Tag: berisik

  • Muncul Suara Berisik dari Kulkas? Begini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Kulkas yang normal biasanya mengeluarkan suara, seperti suara mesin pendingin dinyalakan atau suara ketika pintu terbuka. Suara juga bisa menjadi tanda bahwa ada yang tidak beres pada sistem kulkas tersebut.

    Suara yang disebut tidak beres adalah suara yang lebih keras dari biasanya, suara sesuatu terjatuh di dalam kulkas, atau suara yang tidak berhenti.

    Apabila mendapati hal tersebut, dilansir Real Simple berikut cara mengatasinya.


    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space Melissa Maker mengatakan jika terdengar suara yang tidak biasa dari kulkas, bagian pertama yang harus dicek adalah penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu. Kemudian, filter agar kulkas tetap bersih dan segar. Untuk menjaganya agar tidak kembali berbunyi bising, bersihkan kulkas secara teratur.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Lokasi kedua yang harus dicek adalah area kipas kondensor. Lokasinya berada di belakang kulkas. Bunyi akibat dari kotoran yang menumpuk sehingga menghalangi kerja baling-baling kipas.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple, Selasa (2/9/2025)

    Saat membersihkan bagian ini, kulkas harus dalam keadaan mati. Caranya membersihkannya cukup dengan memakai penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada. Bisa juga dengan kain basah yang sudah disiapkan penampungan debu yang berjatuhan.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • Viral Warga Setel Musik Tengah Malam, Tetangga Ngamuk hingga Matikan Listrik


    Jakarta

    Hidup bertetangga mengharuskan seseorang selalu rukun dan bertenggang rasa antarsesama. Hidup di lingkungan tetangga pun harus memperhatikan kenyamanan tetangga yang lain.

    Belum lama ini muncul video viral yang diunggah oleh Selebgram Priscillia Hesty yang mengeluhkan perilaku salah satu tetangganya. Ia mempermasalahkan tetangga yang memutarkan musik dengan kencang dari petang hingga tengah malam.

    “Masih aja tetap dia putar musik sekencang ini, bayangin. Dan ini udah panggil sekuriti, terus pintunya udah digedor-gedor tapi dia nggak mau keluar. Suaranya itu kedengaran sampai ke tiga rumah sebelahnya,” ujar Priscillia Hesty, dikutip dari video akun Instagram priscillia_hestyy, Senin (8/4/2024).


    Dalam video singkat itu, ia menyebutkan tetangga tersebut memutar musik sejak jam 18.00 hingga tengah malam. Menurutnya, perilaku tersebut sangat mengganggu warga yang ingin beristirahat di malam hari.

    Ironisnya, kejadian ini ternyata terjadi di sebuah klaster elit yang biasanya dikenal memiliki lingkungan yang kondusif. Priscillia Hesty pun mengambil tindakan dengan mematikan panel listrik rumah tetangganya supaya sang tetangga mau keluar rumah.

    Akhirnya sang tetangga berhasil dipancing untuk keluar rumah yang kemudian diamuk amarah warga. Tak hanya kerap memutar musik kencang, Priscillia Hesty tetangga tersebut juga mengganggu kenyamanan warga lainnya dengan membuang sampah dan oli sembarangan.

    “Bahaya sih punya tetangga kayak gini. Udah setel musik kencang banget, buang sampah depan rumah orang, terus buang oli lagi,” ucapnya.

    Lantas, bagaimana seharusnya seorang tetangga berperilaku? Yuk, simak penjelasan beberapa etika bertetangga berikut yang dilansir dari wigan.gov.uk.

    1. 1. Suara

    Rumah sebenarnya tidak sepenuhnya antisuara, maka wajar saja mendengar suara dari sekitar rumah, seperti suara TV, alarm, radio, pintu, dan lainnya. Sadari bahwa tetanggamu tak ingin mendengar suara bising untuk jangka waktu yang lama, terutama pada malam hari.

    Oleh karena itu, pastikan suara-suara dari rumah kamu diatur volumenya agar tidak terlalu berisik hingga mengganggu orang sekitar. Kalau ingin melakukan langkah pencegahan ekstra, kamu bisa membuat rumah menjadi lebih kedap suara. Selain itu, jika hendak menggelar acara atau renovasi yang berisik, kamu bisa memberitahukan tetangga sekitar.

    2. Pekarangan

    Jangan menghalangi daerah komunal dengan barang-barang pribadi, seperti sepeda. Lalu, sebaiknya tidak biarkan tanaman di rumahmu tumbuh sampai-sampai melewati batas tanah.

    Di sisi lain, apabila pohon atau tanaman tetangga memasuki wilayahmu, kamu bisa memotongnya. Namun, akan lebih baik menanyakan tetangga terlebih dulu.

    3. Sampah

    Pastikan kamu memiliki tempat pembuangan sampah di luar rumah yang sesuai dengan standar perumahan. Jangan asal membuang sampah, bahkan sampai membuangnya ke tempat sampah milik tetangga. Lalu, sebaiknya menjaga area sampah tetap bersih.

    4. Parkir Kendaraan

    Hindari memarkir kendaraan asal-asalan di luar rumah. Kamu boleh saja memarkir kendaraan di ruang publik. Akan tetapi, pastikan tidak sampai menghalangi kendaraan, akses masuk jalanan, serta rumah orang lain.

    Demikian etika bertetangga yang perlu kamu ketahui supaya bisa menjaga hubungan antartetangga. Semoga bermanfaat!

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada Tetangga Menyebalkan dan Ganggu, Kita Harus Ngapain?



    Jakarta

    Tak jarang kehidupan bertetangga menimbulkan drama yang bisa berakhir keributan. Seperti halnya kejadian yang viral belum lama ini di media sosial, muncul video milik Selebgram Priscillia Hesty yang mengeluhkan perilaku salah satu tetangganya.

    Dalam video tersebut, ia menunjukkan perilaku tetangga yang mengusik warga dengan menyetel musik dengan volume kencang selama berjam-jam di malam hari. Walaupun petugas keamanan sudah berupaya menyampaikan teguran, tetangga itu tetap melanjutkan aksinya tanpa menggubris panggilan petugas.

    “Masih aja tetap dia putar musik sekencang ini, bayangin. Dan ini udah panggil sekuriti, terus pintunya udah digedor-gedor tapi dia nggak mau keluar. Suaranya itu kedengaran sampai ke tiga rumah sebelahnya,” kata Priscillia Hesty, dikutip dari video akun Instagram priscillia_hestyy.


    “Gimana orang bisa tidur coba kalau dia putar musik itu start jam 6 sore sampai tengah malem. Ini klaster elit loh tapi malah kayak gini, nggak mampu meng-handle,” sambungnya.

    Menurut Priscillia Hesty, perilaku tersebut sangat mengganggu warga yang ingin beristirahat di malam hari, termasuk dirinya yang tengah sakit. Ia pun memutuskan untuk mematikan panel listrik rumah milik sang tetangga agar keluar.

    Tetangga tersebut akhirnya keluar yang kemudian disambut dengan amarah warga sekitar. Selain memutar musik kencang, Priscillia Hesty mengatakan tetangganya juga pernah membuang sampah dan oli sembarangan, sehingga mengganggu kenyamanan warga lainnya.

    “Bahaya sih punya tetangga kayak gini. Udah setel musik kencang banget, buang sampah depan rumah orang, terus buang oli lagi,” tuturnya.

    Lantas, apa tindakan yang bisa dilakukan bila mengalami hal yang sama? Simak penjelasannya berikut ini.

    Terpisah, Ketua Perhimpunan Advokat Indonesia (PERADI) DPC Jakarta Utara, Sabar Ompu Sunggu mengaku sering mendapati kasus serupa, yakni seorang warga yang mengganggu kenyamanan warga lainnya dengan menimbulkan kebisingan.

    “Saya bilang lapor aja ke polisi, karena itu membuat berisik. Di pasal itu, dengan membuat ingar bingar atau membuat berisik tetangga di malam hari atau membuat seruan tanda-tanda bahaya palsu dapat dipidana,” ujar Sabar kepada detikcom, Senin (8/4/2024).

    Sabar mengatakan segala bentuk kebisingan dari memasang musik, memainkan alat musik, termasuk seruan tanda bahaya palsu seperti kebakaran, banjir, dan lainnya bisa dikenakan Pasal 265 KUHP Undang-undang Nomor 1 Tahun 2023.

    Sebab, hal ini dianggap mengganggu ketentraman lingkungan, termasuk ketika bertetangga. Adapun ancaman hukuman pidana berupa pidana denda paling banyak sebesar Rp 10 juta.

    Namun, sebelum bertindak dengan hukum pidana, warga yang merasa terganggu boleh memberikan peringatan tegas terlebih dulu berupa somasi sebanyak dua kali. Apabila belum ada kesepakatan perdamaian, maka bisa meluncurkan gugatan terhadap pelaku melalui jalur hukum.

    Selain itu, pastikan juga sudah menyiapkan bukti berupa rekaman video beserta saksi untuk melaporkan tetangga tersebut ke pihak berwajib. Jangan sampai ketika melaporkan ke polisi, ternyata suara musik sudah berhenti.

    “Masyarakat itu harus mematuhi hukum. Jadi, sama-sama bertanggung jawab untuk memastikan hubungan yang baik dan harmonis antara masyarakat,” tuturnya.

    Sabar pun menyarankan agar warga yang ingin memasang musik kencang melakukan langkah preventif supaya tidak mengganggu orang sekitar. Salah satunya bisa dengan memasang peredam suara.

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Genteng Metal Berisik Saat Hujan, Begini 6 Cara Ampuh Meredamnya


    Jakarta

    Genteng metal dikenal sebagai atap yang cukup bising terutama saat hujan. Hal ini disebabkan genteng metal terbuat dari bahan logam yang konduktif yang menghantarkan suara, panas, dan listrik. Suara yang dihasilkan ketika hujan seperti permukaan logam yang dipukul dengan benda berat, cukup nyaring. Meskipun begitu, genteng metal masih banyak digunakan karena harganya yang murah dan ketahanannya.

    Selain itu, saat ini ada beberapa cara untuk meredam suara bising genteng metal saat hujan sehingga penghuni rumah tidak terganggu. Melansir dari BLKP, Minggu (14/7/2024), berikut beberapa cara meredam suara dari genteng metal.

    1. Pilih Atap Metal yang Tebal

    Ketebalan atap mempengaruhi besar suara yang dihasilkan. Maka dari itu, ketika membeli genteng metal, sebaiknya pilih ketebalan yang aman. Ketebalan yang disarankan setidaknya berkisar antara 0,25 hingga 0,30 millimeter. Semakin tebal permukaan atap, maka semakin kuat menahan air atau benda yang jatuh. Tingkat suara bising pun akan berkurang.


    2. Tambah Plafon

    Suara air jatuh saat hujan akan terdengar jelas karena di bawahnya tidak dipasang plafon. Plafon dapat menjadi lapisan tambahan yang meredam suara hujan dan membuat rumah kamu lebih tenang.

    3. Pemasangan Atap Pelana

    Salah satu solusi yang bisa meredam suara bising adalah menggunakan pemasangan atap pelana. Atap pelana adalah lapisan tambahan yang dipasang di atas genteng metal. Lapisan ini akan meredam suara hujan dan membuat atap lebih tahan terhadap suara bising.

    4. Pemasangan Insulasi

    Salah satu cara efektif untuk meredam suara bising pada genteng metal adalah dengan memasang insulasi. Singkatnya, insulasi merupakan penghambatan proses rambat pada bunyi. Kamu bisa menggunakan bahan seperti wol mineral atau busa berlapis aluminium dapat ditempatkan di bawah genteng metal. Insulasi ini akan menyerap suara hujan dan mengurangi getaran genteng metal yang menyebabkan suara bising.

    5. Pilih Genteng Metal yang Kondisinya Bagus

    Genteng metal yang kondisinya masih baik tidak begitu mengeluarkan suara nyaring saat hujan. Namun, jika genteng dalam kondisi rusak atau longgar suara yang dihasilkan akan lebih besar saat hujan.

    6. Pertimbangkan Material Alternatif

    Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, genteng metal pasti menimbulkan suara bising. Agar kamu tidak menyesal, kamu bisa menggantinya sejak awal dengan jenis material lain seperti genteng bitumen atau genteng beton. Meskipun harus melakukan renovasi, tetapi ini merupakan solusi jangka panjang yang akan mengurangi masalah suara bising.

    (aqi/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Panik! Ini 8 Cara Mengatasi Suara AC Berisik Tanpa Tukang


    Jakarta

    AC di rumah mengeluarkan suara berisik bisa bikin kamu khawatir dan nggak nyaman. Suara berisik itu memang menandakan ada masalah dari AC. Penyebabnya bermasalah, bisa karena AC kotor, freon AC terganggu, hingga kipas di dalam AC rusak.

    Ternyata masalah ini bisa diatasi sendiri. Melansir dari BTN Properti, Minggu (14/7/2024). Berikut beberapa cara mengatasi suara AC berisik di rumah.

    Cara Mengatasi Suara AC Berisik

    1. Membersihkan AC

    Biasanya AC mengeluarkan suara berisik karena ada penumpukan kotoran. Maka, kamu bisa membersihkan AC tersebut. Memang disarankan AC dibersihkan secara rutin mulai dari komponennya seperti kipas, baling-baling, dan filter. Kotoran atau debu yang menumpuk dapat menyebabkan gesekan dan suara berisik.


    2. Periksa Kipas dan Baling-Baling

    Penyebab kedua adalah masalah pada kipas di dalam AC. Tanda ada masalah di kipas adalah ada benda asing yang menyangkut di dalamnya. Bisa pula kondisi kipas/baling-baling memang sudah tidak bagus seperti aus atau rusak. Kamu perlu segera mengganti atau memperbaiki bagian yang bermasalah.

    3. Periksa Kondensor dan Evaporator

    Kondensor adalah salah satu alat penukar panas pada AC. Jika kondensor AC bermasalah biasanya posisinya tidak rata. Selain itu, kamu juga bisa melihat pada bagian pipa apakah sudah terhubung dan tidak bergetar saat AC dinyalakan.

    4. Kencangkan Skrup AC

    Biasanya ini terjadi karena human eror atau kelalaian manusia setelah AC diperbaiki atau dibersihkan. Kamu bisa mengecek bagian mana yang bergetar dan menimbulkan suara, kemudian eratkan skrup AC.

    5. Periksa Kompresor

    Sama pentingnya seperti kondensor, kompresor pada AC berfungsi untuk menjaga suhu dalam ruangan tetap dingin. Jika suara berasal dari kompresor, coba periksa kondisnya dan pastikan tidak ada kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya. Jika ada masalah, hubungi tukang AC untuk memperbaikinya.

    6. Pastikan Ventilasi yang Baik

    Lalu, kamu bisa memastikan unit dan komponen AC telah terpasang dengan benar dan memiliki ventilasi yang baik. Pastikan juga tidak ada penghalang di sekitar unit yang dapat mengganggu aliran udara.

    7. Cek Level Refrigerant

    Pada saat AC bekerja tentu ada zat pendingin yang dinamakan level refrigerant. Ini sudah bawaan dari pabrik, sehingga sebaiknya hindari mengubah levelnya.

    8. Pasang Peredam Suara

    Langkah terakhir jika kamu tidak menemukan letak kerusakan, kamu bisa memasang peredam bunyi pada AC untuk mengurangi suara yang dihasilkan.

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Nggak Bikin Berisik Tetangga, Ini Tips Buat Ruangan Kedap Suara di Rumah


    Jakarta

    Memiliki rumah yang berdempetan dengan tetangga terkadang membuat penghuni kurang nyaman. Sebab, bisa saja suara yang keluar dari rumah dianggap terlalu berisik sehingga mengganggu tetangga.

    Kegiatan sehari-hari di rumah bisa saja menimbulkan suara berisik, seperti saat menonton film, memainkan alat musik, dan lainnya. Maka dari itu, sebaiknya ruangan yang ada di rumah dibuat kedap suara agar tidak mengganggu tetangga.

    Untuk membuat ruangan kedap suara, ada beberapa hal mudah yang bisa dilakukan. Sebagai contoh, menaruh rak buku di dinding, memasang karpet, dan lainnya.


    Dilansir dari The Spruce, Rabu (24/7/2024), berikut ini tips membuat ruangan kedap suara.

    Membuat Dinding dan Ruangan Kedap Suara

    Kamu bisa menaruh rak buku ataupun kabinet pada dinding untuk meminimalisir transmisi suara. Material dan barang-barang yang diletakkan di rak maupun kabinet mampu menahan getaran dan mengurangi transmisi suara.

    Kamu juga bisa menambahkan sofa serta bantal-bantal untuk menyerap dan meredam suara.

    Material yang Bisa Meredam Suara

    Ada beberapa material yang memang digunakan untuk meredam suara pada sebuah ruangan, yaitu:

    – Mass-loaded vinyl (MLV)

    MLV adalah vinil tipis berukuran 1/16 inci dan sangat padat yang ditempel dengan partikel logam. Penggunaan MLV bisa menjadi solusi untuk meredam suara dengan harga murah dan material tipis.

    – Panel Akustik

    Panel akustik tersedia dalam bentuk papan atau kain yang digantung di dinding untuk meredam suara. Ada 2 jenis panel akustik, yaitu untuk menghentikan kebisingan agar tidak memantulkan dari permukaan keras di bagian dalam dan ada yang menghalangi masuknya suara melalui pintu atau jendela.

    – Acoustic Foam

    Acoustic foam menyerap suara dalam ruangan dengan membatasi getaran yang menimbulkan suara. Panel ini terbuat dari poliuretan yang lembut dan berpori.

    – Drywall Konvensional dan Soundproofing

    Drywall konvensional merupakan bahan bangunan yang berat dan padat sehingga bisa menambah masa pada dinding ruangan untuk mencegah suara dapat melewatinya. Sementara itu, Soundproofing Drywall mirip seperti Drywall konvensional, namun harganya lebih mahal. Sebab, satu lapisan Soundproofing Drywall sudah cukup untuk membuat ruangan kedap suara, sementara drywall konvensional membutuhkan 2 lembar untuk dapat meredam suara.

    Membuat Lantai Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan karpet untuk membantu meredam suara pada suatu ruangan. Bisa juga menambahkan bantalan di bawah karpet yang tebal untuk meningkatkan potensi meredam suara.

    Membuat Jendela Kedap Suara

    Kamu bisa menggunakan tirai akustik atau tirai kedap suara yang diletakkan di trim jendela untuk menghalangi suara. Selain itu, kamu juga bisa menggunakan weatherstripping pada jendela maupun pada pintu. Weatherstripping ini biasanya digunakan untuk menghalangi angin, air hujan, dan lainnya masuk ke dalam rumah.

    Itulah beberapa cara untuk membuat ruangan kedap suara di rumah. Semoga bermanfaat ya!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Penyebab Kloset Mengeluarkan Suara Berisik dan Gelembung Usai Disiram


    Jakarta

    Usai digunakan dan disiram, apakah kloset di rumahmu mengeluarkan suara mendesis atau bunyi gemericik? Dan apakah bunyi tersebut disertai keluarnya gelembung?

    Sebagian orang mengeluhkan toilet di kediamannya mengeluarkan suara berisik setelah disiram. Hal ini tak jarang membuat mereka khawatir bakal terjadi sesuatu dengan kloset beserta sistem pembuangannya.

    Kira-kira apa ya penyebab toilet mengeluarkan bunyi? Lantas, adakah cara untuk mengatasinya?


    5 Penyebab Kloset Mengeluarkan Suara dan Cara Mengatasinya

    Dilansir situs Paschal Air, Plumbing, & Electrics dan The Spruce, berikut beberapa kemungkinan penyebab kloset mengeluarkan suara dan cara mengatasinya:

    1. Saluran Pembuangan Mampet

    Saluran pembuangan tersumbat bisa dibilang penyebab paling umum keluarnya suara berisik dari toilet. Saluran yang tersumbat membuat air tidak mengalir lancar sehingga menggenang di dalam pipa. Saat air menggenang, gelembung udara bisa muncul dan suara bluk-bluk juga terdengar.

    Penyumbatan saluran dapat disebabkan banyak hal, di antaranya karena penumpukan sampah di pipa seperti tisu toilet, barang atau mainan yang jatuh, dan kotoran lain. Pada beberapa kasus, saluran pembuangan yang mampet bisa mengakibatkan kloset meluap.

    Masalah saluran toilet yang mampet perlu segera diatasi. Kamu bisa coba menggunakan penyedot toilet untuk menyedot sampah atau kotoran yang menyumbat. Dengan begitu, salurannya dapat lancar kembali.

    2. Pipa Kloset Rusak

    Penyebab lain toilet mengeluarkan suara berisik dan bergelembung yaitu pipa pembuangan yang pecah akibat akar pohon yang tumbuh mengenai saluran atau karena faktor usia. Saluran pembuangan toilet bisa-bisa bocor dan menimbulkan masalah yang lebih serius.

    Kalau kondisinya seperti ini, maka pipa perlu segera diperbaiki. Kamu dapat memanggil tukang ledeng untuk memeriksa dan membereskannya.

    3. Septic Tank Penuh

    Air dan kotoran yang disiram melalui kloset akan mengalir ke septic tank. Seiring penggunaannya, tangki limbah ini bisa kelebihan muatan alias kepenuhan. Kondisi ini yang bisa menimbulkan gelembung dan bunyi gemericik dari kloset. Jika septic tank penuh maka kamu bisa menghubungi jasa sedot WC.

    4. Tekanan Air Terlalu Tinggi

    Pada kloset duduk, pasokan air bisa menyebabkan toilet bergelembung dan mengeluarkan suara. Bila tekanan airnya terlalu tinggi, aliran air mengalir dengan cepat melewati pipa sehingga menimbulkan gelembung udara dan bunyi desisan yang bergetar. Nantinya, gelembung akan naik ke permukaan mangkuk toilet dan kamu bisa melihat kloset bergelembung.

    Di sisi lain, tekanan air yang terlalu rendah bisa pula membuat toilet muncul gelembung. Tekanan ini membuat air mengalir terlalu lambat di pipa sehingga air di mangkuk toilet menjadi stagnan. Dan kondisi ini juga dapat menyebabkan gelembung muncul di kloset.

    Kalau ahli memperbaiki masalah seperti ini, kamu dapat memperbaikinya secara mandiri. Namun jika tidak, tidak apa memanggil tukang ledek untuk membetulkannya.

    5. Katup Pengisian Rusak

    Katup pengisi di kloset umumnya terdapat pelampung yang naik turun tergantung level air di dalamnya. Fungsinya untuk mengatur air yang masuk ke tangki toilet setelah tiap kali menyiram.

    Saat pelampung turun, katup terbuka sehingga memungkinkan tangki mengisi ulang air. Usai air mencapai level tertentu, katup tertutup rapat agar mencegah air meluap dari tangki.

    Sama seperti barang lain, katup pengisi ini bisa rusak seiring berjalannya waktu. Akibatnya, kloset mengeluarkan suara mendesis. Semakin keras suara yang terdengar, umumnya katup akan rusak kian parah. Maka dari itu, segera perbaiki katup pengisian kloset agar tidak menyebabkan banjir gara-gara pasokan air yang meluap.

    Nah, itu tadi sederet penyebab kloset mengeluarkan suara dan cara mengatasinya. Semoga jadi informasi yang membantu!

    (row/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Ini Cara Ampuh Hilangkan Suara Berisik pada Kulkas


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu barang elektronik yang dibutuhkan di rumah. Biasanya, kulkas digunakan untuk menyimpan makanan dan bahan makanan agar tahan lebih lama.

    Namun, terkadang kulkas menimbulkan suara yang tidak biasa. Suara tersebut bisa saja mengganggu penghuni rumah.

    Jika kulkas mengeluarkan suara kecil, hal itu adalah sesuatu yang normal. Namun, jika kulkas mengeluarkan suara keras, seperti berdengung, maka patut untuk dicurigai.


    Dilansir dari Real Simple, Sabtu (31/8/2024), berikut ini hal yang bisa dilakukan saat kulkas mengeluarkan suara aneh.

    1. Bersihkan Tempat Air dan Pembuat Es

    Seorang ahli bersih-bersih dan Founder Clean My Space, Melissa Maker mengatakan perlu mengecek penampung air kulkas dan pembuat es kulkas terlebih dahulu apabila terdengar suara aneh. Kamu juga bisa mengganti filter agar kulkas tetap bersih dan segar.

    Saat membersihkan kulkas pun sebaiknya baca buku petunjuk terlebih dahulu. Hal itu karena kulkas memiliki banyak tipe berbeda.

    2. Bersihkan Kipas Kondensor

    Jika suara berisik itu bukan berasal dari pembuat es atau saluran air, bisa jadi itu dari kipas kondensor yang berada di belakang kulkas. Bagian belakang kulkas menjadi salah satu yang paling sering terlupakan untuk dibersihkan.

    “Ini berfungsi seperti AC sehingga kipas berputar dan membantu menghembuskan udara bertekanan ke dalam kulkas untuk membuat kumparan. Saat kompresor dan kipas berdebu, kipas harus bekerja extra dan kemudian menghasilkan banyak suara bising,” ujarnya, dikutip dari Real Simple.

    Untuk membersihkan bagian tersebut, sebaiknya kamu mencabut kabel dari stopkontak dan menjauhkan kulkas dari dinding. Gunakan penyedot debu atau vacuum cleaner untuk menyedot semua debu yang ada.

    Itulah beberapa cara mengatasi suara berisik yang ditimbulkan dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Exhaust Fan Kamar Mandi Berisik Seperti Pesawat Jet? Ini Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Terdapat suatu barang yang kehadirannya cukup penting bagi kamar mandi kamu, tanpa adanya benda ini mungkin sirkulasi udara pada kamar mandi akan tidak maksimal. Exhaust fan yang sudah berdebu dan kotor tidak dapat berfungsi secara maksimal.

    Lalu, pada akhirnya akan mengeluarkan suara yang sangat bising seperti halnya pesawat jet yang sedang lepas landas. Kalau seperti, apa yang harus dilakukan? Simak informasinya berikut ini.

    Bersihkan Debu

    Melansir Real Simple, pada Senin (21/10/2024), membersihkan debu bisa menjadi salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah exhaust fan yang berisik. Sebelum membersihkannya, kamu harus memastikan arus listrik pada saklar kipas angin sudah dimatikan.


    Jika diperlukan, kamu bisa memakai tangga dan senter untuk membersihkan debu, gunakan pula alat penyedot debu, serta kemoceng guna membersihkan debu yang menempel pada bagian luar kipas. Cara ini dapat mencegah debu berjatuhan ke lantai ketika kamu melepas penutupnya.

    Lepaskan Penutup

    Pada umumnya penutup kipas dapat dilepas dengan cara menariknya secara perlahan dari langit-langit atau dinding tergantung pada model dan jenis exhaust fan. Kamu mungkin memerlukan obeng atau dengan menekan kait di bagian samping kipas untuk melepas penutupnya.

    Sesudah penutup dilepas, kamu akan melihat motor serta bilah pada kipas kamar mandi, sebagian besar kipas dicolokkan ke stopkontak, maka cabutlah kabel kipas sebelum kamu melakukan pembersihan pada kipas.

    Bersihkan Penutup Ventilasi

    Isi ember dengan air hangat dan tambahkan pembersih rumah tangga serbaguna, masukkan penutup ventilasi ke dalam ember dan biarkan hingga meresap guna menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk ketika kamu membersihkan bagian lain dari kipas.

    Sehabis direndam, pakai kain mikrofiber untuk pembersihan menyeluruh pada penutup ventilasi dan bilas dengan air hangat. Taruh penutup di atas handuk penyerap dan diamkan sampai kering seluruhnya sebelum kamu memasangnya kembali.

    Cuci Bilah Kipas dan Mesin

    Bila memungkinkan, copot unit kipas dari casing, secara umum model kipas ini hanya dilengkapi beberapa ikatan saja. Basahkan kain mikrofiber menggunakan air dan seka debu dari setiap bilah dan motor, kamu bisa memakai penyedot debu yang menggunakan alat celah untuk menyedot debu atau kotoran kecil lainnya.

    Jika kipas tidak bisa dilepaskan dari casing, pakailah kain yang lembap, penyedot debu, dan kemoceng untuk membersihkan debu secara menyeluruh. Bagaimanapun cara yang kamu terapkan, perlakukanlah dengan lembut agar bilah kipas tidak bengkok atau patah.

    Bersihkan Sekitar Exhaust Fan

    Pakailah alat penyedot debu atau kemoceng untuk membersihkan kotoran secara menyeluruh dari bagian rumah tersembunyi dan braket yang menahan kipas serta casingnya. Pastikan pembersihan pada sudut-sudut tempat debu dan serangga juga dibersihkan dengan detail guna mencegah serangga terperangkap di sela-sela tersebut.

    Pasang Kembali

    Selepas semua bersih, kering, dan bebas debu, pasang kipas kembali ke dalam casingnya dengan menyambungkan kembali pada braket. Langkah seterusnya, putar baling-baling kipas menggunakan jari kamu guna memastikan bilah kipas tidak mengenai bagian manapun dari komponen.

    Bila perlu, colok kabel kipas ke stopkontak, setelah memastikan penutup benar-benar kering, lalu pasang kembali dan kencangkan dengan obeng.

    Uji Coba Exhaust Fan

    Coba nyalakan kembali pemutus arus dan saklar kipas, lalu uji kipas yang telah dibersihkan, jika kamu mendengar suara atau bunyi baru yang mengganggu, mungkin kamu perlu mengubah posisi kipas.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Bunyi? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya


    Jakarta

    Atap baja ringan adalah jenis atap yang terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Atap ini jadi salah satu yang populer di kalangan pemilik rumah modern, karena terkenal cukup kuat dan tahan lama (jika dibandingkan atap kayu).

    Di lain, ada mitos saat ada angin kencang dan hujan atap ini menimbulkan suara berisik. Di mana, hal ini bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Lebih lanjut, simak penjelasan faktor-faktor penyebabnya di bawah ini.

    Alasan Kenapa Atap Baja Ringan Bunyi

    Metal Roofing Alliance, faktor yang menyebabkan atap baja ringan bunyi di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering berbunyi mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Bentuk atap juga termasuk faktor dalam hal bunyi, terlepas dari apa pun material yang digunakan. Umumnya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas , cenderung lebih senyap daripada atap datar.


    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, menyebut bahwa atap logam yang bunyi dan berisik bisa menjadi tanda bahaya, meliputi:

    Kemungkinan atap tersebut tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    Penempatannya salah atau tidak tepat.

    Cara Menghentikan Atap yang Berisik

    Mengutip laman JJ Roofing Supplies, jika dipasang dengan benar, atap material logam modern tidaklah
    menimbulkan bunyi yang sangat bising. Kuncinya ada pada proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

    Sejatinya, tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Namun, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan:

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Jika dipasang dengan benar, atap baja ringan bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini bisa jadi investasi jangka panjang yang bisa t menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com