Tag Archives: biaya administrasi

Cara Transfer dari Akun DANA ke GoPay, Lengkap dengan Syaratnya

Jakarta

Kerap kali kita butuh waktu cepat untuk transfer saldo antar dompet digital, seperti dari DANA ke GoPay. Kedua layanan ini banyak digunakan di Indonesia untuk berbagai keperluan, mulai dari pembayaran tagihan, belanja online, hingga transaksi di merchant offline.

Meski DANA dan GoPay berasal dari perusahaan yang berbeda, kamu tetap bisa melakukan transfer saldo dari satu aplikasi ke aplikasi lainnya dengan beberapa langkah mudah. Proses ini bisa dilakukan dengan cepat, asalkan akun sudah terverifikasi dan memenuhi syarat tertentu.

Syarat dan Cara Transfer dari Akun DANA ke GoPay

Sebelum mengirim saldo dari DANA ke GoPay, ada beberapa syarat yang perlu diperhatikan oleh pengguna. Simak berikut syaratnya, dirangkum dari laman petunjuk penggunaan GoPay:


  • Akun DANA harus sudah di-upgrade ke versi premium.
  • Jumlah minimum yang dapat ditransfer adalah Rp 10 ribu.
  • Untuk setiap transaksi, batas maksimum transfer yang diperbolehkan adalah Rp 1 juta.
  • Setiap transaksi dikenakan biaya admin sebesar Rp 999.
  • Jika dalam satu bulan pengguna melakukan lebih dari 10 kali transfer, biaya admin akan naik menjadi Rp 2.500 per transaksi.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mengisi saldo GoPay menggunakan DANA:

  1. Buka aplikasi DANA.
  2. Pilih menu Kirim di halaman utama.
  3. Pilih opsi Kirim ke e-Wallet.
  4. Pilih GoPay sebagai tujuan transfer, lalu masukkan nomor ponsel penerima.
  5. Masukkan jumlah saldo yang ingin dikirim, kemudian tekan Lanjutkan.
  6. Periksa kembali informasi yang dimasukkan, termasuk nomor tujuan dan jumlah transfer.
  7. Jika sudah benar, tekan Konfirmasi.
  8. Klik tombol Bayar, lalu masukkan PIN DANA 6 digit untuk menyelesaikan transaksi.
  9. Buka aplikasi GoPay untuk memastikan saldo telah masuk.

Syarat dan Cara Transfer dari Akun GoPay ke DANA

Transfer saldo pun bisa dilakukan sebaliknya, dari akun GoPay ke DANA. Simak berikut syarat dan caranya:

  • Pastikan akun GoPay sudah di-upgrade ke versi premium.
  • Jumlah minimal transfer yang diperbolehkan adalah Rp20.000.
  • Tidak ada biaya admin untuk transaksi transfer dari GoPay ke DANA.
  • Proses transfer dapat memakan waktu hingga tiga hari kerja, tidak termasuk Sabtu, Minggu, dan hari libur.
  • Jika menggunakan sumber dana dari akun virtual (virtual account/VA), transaksi harus diselesaikan dalam batas waktu yang ditentukan. Jika melewati waktu yang ditetapkan, transaksi akan otomatis gagal.

Jika ingin melakukan transfer saldo dari GoPay ke DANA, ikuti langkah-langkah berikut dengan seksama:

  1. Buka aplikasi GoJek.
  2. Pilih menu Bayar di halaman utama.
  3. Pilih opsi Ke rekening bank.
  4. Klik Transfer instan ke rekening baru.
  5. Pilih bank yang sesuai dengan nomor virtual account yang telah dibuat di aplikasi DANA.
  6. Masukkan nama pemilik rekening sesuai dengan akun DANA.
  7. Masukkan kode virtual pada kolom nomor rekening.
  8. Tentukan jumlah saldo yang akan dikirim, pastikan saldo GoPay mencukupi. Perlu diketahui, ada biaya administrasi sebesar Rp2.500.
  9. Periksa kembali informasi yang telah dimasukkan di halaman konfirmasi.
  10. Tekan Konfirmasi untuk memproses transaksi.
  11. Masukkan PIN GoPay untuk menyelesaikan proses transfer.

Untuk mendapatkan kode virtual yang diperlukan pada langkah ke-5, ikuti panduan berikut:

  1. Buka aplikasi DANA.
  2. Tekan menu Top Up di halaman utama.
  3. Pilih bank yang akan digunakan sebagai tujuan transfer.
  4. Kode virtual account akan muncul.
  5. Salin dan simpan kode virtual tersebut untuk digunakan dalam transaksi di GoPay.

Nah, itulah syarat dan cara transfer dana dari akun DANA ke GoPay, begitupun sebaliknya. Semoga membantu, ya!

(aau/fds)

Sumber : finance.detik.com

Alhamdulillah Haji Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad Ekonomi Bisnis uang dolar
ilustrasi sumber : unsplash.com / adam nir

Cara Top Up DANA Beserta Maksimal dan Minimum Nominalnya

Jakarta

Saat ini, top up saldo DANA bisa dilakukan dengan berbagai cara. Mulai dari transfer bank hingga ke gerai retail yang prosesnya bisa dilakukan dengan cepat dan mudah.

Secara umum, kode top up DANA adalah 3901, diikuti dengan nomor HP kamu yang terdaftar.

Dirangkum dari laman resmi bank dan gerai retail terkait, berikut penjelasan dan langkah-langkah bagaimana cara top up DANA 2024 di bawah ini.


Cara Top Up DANA dari myBCA

  • Buka aplikasi myBCA dan login.
  • Pilih “Transfer”
  • Pilih” Virtual Account”
  • Pilih “Transfer ke tujuan baru”
  • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa kode DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
  • Klik “Lanjut”.
  • Pilih rekening sumber dana (jika punya lebih dari satu), lalu masukkan nominal.
  • Cek detail transaksi, klik “Lanjut”
  • Masukkan PIN
  • Transaksi berhasil.

Cara Top Up DANA dari ATM BCA

  • Kunjungi ATM BCA terdekat.
  • Masukkan kartu ATM BCA dan PIN.
  • Pilih “Transaksi Lainnya”.
  • Klik “Transfer”.
  • Pilih menu “BCA Virtual Account”;
  • Input nomor virtual account DANA. Nomor virtual account DANA adalah 3901 dengan diikuti nomor HP yang terdaftar. Contoh: 390108233xxxxx
  • Masukkan nominal top up.
  • Klik “Benar”.
  • Cek detail transaksi dan pilih “Ya”.
  • Transaksi berhasil.

Cara Top Up DANA dari BCA Mobile

  • Login ke BCA mobile.
  • Pilih m-Transfer
  • Pilih BCA Virtual Account
  • Masukkan nomor BCA Virtual Account berupa company code DANA 3901 diikuti dengan nomor HP yang terdaftar di e-wallet yang mau diisi.
  • Jika sudah, klik “Send”.
  • Masukkan nominal top up.
  • Cek detail transaksi, klik “OK”
  • Masukkan PIN
  • Transaksi top up DANA berhasil.

Cara Top Up DANA dari Livin by Mandiri

  • Buka aplikasi Livin by Mandiri.
  • Pada Beranda, pilih bagian Dompet elektronik dan klik “e-Wallet DANA”.
  • Masukan nomor tujuan dengan diawali nomor prefix 89508, lalu pilih “Lanjut”.
  • Pilih nominal top up, lalu klik “Lanjut”.
  • Klik Total Bayar untuk konfirmasi jumlah top up.
  • Top up DANA selesai.

Cara Top Up DANA dari BRImo

  • Buka aplikasi BRImo
  • Login menggunakan username dan password.
  • Pada halaman home, pilih menu “Lainnya”.
  • Pilih “Dompet Digital” pada bagian “Top Up”.
  • Klik “Top Up Baru”. Di halaman ini akan terlihat riwayat top up yang pernah kamu lakukan sebelumnya.
  • Pada bagian “Dompet Digital” pilih DANA.
  • Masukan nomor HP yang terhubung dengan akun DANA.
  • Pilih tombol “Lanjutkan”.
  • Masukan nominal top up.
  • Pilih tombol “Top Up”.
  • Pastikan bahwa informasi nomor HPDANA dan juga nominal top up sudah sesuai.
  • Pilih tombol “Top Up” dan masukan nomor PIN BRImo.
  • Proses top up DANA via BRImo selesai.

Cara Top Up DANA di Alfamart

  • Kunjungi gerai Alfamart terdekat.
  • Pergilah ke kasir dan antre, lalu sampaikan kalau kamu ingin top up DANA.
  • Beritahu nominal top up dan nomor HP yang terdaftar di akun DANA ke kasir.
  • Nantinya, kasir akan meminta uang tunai sesuai dengan nominal top up ditambah biaya admin.
  • Kasir akan memproses top up saldo ke akun DANA.
  • Jika top up sudah masuk, maka akan ada notifikasi dari DANA dan saldo bertambah.

Secara umum, minimal top up DANA di Alfamart adalah Rp 50.000 dan maksimal Rp 1-2 juta.

Namun, antara gerai satu dengan yang lain bisa berbeda. Hal ini tergantung kebijakan masing-masing gerai Alfamart.

Di Alfamart, kita bisa top up saldo DANA dengan nominal kelipatan Rp 50.000, Rp 100.000, Rp 150.000, dan seterusnya.

Cara Top Up DANA di Indomaret

  • Tap “Isi Saldo” di Beranda aplikasi DANA.
  • Pilih “Indomaret”.
  • Masukkan jumlah saldo top up.
  • Tunjukkan kode bayar di Kasir Indomaret
  • Lakukan pembayaran.
  • Isi saldo DANA berhasil.

DIlansir laman Pusat Bantuan DANA, biaya admin top up DANA di Indomaret adalah Rp 1.500 per transaksi.

Minimal dan Maksimal Top Up DANA

Minimal top up DANA nominalnya bisa bervariasi. Setiap kode yang dibutuhkan pun akan bervariatif, hal ini tergantung dari bank apa yang kamu gunakan.

Selain itu, melakukan top up DANA di bank dan gerai juga akan dikenai biaya administrasi.

  • Minimal Transfer Top Up DANA Rp10.000
    Minimal top up DANA Rp 10.000 berlaku untuk penggunaan lewat transfer dari bank Mandiri melalui Livin by Mandiri, Permata, Maybank, BCA OneKlik, Danamon, Sinarmas, BTN, Digibank, dan Kartu Debit (Visa, Mastercard, GPN, JCB, American Express).
  • Minimal Top Up Rp 20.000
    Minimal top up DANA Rp 20.000 berlaku untuk pembayaran transfer dari bank BCA, BRI, BNI, CIMB Niaga, Panin, dan Mandiri (selain Livin by Mandiri).
  • Minimal Transfer Rp 100.000
    Minimal top up DANA Rp 100.000 berlaku jika pembayaran melalui transfer dari BTPN.
  • Top up saldo DANA melalui garai atau minimarket seperti Alfamart, Alfamidi, Dan+Dan, dan Lawson memiliki minimal transfer Rp Rp 50.000.

(khq/fds)



Sumber : finance.detik.com

Batas Minimal dan Maksimal Top Up DANA di Konter, Ini Ketentuannya


Jakarta

Dompet digital seperti DANA kini jadi andalan banyak orang untuk bertransaksi. Meski tersedia berbagai metode pengisian saldo, top up melalui konter pulsa masih jadi pilihan praktis, terutama bagi pengguna yang tidak terhubung dengan layanan perbankan digital.

Namun, tahukah Anda bahwa ada batas minimal dan maksimal saat melakukan top up DANA lewat konter? Simak penjelasannya berikut ini.

Berapa Minimal dan Maksimal Top Up DANA di Konter?


Setiap konter pulsa biasanya menetapkan batas minimal top up yang berbeda-beda. Umumnya, batas minimal top up DANA di konter mulai dari Rp 10 ribu hingga Rp 20 ribu, sedangkan batas maksimalnya berkisar dari Rp 2 juta hingga Rp 3 juta.

Perlu diingat, angka tersebut bisa berbeda tergantung kebijakan masing-masing konter. Jadi, sebelum melakukan transaksi, sebaiknya tanyakan langsung ke petugas konter untuk memastikan nominal dan biaya tambahan yang berlaku.

Cara Top Up DANA Lewat Konter Pulsa

Berikut langkah-langkah mudah untuk isi saldo DANA lewat konter:

1. Kunjungi Konter Pulsa Terdekat

Cari konter pulsa terdekat dari tempat Anda berada dan pastikan bahwa konter tersebut melayani pengisian saldo DANA.

2. Informasikan Tujuan Top Up

Infokan admin konter bahwa Anda ingin mengisi saldo DANA dan sebutkan nomor HP Anda yang terdaftar di aplikasi DANA.

3. Tentukan Nominal Top Up

Sebutkan jumlah saldo yang ingin Anda top up. Pastikan nominal tersebut berada dalam rentang batas minimal dan maksimal top up saldo yang telah ditetapkan oleh konter.

4. Lakukan Pembayaran

Admin konter akan memproses pengiriman saldo DANA Anda. Setelah proses selesai dilaksanakan, Anda cukup membayar sesuai nominal top up ditambah biaya admin (biasanya Rp1-5 ribu).

5. Cek Saldo di Aplikasi DANA

Pastikan bahwa saldo sudah masuk ke dalam aplikasi DANA Anda sebelum meninggalkan konter.

Keuntungan Top Up DANA Lewat Konter

Bagi sebagian orang, top up di konter masih menjadi solusi ideal. Ini beberapa keuntungannya:

  • Cepat dan praktis: proses pengisian hanya butuh waktu beberapa menit.
  • Akses lebih mudah: konter pulsa tersebar luas hingga ke pelosok daerah, memudahkan pengguna yang berada di lokasi yang jauh dari akses ATM atau bank.
  • Cocok untuk isi saldo kecil: praktis untuk pengguna yang hanya perlu mengisi saldo dalam jumlah kecil.

Namun, sebelum Anda melakukan top up, ada beberapa hal penting yang perlu dipertimbangkan:

  • Biaya administrasi: setiap konter bisa mengenakan biaya admin berbeda. Pastikan Anda tahu jumlahnya sebelum melakukan transaksi.
  • Ketersediaan layanan: tidak semua konter melayani transaksi top up semua jenis e-wallet. Pastikan konter yang Anda kunjungi bisa memproses top up DANA.
  • Keamanan: pilih konter terpercaya untuk menghindari kesalahan atau potensi penipuan dalam pengisian saldo.

Dengan mengetahui batas dan cara pengisian saldo, Anda bisa lebih nyaman menggunakan layanan DANA untuk kebutuhan harian. Praktis, cepat, dan bisa dilakukan kapan saja di konter terdekat!

Tonton juga video “Layanan Top Up Game Online Terindikasi Judi Online Bakal Ditutup!” di sini:

(akd/akd)



Sumber : finance.detik.com

Biaya-biaya KPR saat Beli Rumah dan Estimasi Besarannya


Jakarta

Membeli rumah dengan mekanisme kredit pemilikan rumah (KPR) menjadi salah satu cara untuk memiliki hunian. Saat mengambil KPR, selain cicilan juga ada biaya-biaya lainnya yang harus disiapkan.

KPR sendiri masih menjadi primadona skema pembiayaan untuk membeli rumah. Namun, sebelum mengambil KPR sebaiknya kamu siapkan uang untuk biaya-biaya lainnya selain cicilan, contohnya seperti biaya appraisal.

Tak hanya itu, masih ada biaya-biaya lainnya yang harus dibayar. Ada biaya apa saja yang harus disiapkan untuk membeli rumah lewat KPR? Dilansir dari berbagai sumber, berikut ini informasinya.


Biaya-biaya yang Harus Disiapkan Saat Beli Rumah Secara KPR

Uang Muka atau Down Payment (DP)

Umumnya, pembeli rumah harus membayar uang muka terlebih dahulu sebelum mencicilnya. Biaya uang muka biasanya sekitar 10-20% dari harga rumah yang dibeli.

Meski demikian, ada beberapa kasus yang tidak memerlukan membayar DP saat membeli properti. Contohnya saat ada program pemerintah seperti DP 0%.

Biaya Administrasi dan Proses KPR

Biaya administrasi dan proses KPR biasanya berbeda setiap bank, tergantung kebijakan masing-masing. Nah, untuk menarik nasabah biasanya pihak perbankan tidak memungut biaya administrasi alias gratis.

Biaya Appraisal

Biaya appraisal muncul karena adanya proses pengecekan dan validasi dokumen KPR serta rumah yang menjadi objek transaksi. Umumnya, biaya appraisal sekitar Rp 350.000-1.000.000.

Biaya Provisi Bank

Biaya Provisi KPR dibebankan kepada pengajuan kredit. Umumnya, biaya ini dilunasi sebelum proses akad kredit dilaksanakan dan hanya perlu dibayarkan sekali saat mengajukan KPR.

Besaran biaya provisi KPR adalah 1% dari plafon kredit yang diterima debitur. Sebagai contoh, plafon kredit yang diterima adalah Rp 350.000.000, maka biaya provisi yang harus dibayar: 1% x Rp 350.000.000 = Rp 3.500.000.

Biaya BPHTB

Dilansir Intiland, Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) adalah Pajak yang harus dibayar oleh pribadi atau badan yang mendapatkan perolehan hak atas tanah atau bangunan dari suatu perbuatan atau peristiwa hukum. Hal tersebut juga berlaku untuk pembelian rumah secara KPR.

Nilai BPHTB setiap daerah berbeda-beda. Namun umumnya, biaya BPHTB yang harus dibayar umumnya 5% dari nilai transaksi setelah dikurangi Nilai Jual Objek Pajak Tidak Kena Pajak (NJOPTKP).

Biaya Notaris

Biaya notaris yang dibayarkan berbeda-beda tergantung dari keperluan klien. Berdasarkan UU Nomor 30 Tahun 2004, tarif jasa notaris ditentukan berdasarkan nilai ekonomis dan nilai sosiologis dari setiap akta yang dibuat.

– Jika transaksi mencapai Rp 100.000.000, honor yang didapat paling besar 2,5% dari nilai transaksi.

– Jika transaksi antara Rp 100.000.000 – Rp 1.000.000.000, honor yang didapat 1,5%.

– Jika transaksi di atas Rp 1.000.000.000, tarif notaris sebesar 1% dari nilai transaksi.

– Sementara itu, nilai sosiologisnya didasari atas fungsi sosial dari objek setiap akta dengan honor paling besar Rp 5.000.000.

Asuransi Jiwa KPR

Asuransi jiwa KPR ini juga dikenal sebagai asuransi jiwa kredit. Dilansir dari laman Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Asuransi Jiwa Kredit adalah produk kerja sama bank dengan perusahaan asuransi yang memberikan manfaat berupa pelunasan kredit kepada bank apabila seseorang memanfaatkan fasilitas kredit meninggal dunia. Dengan demikian, apabila penerima manfaat meninggal dunia atau tutup usia saat KPR belum selesai, maka perusahaan asuransi akan melunasi utang yang tersisa ketika risiko meninggal dunia terjadi.

Asuransi jiwa kredit ini juga sudah diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan No. 124/PMK.010/2008 tentang Penyelenggaraan Lini Usaha Asuransi Kredit dan Suretyship tentang asuransi dalam proses kredit.

Dalam aturan itu disebutkan bahwa asuransi kredit adalah lini usaha asuransi umum yang memberikan jaminan pemenuhan kewajiban finansial penerima kredit apabila penerima kredit tidak mampu memenuhi kewajibannya sesuai dengan perjanjian kredit.

Umumnya, asuransi jiwa KPR ini dibayarkan hanya satu kali saja pada saat akad KPR. Sementara itu, untuk premi yang dibayarkan tidak sama antara debitur satu dengan yang lainnya.

Itulah biaya-biaya yang harus disiapkan saat beli rumah secara KPR. Semoga bermanfaat ya!

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com