Tag Archives: biaya

Jangan Lakukan 5 Kesalahan Ini dalam Investasi Properti, Pokoknya Jangan!


Jakarta

Investasi properti bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membangun kekayaan. Akan tetapi, banyak investor pemula yang terjebak dalam kesalahan yang bisa merugikan mereka.

Kamu harus berhati-hati dan waspada dalam berinvestasi guna meningkatkan atau memaksimalkan keuntungan. Jangan sampai kamu melakukan kesalahan yang justru merugikan. Berikut ini beberapa kesalahan dalam investasi properti yang harus dihindari.

Tidak Melakukan Riset Pasar yang Cukup

Salah satu kesalahan terbesar yang dilakukan investor adalah terburu-buru tanpa memahami kondisi pasar lokal. Dilansir dari peppervirtualassistant.com, banyak investor baru melakukan kesalahan umum yang dapat mengakibatkan kerugian finansial yang signifikan. Kamu harus memahami riset yang mendalam guna mendapat wawasan tentang tren harga dan permintaan sewa di area yang diinginkan.


Mengabaikan Biaya Tersembunyi

Banyak yang hanya mempertimbangkan harga beli tanpa menghitung biaya tambahan, seperti pajak dan biaya pemeliharaan. Memahami semua biaya terkait adalah kunci untuk perencanaan anggaran yang efektif.

Membeli Properti Tanpa Memperhitungkan Lokasi

Lokasi adalah faktor kunci dalam nilai properti. Pastikan kamu untuk memilih lokasi yang strategis dengan akses yang baik ke fasilitas umum dan transportasi.

Tidak Memeriksa Properti

Kamu perlu melakukan pemeriksaan menyeluruh sebelum membeli properti. Memeriksa properti sangat penting untuk menghindari masalah besar di kemudian hari, serta libatkan profesional untuk menilai kondisi bangunan secara menyeluruh.

Tidak Memiliki Rencana Jangka Panjang

Tanpa rencana investasi yang jelas, keputusan yang impulsif dapat mengakibatkan kerugian. Tentukan tujuan investasi kamu dan buat rencana yang mencakup strategi serta lakukan evaluasi berkala.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Kulkas 2 Pintu Lebih Boros Listrik dari 1 Pintu, Mitos atau Fakta?


Jakarta

Kulkas adalah alat elektronik yang telah menjadi kebutuhan di rumah. Seperti peralatan elektronik lain, industri kulkas telah mengalami kemajuan dan telah muncul dengan produk-produk terbaru.

Kulkas kini tidak hanya mendinginkan air dan menjaga makanan tetap segar, tetapi juga dilengkapi dengan layar sentuh, kontrol suhu, konektivitas Wi-Fi, alarm, dan fitur canggih lainnya.

Dikutip dari NYKDaily, Senin (23/09/2024), banyak perdebatan tentang kulkas satu pintu dan dua pintu yang mengkonsumsi lebih banyak daya.


Perbedaan Kulkas Pintu Tunggal dan Pintu Ganda

1. Kapasitas

Kulkas satu pintu sebagian besar ditunjukkan untuk keluarga kecil, dan biasanya memiliki kapasitas lebih kecil daripada model pintu ganda yang ditunjukkan untuk rumah besar.

Kapasitas rata-rata kulkas satu pintu adalah 150 hingga 250 liter, sedangkan rata-rata kulkas pintu ganda adalah 235 hingga 495 liter. Tentu saja hal ini membutuhkan lebih banyak daya untuk mendinginkan unit yang lebih besar.

2. Pendingin Bebas Bunga Es

Kulkas pintu ganda menawarkan pendinginan bebas bunga es. Dalam proses ini, udara dingin dialirkan ke seluruh badan kulkas menggunakan kipas listrik.

Akibatnya, kulkas pintu ganda mengonsumsi lebih banyak daya daripada varian pintu tunggal yang tidak menawarkan pendinginan bebas bunga es.

3. Ruang Terpisah untuk Freezer

Sebagian besar lemari es pintu tunggal memiliki freezer terpisah di dalam kompartemen utama. Hal ini berguna karena setiap kali pintu dibuka, suhu di dalamnya akan naik, dan lemari es perlu didinginkan lagi.

Hal ini mengakibatkan peningkatan konsumsi daya pada lemari es pintu ganda yang biasanya tidak memiliki pintu freezer.

Faktor di atas memperkuat anggapan bahwa kulkas pintu ganda mengkonsumsi daya lebih banyak daripada model pintu tunggal. Faktanya, kulkas pintu ganda mengkonsumsi daya hampir 30% hingga 40% lebih banyak daripada kulkas pintu tunggal.

Konsumsi daya rata-rata kulkas adalah 800 watt hingga 1200 watt. Namun, angka ini kemungkinan berubah karena beberapa faktor sebagai berikut.

Faktor Penentu Kosumsi Daya Kulkas

1. Kapasitas

Semakin besar kulkas, semakin besar daya yang dibutuhkan untuk mendinginkan. Bahkan jika kulkas menggunakan teknik pendinginan yang lebih sederhana dan hemat biaya.

2. Usia

Usia menjadi faktor utama yang mempengaruhi konsumsi daya. Kulkas lama berusia lima tahun akan lebih banyak 10% dalam penggunaan daya daripada model baru.

3. Suhu Pendinginan

Semakin tinggi suhu pendingin yang ditetapkan pada lemari es, semakin banyak daya yang dikonsumsi. Disarankan untuk mengatur suhu pada tingkat sedang-dingin.

Dengan semua parameter, cukup jelas kulkas pintu ganda mengkonsumsi lebih banyak daya daripada model pintu tunggal. Produsen berusaha keras untuk menyediakan peralatan hemat daya yang memungkinkan akan menarik lebih banyak konsumen.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(dhw/dhw)



Sumber : www.detik.com

Hal-hal Penting yang Harus Ada di Dalam Surat Kontrak Sewa Tanah


Jakarta

Bukan hanya bangunan yang bisa dimanfaatkan sebagai objek bisnis, tanah juga bisa jadi sumber penghasilan yang menguntungkan. Bisnis yang bisa dijalankan bukan hanya dengan cara menjual tanah atau dibangunkan rumah sewa di atasnya, melainkan dengan sistem sewa tanah. Lho emang bisa?

Tentu bisa. Tanah juga bisa disewakan layaknya menyewakan bangunan. Hal ini diatur dalam Undang-undang Nomor 5 tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-pokok Agraria (UUPA). Di mana sewa menyewa tanah diperuntukan untuk kegiatan sementara.

Pada UUPA pasal 44 ayat 1 disebutkan bahwa seseorang atau suatu badan hukum mempunyai hak sewa atas tanah milik orang lain. Hak sewa tersebut digunakan untuk keperluan bangunan dengan membayar kepada pemiliknya.


Saat kamu ingin menyewakan tanah, hal penting yang harus kamu miliki adalah tanah itu sendiri beserta sertifikatnya. Lalu, apabila ada yang tertarik untuk menyewa tanah tersebut, kamu perlu membuat surat kontrak sewa tanah.

Cara Membuat Surat Kontrak Sewa Tanah

Surat kontrak sewa tanah adalah salah satu kontrak yang penting dalam perjanjian sewa tanah. Surat ini menjadi pondasi atas hak dan kewajiban bagi kedua belah pihak yang disesuaikan dengan landasan hukum yang berlaku sehingga transaksi akan terjamin baik bagi pihak pemilik maupun penyewa.

Dikutip dari Aesia Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Rabu (25/9/2024), berikut persyaratan yang harus ada di dalam surat kontrak sewa tanah. Saat proses penandatangannya kamu perlu menghadirkan saksi serta dibubuhkan materai.

Fungsi Surat Kontrak Sewa Tanah

Adapun fungsi dari surat kontrak sewa tanah ini memastikan keamanan terhadap segala risiko kejahatan yang melanggar hukum atas hak dan kewajiban kedua belah pihak. Surat ini harus dibuat dengan bukti pasti pada transaksi penyewaan tanah.

Asas Proses Transaksi

Dalam transaksi antara pemilik, penyewa, terdapat dua asas dalam pelaksanaannya yakni asas tunai dan asas terang. Pada asas tunai, proses transaksi yang dilakukan sesuai dengan kesepakatan perjanjian antar dua pihak. Sedangkan, pada asas terang diartikan proses transaksi harus dilakukan secara terbuka dan tidak ditutup-tutupi.

Syarat Pembuatan Surat Kontrak Sewa

– Ditulis pada kertas dengan tanda tangan nama di atas materai.

– Dibuat berdasarkan kesadaran diri, bukan paksaan antara kedua pihak

– Hak dan kewajiban kedua pihak tercantum di dalam isi perjanjian

– Kedua belah pihak paham akan isinya dan mengerti maksud dan tujuan surat perjanjian tersebut

– Poin yang dicantumkan sesuai dengan kesepakatan kedua pihak tanpa adanya paksaan

– Isi di dalam perjanjian tersebut didasarkan pada aturan dan norma sesuai dengan landasan hukum yang berlaku.

Isi Surat Kontrak Sewa Tanah

Di dalam surat perjanjian sewa tanah pastikan adanya beberapa yang perlu diketahui dan dicantumkan sebelum melakukan transaksi dan terjamin atas legalitasnya. Isi surat ini akan mencakup poin identitas dan syarat untuk kedua belah pihak, yaitu.

Informasi Lengkap

Penyerahan sewa tanah pertama-tama harus memiliki informasi lengkap baik alamat lokasi, posisi lahan, ilustrasi hingga layout tanah tersebut. Penulisan ini tercantum setelah data pribadi mengenai pemilik dan penyewa dan di dalam informasi ini harus disusun sedetail mungkin dan lengkap.

Uang Muka dan Prosedur Pembayaran

Di dalam surat perjanjian sewa tanah, penulisan pada biaya sewa, uang muka, serta prosedur transaksi dicantumkan dengan jelas di dalamnya. Metode pembayaran pada uang muka juga perlu dicantumkan secara komplit jika dilakukan secara bertahap/termin dengan tambahan jangka waktu.

Pembebanan Biaya dan Pasal yang Tercantum

Dalam surat pernyataan sewa tanah, kumpulan pasal-pasal penting meliputi tanggungan biaya pajak, iuran lingkungan, biaya pemakaian sarana pendukung serta biaya lainnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/dna)



Sumber : www.detik.com

Cara Bayar PBB Online Mudah: Lewat M-Banking hingga Marketplace


Jakarta

Pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) kini dapat dilakukan secara online. Caranya mudah, cukup diakses melalui ponsel dan tidak perlu sampai datang ke kantor pos, kelurahan setempat, atau bank.

Berdasarkan UU nomor 12 tahun 1985, PBB merupakan pungutan wajib berupa pajak yang harus dibayarkan oleh pemilik aset properti seperti rumah, gedung, kebun, sawah, hingga tanah. Pajak ini mesti dibayarkan setiap tahunnya.

Bayar PBB kini bisa dilakukan dengan mudah secara online lewat situs resmi otoritas pajak daerah, mobile banking (m-banking), dan marketplace.


Cukup siapkan nomor objek pajak (NOP) serta pilih metode pembayaran, maka PBB dapat langsung dibayarkan. Tata cara lebih lengkapnya cek di bawah ini.

Cara Bayar PBB Online

Membayar PBB secara online dapat dilakukan lewat: situs resmi otoritas pajak daerah, aplikasi m-banking, maupun e-commerce. Simak penjelasannya berikut, sebagaimana dikutip dari catatan detikcom.

Melalui Situs Resmi Otoritas Pajak Daerah

Pembayaran PBB online bisa dilakukan lewat situs resmi otoritas pajak milik daerah masing-masing. Wilayah yang memiliki situs resmi, antara lain:

  • Jakarta: pajakonline.jakarta.go.id
  • Surabaya: pbb.surabaya.go.id
  • Makassar: bapenda.makassarkota.go.id
  • Depok: pbb-bphtb.depok.go.id
  • Bogor: bappenda.bogorkab.go.id
  • Dan lainnya.

Selanjutnya, ikuti langkah-langkah berikut:

  1. Kunjungi situs resmi otoritas pajak yang ada di wilayahmu.
  2. Buka halaman e-SPPT PBB dan lakukan pendaftaran.
  3. Isi data diri, meliputi: Nama, NIK, NPWP, nomor ponsel, dan alamat email.
  4. Masukkan data verifikasi, seperti: Nomor Objek Pajak (NOP) serta nama wajib pajak pada SPPT.
  5. Sistem akan melakukan pengecekan data verifikasi.
  6. Jika proses verifikasi berhasil, link pengunduhan e-SPPT akan dikirim melalui email.
  7. Tagihan PBB yang harus dibayarkan akan tertera di SPPT.
  8. Lakukan pembayaran dengan QRIS atau metode lainnya.

Melalui M-Banking

Aplikasi mobile banking dari sejumlah bank di Indonesia menyediakan layanan pembayaran PBB secara online dengan mudah.

Mulai dari bank Mandiri di Livin’ by Mandiri, BRI lewat BRImo, BNI di BNI Mobile Banking, hingga BCA melalui BCA Mobile. Simak tata cara lengkapnya di bawah ini.

1. BRImo

  • Login BRImo dengan menggunakan username dan password atau sidik jari.
  • Pada halaman utama, pilih menu Tagihan.
  • Pilih Bayar PBB.
  • Pilih Pembayaran Baru jika belum pernah melakukan pembayaran PBB melalui BRImo.
  • Masukkan daerah, tahun bayar pajak, dan NOP.
  • Cek detail tagihan, lalu pilih sumber dana.
  • Lanjutkan pembayaran dan konfirmasi transaksi dengan memasukkan pin BRImo.
  • Struk transaksi akan muncul jika pembayaran berhasil.

2. BCA mobile

  • Login ke BCA mobile.
  • Pilih menu m-Payment.
  • Pilih Pajak.
  • Pilih Input No. Objek Pajak, lalu masukan NOP.
  • Pilih Tahun Pembayaran Objek Pajak.
  • Cek detail tagihan yang muncul, klik OK.
  • Masukkan PIN.
  • Akan muncul konfirmasi pembayaran berhasil.

3. Livin’ by Mandiri

  • Buka aplikasi Livin’ by Mandiri.
  • Masukkan userID dan password.
  • Pilih menu Bayar/VA, lalu klik Pajak.
  • Pilih wilayah pembayaran PBB.
  • Masukkan NOP dan tahun bayar pajak, lalu klik Lanjutkan.
  • Akan muncul informasi tagihan pajak yang harus dibayar.
  • Lakukan pembayaran dengan memasukkan pin Livin’ by Mandiri.
  • Struk akan muncul dan bayar PBB selesai.

4. BNI Mobile Banking

  • Buka aplikasi BNI Mobile Banking.
  • Login dengan userID dan password.
  • Pilih menu Pembayaran.
  • Klik Pajak dan klik PBB.
  • Pada Nama Biller PBB, pilih rekening debet.
  • Masukkan tahun pajak dan NOP.
  • Informasi tagihan pajak yang harus dibayar akan muncul.
  • Lanjutkan pembayaran dengan memasukkan password BNI Mobile Banking.
  • Bukti pembayaran akan muncul jika pembayaran sukses.

Melalui Marketplace

Detikers juga bisa membayar PBB secara online lewat marketplace, seperti Tokopedia dan Shopee. Aplikasi e-commerce bisa diunduh melalui Play Store atau App Store. Ikuti langkah-langkahnya berikut ini.

1. Tokopedia

  • Buka aplikasi Tokopedia.
  • Pada layanan kategori Pajak & Pendidikan, pilih Pajak PBB.
  • Pilih provinsi, kota/kabupaten, dan tahun bayar PBB.
  • Masukkan NOP pada kolom yang tersedia.
  • Rincian pembayaran akan muncul secara otomatis, harap periksa data dan jumlah tagihan.
  • Klik Bayar dan pilih metode pembayaran yang diinginkan.
  • Klik Bayar Sekarang.
  • Pembayaran PBB diproses dan notifikasi akan muncul jika pembayaran berhasil.

2. Shopee

  • Buka aplikasi Shopee.
  • Pilih layanan Pulsa, Tagihan, dan Tiket.
  • Pada kategori Tagihan, pilih layanan PBB dengan ikon rumah.
  • Pilih wilayah, tahun, dan masukkan NOP.
  • Klik Lihat Tagihan.
  • Rincian biaya PBB yang harus dibayar akan muncul.
  • Pilih metode pembayaran untuk lanjut membayar PBB.

Nah, itu tadi sederet cara membayar PBB online dengan mudah. Jadi, jangan lupa bayar pajakmu ya!

(azn/inf)



Sumber : www.detik.com

Belajar dari Cerita Aden ‘Bajaj’, Begini Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya


Jakarta

Komedian Aden ‘Bajaj’ menceritakan kisahnya yang merenovasi rumah namun tak kunjung selesai. Renovasi rumah sempat terhenti karena terjadinya pandemi COVID-19.

Tak hanya itu, uang yang digunakan untuk merenovasi rumah awalnya bertumpu pada hasil syuting, namun ketika uang tersebut digunakan justru syutingnya berhenti. Alhasil, renovasi rumah juga tidak bisa berjalan terus karena pemasukannya berhenti. Kini renovasi rumahnya sudah terus berjalan dengan menggunakan uang hasil usaha jualan kacamata.

Nah, berkaca dari hal tersebut, perlu diketahui bahwa melakukan renovasi rumah perlu perencanaan yang matang. Tak hanya itu, budget yang cukup juga diperlukan agar bisa terlaksana dan tidak menguras kantong.


Akan tetapi, ada saja hal-hal yang membuat biaya renovasi rumah jadi membengkak. Entah anggaran untuk bahan material yang kurang atau biaya tak terduga lainnya.

Tapi tenang! Ada sejumlah cara yang dapat kamu ikuti supaya renovasi rumah bisa sesuai budget bahkan lebih hemat. Ini informasinya.

Tips Renovasi Rumah Hemat Biaya

Perihal renovasi rumah, Ruby Herman selaku Founder Muda Keren Punya Property membagikan tips agar bisa hemat budget saat merenovasi rumah impian.

1. Ketahui Dulu Apa yang Ingin Direnovasi

Saat berencana renovasi, Ruby menyebutkan kalau kamu perlu mengetahui bagian rumah mana yang ingin diperbaiki. Pahami terlebih dulu kerusakannya atau hal yang membuatmu tidak nyaman dengan itu.

“Kita harus kuasai dulu, misalnya (renovasi rumah) karena bocor, kita cari tahu bocornya kenapa karena bocor itu banyak faktor ada yang rembes, genteng retak, jadi harus kita cari tahu,” ujarnya saat dihubungi detikcom beberapa waktu lalu.

Dengan mengetahui apa yang ingin direnovasi serta penyebab kerusakan atau ketidaknyamanannya, kamu akan lebih mudah untuk membuat perencanaan desain dan jenis material yang digunakan serta perhitungan budgetnya.

2. Hati-hati saat Membongkar Rumah

Kalau ingin menggunakan kembali bahan dan material dari rumah, maka kamu mesti berhati-hati ketika membongkar rumahmu itu. Usahakan agar material yang hendak dipakai lagi dicopot dengan perlahan sehingga masih dalam kondisi baik.

Tapi jika memerlukan material yang baru, kamu dapat mencari tahu bahan-bahan apa yang bisa digunakan dan seperti apa kualitasnya sehingga dapat disesuaikan dengan anggaran yang ada.

Ruby mengatakan kalau bahan material cukup menyita porsi budget renovasi rumah. Karena itu, penting untuk mengetahui material yang hendak dipakai.

“Pertama kita harus cari tahu dulu, lihat YouTube bahan-bahan apa yang berkualitas dan bagaimana cara kita untuk merenovasinya,” kata Ruby.

3. Pilih Kontraktor atau Tukang yang Terpercaya

Renovasi rumah biasanya akan memerlukan jasa tukang bangunan. Menurut Ruby, memilih tukang untuk memperbaiki rumah tidak boleh asal karena tak jarang penipuan terjadi.

“Saran saya pilihlah kontraktor yang sudah direkomendasikan atau terpercaya sehingga nggak mudah dibohongi. Karena di situ banyak sekali yang nipu-nipu, udah terima uang tukangnya kabur. Jadi saran saya carilah tukang yang sudah dikenal, terpercaya atau rekomendasi sehingga lebih safety,” ungkapnya.

4. Upah Jasa Tukang

Kata Ruby, umumnya pembayaran jasa tukang terbagi dua metode yakni harian dan borongan.

Untuk harian berarti kamu membayar jasa tukang per hari kerjanya sesuai biaya yang disepakati. Dengan cara ini, bahan material yang dibutuhkan menjadi tanggung jawabmu sehingga kamu mesti membeli dan mencarinya sendiri di toko bangunan atau tempat lain.

Sementara borongan, upah jasa tukangnya mencakup biaya material dan peralatan bangunan yang digunakan. Sehingga budget yang dibayarkan untuk jasa borongan adalah anggaran total yang telah dihitung.

“Kalau borongan biasanya untuk kebutuhan alat-alatnya, materialnya mereka sudah hitung semua. Mereka yang bayarin, kita tinggal bayar ke mereka (total biaya dari jasa dan material),” tutur Ruby.

“Entah itu bayarannya borongan atau harian, teman-teman bisa hitung lagi karena ada pilihannya,” tambahnya.

Tapi jika kamu memiliki pengetahuan tentang material rumah dan ingin menghemat pengeluaran maka bisa menggunakan metode pembayaran harian. Dengan begitu, kamu dapat memilih jenis bahan yang sesuai dengan kebutuhan renovasi rumahmu.

5. Lakukan Renovasi Secara Bertahap

Renovasi rumah yang bertahap disebutkan lebih hemat biaya. Ini karena renovasi secara menyeluruh bisa membuat kamu sekeluarga pergi mengungsi sementara ke tempat lain. Dengan kata lain, ada budget lain yang dikeluarkan untuk sewa tempat tinggal.

Itulah sederet tips renovasi rumah agar hemat pengeluaran. So, diingat-ingat ya sejumlah tips di atas kalau kamu akan merenovasi rumah!

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Tips Atur Keuangan Agar Renovasi Rumah Nggak Berhenti di Tengah Jalan



Jakarta

Saat merenovasi rumah, terkadang bisa saja terhenti di tengah jalan. Ada berbagai hal yang menyebabkan berhentinya proses renovasi, misalnya karena pandemi COVID-19 dan habisnya uang renovasi di tengah jalan.

Hal itu seperti yang terjadi pada Aden ‘Bajaj’ yang kegiatan renovasinya tak kunjung usai.

Perencana Keuangan dari Alliance Advisors Group Indonesia, Andy Nugroho mengatakan agar renovasi rumah berjalan lancar, hal pertama yang harus dilakukan adalah membuat estimasi biaya yang mendekati kenyataannya. Jadi, buat estimasi serinci mungkin, kalau perlu minta bantuan mandor atau kontraktor untuk membuatnya.


“Stick to the plan, artinya ketika kita sudah berkomitmen untuk renovasi ya sudah harus kelar. Kalau kita sudah hitung-hitung budgetnya, misalnya Rp 10 juta, sudah amankan budget itu dalam artian kalau ada kebutuhan yang lain ya jangan ganggu budget ini,” katanya ketika dihubungi detikcom, Senin (14/10/2024).

Selanjutnya, sediakan emergency fund atau dana tambahan di luar estimasi biaya yang sudah dihitung. Emergency fund itu bisa digunakan untuk pengeluaran-pengeluaran tak terduga saat renovasi rumah.

“Perlu bikin space lagi, spare lagi yang lebih besar dari yang diestimasi. Misalnya tadi ada Rp 10 juta, dengan mempertimbangkan hal-hal di luar prediksi kita, ya kita tambahin paling tidak 10-25%,” paparnya.

Sebelumnya, dikutip dari Instagram Rumpi No Secret @rumpi_ttv, Senin (14/10/2024), Aden menuturkan bahwa renovasi rumahnya tersebut sempat terhenti selama 3 tahun karena terjadi Pandemi COVID-19. Ia juga menuturkan, saat ini progres renovasi rumahnya sudah sekitar 50-60% selesai.

“Sudah 50-60%. (Berapa tahun renovasi berjalan?) sempet terhenti karena memang waktu itu pandemi, 3 tahun itu pandemi kita berhenti, baru mulai lagi 1,5 tahun lah,” kata Aden dalam kesempatan tersebut.

Saat renovasi rumahnya, Aden juga bercerita ada pengalaman unik. Ia merenovasi rumah dengan uang hasil syuting yang dilakukannya. Namun, setiap ia menggunakan uang hasil syuting untuk renovasi rumah, kegiatan syutingnya justru berhenti.

“Jadi rumah itu aneh. Bukan aneh, unik lah ya. Jadi kalau kita syuting, dapat duit, kita taruh di rumah itu, syutingnya berhenti. (Syuting) stripping nih, duit kumpul nih, kita bangun, berhenti, syutingannya berhenti. udah abis, shooting lagi, berhenti lagi,” tuturnya.

Untuk menyelesaikan renovasi rumah, Aden pun mencoba cara lainnya yaitu dengan menggunakan biaya dari hasil usahanya menjual kacamata. Hasilnya, renovasi rumah Aden terus berlanjut dengan uang hasil jualan kacamata, bukan hasil syuting.

(abr/abr)



Sumber : www.detik.com

Ingat Ya! Ini 6 Poin Penting yang Harus Diperhatikan Saat Bangun Rumah


Jakarta

Saat hendak membangun rumah, banyak hal yang perlu dipersiapkan. Sebab, membangun rumah membutuhkan biaya yang besar, waktu yang lama, dan banyak pertimbangan di dalamnya. Apalagi jika rumah tersebut dibangun bersama dengan pasangan, pasti ada 2 pendapat yang perlu dipertimbangkan.

Dengan perencanaan yang matang ini, kamu bisa membangun rumah dengan lancar dan sesuai target. Apabila tidak ada persiapan sejak awal, banyak risiko yang timbul, mulai dari ditipu oleh kontraktor atau pemilik lahan, biaya pembangunan rumah membengkak, hingga lelah emosional karena menghadapi banyak masalah.

Untuk menghindari risiko saat pembangunan rumah, persiapan yang harus kamu lakukan minimal memperhatikan hal-hal mendasar, salah satunya soal lokasi rumah. Dilansir situs Well by Design, Selasa (15/10/2024), berikut deretan poin penting yang tidak boleh dilewatkan ketika membangun rumah.


1. Lokasi

Lokasi adalah poin penting saat kamu ingin membangun rumah. Salah pilih lokasi kamu, ke depannya bisa jadi sulit. Sebagai contoh memilih rumah jauh dari transportasi umum atau rumah sakit. Saat keadaan darurat kamu perlu waktu untuk sampai ke pusat kota atau rumah saki tadi. Selain itu, apakah lokasi rumah kamu keamanannya terjaga atau minimal airnya bersih.

Maka dari itu, saat mencari lokasi rumah yang cocok, kamu harus lakukan penelusuran sejarah dari kawasan yang ingin dibangun untuk memastikan tidak ada masalah. Selain itu, cari tahu juga tentang perairan sekitar dan saluran air agar terhindar dari memilih area yang rawan banjir.

2. Luas dan Tata Letak Lahan

Penting pada saat mencari rumah dilakukan secara langsung. Kamu bisa melihat langsung luas lahan dan lokasinya. Jika hanya melihat dari selebaran iklan, kamu tidak akan mendapat gambaran jelas. Selain itu, pada saat ingin membeli lahan pastikan bukan tanah sengketa dan bisa langsung balik nama lahan. Jika terjadi bencana atau pembebasan lahan, kamu dengan mudah mengajukan ganti rugi.

Dengan melihat langsung luas lahan, kamu bisa membayangkan bagaimana desain dalam rumah tersebut. Mulai dari berapa ruangan yang bisa ditampung serta luasnya. Jika luas, kamu bisa meminta ditambahkan ruangan hiburan seperti gazebo, kebun, atau kolam renang di halaman luar.

3. Tinggi Ruangan

Tinggi ruangan diukur dari lantai sampai plafon rumah. Tinggi ruangan atau langit-langit rumah tidak kalah penting karena ini akan mempengaruhi sirkulasi udara di rumah. Semakin tinggi plafon ruangan maka, akan terasa lapang dan sejuk ruangan tersebut. Untuk bagian ini, jangan lupa berkonsultasi dengan arsitek ataupun desainer agar tinggi ruangan sesuai dengan kebutuhan.

4. Material

Sudah jadi rahasia umum, apabila kamu memilih barang yang lebih bagus, maka harganya akan semakin mahal. Namun, pada saat membangun rumah, bukan hanya kualitas yang diperhatikan, tetapi dampaknya pula. Saat ini banyak rumah dibangun dengan material bekas, harganya murah tetapi tetap kokoh, kuat, dan tahan lama.

Selain itu, material juga sudah beragam saat ini, kamu bisa mendapat banyak pilihan. Kamu bisa minta saran dari desainer interior dan arsitek saat memilih material rumah.

5. Penempatan Kabel dan Stopkontak

Aliran listrik adalah salah satu detail yang harus dipahami oleh pemilik rumah. Kamu harus tau dimana saja listrik terletak di dalam rumah. Lalu untuk stop kontak kamu perlu pertimbangkan lokasi yang tepat. Idealnya 90 cm dari lantai.

Rumah yang nyaman dan fungsional tentunya membutuhkan banyak stopkontak yang ditempatkan pada lokasi yang strategis. Selain itu, penempatan kabel perlu dibuat agar tampak rapi dan tidak berserakan di mana-mana.

6. Pencahayaan Lampu dan Matahari

Lampu adalah komponen penting di rumah. Tanpa pencahayaan, rumah sama saja seperti rumah terbengkalai. Pencahayaan bukan hanya dari lampu, melainkan dari ventilasi atau jendela di rumah. Maka dari itu, posisi jendela di rumah juga sama pentingnya.

Mungkin Anda menginginkan cahaya matahari pagi di dapur, sedangkan di ruang kerja pada sore hari. Semua itu bisa direncanakan sebelum membangun rumah.

7. Ruang Penyimpanan

Kamu pasti ingin rumah dibuat lega dan banyak ruang bergerak. Maka dari itu, kamu memerlukan ruang penyimpanan yang cukup agar rumah selalu rapih dan tidak banyak barang di luar rumah.

Rencanakan ruang penyimpanan dalam rumah serta mempersiapkan lebih banyak ruang. Pastikan setiap barang nantinya memiliki tempat penyimpanan khusus. Ruang penyimpanan bisa berupa lemari dan laci. Adapun laci menjadi yang tempat penyimpanan paling praktis untuk mengatur barang-barang, terutama di dapur.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/aqi)



Sumber : www.detik.com

Kompor Gas vs Kompor Listrik: Adu Hemat dan Keamanan



Jakarta

Memilih antara kompor gas dan kompor listrik bisa menjadi dilema bagi banyak orang. Keduanya memiliki keunggulan dan kekurangan tersendiri yang dapat mempengaruhi biaya, kenyamanan, hingga keamanan di dapur.

Apakah kamu lebih sering memasak dalam jumlah besar atau hanya sekedar membuat masakan dalam jumlah kecil. Sebelum menentukan pilihan, simak perbandingan dan beberapa faktor berikut antara kompor gas dan kompor listrik untuk menemukan yang paling sesuai dengan kebutuhan kamu.

Keamanan

Melansir Bob Vila, pada umumnya kompor listrik dianggap jauh lebih aman dibanding kompor gas. Kompor gas dapat menghasilkan emisi berbahaya, seperti karbon dioksida dan karbon monoksida yang berbahaya bagi kamu dan lingkungan sekitar, terutama yang tidak memiliki ventilasi udara yang baik.


Terdapat api yang terbuka pada kompor gas, ini memungkinkan resiko kebakaran yang lebih tinggi, apalagi jika dekat benda yang mudah terbakar seperti tisu dapur dan kain lap.

Biaya Perawatan

Kompor gas cenderung lebih mahal untuk dipasang dibanding dengan kompor listrik, tetapi tidak jauh lebih mahal. Harga dari keduanya sangat bervariasi, ini semua tergantung pada model, merek, dan fiturnya, jadi dalam beberapa kasus, kompor listrik masih jauh lebih mahal daripada kompor gas.

Namun, biaya operasional biasanya cukup berbeda sehingga menjadi faktor penting dalam memilih. Meskipun tarif listrik dan gas bervariasi di setiap wilayah, di kebanyakan tempat, gas alam cenderung lebih terjangkau dibandingkan listrik.

Karena itu, kompor gas umumnya menghabiskan biaya operasional 10 hingga 30 persen lebih rendah bila digunakan terus-menerus.

Dalam hal perawatan, meskipun membersihkan kompor dengan elemen listrik terbuka hampir sama dengan kompor gas yang memiliki pembakar dan jeruji, kompor listrik dengan permukaan kaca atau keramik cenderung jauh lebih mudah dibersihkan.

Saat sudah dingin, permukaan kompor listrik ini bisa dibersihkan dengan mudah menggunakan lap basah dan sedikit sabun pencuci piring.

Kontrol Suhu

Kompor gas bereaksi sangat cepat pada perubahan suhu ketika api menyebar di dasar panci, sehingga kamu bisa mengatur panas nya lebih tepat sesuai kemauan. Sementara itu kompor listrik memiliki reaksi yang kurang cepat, terutama ketika suhu berubah dari panas ke dingin.

Efisiensi Energi

Walaupun kompor gas lebih ekonomis dalam biaya operasional dibandingkan kompor listrik, kompor gas kurang efisien dalam penggunaan energi. Sekitar 74 persen energi dari kompor listrik dialirkan ke makanan, sedangkan pada kompor gas hanya sekitar 40 persen.

Namun, kompor listrik masih belum menjadi pilihan paling hemat energi. Berdasarkan studi dari American Council for an Energy-Efficient Economy, kompor induksi, yang memanaskan peralatan memasak melalui elektromagnetisme, mampu mentransfer hingga 90 persen energinya langsung ke makanan.

(dna/dna)



Sumber : www.detik.com

Jangan Sampai Ketipu! Ini Tips Mengawasi Kontraktor Saat Bangun Rumah


Jakarta

Saat ingin membangun rumah, kamu bisa memakai jasa kontraktor untuk memastikan pembangunan berjalan dengan lancar. Saat ini mencari jasa kontraktor juga cukup mudah, bahkan bisa melalui online.

Namun, kamu harus tahu jika tidak semua kontraktor dapat memberikan pelayanan yang bagus. Ada beberapa di antaranya justru membangun secara asal-asalan. Alhasil saat rumah sudah selesai, banyak bagian rumah yang tampilannya tidak rapi, saat hujan atapnya bocor, atau muncul retak rambut di dinding.

Lantas, bagaimana cara menghindari kontraktor yang tak bertanggung jawab? Begini tipsnya.


1. Harus Memahami Desain Rumah dan RAB yang Jelas

CEO SobatBangun Taufiq Hidayat mengatakan saat memilih kontraktor, kamu harus memastikan mereka memahami desain rumah dan RAB (Rencana Anggaran Biaya). Selain itu, pemilik rumah juga harus memahami dua hal tersebut agar komunikasi ke depannya terjalin dengan baik.

“Bangun rumah itu kan biasanya kan ada desain, ada gambar kerja, ada RAB. Nah itu kalau bangun rumah yang benar semua itu sesuai spek yang ada di gambar, yang ada di desain, dan yang ada di RAB,” kata Taufiq saat dihubungi detikProperti, Jumat (8/11/2024).

2. Buat Kontrak yang Jelas

Kontrak adalah perjanjian kerja antara kontraktor dengan pemilik rumah. Kontrak juga bisa digunakan sebagai panduan selama bekerja. Salah satu yang harus ada adalah apakah pihak kontraktor bersedia bertanggung jawab apabila setelah rumah selesai ternyata ditemukan kerusakan.

“Rumah itu kan biasanya ada kontrak tuh, kesepakatan kontraknya itu seperti apa? Tadi kan ditanya apakah itu masih bisa diperbaiki atau nggak. Jadi misalnya rumah udah jadi, kontraktor masih bertanggung jawab pada masa perawatan, berapa lama, nah itu biasanya ada gitu,” sebutnya.

3. Minta Didampingi Arsitek

Taufiq menyarankan untuk pemilik rumah yang kurang memahami seputar pembangunan rumah bisa meminta bantuan arsitek atau jasa pengawasan pembangunan. Hal ini untuk menghindari kesalahpahaman atau penipuan.

“Kalau nggak ngerti harus ada pendamping, pendamping arsitek, pendamping insinyur. Apa kata mandor, kontraktor, (bisa) dibohongi gitu kan, kita cari orang yang ngerti,” jelasnya.

Terkait biaya memakai jasa arsitek atau orang ahli, tergantung kepada siapa pemilik rumah meminta bantuan. Sebagai contoh jika ia meminta saudaranya yang ternyata arsitek, bisa saja tidak dikenakan biaya atau hanya memberikan uang makan dan transportasi karena pengecekan tidak setiap hari.

4. Tentukan Cara Pembayaran

Kontraktor ada yang dibayar per progres seperti selesai menyelesaikan lantai satu, mereka menerima bayaran, baru dilanjutkan lantai berikutnya.

“Jadi kalau mau bikin kamar mandi, fondasinya dulu. Fondasi udah selesai dibayar. Naik ke dinding, dinding selesai dibayar, terus atap, atap selesai dibayar. Keramik, keramik selesai dibayar,” ucapnya.

Sistem pembayaran pembangunan per progress ini memberikan peluang ke pemilik rumah untuk mengecek pekerjaan secara menyeluruh. Apabila tidak sesuai, kamu bisa menahan pembayaran sampai perbaikan selesai.

Namun, ada pula cara pembayaran kontraktor di muka atau bahkan pembayaran penuh di akhir.

5. Penghuni Harus Sering Tanya Progres

Taufiq menegaskan agar tidak terjadi kesalahan di akhir, sejak awal penghuni rumah harus sering bertanya sampai tidak ada keraguan. Apabila pemilik tidak begitu paham, pada saat bertanya bisa didampingi oleh arsitek atau orang yang lebih paham.

“Cara yang paling gampang, tanya sama yang mengerjakan, ‘itu bocor apa nggak’, ‘gimana caranya’, itu nanti dijelasin sama dia gitu. ‘Bisa ditunggu waktu hujan nggak?’, ‘nanti bapak cek, ceknya yang mana?’,” paparnya.

Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

(aqi/das)



Sumber : www.detik.com

Kelebihan dan Kekurangan Jendela Clerestory yang Bisa Bikin Rumah Makin Terang



Jakarta

Jika kamu ingin memperbarui ruangan kamu dengan memasang jendela yang baru serta menginginkan cahaya alami masuk, maka jendela clerestory merupakan pilihan yang tepat untuk kamu pertimbangkan.

Berikut adalah informasi mengenai apa itu jendela clerestory, serta manfaat, kekurangan, dan kelebihannya.

Apa itu Jendela Clerestory?

Jendela clerestory adalah jendela yang di letakkan tinggi pada dinding guna menciptakan cahaya tambahan di dalam ruangan.


“Jendela ini tidak sejajar langsung dengan pintu atau jendela lain di bawahnya, sehingga menghemat ruang dinding di bawahnya, sekaligus memungkinkan cahaya alami masuk ke bagian atas ruangan,” ujar kepala pembangun dan renovator rumah di MKRedBuild, Kyle Resmondo, dalam kutipannya di The Spruce.

Jenis jendela ini tidak sama dengan jendela transom, yang merupakan jendela kecil yang diposisikan pada atas pintu atau tepat di atas jendela lainnya. Jendela clerestory sudah digunakan dari zaman kuno, tetapi baru-baru ini menjadi komponen utama pada arsitektur modern pertengahan abad.

Manfaat Jendela Clerestory

Manfaat dari jendela clerestory adalah untuk memperkuat masuknya cahaya alami ke dalam ruangan. Jendela ini juga berguna pada situasi di mana pemandangan di luar tidak ideal atau tidak bagus, tetapi pencahayaan alami sangat diinginkan oleh sebagian besar orang.

Keprivasian

Jendela clerestory memungkinkan ruangan terang benderang tetapi keprivasian pemilik tetap terjaga karena posisinya yang tinggi, dan tetangga tidak dapat melihat atau mengintip melalui jendela ini, jendela ini tidak perlu ditutup kecuali kamu mau melakukannya.

Hemat Area Dinding

Jangan sampai jendela berukuran besar menutupi atau menghalangi kamu untuk memajang furnitur di dinding. Karena jendela ini sangat tinggi, maka kamu bisa dengan mudah menikmati yang terbaik dari kedua hal tersebut.

Tampilan yang Tinggi

Jendela clerestory akan menciptakan ruangan agar terlihat megah dan menarik secara visual.

“Jendela ini menciptakan estetika yang menonjol secara visual karena diposisikan di dekat garis atap atau di bagian atas dinding, sehingga menambah daya tarik arsitektur serta keanggunan di suatu ruangan,” ujar Resmondo.

Kekurangan Jendela Clerestory

Tempatnya yang tinggi membuat jendela clerestory ini sulit untuk dibersihkan, serta sulit dan mahal untuk menambahkan perawatan jendela. Jendela clerestory mungkin membutuhkan solusi penutup otomatis atau kabel yang dapat menambah biaya keseluruhan dan kompleksitas pemasangan.

Masalah Cuaca

Secara umum, jendela clerestory kurang hemat energi dibandingkan jenis jendela biasa, jendela ini bisa menyebabkan ruangan jadi terlalu panas pada musim panas, dan mengalami kelembapan karena tetesan air pada musim hujan.

(das/das)



Sumber : www.detik.com