Tag: bersih

  • Bukan Cuma Dibilas, Begini Cara Bersihkan Bathtub yang Benar


    Jakarta

    Bathtub merupakan wadah untuk berendam di kamar mandi. Alat sanitari ini masih digandrungi oleh masyarakat terutama yang memiliki kamar mandi yang luas.

    Saat kamu memiliki bathtub hal terpenting yang perlu diperhatikan adalah kebersihannya. Sebab, permukaannya yang lebar dan terbuka mudah sekali kotor oleh debu atau percikan air. Selain itu, setelah digunakan biasanya ada bekas sabun, kulit mati, atau kotoran yang menempel di permukaannya.

    Bathtub sebaiknya dibersihkan setiap selesai digunakan. Cara membersihkannya pun mudah dan tidak memakan waktu lama. Dilansir Real Simple, berikut cara membersihkan bathtub.


    1. Singkirkan Semua Barang di Bathtub

    Pastikan di dalam bathtub atau di pinggirannya tidak ada alat mandi agar pada saat membersihkannya lebih mudah.

    2. Tambahkan Air dan Sabun

    Penting untuk memakai air hangat sebelum menggosok bathtub. Lalu, tambahkan pula seperempat gelas cangkir sabun cuci piring ke seluruh permukaannya.

    3. Gosok Permukaan Bathtub

    Setelah itu, gosok permukaannya menggunakan sikat yang tidak terlalu tajam. Bagian dalam dan luar harus dibersihkan juga.

    4. Rendam Bathtub dengan Larutan Cuka

    Jika bathtub kotor, kamu bisa mencampurkan cuka putih dan sabun cuci piring dengan perbandingan sekitar seperempat gelas. Sebelum dituang ke dalam bathtub, panaskan larutan tersebut ke dalam microwave sekitar 30 detik, lalu aduk. Pastikan larutan merata ke seluruh permukaannya baik di dalam dan luas. Diamkan selama 30 menit. Setelah itu gosok kembali.

    5. Bilas Bathtub

    Saat membilas bathtub, kamu bisa menggunakan air dingin atau air biasa. Cara ini lebih cepat menghilangkan busa daripada air hangat.

    Cara Menjaga Bathtub Tetap Bersih

    1. Rajin Membilas Bathtub

    Bilas bathtub setiap selesai digunakan agar sabun tidak menempel di permukaan. Apabila menemukan noda air sadah, kamu bisa mengelap bak mandi dengan handuk setelah membilasnya. Selain itu, cara ini juga ampuh untuk mencegah timbulnya jamur dan lumut.

    2. Pastikan Ada Ventilasi di Kamar Mandi

    Penting untuk menyalakan kipas angin di kamar mandi saat mandi atau berendam di bak mandi.

    3. Bersihkan Saluran Air di Kamar Mandi

    Selain area bathtub saluran air juga perlu dibersihkan agar tidak mampet dan berbau.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Habis Ngepel Malah Bau Amis? Ini Cara biar Lantai Bersih dan Wangi


    Jakarta

    Lantai yang bersih mencerminkan kondisi rumah yang higienis terawat. Nah, bagian rumah ini cepat sekali kotor, sehingga harus rajin dibersihkan dengan cara menyapu dan mengepel lantai.

    Namun, kalau tidak dibersihkan dengan benar, lantai yang terlihat bersih bisa berbau, lho. Jika kamu mengalami hal yang sama, kamu perlu melakukan langkah-langkah ekstra agar lantai bersih maksimal.

    Lalu, bagaimana cara mengepel lantai yang benar agar bau amis tak muncul bau amis? Yuk, simak tipsnya berikut ini seperti yang dikutip dari Cleanipedia.


    Tips Pel Lantai Jadi Bersih dan Wangi

    Inilah beberapa tips agar lantai tidak bau amis setelah dipel.

    1. Jaga Kebersihan Kain Pel

    Bau tak sedap pada lantai bisa saja muncul akibat kain pel yang sudah kotor. Kain pel yang tidak bersih tentu nggak bisa menjaga kebersihan lantai. Maka dari itu, pel yang kamu harus menjaga kebersihan pel.

    Segera bilas kain pel lalu jemur hingga kering setelah digunakan. Cuci pel secara rutin dengan deterjen untuk menjaga agar kain pel tetap bersih dan bebas dari kuman. Pel sebaiknya diganti setiap 3 bulan sekali.

    Saat disimpan, pel sebaiknya diletakkan menghadap ke atas agar lebih cepat kering dan tidak lembab. Pel yang lembap akibat disimpan dengan cara yang salah akan menyebabkan bau tidak sedap yang menempel di lantai Kamu.

    2. Pel Lantai Menggunakan Air Bersih

    Salah satu penyebab utama munculnya bau tak sedap pada lantai adalah penggunaan air yang kotor dan untuk mengepel lantai. Jadi, bila air yang Kamu gunakan untuk mengepel sudah butek dan berbau, segera ganti air tersebut dengan air yang bersih. Kamu juga bisa menggunakan air hangat, sehingga kotoran yang menempel di lantai keramik bisa dibersihkan dengan lebih mudah.

    3. Jaga Kebersihan Ember

    Setelah digunakan, ember yang Kamu gunakan untuk mengepel sebaiknya segera dibilas, dibersihkan, dan dikeringkan. Lalu, kamu bisa menjemurnya di bawah sinar matahari untuk membantu sanitasi pel.

    Bila ember tak dibersihkan secara rutin, ember akan berkerak dan kotor di bagian dalamnya akibat sisa sabun dan kotoran yang tertinggal. Nah, ember bekas pel yang kotor ini juga bisa menyebabkan bau tak sedap pada air yang digunakan untuk mengepel, lalu pada akhirnya menyebabkan bau tak sedap pada lantai Kamu.

    4. Gunakan Pel dengan Tepat

    Lantai keramik sangat umum digunakan pada rumah di Indonesia karena jenis lantai ini juga lebih fleksibel dibersihkan dengan berbagai jenis kain pel. Tapi bila lantai rumah Kamu terbuat dari jenis lantai lain, bersihkan lantai kamu dengan jenis pel yang tepat.

    Selain itu, gunakan gerakan yang tepat saat membersihkan lantai sesuai dengan alat pel yang Kamu gunakan. Bila Kamu menggunakan pel dengan kepala serupa rumbai-rumbai tali, bersihkan lantai dengan gerakkan menyerupai angka delapan.

    Cara mengepel lantai seperti ini membantu Kamu menjangkau seluruh permukaan lantai dengan lebih menyeluruh. Sedangkan bila Kamu menggunakan alat pel yang terbuat dari spons, bersihkan lantai dengan gerakan maju mundur. Bila lantai dibersihkan dengan lebih baik, bau tak sedap pun lebih mudah dicegah.

    5. Gunakan Pembersih Lantai dengan Pewangi

    Lantai harus dibersihkan untuk mencegah secara rutin untuk mencegah berkembang biaknya kuman dan bakteri. Karena itu, pembersih lantai yang Kamu gunakan tak hanya harus mampu membersihkan kotoran, tapi juga membasmi kuman dan bakteri. Kamu juga dapat menggunakan pembersih lantai dengan pewangi agar lantai jadi bau harum dan segar.

    Itulah tips mengepel lantai dengan benar agar tidak bau amis.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Langkah Merawat Kain Pel Agar Selalu Bersih, Lantai Jadi Kinclong dan Wangi


    Jakarta

    Penggunaan kain pel yang bersih dilakukan saat mengepel lantai. Jangan sampai sudah susah-susah mengepel tapi lantai tetap kotor dan bau karena menggunakan kain pel yang sudah usang.

    Oleh karena itu, penting untuk merawat kain pel secara teratur supaya bersih, sehingga mengepel lantai jadi lebih efektif. Sebaiknya kamu segera membersihkan kain pel setelah selesai digunakan.

    Lantas, bagaimana cara merawat kain pel? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Real Simple.


    Persiapkan Alat dan Bahan

    Sebelum membersihkan kain pel, kamu perlu menyiapkan alat dan bahan berikut ini.

    • Ember
    • Mesin cuci
    • Jemuran
    • Sarung tangan pelindung
    • Pembersih serba guna
    • Detergen
    • Cuka Pembersih cucian
    • Pemutih

    Cara Merawat Kain Pel

    Inilah tips merawat kain pel yang bisa kamu lakukan biar kain pel selalu bersih.

    1. Bersihkan Kain Pel Setelah Digunakan

    Setelah mengepel lantai, kamu bisa merendam kain pel ke dalam bak cuci atau ember berisi air hangat dan biarkan selama tiga menit. Jangan lupa gunakan sarung tangan pelindung untuk menghindari iritasi kulit.

    Lalu, peras kain pel hingga cukup kering. Celupkan dan peras beberapa kali untuk menghilangkan semua sisa sabun.

    Untuk kepala kain pel yang dapat dilepas, kamu bisa masukkan ke mesin cuci dan tambahkan detergen. Setelah dibersihkan, jemur kain pel hingga kering.

    2. Bersihkan Kepala Pel Secara Mendalam

    Isi penuh ember dengan air panas dan pembersih serbaguna. Ikuti petunjuk pemakaian tentang berapa banyak bahan pembersih yang harus digunakan.

    Rendam kain pel dalam larutan pembersih dan biarkan terendam setidaknya selama 10 menit agar pembersih dapat menghilangkan penumpukan kotoran. Isi ulang ember dengan air hangat segar dan bilas kain pel

    3. Sanitasi Kepala Pel

    Kamu perlu menyiapkan dua cangkir cuka, dua cangkir air panas, air dingin, dan campuran air panas dengan pemutih (hanya untuk kepala pel kapas). Rendam kain pel selama 10 menit, lalu tuang larutan pembersih, dan isi ulang ember dengan air hangat.

    Gosok kain pel agar noda hilang, kemudian bilas kepala pel hingga bersih. Peras kain pel dengan baik dan biarkan mengering dalam posisi tegak.

    4. Cara Menyimpan Kain Pel dengan Benar

    Setelah kain pel bersih dan kering, kamu perlu menyimpannya dengan benar. Setiap jenis kain pel memiliki cara penyimpanan yang berbeda.

    • Pel Spons : Selalu simpan spons pel dengan kepala menghadap ke atas untuk mencegahnya berubah bentuk. Jika spons mulai rusak, berbau, atau berubah warna.
    • Kepala Pel Kapas: Kepala pel kapas harus benar-benar kering sebelum menyimpannya dalam posisi tegak di tempat yang tidak berventilasi.
    • Kepala Pel Microfiber: Kepala pel microfiber melingkar atau tali harus disimpan tegak di ruang yang berventilasi baik. Kebanyakan kepala pel mikrofiber dapat bertahan hingga 200 kali penggunaan.

    Itulah cara merawat kain pel agar tetap bersih dan awet. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 2 Cara Mudah Bersihkan Bantal Kuning agar Putih Bersih Kembali


    Jakarta

    Noda kuning pada bantal putih sangat tidak menyenangkan dilihat mata. Sebagian orang bahkan mungkin risih ketika berbaring di atas bantal yang menjadi kuning.

    Lantas, bagaimana cara membersihkan bantal yang muncul noda kekuningan? Kira-kira apa ya yang menyebabkan bantal menguning?

    Cara Membersihkan Bantal yang Menguning

    Bantal bernoda kuningIlustrasi bantal bernoda kuning Foto: Getty Images/eyepark

    Mengutip The English Home, bantal menguning dapat dibersihkan dengan cara berikut agar bersih kembali:


    1. Gunakan Soda Kue dan Cuka Putih

    Soda kue dan cuka sudah dikenal sebagai pembersih alami yang bantu hilangkan noda atau kotoran membandel. Berikut cara menggunakannya:

    • Campurkan soda kue dengan sedikit air hingga teksturnya mengental seperti pasta.
    • Oleskan pasta langsung ke area bantal yang bernoda dan biarkan selama 15-30 menit.
    • Setelah itu, basahi kain bersih dengan cuka putih lalu tepuk-tepuk ke area bantal tadi untuk mengangkat noda dan menghilangkan pasta.
    • Usai noda hilang, bilas bantal dengan air dan cuci bersih bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Khawatir bau cuka menempel lama? Campurkan minyak esensial seperti lavender dengan deterjen biasa saat proses pencucian untuk menghilangkan aroma asam cuka.

    2. Gunakan Deterjen

    Deterjen yang dipakai sehari-hari untuk mencuci juga dapat digunakan untuk membersihkan noda kekuningan pada bantal. Berikut caranya:

    • Tambahkan deterjen dan air dengan perbandingan yang sama langsung ke area noda.
    • Tepuk-tepuk area bantal tadi untuk mengangkat noda kuning.
    • Setelah noda hilang, bilas sampai bersih dan cuci bantal sesuai petunjuk label perawatan.

    Noda yang disebabkan dari sesuatu yang tertumpah penting segera ditangani menggunakan deterjen ringan dan kain bersih dengan cara seperti di atas. Semakin cepat noda dihilangkan, semakin besar pula kemungkinan noda cepat hilang dan tidak bertahan lama.

    Usai menghilangkan nodanya, pastikan bantal benar-benar kering setelah selesai dicuci agar tidak timbul noda lain. Hal ini juga memastikan bantal tidak lembap dan berjamur.

    Penyebab Noda Kuning di Bantal

    Noda kuning pada bantal disebabkan oleh keringat dan minyak alami dari tubuh serta rambut yang diserap saat tidur. Sel-sel kulit mati dan residu produk perawatan rambut dan kulit pun dapat meresap ke bantal sehingga mengakibatkan noda kekuningan.

    Karena itu, noda kuning di bantal hampir tidak dapat dihindari selama masih bersentuhan langsung dengan tubuh kita. Namun itu tidak boleh menjadi penghalang untuk rutin mencuci bantal. Sebab bantal bernoda kekuningan dapat mengandung alergen dan bakteri penyebab kulit berjerawat atau pemicu alergi.

    Cara Mencegah Bantal Menguning

    Untuk mencegah muncul noda kekuningan, sarung bantal dapat digunakan untuk melindunginya dari keringat dan minyak yang dihasilkan tubuh. Pakai sarung bantal yang mudah dilepas-pasang sehingga bisa dicuci secara rutin.

    Penting untuk mencuci bantal secara berkala setiap 6-12 bulan sekali. Gunakan mesin pengering untuk mengeringkan bantal secara menyeluruh. Jika mesin cuci tidak cukup besar, bantal dapat dicuci di tempat binatu atau laundry.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Penghilang Lumut Kamar Mandi, Jadi Bersih dan Kesat


    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang sering lembap, sehingga lumut bisa muncul dengan mudah. Lumut bisa muncul di lantai, dinding, bahkan di dalam bak mandi.

    Selain membuat kotor, lumut yang muncul di lantai bisa membuat licin dan membahayakan penghuni rumah. Untuk itu, jika lumut sudah muncul, itu tandanya harus segera dibersihkan.

    Jika detikers masih bingung cara membersihkannya, simak dulu artikel ini. Ada 5 bahan yang bisa digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi.


    Bahan-bahan Pembersih Lumut Kamar Mandi

    Dilansir dari Better Homes & Gardens dan Concrete Renovations, berikut ini 5 bahan yang dapat digunakan untuk menghilangkan lumut kamar mandi:

    1. Cuka Putih

    Bahan pertama adalah cuka putih yang ampuh menghilangkan berbagai jenis noda, termasuk lumut di kamar mandi. Bahkan ini cocok dipakai untuk bagian lantai, toilet, hingga saluran pembuangan.

    Caranya ialah dengan menyemprotkan cuka ke tempat yang berlumut. Diamkan sekitar 5-10 menit, lalu bersihkan dengan lap atau spons. Jika lumut membandel, gosoklah dengan sikat.

    2. Soda Kue (Baking Soda)

    Soda kue selain dipakai untuk bahan makanan, juga dikenal bisa untuk membersihkan berbagai noda, salah satunya untuk menghilangkan lumut.

    Caranya dengan menaburkan soda kue ke permukaan lantai atau dinding yang terkena lumut. Diamkan sejenak, lalu bersihkan lap atau sikat.

    3. Boraks

    Boraks dikenal sebagai bahan yang sering disalahgunakan untuk mengawetkan dan mengenyalkan makanan. Boraks sebetulnya adalah bahan pembersih. Bahan ini bisa digunakan untuk menghilangkan lumut di kamar mandi.

    Campurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah merata, masukkan ke botol semprot, lalu semprotkan ke titik yang berlumut atau sekaligus untuk membersihkan lantai. Kemudian bersihkan dengan kain lap bersih, sikat kawat, atau spons.

    4. Cairan Pemutih

    Cairan pemutih pakaian juga bisa dimanfaatkan untuk menghilangkan lumut membandel di kamar mandi. Cairan ini cukup keras dan berbau menyengat, jadi harus hati-hati menggunakannya.

    Buat campuran bahan ini dan air dengan rasio 1:1. Semprotkan di area berlumut dan titik lain yang bernoda. Pastikan sirkulasi udara kamar mandi baik agar tidak menghirup bau menyengat dari cairan pemutih ini.

    5. Air Panas atau Mendidih

    Selain bahan-bahan di atas, detikers juga bisa mencoba membersihkan lumut dengan air panas atau air mendidih. Lumut akan semakin mudah terangkat setelah disiram air panas. Biasanya cukup dengan menggosok sedikit, maka lumut akan hilang.

    Itulah tadi 5 bahan yang bisa dicoba untuk menghilangkan lumut di kamar mandi. Untuk mencegah lumut membandel, biasakan menyikat kamar mandi secara berkala.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Efektif Cegah Toren Air Berlumut Agar Selalu Bersih


    Jakarta

    Setiap rumah biasanya memiliki tangki atau toren air yang menyimpan cadangan air bersih. Kandungan air itu membuat kondisi tangki menjadi lembap, sehingga rawan ditumbuhi lumut.

    Lumut juga bisa tumbuh di dalam toren air karena paparan sinar matahari. Oleh karena itu, perlu ada langkah pencegahan agar toren air tidak berlumut. Sebab, lumut di toren air bisa mengganggu kebersihan air di rumah.

    Lantas, bagaimana cara mencegah lumut tumbuh di toren air? Yuk, simak tipsnya berikut ini,dilansir dari akun Instagram resmi Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) @kemenpupr.


    Cara Cegah Toren Air Tumbuh Lumut

    Inilah cara mencegah pertumbuhan lumut di dalam toren.

    1. Tutup Tangki dengan Rapat

    Lumut akan tumbuh ketika air terkena sinar matahari. Maka dari itu, kalian perlu pastikan bahwa tangki air tertutup rapat agar tidak ada sinar matahari yang masuk.

    2. Buat Pelindung di Atas Toren Air

    Toren air yang terbuat dari plastik dan berwarna cerah memungkinkan cahaya matahari untuk menembus masuk ke dalam. Untuk menghindarinya, kalian bisa memasang pelindung di bagian atas tangki, misalnya seperti memasang atap.

    3. Cat Toren Air dengan Warna Gelap

    Selain memasang atap, kalian juga bisa mengecat tangki air berbahan plastik dengan warna gelap. Lakukan pengecatan secara tebal dan merata supaya tidak ada cahaya yang menembus dinding tangki.

    4. Rutin Kuras Toren Air

    Pengurasan tangki air secara rutin dapat menghambat pertumbuhan lumbut. Kuras tangki air setidaknya 6 bulan sekali. Apabila lumut tumbuh dengan cepat, tingkatkan frekuensi pengurasan, misalnya jadi 3-4 bulan sekali.

    Itulah cara untuk mencegah pertumbuhan lumut pada toren air di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Hanya Disiram, Begini Trik Ampuh Usir Cacing di Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi bisa menjadi sarang bagi hewan-hewan yang menyukai tempat lembap. Salah satunya adalah cacing yang menyukai tempat yang basah dan berlumut. Di sana mereka bisa mendapatkan sumber makanannya.

    Cacing bisa datang dari mana saja bahkan dari lubang pembuangan air di kamar mandi. Kondisi kamar mandi yang kotor membuat kamar mandi licin, lembap dan mudah ditumbuhi jamur atau lumut.

    Hewan kecil ini sebenarnya tidak mengganggu manusia secara langsung. Bahkan pergerakan mereka lambat. Namun, keberadaan mereka di kamar mandi membuat pengguna kamar mandi tidak nyaman.


    Biasanya cacing bisa diusir dengan disiram air yang banyak, tetapi itu tidak menjamin cacing akan pergi selamanya. Dilansir The Guardian berikut cara agar kamar mandi aman dari cacing.

    1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

    Saat ingin menangani sebuah masalah, kamu harus menangani penyebabnya terlebih dahulu. Kamar mandi yang kotor kerap menjadi penyebab cacing muncul. Oleh karena itu, minimal setiap hari kamar mandi bisa dibersihkan, terutama jika sepanjang hari sering dipakai. Cara membersihkannya juga harus meliputi semua sisi mulai dari lantai, keramik dinding, kloset, permukaan lubang pembuangan, bak mandi, shower, hingga gayung.

    2. Tambah Ventilasi

    Penyebab kedua kemunculan cacing adalah kondisi kamar mandi yang lembap dan basah. Cara untuk mengatasinya adalah pastikan di dalam kamar mandi memiliki ventilasi. Fungsinya agar kamar mandi bisa kering setelah digunakan. Tempat yang selalu lembap bisa memicu pertumbuhan jamur, bakteri, dan lumut.

    Jika tidak bisa memiliki ventilasi di dinding, kamu bisa menggunakan kipas khusus atau memisahkan area basah dan kering di kamar mandi.

    3. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

    Cacing bisa datang melalui pipa bocor dan retakan keramik. Jika kamu melihat atau mengetahui tempat masuk mereka, langsung tutup akses tersebut.

    4. Cuka dan Soda Kue

    Kamu juga bisa membasmi cacing dengan menggunakan campuran cuka dan soda kue. Bahan pembersih ini juga ampuh untuk membersihkan kamar mandi. Cara memakainya cukup dicampurkan dan tuang ke sudut kamar mandi. Kemudian, gosok dan bilas.

    5. Gunakan Larutan Garam

    Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

    6. Lemon

    Sama-sama mengandung asam, air lemon ampuh menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

    Itulah beberapa trik ampuh untuk mengusir cacing dari kamar mandi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Awas! Ular Sering Masuk Rumah di Musim Hujan, Ini Cara Mencegahnya


    Jakarta

    Saat musim hujan, setelah banjir, atau badai, ular akan berpindah dari habitatnya. Oleh karena itu, saat musim hujan ular lebih sering masuk ke dalam rumah untuk mencari tempat yang lebih hangat. Setelah banjir, hujan lebat, atau badai, ular dapat berpindah dari habitatnya, yang menyebabkan mereka mencari tempat alternatif untuk mencari makanan dan tempat berlindung.

    Selain itu, musim hujan juga meningkatkan hewan seperti tikus dan katak yang jadi makanan utama ular. Hal tersebut akan menarik ular masuk ke area pemukiman untuk berburu, termasuk di rumah manusia.

    Cara Mencegah Ular Masuk Rumah

    Terkadang, ular akan memanjat tiang listrik dan kabel listrik untuk mencari makanan, seperti burung maupun hewan pengerat. Hal inilah yang kerap membuat ular bisa dengan mudah mengakses atap dan loteng rumah.


    Mengutip Critter Guard, berikut adalah adalah tips untuk mencegah ular masuk ke rumah saat musim hujan:

    1. Tutup Pintu dan Jendela Rumah

    Ular bisa masuk ke dalam rumah saat pintu dan jendela rumah terbuka. Kalau rumah kamu punya banyak akses terbuka, perhatikan setiap celahnya.

    Karena hal tersebut akan membuat risiko ular masuk lebih tinggi. Kalau pintu atau jendela terbuka supaya udara masuk, kamu bisa pertimbangkan untuk membeli kasa. Pasalnya kasa bisa mencegah hama dan ular memasuki rumah.

    2. Tutup Retakan atau Lubang-lubang yang Ada di Rumah

    Ular bisa merayap ke dalam celah-celah pintu, beton, teras kayu, lubang saluran air, hingga atap. Mereka akan bergerak di dalam celah-celah, sehingga menutupnya sangat penting untuk mencegah ular memasuki rumah.

    3. Pastikan Rumah Bersih dan Tidak Hewan Pengerat atau Serangga

    Supaya kamu tidak dimasuki ular setelah badai besar, pastikan di rumah kamu tidak jadi tempat tinggal hama seperti tikus (makanan ular).

    4. Rapikan Halaman Luar

    Memotong semua tanaman atau rumput, akan membantu mengurangi area tempat ular cenderung bersembunyi. Kamu perlu menyingkirkan tumpukan kayu, puing-puing, maupun daun yang biasanya jadi menjadi tempat persembunyian mereka.

    5. Pakai Obat Kimia Pengusir Ular

    Pengusir ular berguna dalam membantu mencegah dan menghalangi ular masuk rumah. Biasanya, obat kimia ini tersedia di sebagian besar toko perkakas.

    Penyebab Ular Sering Masuk ke Rumah saat Musim Hujan

    • Sebagai tempat alternatif untuk tempat berlindung dari cuaca dingin.
    • Mencari makanan seperti tikus, katak, dan serangga. Jika banyak mangsa di sekitar rumah, maka ular akan tertarik masuk.
    • Tempat yang senyap atau sepi dan jarang digunakan, seperti gudang, bawah tempat tidur, atau sudut-sudut rumah yang jarang dibersihkan juga bisa jadi tempat persembunyian yang ideal bagi ular.

    (khq/fds)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Lokasi Rumah yang Baik dan Berkah Menurut Ajaran Islam


    Jakarta

    Saat hendak membeli rumah, kamu pasti harus menentukan lokasinya. Biasanya kriteria lokasi rumah yang paling banyak diincar adalah akses yang mudah, dekat dengan tempat kerja, jauh dari sumber bahaya seperti lokasi banjir, tebing curam, atau pinggiran kali.

    Dalam Islam juga diajarkan cara memilih posisi rumah yang baik. Tujuannya bukan hanya untuk keselamatan pemilik rumah, melainkan untuk lebih mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Bagi kamu seorang Muslim dan berencana membeli atau membangun rumah, dilansir situs Learn Islam, berikut cara menentukan lokasi rumah yang baik dalam Islam.


    1. Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

    Pertama, pilih lokasi yang bersih dan nyaman. Maksudnya adalah hindari tempat-tempat di mana kotoran berkumpul, misalnya dekat TPA, bantaran kali penuh sampah, atau selokan yang berbau. Rumah yang jauh dari tempat kotor dan bau membuat penghuninya nyaman, sehat, dan khyusuk dalam beribadah.

    2. Rumah Dekat dengan Masjid

    Masjid adalah rumah ibadah bagi umat muslim. Rumah yang berada di dekat Masjid, memudahkan muslim yang ingin beribadah ke Masjid. Mereka bisa menghemat waktu ketika ingin ikut kajian atau sekadar membaca Al-Quran di Masjid. Manfaat lainnya dengan punya rumah dekat dengan masjid adalah memudahkan silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    3. Jauhi Tempat Maksiat

    Lingkungan mempengaruhi kebiasaan dan sifat seseorang. Dalam Islam diajarkan agar sesesorang terhindar dari perbuatan maksiat termasuk lokasi atau tempat di mana maksiat mudah dilakukan. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat mempengaruhi perilaku dan moral mereka.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Biar Berkah, Begini Cara Menentukan Lokasi Rumah yang Baik Menurut Islam



    Jakarta

    Islam mengajarkan berbagai aspek dalam kehidupan, termasuk dalam memilih lokasi rumah. Sebab dalam Islam rumah bukan sekadar tempat tinggal, tapi juga tempat untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT.

    Menurut Islam, lokasi rumah harus dipertimbangkan secara mendalam dari pada hanya sekadar lokasi geografis dan harga. Oleh karena itu, seorang muslim dianjurkan untuk membeli rumah di lingkungan yang jauh dari tempat maksiat.

    Bagi bagi kamu seorang muslim yang berencana membeli atau membangun rumah, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan mengenai lokasi rumahnya. Dilansir dari laman Learn Islam, berikut beberapa tips yang dapat dipertimbangkan dalam memilih lokasi rumah yang baik menurut ajaran Islam.


    Rumah Harus Dekat dengan Masjid

    Sebagai seorang muslim, memilih rumah yang dekat dengan masjid adalah hal yang sangat penting. Masjid adalah tempat ibadah bagi umat muslim. Memilih lokasi rumah yang dekat dengan masjid memudahkan untuk melaksanakan salat berjamaah, mengikuti ceramah atau pengajian, dan berpartisipasi dalam kegiatan keagamaan lainnya. Selain itu, tinggal dekat dengan masjid juga bisa memperkuat silaturahmi antar tetangga dalam menjalankan ibadah dan kegiatan keagamaan lainnya.

    Rumah Tidak Boleh Berada di Lingkungan Dekat Tempat Maksiat

    Di dalam ajaran Islam, lingkungan tempat tinggal memiliki pengaruh besar terhadap perilaku seseorang. Oleh karena itu, memilih lokasi rumah yang terhindar dari lingkungan yang dipenuhi dengan orang-orang yang melakukan perbuatan maksiat atau lingkungan yang dekat tempat maksiat adalah penting. Tempat-tempat maksiat yang dimaksud contohnya adalah klub malam, tempat perjudian, dan juga tempat prostitusi. Hal ini bertujuan untuk menjaga diri dan keluarga dari pengaruh negatif yang dapat memengaruhi perilaku dan moral mereka.

    Lokasi Harus Berada di Kawasan yang Bersih dan Nyaman

    Menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan merupakan bagian dari kewajiban seorang Muslim. Memilih lokasi rumah di kawasan yang bersih dan nyaman membantu menciptakan lingkungan yang sehat, aman, dan menyenangkan untuk ditinggali. Lingkungan yang bersih dan nyaman juga akan membuat penghuni rumah semakin nyaman dan khusyuk dalam melakukan Ibadah.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com