Tag Archives: bikin

Wanita 24 Tahun Sukses Pangkas BB 30 Kg, Transformasinya Bikin Pangling

Jakarta

Seorang wanita di India sukses menurunkan berat badan hingga 30 kg hanya dalam waktu 6 bulan. Metode yang dijalani adalah defisit kalori dan olahraga teratur.

Keberhasilan wanita bernama Sonia dalam menurunkan berat badan itu ia bagikan di media sosial Instagram pribadinya, @its.sonia086. Unggahan itu mencuri perhatian warganet dan telah ditonton sampai 3 juta kali.

Menjalani Defisit Kalori

Defisit kalori merupakan salah satu jenis diet yang dilakukan dengan mengurangi asupan kalori harian tubuh. Jika dilakukan dengan konsisten, defisit kalori dapat membantu menurunkan berat badan.


Begitu juga yang dijalani Sonia selama dietnya. Ia mengurangi asupan kalorinya per hari. Setiap hari, wanita 24 tahun itu menyusun menu makannya dengan makanan tradisional India.

Dalam salah satu videonya, Sonia biasanya minum dua gelas air sebelum makan. Ia juga memilih makan dengan piring kecil untuk membantu mengendalikan porsinya.

Dikutip dari Food NDTV, menu makannya pun diatur agar tetap seimbang. Setengah dari porsinya diisi dengan salad dan sayuran hijau, seperempat bagian makanan kaya protein.

Sementara seperempat sisanya diisi dengan makanan lemak sehat dan karbohidrat seperti roti atau nasi.

Sonia juga sempat memamerkan salah satu menu makannya di akun Instagram miliknya. Dalam satu piring, terlihat ada setengah porsi tumis sayuran dan potongan buah, seperempat bagian berisi kacang-kacangan, seperempat ghee, dan seperempat bagian lainnya untuk roti.

Rutinitas Harian Selama Diet

Dalam unggahan lainnya, Sonia juga membagikan rutinitas harian yang mendukung penurunan berat badannya. Ia biasa bangun pukul 5 pagi, dilanjutkan dengan minum air putih dan lari.

Setelah olahraga, ia akan makan dengan menu yang mengenyangkan dan seimbang. Tidak lupa juga minum air putih sebanyak 3-4 liter per harinya.

Saat malam, Sonia akan melakukan latihan kardio di rumah. Meski diet, ia tetap bisa makan malam tentunya dengan menu yang seimbang.

Makan malamnya terdiri dari sup, dada ayam, paneer (sejenis keju), telur, dan juga salad. Setelah makan, Sonia akan berjalan-jalan sebentar agar makanannya dapat terproses dengan baik.

Menurut Sonia, untuk mencapai tujuan penurunan berat badan harus konsisten. Mulailah dengan mengubah gaya hidup, menghindari makanan seperti junk food, dan rutin berolahraga setiap hari.

(sao/naf)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Pria Ini Sukses Pangkas 25 Kg dalam 90 Hari, Transformasinya Bikin Pangling

Jakarta

Seorang pria di Belanda berhasil menurunkan berat badannya secara drastis dalam waktu 90 hari. Joachim Scheffer, yang dikenal di media sosial sebagai ‘ThatFatFreeRunner’, itu berjuang untuk menurunkan berat badan dengan berbagai program diet jangka pendek dan tidak ada hasilnya.

Namun, pada 2024 memulai tantangan baru untuk mengubah rutinitas latihannya, gaya hidup sehari-hari, dan kebiasaan makannya hanya dalam waktu tiga bulan.

Scheffer mengalami obesitas dengan berat sekitar 114 kg. Di bawah program intensif yang ditetapkan oleh pelatihnya, Stan Browney, ia berhasil menurunkan berat badannya hingga 25,5 kg.


Selama berprogram penurunan berat badan, Scheffer menggabungkan latihan angka beban dan latihan dengan alat gym.

Pola Makan Diatur

Pola makan Scheffer juga diperhatikan dan diatur. Dia tidak lagi boleh mengonsumsi pizza dan beralih ke makanan yang rendah kalori serta tinggi protein.

Pada minggu pertama, ia berhasil menurunkan berat badan hingga 3 kg hanya dengan mengikuti rutinitas latihan pembakar lemak di tempat gym secara konsisten.

Namun, perjalanan diet Scheffer tidak mulus. Ia sempat berada pada titik jenuh pada hari ke-10 dan berat badannya tidak turun.

“Berat badannya tidak turun, saya tidak tahu persis mengapa,” kata Browney, dikutip dari Daily Mail.

Penurunan Berat Badan yang Drastis

Browney merinci rutinitas olahraga yang dijalani Scheffer selama program dietnya. Ia lari bebas dan berjalan kaki hingga berhasil membawanya untuk kembali produktif menurunkan berat badan.

Bahkan, Browney meminta Scheffer menggunakan pelacak di ponselnya untuk memastikan ia berhasil mencapai 10.000 langkah per hari.

“Saya tidak terlalu suka berjalan ke mana pun, jadi saya membuatnya lebih menyenangkan dengan mendengarkan musik,” kata Scheffer .

“Namun, dengan berjalan kaki dapat membakar lebih banyak kalori,” sambungnya.

Pada hari ke-11, berat badannya turun dari 114 menjadi 109 kg.

“Saya bahkan tidak ingat kapan terakhir kali saya masuk dalam kategori di bawah 110 kg, itu gila. Begitu banyak kemajuan saat saya bercermin,” tuturnya.

Setelah 30 hari, ia melakukan pemeriksaan penurunan berat badan lengkap pertamanya. Scheffer mengukur lingkar dada dan pinggangnya, yang masing-masing turun 13 cm dan 15 cm.

Berat badannya juga turun menjadi 103 kg, yang menandakan beratnya turun sebanyak 11 kg.

Pada hari ke-50, berat badannya mencapai 98 kg dan pada hari ke-60, 93,6 kg yang menandai penurunan 18 kg dari awal tantangan ini dilakukan.

Dengan hanya 10 hari tersisa di hari ke-80, berat badannya terus turun menjadi 90 kg. Penurunan berat badan yang mengejutkan sebesar 23 kg.

“Gaya hidup saya telah berubah, saya melihat begitu banyak hal baik, manfaat yang baik,” beber Scheffer .

Pada penimbangan terakhir di hari ke-90 lingkar pinggangnya turun menjadi 86 cm, turun 25 cm. Sementara lingkar perutnya turun sekitar 27 cm, menjadi perutnya hanya 94 cm.

Berat akhir keseluruhannya tercatat sebesar 88,5 kg, 25,5 kg lebih rendah daripada saat ia memulai tantangan tersebut.

“Anda tampak seperti orang yang sama sekali berbeda, saya tidak mengenali Anda, kawan,” ujar Browney.

(sao/kna)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Cocok untuk Pejuang Diet, Ini 5 Kebiasaan Pagi yang Bikin Badan Cepat Kurus

Jakarta

Menjaga pola makan dan rutin berolahraga merupakan dua kunci utama untuk menurunkan berat badan. Namun, ada sejumlah cara lain yang dapat dilakukan untuk mendukung penurunan berat badan yang lebih optimal.

Salah satunya dengan menerapkan kebiasaan pagi yang baik. Sebagian orang percaya pagi hari merupakan waktu terbaik untuk melakukan hal-hal yang mendukung penurunan berat badan, seperti berolahraga dan lain sebagainya.

Lantas, apa saja kebiasaan pagi yang dapat membantu menurunkan berat badan? Dikutip dari WebMD, berikut ulasannya.


1. Minum Air Putih

Satu atau dua gelas air putih sebelum sarapan dapat memberikan manfaat yang besar terhadap penurunan berat badan. Meski tidak mengandung kalori, air dapat memberikan sedikit rasa kenyang, sehingga membantu mengendalikan nafsu makan di pagi hari.

Air juga merangsang metabolisme untuk membantu membakar kalori.

2. Berolahraga Sebelum Sarapan

Melakukan olahraga ringan saat perut kosong dapat memberikan hasil yang lebih baik dibandingkan berolahraga setelah sarapan. Sebab, sesi olahraga sebelum sarapan dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak sebagai sumber energi.

3. Makan Sarapan Tinggi Protein

Protein dapat membantu menurunkan berat badan dengan meningkatkan rasa kenyang dan menekan nafsu makan. Ini karena tubuh membutuhkan waktu lebih lama memecah protein dibandingkan nutrisi lainnya.

Pilihlah sarapan yang kaya protein, seperti telur, roti gandum, yogurt Greek, selai kacang, dan buah beri.

4. Berjemur di Bawah Sinar Matahari

Sedikit sinar matahari di pagi hari dapat membantu tubuh membakar lebih banyak lemak. Penelitian menunjukkan seseorang yang berjemur di pagi hari cenderung memiliki indeks massa tubuh yang lebih rendah, atau tubuh yang lebih ramping, dibandingkan mereka yang berjemur di waktu lain.

5. Latih Mindfulness

Mindfulness atau kesadaran penuh dapat membantu seseorang mengadopsi gaya hidup sehat yang mendukung penurunan berat badan.

Misalnya, mereka yang mempraktikkan mindfulness akan fokus makan tanpa gangguan gadget atau televisi. Beberapa penelitian menunjukkan orang yang makan sambil menonton televisi atau bermain gadget cenderung mengonsumsi lebih banyak makanan karena mereka tidak memerhatikan jumlah makanan yang sudah dikonsumsi.

(ath/kna)

Sumber : health.detik.com

Alhamdulillah sehat wal afiyat اللهم صل على رسول الله محمد
image : unsplash.com / Jonas Weckschmied

Cara Jalan Kaki yang Bikin Pria Bandung Turun 18 Kg, Tak Perlu 10 Ribu Langkah


Jakarta

Irvan Aditya (32), laki-laki di Bandung, Jawa Barat membuktikan bahwa olahraga ringan seperti jalan kaki efektif membantu mengurangi berat badan. Tidak harus 10.000 langkah per hari, Irvan melakukannya kurang dari angka itu. Menurut Irvan, yang terpenting adalah konsistensinya.

“Rutin nge-usahain jalan di treadmill itu 30 menit sehari. Kalau weekend baru tuh nge-push sampai 1 jam, sisanya workout sama angkat beban. Rata-rata kalau 30 menit, speed 5 itu saya usahain 3.000 langkah meski kadang lebih,” kata Irvan saat berbincang dengan detikcom, Sabtu (21/6/2025).

“Kalau sampai sekarang sih (Juni), dihitung-hitung total sudah 18 kg (turun dari 89 kg),” sambungnya.


Jalan kaki dipilih oleh Irvan karena dirinya merupakan seorang pekerja kantoran, sehingga dirinya tak memiliki banyak waktu untuk melakukan olahraga lain.

Selain rutin olahraga, Irvan juga mengatur pola makannya. Dirinya memilih intermittent fasting atau puasa intermiten, yang berfokus pada menentukan kapan waktu makan dan kapan waktu puasa dalam sehari atau seminggu.

“Saya kan ngantor juga dari jam 9 sampai 6. Metode IF-nya juga bertahap, mulai 12/12, lalu 16/8, kemudian 18/6, sampai terakhir sempet 20/4,” katanya.

Terkait pilihan makanan, Irvan tidak terlalu mengambil pusing. Dirinya hanya mengurangi porsi makan, menambah asupan protein harian, serta mengurangi karbohidrat.

“Mengurangi dari awalnya satu atau dua centong, dikurangi pelan-pelan, dikit demi sedikit sampai dua sendok makan. Perbanyak proteinnya, mulai tahu, tempe, daging ayam, daging sapi itu berkelanjutan terus menerus sampai sekarang,” kata Irvan.

Irvan juga tidak lagi mengonsumsi makanan atau minuman manis, serta yang mengandung tepung. Selain itu, ia juga menjaga pola tidur, yang menurutnya turut berpengaruh terhadap hasil diet.

“Paling yang bener-bener di-cut itu gula, minuman yang berpemanis. Kalau bisa tepung-tepungan juga kurangin,” kata Irvan.

“Faktor yang nggak kalah pentingnya nih, tidur memang harus enam sampai delapan jam, jangan sampai begadang,” tutupnya.

(dpy/kna)



Sumber : health.detik.com

5 Alasan Protein Paling Efektif Menurunkan Berat Badan

Jakarta

Bagi yang ingin menurunkan berat badan secara alami, mengurangi porsi makan saja tidak cukup. Butuh pengaturan yang tepat, dan memperbanyak asupan protein adalah pilihan paling efektif menurut para pakar.

Protein merupakan salah satu makronutrien penting dalam menu makan sehari-hari. Fungsinya antara lain menjaga kesehatan tulang, otot, dan kulit. Kebutuhan tiap individu berbeda, dipengaruhi banyak faktor mulai dari usia, jenis kelamin, hingga ukuran tubuh.

Kaitannya dengan berat badan, banyak pakar merekomendasikan untuk memperbanyak protein jika ingin cepat kurus secara alamiah dan sehat. Dikutip dari Health.com, berikut ini alasannya.


1. Bikin cepat kenyang

Beberapa penelitian mengaitkan diet tinggi protein dengan rasa kenyang lebih cepat. Salah satunya karena protein meningkatkan hormon yang memicu rasa kenyang seperti Glucagon Like Peptide 1 (GLP-1) sebagaimana obat-obat diabetes mutakhir yang belakangan banyak dipakai untuk pasien obesitas.

2. Meningkatkan pembakaran kalori

Saat seseorang mengonsumsi makanan, tubuhnya menggunakan kalori untuk mencerna, menyerap, dan memetabolisme. Efek ini dikenal sebagai thermic effect of food (TEF). Protein memiliki TEF lebih tinggi dibanding lemak dan karbohidrat, yang berarti tubuh membakar kalori lebih banyak untuk mencerna protein.

3. Meningkatkan massa otot

Jaringan otot secara aktif membakar kalori lebih banyak dibanding lemak. Menggabungkan latihan beban dengan diet tinggi protein bisa mencegah hilangnya massa otot saat menjalankan program menurunkan berat badan.

4. Mendorong metabolisme

Bahkan saat tidak sedang beraktivitas secara fisik, jaringan otot tetap membakar lebih banyak kalori. Riset menunjukkan, diet tinggi protein bisa meningkatkan daily energy expenditure hingga 70-200 kalori.

5. Mencegah berat badan naik lagi

Menurunkan berat badan memang berat, tapi lebih berat lagi mempertahankannya untuk tidak naik lagi. Sebuah penelitian menyebut rata-rata seseorang mengalami peningkatan berat badan kembali sebanyak 50 persen dalam 2 tahun, dan 80 persen dalam 5 tahun. Diet tinggi protein mencegah hal itu terjadi.

(up/up)



Sumber : health.detik.com

5 Jus untuk Diet yang Bikin Pagimu Menyegarkan

Jakarta

Salah satu faktor yang membuat diet efektif adalah olahraga dan pola makan yang benar. Salah satu yang mudah dan enak dikonsumsi adalah jus buah atau sayuran.

Masing-masing buah dan sayuran mengandung nutrisi yang berbeda-beda. Kandungan yang baik untuk pelaku diet antara lain serat, mineral, vitamin, dan antioksidan.

Terutama karena seratnya, jus buah dan sayuran bisa membuat perut kenyang sehingga dapat mengendalikan nafsu makan. Nutrisi penting lainnya juga membuat tubuh tetap tercukupi kebutuhannya.


Apa saja jus buah dan sayur yang bagus untuk diet dan membuat pagi kamu jadi menyegarkan? Simak dalam artikel ini.

Pilihan Jus Buah dan Sayur untuk Diet

Dikutip dari Healthline, berikut daftar jus buah dan sayur untuk diet optimal dan menyegarkan diminum di pagi hari:

1. Jus Wortel

Wortel sering kali dimasak bersama sayuran lainnya. Rasanya yang agak manis membuatnya lebih disukai daripada sayuran hijau yang cenderung tawar maupun pahit.

Selain dimasak, wortel juga enak diolah dengan cara dijus. Jus wortel mengandung serat yang tinggi sehingga perut menjadi tahan kenyang lebih lama, sehingga bisa mengendalikan nafsu makan.

Terlebih wortel juga kaya vitamin A serta beta-karoten yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh, salah satunya adalah kesehatan mata.

2. Jus Semangka

Jus semangka juga nikmat diminum setelah berolahraga di pagi hari. Semangka yang rendah kalori membuat detikers tak perlu khawatir bobotnya akan naik.

Semangka juga mengandung banyak air yang dapat menggantikan cairan tubuh yang hilang, sehingga mencegah dehidrasi. Selain itu, perut juga akan terasa kenyang dan menunda lapar.

Kandungan mikronutrien dalam semangka pun penting untuk tubuh, antara lain kalium, vitamin A, dan vitamin C.

3. Jus Bayam

Bayam tak hanya cocok dimasak menjadi sayur bening, bayam juga enak diolah sebagai jus. Jus bayam kaya akan serat dan rendah kalori.

Sebuah studi menunjukkan jus sayuran seperti bayam dapat mengurangi risiko kenaikan berat badan. Kandungan antioksidan pada bayam juga dapat melindungi tubuh dari peradangan dan kerusakan akibat radikal bebas.

4. Jus Buah Bit

Buah bit mengandung nitrat yang baik untuk meningkatkan efisiensi dan ketahanan otot. Nitrat ini juga bagus untuk menurunkan tekanan darah dengan cara melebarkan pembuluh darah agar sirkulasi menjadi lebih lancar.

Kandungan kalori dari buah bit ini rendah dan kaya akan serat. Kombinasi ini tepat jika dikonsumsi oleh para pelaku diet.

5. Jus Seledri

Seledri biasanya hanya digunakan sebagai pelengkap masakan. Namun daun ini juga enak dibuat jus. Kalorinya yang sangat rendah membuatnya cocok buat detikers yang sedang diet.

Beberapa studi menunjukkan bahwa makanan dan minuman rendah kalori dapat menunjang proses pembakaran lemak dan penurunan berat badan. Kandungan antioksidannya pun dapat mengurangi efek stres oksidatif dan melawan peradangan.

Itulah tadi 5 jus untuk para pelaku diet yang cocok diminum saat pagi hari. Imbangi pola makan sehat ini dengan olahraga teratur agar diet dapat berjalan sukses.

(bai/row)



Sumber : health.detik.com

Saran Dokter agar Opor-Ketupat Lebaran Tak Bikin Gendut


Jakarta

Lebaran selalu identik dengan makanan enak seperti opor ayam, rendang, hingga ketupat sayur. Meskipun menu makanan Lebaran sangat menggoda, para pejuang diet kerap takut menikmatinya karena takut berat badan naik.

Padahal, makanan-makanan khas Lebaran ini aman-aman saja dicicipi. Namun, perlu adanya penyesuaian agar kalori yang masuk ke tubuh tetap dalam batas aman.

Spesialis gizi klinis dari Mayapada Hospital Kuningan, Jakarta Selatan, dr Oki Yonatan Oentiono, SpGK, PNS (Physician Nutrition Specialist) membagikan trik bagi para pejuang diet yang ingin tetap makan enak di momen Hari Raya Idul Fitri tanpa takut berat badan naik.


“Terutama di opor itu kan kalorinya banyak di kuah atau santannya. Jadi kuahnya jangan terlalu banyak, ayamnya dimakan nggak papa, kulitnya kalau bisa nggak dimakan,” kata dr Oki saat berbincang dengan detikcom, Jumat (7/3/2025).

“Karena kulit itu kan ada lemaknya. Terus kuahnya jangan terlalu banyak, apalagi sampai disruput. Kalau nasinya ya disesuaikan porsi biasanya lah,” lanjutnya.

dr Oki menambahkan bahwa pemilihan sumber karbohidrat juga penting dipertimbangkan. Seperti yang diketahui, biasanya di meja makan tersedia nasi dan ketupat.

“Pasti mending nasi, karena kan ketupat makanan olahan ya,” tutupnya.

(dpy/up)



Sumber : health.detik.com

Diet Mentimun Bikin BB Pria di Jepang Turun 11 Kg, Dokter Wanti-wanti soal Ini


Jakarta

Seorang koki di Jepang berhasil menurunkan berat badannya hingga 11 kg hanya dalam waktu dua bulan. Pria bernama Nozaki Hiromitsu itu menerapkan diet mentimun.

Dia akan makan 1-2 mentimun setiap sebelum makan. Selama makan, Nozaki akan mengunyah sebanyak 20 kali di setiap gigitannya. Hasilnya, ia lebih sering buang air kecil dan membuat perutnya mengecil.

Terkait ini, spesialis gizi dr Johanes Chandrawinata, SpGK, mengungkapkan bahwa mentimun memang rendah kalori. Dengan menerapkan cara makan seperti Nozaki, dapat membuat lebih cepat kenyang.


“Akibatnya, asupan kalori berkurang dan berat badan pun turun,” terangnya pada detikcom, Kamis (5/12/2024).

Namun, ada hal yang harus diperhatikan jika ingin mencoba diet mentimun ini. dr Johanes menekankan pentingnya mencuci kulit mentimun sampai benar-benar bersih.

Pasalnya, pada mentimun terdapat kandungan pestisida yang mungkin saja masih menempel di kulitnya.

“Yang harus diperhatikan adalah kemungkinan adanya kandungan pestisida pada kulit mentimun. Jadi, cuci bersih mentimun sebelum dikonsumsi,” kata dr Johanes.

Dikutip dari MedicineNet, diet ini terdiri dari mentimun yang dikombinasikan dengan beberapa makanan yang kaya protein. Misalnya seperti telur, ayam, ikan, dan kacang-kacangan.

Diet mentimun ini mengharuskan seseorang yang menjalaninya untuk mengkonsumsi mentimun di setiap waktu makan. Beberapa makanan yang dapat dikonsumsi bersama mentimun, meliputi:

  • Sayuran: Tomat, bayam, seledri, dan sayuran lain dalam jumlah sedikit.
  • Protein: Ayam, daging sapi rendah lemak, ikan, telur, greek yogurt, keju cottage, dan keju cheddar.
  • Karbohidrat: Nasi merah, kentang, dan roti gandum.
  • Minuman: Minuman rendah kalori seperti air putih atau teh.

(sao/up)



Sumber : health.detik.com