Tag: berisik

  • 9 Penyebab AC Berisik, Bisa Jadi Ada Kerusakan


    Jakarta

    9 Penyebab AC Berisik, Bisa Jadi Ada Kerusakan

    AC merupakan perangkat yang membantu menjaga kenyamanan di dalam ruang, terutama saat suhu panas. Namun, masalah suara berisik yang muncul dari AC seringkali mengganggu kenyamanan.

    Bunyi berisik pada AC juga bisa mengindikasikan adanya masalah pada perangkat. Berikut beberapa penyebab AC berisik.


    9 Penyebab AC Berisik

    AC yang berisik dapat disebabkan komponen longgar, kumparan kotor, hingga kipas yang bocor. Mengutip laman Elegance Air, BTN Property, dan Luce berikut penjelasan dari penyebab AC berisik :

    1. Adanya Komponen yang Longgar

    Getaran berlebihan bisa disebabkan adanya komponen yang longgar, misal motor kipas dalam AC yang kendur. Akhirnya, timbul suara benturan logam.

    2. Kumparan yang Kotor

    Jika AC mengeluarkan suara dengung, kemungkinan besar masalahnya adalah pada kumparan yang kotor. Kotoran yang menyelimuti kumparan bisa menimbulkan suara seperti dengungan.

    3. Kompresor yang Rusak

    Kompresor merupakan bagian penting dari sistem AC. Masalah seperti kebocoran atau kerusakan pada komponen internalnya bisa membuat AC berisik.

    4. Ada Serpihan yang Tersangkut

    Penyebab dari suara berisik lainnya adalah serpihan yang tersangkut di dalam AC. Suara bisa timbul meski hanya ada serpihan lembut seperti kertas.

    5. Pipa Bergetar

    Pipa yang menghubungkan bagian dalam dan luar bisa menjadi penyebab AC bergetar atau berderit. Hal ini terjadi saat pipa tidak terpasang dengan baik atau ada masalah dengan isolasi.

    6. Baling-baling Aus

    Baling-baling dalam unit AC yang aus bisa membuat kinerjanya menjadi tidak seimbang. Kondisi tersebut menyebabkan bunyi yang tidak normal.

    7. Kondensor Tidak dalam Posisi Kokoh

    Kondensor merupakan komponen yang berfungsi untuk mendinginkan gas refrigeran. Apabila kondensor tidak dalam posisi yang rata atau kokoh, maka bisa menyebabkan AC bergetar dan berisik.

    8. Level Refrigeran yang Tidak Tepat

    Level refrigeran yang terlalu tinggi atau terlalu rendah bisa mengganggu kinerja AC. Hal tersebut dapat membuat suara yang tidak normal.

    9. Kipas yang Bocor

    Kerusakan pada baling-baling, seperti patah atau bocor juga menjadi penyebab selanjutnya. Kondisi ini menimbulkan suara berisik saat kipas AC berputar.

    Cara Mencegah AC Berisik

    Untuk mencegah AC yang berisik, ada beberapa hal yang bisa dilakukan mulai dari pembersihan filter AC hingga pemeriksaan secara rutin.

    1. Bersihkan Filter AC

    Membersihkan filter udara mencegah debu dan kotoran menumpuk di sistem pendingin udara. Jika filter rusak, kotoran akan mudah masuk ke dalam unit sehingga menyebabkan bunyi. Bersihkan filter dengan sabun dan air, biarkan kering, lalu pasang kembali ke AC.

    2. Bersihkan Unit Luar Ruangan AC

    Sistem HVAC (Heating, Ventilation and Air Conditioning) terdiri dari kipas blower dalam ruang dan unit kondensor luar ruangan. Meski sudah membersihkan unit dalam ruangan secara teratur, seringkali perawatan unit luar ruangan terabaikan. Padahal unit ini perlu dibersihkan karena terpapar udara luar.

    3. Jadwalkan Perawatan Rutin

    Penjadwalan servis AC secara berkala menjadi kunci merawat AC. Menurut laman Luce, unit AC harus menjalani pembersihan umum setiap enam bulan sekali dan perbaikan menyeluruh setahun sekali untuk mempertahankan kondisi dan kinerjanya.

    4. Segera Lakukan Perbaikan

    Jika merasa ada masalah pada AC, perbaiki segera. Hal ini mencegah kerusakan lebih lanjut dan biaya perbaikan yang tinggi di kemudian hari.

    (elk/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan & Angin Kencang? Begini Cara Atasinya



    Jakarta

    Atap baja ringan terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Jenis atap ini banyak digunakan pemilik rumah modern karena dianggap cukup kuat dan tahan lama.

    Nah, ada mitos atap bisa menimbulkan suara berisik saat ada angin kencang dan hujan. Pastinya hal ini dapat mengganggu kenyamanan penghuni rumah, bahkan bikin risih.

    Lantas, bagaimana cara mengatasinya? Apa penyebabnya? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Bunyi

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, faktor yang menyebabkan atap baja ringan bunyi di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering berbunyi mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Bentuk atap juga termasuk faktor dalam hal bunyi, terlepas dari apa pun material yang digunakan. Umumnya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas , cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, menyebut bahwa atap logam yang bunyi dan berisik bisa menjadi tanda bahaya. Berikut potensi masalah dari atap yang berisik.

    • Kemungkinan atap tersebut tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    • Penempatannya salah atau tidak tepat.

    Cara Menghentikan Atap yang Berisik

    Dikutip dari laman JJ Roofing Supplies, jika dipasang dengan benar, atap material logam modern tidaklah menimbulkan bunyi yang sangat bising. Kuncinya ada pada proses pemasangan dan bahan yang digunakan.

    Sejatinya, tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Namun, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan sebagai berikut.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Jika dipasang dengan benar, atap baja ringan bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini bisa jadi investasi jangka panjang yang bisa menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Simak Video ‘Diterjang Angin Puting Beliung, Atap Rumah di Bali Terbang ke Jalan’:

    Saksikan juga Sosok: Rumah Anak Bumi, dari Ridwan Manantik untuk Anak Negeri

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Penyebab Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan, Ini Cara Cegahnya



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

    Namun, atap baja ringan dapat menimbulkan suara bising ketika diterpa hujan dan angin kencang. Suara berisik itu tentu akan mengganggu penghuni rumah.

    Kalau kamu mengalami hal ini, sebaiknya kamu cek penyebabnya. Berikut ini penyebab dan cara mencegah atap baja ringan bising saat hujan.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan bisa bising karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan.

    Alasan atap baja ringan sering bising mungkin bisa dilihat dari sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Atap Berisik Bisa Jadi Pertanda Buruk

    Menurut sumber yang sama, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik maupun insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang yang terlalu sedikit atau pengencang yang longgar
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Cara Cegah Atap Bising

    Dikutip dari laman JJ Roofing Supplies, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai.

    Sebenarnya tidak ada cara yang benar-benar bisa meredam kebisingan dari atap lembaran logam. Akan tetapi, ada beberapa teknik untuk mengurangi transmisi suara melalui atap baja ringan sebagai berikut.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah, bisa jadi cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Karena sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Atap baja ringan yang terpasang dengan benar bisa memberikan insulasi suara, efisiensi energi, dan daya tahan yang baik. Material ini dapat menjadi investasi jangka panjang yang bisa menambah nilai rumah, sekaligus memberikan perlindungan terbaik dari berbagai unsur alam.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Itu Pertanda Buruk!



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih pemilik rumah berdasarkan bahannya. Salah satu atap yang banyak digunakan untuk membangun rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap itu cukup kuat dan tahan lama karena terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural. Akan tetapi, atap baja ringan bisa menimbulkan suara bising saat hujan dan angin kencang.

    Kondisi seperti itu akan dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah. Apalagi suara dari atap baja ringan bisa menjadi pertanda masalah.


    Lantas, apa arti dari bunyi atap baja ringan ketika hujan? Lalu, apa penyebabnya ya? Simak penjelasannya berikut ini.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap logam yang berbunyi bisa menandakan masalah. Berikut potensi masalah yang menyebabkan atap bising.

    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik atau insulasinya tidak memadai.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau pengencang yang longgar.
    • Penempatan atap yang tidak tepat.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Atap baja ringan bisa berbunyi karena beberapa faktor di antaranya dipengaruhi oleh dek atap, insulasi, serta teknik pemasangan. Atap baja ringan sering bising bisa karena sifat logam (besi) itu sendiri yang jadi materialnya. Logam mengeluarkan bunyi denting atau dering ketika dipukul.

    Selain material, bentuk atap juga mempengaruhi bunyi pada atap. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Cara Cegah Atap Bising

    Sebenarnya, atap material logam modern tidak akan berbunyi kalau dipasang dengan benar menurut laman JJ Roofing Supplies. Proses pemasangan dan bahan yang digunakan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap lembaran logam.

    • Pastikan instalasi benar, karena proses pemasangan memegang peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam.
    • Penggunaan insulasi dan lapisan bawah adalah cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan dari atap ini. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang suara, menyerap, dan meredam kebisingan sebelum bisa memasuki ruang.
    • Pertimbangkan struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Sebab, sudutnya membantu meredakan dampak tetesan air hujan, sehingga umumnya akan lebih senyap daripada atap yang lebih datar. Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Suara Berisik di Loteng Bisa Jadi Ulah Musang, Ini Cara Mengusirnya



    Jakarta

    Musang merupakan hewan liar yang jarang menampakkan dirinya namun masih sering kita temukan di sekitar rumah kita. Nah loteng rumah menjadi salah satu tempat favorit bagi musang untuk bersarang.

    Masalahnya, musang yang bersarang di loteng rumah akan sangat mengganggu. Sebab aktivitas musang di loteng mengeluarkan suara berisik. Hewan ini juga bisa menggigit atau mencakar pemilik rumah.

    Untuk mengusir hewan ini dari loteng rumah ada 7 cara, salah satunya menggunakan kemenyan. Berikut penjelasannya:


    Pasang Lampu di Loteng

    Memasang lampu pada loteng membantu kamu memahami apa yang ditakuti oleh hewan ini. Musang tidak menyukai silau cahaya seperti lampu karena musang adalah hewan yang tergolong nokturnal atau berkeliaran hanya saat malam hari.

    Menaruh Belerang

    Belerang memiliki bau yang tidak sedap juga tajam, hal ini membuat musang benci karena hewan ini memiliki penciuman yang tajam sehingga tidak tahan terhadap bau belerang. Kamu bisa menaruh ini di dekat loteng. Tidak hanya musang, kamu bisa memakai belerang untuk mengusir hewan liar lainnya, seperti tikus dan kelelawar. Belerang ini bisa kamu temukan dan beli di situs belanja.

    Tutup Celah Plafon

    Celah plafon harus kamu tutup bahkan jika celah tersebut berukuran kecil agar tidak ada jalur yang bisa dilewati oleh musang. Sebab tidak hanya loteng adalah lokasinya untuk bersembunyi karena gelap dan lembab, area plafon juga menjadi tempat berlindung saat siang hari sebelum keluar pada malam hari.

    Minyak Kemenyan

    Jika kamu tidak memiliki belerang, minyak kemenyan memiliki bau yang menyengat dan tidak disenangi oleh musang sehingga minyak ini bisa dijadikan cara untuk mengusir hewan liar ini.

    Tebang Dahan Pohon

    Musang yang berkeliaran di sekitar rumah kemungkinan terjadi karena berpindah dari pohon-pohon di sekitar rumah kamu. Agar tidak mendekati area perumahan, kamu bisa menebang dahan atau ranting pohon sehingga musang tidak bisa berpindah ke setiap pohon dan mendekati lingkungan kamu.

    Perangkap Hewan

    Memasang perangkap adalah alternatif yang bisa kamu pakai jika musang terus berkeliaran atau kamu gagal untuk menghalau hewan ini di sekitar perumahan kamu. Kamu bisa memakai cara ini dengan memancing musang keluar apabila hewan ini bersembunyi terus di suatu tempat.

    Pasang Material Baja Pada Rumah

    Alternatif ini bisa diperuntukkan jika rumah kamu dalam masa pembangunan atau renovasi dan terdapat fenomena dimana kamu sering mendengar musang berkeliaran sekitar rumah. Material baja ini bisa menjadi pilihan untuk kamu sebab musang akan sulit mencengkram material baja sehingga rumah kamu bebas dilewati oleh hewan liar ini. Misalnya untuk kasus pengaplikasian material baja bisa kamu terapkan pada kanopi.

    Inilah 7 cara yang bisa kamu terapkan untuk mengusir musang dari sekitar rumah kamu. Semoga bermanfaat!

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Tips Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik Ketika Hujan



    Jakarta

    Atap baja ringan banyak digunakan untuk membangun rumah modern. Jenis atap ini tahan lama karena terbuat dari lembaran baja.

    Sayangnya, atap baja ringan dapat menimbulkan suara berisik ketika hujan. Kondisi seperti itu tentu bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah, apalagi saat ingin istirahat.

    Lalu, bagaimana cara memasang atap baja ringan agar tidak berisik? Yuk, simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dikutip dari Metal Roofing Alliance, atap baja ringan berbunyi karena beberapa faktor, yakni dek atap, insulasi, dan teknik pemasangan. Sifat logam dari atap baja ringan memang mengeluarkan bunyi denting saat dipukul.

    Bentuk atap juga mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Umumnya atap yang semakin tinggi serta ruang loteng yang lebih luas, cenderung lebih senyap daripada atap datar.

    Pertanda Buruk Atap Baja Ringan Berisik

    Jika atap baja ringan berisik saat hujan, itu bisa menjadi pertanda ada masalah pada atap. Berikut ini beberapa potensi masalahnya.

    • Penempatan atap tidak tepat.
    • Jumlah pengencang atap terlalu sedikit atau longgar.
    • Atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi pabrik.
    • Insulasi atap tidak memadai.

    Cara Pasang Atap Baja Ringan Agar Tidak Berisik

    Dilansir dari JJ Roofing Supplies, proses pemasangan dan bahan yang digunakan buat atap baja ringan harus sesuai. Berikut ini cara untuk meredam kebisingan dari atap.

    1. Pastikan Instalasi Benar

    Proses pemasangan berperan peranan penting untuk menentukan seberapa senyapnya atap logam. Oleh karena itu, pastikan untuk melakukan instalasi baja ringan dengan benar.

    2. Gunakan Insulasi

    Cara paling efektif untuk mengurangi kebisingan atap adalah dengan menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai penghalang, penyerap, dan peredam kebisingan sebelum suara bisa memasuki ruang.

    3. Pemasangan Atap yang Miring

    Sebaiknya pasang struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Atap yang miring membantu meredakan dampak tetesan air hujan daripada atap yang lebih datar.

    Keberadaan ruang loteng juga bisa menyediakan zona penyangga tambahan untuk meredam suara-suara tersebut.

    Itulah informasi seputar pemasangan atap baja ringan tidak berisik. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan? Ini Penyebab dan Cara Atasinya



    Jakarta

    Ada berbagai jenis atap yang bisa dipilih berdasarkan kualitas materialnya. Salah satu yang sering digunakan rumah modern adalah atap baja ringan.

    Jenis atap ini dianggap cukup kuat dan tahan lama. Sebab, atap baja ringan terbuat dari lembaran baja berkualitas struktural.

    Meski kuat, atap baja ringan punya kekurangan, yaitu kerap menimbulkan suara bising ketika terjadi hujan dan angin kencang. Hal ini tentu dapat mengganggu ketenangan penghuni rumah.


    Lantas, kenapa atap baja ringan berisik ya? Simak penyebab dan cara mengatasinya di sini.

    Penyebab Atap Baja Ringan Berisik

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, material atap baja ringan mempunyai sifat logam, yakni dapat mengeluarkan bunyi dering atau denting ketika terkena hantaman. Faktor lainnya dipengaruhi oleh insulasi, teknik pemasangan, dan, dek atap.

    Bentuk atap pun mempengaruhi bunyi yang ditimbulkan. Biasanya, atap dengan permukaan yang lebih tinggi dan ruang loteng yang luas lebih senyap dibandingkan atap datar.

    Selain itu, atap logam yang berisik bisa menandakan sejumlah masalah Penempatan atap tidak tepat, atap tidak dipasang sesuai dengan rekomendasi, atau insulasi tidak memadai, sehingga rawan bunyi. Kemudian, suara tersebut juga bisa menandakan jumlah pengencang terlalu sedikit atau longgar.

    Cara Mengatasi Atap Baja Ringan Berisik

    Inilah cara mengatasi atap baja ringan yang berisik, dikutip dari JJ Roofing Supplies.

    1. Pasang Atap dengan Benar

    Pastikan instalasi atap baja ringan dilakukan dengan benar. Proses pemasangan berperan penting untuk menentukan seberapa senyap atap logam tersebut ketika dihantam hujan dan angin kencang.

    2. Pasang Atap Lebih Curam

    Buatlah struktur atap dengan kemiringan yang lebih curam. Kemiringan tersebut membantu meredakan dampak dari terjangan air hujan.

    Biasanya atap yang miring lebih senyap dibandingkan yang datar. Lalu, ruang loteng dapat menjadi zona penyangga tambahan untuk meredam suara.

    3. Gunakan Insulasi dan Lapisan Bawah

    Suara bising dari atap baja ringan dapat diredam menggunakan insulasi dan lapisan bawah. Bahan ini membantu menghalangi dan menyerap kebisingan sebelum memasuki ruang.

    Itulah penjelasan seputar atap baja ringan yang berisik ketika hujan. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Kipas Angin Keluar Suara Berisik? Begini Cara Atasinya


    Jakarta

    Embusan angin dari kipas memang menyejukkan saat udara panas di rumah. Namun, terkadang kipas angin mengeluarkan suara berisik yang mengganggu penghuni.

    Kalau kipas angin berisik, sebaiknya jangan dibiarkan. Nggak cuman mengganggu, suara tersebut bisa jadi pertanda masalah pada kipas angin.

    Lantas, apa penyebab kipas angin berisik? Simak penjelasannya berikut ini.


    Penyebab Kipas Angin Berisik

    Inilah beberapa hal yang membuat kipas angin berbunyi, dikutip dari SF Fan Factory, Jumat (20/6/2025).

    1. Ada Komponen yang Longgar

    Biasanya penyebab utama kipas berisik adalah komponen yang longgar, misalnya baut. Getaran dari kipas angin lama-lama membuat komponen longgar. Salah satu tandanya, kipas angin bergoyang dan tidak seimbang.

    Kalau sudah seperti ini, kencangkan komponen menggunakan peralatan khusus. Namun, kalau ada pengencang yang rusak, segera ganti dengan yang baru.

    2. Bilah Kipas Tidak Seimbang

    Suara berisik bisa berasal dari baling-baling kipas yang tidak seimbang. Padahal, bilah kipas harus terpasang dengan seimbang agar bisa berputar dengan mulus tanpa suara.

    Penghuni rumah dapat melihat bilah bergetar saat kipas dinyalakan. Coba periksa setiap bilah untuk melihat tanda-tanda lengkungan, tekukan, atau kerusakan.

    Untuk mengatasinya, perlahan tekuk bilah agar sama bentuknya seragam dengan lainnya. Namun kalau sudah tidak bisa diperbaiki, sebaiknya ganti bilah kipas dengan yang baru.

    3. Bilah Kipas Kotor

    Debu dan kotoran bisa menumpuk pada bilah kipas. Hal ini mengganggu aliran udara, sehingga bilah kipas menjadi tidak seimbang dan mesinnya bekerja lebih keras dan meningkatkan kebisingan.

    Solusinya, bersihkan bilah dan rangka motor secara teratur dengan kain lembap atau spons. Untuk kotoran yang membandel, pakai sabun lembut dan air untuk menggosok permukaannya.

    4. Masalah Motor

    Motor kipas angin yang sudah berumur bisa bermasalah. Masalah seperti bantalan yang aus atau kerusakan internal dapat menimbulkan kebisingan.

    Penghuni rumah dapat memperbaikinya menggunakan pelumas motor. Lalu, kencangkan juga komponen yang longgar. Kalau rusak parah, sebaiknya ganti komponen motor atau beli kipas baru.

    Itulah beberapa penyebab kipas angin berbunyi dan cara memperbaikinya. Semoga membantu.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Atasi Atap Baja Ringan Berisik Saat Hujan & Angin Kencang



    Jakarta

    Atap baja ringan kerap dipilih untuk rumah-rumah modern karena terkenal kuat, tahan lama, dan praktis. Namun, tak sedikit pemilik rumah yang mengeluhkan suara berisik dari atap ini saat turun hujan deras atau angin kencang menerpa.

    Suara denting atau gemeretak dari atap baja ringan memang bisa mengganggu kenyamanan penghuni rumah. Bahkan dalam beberapa kasus, bisa jadi pertanda ada yang tidak beres dengan pemasangannya.

    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:


    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Cara Mengatasi Suara Berisik dari Atap saat Hujan Deras



    Jakarta

    Suara bising pada atap saat hujan kerap mengganggu dan menimbulkan polusi suara. Apalagi bila kondisi itu terjadi saat malam hari di mana pemilik rumah tengah istirahat.

    Tentu hal tersebut bisa sangat mengganggu. Tapi, tahukah kamu hal itu bisa lho dicegah dan diperbaiki, asalkan kita tahu apa penyebabnya.

    Selengkapnya, yuk kita cari tahu


    Kenapa Atap Baja Ringan Bisa Berisik?

    Dilansir dari Metal Roofing Alliance, suara berisik pada atap baja ringan umumnya disebabkan oleh tiga hal utama, yaitu:

    • Dek atap
    • Material insulasi
    • Teknik pemasangan

    Selain itu, karakteristik logam itu sendiri juga memengaruhi. Logam akan berbunyi saat terkena benturan atau tekanan-termasuk tetesan air hujan. Bentuk atau struktur atap pun turut berperan. Atap yang lebih tinggi dan memiliki ruang loteng, cenderung lebih senyap dibanding atap datar.

    Waspadai! Atap Berisik Bisa Jadi Tanda Masalah

    Menurut Metal Roofing Alliance, atap logam yang menimbulkan suara berlebihan bisa mengindikasikan adanya kesalahan teknis. Beberapa di antaranya:

    • Pemasangan tidak sesuai standar pabrik
    • Jumlah pengencang kurang atau longgar
    • Penempatan panel atap yang tidak tepat
    • Insulasi atap tidak memadai

    Jika tidak segera diperbaiki, masalah ini bisa menimbulkan kerusakan jangka panjang.

    Solusi Mengurangi Kebisingan Atap Baja Ringan

    Melansir JJ Roofing Supplies, ada beberapa cara untuk mengurangi suara bising pada atap baja ringan:

    Pastikan Proses Pemasangan Tepat

    Kunci utama adalah pemasangan yang benar oleh tenaga profesional sesuai panduan pabrik.

    Gunakan Insulasi & Lapisan Bawah (Underlayment)

    Material ini dapat meredam suara tetesan hujan atau gesekan angin, sekaligus meningkatkan efisiensi energi.

    Perhatikan Desain dan Kemiringan Atap

    Atap dengan kemiringan curam lebih baik dalam meredam suara karena air hujan lebih cepat mengalir, tidak menumpuk di satu titik.

    Manfaatkan Ruang Loteng

    Ruang loteng berfungsi sebagai penyangga tambahan suara, sekaligus membantu sirkulasi udara di rumah.

    Jika dipasang dengan benar dan dilengkapi insulasi yang memadai, atap baja ringan bisa menjadi investasi jangka panjang yang tak hanya tahan lama, tetapi juga memberi kenyamanan akustik bagi penghuni rumah.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com