotivasi dan konsisten menjalani kebiasaan sehat untuk menurunkan berat badan.

    Pasalnya, menimbang berat badan setelah buang air kecil di pagi hari lebih baik dibanding waktu lainnya. Tubuh akan memproses makanan dan minuman saat tidur, sehingga ketika bangun di pagi hari perut akan relatif kosong. Alhasil, menimbang berat badan di pagi hari akan memberikan hasil yang lebih akurat.

    2. Minum Air Putih

    Mengonsumsi air putih, terutama air hangat, ternyata memiliki dampak yang besar untuk menghilangkan perut buncit. Air hangat dapat merangsang sistem pencernaan dan membuatnya tetap aktif. Hal ini tentunya dapat meningkatkan sistem metabolisme yang memainkan peran penting dalam menurunkan berat badan dan memangkas perut buncit.

    3. Berolahraga Sebelum Sarapan

    Ternyata, waktu ideal untuk berolahraga di pagi hari adalah setelah bangun tidur dan sebelum sarapan. Kenapa?

    Menurut sebuah penelitian, berolahraga dengan perut kosong memungkinkan tubuh untuk memanfaatkan timbunan lemak sebagai sumber energi. Inilah alasan mengapa berolahraga sebelum sarapan lebih efektif untuk menurunkan berat badan dan menghilangkan perut buncit.

    4. Sarapan Tinggi Protein

    Sarapan merupakan waktu makan yang paling penting yang memberikan energi bagi tubuh agar bisa beraktivitas. Nah, alih-alih mengonsumsi makanan dengan kabohidrat tinggi saat sarapan, perbanyaklah asupan protein untuk membantu menurunkan berat badan.

    Pasalnya, makanan yang kaya akan protein bisa membuat tubuh merasa kenyang lebih lama, sehingga membantu mengontrol nafsu makan dan mengurangi kebiasaan ngemil.

    5. Berjemur di Bawah Sinar Matahari

    Berjemur beberapa menit di bawah sinar matahari pagi ternyata juga bisa membantu menurunkan berat badan loh. Menurut sebuah penelitian, paparan sinar matahari di waktu tertentu dapat berdampak pada penurunan berat badan.

    Selain itu, berjemur di bawah sinar matahari juga bisa membantu memenuhi kebutuhan vitamin D tubuh. Beberapa studi menyebutkan vitamin D dapat membantu mengurangi serta mencegah kenaikan berat badan.

    (ath/naf)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera
  • 6 Kebiasaan Sederhana yang Diam-diam Bikin Berat Badan Membengkak

    Jakarta

    Makanan memang merupakan salah satu faktor yang bisa membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan. Namun, sejumlah kebiasaan sederhana yang dijalani sehari-hari ternyata secara diam-diam juga bisa membuat berat badan bertambah.

    Bahkan, kebiasaan-kebiasaan yang kita anggap sepele sebenarnya malah bisa menghambat proses diet. Akibatnya, berat badan sulit turun meski sudah menjalani pola makan dan program yang ketat.

    Karenanya, proses diet tidak hanya sebatas mengatur pola makan, tapi juga merubah gaya hidup sehari-hari. Termasuk, menghilangkan kebiasaan yang bisa membuat berat badan meningkat.


    Kebiasaan Kecil yang Bikin Berat Badan Membengkak

    Pertanyaannya sekarang, apa saja kebiasaan kecil yang tanpa disadari bisa membuat berat badan meningkat? Dikutip dari berbagai sumber, berikut pembahasannya.

    1. Kurang tidur

    Waktu dan kualitas tidur memiliki dampak yang sangat besar terhadap berat badan. Dikutip dari Healthline, orang yang hanya tidur selama 5 jam setiap malam memiliki risiko kenaikan berat badan yang lebih tinggi dibanding mereka yang tidur selama 7 jam atau lebih.

    Tak hanya itu, orang yang kurang tidur juga cenderung memiliki perut yang buncit. Pasalnya, orang yang kurang tidur rentan mengalami penumpukan lemak visceral di bagian tubuhnya, termasuk di perut dan sekitar pinggang.

    2. Makan terlalu cepat

    Jadwal kerja yang serba sibuk kerap membuat orang terburu-buru saat makan. Padahal, kebiasaan sederhana ini malah dapat membuat berat badan meningkat dengan mudah.

    Sebuah studi menjelaskan bahwa tubuh membutuhkan waktu untuk dapat mencerna makanan yang dikonsumsi. Alhasil, tubuh baru akan merasa kenyang selang beberapa waktu setelah makan.

    Tapi ketika seseorang makan terlalu cepat, tubuhnya tidak memiliki waktu yang cukup untuk memproses makanan dan memunculkan rasa kenyang. Akibatnya, orang tersebut tanpa sadar bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dari jumlah yang seharusnya dibutuhkan oleh tubuh.

    3. Kurang minum

    Kurang minum dapat menyebabkan haus. Namun, tak jarang tubuh salah mengartikan sinyal tersebut sebagai rasa lapar. Alhasil, orang yang jarang minum bisa saja malah makan secara berlebihan sehingga menyebabkan kenaikan berat badan.

    Tak hanya itu, minum air yang cukup juga dapat membantu mengendalikan nafsu makan. Sebuah studi mengungkapkan orang yang minum dua gelas air putih sebelum sarapan mengonsumsi kalori 22 persen lebih sedikit dibanding mereka yang tidak minum. Semakin sedikit kalori yang dikonsumsi, tentu semakin kecil pula kemungkinan berat badan membengkak.

    4. Sering stres

    Stres memang tidak menyebabkan kenaikan berat badan secara langsung. Namun, salah satu dampak stres bisa membuat orang ingin makan lebih banyak. Fenomena ini dikenal juga dengan istilah emotional eating.

    Saat sedang stres, orang-orang akan mencari sesuatu yang dapat mengalihkan perhatian atau menghilangkan rasa cemas atau sedih akibat stres. Bagi sebagian orang, pelampiasan tersebut dilakukan dengan cara makan. Semakin sering orang tersebut mengalami stres, maka semakin sering pula dia makan secara berlebihan. Hal inilah yang membuat orang yang sering stres rentan mengalami kenaikan berat badan.

    5. Keseringan duduk

    Tak sedikit aktivitas atau pekerjaan yang mengharuskan kita untuk duduk selama berjam-jam. Namun, hal ini ternyata bisa meningkatkan risiko kenaikan berat badan loh.

    Sebuah studi menyebutkan orang yang duduk terlalu lama memiliki kecenderungan obesitas. Ketika kita melakukan aktivitas sederhana seperti berjalan atau berdiri, tubuh akan membakar sejumlah kalori. Duduk terlalu lama dapat menghambat proses pembakaran kalori tersebut. Akibatnya, kalori yang seharusnya dibakar menjadi energi malah menumpuk dan disimpan sebagai lemak visceral dalam tubuh.

    6. Makan sambil ditemani gadget

    Pada zaman seperti sekarang, keseharian kita memang tidak bisa lepas dari yang namanya gadget, termasuk ketika sedang makan. Namun sebuah studi menyebutkan orang yang makan sambil bermain gadget ternyata memiliki risiko mengalami kenaikan berat badan yang lebih tinggi.

    Saat bermain gadget, fokus dan perhatian dapat dengan mudah teralihkan. Hal ini bisa membuat seseorang tidak sadar dengan apa yang terjadi di sekitarnya, termasuk jumlah makanan yang sudah dikonsumsi. Akibatnya, orang makan sambil bermain gadget bisa mengonsumsi lebih banyak makanan dari seharusnya. Hal inilah yang membuat kebiasaan makan sambil bermain gadget dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan.

    (ath/kna)

    Sumber : health.detik.com

    Image : unsplash.com / Demi DeHerrera