Tag: bersihkan rumah

  • Kenapa Lantai Malah Lengket Habis Dipel? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Pernahkah ngepel lantai tapi setelahnya malah terasa lengket? Kejadian seperti itu pastinya bikin sebal, sebab penghuni sudah capek-capek mengepel tapi hasilnya mengecewakan.

    Padahal, penghuni bakal nyaman sekali kalau bisa berjalan di lantai yang bersih, kinclong, dan keset. Tapi tenang aja, ada kok cara memastikan lantai enggak lengket setelah dipel.

    Sebelum itu, penghuni rumah harus tau kenapa lantai bisa lengket usai dipel. Berikut ini penjelasannya.


    Penyebab Lantai Lengket Habis Dipel

    Inilah beberapa alasan lantai malah lengket setelah dipel, dikutip dari Maid2Match, Selasa (18/11/2025)

    1. Terlalu Banyak Cairan Pembersih

    Biasanya penghuni rumah suka mencampurkan cairan pembersih ke air pel. Terlalu banyak menuangkan cairan pembersih bisa meninggalkan residu di lantai. Residu itu yang bikin lantai lengket.

    Pastikan takaran cairan pembersih atau rasio produk dengan airnya sesuai. Ikuti petunjuk produk agar tidak berlebihan. Penghuni juga boleh pel lantai lagi setelahnya pakai air hangat buat menghilangkan sisa produk pembersih.

    2. Air Pel Kotor

    Lantai lengket habis pel dapat disebabkan oleh penggunaan air pel yang sudah kotor. Air pel kotor perlu diganti dengan yang baru ya. Jika tidak, sama saja menyebarkan kotoran di lantai.

    3. Lantai Kurang Kering

    Kebiasaan menginjak lantai saat lantai baru dipel bisa bikin lantai licin dan meninggalkan bercak lengket. Setelah dipel, lantai perlu dibiarkan dulu sampai kering.

    Buka jendela atau nyalakan kipas angin agar lantai cepat kering. Selain itu, penghuni dapat mengeringkan lantai pakai kain pel kering.

    4. Sisa Tumpahan

    Lantai dapur yang lengket bisa disebabkan oleh sisa kotoran yang tidak dibersihkan dengan benar. Misalnya ada sisa tumpahan jus atau saus yang belum tuntas dibersihkan. Oleh karena itu, penghuni perlu bersihkan tumpahan dulu sebelum mengepel seluruh lantai.

    5. Kain Pel Kotor

    Kain pel yang kotor justru menyebarkan kotoran pada lantai. Kain ini juga lembap sehingga meninggalkan residu lengket pada lantai.

    Nah, penghuni seharusnya mencuci kain pel setelah selesai mengepel lantai. Cuci kain pel pakai air panas dan detergen lembut, lalu biarkan mengering.

    Itulah penyebab dan cara mengatasi lantai lengket setelah dipel. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 3 Jurus Jitu Bersihkan Lantai Rumah Supaya Kinclong Maksimal


    Jakarta

    Rumah yang bersih membuat beraktivitas di sekitar rumah sangat nyaman. Salah satu indikator rumah bersih antara lain dari kondisi lantai yang bersih dan berkilau.

    Kebanyakan lantai rumah sekarang ini menggunakan keramik yang glossy. Namun, jenis lantai ini mudah kotor dan berminyak, sehingga kurang nyaman berjalan di atasnya.

    Oleh karena itu, penting sekali membersihkan lantai dengan rajin kalau pengin beraktivitas dengan nyaman di rumah. Yuk, simak cara membersihkan lantai biar kinclong maksimal, dikutip dari Mulia Ceramics, Jumat (14/6/2024).


    Tips Bersihkan Lantai

    1. Biasakan Menyapu Secara Rutin

    Cara paling sederhana untuk membuat lantai bersih dan mengkilap tentu dengan rutin menyapunya. kamu bisa menyapu lantai dua kali sehari, setiap pagi dan sore hari. Untuk kamu yang tinggal di daerah yang sering berdebu mungkin kamu akan menyapu lebih sering. Dengan rajin menyapu lantai, kotoran tak mudah membekas dan lantai keramik kamu bisa selalu kinclong.

    2. Pel dengan Air Hangat

    Gunakan air hangat untuk mengepel lantai supaya kotoran yang menempel pada permukaan keramik lebih mudah dibersihkan lho! Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk mengepel menggunakan air hangat. kamu juga bisa tambahkan juga cairan pembersih lantai setiap kali kamu akan mengepel agar proses pembersihan maksimal.

    Hal yang perlu diingat ketika mengepel adalah untuk menggunakan kain pel dari bahan lembut sebab kain yang kasar dapat menggores keramik hingga mengurangi keindahannya.

    Selain memperhatikan kain pel, jangan lupa untuk rutin mengganti air bilasan karena kotoran umumnya akan ikut larut dalam air ketika kamu membilas. Gantilah air dalam ember secara rutin untuk memastikan bahwa tidak ada kotoran yang menempel lagi nanti ketika mengepel.

    Dengan menggunakan kain pel dan air bilasan bersih, kamu bisa memastikan bahwa lantai benar-benar bersih dan kinclong.

    3. Pakai Pembersih dari Bahan Alami

    Selain pembersih lantai komersil, ternyata kamu juga coba beberapa bahan alami sebagai alternatif pengganti cairan pembersih lantai, lho! Berikut daftar bahan alami yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai:

    Baking Soda

    Baking soda memang ampuh untuk menghilangkan noda berminyak pada permukaan lantai. kamu cukup menaburkan baking soda pada bagian-bagian yang susah dibersihkan, kemudian pel bagian tersebut memakai kain pel yang sudah dibasahi. Cara ini dapat menghilangkan noda membandel yang menempel pada permukaan keramik lantai glossy sehingga terlihat mengkilap.

    Larutan Cuka

    Cuka juga salah satu bahan alami yang ampuh untuk mengusir kotoran dan membuat permukaan lantai semakin kinclong. Caranya, siapkan cuka dan seember air, lalu campurkan cuka setengah dengan segelas air sebanyak satu ember. Untuk hasil yang lebih maksimal, kamu juga bisa menambahkan perasan air lemon untuk mengangkat kotoran membandel dan menciptakan aroma wangi.

    Larutan Teh

    Ternyata teh selain untuk dikonsumsi juga sangat baik untuk membuat lantai keramik tetap mengkilap. kamu cuma perlu menyeduh teh ke dalam air panas, diamkan hingga dingin. Ambil kain bersih, kemudian celupkan ke dalam teh tersebut. Usapkan pada area lantai yang nodanya membandel tak lama kemudian noda akan luntur dalam sekejap.

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Alat Kebersihan yang Harus Ada di Rumah, Sudah Punya Belum?


    Jakarta

    Membersihkan rumah adalah kewajiban para penghuni untuk memastikan kondisi hunian yang nyaman dan terawat. Biasanya di setiap rumah pasti ada sapu dan pel untuk membersihkan lantai.

    Namun, bukan cuma lantai yang perlu dibersihkan, tetapi juga jendela, perabotan, piring, hingga toilet. Nah, kamu akan membutuhkan beberapa alat kebersihan lainnya untuk membersihkan seisi rumah.

    Selain sapu dan pel, alat kebersihan apa lagi ya yang wajib ada di rumah? Yuk, cek daftarnya berikut ini, dilansir dari Better Homes & Gardens, Selasa (25/6/2024).


    Alat Kebersihan yang Wajib Ada di Rumah

    1. Kain Mikrofiber

    Hand is cleaning car headlight with a using red microfiber cloth,Automotive maintenance concept.ilustrasi kain microfiber Foto: Getty Images/iStockphoto/Birdlkportfolio

    Kain mikrofiber memiliki serat-serat mikro atau kecil sehingga teksturnya sangat halus dan lembut. Kain ini lebih efektif dalam membersihkan kotoran daripada kain biasa. Ukuran serat yang kecil pada kain menciptakan listrik statis yang memungkinkannya mengangkat debu, kotoran, buih sabun, dan minyak dengan lebih kuat.

    Dengan kain mikrofiber, kegiatan bersih-bersih akan jauh lebih mudah, apalagi karena bisa digunakan di hampir semua benda di rumah, mulai dari wastafel hingga kulkas.

    2. Serbet

    Kitchen utensils, cloth hanging alone on wall.ilustrasi serbet Foto: Getty Images/iStockphoto/blyjak

    Serbet merupakan kain yang multifungsi. Selain untuk mengelap tangan, serbet juga berguna untuk mengeringkan peralatan makan dan minum. Serbet juga bisa digunakan untuk membersihkan permukaan kompor dan meja dapur.

    Untuk menjaganya agar tetap bersih dan bebas bakteri, segera cuci serbet setiap habis digunakan, ya!

    3. Spons

    Blue whale sponge isolated on white background. Top viewSpons Foto: Istock

    Nggak cukup satu, ada berbagai jenis spons yang wajib kamu miliki di rumah. Setiap rumah harus memiliki spons dua sisi yang bisa digunakan untuk berbagai jenis pekerjaan rumah tangga, seperti mencuci piring dan membersihkan oven.

    Ada juga spons kawat yang ampuh membersihkan kotoran membandel pada panci dan benda-benda dari besi lainnya. Spons mikrofiber juga wajib kamu miliki untuk mengangkat air dan kotoran dengan lebih cepat.

    4. Pembersih Kaca dari Karet (Squeegee)

    Pekerjaan membersihkan kaca gedung kerap dinilai sebagai pekerjaan laki-laki. Namun, wanita ini buktikan ia pun mampu bekerja sebagai pembersih kaca gedung.Pembersih Kaca Foto: AP Photo/Vahid Salemi

    Squeegee merupakan alat pembersih kaca yang terbuat dari karet. Kamu wajib memilikinya di rumah karena fungsinya yang beragam. Squeegee bisa kamu gunakan untuk membersih kaca kamar mandi, kaca jendela, hingga dinding kamar mandi yang terbuat dari ubin.

    Sistem kerja alat ini adalah dengan menyeka air dari permukaan yang dibersihkan. Dengan menyeka air dengan alat ini, peralatan rumah yang selesai dicuci bisa terhindar dari pertumbuhan jamur dan lumut.

    5. Kemoceng

    70 Persen warga Desa Tarikolot, Kecamatan Pancalang, Kabupaten Kuningan, merupakan pembuat kerajinan tradisional. Mereka memproduksi sapu, kemoceng dan lain-lain.Ilustrasi Kemoceng Foto: Bima Bagaskara

    Kemoceng merupakan alat paling umum yang digunakan untuk membersihkan debu. Gagangnya yang panjang memudahkan kita menjangkau area-area yang sulit dijangkau, seperti bagian atas lemari, selubung jendela, dan pajangan dinding tanpa harus menaiki tangga.

    6. Sikat Gosok

    Sikat LantaiSikat Gosok Foto: iStock

    Kotoran dan noda membandel di lantai seringkali sulit dibersihkan hanya dengan sapu dan pel. Nah, karena itu, kamu harus memiliki sikat gosok yang mampu mengangkat kotoran dan noda membandel tersebut.

    7. Sikat Toilet

    Toilet Brush on White Background.Toilet Brush on White Background. Foto: iStock

    Sikat toilet juga tak kalah penting untuk dimiliki di rumah. Gunakan sikat ini khusus untuk membersihkan toilet agar bersih dari kotoran dan noda yang membandel. Dengan rutin menyikat toilet, rumah bisa terhindar dari kuman dan bakteri yang bisa memicu berbagai penyakit.

    8. Pengki

    Dust on a house floor and floor brush with dustpan background. Home cleaning concept.Ilustrasi Pengki Foto: Getty Images/iStockphoto/undefined undefined

    Pengki merupakan alat untuk menampung debu dan kotoran saat menyapu sebelum akhirnya dibuang ke tempat sampah. Alat ini penting untuk dimiliki agar kamu tak perlu repot memungut sampah yang kamu sapu dari lantai.

    9. Penyedot Debu (Vacuum Cleaner)

    happy girl cleaning carpet with vacuum cleanerhappy girl cleaning carpet with vacuum cleaner Foto: Getty Images/iStockphoto/LightFieldStudios

    Penyedot debu atau vacuum cleaner adalah alat penting lainnya yang harus kamu miliki di rumah. Selain membersihkan lantai, vacuum cleaner adalah kunci untuk menjaga furnitur dan kasur berlapis kain agar bebas dari debu, bulu, serbuk sari, dan alergen lainnya.

    Itulah 9 alat kebersihan yang wajib kamu miliki di rumah, selain sapu dan pel. Dengan memiliki kesembilan alat tersebut, kegiatan bersih-bersih akan jauh lebih mudah untuk dilakukan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Banyak Debu Meski Sering Dibersihkan? Bisa Jadi Ini Penyebabnya


    Jakarta

    Debu selalu menumpuk di rumah, apalagi kalau jarang membersihkan isi rumah. Namun, sering kali kita merasa rumah masih kotor meski sudah menyapu dan mengepel lantai, serta membersihkan perabotan namun debu tetap menempel.

    Tentunya hal ini bisa bikin penghuni rumah sebal karena rumah cepat kotor, bahkan setelah dibersihkan. Ternyata ada beberapa hal yang menyebabkan rumah sering berdebu.

    Lalu, apa saja penyebab rumah berdebu dan kotor? Yuk, simak penjelasan berikut ini.


    Penyebab Banyak Debu di Rumah

    1. Pintu dan Jendela Terbuka

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Akan tetapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. AC dan Kipas Kotor

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila dihidupkan, maka akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    3. Banyak Tumpukan Barang

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek Barang di Atas Lemari

    Terkadang kita memiliki kebiasaan menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan Lantai dan Perabotan secara Rutin

    Jangan menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin untuk mencegah dan mengatasi debu.

    Itulah beberapa penyebab dari rumah yang sering debu. Semoga bermanfaat!

    (dhw/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Bahan Dapur Ini Ampuh buat Bersihkan Rumah Sampai Kinclong



    Jakarta

    Membersihkan rumah tentu membutuhkan cairan pembersih agar bisa membasmi kuman dan kotoran. Meski ada banyak cairan pembersih di pasaran, kebanyakan bersifat keras serta dapat mengganggu kesehatan manusia dan lingkungan.

    Tenang saja, kamu bisa bikin cairan pembersih alami yang lebih aman dengan menggunakan berbagai bahan dapur. Bukan cuma untuk masak, bahan tersebut efektif membersihkan permukaan di rumah.

    Mengutip dari laman Better Bond Cleaning, Senin (8/7/2024), berikut ini beberapa bahan yang bisa digunakan untuk membuat cairan pembersih alami di rumah.


    Bahan Dapur yang Bisa Jadi Cairan Pembersih

    1. Lemon

    Lemon sebagai buah sitrus mampu menghilangkan kotoran, debu, bakteri, dan noda di lantai dan permukaan keras lainnya. Kamu bisa mencampurkan jus lemon dan garam untuk menggosok permukaan menjadi kinclong.

    Sementara untuk keran, buah lemon bisa digosokkan ke permukaan kotor dan dibiarkan selama enam jam sebelum dibersihkan dengan kain basah. Selain itu, lemon juga dapat menjadi pewangi alami tempat sampah, cukup dengan meletakkan separuh belahannya.

    2. Soda Kue

    Soda kue merupakan bahan pembersih alami yang lembut tetapi mampu membersihkan kotoran dengan mudah. Selain digunakan sendirian, bahan ini dapat ditambahkan ke banyak bahan pembersih lainnya.

    Soda kue boleh digunakan untuk membersihkan oven, microwave, dan talenan untuk menghilangkan noda dan kotoran. Sebab, bahan tersebut tergolong aman, terlebih karena merupakan bahan makanan.

    3. Cuka Putih

    Cuka putih merupakan bahan yang luar biasa sebagai cairan pembersih rumahan. Bahan ini bisa membantu menghilangkan minyak dan noda membandel pada permukaan serta berfungsi sebagai disinfektan.

    Menariknya, cairan ini bisa digunakan sebagai pembersih gelas, logam kuningan, dan minyak. Cuka putih sangat efektif untuk membersihkan noda, tetapi disarankan agar tidak digunakan pada bahan marmer atau batu-batuan.

    4. Garam

    Garam sebagai barang yang wajib ada di rumah ternyata bisa sangat membantu membersihkan rumah. Kamu dapat menyikat ubin, lantai, atau permukaan keras lainnya dengan taburan garam. Untuk hasil lebih maksimal, campurkan garam dengan air panas sebagai cairan pembersih.

    Itulah bahan-bahan yang bisa digunakan sebagai cairan pembersih alami untuk membuat rumah menjadi kinclong dan sehat bagi keluarga maupun lingkungan. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cegah Rumah Berdebu Biar Nggak Capek Berberes Mulu


    Jakarta

    Rumah berdebu bukan cuman kotor tapi bisa bikin alergi dan berbagai gangguan kesehatan bagi penghuni rumah. Meski sudah rajin dibersihkan, terkadang rumah masih saja berdebu.

    Siapa sih yang nggak jengkel? Sudah susah-susah bersihin rumah tapi cepat berdebu lagi. Daripada kesal, mending cari tahu penyebab rumah sering berdebu.

    Gimana sih cara cegah rumah cepat berdebu? Yuk simak penjelasannya berikut ini.


    Tips Biar Rumah Nggak Cepat Berdebu

    1. Tutup Pintu dan Jendela

    Membuka pintu dan jendela sebenarnya bagus dilakukan agar sirkulasi udara tetap terjaga sehingga udara yang kita hirup tetap segar. Bila tidak dilakukan, rumah akan terasa pengap karena tak ada sirkulasi udara.

    Tapi, membuka pintu dan jendela harus menjadi perhatian saat rumah kita berada di kawasan sibuk kendaraan. Bila lokasi rumah kita terletak di titik yang sering dilewati hilir mudik kendaraan, jangan sembarangan membuka pintu dan jendela. Bila tidak, rumah kita akan terus dipenuhi debu jalanan.

    Solusinya, bukalah pintu dan jendela di waktu-waktu tertentu saat rumah kita masih sepi kendaraan yang lewat. Misalnya di pagi hari dari subuh hingga pagi atau sore hari, Itu bisa meminimalisir masuknya debu ke rumah kamu.

    2. Bersihkan AC dan Kipas

    Tahukah kamu AC dan kipas yang lama tak dicuci bisa menimbulkan debu-debu dan kotoran. Lebih parah lagi, bila terhidup akan menimbulkan penyakit gangguan pernapasan seperti batuk dan pilek.

    Oleh karena itu, cucilah AC dan kipas secara rutin. Bila dirasa sudah berdebu, sempatkan waktu untuk segera mencucinya. Kamu bisa menggunakan jasa tukang atau bisa dilakukan sendiri.

    Banyak barang menumpuk juga menjadi salah satu penyebab debu dan kotoran sering datang kembali meski sudah dibersihkan. Cobalah buang atau singkirkan barang-barang yang tidak perlu. Selain bisa mengurangi debu, melakukan hal ini juga bisa membuat rumah kita terasa lapang.

    Saat kita pulang dari kantor atau bepergian, segera simpan pakaian yang kita pakai ke tempat cucian karena pakaian itu bisa membawa debu dan kotoran dari luar.

    4. Cek Barang di Atas Lemari

    Biasanya kita menaruh barang-barang seperti dus, kotak atau barang lain di atas lemari. Mulai sekarang hindari menaruh barang di lokasi itu karena bisa memicu datangnya debu.

    Debu yang berada di atas lemari biasanya jarang kita ketahui karena letaknya yang sulit dijangkau. Bila terpaksa harus menaruh barang di sana, coba cek dan bersihkan secara rutin.

    5. Bersihkan Lantai dan Perabotan secara Rutin

    Jangan pernah menunda pekerjaan membersihkan lantai dan perabotan di rumah. Karena hal itu bisa bikin debu terus menerus datang. Jadi, jangan lupa bersihkan lantai dan perabotan secara rutin.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/dhw)



    Sumber : www.detik.com

  • Ampuh! 3 Bahan Ini Bisa Kamu Jadikan Cairan Pembersih Lantai


    Jakarta

    Lantai adalah salah satu bagian rumah yang paling cepat terlihat kotor. Supaya lantai yang bersih dan kesat, kamu bisa mengepel lantai menggunakan cairan pembersih lantai.

    Namun terkadang cairan pembersih di pasaran mengandung bahan kimia atau residu yang sifatnya keras. Tapi tenang, kamu masih bisa bikin cairan sendiri menggunakan bahan-bahan yang ada di rumah kok.

    Lalu, bahan apa saja yang bisa gantikan cairan pembersih lantai? Berikut bahan-bahan sederhana yang bisa kamu gunakan untuk mengepel lantai, dikutip dari The Spruce.


    Bahan-bahan Pengganti Cairan Pembersih Lantai

    1. Cuka Putih Suling untuk Lantai Ubin dan Linoleum

    Kamu bisa menggunakan cuka putih suling untuk membersihkan lantai keramik dan linoleum. Namun, pastikan nat ubin tertutup rapat ya. Berikut beberapa resep cairan pembersih lantai dengan cuka suling.

    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling and 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan 2 sendok makan sabun cuci piring berbahan lembut.
    • Campurkan 1/2 cangkir cuka putih suling, 1 galon air hangat, dan beberapa tetes minyak esensial beraroma atau jus lemon.

    2. Sabun Cuci Piring

    Gunakan sabun cuci piring yang lembut sebagai larutan pel untuk sebagian besar jenis lantai. Namun, jangan campurkan terlalu banyak sabun karena bisa membuat lantai agak lengket. Berikut adalah dua resep cairan pembersih lantai dengan sabun cuci piring.

    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring yang lembut dan 3 cangkir air hangat.
    • Campurkan 1/4 cangkir sabun cuci piring, 2 cangkir cuka putih, 2 cangkir air hangat, dan 1/2 cangkir jus lemon.

    3. Alkohol Gosok untuk Lantai Laminasi

    Campuran alkohol gosok dan air bisa menjadi cairan pembersih lantai yang efektif untuk lantai laminasi dan ubin. Alkohol gosok daya menambahkan daya pembersih ke dalam air. Alkohol gosok menguap dengan cepat, sehingga tidak meninggalkan goresan dan garis saat mengering. Berikut adalah dua cara untuk membuat larutan pembersih alkohol gosok.

    • Campurkan 1 cangkir alkohol gosok dan 1 galon air hangat.
    • Campurkan 1 bagian cuka, 1 bagian alkohol gosok, dan 1 bagian air hangat.

    Itulah beberapa bahan yang bisa kamu gunakan sebagai cairan pembersih lantai. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Rumah Putih Gampang Kotor, Ini Cara Rawatnya Biar Selalu Bersih Bersinar



    Jakarta

    Interior rumah yang serba putih memberi kesan ruangan yang bersih, terang, indah. Namun, mempunyai rumah serba putih ternyata nggak mudah, lho.

    Pasalnya, benda-benda berwarna putih memang terkenal mudah kotor. Oleh karena itu, kamu perlu lebih rajin merawat dan menjaga kebersihan di rumah.

    Lalu, gimana cara merawat rumah serba putih biar tetap terlihat bersih bersinar? Yuk, simak caranya berikut ini.


    Cara Rawat Rumah Serba Putih

    Inilah cara merawat setiap sudut rumah yang serba putih seperti yang dikutip dari Houzz.

    1. Dinding

    Menyedot debu pada dinding setiap beberapa minggu sekali akan membantu mencegah penumpukkan debu. Debu dapat membuat dinding putih tampak kusam, maka harus selalu dibersihkan.

    Jika menemukan noda, cobalah untuk mengelapnya dengan kain lembut yang lembap terlebih dahulu. Kalau belum berhasil, buat pasta dari soda kue dan air, lalu oleskan ke noda dan bersihkan.

    Selain itu, kamu bisa mengecat ulang bagian yang terkena noda. Sediakan wadah cat dinding yang diberi label dan ditaruh di tempat yang mudah dijangkau. Tuang sedikit ke dalam gelas plastik dan gosok noda yang berubah warna dengan kuas kecil.

    2. Sofa

    Kamu dapat menjaga sofa tetap putih bersih dengan memilih sofa dengan sarung yang dapat dilepas pasang. Dengan begitu, kamu bisa mudah mencuci sofa.

    Kemudian, sering-sering menyedot debu pada furniture kain secara teratur. Langkah ini akan membantu mencegah debu dan kotoran menumpuk. Apabila terdapat noda, bersihkan dengan pembersih jok yang dirancang untuk jenis kain yang kamu miliki.

    Selain itu, kamu bisa menggunakan pembersih uap untuk membersihkan jok sofa putih dengan benar. Menyewa atau membeli mesin dapat jauh lebih hemat biaya daripada membersihkan furniture besar secara profesional.

    3. Tempat Tidur

    Jika memilih menggunakan seprai putih, periksa labelnya untuk memastikan tidak ada perawatan khusus yang diperlukan. Cuci seprai putih dengan air panas dan detergen biasa.

    Tambahkan pemutih sesuai kebutuhan agar seprai terlihat kinclong seperti baru. Jangan cuci seprai putih dengan barang berwarna apapun kecuali kamu yakin warnanya tidak akan luntur.

    Sementara itu, selimut pada dasarnya lembut dan tidak boleh dicuci dengan mesin. Namun, sebagian besar dapat dicuci dengan aman dengan tangan di bak mandi dan dikeringkan dengan tali.

    4. Lantai

    Hindari mengenakan sepatu di dalam rumah. Sediakan rak sepatu dekat pintu dan taruh keset di dalam dan luar pintu masuk rumah.

    Jangan lupa untuk rajin membersihkan lantai dengan penyedot debu ataupun sapu. Lalu, pel lantai dengan dengan kain pel agak lembap dan sedikit cairan pembersih. Untuk membersihkan noda, gunakan pembersih yang dirancang untuk jenis lantai rumahmu.

    5. Kamar Mandi

    Cara terbaik mencegah penumpukan kerak sabun dan noda di kamar mandi adalah dengan sering membersihkannya dengan gerakan yang mudah dan ringan.

    Kalau ada noda yang susah dibersihkan, kamu bisa menggunakan berbagai produk pembersih. Akan tetapi, hindari pembersih abrasif dan sabut gosok yang dapat merusak permukaan di kamar mandi.

    6. Ubin dan Nat

    Bersihkan ubin dan nat putih secara teratur dengan air sabun yang lembut, lalu bilas. Sering membersihkan permukaan ubin dan nat adalah cara terbaik untuk menghindari perubahan warna.

    Untuk membersihkan nat putih yang kotor dan berubah warna, gosok dengan sikat gigi yang dicelupkan ke dalam campuran pemutih klorin dan air.

    Itulah beberapa cara merawat rumah yang serba putih. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Hal yang Wajib Dibersihkan Sebelum Tinggalkan Rumah buat Liburan



    Jakarta

    Liburan Natal dan Tahun Baru menjadi salah satu moment untuk bersenang-senang dan berkumpul bersama keluarga. Namun, sebelum bepergian untuk memanfaatkan liburan, penting untuk membersihkan rumah terlebih dahulu.

    Hal ini akan mengurangi stres saat pulang, sehingga dapat memanfaatkan waktu untuk beristirahat. Ada beberapa barang atau tempat yang bisa menjadi prioritas untuk dibersihkan sebelum melakukan liburan.

    Dilansir dari The Spruce, berikut beberapa barang dan tempat yang harus dibersihkan sebelum melakukan bepergian saat liburan tiba.


    Kulkas

    Kulkas menjadi barang pertama yang disarankan untuk dibersihkan sebelum liburan, hal ini tentunya akan mencegah adanya makanan yang basi setelah pulang liburan.

    ‘Idealnya, sehari sebelum kamu pergi, kamu harus memeriksa kulkas dan membuang semua makanan yang akan rusak saat kamu pergi,” kata Michael Bogoyavlenskiy, CEO Cleaning Express.

    Area Dapur

    Membersihkan kulkas tidak cukup untuk mengusir bau busuk dan hama yang datang, kamu harus memastikan dapur dalam kondisi prima. Hal seperti remah-remah atau sisa makanan kecil dapat menyebabkan dapur sangat kotor dan datangnya hama.

    “Saya selalu menggosok wastafel, menyalakan pembuangan sampah dengan beberapa es batu dan kulit lemon, lalu mengakhirinya dengan membilasnya dengan cuka,” kata Nishant Prasad, salah satu pendiri Clean Fanatics.

    Tempat Tidur

    Setelah bepergian dalam waktu yang lama, tempat tidur menjadi hal pertama yang akan dicari untuk beristirahat. Hal ini menjadi alasan untuk memastikan tempat tidur rapi sebelum melakukan bepergian untuk liburan.

    “Jika memungkinkan, saya juga mengganti sprei sehingga saya bisa tidur dengan nyaman setelah berpergian,” kata Brunson Sayes, pendiri Breathe Maids.

    Kamar Mandi

    Kamar mandi merupakan tempat jamur dan lumut dapat dengan mudah tumbuh, pastikan untuk membersihkan kamar mandi sebelum meninggalkannya selama berhari-hari untuk menghemat waktu dalam jangka panjang.

    “Sebelum pergi, saya mengelap dinding kamar mandi, membersihkan wastafel, dan memastikan mangkuk toilet sudah digosok. Jika kamu sedang terburu-buru, menyemprotkan pembersih kamar mandi di area yang sering dilewati dapat memberikan hasil yang sangat baik,” kata Prasad.

    Cucian di Rumah

    Mencuci pakaian bisa menjadi pekerjaan yang menyebalkan di hari-hari biasa, jangan meninggalkan cucian saat kamu berpergian.

    Pastikan untuk mencuci semua cucian, seperti handuk, sprei, dan pakaian lain yang menumpuk. Hal ini mencegah timbulnya bau tidak sedap dan kamu tidak merasa kewalahan saat pulang setelah liburan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini Kebiasaan Baik Jaga Rumah Selalu Bersih dan Rapi


    Jakarta

    Siapa sih yang nggak mau rumahnya selalu bersih dan rapi? Tentunya untuk punya rumah seperti itu, kamu harus rajin membersihkan rumah.

    Bagi sebagian orang, mungkin membereskan rumah adalah hal yang berat. Padahal, kamu bisa lho membangun kebiasaan baik yang membuat berberes rumah jadi lebih mudah.

    Begini kebiasaan baik menjaga kebersihan dan kerapian rumah seperti yang dilansir dari laman The Savvy Sparrow.


    Kebiasaan Baik Agar Rumah Selalu Bersih dan Rapi

    Inilah beberapa kebiasaan yang bisa kamu lakukan untuk menjaga rumah tetap bersih dan rapi.

    Menunda-nunda hanya akan membuat tumpukan pekerjaan dan kondisi rumah semakin kacau. Nah, biar rumah tetap tetap bersih dan rapi, sebaiknya lakukan pekerjaan rumah sesegera mungkin.

    Apalagi kalau hanya pekerjaan sederhana, seperti mencuci satu piring yang baru saja digunakan atau melipat selimut saat bangun tidur. Segera selesaikan pekerjaan rumah agar meringankan beban bersih-bersih nantinya.

    2. Sortir Barang yang Tidak Diinginkan

    Memiliki lebih sedikit barang bisa mencegah kekacauan di rumah. Oleh karena itu, sebaiknya rutin menyortir barang-barang yang tidak diinginkan atau tidak dibutuhkan di rumah.

    Dengan mempunyai lebih sedikit barang, maka proses beres-beres semakin cepat. Selain itu, juga menjadi lebih mudah karena sedikit barang yang menghalangi kamu saat mengelap rak ataupun menyapu dan mengepel lantai.

    3. Tentukan Satu Hari Khusus buat Bersihkan Rumah

    Pilih satu hari dalam seminggu khusus untuk membereskan rumah secara mendalam dan tanpa gangguan. Kamu bisa melakukannya di akhir pekan karena biasanya ada lebih banyak waktu luang pada hari itu.

    Buatlah komitmen untuk membersihkan sebagian besar rumah serta melakukan pekerjaan rumah yang berat pada hari itu, sehingga kamu tidak perlu memikirkan hal tersebut di hari-hari lain.

    4. Luangkan Waktu 10 Menit Setiap Hari

    Coba curi-curi waktu untuk membersihkan atau merapikan rumah di sela-sela kesibukan. Luangkan waktu 10 menit saja setiap harinya untuk mengerjakan pekerjaan rumah yang ringan seperti melipat baju, mengelap jendela, atau merapikan meja.

    Hal ini bisa menumbuhkan kebiasaan baik untuk membereskan rumah. Selain itu, kegiatan tersebut juga dapat dilakukan dibanding menghabiskan waktu scrolling di media sosial ketika senggang.

    Itulah kebiasaan baik yang bisa kamu lakukan buat menjaga rumah tetap bersih dan rapi. Selamat mencoba!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/zlf)



    Sumber : www.detik.com