Tag: berat badan

  • Pria Ini Sukses Pangkas BB 45 Kg Sambil Tetap Makan Enak, Ini Rahasia Dietnya

    Jakarta

    Orang yang sedang diet biasanya dituntut untuk tidak mengonsumsi makanan atau camilan yang digemari. Namun, influencer Benji Xavier berhasil menurunkan berat badan hingga 45 kg sambil tetap menyantap makanan kesukaannya. Apa rahasianya?

    Perjalanan diet Xavier bisa dibilang penuh tantangan. Saat masih duduk di sekolah menengah atas, Xavier sempat berhasil menurunkan berat badan sekitar 45 kg. Namun, hal tersebut membuatnya merasa sengsara.

    “Saya menjadi korban tren diet yang toksik. Itu adalah sebuah obsesi karena Anda terus memikirkan tentang apa yang tidak bisa Anda makan,” ujar Xavier dikutip dari Business Insider, Rabu (21/8/2023).


    “Dan ketika Anda membolehkan diri untuk makan makanan tersebut, Anda malah makan terlalu banyak,” sambungnya.

    Beberapa tahun setelahnya, berat badan Xavier kembali membengkak. Fisik yang tambun membuat pria asal New Jersey itu kesulitan dalam memilih pakaian, serta menjadi kurang percaya diri.

    Akhirnya pada Agustus 2021, Xavier bertekad untuk kembali melakukan diet. Namun, kali ini dia tidak ingin mengulang pengalaman tidak mengenakkan yang dia lalui saat duduk di bangku sekolah menengah atas.

    Tetap Makan Makanan Favorit

    Salah satu perubahan yang dilakukan Xavier adalah tidak membatasi makanan favoritnya. Xavier tetap menyantap makanan kesukaannya, hanya saja dia memodifikasi makanan tersebut agar lebih sehat. Dia juga mengurangi jumlah makanan berkalori tinggi yang biasa dikonsumsi.

    “Saya muak dengan semua itu. Saya tidak mau kembali menyiksa diri. Saya hanya akan mencoba untuk makan dengan lebih sehat,” katanya.

    “Anda masih bisa mengonsumsi makanan yang disukai dan tetap menurunkan berat badan,” imbuh Xavier.

    Untuk menunjang penurunan berat badannya, Xavier juga bergabung dengan gym, serta rutin berolahraga kardio dan angkat beban.

    Alhasil, Xavier berhasil menurunkan berat badan sebanyak 45 kg hanya dalam waktu setahun setelah melakukan perubahan gaya hidup tersebut. Dia pun sukses mempertahankan bobot tubuh ideal selama dua tahun.

    Dalam waktu dekat, Xavier juga akan meluncurkan buku masak berjudul ‘The Rebel Diet’ yang berisikan resep masakan yang membantunya menurunkan berat badan.

    (ath/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • Resep Diet Komika Praz Teguh, Sukses Pangkas BB 13 Kg dalam 3 Bulan


    Jakarta

    Komika Praz Teguh baru-baru ini disorot publik setelah penampilannya yang lebih ramping. Ia berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kilogram dalam waktu tiga bulan, dari 87 kg menjadi 74 kg.

    Hal tersebut diungkapkan olehnya melalui postingan akun Instagram.

    “Dari 87 ke 74 hampir tiga bulan. Alhamdulillah walaupun berat banget di dua minggu pertama,” kata Praz Teguh, seperti dilihat detikcom dari Instagram pribadinya @praz_teguh, Jumat (9/8/2024).


    Apa Sih Rahasianya?

    Lewat kolom komentar postingannya, Praz membagikan sejumlah tips diet yang dijalani. Alih-alih percaya dengan obat diet, Praz mengaku tak mengonsumsi nasi dan cemilan seperti gula, biskuit, serta cokelat.

    Dirinya juga rutin melakukan olahraga dua kali sehari untuk menunjang penurunan berat badan yang dijalaninya.

    “Lu bisa ganti kentang + telur + sayur + daging jangan banyak juga. Kalo laper malam lu bisa makan buah aja dan tidur yang cukup!” imbuhnya lagi.

    Di sisi lain, Praz juga menceritakan kesulitannya saat menjalani diet. Dirinya bahkan mengaku lebih sering emosi, mudah lapar, bahkan merasa sangat lemas lantaran biasanya mengonsumsi makanan dengan jumlah banyak.

    “Sensian, laper, lesu banget rasanya dengan terbiasa makan banyak dan harus tetap kerja dengan intensitas ngobrol podcast yang butuh energi juga,” imbuhnya lagi.

    Setelah disiplin menjalani diet, Praz mengaku saat ini dirinya justru tidak bisa makan terlalu banyak. Dia kini merasa lebih cepat kenyang.

    (suc/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Resep Diet Komika Praz Teguh, Sukses Pangkas BB 13 Kg dalam 3 Bulan


    Jakarta

    Komika Praz Teguh baru-baru ini disorot publik setelah penampilannya yang lebih ramping. Ia berhasil menurunkan berat badan hingga 13 kilogram dalam waktu tiga bulan, dari 87 kg menjadi 74 kg.

    Hal tersebut diungkapkan olehnya melalui postingan akun Instagram.

    “Dari 87 ke 74 hampir tiga bulan. Alhamdulillah walaupun berat banget di dua minggu pertama,” kata Praz Teguh, seperti dilihat detikcom dari Instagram pribadinya @praz_teguh, Jumat (9/8/2024).


    Apa Sih Rahasianya?

    Lewat kolom komentar postingannya, Praz membagikan sejumlah tips diet yang dijalani. Alih-alih percaya dengan obat diet, Praz mengaku tak mengonsumsi nasi dan cemilan seperti gula, biskuit, serta cokelat.

    Dirinya juga rutin melakukan olahraga dua kali sehari untuk menunjang penurunan berat badan yang dijalaninya.

    “Lu bisa ganti kentang + telur + sayur + daging jangan banyak juga. Kalo laper malam lu bisa makan buah aja dan tidur yang cukup!” imbuhnya lagi.

    Di sisi lain, Praz juga menceritakan kesulitannya saat menjalani diet. Dirinya bahkan mengaku lebih sering emosi, mudah lapar, bahkan merasa sangat lemas lantaran biasanya mengonsumsi makanan dengan jumlah banyak.

    “Sensian, laper, lesu banget rasanya dengan terbiasa makan banyak dan harus tetap kerja dengan intensitas ngobrol podcast yang butuh energi juga,” imbuhnya lagi.

    Setelah disiplin menjalani diet, Praz mengaku saat ini dirinya justru tidak bisa makan terlalu banyak. Dia kini merasa lebih cepat kenyang.

    (suc/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Mati-matian Diet Tapi Berat Badan Nggak Turun? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Proses penurunan berat badan yang baik harus dimulai dengan pola makan yang tepat dan aktivitas fisik yang rutin. Namun, dalam beberapa kasus proses penurunan berat badan mungkin tidak berjalan dengan lancar dan menemui beberapa kendala.

    Berikut ini adalah beberapa kesalahan diet yang mungkin dilakukan sehingga berat badan susah turun dikutip dari Eat This:

    1. Kurang Makan Lemak

    Selama diet, lemak kerap menjadi zat makanan yang kerap dihindari. Banyak yang menganggap bahwa lemak dapat meningkatkan berat badan hingga berisiko menyebabkan obesitas. Padahal beberapa jenis lemak sebenarnya justru dapat membantu proses penurunan berat badan. Salah satu contoh sumber lemak sehat yang bisa dikonsumsi adalah buah alpukat.


    Lemak merupakan makronutrien yang membantu tubuh untuk merasa kenyang, memberi nutrisi yang sangat dibutuhkan, bahkan membantu menurunkan risiko kolesterol jahat. Selain pada alpukat, lemak tak jenuh tunggal yang sehat juga dapat ditemukan dari minyak zaitun, almond, dan selai kacang.

    2. Kurang Makan Karbo

    Sama seperti lemak, karbohidrat juga menjadi salah satu zat makanan yang paling sering dihindari ketika proses diet. Walaupun memang karbohidrat olahan seperti gula dan roti putih dapat meningkatkan perubahan berat badan, karbohidrat kompleks sebenarnya justru sangat dibutuhkan dalam proses penurunan berat badan.

    Beberapa jenis makanan mengandung karbohidrat kompleks meliputi buncis, oat, kentang, ubi jalar, hingga kacang-kacangan. Menurut ahli kebugaran Jim White, RD, ACSM, mengurangi karbohidrat terlalu rendah justru mempersulit proses penurunan berat badan..

    “Mengurangi karbohidrat sangat memengaruhi tingkat energi dan mereka akhirnya menginginkan lebih banyak karbohidrat. Selain itu, mereka tidak punya banyak energi untuk berolahraga, sehingga sering kali mereka melewatkan latihan,” kata White.

    3. Terlalu Banyak Protein

    Protein memang sangat dibutuhkan dalam proses penurunan berat badan. Protein dapat membantu pembangunan otot tanpa lemak yang membakar kalori saat istirahat dan dapat membantu penurunan berat badan, namun perlu diingat bahwa porsi yang sedang tetap diutamakan.

    “Makan terlalu banyak protein, orang tidak menyadarinya, masih mengandung kalori dan masih bisa berkontribusi terhadap lemak tubuh jika dikonsumsi berlebihan,” kata White.

    Jika rutin berolahraga, jumlah protein yang disarankan untuk dikonsumsi adalah 1,2-1,7 gram protein per kilogram berat badan.

    4. Diet Terlalu Ketat

    Sebagian orang berasumsi adalah membatasi kalori sebanyak mungkin dapat menjadi senjata utama dalam proses penurunan berat badan yang lebih cepat. Nyatanya, dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Psychosomatic Medicine menemukan orang yang melakukan diet rendah kalori secara ketat tidak mengalami penurunan berat badan secara jangka panjang.

    Kondisi tersebut rupanya disebabkan oleh produksi hormon stres kortisol yang berlebihan. Ketika tubuh melepaskan terlalu banyak kortisol, kondisi tersebut akan memberikan sinyal pada tubuh untuk menimbun lemak lebih, terutama di perut.

    “Ketika Anda tidak mengonsumsi cukup kalori, metabolisme Anda akan melambat, Anda tidak memiliki cukup energi untuk berolahraga, dan Anda cenderung makan berlebihan,” kata White.

    5. Makan Banyak Usai Olahraga

    Olahraga memang membantu proses penurunan berat badan, namun perlu diingat bukan berarti usai olahraga bisa sembarangan makan, lho. Olahraga memang membakar kalori, namun tak jarang orang terlalu melebih-lebihkan jumlah kalori yang dibakar dalam sesi berolahraga.

    Karena itu, mereka akhirnya memberikan ‘hadiah’ pada diri sendiri untuk bisa makan secara lebih bebas. Jika ingin mengisi ‘bahan bakar’ usai berolahraga, ada baiknya untuk tetap memperhatikan kalori dan kandungan dari makanan atau camilan yang dikonsumsi.

    (avk/kna)



    Sumber : health.detik.com

  • BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Jakarta

    Ed Sheeran belum lama ini blak-blakan soal ‘fase gemuk’ yang dialaminya beberapa tahun silam. Pelantun lagu ‘Shape of You’ itu mengaku dirinya pernah kecanduan makan chicken wings atau sayap ayam selama 1,5 tahun.

    Dalam podcast Session 24, Ed mengatakan dirinya mengadopsi pola makan tersebut saat sedang berusaha diet tanpa karbohidrat. Awalnya, Ed mengira diet tanpa karbohidrat berarti masih boleh mengonsumsi sayap ayam.

    “Saya berada dalam fase gemuk, di Amerika. Saya dulu berpikir tidak ada karbohidrat berarti tidak makan roti, tidak makan kentang goreng. Saya pun berpikir ‘Saya bisa makan sayap ayam’,” ujarnya dikutip dari The Sun, Kamis (13/6/2024).


    “Saya pun hanya makan sayap ayam selama 1,5 tahun. Dan berat badan saya naik 25 kg,” sambungnya.

    Namun pada 2020, Ed muncul dengan penampilan yang lebih langsing, dan dia berhasil mempertahankannya selama empat tahun terakhir. Apa rahasianya?

    Rahasia Turun BB Ed Sheeran

    Saat ditanya tentang rahasia dietnya, Ed mengaku tidak ada yang istimewa. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengatakan dirinya sekarang rajin berolahraga di gym dan mengatur porsi makan.

    “Saya orangnya gampang gemuk, dan apa yang jadi rahasia saya adalah rutin pergi ke gym dan mencoba mengatur porsi makan,” ucapnya.

    Dalam interview terpisah, Ed juga mengaku mengurangi makanan take away yang kerap dia konsumsi.

    “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya merasa sehat. Saya menghentikan semua kebiasaan buruk yang ada di hidup saya. Saya berolahraga setiap hari. Saya dulu makan take away setiap hari, tapi sekarang saya tidak lagi makan take away setiap hari dan saya merasa baik,” ucapnya.

    Selain itu, Ed juga berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Hal itu dia lakukan menjelang kelahiran anak pertamanya.

    “Saya berhenti tiga bulan sebelum Lyra lahir karena saya bertekad untuk menjadi orang yang mengantarkan istri saya ke rumah sakit. Berat badan saya 98 kg pada puncaknya, dan sekarang saya 66,6 kg. Saya sangat besar, dan itu terlihat. Lingkar pinggang saya 36, sekarang turun menjadi 28,” tandasnya.

    (avk/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • BB Sempat Nyaris 100 Kg, Ed Sheeran Sukses Turun 32 Kg Pakai Cara Ini

    Jakarta

    Ed Sheeran belum lama ini blak-blakan soal ‘fase gemuk’ yang dialaminya beberapa tahun silam. Pelantun lagu ‘Shape of You’ itu mengaku dirinya pernah kecanduan makan chicken wings atau sayap ayam selama 1,5 tahun.

    Dalam podcast Session 24, Ed mengatakan dirinya mengadopsi pola makan tersebut saat sedang berusaha diet tanpa karbohidrat. Awalnya, Ed mengira diet tanpa karbohidrat berarti masih boleh mengonsumsi sayap ayam.

    “Saya berada dalam fase gemuk, di Amerika. Saya dulu berpikir tidak ada karbohidrat berarti tidak makan roti, tidak makan kentang goreng. Saya pun berpikir ‘Saya bisa makan sayap ayam’,” ujarnya dikutip dari The Sun, Kamis (13/6/2024).


    “Saya pun hanya makan sayap ayam selama 1,5 tahun. Dan berat badan saya naik 25 kg,” sambungnya.

    Namun pada 2020, Ed muncul dengan penampilan yang lebih langsing, dan dia berhasil mempertahankannya selama empat tahun terakhir. Apa rahasianya?

    Rahasia Turun BB Ed Sheeran

    Saat ditanya tentang rahasia dietnya, Ed mengaku tidak ada yang istimewa. Penyanyi berusia 33 tahun itu mengatakan dirinya sekarang rajin berolahraga di gym dan mengatur porsi makan.

    “Saya orangnya gampang gemuk, dan apa yang jadi rahasia saya adalah rutin pergi ke gym dan mencoba mengatur porsi makan,” ucapnya.

    Dalam interview terpisah, Ed juga mengaku mengurangi makanan take away yang kerap dia konsumsi.

    “Untuk pertama kalinya dalam hidup saya, saya merasa sehat. Saya menghentikan semua kebiasaan buruk yang ada di hidup saya. Saya berolahraga setiap hari. Saya dulu makan take away setiap hari, tapi sekarang saya tidak lagi makan take away setiap hari dan saya merasa baik,” ucapnya.

    Selain itu, Ed juga berhenti mengonsumsi minuman beralkohol. Hal itu dia lakukan menjelang kelahiran anak pertamanya.

    “Saya berhenti tiga bulan sebelum Lyra lahir karena saya bertekad untuk menjadi orang yang mengantarkan istri saya ke rumah sakit. Berat badan saya 98 kg pada puncaknya, dan sekarang saya 66,6 kg. Saya sangat besar, dan itu terlihat. Lingkar pinggang saya 36, sekarang turun menjadi 28,” tandasnya.

    (avk/naf)



    Sumber : health.detik.com

  • Catat, Ini Jam Makan yang Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Menurunkan berat badan kerap identik dengan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada banyak faktor yang sebenarnya tak kalah penting untuk diperhatikan. Salah satunya memilih jam makan yang baik untuk diet.

    Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menganalisa berbagai aspek yang memengaruhi penurunan berat badan. Salah satu hasil penelitian tersebut menemukan jam makan tertentu dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses diet.

    Lantas, kapan dan bagaimana cara makan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut jam makan yang baik untuk diet saat sarapan, makan siang, dan makan malam.


    1. Sarapan

    Banyak orang beranggapan melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Namun sebaliknya, sarapan justru merupakan waktu makan yang amat krusial bagi seseorang yang sedang diet.

    Mengonsumsi menu sarapan yang tepat tidak hanya memberikan energi, tapi dapat menentukan kecenderungan makan selama seharian. Sejumlah studi menunjukkan pola makan tinggi protein dan serat saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan mengurangi asupan kalori selama seharian.

    Lantas, kapan waktu sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari Parade, para peneliti sepakat waktu sarapan terbaik adalah satu hingga dua jam setelah bangun tidur, atau 12 jam setelah waktu makan terakhir.

    Selain makan di waktu yang tepat, usahakan untuk mengonsumsi menu sarapan yang terdiri dari makanan kaya nutrisi.

    2. Makan Siang

    Jam makan siang seringkali diisi dengan makanan berat dalam porsi yang lebih banyak. Kebanyakan orang cenderung overeating atau makan secara berlebihan saat makan siang.

    Bagi orang yang sedang menurunkan berat badan, waktu makan siang terbaik adalah sekitar 4-5 jam setelah sarapan. Dikutip dari laman Northwestern Medicine, hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta mencegah makan secara berlebihan.

    3. Makan Malam

    Pemilihan waktu makan malam dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pengelolaan berat badan. Pasalnya, makan setelah jam tertentu dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lingkar pinggang.

    Para peneliti setuju bahwa waktu terbaik untuk makan malam adalah pada pukul 2-3 jam sebelum tidur. Usahakan untuk makan malam lebih awal, sekitar pukul 16.00 atau 17.00. Namun jika terpaksa makan lebih larut, atur porsinya agar tidak berlebihan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • Catat, Ini Jam Makan yang Baik untuk Diet Menurunkan Berat Badan

    Jakarta

    Menurunkan berat badan kerap identik dengan membatasi jumlah makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Namun, ada banyak faktor yang sebenarnya tak kalah penting untuk diperhatikan. Salah satunya memilih jam makan yang baik untuk diet.

    Selama beberapa tahun terakhir, para peneliti telah menganalisa berbagai aspek yang memengaruhi penurunan berat badan. Salah satu hasil penelitian tersebut menemukan jam makan tertentu dapat memberikan dampak yang signifikan terhadap proses diet.

    Lantas, kapan dan bagaimana cara makan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari berbagai sumber, berikut jam makan yang baik untuk diet saat sarapan, makan siang, dan makan malam.


    1. Sarapan

    Banyak orang beranggapan melewatkan sarapan dapat membantu menurunkan berat badan. Namun sebaliknya, sarapan justru merupakan waktu makan yang amat krusial bagi seseorang yang sedang diet.

    Mengonsumsi menu sarapan yang tepat tidak hanya memberikan energi, tapi dapat menentukan kecenderungan makan selama seharian. Sejumlah studi menunjukkan pola makan tinggi protein dan serat saat sarapan dapat meningkatkan rasa kenyang, menekan nafsu makan, dan mengurangi asupan kalori selama seharian.

    Lantas, kapan waktu sarapan terbaik untuk menurunkan berat badan? Dikutip dari Parade, para peneliti sepakat waktu sarapan terbaik adalah satu hingga dua jam setelah bangun tidur, atau 12 jam setelah waktu makan terakhir.

    Selain makan di waktu yang tepat, usahakan untuk mengonsumsi menu sarapan yang terdiri dari makanan kaya nutrisi.

    2. Makan Siang

    Jam makan siang seringkali diisi dengan makanan berat dalam porsi yang lebih banyak. Kebanyakan orang cenderung overeating atau makan secara berlebihan saat makan siang.

    Bagi orang yang sedang menurunkan berat badan, waktu makan siang terbaik adalah sekitar 4-5 jam setelah sarapan. Dikutip dari laman Northwestern Medicine, hal ini dapat membantu menjaga kadar gula darah tetap stabil, serta mencegah makan secara berlebihan.

    3. Makan Malam

    Pemilihan waktu makan malam dapat memberikan dampak yang sangat signifikan terhadap pengelolaan berat badan. Pasalnya, makan setelah jam tertentu dapat menyebabkan penambahan berat badan dan lingkar pinggang.

    Para peneliti setuju bahwa waktu terbaik untuk makan malam adalah pada pukul 2-3 jam sebelum tidur. Usahakan untuk makan malam lebih awal, sekitar pukul 16.00 atau 17.00. Namun jika terpaksa makan lebih larut, atur porsinya agar tidak berlebihan.

    (ath/up)



    Sumber : health.detik.com

  • 11 Manfaat Minum Air Lemon di Pagi Hari, Pangkas BB sampai Cegah Penyakit

    Jakarta

    Minuman air lemon cukup digemari orang. Rasanya yang menyegarkan menjadikan air lemon sebagai pilihan minuman, tak terkecuali pada pagi hari. Ternyata tak hanya menyegarkan, minum air lemon juga memiliki berbagai manfaat bagi kesehatan.

    Air lemon mengandung berbagai nutrisi yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Lantas, apa saja manfaat minum air lemon di pagi hari? Simak artikel berikut.

    Kandungan Air Lemon

    Mengutip Healthline, 1 gelas air lemon yang diperas dari 1 buah lemon mengandung:


    • 10,6 kalori
    • 21% dari kebutuhan vitamin C harian
    • 2% dari kebutuhan folat (vitamin B9) harian
    • 1% dari kebutuhan potasium harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B1 harian
    • 1% dari kebutuhan vitamin B5 harian
    • 0,5% dari kebutuhan vitamin B2 harian.

    Manfaat Minum Air Lemon

    Berikut manfaat minum air lemon di pagi hari.

    1. Menghidrasi Tubuh

    Kementerian Kesehatan menganjurkan orang dewasa mengonsumsi sekitar 8 gelas (sekitar 2 liter) air per hari. Memenuhi kebutuhan air harian sangat penting untuk menghindari dehidrasi.

    Jika tak suka minum air putih saja yang rasanya hambar, detikers bisa menambahkan perasan air lemon agar lebih rajin minum air.

    2. Sumber Asupan Vitamin C

    Buah citrus seperti lemon kaya akan vitamin C yang berperan sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas dalam tubuh sehingga tubuh terhindari dari inflamasi dan berbagai penyakit.

    Selain itu, vitamin C juga berperan dalam metabolisme protein, memproduksi hormon, dan menyerap zat besi.

    Kekurangan vitamin C akan menyebabkan kelelahan, insomnia, kulit kering, dan meningkatkan risiko tubuh terkena infeksi.

    Minum air lemon di pagi hari bisa membantu menurunkan berat badan, lho. Sebab, hal ini meningkatkan rasa kenyang, sehingga mendorong kita untuk makan lebih sedikit.

    Air lemon mengandung kalori dan nutrisi bagi tubuh, sekaligus membuat kita mengurangi asupan kalori berlebih dari makanan.

    4. Melancarkan Pencernaan

    Air lemon mengandung asam sitrat yang membantu meningkatkan kinerja asam lambung. Asam lambung berperan membantu tubuh memecah dan mencerna makanan.

    Sebagai tambahan, minumlah air lemon yang masih mengandung serat lemon. Serat pada lemon meningkatkan kesehatan usus dan memperlambat pencernaan gula, sehingga menurunkan kadar gula dalam darah.

    5. Mengurangi Hipertensi

    Mengutip laman resmi Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan, air lemon mengandung zat-zat yang berperan dalam menurunkan angka inflamasi dan stres, serta meningkatkan antioksidan yang mencegah oksidasi kolesterol jahat LDL dan pembentukan plak pada dinding arteri.

    Riset tahun 2014 yang dilakukan oleh Faculty of Health and Welfare Prefectural University of Hiroshima bersama Pokka Sapporo Food and Beverage menunjukkan bahwa konsumsi lemon tiap hari menunjukkan kaitan dengan penurunan tekanan darah.

    Tentunya air lemon saja tidak cukup untuk menurunkan tekanan darah. Demi hasil yang lebih baik, pengidap hipertensi juga perlu rutin melakukan aktivitas fisik seperti berjalan kaki.

    6. Meningkatkan Kesehatan Jantung

    Air lemon kaya akan vitamin C yang mampu mengurangi risiko terkena penyakit jantung dan stroke. Bukan hanya vitamin C, serat pada lemon juga membantu mengurangi risiko penyakit jantung secara signifikan.

    7. Mencegah Batu Ginjal

    Batu ginjal adalah butiran kecil yang terbentuk akibat kristalisasi zat sisa di ginjal. Asam sitrat pada air lemon mampu menurunkan risiko batu ginjal karena meningkatkan volume dan pH urine, sehingga batu ginjal tidak bisa terbentuk.

    8. Mengurangi Risiko Anemia

    Anemia bisa terjadi salah satunya karena tubuh kekurangan zat besi. Usus mampu menyerap zat besi heme dengan mudah. Zat besi heme ini terdapat pada daging, ayam, dan ikan. Tetapi, zat besi non heme yang terdapat pada tumbuhan lebih sulit diserap oleh usus.

    Penyerapan zat besi non heme mampu ditingkatkan dengan asupan vitamin C dan asam sitrat dari air lemon.

    9. Menghilangkan Bau Mulut

    Menurut dokter gigi Gavin Laidlaw di situs resminya, air lemon bisa menjadi salah satu cara mengurangi bau mulut. Kandungan asam sitrat dalam lemon meningkatkan produksi saliva dan mengurangi bau mulut

    10. Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut

    Mengutip Healthshots, air lemon membantu menjaga kesehatan jaringan gusi agar gigi tidak mudah copot. Selain itu, air lemon membantu mencegah gingivitis (pembengkakan gusi).

    11. Mengurangi Stres

    Tak hanya menjaga kesehatan fisik, minum air lemon di pagi hari juga bisa menjaga kesehatan mental. Menurut jurnalis dan penulis Sandi Schwartz di situs Ecohappiness Project, vitamin C yang terkandung di air lemon menurunkan kadar hormon stres.

    Selain itu, vitamin C juga mampu mencegah kerusakan otak akibat hormon stres yang disebut kortisol.

    Saat stres, tubuh mengeluarkan lebih banyak radikal bebas. Vitamin C mengontrol kadar radikal bebas dan memperbaiki tubuh. Jadi, vitamin C pada air lemon membantu melindungi tubuh dari efek stres yang menumpuk.

    Itu dia berbagai manfaat kesehatan meminum air lemon di pagi hari. Perlu diingat, terlalu banyak mengonsumsi air lemon bisa mengikis enamel gigi. Untuk mengurangi risiko ini, sebaiknya minum air lemon melalui sedotan untuk mengurangi kontak dengan gigi. Lalu, berkumurlah dengan air setelahnya.

    (fds/fds)



    Sumber : health.detik.com

  • 5 Minuman Ini Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Mau Coba yang Mana?


    Jakarta

    Salah satu kebiasaan yang bisa menjadi kunci utama menurunkan berat badan adalah menerapkan hidup sehat, salah satunya dengan memilih asupan yang tepat. Para ahli pun mengungkapkan beberapa minuman pagi favorit mereka yang dapat membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

    Beberapa minuman ini disebut mampu menurunkan berat badan tanpa menyiksa dan tetap aman bagi tubuh. Satu lagi, minuman-minuman ini juga mudah banget dibuat di rumah lho.

    Meski begitu, cara ini tetap harus dilengkapi dengan olahraga rutin dan mengurangi asupan kalori yang berlebihan. Dikutip dari laman Eat This, berikut 5 minuman yang bisa menurunkan berat badan dengan cepat.


    1. Teh hijau

    Penelitian menunjukkan teh hijau dapat mempercepat metabolisme, yang sangat penting jika ingin menurunkan berat badan. Hal ini diungkapkan oleh ahli gizi Lisa Young, Ph.D.

    Selain itu, teh hijau juga mengandung katekin yang merupakan antioksidan yang terbukti efektif membakar lemak.

    “Penelitian menunjukkan bahwa ekstrak teh hijau, yang pada dasarnya merupakan katekin pekat, telah terbukti menurunkan berat badan dan menurunkan persentase lemak tubuh,” tambah Young.

    2. Kopi

    Saat meminum kopi hitam atau hanya menggunakan sedikit tambahan perasa, itu tidak akan menambah kalori pada kopi. Itulah yang membuat kopi menjadi minuman favorit yang bisa membantu menurunkan berat badan dengan cepat.

    “Penelitian menemukan bahwa kopi berkafein dapat mengurangi asupan kalori dan meningkatkan metabolisme,” jelas The Nutrition Twins.

    “Sebuah penelitian menunjukkan bahwa orang yang minum kopi berkafein, artinya mengonsumsi lebih sedikit kalori dibandingkan mereka yang minum lebih sedikit kafein atau mereka yang tidak minum kafein,” sambungnya.

    Selain itu, kafein meningkatkan metabolisme dan melancarkan buang air besar, sehingga membantu timbangan bergerak sesuai keinginan.

    3. Air hangat dengan perasan lemon

    Air hangat dengan lemon juga ternyata menjadi minuman detoks yang luar biasa. Young menjelaskan lemon memiliki segudang manfaat, karena kandungan antioksidan dan serat pektin yang ada di dalamnya.

    “Serat pektin dalam lemon merupakan serat larut yang paling banyak ditemukan pada buah-buahan dan sayur-sayuran. Alasan minuman ini bagus untuk menurunkan berat badan adalah karena menghidrasi, bebas kalori, dan dapat membantu menghilangkan racun dalam tubuh,” tutur Young.

    NEXT: Teh jahe

    4. Teh jahe

    Bagi yang suka minum jahe, minuman satu ini bisa banget dicoba. Young mengatakan minum teh jahe di pagi hari bisa menurunkan berat badan dengan cepat.

    Menurutnya, minuman hangat dan menenangkan ini bisa membantu meredakan sakit perut dan tidak mengandung kalori apapun.

    “Sebuah penelitian yang dilakukan tentang efek teh jahe dan manfaatnya bagi tubuh menemukan bahwa asupan jahe dapat menurunkan berat badan dan rasio pinggang-pinggul,” tambahnya.

    5. Kombinasi mentimun dan air mint

    Segelas air mentimun dan mint yang menyegarkan ternyata bisa membantu menurunkan berat badan. Selain itu, minuman ini tetap membuat tubuh terhidrasi dengan baik.

    “Mengkonsumsi air dengan daun mint dan mentimun memiliki banyak manfaat yang menyehatkan, dua di antaranya mendukung penurunan berat badan dan meningkatkan pencernaan,” pungkas Young.

    (sao/up)



    Sumber : health.detik.com