Tag: better homes & gardens

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • AC Split, Portable, dan Central, Mending yang Mana?


    Jakarta

    Pendingin ruangan atau air conditioner (AC) merupakan salah satu alat elektronik yang sering digunakan di rumah. Namun, agar penggunaan AC maksimal tentunya harus sesuai dengan luas ruangan.

    Umumnya, AC yang digunakan merupakan jenis AC Split, AC Portable, dan juga AC Central. Ketiganya memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing.

    Nah, berikut ini informasi mengenai ketiga AC tersebut.


    AC Split

    Young brunette woman in her modern apartment. She turns on the air conditioner from the remote control. Climate control at home with split system.Ilustrasi AC split Foto: Getty Images/iStockphoto/LENblR

    Dilansir Times of India, AC Split atau non-inverter merupakan jenis AC indoor dan outdoor. Biasanya, AC Split bekerja dengan pendinginan maksimum, jadi ketika ruangan dirasa sudah dingin maka AC akan berhenti beroperasi sesaat.

    Karena bekerja on-off, AC ini memerlukan listrik sekitar 800 watt. Untuk suara, AC ini tidak menimbulkan suara yang begitu mengganggu, hanya pada awal dinyalakan saja.

    Untuk harga, AC ini bisa dibilang cukup ekonomis. Tak heran jenis AC ini banyak digunakan di Indonesia.

    Melansir Sinar Mas Land, berikut ini kelebihan dan kekurangan AC Split
    Kelebihan:

    – Harga terjangkau
    – Perawatan mudah
    – Pendinginan cepat
    – Tersedia di banyak tempat

    Kekurangan:

    – Boros energi
    – Mengurangi estetika karena dipasang di dinding

    AC Portable

    Close-up View Of Portable Air Conditioner With Blurred Living Room BackgroundAC portable Foto: Getty Images/onurdongel

    Mengutip The Spruce, AC Portable merupakan jenis AC yang bisa dipindah-pindah posisinya karena diletakkan di lantai. Biasanya, AC jenis ini digunakan di ruangan yang tidak terlalu besar, sekitar 46 m2.

    Banyak orang yang memilih AC jenis ini karena praktis bisa dipindahkan kemana-mana. Namun, AC ini juga ada kelebihan dan kekurangannya. Berikut ini informasinya.

    Kelebihan:

    – Mudah dipindah-pindah
    – Harga tidak terlalu mahal dan mudah dipasang

    Kekurangan:

    – Tidak cocok untuk ruangan yang luas
    – Agak berisik

    AC Central

    AC central atau AC pusat merupakan AC yang bisa mendinginkan seisi ruangan karena diatur terpusat. AC jenis ini merupakan yang terbesar dan paling mahal dari AC konvensional.

    Melansir Better Homes & Gardens, sistem AC ini dirancang untuk mendinginkan seluruh rumah dengan mengalirkan udara dingin melalui saluran dan keluar melalui ventilasi. AC ini biasanya dikendalikan oleh termostat dan dapat dirancang dengan kemampuan cerdas.

    Meski bisa digunakan di rumah, namun umumnya jenis AC ini digunakan untuk gedung-gedung besar, seperti perkantoran, perhotelan, hingga pusat perbelanjaan.

    Kelebihan:

    – Efisiensi tinggi
    – Tidak bising

    Kekurangan:

    – Harga mahal
    – Biaya perawatan tinggi
    – Jika satu bagian bermasalah, seluruh sistem bisa terganggu
    – Pengaturan suhu terpusat sehingga kurang fleksibel

    Itulah informasi mengenai AC Split, AC Portable, dan AC Central. Sudah tahu bedanya serta kelebihan dan kekurangannya kan detikers?

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Ini 4 Cara Bersihkan Noda Sabun Membandel di Kamar Mandi



    Jakarta

    Saat mandi menggunakan sabun terkadang terdapat cipratan noda sabun ke permukaan sekitar. Bila air dengan sabun bercampur, hal ini dapat mengakibatkan terbentuknya lapisan abu-abu atau putih yang disebut noda sabun.

    Noda sabun biasanya terdapat pada pintu kamar mandi, dinding kamar mandi, bak mandi, ubin, dan keran yang akan sulit untuk dibersihkan. Noda sabun tidak hanya tampak jelek, tetapi juga mendorong pertumbuhan jamur.

    Penting untuk segera membersihkan kerak sabun agar tidak sulit dibersihkan. Melansir Better Homes & Gardens, berikut beberapa metode efektif membersihkan noda sabun.


    Cara Membersihkan Noda Sabun

    Menggunakan Soda Kue dan Cuka

    Penggunaan soda kue dan cuka biasanya merupakan cara terbaik untuk menghilangkan noda sabun. Semprotkan cuka putih pada sabun dan biarkan selama 20 menit, tambahkan selapis soda kue dan gosok hingga noda sabun hilang.

    Bilas dengan air dan mengeringkan area tersebut dengan kain bersih. Jika noda sabun dibiarkan cukup lama, campurkan cuka dengan soda kue hingga membentuk pasta serta oleskan ke area tersebut.

    Gunakan Lemon

    Lemon merupakan cara yang tidak beracun untuk membersihkan rumah dan membuatnya tetap beraroma segar. Potong lemon menjadi dua bagian dan gosokan langsung pada noda sabun atau peras air dari beberapa lemon, lalu semprotkan ke area noda.

    Biarkan asam dari air lemon memecah noda sabun selama 10 hingga 15 menit, lalu gosok area tersebut dengan spons sebelum dibilas dengan air bersih.

    Campurkan Sabun Cuci Piring dan Cuka

    Apabila tidak ingin menggunakan soda kue, ganti dengan cairan pencuci piring. Jika jumlah buih sabun sedikit, campurkan dua bagian cuka dan sabun cuci piring dalam botol semprot, lalu oleskan ke area tersebut dan bersihkan setelah 15 menit.

    Jika noda sabun lebih membandel, tambahkan cuka dan sabun cuci piring dengan perbandingan yang sama ke dalam mangkuk lalu panaskan campuran tersebut selama sekitar dua menit.

    Campuran tersebut harus panas, namun tidak mendidih. Biarkan agak dingin sebelum menuangkan ke dalam botol semprot.

    Gosok dengan Batu Apung atau Tongkat

    Wastafel, bak mandi, toilet, dan ubin keramik dapat dibersihkan dengan batu apung atau tongkat gosok. Gosokkan batu apung secara perlahan pada noda, lalu bilas hingga busa sabun terkumpul.

    Cara Mencegah Noda Sabun Kembali Muncul

    Bersihkan Titik-titik Secara Teratur

    Area sekitar wastafel atau bak mandi rentan terkena noda sabun, atasi kekacauan dengan membuat rutinitas pembersihan mingguan. Hal ini membatasi waktu sabun bercampur dengan air dan berkembang menjadi noda sabun.

    Jaga Permukaan tetap Kering

    Di antara sesi pembersihan kamar mandi sebisa mungkin bersihkan area yang basah dan jaga agar tetap kering.

    Batasi Sabun Batang

    Sabun cair umumnya tidak mengandung bedak, salah satu penyumbang utama buih sabun. Gunakan produk cair sebagai pengganti sabun batang jika memungkinkan.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Jenis Furnitur yang Tidak Dicat Ulang, Jangan Sembarangan Ngecat!


    Jakarta

    Cat biasanya dipakai untuk mewarnai benda agar tampak lebih baru, lebih cantik, atau sesuai dengan warna favorit. Tapi jangan salah, karena ada furnitur yang tidak boleh dicat ulang.

    Jika sembarangan mengecat, suatu benda justru mungkin akan kehilangan estetika atau bahkan nilainya anjlok. Simak artikel ini untuk mengetahui 5 jenis furnitur yang tidak dicat ulang.

    Jenis Furnitur yang Tidak Dicat Ulang

    Dirangkum dari The Spruce dan Better Homes & Gardens, berikut ini 5 jenis furnitur yang tidak dicat ulang:


    1. Barang yang Baru Selesai Diproduksi Pabrik

    Mengecat furnitur mungkin akan aman-aman saja jika metode pengaplikasiannya tepat. Tapi jika berurusan dengan perabot baru yang baru selesai diproduksi pabrik, mungkin akan beda cerita.

    Sebaiknya detikers menunda mengecat perabot baru tersebut karena catnya mungkin tidak akan melekat dengan baik pada hasil akhir pabrikan. Nantinya cat akan mudah mengelupas, bahkan membuat perabot menjadi cepat aus.

    2. Barang Antik

    Barang-barang antik dihargai tinggi karena keotentikan dan usianya yang sudah tua. Jika detikers mengecatnya, maka barang antik ini akan kehilangan nilainya. Bila barang itu dijual, mungkin orang akan mengira barang itu adalah barang baru dan tidak memiliki nilai historis. Otomatis harganya juga akan turun drastis.

    3. Barang dari Kulit dan Kain

    Barang atau perabot dari bahan kulit dan kain juga termasuk dalam jenis furnitur yang tidak dicat ulang. Bahan kulit dan kain bisa berubah teksturnya menjadi kasar atau kaku jika dicat. Jika memang menginginkan warna yang sesuai keinginan, maka detikers bisa melapisinya atau mengganti permukaannya dengan bahan yang cocok.

    4. Trim Kayu Alami

    Trim kayu dapat mempercantik ruangan atau benda tertentu. Beberapa orang sengaja tidak mengecatnya karena kayu tersebut sudah memiliki warna alami yang menarik.

    Tambahan cat bisa jadi akan merusak keindahan serat alami kayu. Tapi jika ingin membuat penampilannya menjadi lebih segar, detikers bisa menggunakan plitur atau pernis agar serat kayunya masih terlihat.

    5. Engsel dan Gagang Pintu

    Ketika detikers mengubah cat tembok, mungkin juga akan mengubah warna pintunya. Tapi sebaiknya jangan mengecat bagian engsel dan gagang pintunya.

    Engsel dan gagang pintu biasanya berbahan logam. Jika bagian ini dicat, kemungkinan bisa mengurangi fungsinya, seperti terasa lengket atau bahkan tidak bisa diputar.

    Jika memang ingin mengubah warnanya, detikers harus melepas komponen dan mengecatnya satu per satu. Biarkan mengering terlebih dahulu, lalu pasang kembali komponennya.

    (bai/row)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Tanaman Gantung yang Bisa Tumbuh di Tempat Minim Cahaya


    Jakarta

    Memiliki tanaman di dalam rumah bisa membuat tampak asri dan segar. Jika tidak ada tempat untuk menaruh tanaman di dalam rumah, kamu bisa menggantungnya lho!

    Nah, ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena sinar matahari secara langsung. Hal ini sangat cocok untuk ditaruh di dalam ruangan atau saat musim hujan agar kamu tidak repot-repot memindahkan tanaman ke dalam maupun luar ruangan.

    Berikut ini ada beberapa tanaman gantung yang bisa bertahan hidup tanpa harus terkena cahaya matahari langsung.


    1. Boston Fern

    Fern hanging on the living room wall. Copy space. Fern concept. Plants concept.Boston Fern. Foto: Getty Images/iStockphoto/GideoniJunior

    Dilansir Better Homes & Gardens, tanaman yang satu ini bisa hidup di dalam ruangan tanpa sinar matahari langsung. Boston fern menyukai udara lembap, jadi kamu bisa menyemprotnya dengan air secukupnya setiap hari agar daunnya tidak kering.

    2. English Ivy

    Ivy stems branches hanging down from an old stone wall, Glasgow Scotland England UKEnglish Ivy Foto: Getty Images/ZICC

    Tanaman ini bisa tumbuh di dalam maupun luar ruangan. Jika ditaruh di dalam ruangan, tanaman ini juga bisa bertahan di tempat yang minim cahaya.

    3. Heartleaf Philodendron

    Tropical 'Philodendron Hederaceum Micans' houseplant with heart shaped leaves with velvet texture in gray flower pot on coffee tablePhilodendron Foto: Getty Images/iStockphoto/Firn

    Philodendron merupakan tanaman yang mudah dirawat. Apalagi jenis Philodendron yang memiliki bentuk daun berbentuk hati ini tidak perlu banyak sinar matahari untuk tumbuh subur, jadi kamu tidak perlu khawatir jika di rumah memiliki cahaya yang minim.

    4. String of Hearts

    Ceropegia woodii also called String of Hearts or Chain of Hearts, modern house plant in a flowerpot against white wall, verticalCeropegia woodii atau String of Hearts Foto: Getty Images/iStockphoto/Lana_M

    Tanaman berbentuk hati ini sangat cocok untuk dijadikan tanaman gantung. String of heart bisa tumbuh sangat panjang, jadi kamu bisa menaruhnya di tempat yang tinggi agar tampak lebih cantik.

    Dilansir The Spruce, tanaman ini bisa tumbuh di tempat yang tidak terkena cahaya matahari secara langsung.

    5. Pothos

    Neoplants Neo P1Pothos Foto: Dok. Neoplants

    Tanaman ini merupakan salah satu tanaman indoor yang paling populer. Hal itu karena perawatannya yang mudah dan tidak harus diletakkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung. Tanaman pothos akan tampak lebih cantik jika digantung karena batangnya akan menjalar ke bawah.

    Itulah beberapa tanaman gantung yang bisa hidup di tempat minim cahaya. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! 4 Langkah Praktis Bersihkan Cermin Tanpa Sisa Noda Kerak



    Jakarta

    Banyak orang kesulitan saat membersihkan cermin tanpa meninggalkan noda dan debu. Teknik yang salah, alat pembersih yang tidak efektif, dan kurangnya persiapan adalah penyebab yang dapat membuat cermin tampak lebih kotor.

    Namun, dengan beberapa perubahan cepat pada metode pembersihan cermin, akan membuat cermin tampak berkilau tanpa adanya noda.

    Melansir Better Homes & Gardens, berikut langkah-langkah mudah dalam membersihkan cermin sehingga permukaannya berkilau.


    1. Siapkan Permukaan

    Sebelum memulai, luangkan beberapa detik untuk memeriksa permukaan cermin kamu. Pastikan apakah melihat debu, kotoran, dan sidik jari yang menempel di permukaan. Hal ini perlu membersihkan setiap noda terlebih dahulu sebelum melanjutkan pembersihan.

    Untuk menghilangkan debu, gunakan kemoceng atau kain microfiber. Untuk membersihkan noda berbasis minyak, gunakan larutan pembersih untuk membersihkan setiap noda tanpa tersisa.

    Untuk mengikis sisa-sisa stiker, selotip, atau label, gunakan pembersih perekat atau alkohol. Saat menggunakan alkohol, oleskan dengan kain untuk menggosok sisa-sisanya. Gunakan alat pengikis atau kain pembersih kecil untuk menghilangkan noda.

    2. Pilih Solusi Pembersih yang Efektif

    Jika kamu membeli produk pembersih di toko, usahakan untuk membeli merek yang ditunjukkan untuk membersihkan cermin dan kaca.

    Kamu dapat membuat campuran dari bahan-bahan dasar rumah, yaitu dengan mencampurkan satu cangkir alkohol, satu gelas air, dan satu sendok makan cuka putih.

    3. Alat Pembersih yang Tepat

    Setelah menyemprotkan pembersih kaca pada cermin, penggunaan alat pembersih yang tepat adalah kunci untuk mendapatkan hasil akhir yang bersih tanpa noda. Jauhi handuk, tisu dapur, dan koran.

    Handuk cenderung meninggalkan sedikit kain, sementara menggunakan koran akan membuat tinta koran menempel pada permukaan cermin.

    Salah satu alat pembersih terbaik yang harus selalu tersedia adalah kain pembersih microfiber datar dan bebas serabut. Untuk memaksimalkan pembersihan, simpan satu untuk pembersihan basah dan kain kering untuk pemolesan.

    4. Bersihkan dari Atas ke Bawah

    Sebelum mulai mengelap, semprotkan kain langsung dengan larutan pembersih bukan ke cermin. Hal ini mencegah larutan menetes atau meresap ke tepi. Lalu, untuk hasil akhir bebas noda dan serat, bersihkan dari atas ke bawah dengan gerakan zig-zag.

    Selanjutnya, mulai dari atas dan lanjutkan ke bawah secara perlahan. Jangan membersihkan dengan gerakan memutar usahakan selalu membersihkan dari tepi ke tepi.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • 5 Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah, Dijamin Ampuh!


    Jakarta

    Hewan kaki seribu (millipede) dan kelabang (centipede) termasuk serangga yang kerap muncul di rumah. Keberadaannya mampu membuat risi, apalagi jika sampai merayap ke tempat tidur.

    Pada dasarnya kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya meski memiliki racun karena jarang menggigit manusia. Namun racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang jika gigitannya menembus kulit. Cari tahu cara mengusir kedua hama dari rumah di bawah ini.

    Cara Membasmi Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah

    Ada sejumlah cara rumahan untuk memberantas kaki seribu dan kelabang di rumah. Sederet cara ini disarankan dicoba berulang agar efektif memberantas kedua hama. Mengutip Better Homes & Gardens dan The Spruce, berikut caranya:


    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka pada dasarnya terdiri dari air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kaki seribu dan kelabang, semprotkan cuka langsung ke serangga tersebut agar efektif. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Essential oil seperti tea tree dan peppermint juga punya aroma menyengat yang dihindari hama rumah. Untuk mengusir kaki seribu dan kelabang, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka.

    4. Taburkan Garam

    Kaki seribu dan kelabang suka kawasan lembap dan bisa berkembang biak di sana. Jika ada area tertentu di rumah dengan kelembapan tinggi maka perlu waspada akan datangnya hama tersebut.

    Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram dengan Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kaki seribu dan kelabang saat terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Penting diperhatikan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah

    Binatang kaki seribu dan kelabang tertarik dengan tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan serangga tersebut di rumah, kemungkinan hunianmu memiliki kondisi demikian.

    Keberadaan hama itu juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Bisa jadi terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, serta rayap di hunianmu yang merupakan sumber makanan mereka.

    Memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap, serta menjaganya tetap kering menjadi beberapa cara untuk mencegah datangnya kaki seribu dan kelabang. Pastikan juga menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding agar hama tersebut tidak dapat masuk ke rumah.

    (azn/row)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Buang 7 Benda Ini ke Lubang Kloset, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kloset merupakan salah satu benda yang sangat penting di kamar mandi. Kloset digunakan untuk buang air besar maupun kecil. Namun, terkadang ada beberapa benda yang ikut dibuang melalui lubang kloset.

    Padahal, dengan membuang benda-benda yang tidak seharusnya dibuang ke kloset bisa membuatnya tersumbat. Bisa saja kamu melakukan hal itu tanpa sadar atau bahkan disengaja karena terlihat tidak berbahaya.

    Namun, ada beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Apa saja itu? Berikut informasinya.


    Tisu

    Ilustrasi tisu basahIlustrasi tisu basah Foto: Istock

    Tisu merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke dalam lubang toilet. Padahal, benda itu tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, menurut J.Blanton Plumbing, membuang tisu ke dalam lubang kloset bisa menghambat saluran pipa pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya kamu membuang tisu ke dalam tempat sampah, bukan lubang kloset.

    Pembalut

    Pembalut juga merupakan salah satu benda yang kerap dibuang ke lubang toilet. Padahal, apabila pembalut dibuang ke dalam lubang kloset bisa menyerap air dan ketika di-flush bisa menghambat saluran pipa yang menyebabkan toilet meluap.

    Rambut

    Girl holding her hair in her hand. Hair care concept. Shampoo. Haircut needed.Ilustrasi rambut. Foto: Getty Images/iStockphoto/Cristalov

    Membuang rambut ke dalam lubang kloset juga bisa menyebabkan masalah pada toilet di kemudian hari. Rambut biasanya menempel pada pipa, apabila jumlahnya banyak bisa menyebabkan pipa mampet. Jangan buang gumpalan rambut ke dalam lubang kloset. Gunakan penutup saluran air untuk melindungi saluran air dan wastafel.

    Obat-obatan

    Jangan pernah membuang obat-obatan ke lubang kloset. Dilansir dari House Digest, membuang obat-obatan ke dalam kloset bisa memengaruhi sumber air dan pasokan air. Efeknya bisa berbahaya dan beracun.

    Puntung Rokok

    Ilustrasi Puntung Rokok di PantaiIlustrasi Puntung Rokok. Foto: (iStock)

    Membuang puntung rokok ke dalam lubang kloset bisa menyebabkan masuknya bahan kimia berbahaya ke dalam sistem air. Selain itu, puntung rokok yang dibuang ke dalam kloset tidak selalu langsung masuk ke saluran pembuangan. Maka dari itu, sebaiknya setelah mematikan rokok langsung dibuang ke tempat sampah.

    Minyak dan Lemak

    Jangan membuang minyak maupun lemak ke dalam lubang kloset. Bahan-bahan tersebut bisa mengeras dan menempel pada lapisan dalam pipa yang bisa menyebabkan penyumbatan.

    Air Sabun

    Melansir dari Ideal Home, alasan air sabun tidak dibuang ke toilet dikarenakan di dalam sabun terdapat zat kimia yang tidak dibutuhkan di saluran pembuangan. Zat kimia ini dapat membunuh makhluk pengurai atau bakteri pembusuk di septic tank.

    Dampaknya, kotoran-kotoran yang menumpuk, tercium bau busuk, dan septic tank tidak bisa mengurai. Risikonya septic tank penuh dan bisa meledak. Selain itu, sabun juga dapat menyebabkan kerusakan pada karet di saluran air. Bahaya membuang air sabun ke toilet, sama seperti jika kamu membuang tisu di sana yakni dapat menyumbat saluran dan merusak saluran karena sulit diurai.

    Bukan hanya air sabun, cairan pembersih lainnya juga disarankan tidak dibuang ke dalam toilet. Mulai dari air bekas cucian baju, air yang tercampur dengan cairan pencuci piring, hingga cairan pelembut pakaian.

    Cairan licin yang telah tercampur ini dapat menempel dan menumpuk di saluran air. Dampaknya pada septic tank juga sama.

    Itulah beberapa benda yang tidak boleh dibuang ke dalam lubang kloset. Semoga bermanfaat ya detikers!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Ada 27 Hari Libur dan Cuti Bersama 2025, Lakukan Ini saat Tinggalkan Rumah


    Jakarta

    Jumlah libur dan cuti bersama 2025 sudah ditetapkan oleh pemerintah melalui Surat Keputusan Bersama atau SKB 3 Menteri tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2025. Selama 2025 kamu akan mendapatkan 27 hari libur dan cuti Bersama.

    Bagi kamu yang berencana untuk berlibur keluar, kamu perlu mempersiapkan rumah agar tetap aman saat ditinggal. Sebab, banyak kejadian tak terduga terjadi pada saat rumah dalam keadaan kosong, mulai dari kebakaran, barang elektronik meledak, atap ambruk, hingga bocor.

    Dengan mempersiapkan rumah dalam keadaan aman, kamu akan lebih tenang saat meninggalkan rumah. Selain itu, kamu tidak perlu pusing-pusing mengeluarkan biaya untuk renovasi atau membersihkan rumah saat kembali ke rumah.


    Dilansir dari cnet.com, berikut yang kamu harus lakukan sebelum meninggalkan rumah.

    1. Cabut Kabel Alat Elektronik

    Hal pertama yang harus kamu cek adalah memastikan tidak ada kabel dari alat elektronik yang masih tersambung ke stop kontak. Kabel yang masih tersambung ke stop kontak berisiko mengalami korsleting listrik dan berakhir memicu kebakaran.

    2. Membersihkan Kulkas

    Saat kamu pergi berhari-hari, kamu harus menyortir makanan yang mudah basi dan tahan lama. Hal ini untuk mencegah timbulnya bau busuk di dalam kulkas. Maka dari itu, sebelum pergi liburan, sebaiknya kamu membersihkan isi kulkas, terutama jika kamu ingin mematikan kulkas selama berlibur.

    3. Buang Sampah

    Sebelum meninggalkan rumah, pastikan semua sampah sudah dibuang di luar rumah. Hal ini untuk mencegah timbul bau tidak sedap dan serangga masuk ke rumah.

    4. Periksa Cucian

    Kemudian, kamu perlu mengecek cucian di rumah. Sebaiknya kamu sudah mencuci semua pakaian kotor sebelum berlibur. Saat kamu pulang, tidak ada lagi pakaian kotor menumpuk. Selain itu, angkat pakaian yang sudah kering agar tidak kotor.

    5. Cek Pintu dan Jendela

    Hal yang paling penting adalah pastikan jendela dan pintu sudah dalam keadaan terkunci. Jangan sampai ada akses untuk pencuri masuk ke rumah saat kamu berlibur. Bila perlu, pasang juga CCTV agar kamu bisa memantau rumah meskipun tengah berlibur.

    6. Titipkan Kunci Cadangan

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, apabila rumah kamu bentuknya komplek, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada satpam. Apabila di dekat rumah kamu ada saudara yang dipercaya, kamu bisa menitipkan kunci rumah kepada mereka. Dengan menitipkan kunci cadangan kepada tetangga atau orang terdekat dapat membantu terutama dalam kondisi darurat. Misalnya seperti ada kebocoran gas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Kenapa Muncul Kaki Seribu dan Kelabang di Rumah? Ini Penyebab dan Cara Basminya



    Jakarta

    Berbagai hewan kerap terkadang bisa masuk rumah, seperti kaki seribu (millipede) dan kelabang (centipede). Banyak orang merasa terganggu dengan dua hewan kecil itu.

    Pada dasarnya kaki seribu dan kelabang tidak berbahaya karena jarang menggigit manusia. Namun kalau tergigit, racunnya bisa menimbulkan sakit pada sebagian orang.

    Nah, biar rumah kamu nggak ada kaki seribu dan kelabang, ketahui dulu penyebab munculnya di sini. Yuk, simak ulasannya berikut ini, dikutip dari Better Homes & Gardens dan The Spruce.


    Penyebab Muncul Kaki Seribu dan Kelabang

    Binatang kaki seribu dan kelabang tertarik dengan tempat yang lembap, hangat, dan gelap. Jika menemukan hama tersebut di rumah, kemungkinan hunianmu memiliki kondisi demikian.

    Keberadaan hama itu juga dapat mengindikasikan adanya serangga lain di rumah. Bisa jadi terdapat banyak kecoak, ngengat, lalat, serta rayap yang merupakan sumber makanan mereka.

    Kamu bisa mencegah kaki seribu dan kelabang masuk rumah dengan menjaga rumah tetap kering. Misalkan memperbaiki kebocoran pipa yang membuat air terus-menerus menetes, membersihkan area lembap. Lalu, pastikan juga menutup rapat celah atau retakan pada jendela, pintu, dan dinding agar hama tersebut tidak dapat masuk ke rumah.

    Cara Basmi Kaki Seribu dan Kelabang

    Kalau rumah kamu terlanjur diserbu kaki seribu dan kelabang, berikut beberapa cara membasminya.

    1. Semprotkan Cuka Putih

    Cuka pada dasarnya terdiri dari air dan asam asetat. Kandungan asamnya cukup ampuh untuk memusnahkan hama rumah. Cuka putih juga diketahui memiliki sifat antimikroba.

    Untuk menumpaskan kaki seribu dan kelabang, semprotkan cuka langsung ke serangga tersebut agar efektif. Tidak perlu mengencerkan cuka dengan air.

    2. Sebarkan Daun Pandan

    Kelabang sensitif terhadap bau menyengat dan akan menghindari aroma tersebut. Daun pandan dan serai mengeluarkan aroma kuat yang aman bagi manusia tapi tidak disukai hama tersebut.

    Kedua bahan alami itu dapat dimanfaatkan dengan memotongnya menjadi beberapa bagian atau menggepreknya agar baunya keluar. Lanjut letakkan di lokasi kaki seribu dan kelabang kerap muncul.

    3. Semprotkan Essential Oil

    Essential oil seperti tea tree dan peppermint juga punya aroma menyengat yang dihindari hama rumah. Untuk mengusir kaki seribu dan kelabang, campurkan minyak esensial ini dengan air dan semprotkan di sekitar titik masuk atau tempat yang mungkin didatangi mereka.

    4. Taburkan Garam

    Kaki seribu dan kelabang suka kawasan lembap dan bisa berkembang biak di sana. Jika ada area tertentu di rumah dengan kelembapan tinggi maka perlu waspada akan datangnya hama tersebut.

    Untuk mengurangi kelembapan di area rumah, garam dapat dimanfaatkan. Garam diketahui bisa menyerap kelembapan dan mengurangi kadar air di udara sehingga kaki seribu dan kelabang tidak akan tertarik lagi untuk datang.

    5. Siram Pemutih

    Pemutih pakaian mengandung bahan kimia kuat yang bisa memusnahkan kaki seribu dan kelabang saat terkena. Aroma kuat yang dikeluarkannya pun tidak disenangi hama itu sehingga cukup efektif untuk memberantas serangga di rumah.

    Penting diperhatikan, jangan pernah mencampur cuka dan pemutih. Campuran tersebut dapat membentuk gas klorin yang beracun.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Fakta-fakta Kucing: Hewan yang Pilih Pengasuhnya-Sulit Dilatih’:

    (dhw/das)



    Sumber : www.detik.com