Tag: better homes and gardens

  • 7 Penyebab Kulkasi Menjadi Tidak Dingin


    Jakarta

    Kulkas adalah alat elektronik untuk menjaga makanan, sayur hingga buah-buahan agar tetap segar. Suhu dingin di dalam kulkas menjaga agar makanan tak cepat basi.

    Namun, masalah akan datang saat kulkas menjadi tidak dingin. Jangan panik, ada beberapa alasan kulkas menjadi tidak dingin jadi kita tahu bagaimana memperbaikinya.

    Dikutip dari Better Homes and Gardens, ini alasan kulkas tidak dingin.


    1. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Penyebab kulkas nggak dingin dengan baik adalah pengaturan suhu. Periksa pada kontrol pengatur suhu untuk menentukan suhu yang disetel di kulkas. Pastikan juga pada bagian freezer. Jika suhu terlalu tinggi, atur suhunya untuk memastikan makanan dan minuman di dalam kulkas tetap dingin. Setelah suhu diubah, tunggu sekitar 24 jam agar suhu di dalam kulkas menjadi stabil.

    2. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

    Jika isi kulkas terlalu penuh, kulkas akan kesulitan untuk mengatur suhu. Apalagi kalau isinya berantakan dan barang ditumpuk sembarangan maka bisa berdampak pada pengoperasian mesin pendingin. Kamu harus mengurangi jumlah makanan, minuman, dan barang lain yang disimpan di kulkas tetapi jangan juga dibiarkan kosong. Jadi sebaiknya, isi kulkas sekitar setengah hingga tiga perempatnya agar proses pendinginan lebih optimal.

    3. Ventilasi Udara Terhalang

    Udara dingin yang dihasilkan kulkas harus dapat mengalir ke kompartemen tertutup pada freezer dan bagian dalam kulkas. Jika ventilasi udara di dalam kulkas terhalang oleh makanan atau minuman maka akan menghambat efisiensi dalam pendinginan. Selain itu, Jika ventilasi udara kotor, tertutup es dan tumpahan makanan maka dapat menghalangi keluarnya udara sejuk ke bagian dalam kulkas. Untuk mengatasi masalah ini, bersihkan ventilasi udara dan tata ulang isi kulkas dan pastikan tak ada yang menghalangi ventilasi udara.

    4. Kumparan Kondensor Kotor

    Kumparan kondensor terletak di bagian belakang kulkas dan merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan. Jika kumparan kondensor tertutup kotoran maka kumparan tersebut tidak dapat berfungsi dengan baik sehingga menyebabkan berkurangnya proses pendinginan.

    5. Permukaan Tidak Rata

    Jika kulkas tidak berada pada permukaan rata, maka dapat mempengaruhi fungsi kulkas. Pintu kulkas mungkin tidak dapat ditutup dengan benar atau saklar pintu tidak berfungsi dengan benar, sehingga menyebabkan masalah pada pendinginan. Atasi masalah ini dengan menyesuaikan kaki di bagian bawah untuk menambah atau mengurangi ketinggian setiap sudut. Kulkas harus benar-benar rata dari sisi ke sisi, tetapi dari depan ke belakang, kulkas harus dimiringkan sekitar 1/4 inch ke arah belakang untuk membantu pintu menutup dengan benar.

    6. Segel Karet Pintu Kulkas Kotor atau Rusak

    Pintu kulkas memiliki segel yang membantu mencegah udara dingin merembes keluar dari dalam kompartemen. Jika segel pada pintu terlalu kotor, aus, atau rusak, hal tersebut dapat menyebabkan pintu tidak dapat menutup dengan benar, sehingga menyebabkan kebocoran udara dingin dari kulkas dan mengurangi kemampuan pendinginan. Jika segel kotor kamu bisa membersihkannya dengan kain lembab dan sabun cuci piring. Namun, jika segel sudah aus atau rusak parah kamu harus menggantinya dengan yang baru.

    7. Kurang Suplai Listrik

    Jika kulkas tidak mendapat aliran listrik yang cukup maka nggak bisa mempertahankan pendinginan. Cek bagian belakang kulkas untuk menemukan stekernya dan pastikan sudah terpasang dengan benar. Jika kulkas nggak dingin dan lampu mati meskipun alat sudah tersambung ke stopkontak, maka kulkas tidak menerima aliran listrik.

    (zlf/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Cegah Lalat Masuk Rumah, Mudah!


    Jakarta

    Keberadaan lalat di rumah bisa mengganggu penghuni rumah. Selain mengganggu, lalat bisa saja membawa penyakit pada kakinya karena mereka suka hinggap di tempat-tempat yang kotor, seperti tempat sampah, yang bisa saja membawa bakteri dan kuman dari sana.

    Tak heran, penghuni rumah melakukan berbagai upaya untuk mengusir dan membasminya. Nah, sebelum masuk ke dalam rumah, ada beberapa hal yang yang bisa kamu lakukan lho untuk mencegah lalat masuk ke dalam rumah.

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, Kamis (5/9/2024), berikut ini informasinya.


    Cara Mencegah Lalat Masuk ke Rumah

    1. Jaga Rumah Agar Tetap Bersih

    Kamu bisa membersihkan rumah secara rutin untuk mencegah lalat masuk ke rumah. Misalnya, bersihkan segera jika ada tumpahan makanan atau minuman di ruangan.

    2. Basmi Tempat yang Berpotensi Jadi Sarang Lalat

    Tumpukan kompos, saluran pembuangan yang tersumbat, tempat sampah yang tidak tertutup, sisa makanan, dan sampah bisa menjadi tempat perkembangbiakan lalat. Maka dari itu, pastikan semua tempat sampah tertutup, kosongkan secara teratur dan bersihkan secara menyeluruh.

    Selain itu bila kamu mempunyai hewan peliharaan, biasakanlah untuk segera membersihkan dan membuang kotoran hewan peliharaan kamu. Kamu juga harus menjaga agar mangkuk makan hewan peliharaan kamu tetap bersih dan kering.

    3. Tutup Akses Masuk Lalat

    Lalat biasanya hidup di luar ruangan. Oleh karena itu, kamu harus biasakan untuk menutup rapat rumah, atau kamu bisa memasang jaring anti serangga pada jendela atau pintu rumahmu.

    4. Simpan Makanan Dengan Baik

    Bila kamu mempunyai banyak sumber makanan seperti buah dan makanan kering, kamu harus pastikan untuk menyimpannya pada tempat yang tertutup. Kamu juga bisa menyimpan makanan tersebut di kulkas.

    5. Panggil Profesional

    Jika keberadaan lalat di rumah sudah lalu banyak dan tidak bisa dibasmi sendiri, kamu bisa panggil seorang profesional untuk menanganinya. Para profesional bisa mengidentifikasi lalat dan membasmi tempat perkembangan biakannya.

    Nah itu dia cara mencegah lalat masuk rumah. Semoga setelah mempraktekkan cara ini, rumahmu jadi bebas dari lalat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Tips Hilangkan Noda Oli di Dinding dan Lantai Garasi


    Jakarta

    Oli adalah salah satu cairan yang cukup sulit dibersihkan karena cairan ini bisa menempel di permukaan. Salah satu tempat di rumah yang biasa kotor karena oli adalah garasi dan carport rumah. Oli ini berasal dari kendaraan yang keluar masuk rumah.

    Biasanya oli yang menetes dari kendaraan akan menempel pada lantai dan dinding yang permukaan keras. Jika kamu mendapati noda oli di sana, kamu tidak bisa hanya menyiram dengan air atau menggosoknya karena tidak akan bersih sempurna.

    Melansir dari Better Homes and Gardens, Jumat (11/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan noda oli dari lantai dan dinding garasi.


    1. Pasir Halus

    Oli yang sifatnya cair perlu diserap dengan pasir agar nodanya tidak melebar dan menempel di dinding atau lantai. Kamu tidak perlu membeli banyak pasir di tukang bangunan, pasir kucing juga bisa untuk menyerap noda tersebut.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    2. Aseton dan Baking Soda

    Untuk bekas oli yang sudah mengering, kamu bisa menggunakan aseton dan baking soda. Nantinya, saat hendak membersihkan keduanya perlu dicampur. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Cara mencampurkan aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    3.Sabun Pencuci Piring

    Percaya nggak percaya, sabun cuci piring bisa lho membersihkan noda bekas oli. Tapi, bahan ini ampuh jika noda sudah tersisa sedikit.

    Langkah Membersihkan Noda Oli di Dinding dan Keramik Garasi

    1. Bersihkan debu dan tanah pada lantai garasi dengan sapu atau penyedot debu.

    2. Setelah bersih, cek bila ada noda karat atau noda minyak pada lantai garasi kamu. Bila ada noda karat, gosok noda tersebut menggunakan cuka putih atau produk pembersih noda karat.

    3. Untuk noda minyak atau gemuk, gunakan campurkan campuran aseton dan baking soda. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut. .

    4. Bersihkan bekas kikisan dengan air bersih.

    5. Setelah semua noda pada garasi bersih, selanjutnya sikat seluruh lantai garasi menggunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring tadi.

    6. Setelah bersih, bilas seluruh lantai dengan air bersih, lalu keringkan.

    Itulah cara membersihkan noda oli di dinding dan lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini 5 Cara Bersihkan Freezer Kulkas yang Aman


    Jakarta

    Kulkas adalah barang elektronik yang perlu dibersihkan, termasuk pada bagian freezer. Namun, bagian freezer ini berbeda dengan kompartemen lainnya karena dipenuhi es. Apakah ada cara khusus untuk membersihkannya?

    Sebenarnya membersihkan freezer tidak susah. Kuncinya adalah kamu harus mencairkan bunga es dahulu, baru setelah itu dapat dibersihkan. Untuk lebih jelasnya, melansir dari Better Homes and Gardens, berikut di antaranya.

    Cara Membersihkan Freezer

    1. Kulkas Harus Mati

    Saat kamu hendak membersihkan kulkas kuncinya adalah kulkas tersebut dalam keadaan mati. Kabel harus dicabut dari stop kontak.


    2. Pindahkan Makanan dan Minuman

    Apabila masih ada makanan dan minuman di freezer atau di kompartemen lainnya, harus dipindahkan.

    3. Tunggu Bunga Es Mencair

    Buka pintu kulkas termasuk freezer agar hawa panas masuk ke dalam kulkas sehingga es cepat mencair. Jangan membuang es dengan cara ditusuk, dipecahkan, atau digeruk dengan benda tajam dan tumpul. Tunggu hingga es tersebut cair dengan sendirinya.

    4. Keringkan Air yang Meleleh

    Gunakan kain bersih untuk membersihkan air yang mencair. Lakukan sampai freezer kering.

    5. Pakai Sabun Cuci Piring

    Agar freezer wangi dan dijamin bersih, kamu bisa memakai sabun cuci piring dengan campuran air hangat. Sikat permukaan freezer menggunakan sikat gigi. Hindari menggunakan larutan yang mengandung bahan kimia kuat karena dapat menyebabkan korosi.

    Jangan lupa bersihkan bagian pintu freezer karena bagian ini biasanya dari plastik dan paling cepat kotor.

    Berapa Kali Freezer Harus Dibersihkan?

    Waktu yang tepat untuk membersihkan freezer tidak perlu sampai setiap hari. Disarankan adalah setiap 6 bulan sekali. Namun, jika kamu sudah mencium bau tidak enak dari freezer kamu harus langsung membersihkannya.

    Bersih-bersih kulkas pertama kali adalah saat barang tersebut sampai di rumah. Bisa saja debu saat pembuatan kulkas dan pada saat pengiriman terperangkap di dalam. Kemudian, es pertama yang terbentuk harus segera dicairkan setelahnya.

    “Menurut saya, ada baiknya untuk membersihkan seluruh isi lemari es sebelum digunakan. Dan jangan lupa untuk membuang dua tumpukan es pertama yang dibuat dari lemari es,” kata Glenn Lewis dari Mr. Appliance.

    Apa yang Terjadi Jika Freezer Tidak Dibersihkan

    Sudah jelas, apabila kamu tidak membersihkan freezer akan muncul bau tidak sedap hingga muncul jamur karena ada area yang lembap. Selain itu, mesin untuk membuat es tidak bisa bekerja karena ada pengendapan mineral.

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kulkas Nggak Dingin dan Bikin Banyak Makanan Basi Ternyata Ini Pemicunya


    Jakarta

    Kulkas yang tidak dingin bisa menjadi masalah terutama untuk makanan yang harus disimpan di suhu dingin. Makanan akan cepat basi dan kulkas jadi mudah tercium bau tidak sedap karena suhu di dalam kulkas lembap.

    Apabila kamu menemukan kondisi kulkas seperti ini, jangan dianggap sepele karena pasti ada kerusakan di dalamnya yang perlu diperbaiki. Lantas, apa penyebab kulkas tidak dingin?

    Dikutip dari Better Homes and Gardens, berikut penyebab kulkas jadi nggak dingin.


    1. Ventilasi Udara Terhalang

    Ventilasi udara di kulkas berfungsi untuk mengontrol suhu kulkas, mencegah penumpukan uap air, mengontrol pergerakan udara dingin ke semua kompartemen kulkas.

    Jika suhu kulkas sudah sesuai dengan yang direkomendasikan, coba cek bagian ventilasi. Bagian ini sebaiknya tidak tertutupi oleh benda apa pun agar akses udara dingin yang mengalir ke dalam kulkas bisa maksimal. Selain itu, cek kebersihan dari ventilasi udara. Bisa jadi, ventilasi tertutup bukan karena ada benda di depannya melainkan kotoran yang menumpuk.

    2. Kumparan Kondensor Kotor

    Kumparan kondensor merupakan komponen kunci dalam proses pendinginan kulkas. Letaknya berada di bagian belakang kulkas. Sama seperti ventilasi, kumparan kondensor ini tidak boleh tertutup kotoran agar kulkas dapat dingin.

    3. Segel Karet Pintu Kulkas Rusak

    Salah satu kunci penting kulkas dapat dingin adalah pintu yang rapat. Pintu kulkas memiliki karet dan magnet sehingga saat pintu ditutup bisa sangat rapat. Apabila bagian karet rusak seperti pecah permukaannya atau aus, maka udara dingin di dalam bisa bocor keluar dan udara panas masuk. Alhasil kulkas susah untuk dingin. Selain karena rusak, kamu bisa juga kulkas tidak kunjung dingin karena segel kotor.

    4. Pengaturan Suhu yang Tidak Tepat

    Kulkas diciptakan sebagai mesin penyimpanan bersuhu dingin. Sebenarnya kamu bisa mengatur tingkat kedinginannya sesuai kebutuhan. Saat membeli kulkas, kamu bisa bertanya berapa suhu yang tepat untuk mendinginkan kulkas dan freezer. Biasanya kulkas yang baru digunakan butuh waktu 24 jam untuk didinginkan.

    5. Kurang Suplai Listrik

    Penyebab berikutnya bisa karena rendahnya suplai listrik di rumah sehingga kulkas tidak dapat didinginkan dengan cepat. Maka dari itu, penting saat membeli perabotan kamu perlu menyesuaikan dengan daya masing-masing alat elektronik. Suplai listrik yang terlalu rendah dengan kulkas juga bisa membuat perabotan tersebut rusak,

    6. Isi Kulkas Terlalu Penuh dan Berantakan

    Barang-barang yang disimpan di kulkas perlu disusun dengan rapi agar tidak menutupi ventilasi dari komponen penting lainnya di kulkas. Selain itu, isi kulkas yang rapi juga enak dilihat dan bisa memuat lebih banyak barang.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Bukan Cuma Buat Masak, Garam Juga Ampuh Bersihkan Noda!


    Jakarta

    Garam adalah bumbu yang pasti selalu tersedia di setiap dapur dan peran penting untuk memperkaya cita rasa masakan. Namun, tahukah kamu jika garam juga ampuh untuk membersihkan berbagai hal di rumah?

    Dilansir Better Homes and Gardens, garam merupakan bahan abrasif alami yang dapat membersihkan noda dan menyerap bau tak sedap. Selain itu, garam adalah bahan alami, tentu ramah lingkungan dan dapat menghemat pengeluaran kamu karena tak perlu beli cairan pembersih instan.

    Jenis garam yang dapat dipakai untuk membersihkan beberapa benda di rumah adalah garam kosher. Garam in tidak mengandung mineral apa pun, melainkan hanya natrium klorida.


    Garam kosher ini berbeda dengan garam laut. Pembeda yang paling mencolok adalah garam kosher teksturnya lebih kasar dari garam laut. Keduanya sama-sama berwarna putih dan berbentuk butiran, serta sama-sama bisa dimakan.

    Barang yang Bisa Dibersihkan dengan Garam

    1. Mug Kopi

    Siapa di antara detikers yang sering minum kopi? Coba cek cangkir bagian dalamnya bersih atau tidak. Biasanya cangkir yang dipakai sebagai wadah kopi atau minuman berwarna, bagian dalamnya terdapat sisa warna. Noda tersebut sulit hilang jika hanya memakai sabun cuci piring.

    Ternyata trik untuk menghilangkan noda tersebut adalah memakai garam. Caranya dengan menambahkan garam ke dasar cangkir dan taruh sedikit es serut di atasnya. Tutupi bagian atas cangkir kopi dengan lapisan plastik pembungkus.

    Lalu letakkan tangan di atas plastik tersebut dan putar cangkir agak cepat. Apabila dirasa sudah lama diputar, coba bilas cangkir dengan air hangat. Lihat apakah warnanya berkurang.

    2. Talenan

    Talenan adalah salah satu barang dapur yang mudah rusak. Bekas potongan pisau kerap berbekas. Permukaannya yang tidak mulus itu sering kotor dari sisa-sisa makanan yang masuk ke sela-selanya. Tidak jarang, talenan jadi mudah berbau karena cara membersihkannya yang salah.

    Coba dengan menaburkan garam dan ratakan seperti dipijat. Diamkan selama 10 menit. Setelah itu gosok permukaan dengan lemon yang telah dipotong menjadi dua. Saat menggosok, kamu boleh sambil memeras lemon. Terakhir, bilas dengan air panas. Pastikan tidak ada sisa garam yang tertinggal.

    3. Setrika

    Jika besi setrika kotor karena ada yang menempel atau berubah warna menjadi hitam, kamu bisa lho menghilangkannya.

    Caranya atur setrika sampai terasa hangat. Sembari menunggu, siapkan selembar kertas atau koran yang atasnya telah ditaburkan garam. Setelah setrika panas, setrika dengan melingkar di atas garam dan kertas tadi. Matikan setrika dan biarkan dingin. Lalu, bersihkan permukaan besi dari bekas garam dengan menggunakan kain lembap.

    4. Panci

    Cara mencuci panci berminyak, kotor, atau berminyak bisa dengan garam. Caranya tutupi panci dengan garam dan biarkan selama 10 menit. Lalu, gosok bagian tepi panci yang kotor dengan spons. Terakhir, bilas dengan air hangat.

    5. Pipa Tersumbat

    Pipa tersumbat dapat diatasi dengan bahan yang ada di dapur. Caranya tuang setengah cangkir soda kue dan setengah cangkir garam ke dalam saluran pembuangan dan biarkan semalaman. Setelah itu, tuangkan air mendidih ke dalam saluran pembuangan untuk membilas campuran tersebut.

    6. Jamur dan Noda Bekas Air

    Jika di rumah ada barang yang berjamur atau permukaannya terdapat sisa air, coba pakai garam sebagai pemutih alami. Cara bersihkannya dengan menaburkan garam pada area yang terkena noda, lalu tuangkan soda kue. Diamkan beberapa jam atau semalaman.

    Cara kedua bisa dengan mencampurkan air lemon dan garam. Lalu gosokkan pada noda. Namun, kamu harus menjemur barang tersebut di bawah sinar matahari.

    Itulah beberapa benda yang bisa dibersihkan dengan garam. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Setop 5 Kebiasaan Buruk Ini Saat Cuci Piring!


    Jakarta

    Mencuci piring adalah salah satu pekerjaan rumah yang sering dilakukan sehari-hari. Alat makan atau masak memang harus segera dibersihkan setelah digunakan.

    Namun, terkadang tanpa disadari kita melakukan kebiasaan yang justru membuat piring ataupun gelas tidak bersih maksimal. Belum lagi ada kebiasaan yang malah membuat kegiatan mencuci piring menjadi semakin berat.

    Lantas, apa saja kebiasaan buruk atau kesalahan ketika mencuci piring? Yuk, simak ulasannya berikut ini seperti yang dikutip dari Better Homes and Gardens.


    5 Kebiasaan Buruk Saat Cuci Piring

    Inilah beberapa kebiasaan yang harus dihindari saat mencuci piring agar pekerjaan jadi lebih mudah dan efektif.

    Mencuci piring memang pekerjaan rumah tangga yang kurang disukai sebagian orang. Akan tetapi, sebaiknya segera menuntaskan cucian piring tanpa menunda terlalu lama.

    Sebab, makin lama piring dan alat masak yang kotor dibiarkan di wastafel dapat mengundang hewan atau serangga, bahkan jadi tempat bersarangnya kuman. Kuman dapat hidup hingga empat hari di permukaan bersih, tetapi dengan kontaminasi makanan maka akan hidup lebih lama.

    2. Menggunakan Spons Kotor

    Meskipun spons tampak bisa digunakan beberapa kali lagi, bukan berarti kamu perlu menggunakannya. Sebaiknya spons diganti secara berkala karena bisa menjadi tempat kuman berkembang biak. Selain itu, pastikan untuk selalu mencuci kain lap piring setelah pemakaian.

    3. Merendam Cucian

    Merendam cucian membantu menghilangkan noda dan sisa makanan yang membandel tergantung pada bahannya. Sebaiknya hindari merendam peralatan makan dan masak yang terbuat dari kayu dan cast iron.

    Selain menunda mencuci piring, membiarkan piring dan alat masak terendam di wastafel dapur tidak dianjurkan karena air bisa menjadi tempat bagi kuman untuk berkembang biak.

    4. Menggunakan Terlalu Banyak Sabun

    Ketika mencuci piring, sebenarnya tidak butuh menggunakan sabun terlalu banyak. Semakin banyak sabun berarti semakin banyak busa, sehingga akan memerlukan lebih banyak usaha untuk menghilangkan busanya. Terlebih kalau busa tidak dibersihkan dengan baik, maka akan menjadi residu pada piring.

    5. Menyimpan Cucian Basah

    Pastikan untuk mengeringkan atau membiarkan cucian piring kering sebelum menyimpannya di rak piring. Menyimpan cucian basah bisa membuat menambah kelembapan di dalam tempat penyimpanan piring yang akhirnya menimbulkan tumbuhnya jamur.

    Itulah beberapa kesalahan ketika mencuci piring yang perlu dihindari. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kapan Sebaiknya Freezer Dibersihkan? Ini Kata Ahli


    Jakarta

    Saat membersihkan kulkas, biasanya hanya bagian luar dan kompartemen di dalam saja yang dibersihkan. Padahal, bagian freezer juga perlu dibersihkan lho.

    Membersihkan freezer dibutuhkan agar bisa terus beroperasi dengan baik dan menjaga makanan agar lebih tahan lama. Untuk membersihkan freezer juga tidak perlu terlalu sering seperti membersihkan bagian luar kulkas.

    Lantas, berapa lama sebaiknya freezer dibersihkan?


    Waktu yang Tepat Membersihkan Freezer

    Membersihkan freezer setidaknya dilakukan setiap 3-6 bulan. Membersihkan freezer sesering mungkin akan menghasilkan keseimbangan yang sempurna, cukup sering untuk mencegah penumpukan, tetapi tidak terlalu sering sehingga terasa seperti tugas yang berat.

    Melakukan tugas ini setidaknya dua kali setahun membantu mencegah penumpukan es, yang dapat membuatnya bekerja kurang efisien, dan menjaga agar ruang tidak berantakan dengan barang-barang yang terlupakan.

    “Pembersihan cepat sebulan sekali membantu menjaga kesegaran barang, sementara pembersihan menyeluruh setiap tiga hingga enam bulan memastikan Anda tidak menimbun sisa-sisa makanan yang terlupakan,” kata profesional organizer dan pemilik Orderly at The Store Kimberly Cheeseman, dikutip dari Martha Stewart, Selasa (18/3/2025).

    Langkah-langkah Membersihkan Freezer

    Dilansir dari Better Homes and Gardens, berikut ini cara mudah membersihkan freezer.

    1. Kulkas dalam Keadaan Mati

    Saat ingin membersihkan kulkas kuncinya adalah kulkas tersebut dalam keadaan mati. Kabel harus dicabut dari stop kontak.

    2. Pindahkan Makanan dan Minuman

    Apabila masih ada makanan dan minuman di freezer atau di kompartemen lainnya, harus dipindahkan.

    3. Tunggu Kembang Es Mencair

    Buka pintu kulkas termasuk freezer agar hawa panas masuk ke dalam kulkas sehingga es cepat mencair. Jangan membuang es dengan cara ditusuk, dipecahkan, atau digerus dengan benda tajam dan tumpul. Tunggu hingga es tersebut cair dengan sendirinya.

    4. Keringkan Air di Freezer

    Gunakan kain bersih untuk membersihkan air yang mencair. Lakukan sampai freezer kering.

    5. Bersihkan Pakai Sabun Cuci Piring

    Agar freezer wangi dan dijamin bersih, kamu bisa memakai sabun cuci piring dengan campuran air hangat. Bersihkan permukaan freezer menggunakan sikat gigi. Hindari menggunakan larutan yang mengandung bahan kimia kuat karena dapat menyebabkan korosi.

    Jangan lupa bersihkan bagian pintu freezer karena bagian ini biasanya dari plastik dan paling cepat kotor.

    Itulah waktu yang tepat dan langkah-langkah membersihkan freezer. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Penting! Deretan Perangkat Elektronik Ini Harus Dicabut Setelah Digunakan



    Jakarta

    Perangkat elektronik di rumah membutuhkan listrik untuk dapat berfungsi. Setelah selesai digunakan, ada himbauan untuk langsung mencabut kabel listriknya, terutama untuk peralatan elektronik yang menghasilkan panas karena dapat menyebabkan korsleting listrik dan kebakaran.

    Selain untuk menghindari bencana, mencabut colokan pada stop kontak juga membantu menekan jumlah tagihan listrik bulanan.

    Dilansir Better Homes and Gardens, berikut beberapa perangkat elektronik di rumah yang harus segera di cabut setelah digunakan.


    1. Peralatan di Dapur

    Saat ini banyak perangkat di dapur yang sudah bisa digunakan dengan tenaga dari listrik, mulai dari pemanggang roti, air frayer, panci, penanak nasi, mesin pembuat kopi, hingga blender. Semua peralatan tersebut tidak boleh ditinggal begitu lama ketika sedang digunakan karena semua perangkat tersebut memiliki waktu penggunaannya.

    Sebagai contoh air fryer biasanya 5-30 menit, tergantung apa yang hendak dihangatkan. Lalu blender biasanya tidak sampai 5 menit. Penanak nasi pun, apabila nasi sudah matang, sebaiknya kabelnya dicabut agar tidak gosong.

    2. Pengering Rambut

    Pengering rambut adalah alat yang bisa menimbulkan panas yang kemudian dihembuskan dengan angin yang keluar mengarah ke rambut. Sama seperti perangkat elektronik lain yang dapat menghasilkan panas, pengering rambut seharusnya tidak dibiarkan menyala terutama setelah tidak digunakan. Apalagi jika letaknya di kamar mandi dikhawatirkan terjadi korsleting listrik.

    Selain pengering rambut, pencatok rambut dan alat untuk pengeriting rambut juga sebaiknya kabelnya dicabut setelah digunakan.

    3. Kabel Pengisian Daya

    Kabel pengisian daya atau charger merupakan benda yang pasti tersedia di tas untuk berjaga-jaga ponsel, laptop, tablet, atau alat elektronik lainnya butuh diisi dayanya.

    Setelah daya terisi penuh, kamu perlu melepas kabel pada perangkat dan stop kontak. Sebab, banyak kejadian lupa mencabut charger bisa menyebabkan korsleting listrik hingga kebakaran.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com

  • Sering Gagal Rawat Tanaman? Mungkin Saatnya Beralih ke Tanaman Palsu


    Jakarta

    Banyak orang suka memajang atau memelihara tanaman di dalam rumah agar terasa asri dan sehat. Sayangnya, terkadang tanaman tidak terurus dengan baik, hingga akhirnya kering dan mati.

    Selain itu, ada saja kondisi yang bikin penghuni rumah nggak cocok pelihara tanaman. Misalnya penghuni punya riwayat alergi atau hewan peliharaan.

    Namun, penghuni rumah masih bisa memajang tanaman palsu, kok! Tanaman palsu dapat memberi kesan asri tanpa perlu repot-repot dirawat.


    Lantas, apa saja pertanda lebih baik pajang tanaman palsu ketimbang yang asli ya? Simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes and Gardens.

    7 Pertanda Lebih Baik Pajang Tanaman Palsu di Rumah

    Inilah beberapa ciri-ciri hunian yang sebaiknya memajang tanaman palsu daripada yang asli.

    1. Tanaman Sulit Dipelihara

    Ada tanaman yang kurang cocok dipelihara indoor karena memerlukan intensitas cahaya dan kelembapan tertentu yang hanya ada di luar ruangan. Namun, kalau sangat menyukai tanaman itu, pemilik rumah bisa beralih ke versi palsunya, lho.

    2. Penghuni Jarang di Rumah

    Jika penghuni jarang berada di rumah, sebaiknya memilih tanaman palsu. Penghuni rumah tetap bisa mendapatkan suasana rumah yang asri dari tanaman palsu tanpa perlu repot-repot merawatnya.

    3. Ada Hewan Peliharaan

    Beberapa tanaman indoor populer ternyata beracun bagi hewan peliharaan, lho. Daripada hewan peliharaan keracunan atau mengalami iritasi kulit, ada baiknya memilih tanaman palsu saja.

    4. Penghuni Tidak Pandai Merawat Tanaman

    Jangan bersedih kalau mendapati tanaman sering mati di rumah, pemilik bisa coba beralih ke tanaman palsu. Gunakan tanaman palsu untuk memberi kehijauan pada rumah selagi masih belajar merawat tanaman.

    5. Penghuni Punya Riwayat Alergi

    Sejumlah tanaman indoor dapat memicu alergi pada penghuni rumah. Jika punya riwayat alergi terhadap tanaman tertentu tapi masih ingin memeliharanya, gunakan tanaman palsu saja. Namun jangan lupa untuk rajin membersihkannya dari debu ya.

    6. Penghuni Tidak Suka Kotor dan Serangga

    Tanaman bisa mengundang serangga masuk rumah, lalu media tanam seperti tanah bisa mengotori rumah. Kalau penghuni rumah nggak suka kotor-kotoran dan serangga, tanaman palsu bakal lebih cocok buat dipelihara.

    7. Masih Sewa Tempat Tinggal

    Bagi yang masih menyewa tempat tinggal, mungkin memiliki tanaman asli bakal lebih merepotkan. Sebab, memindahkan tanaman dari satu tempat ke tempat lainnya akan menambah beban bawaan. Selain itu, tanaman asli bisa mengotori rumah sewaan milik orang lain.

    Itulah beberapa pertanda sebaiknya penghuni memajang tanaman palsu daripada memelihara tanaman asli di rumah. Semoga membantu!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com