Tag: bersihkan kamar mandi

  • Lakukan Ini Secara Rutin buat Jaga Kebersihan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kebersihan kamar mandi harus sangat diperhatikan karena rawan kotor dan tumbuh kuman dan jamur. Apalagi ruangan ini kita gunakan setiap hari untuk membersihkan diri.

    Maka, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Berikut ini beberapa hal yang bisa kamu lakukan untuk menjaga kebersihan kamar mandi, dilansir dari The Spruce, Minggu (21/4/2024).

    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.


    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Buat kamu yang pengen upgrade rumah biar lebih pintar dengan perangkat smart door lock hingga CCTV gratis, yuk ikutan Program detikProperti Upgrade Rumah Kamu Jadi Lebih Pintar. Buat yang beruntung, bakal dapet 6 device smarthome gratis!

    Baca info lengkapnya di sini.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • Jadwal Ideal Membersihkan Kamar Mandi


    Jakarta

    Kamar mandi yang bersih nggak cuman bikin penghuni rumah merasa nyaman tapi juga baik buat kesehatan. Sebab, kamar mandi adalah tempat yang cepat kotor dan jadi tempat ideal buat ditumbuhi kuman dan jamur.

    Nah, penting sekali membersihkan kamar mandi secara rutin. Ada beberapa hal di kamar mandi yang perlu lebih sering dibersihkan ataupun bisa jarang-jarang.

    Berikut jadwal ideal membersihkan kamar mandi yang bisa kamu ikuti, dikutip dari The Spruce, Jumat (1/11/2024).


    Bersih-bersih Harian

    1. Mengelap Permukaan Basah

    Gunakan kain yang mengandung disinfektan ataupun spons untuk mengelap counter, wastafel, dan keran untuk membersihkan tumpahan dan cipratan air. Pastikan untuk menggunakan kain bersih atau baru untuk membersihkan tempat duduk kloset atau lantai.

    2. Keringkan Pintu dan Dinding

    Setiap selesai mandi, gunakan handuk atau alat pembersih karet untuk mengeringkan tembok dan dinding basah supaya mencegah pembentukan kerak air. Selain itu, jangan lupa menutup tirai kamar mandi agar cepat kering.

    3. Gantung Handuk dan Keset

    Pastikan untuk menggantung handuk dan keset basah agar cepat kering. Langkah ini akan mencegah pertumbuhan jamur.

    Bersih-bersih Mingguan

    1. Cuci Handuk dan Keset

    Cuci handuk-handuk dan keset setiap minggu supaya tidak menjadi tempat bersarangnya kuman. Sebaiknya keset dikeringkan dengan cara dijemur agar tidak merusak karet pada bagian bawah keset.

    2. Bersihkan Kloset

    Bersihkan bagian dalam kloset menggunakan sikat dan cairan pembersih. Sementara bagian luar kloset bisa dilap dengan tisu basah yang mengandung disinfektan atau spons dan cairan pembersih kamar mandi.

    3. Bersihkan Permukaan

    Bersihkan lantai dan tembok kamar mandi secara menyeluruh setiap minggu untuk menghilangkan noda dan jamur pada permukaan. Lalu, buang juga rambut-rambut yang terkumpul pada lubang pembuangan air. Jangan lupa bersihkan juga tirai di kamar mandi.

    4. Bersihkan Wastafel

    Singkirkan barang-barang yang memenuhi area wastafel. Lalu, bersihkan wastafel menggunakan cairan pembersih. Pastikan untuk membilas area wastafel dengan bersih dan keringkan.

    5. Bersihkan Gagang Pintu dan Sakelar Lampu

    Jangan membersihkan gagang pintu, sakelar lampu, dan pintu kabinet. Area ini sebenarnya sering disentuh ketika menggunakan kamar mandi, sehingga rawan tumbuh kuman dan bakteri.

    6. Bersihkan Cermin

    Bersihkan cermin dengan cairan pembersih dan kain mikrofiber. Cermin yang kinclong dapat menunjukkan kamar mandi terawat dengan baik.

    7. Buang Sampah

    Buang isi tempat sampah setiap minggu supaya tidak menumpuk dan menimbulkan aroma tidak sedap. Lalu, kamu bisa menaruh beberapa kantong plastik baru di dalam tempat sampah untuk memudahkan penggantian kantong plastik nantinya.

    Bersih-bersih Bulanan

    1. Sortir dan Bersihkan Tempat Penyimpanan

    Kamu bisa rutin menyortir dan membersihkan tempat penyimpanan di kamar mandi. Buanglah produk-produk yang sudah habis dan kedaluwarsa. Jangan sampai barang-barang yang tidak dipakai menumpuk dan memenuhi ruang.

    2. Bersihkan Shower

    Kalau aliran air pada shower tidak lancar karena tersumbat, sudah saatnya membersihkan shower. Kamu bisa membersihkan shower menggunakan cuka putih sulingan dan sikat untuk membersihkan kotoran dan kerak.

    3. Cuci Tempat Sampah

    Selain membuang sampah dan mengganti kantong plastik tempat sampah, sebaiknya rutin mencuci tempat sampah setiap bulan. Bersihkan tempat sampah dengan menyiram air panas dan menggosoknya dengan sabun.

    4. Bersihkan Tirai

    Jika menggunakan tirai kamar mandi, jangan lupa membersihkannya setiap bulan. Sebab, ada tumpukan debu dan noda yang perlu dibersihkan secara berkala.

    5. Inspeksi Kamar Mandi

    Pastikan untuk melakukan inspeksi kamar mandi setiap bulan untuk mencegah kerusakan. Perhatikan area sekitar wastafel, shower, dan keran untuk melihat ada kebocoran. Selain itu, periksa juga kalau ada pertumbuhan jamur di kamar mandi agar bisa segera diatasi.

    Itulah cara menjaga kebersihan kamar mandi secara rutin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Hati-Hati, Shower Bau Telur Busuk Bisa Jadi Tanda Masalah Ini



    Jakarta

    Kamar mandi merupakan tempat yang rawan muncul bau-bau tidak sedap. Penyebabnya karena lembap atau sisa kotoran. Termasuk shower juga bisa berbau seperti telur busuk lho.

    Kondisi seperti itu bisa mengganggu ketenangan kamu saat menggunakan kamar mandi. Jika menghadapi kondisi seperti itu, segera atasi sampai akar masalahnya ya.

    Namun, kenapa air shower bisa bau telur busuk? Yuk, simak penjelasannya berikut ini yang dikutip dari Bell Bros.


    Penyebab Air Shower Berbau Telur Busuk

    Meski baunya seperti telur busuk, bukan berarti ada unsur telur di dalam air ya. Bau tersebut ternyata muncul dari bakteri pemakan sulfat.

    Tenang saja, bakteri ini secara umum tidak berbahaya kok. Akan tetapi, menimbulkan bau tidak sedap di kamar mandi.

    Bakteri tersebut tinggal di tempat-tempat tanpa udara dan menghasilkan gas hidrogen sulfida dari mengonsumsi mineral sulfat. Nah, gas hidrogen sulfida ini yang beraroma seperti telur busuk.

    Kalau air shower kamu beraroma telur busuk, kemungkinan ada kandungan mineral sulfat di dalam air. Kemudian, bakteri tengah memakan mineral tersebut.

    Sumber Masalah

    Saat menghadapi kondisi ini, kamu harus mengidentifikasi dulu sumber masalahnya. Berikut dua sumber masalah yang bisa sebabkan air bau telur busuk.

    1. Bakteri Bersarang di Mesin Pemanas Air

    Jika bau telur busuk muncul setiap kamu mandi air hangat, kemungkinan besar masalahnya ada pada mesin pemanas air atau water heater. Bau tersebut disebabkan oleh bakteri pereduksi sulfat yang tumbuh di dalam water heater. Segera atasi dengan memanggil ahlinya untuk membersihkan mesin.

    2. Bakteri Tumbuh di Sumber Air

    Kalau bau busuk masih timbul saat menggunakan air dingin, ada potensi bakteri pemakan sulfat tumbuh di sumber air. Bagi kamu pengguna air sumur, bisa memanggil profesional untuk mengatasinya. Sementara pengguna air dari perusahaan air mungkin bisa mempertimbangkan memasang sistem filter air di rumah.

    Itulah penyebab air shower berbau seperti telur busuk. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Ternyata Ini Biang Kerok Kamar Mandi Bau Tak Sedap



    Jakarta

    Kamar mandi adalah tempat untuk membersihkan diri dan membuang kotoran. Tak heran kalau udara terasa lembap dan muncul bau tak sedap di dalam kamar mandi.

    Kamar mandi berbau tentu bisa mengganggu dan membuat penghuni rumah tidak nyaman berlama-lama di dalamnya. Kamar mandi yang segar dan tak berbau juga mencerminkan seberapa bersih seisi rumah.

    Kebanyakan orang pernah menghadapi masalah bau tak sedap. Tapi bukan berarti bau tersebut dibiarkan saja ya.


    Lantas apa yang membuat kamar mandi berbau tak sedap dan bagaimana cara mengatasinya? Yuk, simak ulasannya berikut ini.

    Penyebab Kamar Mandi Berbau Tak Sedap

    Dilansir dari Mr. Rooter, berikut beberapa alasan umum mengapa kamar mandi bisa berbau tidak sedap.

    1. Saluran Pembuangan Tersumbat

    Saluran pembuangan yang tersumbat bisa menjadi penyebab utama bau tak sedap di kamar mandi. Kotoran dan rambut yang terperangkap dalam saluran bisa menjadi tempat berkembang biak bagi bakteri yang pada akhirnya akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

    2. Saluran Pembuangan Tercemar

    Saat saluran pembuangan di sekitar area kamar mandi tercemar, gas limbah bisa terdorong kembali ke dalam rumah. Hal ini akan menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi. Ini biasanya terjadi setelah hujan deras. Untuk mencegahnya, penting untuk memasang katup backflow (backflow valve) pada saluran pembuangan agar kotoran tidak masuk kembali ke dalam kamar mandi.

    3. P-Trap Kering atau Rusak

    P-trap merupakan belokan berbentuk U pada pipa saluran pembuangan kamar mandi dan pipa lainnya di rumah. P-Trap adalah bagian penting dari sistem saluran air yang mencegah gas limbah masuk ke rumah, khususnya kamar mandi.

    Namun, jika P-Trap kering atau rusak, gas limbah bisa bocor ke dalam kamar mandi. Untungnya, kamu bisa mengatasinya dengan menjalankan air keran selama beberapa menit atau memanggil tukang ledeng jika perlu.

    4. Kebocoran Gas pada Saluran Pembuangan Toilet yang Rusak

    Segel lilin di sekitar toilet yang rusak bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Penting untuk segera memperbaikinya untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.

    5. Septic Tank Penuh

    Jika rumahmu menggunakan septic tank, pastikan untuk memeriksanya secara berkala dan teratur. Septic tank yang penuh juga bisa menyebabkan bau yang tidak sedap di kamar mandi.

    6. Pertumbuhan Bakteri

    Lingkungan yang lembap dan gelap di dalam saluran pembuangan adalah tempat yang sempurna bagi pertumbuhan bakteri. Kondisi ini bisa menimbulkan bau yang tidak sedap di dalam kamar mandi. Untuk mengatasinya, kamu bisa menggunakan larutan pemutih untuk membersihkan toilet secara teratur.

    Cara Mengatasi Bau Tak Sedap di Kamar Mandi

    Dikutip dari The Spruce, berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi kamar mandi yang bau.

    1. Gunakan Pengharum Udara

    Tempatkan pengharum udara di dekat kamar mandi untuk menetralisir bau tak sedap. Namun, pastikan untuk tidak mengandalkan pengharum udara secara berlebihan.

    2. Jaga Ventilasi yang Baik

    Pastikan kamar mandi memiliki sirkulasi udara yang baik dengan menjaga kipas ventilasi berfungsi dan pintu serta jendela terbuka ketika kamar mandi tidak digunakan. Ini membantu udara segar beredar dengan baik di dalam ruangan.

    3. Selalu Jaga Kebersihan Handuk

    Handuk yang kotor atau basah bisa menjadi penyebab bau tak sedap di kamar mandi. Pastikan untuk menggantung handuk dengan baik setelah digunakan dan mencucinya secara teratur.

    4. Nyalakan Lilin

    Lilin bisa membantu menetralisir bau di kamar mandi. Pilih lilin tanpa aroma atau beraroma sesuai keinginanmu.

    5. Bersihkan Secara Teratur

    Jaga kebersihan kamar mandi dengan membersihkannya secara teratur. Ini termasuk membersihkan bak mandi, toilet, wastafel, dan lantai secara berkala.

    Demikianlah penyebab dan cara mengatasi kamar mandi yang berbau tidak sedap. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Jurus Jitu Bersihkan Lumut di Kamar Mandi, Cukup Pakai Bahan Ini


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan di rumah yang harus sering dibersihkan. Ruangan ini memiliki hawa udara yang lembap, sehingga menjadi tempat yang ideal buat ditumbuhi berbagai organisme termasuk lumut.

    Tak hanya mengganggu estetika, lantai kamar mandi yang berlumut bisa membuat permukaan lebih licin. Hal ini tentunya bisa membahayakan penghuni rumah, apalagi lansia dan anak-anak yang rawan jatuh.

    Lantas, bagaimana kalau kamar mandi sudah terlanjur berlumut? Tenang, kamu bisa membersihkannya dengan bahan-bahan yang biasa ada di rumah.


    Bahan Pembersih Lumut di Kamar Mandi

    Inilah beberapa bahan yang bisa membersihkan lumut di kamar mandi, dilansir dari Better Homes and Garden.

    1. Cuka Putih

    Cuka putih adalah salah satu bahan yang ampuh untuk membersihkan berbagai noda. Ternyata untuk membersihkan lumut terutama di kamar mandi, cuka putih juga efektif. Bahkan, bukan cuma di lantai, di sekitar toilet, saluran pembuangan, hingga ke permukaan pancuran bisa dibersihkan dengan bahan ini.

    Semprotkan cuka langsung ke area yang ada lumutnya dan biarkan sekitar 5-10 menit. Berikutnya, bersihkan dengan lap atau spons. Gosok dengan sikat berbulu untuk lumut membandel.

    2. Cairan Pemutih

    Biasanya, cairan pemutih digunakan untuk membersihkan noda di pakaian, ternyata bahan ini juga bisa mengangkat lumut-lumut yang menempel di area kamar mandi.

    Namun, pada saat membersihkan kamar mandi dengan pemutih, pastikan ventilasi di kamar mandi cukup karena baunya cukup menyengat. Kemudian, campurkan pemutih dan air dengan perbandingan 1:1. Campuran ini ampuh membasmi lumut yang ada di kamar mandi, seperti bak mandi, pancuran, toilet, dan wastafel.

    3. Boraks

    Boraks yang dikenal sering disalahgunakan buat masak sebenarnya untuk pembersih, lho. Salah satunya, bisa kamu gunakan untuk membersihkan lumut di kamar mandi.

    Cara menggunakannya dengan mencampurkan satu cangkir boraks dengan sekitar tiga liter air hangat. Setelah tercampur dengan rata, masukkan larutan ke dalam botol semprot.

    Lalu, langsung semprotkan ke area yang mau dibersihkan. Pakai lap bersih, sikat kawat, atau spons buat membersihkan noda lumut. Sisa campuran boraks bisa digunakan untuk mengepel lantai kamar mandi.

    Itulah cara membersihkan lumut di kamar mandi menggunakan bahan-bahan di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 7 Langkah Bersihkan Kamar Mandi biar Nggak Jadi Sarang Kuman


    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan paling kotor di rumah. Ruangan ini tempat penghuni membersihkan diri dan buang kotoran.

    Nggak heran kalau kamar mandi menjadi tempat yang cocok buat kuman bersarang. Kabar baiknya, membersihkan kamar mandi secara mendalam nggak sulit, kok!

    Lalu, bagaimana cara merawat kamar mandi agar bebas kuman? Yuk, simak langkah-langkah membersihkan kamar mandi berikut ini.


    Cara Bersihkan Kamar Mandi

    Inilah sederet hal yang bisa dilakukan untuk membersihkan kamar mandi dikutip dari Real Simple.

    1. Bersihkan Kerak Pancuran Air

    Pancuran air atau shower bisa jadi sarang bakteri yang bisa menyebabkan penyakit pernapasan. Untuk membersihkannya, tuang cuka putih ke dalam kantong plastik dan masukkan pancuran air sampai terendam.

    Ikat kantong plastik dan biarkan semalaman. Saat pagi tiba, lepas plastik dan nyalakan pancuran air untuk membilas.

    2. Bersihkan Tirai dan Pintu Kamar Mandi

    Kuman dari pancuran air dan tubuh penghuni rumah bisa menempel pada tirai dan pintu kamar mandi. Pastikan untuk membersihkan dua area tersebut, tapi jangan lupa untuk membaca panduannya.

    Cuci tirai kamar mandi menggunakan detergen. Sementara itu, pintu kaca tempat shower dibersihkan menggunakan pasta terbuat dari tetesan cuka putih suling dan satu gelas soda kue.

    Aplikasikan pasta pada pintu dan biarkan selama satu jam. Lalu, bersihkan kaca dengan kain mikrofiber dan bilas dengan air. Terakhir, keringkan pintu menggunakan kain mikrofiber kering.

    3. Bersihkan Nat Ubin

    Nat ubin berpori, sehingga kotoran dan bakteri mudah terperangkap. Celupkan sikat nat atau sikat gigi bekas ke dalam pemutih dan gosok bagian yang berubah warna, lalu bilas hingga bersih. Pastikan untuk ada ventilasi pada ruangan saat mengerjakan ini.

    4. Bersihkan Meja Kamar Mandi, Dinding, dan Langit-langit

    Sabun dan kotoran dari tubuh penghuni rumah bisa tertinggal pada permukaan di kamar mandi, seperti meja, dinding, dan langit-langit.

    Bersihkan permukaan kamar mandi dengan menyemprotkan pembersih serbaguna. Biarkan selama 20 menit, lalu lap semua permukaan menggunakan kain mikrofiber bersih.

    5. Bersihkan WC

    Tuangkan satu gelas soda kue ke pada WC dan diamkan selama beberapa menit. Selanjutnya, sikat dan siram WC.

    Jangan lupa untuk menutup WC duduk setiap akan disiram atau flush. Lalu, gunakan kipas ventilasi untuk menyedot bakteri sebelum mengendap di kamar mandi.

    6. Bersihkan Wastafel

    Saluran pembuangan wastafel merupakan salah satu bagian paling kotor di dalam kamar mandi. Untuk itu, bersihkan wastafel dengan menuangkan cuka putih atau soda kue ke dalam saluran pembuangan. Lalu, siram menggunakan air panas.

    Bagian keran dapat dengan mudah dibersihkan memakai tisu basah desinfektan sekali pakai. Tak berhenti sampai situ, gunakan benang gigi untuk membersihkan ruang sempit dan kotor tempat pangkal keran dan keran air bertemu pada wastafel.

    Jangan lupa sekalian bersihkan cermin kamar mandi menggunakan pembersih kaca.

    7. Disinfeksi Gagang dan Gagang Pintu

    Gagang di pintu atau kabinet sering disentuh oleh para penghuni rumah. Oleh sebab itu, pastikan untuk membersihkannya setidaknya seminggu sekali menggunakan tisu basah desinfektan.

    Itulah cara membersihkan kamar mandi agar bebas kuman. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kerak Kuning di WC? Ini Penyebab dan Cara Bersihkannya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah salah satu ruangan yang cepat kotor, terutama bagian WC. Nggak heran, WC memang cepat kotor karena digunakan untuk membuang kotoran.

    Kalau sudah muncul kerak di WC, itu tandanya kamar mandi atau toilet sudah kotor. Kerak ini cukup sulit untuk dibersihkan, sehingga tidak cukup disiram dengan air.


    Lantas, apa yang bikin kerak muncul di WC dan bagaimana cara membersihkannya? Yuk simak penjelasannya berikut ini.

    Penyebab WC Berkerak

    Menurut Simply Spotless, lubang WC berkerak akibat jamur, karat, dan kalsium. Ketika konsentrasi mineral dalam air terlalu tinggi dan terjadi penumpukan karena jarang disikat, kerak akan muncul di permukaan WC. Noda tersebut akan semakin jelas karena kelembaban WC yang mempermudah pertumbuhan bakteri dan jamur.

    Warna kerak pada WC cukup beragam tergantung pada penyebabnya. Jika berwarna hitam, oranye, atau hijau itu disebabkan oleh jamur atau lumut. Lalu, noda yang disebabkan karena karat biasanya berwarna merah muda, merah, atau coklat tua. Sementara itu, noda kalsium berwarna kekuningan.

    Cara Bersihkan Kerak pada WC

    Warna kerak yang paling sering ditemukan adalah kuning. Jika menemui WC muncul kerak kuning, berikut cara menghilangkan seperti yang dikutip dari Real Simple.

    1. Pakai Baking Soda dan Cuka

    Baking soda dan cuka bisa menghilangkan noda membandel. Untuk menghilangkan kerak yang menempel di lubang WC, siramlah cuka ke permukaan WC yang berkerak, ,alu sikat dan bilas.

    Setelah 5 menit, tambahkan baking soda dan cuka hingga muncul busa. Diamkan selama 10 menit baru bisa digosok. Jika busa sudah sepenuhnya hilang, kamu bisa membilasnya.

    2. Pakai Pasta Boraks

    Cara alternatif untuk membersihkan WC berkerak adalah menggunakan pasta boraks. Campurkan 1/2 cangkir boraks dan 1/4 cangkir cuka hingga kental. Pastikan untuk menggunakan sarung tangan saat mencampurkannya.

    Saat menyiramkan campuran boraks dan pasta gigi, permukaan atas WC harus kering. Biarkan pasta boraks selama 15-20 menit. Setelah gosok permukaannya, baru WC disiram dengan flush.

    Tips Cegah WC Berkerak

    WC dipastikan tidak akan mudah berkerak apabila secara rutin dibersihkan. Minimal setiap dua minggu sekali, penggunanya harus menyikat dan memberikan cairan anti bakteri yang bisa dibeli di warung terdekat. Jika tidak ingin memakai bahan kimia seperti cairan anti bakteri tersebut, kamu bisa menggunakan soda kue dan cuka yang lebih aman.

    Itulah cara membersihkan toilet berkerak dan cara mencegahnya. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Lantai Kamar Mandi Licin Bikin Celaka, Amankan Pakai Ini


    Jakarta

    Lantai kamar mandi sering kali licin karena terdapat genangan air dan sisa sabun bekas penghuni yang mandi. Kondisi lantai seperti ini berisiko membuat seseorang terpeleset kalau tidak berhati-hati.

    Biasanya lantai kamar mandi menjadi licin karena jarang dibersihkan. Lalu, penggunaan ubin yang kurang tepat juga membuat lantai licin.

    Pemilik rumah sebaiknya menyiasati lantai licin agar penghuni bisa aman menggunakan kamar mandi tanpa takut tergelincir. Bagaimana cara mengatasi lantai kamar mandi licin? Simak penjelasannya berikut ini.


    Cara Atasi Lantai Kamar Mandi Licin

    Inilah beberapa tips agar lantai kamar mandi tidak licin, dikutip dari Enviro Master, Jumat (4/7/2025).

    1. Pilih Ubin Khusus Kamar Mandi

    Cegah lantai licin sejak awal dengan memilih ubin lantai khusus kamar mandi. Pilihlah ubin dengan permukaan bertekstur kasar. Ubin ini berbeda dengan lantai kamar tidur atau ruang tamu yang halus.

    2. Bersihkan Kamar Mandi Secara Rutin

    Pastikan untuk rutin membersihkan kamar mandi minimal seminggu sekali. Sebaiknya gunakan pembersih khusus kamar mandi agar ampuh membersihkan kerak atau kotoran membandel.

    Kamar mandi yang sering digunakan lama-lama akan kotor dan licin. Cara ini juga mencegah timbulnya lumut dan kotoran menempel pada ubin.

    3. Pakai Semprotan Anti Slip

    Selain itu, pemilik dapat menyemprotkan larutan anti slip ke lantai. Cairan tersebut mampu mengubah lantai licin jadi lebih kasar, sehingga mencegah penghuni terpeleset di kamar mandi.

    4. Pakai Alas Tambahan

    Kemudian, pemilik bisa memakai alas atau stiker anti slip pada lantai. Solusi ini terbilang murah dan efisien untuk mengatasi lantai kamar mandi licin.

    5. Jaga Lantai Tetap Kering

    Terakhir, penghuni dapat menjaga lantai kamar mandi tetap kering biar nggak licin. Salah satu caranya dengan memasang kipas atau exhaust fan, sehingga kamar mandi cepat kering dan tidak lembap.

    Itulah beberapa cara agar lantai kamar mandi tidak licin. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Keran Air Berkerak Susah Dibersihkan? Begini Cara Ampuh biar Kinclong Lagi



    Jakarta

    Keran air yang jarang dibersihkan bisa muncul kerak berupa bercak-bercak putih. Meski sering terkena air dan sabun, ternyata keran air tetap bisa kotor sampai berkerak, lho.

    Noda itu membuat keran air tampak kotor dan kusam. Hal ini dapat merusak estetika kamar mandi.

    Oleh karena itu, penghuni rumah harus rajin membersihkan keran air. Apalagi kalau sudah muncul kerak, penghuni perlu bekerja ekstra buat membersihkan noda membandel itu.


    Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan keran air berkerak. Namun, sebelum itu ketahui dulu penyebabnya.

    Penyebab Keran Air Berkerak

    Dikutip dari SFGATE, kerak atau noda putih pada keran adalah sisa air sadah yang mengandung banyak mineral, seperti kalsium dan magnesium. Air sadah tidak berbahaya, tetapi berisiko menimbulkan efek samping pada kulit sensitif. Cara mengatasinya dengan menggunakan filter pada keran air.

    Selain itu, kerak bisa terbentuk dari sisa sabun atau sampo yang tidak langsung dibersihkan pada keran air. Sabun dan sampo mengandung bahan kimia dan mineral, sehingga dapat meninggalkan noda ketika mengering. Oleh karena itu, sebaiknya mengelap keran air setelah digunakan agar selalu kering.

    Cara Bersihkan Kerak pada Keran Air

    Inilah beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk menghilangkan kerak pada keran air.

    1. Pemutih dan Air Panas

    Keran air berkerak bisa dibersihkan menggunakan pemutih. Sebagai catatan, penghuni wajib memakai sarung tangan lateks dan baju lengan panjang agar cairan tidak mengenai kulit. Simak langkah-langkahnya di bawah ini:

    • Campur pemutih dan air panas dengan perbandingan 1:4 ke dalam wadah.
    • Lalu, oleskan cairan tersebut ke keran yang berkerak secara menyeluruh.
    • Bilas keran dengan air panas dan diamkan beberapa saat hingga mencapai suhu ruangan.
    • Setelah itu, keringkan keran menggunakan kain lap.

    2. Cuka dan Sabun Cuci Piring

    Selain itu, penghuni juga bisa memanfaatkan cuka dan sabun cuci piring untuk membasmi kerak di keran air. Sifat asam pada cuka disebut ampuh untuk menghilangkan endapan kalsium yang menempel di keran. Berikut cara pakainya:

    • Teteskan 3-4 sendok teh cuka dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 1 jam.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    3. Baking Soda dan Sabun Cuci Piring

    Noda putih pada keran air bisa dibersihkan pakai baking soda dan sabun cuci piring. Kombinasi kedua bahan ini diklaim ampuh untuk membersihkan kerak yang sulit dihilangkan. Berikut cara penggunaannya:

    • Campur 2-3 sendok makan baking soda dan sabun cuci piring secukupnya ke dalam wadah.
    • Aduk kedua bahan hingga tercampur rata.
    • Setelah itu, oleskan ke keran yang berkerak secara menyeluruh dan diamkan selama 20-30 menit.
    • Gosok dengan sikat secara perlahan sampai seluruh kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    4. Air Lemon

    Kerak juga bisa terangkat dengan menggunakan air lemon. Kandungan asam nitrat dan anti bakteri pada lemon ternyata efektif untuk membersihkan noda yang menempel.

    Dikutip dari How Stuff Works, berikut cara pakai air lemon untuk membersihkan kerak:

    • Peras 3-4 buah jeruk lemon atau gunakan air lemon asli yang dijual di pasaran.
    • Tuang air lemon ke keran secara menyeluruh.
    • Gosok keran menggunakan sikat hingga semua kerak terangkat.
    • Terakhir, bilas dengan air agar tidak ada sisa kerak dan keringkan menggunakan kain lap.

    Itulah cara membersihkan kerak yang menempel pada keran air. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Kerak Kamar Mandi Bisa Bersih dengan Baking Soda, Begini Cara Pakainya



    Jakarta

    Kamar mandi adalah ruangan yang cepat kotor. Penghuni menggunakan ruangan ini buat membersihkan diri dengan air dan sabun setiap hari, sehingga tak heran kalau ruangan menjadi kotor dan lembap.

    Penggunaan kamar mandi secara terus menerus membentuk noda dan kerak di kamar mandi. Oleh karena itu, penghuni perlu rajin membersihkan ruangan ini.

    Namun, membersihkan kerak nggak bisa sekadar menggunakan sabun dan air. Penghuni perlu bahan yang bersifat abrasif, misalnya baking soda.


    Bagaimana cara membersihkan kerak kamar mandi dengan baking soda? Simak tipsnya berikut ini.

    Cara Bersihkan Kerak Kamar Mandi dengan Baking Soda

    Inilah beberapa cara menggunakan baking soda untuk menghilangkan kerak kamar mandi.

    1. Baking Soda dan Cuka Putih

    Dilansir dari Blue Spring Cleaning, campuran baking soda dan cuka ampuh buat membersihkan kamar mandi. Kedua bahan tersebut akan membentuk asam karbonat yang bisa menghempaskan noda. Berikut ini caranya.

    • Campurkan soda kue dan cuka putih sampai membentuk pasta kental
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda dan biarkan selama 1 jam
    • Setelah 1 jam, semprot ubin dengan banyak cuka
    • Bilas dengan air

    2. Bakin Soda dan Sabun Cuci Piring

    Menurut Tile Cloud Clara, campuran baking soda dan sabun cuci piring dapat membersihkan kerak kamar mandi. Berikut ini caranya.

    • Campur pasta soda kue dan detergen pencuci piring
    • Bersihkan kerak dengan spons

    3. Baking Soda dan Hidrogen Peroksida

    Selain itu, penghuni dapat mencampurkan soda kue dengan hidrogen peroksida buat membersihkan kerak kamar mandi. Simak cara bersihkannya berikut ini.

    • Campurkan soda kue dan hidrogen peroksida
    • Oleskan campuran tersebut ke ubin yang terkena noda
    • Biarkan selama satu jam
    • Bilas ubin

    Baking Soda dan Sabun Cair

    Terakhir, coba campurkan baking soda dengan sabun cair untuk membersihkan kamar mandi. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

    • Buat campuran baking soda dan sabun cair 2:1 dengan sedikit air
    • Ratakan larutan pembersih ke seluruh dinding kamar mandi dan gosok sekuat tenaga sikat berbulu
    • Gunakan gerakan memutar lebih baik untuk menghilangkan noda dan kotoran
    • Untuk noda membandel diamkan larutan pembersih beberapa saat sebelum menggosoknya
    • Setelah pembersihan selesai bilas dengan air dan lap sisanya dengan handuk

    Itulah tips ampuh membersihkan kerak kamar mandi menggunakan soda kue. Semoga berhasil!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com