Tag: bersin

  • 6 Cara Membasmi Tungau di Kasur Tanpa Perlu Vacuum Cleaner


    Jakarta

    Tungau merupakan hama mikroskopis yang dapat tumbuh dan berkembang di lingkungan hangat dan lembap. Tungau dapat ditemukan di berbagai furnitur rumah, salah satunya kasur.

    Kehadiran tungau di kasur tentu tidak bisa dianggap remeh. Jika kamu digigit oleh tungau maka bisa mengalami kulit gatal, mata kering, bersin, hingga batuk kering. Kondisi ini tentu bikin tidur menjadi tidak nyenyak.

    Namun jangan khawatir, tungau yang ada di kasur dapat diatasi dengan berbagai cara. Bahkan, kamu bisa membasmi serangga kecil ini tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner.


    Cara Basmi Tungau di Kasur Tanpa Vacuum Cleaner

    Membersihkan tungau di kasur dapat dilakukan dengan beberapa cara. Dilansir dari situs Mayo Clinic, Kamis (17/7/2025), berikut tipsnya:

    1. Cuci Seprai dan Sarung Bantal

    Tips yang pertama adalah rutin mencuci seprai kasur setiap minggu. Hal ini juga termasuk mencuci selimut, sarung bantal, dan bed cover.

    Agar efektif membunuh tungau dan menghilangkan debu, pastikan seluruh kain dicuci dengan air panas dengan suhu minimal 54,4 derajat Celcius. Jika tidak bisa dicuci dengan air panas, seprai bisa dimasukkan ke dalam pengering selama 15 menit pada suhu yang sama.

    Setelah dicuci, jemur seluruh kain di bawah sinar matahari agar cepat kering. Kemudian angkat kain dan jangan lupa disetrika agar wangi dan tidak terlihat kusut.

    2. Jaga Suhu Kelembapan di Rumah

    Tungau termasuk serangga yang hidup dan berkembangbiak di udara lembap. Maka dari itu, sebaiknya jaga kelembapan di dalam rumah hingga di bawah 50%.

    Pastikan kamu memiliki ventilasi udara yang baik di dalam kamar tidur. Gunakan juga dehumidifier untuk mengurangi kelembapan berlebih di udara.

    3. Garam

    Jika menemukan 1-2 tungau yang ada di kasur, kamu dapat membasminya dengan garam. Bahan dapur ini disebut efektif untuk membasmi tungau dengan cepat.

    Caranya cukup mencampur air dan garam hingga menjadi larutan, setelah itu dimasukkan ke dalam botol semprot. Kini, kamu tinggal menyemprot larutan tersebut ke area yang dihinggapi tungau.

    4. Minyak Lavender

    Selain garam, kamu juga dapat membasmi tungau dengan minyak lavender. Kandungan senyawa linalool pada tanaman ini dapat mengganggu indra penciuman tungau.

    Caranya cukup dengan meneteskan minyak lavender ke area yang terdapat tungau di kasur. Tunggu beberapa saat agar tungau mati setelah mencium aroma lavender yang menyengat.

    5. Buang Barang yang tidak Terpakai

    Apabila ditemukan ada banyak barang tidak terpakai di dalam kamar tidur, sebaiknya segera dibuang. Barang tersebut lama-lama akan berdebu dan akhirnya menjadi tempat bagi tungau untuk berkembang biak.

    Singkirkan barang-barang seperti buku, hiasan meja, majalah, atau pernak-pernik yang tidak terpakai di dalam kamar. Selain mencegah tungau, cara ini juga membuat kamar tidur terlihat lebih bersih dan nyaman.

    6. Jemur Kasur

    Cara lain yang dapat dilakukan adalah dengan menjemur kasur. Sebab, sinar matahari yang terik bisa membuat tungau mati.

    Menjemur kasur di bawah sinar matahari juga membantu mengurangi kelembapan di kasur sehingga tidak ada lagi tungau yang hinggap. Namun, pastikan kamu mengecek kondisi cuaca terlebih dahulu sebelum memutuskan menjemur kasur.

    Demikian enam cara membasmi tungau di kasur tanpa perlu menggunakan vacuum cleaner. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (ilf/ilf)



    Sumber : www.detik.com

  • Buat yang Punya Alergi, Jangan Pernah Taruh Tanaman Ini di Rumah!


    Jakarta

    Menaruh tanaman hias di dalam rumah bisa menjadi pilihan dekorasi sekaligus membuat ruangan tampak asri. Namun harus hati-hati ya saat memilih tanaman hias karena bisa menjadi alergen bagi penghuni rumah yang memiliki alergi.

    Ya, beberapa tanaman memang bisa memicu reaksi alergi pada seseorang. Jangan sampai niat hati ingin membuat rumah tampak indah tapi malah bikin susah.

    Nah, berikut ini ada beberapa tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di rumah karena bisa memicu alergi. Ini informasinya.


    1. English Ivy

    Ivy, Flower Pot, Indoors, Plant, Potted PlantEnglish ivy Foto: Getty Images/Haizhan Zheng

    Tanaman rambat yang satu ini kerap menjadi pilihan bagi pemilik rumah untuk mempercantik halaman. Walau demikian, penderita alergi sebaiknya hindari tanaman ini karena bisa menyebabkan bersin-bersin.

    Selain itu, dilansir dari Real Simple, ahli tanaman dan pendiri blog The Houseplant Guru, Lisa Eldred Steinkopf menyarankan untuk menggunakan sarung tangan saat mengurus English ivy. Hal itu karena tanaman tersebut mengandung falcarinol yaitu suatu kandungan yang bisa menyebabkan iritasi kulit.

    2. Rubber Plant

    Peperomia raindrop plant stand on concrete wall background. Home gardening. Banner with copy space.Rubber plant. Foto: Getty Images/iStockphoto/Anna Ostanina

    Tanaman hias yang satu ini juga menjadi langganan yang ada di rumah karena mudah beradaptasi. Tapi, tanaman ini bisa jadi bukan pilihan yang tepat bagi penderita alergi.

    Rubber plant menghasilkan zat putih yang disebut lateks yang merupakan sumber utama karet. Kalau terkena getahnya, bisa membuat tubuh gatal-gatal.

    “Saat memangkas tanaman ini, berhati-hatilah agar getahnya tidak mengenai kulit Anda, terutama jika Anda alergi lateks. Getahnya dapat menyebabkan iritasi kulit, gatal-gatal, dan kesulitan bernapas,” ujar ahli tanaman dan pendiri Plants with Krystal, Krystal Duran, dikutip dari Real Simple, Kamis (25/9/2025).

    3. Lili Perdamaian

    Peace Lily in white flower pot on wood with black background. spathiphyllum houseplant for Valentines DayPeace Lily atau lily perdamaian. Foto: Dok. Istock

    Bunga cantik ini langganan menjadi pilihan banyak orang untuk ditanam di rumah. Namun, tanaman ini ternyata bisa memicu alergi.

    4. Geranium

    Selective focus on Geranium flowers pot with blurred background of light interior of open work space office with desks, chairs and green plants. Coworking. Minimalism business style. Copy spaceGeranium Foto: iStock

    Bunga geranium yang beraroma (scented geranium) bisa memicu alergi dari aromanya yang cukup kuat. Sebaiknya penderita alergi pikir-pikir lagi kalau mau tanam ini di rumah.

    “Hindari penggunaan geranium beraroma (pelargonium) sebagai tanaman hias jika Anda memiliki alergi, aromanya yang kuat dapat berpotensi mengiritasi dan menyebabkan gatal-gatal atau dermatitis kontak,” kata ahli alergi bersertifikat dan juru bicara Yayasan Asma dan Alergi Amerika (AAFA) Dr. John James, M.D., dikutip dari Martha Stewart.

    5. Pakis

    Jenis tanaman hias pakis-pakisanJenis tanaman hias pakis-pakisan Foto: Instagram @airy_garden_official

    Pakis adalah tanaman hias yang indah dengan dedaunan yang rimbun, tetapi bisa mengganggu penderita alergi karena adanya spora.

    “Akhirnya, spora kecil di bagian belakang daun pakis akan pecah, atau terbuka, dan melepaskan partikel kecil serbuk sari yang tidak menyenangkan ke udara, yang merupakan agitator,” tutur pemilik Mosaic Home & Garden Center, Joe Moussa.

    Tips Memilih Tanaman untuk Penderita Alergi

    Masih dilansir dari Martha Stewart, bagi penderita alergi yang masih ingin merawat tanaman, sebaiknya tanyakan dulu ke ahlinya, misalnya ahli tanaman atau ahli alergi. Beri tahu mereka kondisi penderita alergi, nantinya para ahli tersebut akan menyarankan tanaman yang aman untuk ditanam.

    Selanjutnya, pastikan tanaman bebas debu untuk mencegah alergi kambuh. Lalu, rawat agar tanaman tidak ditumbuhi jamur yang bisa memicu alergi juga.

    Untuk menghindari atau mengurangi masalah terkait jamur, Dr. James menyarankan untuk memperhatikan jenis tanaman hias yang dimiliki dan kondisi tempat penyimpanannya. Pembersihan rutin dan ventilasi yang baik dapat mencegah masalah tersebut.

    “Jamur tumbuh subur dalam kondisi lembap dan basah, dan sporanya dapat menyebar di udara,” ujarnya.

    Ia menambahkan, mengurangi kelembapan dengan menggunakan pembersih udara juga bisa membantu mencegah pertumbuhan jamur.

    Itulah beberapa tanaman yang sebaiknya tidak ditanam di rumah terlebih bagi penderita alergi.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • Arti Yahdikumullah Wa Yuslihu Balakum, Cara Menjawab dan Mendoakan Orang Bersin



    Jakarta

    Bacaan yahdikumullah wa yuslihu balakum adalah balasan untuk menjawab orang yang mendoakan orang bersin. Bersin adalah sesuatu yang dicintai oleh Allah SWT.

    Dalam sebuah riwayat, Rasulullah SAW bersabda,

    إِنَّ اللهَ يُحِبُّ الْعُطَاسَ وَيَكْرَهُ التَّثَاؤُبَ، فَإِذَا عَطَسَ أَحَدُكُمْ وَحَمِدَ اللَّهُ كَانَ حَقًّا عَلَى كُلِّ مُسْلِمٍ سَمِعَهُ أَنْ يَقُوْلُ لَهُ: يَرْحَمُكَ اللهُ، وَأَمَّا التَّتَاؤُبُ فَإِنَّمَا هُوَ مِنَ الشَّيْطَانِ فَلْيَرُدَّهُ مَا اسْتَطَاعَ


    Artinya: “Sesungguhnya Allah mencintai bersin dan membenci menguap, jika salah seorang dari kalian bersin dan mengucapkan alhamdulillah, maka hak setiap Muslim yang mendengarnya mengucapkan untuknya (يَرْحَمَكَ الله ) semoga Allah merahmatimu. Adapun menguap, itu adalah dari syetan. Jika salah seorang dari kalian menguap, maka tahanlah semampunya…” (HR Al-Bukhari)

    Terdapat ucapan doa jika ada orang yang mendoakan kita ketika bersin, yaitu yahdikumullah wa yuslihu balakum. Lantas, apa arti yahdikumullah wa yuslihu balakum? Berikut jawabannya beserta adab ketika bersin.

    Bacaan Yahdikumullah wa Yuslihu Balakum

    Mengutip buku Kumpulan Doa Makbul oleh Neni Nuraeni, berikut bacaan dan arti yahdikumullah wa yuslihu balakum,

    يَهْدِيكُمُ اللَّهُ وَيُصْلِحُ بَالَكُمْ

    Bacaan latin: Yahdikumullah wa yuslihu balakum

    Artinya: “Semoga Allah memberimu hidayah dan memperbaiki keadaanmu.” (HR Bukhari)

    Adab Ketika Bersin

    Terdapat adab ketika bersin yang harus diperhatikan oleh setiap musim. Merujuk pada buku Ringkasan Kitab Adab oleh Fuad bin Abdul Aziz Asy-Syalhub, berikut beberapa adab ketika bersin:

    1. Mendoakan orang yang bersin

    Islam mensyariatkan umatnya untuk berdoa setelah bersin dengan memuji Allah SWT. Sebab dengan bersin, umat Islam diberikan rahmat dan meminta hidayah dan kebaikan urusan kepada Allah SWT. Mendoakan orang yang bersin merupakan fardhu kifayah. Jika sebagian orang sudah melakukannya, maka kewajiban yang lain gugur.

    Dari Al-Bara’ bin Azib Radhiyallahu Anhu, dia berkata, “Nabi SAW memerintahkan kami untuk melaksanakan tujuh perkara dan melarang kami dari tujuh perkara,” beliau lalu menyebutkan, “menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, mendoakan orang yang bersin, menjawab salam, menolong orang yang dizhalimi, memenuhi undangan, dan menunaikan sumpah.” (HR Bukhari dan lainnya)

    2. Mendoakan orang yang bersin ketika mendengar yang bersin itu mengucapkan alhamdulillah

    Diriwayatkan oleh Anas bin Malik RA, dia berkata, “Dua orang lelaki bersin di hadapan Rasulullah SAW, maka salah satu dari keduanya didoakan oleh Rasulullah dan satu lagi tidak. Laki-laki itu berkata, ‘Wahai Rasulullah SAW engkau mendoakan dia dan tidak mendoakan aku?’ Beliau menjawab, ‘Dia mengucapkan alhamdulillah, sedangkan engkau tidak’.” (HR Bukhari dan lainnya)

    3. Disunnahkan membaca alhamdulillah atau alhamdulillah ala kulli hal

    Sesuai dengan hadits Abu Hurairah RA, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian bersin, ucapkanlah: alhamdulillah.”

    Diriwayatkan oleh Abu Dawud berbunyi, “Maka ucapkanlah: alhamdulillah ala kulli hal (pada segala keadaan).” (HR Bukhari dan lainnya)

    4. Disunnahkan bagi orang yang mendengar doa orang yang bersin untuk membaca yarhamukallah

    Sesuai dengan hadits Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Jika salah seorang dari kalian bersin, maka ucapkanlah alhamdulillah, dan teman atau saudaranya hendaklah mengucapkan untuknya yarhamukallah

    Setelah di doakan oleh orang lain, bagi yang bersin disunnahkan mengucapakan yahdikumullah wa yuslihu balakum atau mengucapkan yarhamunallah wa ‘iyyakum wa yaghfirulanaa wa lakum

    5. Di anjurkan merendahkan suara bersin

    Kebanyakan orang yang bersin biasanya mengeluarkan suara keras yang mengganggu dan mengagetkan. Maka di anjurkan untuk merendahkan suaranya dengan meletakkan tangannya atau bajunya pada mulutnya.

    6. Mendoakan orang yang bersin cukup untuk tiga kali bersin, lebih dari itu, maka bersin itu adalah flu

    Dari Abu Hurairah RA, dia berkata, “Doakanlah saudaramu tiga kali bersin, bila lebih dari itu, maka dia sedang sakit flu.”

    (lus/lus)



    Sumber : www.detik.com

  • Haqqul Muslim Alal Muslim, Anjuran Penuhi Hak Sesama Muslim


    Jakarta

    Haqqul muslim alal muslim adalah potongan dari hadits yang menjelaskan tentang hak seorang muslim terhadap muslim yang lain. Hak apa saja yang dimaksud dalam hadits tersebut?

    Disebutkan dalam buku Syarah Riyadhus Shalihin Jilid 1 oleh Sheikh Muhammad Al-Utsaimin terjemahan Munirul Abidin, haqqul muslim alal muslim atau hak seorang muslim terhadap sesama muslim sebetulnya tak terhitung jumlahnya. Namun, Rasulullah SAW hanya menyebutkan beberapa karena pentingnya masalah tersebut. Hal ini tertuang dalam beberapa hadits sahih.

    Diriwayatkan dari Abu Hurairah RA, haqqul muslim alal muslim ada lima perkara, “Bahwasanya Rasulullah SAW bersabda, ‘Hak seorang muslim terhadap muslim yang lain ada lima, yaitu membalas salam, menjenguk orang sakit, mengiringi jenazah, memenuhi undangannya, dan menjawab (mendoakan) apabila ia bersin’.” (HR Bukhari dan Muslim)


    Sementara itu, menurut kitab Bulughul Maram: Hadis-hadis Pilihan Tentang Hukum oleh Aidh Al-Qarni terjemahan M. Zaky Mubarak dan Iffah Syarifah, haqqul muslim alal muslim ada enam perkara. Perkara-perkara itu tercantum pada hadits yang berbunyi sebagaimana berikut ini.

    حَقُّ الْمُسْلِمِ عَلَى الْمُسْلِمِ سِتْ قِيلَ مَا هُنَّ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ إِذَا لَقِيتَهُ فَسَلِّمْ عَلَيْهِ وَإِذَا دَعَاكَ فَأَحِبُهُ وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ وَإِذَا عَطَسَ فَحَمِدَ اللَّهُ فَسَمِّتَهُ وَإِذَا مَرِضَ فَعُدْهُ وَإِذَا مَاتَ فَاتَّبِعْهُ

    Bacaan latin: Haqqu muslimi alal muslimi sittun qiila maa hunna yaa rasuulullahi qaala idzhaa laqiitahu fasallim ‘alaihi wa idzhaa da’aka faajibhu wa idzhas tanshohaka fanshohlahu wa idzhaa ‘athosa fahamidallahi fasammithu wa idzhaa marizdhaa fa’udhu wa idzhaa maa ta fattabi’hu

    Artinya: “Kewajiban muslim terhadap muslim lainnya ada enam: jika engkau berjumpa dengannya, ucapkanlah salam; jika ia mengundangmu, penuhilah; jika dia meminta nasihatmu, nasehatilah, jika dia bersin dan mengucapkan alhamdulillah, ucapkanlah yarhamukallâh (semoga Allah memberikan rahmat kepadamu); jika dia sakit, jenguklah; dan jika dia meninggal dunia, antarkanlah jenazahnya.”

    6 Haqqul Muslim Alal Muslim atau Hak Sesama Muslim

    1. Mengucapkan dan Membalas Salam

    Diambil dari buku Al-Islam karya Said Hawwa, haqqul muslim alal muslim yang pertama adalah mengucapkan salam dan menjawab salam apabila bertemu sesama muslim. Meskipun mengucapkan salam adalah sunah, namun menjawab salam hukumnya wajib. Bahkan Rasulullah SAW bersabda,

    “Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya. Kalian tidak akan masuk surga hingga kalian telah beriman dan kalian tidak akan beriman hingga kalian saling mengasihi. Apakah kalian ingin saya beri tahu hal yang apabila kalian melakukannya maka kalian akan saling mengasihi: Sebarkanlah salam di antara kalian.” (HR Muslim)

    2. Datang Bila Mendapat Undangan

    Haqqul muslim alal muslim yang kedua adalah memenuhi undangan seorang muslim apabila diundang. Hal ini didasarkan juga pada hadits yang diriwayatkan oleh Abu Dawud,

    “Barang siapa yang diundang kemudian ia tidak memenuhi undangan tersebut maka ia telah melakukan maksiat kepada Allah SWT dan rasul-Nya. Dan barang siapa datang dalam suatu undangan padahal ia tidak diundang, maka ia masuk bagai seorang pencuri dan keluar bagaikan orang yang membawa lari harta orang lain.” (HR Abu Dawud)

    3. Mendoakan yang Bersin

    Haqqul muslim alal muslim yang ketiga adalah mendoakan ketika mendengar muslim lain bersin. Hal ini sebagaimana disabdakan oleh Rasulullah SAW,

    “Apabila kalian bersin, ucapkanlah, ‘Segala puji bagi Allah dalam segala kondisi (Alhamdulillahi ‘ala kulli haal).’ Dan hendaknya saudara atau kawannya mendoakannya, ‘Semoga Allah SWT mengasihimu (yarhamukallah).’ Apabila saudara atau kawannya tersebut telah mendoakannya, ia (orang yang tadinya bersin) hendaknya berkata, ‘Semoga Allah SWT memberimu petunjuk dan memperbaiki keadaanmu’.” (HR Bukhari)

    4. Menjenguk

    Haqqul muslim alal muslim atau hak muslim terhadap muslim lain yang keempat adalah menjenguk apabila sakit. Ketika menjenguk orang sakit, hendaknya seorang muslim mendoakan agar segera diberi kesembuhan oleh Allah SWT dan memotivasi hatinya.

    Rasulullah SAW bersabda, “Barang menjenguk orang sakit, maka ia masih berada di pinggir surga hingga ia pulang.” (HR Muslim)

    5. Mengantarkan Jenazah

    Haqqul muslim alal muslim yang kelima adalah mengantar jenazah yang meninggal dunia. Hal ini didasarkan dengan sabda Rasulullah SAW, “Barang siapa mengantar jenazah dan mengangkatnya tiga kali maka ia telah memenuhi hak jenazah tersebut.” (HR Tirmidzi)

    6. Memberi Nasihat

    Haqqul muslim alal muslim yang terakhir adalah memberikan nasihat apabila ada seorang muslim meminta nasihat kepada kita. Nasihat ini hendaknya berisi pesan yang baik yang sesuai dengan perintah Allah SWT dan bukan nasihat yang mengandung keburukan.

    Perintah ini juga tercantum dalam surah Al Asr ayat 1-3 yang berbunyi,
    وَالْعَصْرِۙ

    Artinya: Demi masa

    اِنَّ الْاِنْسَانَ لَفِيْ خُسْرٍۙ

    Artinya: sesungguhnya manusia benar-benar berada dalam kerugian

    اِلَّا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَعَمِلُوا الصّٰلِحٰتِ وَتَوَاصَوْا بِالْحَقِّ ەۙ وَتَوَاصَوْا بِالصَّبْرِ ࣖ

    Artinya: kecuali orang-orang yang beriman dan beramal saleh serta saling menasihati untuk kebenaran dan kesabaran.

    (rah/rah)



    Sumber : www.detik.com