Tag: bilas

  • Lantai Berbau Amis Usai Dipel? Ini Penyebab dan Cara Atasinya


    Jakarta

    Mengepel lantai adalah salah satu aktivitas rutin dilakukan ketika membersihkan rumah. Lantai akan jauh lebih bersih, wangi, dan tidak berminyak setelah dipel.

    Sayangnya, pada beberapa kejadian didapati lantai justru berbau amis dan terasa berminyak setelah dipel. Hal ini tentu mengherankan karena mengepel lantai bukan aktivitas yang sulit. Lantas, apa penyebabnya?

    Dilansir situs Hunker, berikut beberapa penyebab dan cara mengatasi bau amis yang muncul setelah mengepel.


    1. Air Pel Jarang Diganti

    Saat mengepel yang dibutuhkan hanya air, pengharum lantai, dan alat pel. Kemungkinan besar, bau amis muncul karena air yang digunakan memang berbau atau air pel tersebut jarang diganti. Oleh karena itu ketika digunakan, lantai tidak menjadi bersih dan harum, melainkan terasa lengket dan berbau.

    Anjurannya setiap mengepel, air yang digunakan harus diganti. Setelah selesai digunakan untuk mengepel seluruh rumah, air tersebut dibuang. Keesokan harinya pakai air dan cairan pewangi yang baru. Sebab, air yang lama pasti sudah terkontaminasi kotoran dan bakteri.

    Untuk menghilangkan bakteri dan bau amis bisa juga memakai cairan pemutih dengan takaran secukupnya.

    2. Alat Pel

    Selain air yang digunakan, cek pula kain pel. Bisa jadi masalahnya ada pada pel tersebut. Ciri-ciri kain pel yang kotor adalah yang ditemukan banyak kotoran menempel, berubah warna, dan berbau meski dicelupkan ke air baru.

    Cara untuk membersihkan kain pel adalah dengan dicuci seperti mencuci pakaian. Rendam dahulu menggunakan air hangat lalu bersihkan menggunakan sabun. Bilas hingga warnanya tidak terlalu gelap dan tidak berbau. Mencuci kain pel harus dilakukan sehari sekali setelah atau sebelum mengepel lantai.

    Ketika mengepel lantai juga dianjurkan ditambahkan cairan pewangi dan anti bakteri agar lantai melindungi permukaan lantai.

    3. Cek Sumber Bau Lain

    Meski kebanyakan lantai amis setelah dipel disebabkan oleh kain pel dan airnya, tidak menutup kemungkinan jika penyebabnya adalah dari hal lain. Sebagai contoh, ada makanan atau kotoran yang jatuh ke lantai. Makanan seperti telur, seafood, atau daging biasanya menimbulkan bau yang kuat dan bisa menempel lama.

    Jika mengalami hal seperti itu, sebelum lantai dipel sebaiknya bersihkan dahulu bekas makanan atau kotoran tersebut menggunakan campuran baking soda dengan air. Lalu biarkan campuran tersebut semalaman.

    Bila masih tidak berhasil, cari sumber bau lain. Beberapa kasus ditemukan bahwa sumber bau justru dari perabotan yang ada di rumah. Sebagai contoh karpet yang sudah lama tidak dicuci.

    4. Tutupi dengan Pengharum Ruangan

    Bila semua penyebab di atas sudah diatasi namun lantai masih tercium bau amis, semprot pengharum ruangan ke sekitar area tersebut. Setelah kering, coba usap lantai dengan kain yang bersih agar tidak licin ketika diinjak.

    Bisa juga dengan meletakkan semangkuk cairan pembersih serbaguna di area tersebut dan diamkan semalaman untuk menutupi sebagian aroma amis dari lantai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    Lihat juga Video ‘Lantai Bau Amis Setelah Dipel? Ini Alasannya’:

    (aqi/zlf)

    Sumber : www.detik.com

    Alhamdulillah  Allohumma Sholli Ala Rosulillah Muhammad wa ahlihi wa ash habihi. ilustrasi gambar properti : unsplash.com / kenny eliason
    ilustrasi gambar : unsplash.com / kenny eliason
  • 5 Cara Mudah Hilangkan Bau di Kulkas Pakai Bahan yang Ada di Rumah


    Jakarta

    Kulkas merupakan salah satu benda yang wajib ada di dapur untuk menyimpan makanan untuk waktu yang lama. Hal ini membuat kulkas menjadi tempat yang rawan bau karena ada makanan membusuk.

    Selain itu, bisa saja ada pertumbuhan jamur, sehingga muncul bau tidak sedap di dalam kulkas. Aroma ini mungkin saja mengganggu dan merusak nafsu makanan penghuni rumah.

    Kalau sudah terlanjur, bagaimana cara mengilangkan bau di kulkas? Mudah saja, ikuti tips berikut ini yang dikutip dari The Spruce, Jumat (5/7/2024).


    Cara Hilangkan Bau di Kulkas

    1. Pakai Baking Soda

    Taruh baking soda di loyang dan masukkan ke dalam kulkas semalaman atau sampai bau menghilang.

    2. Bubuk Kopi

    Taruh bubuk kopi segar pada sebuah wadah atau loyang dan masukkan ke dalam kulkas selama semalam. Bau kopi akan bertahan, namun akan hilang dengan cepat.

    3. Minyak Atsiri

    Basahi beberapa bola kapas dengan minyak esensial atau ekstrak vanila dan masukkan ke dalam kulkas. Tutup pintu kulkas selama 24 jam.

    4. Koran

    Masukkan segumpal koran ke dalam laci dan rak kulkas dan tutup pintunya selama beberapa hari. Kemudian keluarkan kertasnya dan bersihkan kulkas dengan campuran 1 cangkir cuka putih per 1 galon air.

    5. Bersihkan Kulkas dengan Cairan Pemutih

    Sebelum membersihkan kulkas, keluarkan semua isinya dan masukkan makanan ke dalam pendingin agar tetap awet, lalu keluarkan rak dan bersihkan dengan air panas dan sabun.

    Bersihkan dengan campuran 1 sendok makan pemutih klorin cair dengan 1 galon air. Bersihkan dinding, langit-langit, dan dasar kulkas beserta bagian dalam pintu dan gasket atau segel. Bilas dengan air sebelum dikeringkan dengan handuk, lalu masukkan kembali isi kulkas.

    Itulah beberapa cara menghilangkan bau tak sedap dari kulkas. Semoga bermanfaat!

    (dhw/dna)



    Sumber : www.detik.com

  • 9 Bahan Ini Ampuh Hilangkan Bekas Semen di Lantai, Irit Waktu dan Energi!


    Jakarta

    Setelah renovasi atau bangun rumah, bekas semen sering menempel pada keramik. Bekas ini terlihat jelas terutama pada warna keramik yang cerah seperti putih, krem, pink, dan lainnya. Bekas semen ini membuat tampilan keramik tampak kotor.

    Mungkin kamu sudah tau jika semen yang menempel di keramik bisa dibersihkan, tetapi bagaimana jika bekas tersebut tersebar di seluruh keramik. Pasti butuh waktu lama dan energi yang besar untuk membersihkan satu-satu.

    Namun, tidak perlu khawatir ada beberapa cara untuk menghilangkan bekas semen di keramik. Mengutip dari Klopmart, Sabtu (20/7/2024), berikut 9 cara hilangkan bekas semen pada keramik dengan cepat.


    1. Cuka

    Banyak yang tidak tahu, cuka adalah bahan alami dikenal ampuh menghilangkan jenis noda, termasuk bekas semen. Cairan ini ampuh melunakkan semen sehingga tidak butuh waktu lama dan tenaga besar untuk menggosok bekas semen yang menempel.

    Caranya campurkan cuka dan air dalam perbandingan 1:1. Setelah campuran jadi, oleskan pada bekas semen dan biarkan selama 10-15 menit. Lalu kamu dapat menggosok area tersebut dengan sikat kasar atau spons untuk membuat sisa semen terkelupas. Kemudian bersihkan dengan membilasnya menggunakan air bersih.

    2. Soda Kue

    Bahan pembersih lainnya yang mudah ditemukan di rumah dan ampuh untuk bersihkan noda membandel adalah soda kue. Selain berguna untuk mengembangkan kue, ternyata soda kue dapat menjadi bahan pembersih efektif. Sama seperti cuka, kamu perlu mencampurkan soda kue dengan sedikit air sampai sedikit mengental.

    Oleskan campuran tersebut pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Kemudian gunakan sikat atau spons keras untuk membersihkan bekas semen dan bilas dengan air hingga bersih.

    3. Batu Apung

    Benda keras bertemu benda keras. Ternyata batu apung bisa jadi bahan abrasif yang dapat membantu mengikis bekas semen dari keramik. Caranya dengan membasahi permukaan keramik terlebih dahulu, kemudian gunakan batu apung untuk menggosok perlahan bekas semen yang mengeras. Namun, kamu perlu berhati-hati saat menggosoknya agar tidak merusak permukaan keramik. Setelah terkikis, bilas dengan air hingga semua sisa semen bersih.

    4. Larutan HCL

    Untuk pembersih yang satu ini kamu harus hati-hati dan menggunakan sarung tangan khusus. Asam klorida (HCL) termasuk pembersih yang kuat. Cara menggunakannya, campurkan HCL dengan air sesuai petunjuk pada label dan oleskan pada bekas semen.

    Lalu diamkan selama beberapa menit, kemudian gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen. Bilas dengan air bersih dan pastikan bekas semen telah hilang sepenuhnya.

    5. Garam

    Kamu pasti punya garam di rumah. Bahan makanan ini bisa jadi bahan untuk membantu melunakkan bekas semen. Untuk menggunakannya, kamu cukup mencampurkan garam dengan sedikit air untuk membuat teksturnya kental jangan sampai terlalu cair.

    Oleskan pasta ini pada bekas semen dan diamkan selama 10-15 menit. Gunakan sikat atau spons untuk membersihkan bekas semen, lalu bilas dengan air bersih dan keringkan.

    6. Parutan Kelapa

    Bahan satu ini bisa kamu dapatkan dengan mudah di pasar. Parutan kelapa bisa menghilangkan bekas semen dengan alami. Kamu dapat memarut kelapa segar dan gunakan serbuknya untuk menggosok bekas semen. Hal ini bisa menjadi metode yang lembut dan aman untuk permukaan keramik. Setelah menggosok, bilas dengan air bersih dan keringkan.

    7. Belimbing Wuluh

    Meskipun rasanya asem, belimbing wuluh mengandung asam sitrat alami yang bisa membantu melunakkan bekas semen. Potong belimbing wuluh menjadi dua bagian dan gosokkan permukaan dagingnya pada bekas semen. Biarkan sejenak, kemudian sikat atau lap bersih.

    8. Lemon

    Buah asam lainnya yang efektif melunakkan permukaan semen adalah lemon karena buah ini memiliki kandungan asam sitrat. Cukup peras lemon lalu gunakan jusnya untuk membersihkan bekas semen. Diamkan beberapa menit, lalu sikat sampai bekas semen terkelupas. Bilas dengan air bersih dan pastikan telah hilang sepenuhnya sebelum mengeringkan.

    9. Hidrogen Peroksida

    Terakhir ada hidrogen peroksida. Kamu dapat coba menggunakan hidrogen peroksida untuk menghilangkan bekas-bekas semen. Cukup campurkan hidrogen peroksida dengan air dalam perbandingan 1:1, lalu oleskan pada bekas semen dan biarkan selama beberapa menit sebelum membersihkannya dengan sikat. Bilas dengan air bersih dan keringkan.

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Tips Membersihkan Tempat Sampah di Rumah Biar Nggak Bau Busuk


    Jakarta

    Keberadaan tempat sampah tentunya dibutuhkan di rumah. Meski digunakan untuk menampung sampah, ternyata tempat sampah juga perlu dibersihkan agar tidak menimbulkan bau busuk.

    Tempat sampah tidak hanya bagian luarnya saja yang perlu dibersihkan, tetapi bagian dalamnya juga. Tempat sampah yang kotor tidak hanya menimbulkan bau busuk, tetapi menarik serangga bahkan tikus.

    Maka dari itu, perlu membersihkan tempat sampah pada bagian dalam dan luarnya. Dilansir dari Real Simple, berikut ini cara membersihkan tempat sampah.


    1. Tempat Sampah di Dapur

    simpan sampah makanan di freezerIlustrasi tempat sampah di dapur. Foto: iStock

    Sebelum membersihkan tempat sampah di dapur, pastikan sampah sudah dibuang terlebih dahulu. Apabila di bagian dalam tempat sampah ada kotoran yang menempel, kamu bisa membersihkannya dan menyemprotkan air ke dalamnya.

    “Kemudian oleskan larutan pembersih serbaguna baik did alam maupun di luar tempat sampah menggunakan kain atau sikat untuk menggosok permukaan secara menyeluruh dengan membersihkan perhatian ekstra pada residu yang lengket,” kata Robin Murphy dari ChirpChirp House Cleaning, dikutip dari Real Simple, Sabtu (3/8/2024).

    Setelah kotoran hilang, kamu bisa menyemprotkan disinfektan dan diamkan beberapa saat sesuai dengan instruksi yang tertera di botol. Hal ini akan membuatnya ekstra bersih dan dapat menghilangkan sumber bau apapun.

    “Terakhir biarkan tempat sampah mengering secara alami atau gunakan kain untuk mengeringkannya sebelum melapisinya dengan kantong sampah yang bersih,” ujarnya.

    2. Tempat Sampah di Kamar Mandi

    Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom.Interior of toilet seat, paper and trashcan in hygiene restroom. Foto: Getty Images/iStockphoto/mrcmos

    Di kamar mandi, biasanya terdapat tempat sampah kecil untuk membuang tisu bekas pakai. Kamu bisa membersihkan tempat sampah di kamar mandi dengan lap basah dan pembersih serbaguna. Apabila ada kotoran yang membandal, kamu bisa membersihkannya terlebih dahulu dengan air hangat.

    Meskipun kecil, akan lebih baik kalau tempat sampah juga disemprotkan disinfektan apalagi kalau di rumah ada orang yang sakit. Setelah disemprotkan disinfektan, kamu bisa biarkan beberapa saat sesuai informasi yang tertera lalu lap menggunakan kain.

    3. Tempat Sampah di Luar Rumah

    Pilah sampah untuk daur ulang.Ilustrasi tempat sampah di luar rumah. Foto: Freepik

    Membersihkan tempat sampah di luar rumah perlu pekerjaan ekstra karena ukurannya yang besar. Oleh karena itu, kamu bisa membersihkannya dengan menyemprotkan air dari selang.

    “Gunakan selang taman untuk menyemprot bagian dalam dan luar tempat sampah. Gunakan larutan pembersih serbaguna ke bagian dalam dan luar, termasuk tutupnya. Sikat gosok bergagang panjang sangat ideal untuk menggosok permukaan, terutama bagian bawah dan samping,” kata Murphy.

    “Bilas tempat sampah secara menyeluruh dengan selang taman untuk menghilangkan semua larutan pembersih dan kotoran. Setelah membilas, semprotkan disinfektan, diamkan selama waktu yang disarankan, dan biarkan kering dengan sendirinya,” tutupnya.

    Itulah tips membersihkan tempat sampah di rumah. Semoga bermanfaat!

    Mau tahu berapa cicilan rumah impian kamu? Cek simulasi hitungannya di kalkulator KPR.

    Nah kalau mau pindah KPR, cek simulasi hitungannya di kalkulator Take Over KPR.

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 3 Cara Mudah Hilangkan Coretan di Dinding Rumah


    Jakarta

    Adanya coretan di dinding, baik dari krayon, spidol, maupun tinta bisa merusak estetika ruangan. Kejadian tersebut kerap terjadi apabila ada anak-anak di rumah.

    Namun kamu tidak perlu pusing kalau ada coretan di dinding. Sebab, ada berbagai cara untuk membersihkannya. Berikut ini adalah tipsnya.

    Cara Membersihkan Coretan di Dinding

    Pakai Pasta Gigi

    Kandungan abrasif ringan dalam pasta gigi dapat membantu mengikis noda tanpa merusak permukaan dinding. Cara menggunakannya pun cukup mudah. Pertama, oleskan sedikit pasta gigi langsung pada area yang terkena coretan.


    Kemudian, gosok secara lembut dengan kain atau spons basah hingga coretan mulai memudar. Setelah coretan hilang, bersihkan sisa pasta gigi dengan kain bersih yang telah dibasahi air.

    Baking Soda dan Air

    Baking soda, yang dikenal sebagai bahan pembersih alami, juga sangat efektif untuk menghilangkan coretan di dinding. Kamu hanya perlu mencampurkan baking soda dengan sedikit air hingga membentuk pasta.

    Oleskan pasta ini pada area yang tercoret, kemudian gosok dengan gerakan melingkar menggunakan kain atau spons. Setelah noda hilang, bersihkan sisa baking soda dengan kain lembab hingga bersih. Cara ini sangat cocok untuk coretan yang tidak terlalu dalam dan tidak membekas lama.

    Pakai Cuka Putih

    Cuka putih memiliki sifat asam yang efektif untuk memecah dan menghilangkan noda yang cukup membandel. Untuk menggunakannya, campurkan cuka putih dengan air dalam perbandingan yang sama.

    Celupkan kain atau spons ke dalam campuran tersebut, lalu gosokkan pada area yang terkena coretan. Proses ini mungkin membutuhkan beberapa kali aplikasi, tergantung pada seberapa kuat noda yang ingin dihilangkan. Setelah coretan hilang, bilas area tersebut dengan kain bersih yang lembab untuk menghilangkan sisa cuka.

    Selain dengan menggunakan cara-cara di atas, kamu juga bisa menggunakan beberapa tips berikut ini. Beberapa cara ini bisa membantu memudarkan coretan di dinding.

    Pertama, uji dulu bahan pembersih pada area kecil dan tersembunyi di dinding. Ini dilakukan untuk memastikan bahan yang digunakan tidak akan merusak cat atau permukaan dinding.

    Kedua, saat membersihkan dinding hindari menggosok terlalu keras karena ini dapat merusak cat atau membuat noda semakin menyebar. Cukup gosok secara lembut dan perlahan.

    Ketiga, kamu bisa coba menggunakan penghapus ajaib (magic eraser) yang banyak tersedia di pasaran. Produk ini sangat efektif untuk menghilangkan berbagai jenis noda tanpa memerlukan bahan tambahan. Basahkan dengan sedikit air pada penghapus ajaib dan gosok perlahan pada coretan dinding.

    Jika cara-cara tersebut masih belum mampu menghilangkan coretan, maka perlu dilakukan pengecatan ulang. Pengecatan ulang adalah pilihan yang baik jika noda terlalu membandel dan tidak bisa diatasi dengan pembersihan biasa. Proses pengecatan dinding cukup sederhana, namun kualitas hasilnya memiliki beberapa faktor penentu.

    “Perhatikan ukuran permukaan dinding dan perbedaan jenis cat. Jika tidak menemukan jenis cat, pilih yang paling mendekati dengan warna dinding awal. Dan yang paling penting adalah keterampilan tukang bangunan yang melakukan pengecatan. Walau seperti sederhana, namun proses pengecatan dinding lumayan kompleks,” kata PR & Marketing Communication Senior Manager Gravel, Ricky Alexander Samosir dalam keterangan tertulis, dikutip Sabtu (31/8/2024).

    Itulah beberapa cara untuk menghilangkan coretan pada dinding di rumah. Semoga bermanfaat!

    (abr/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • Mudah! Begini Tips Hilangkan Noda Oli di Dinding dan Lantai Garasi


    Jakarta

    Oli adalah salah satu cairan yang cukup sulit dibersihkan karena cairan ini bisa menempel di permukaan. Salah satu tempat di rumah yang biasa kotor karena oli adalah garasi dan carport rumah. Oli ini berasal dari kendaraan yang keluar masuk rumah.

    Biasanya oli yang menetes dari kendaraan akan menempel pada lantai dan dinding yang permukaan keras. Jika kamu mendapati noda oli di sana, kamu tidak bisa hanya menyiram dengan air atau menggosoknya karena tidak akan bersih sempurna.

    Melansir dari Better Homes and Gardens, Jumat (11/9/2024) berikut beberapa bahan yang bisa membersihkan noda oli dari lantai dan dinding garasi.


    1. Pasir Halus

    Oli yang sifatnya cair perlu diserap dengan pasir agar nodanya tidak melebar dan menempel di dinding atau lantai. Kamu tidak perlu membeli banyak pasir di tukang bangunan, pasir kucing juga bisa untuk menyerap noda tersebut.

    Taburkan pasir hingga menutup seluruh noda tumpahan oli. Tunggu 10 – 15 menit agar serbuk pasir atau tanah bisa menyerap sebanyak mungkin noda minyak.

    2. Aseton dan Baking Soda

    Untuk bekas oli yang sudah mengering, kamu bisa menggunakan aseton dan baking soda. Nantinya, saat hendak membersihkan keduanya perlu dicampur. Aseton merupakan bahan kimia yang digunakan untuk menghapus kuteks, cairan ini juga digunakan sebagai bahan pelarut cat, lilin, resin, plastik, dan lem. Sifat aseton juga dapat melarutkan minyak akan membantu menghilangkan noda oli secara cepat.

    Cara mencampurkan aseton dan baking soda perbandingan 1:1. Misalnya, 5 sendok baking soda dan 5 sendok aseton, dicampur hingga menyerupai adonan pancake atau adonan roti.

    3.Sabun Pencuci Piring

    Percaya nggak percaya, sabun cuci piring bisa lho membersihkan noda bekas oli. Tapi, bahan ini ampuh jika noda sudah tersisa sedikit.

    Langkah Membersihkan Noda Oli di Dinding dan Keramik Garasi

    1. Bersihkan debu dan tanah pada lantai garasi dengan sapu atau penyedot debu.

    2. Setelah bersih, cek bila ada noda karat atau noda minyak pada lantai garasi kamu. Bila ada noda karat, gosok noda tersebut menggunakan cuka putih atau produk pembersih noda karat.

    3. Untuk noda minyak atau gemuk, gunakan campurkan campuran aseton dan baking soda. Biarkan noda oli nya meresap dengan campuran ini selama 24 jam hingga kering. Kemudian, gunakan alat pengikis seperti scraper atau pisau kecil untuk mengerik/ mengikis campuran tersebut. .

    4. Bersihkan bekas kikisan dengan air bersih.

    5. Setelah semua noda pada garasi bersih, selanjutnya sikat seluruh lantai garasi menggunakan cairan pembersih atau sabun cuci piring tadi.

    6. Setelah bersih, bilas seluruh lantai dengan air bersih, lalu keringkan.

    Itulah cara membersihkan noda oli di dinding dan lantai garasi. Semoga bermanfaat!

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/abr)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Tips Ampuh Hilangkan Noda Minyak, Bisa Pakai Bahan-bahan di Rumah


    Jakarta

    Minyak merupakan cairan yang biasa digunakan untuk memasak. Wujudnya yang cair, saat dipanaskan atau dipakai memasak bisa terciprat ke sekeliling wajan. Bekas minyak yang menempel di kompor atau sekitar dapur bisa sulit dibersihkan terutama jika mengenai bahan kain.

    Bukan hanya kain, apabila terkena keramik juga bisa menyebabkan permukaannya kusam, terutama keramik yang permukaannya berwarna terang. Selain itu, permukaan yang terkena noda minyak, setelah dibersihkan pun jadi lebih licin. Bisa berbahaya jika tumpahan minyak jatuh di lantai dan terinjak.

    Maka dari itu, daripada membersihkan minyak dengan kain atau tisu, kamu bisa memakai bahan berikut seperti yang dilansir dari Tasting Table.


    1. Tepung Terigu

    Tepung adalah salah satu bahan makanan yang biasa dipakai untuk menggoreng tempe, tahu, atau makanan lainnya. Ternyata tepung terigu dapat menjadi bahan membersihkan minyak. Tepung dapat menyerap minyak lebih baik daripada kain. Caranya dengan menuangkan tepung di atas tumpahan minyak. Lalu tunggu hingga kering. Setelah itu, sapu tepung hingga bersih dan buang ke tempat sampah.

    2. Campuran Tepung, Soda Kue, dan Garam

    Sama seperti tepung tadi, kamu juga bisa menggunakan campuran tepung jagung, soda kue, dan garam. Setelah itu tuang di atas minyak yang tumpah. Apabila minyak sudah terserap, kamu bisa langsung menyapunya.

    3. Pasir

    Apabila di rumah tidak ada tepung, kamu bisa menggunakan pasir. Cara membersihkannya masih sama dengan tepung yakni disebar di seluruh permukaan minyak yang tumpah. Lalu, jika sudah terserap sapu pasir tersebut dan buang.

    4. Sabun

    Jika tepung dan pasir tidak ada, kamu bisa memakai sabun batangan, bukan yang cair. Namun sebelumnya, kamu harus mengelap minyak yang tumpah dengan kain atau tisu. Baru setelah itu siapkan air hangat dan masukkan sabun batangan di dalamnya.

    Apabila air sudah berbusa, ambil kain baru dan usap kembali permukaan yang terkena noda minyak. Kamu bisa menggosok permukaan yang terkena minyak apabila nodanya sulit hilang. Bilas sekali lagi dengan air biasa. Tunggu sampai mengering dan pastikan permukaan tidak lagi terasa licin atau sudah bersih dari noda.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/zlf)



    Sumber : www.detik.com

  • 4 Cara Membersihkan Pagar Vinyl agar Selalu Terlihat Baru



    Jakarta

    Perawatan penting sangat penting untuk memastikan kualitas dan tampilan pagar vinyl bisa bertahan. Pembersihan yang tepat merupakan kunci dari perawatan dan mencegah adanya jamur serta lumut.

    Lakukan pembersihan setidaknya setahun sekali untuk menghilangkan debu dan kotoran yang menumpuk serta mencegah pertumbuhan jamur serta noda. Namun membersihkan pagar vinyl tidak bisa asal. Ada beberapa cara mudah untuk membersihkan pagar vinyl.

    Dilansir dari Better Homes & Gardens, berikut cara mudah membersihkan pagar vinyl agar tetap terlihat bagus.


    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Selang Air

    Salah satu metode pembersihan pagar vinyl yang paling mudah dan cepat adalah dengan menggunakan selang taman. Pertama, bilas pagar vinyl dengan selang untuk menghilangkan debu dan kotoran lainnya.

    Hubungkan nosel semprot selang taman jika membutuhkan daya ekstra. Bersihkan pagar dengan kain lap atau kain untuk menghilangkan kotoran yang membandel.

    Membersihkan dengan Sabun atau Cuka

    Larutan air sabun hangat dapat membantu menghilangkan kotoran yang mungkin menempel di pagar vinyl kamu. Menggunakan larutan cuka dengan air hangat juga dapat menghilangkan noda rumput, jamur, dan lumut.

    Celupkan spons, kain, atau lap ke dalam salah satu larutan dan bersihkan pagar untuk menghilangkan kotoran dan noda. Kemudian, gosok pagar dengan gerakan memutar mulai dari bagian atas setiap bagian pagar.

    Lanjutkan hingga ke bagian bawah. Bilas sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas dengan selang serta ulangi proses tersebut hingga seluruh pagar bersih.

    Membersihkan Pagar Vinyl dengan Pelarut Pembersih

    Bila sabun dan cuka tidak cukup kuat untuk membersihkannya, tersedia berbagai pelarut pembersih pagar vinyl yang dapat membersihkan kotoran, jamur, lumut, dan kerak.

    Oleskan produk pembersih pagar vinyl ke struktur dengan kain lap atau sikat gosok berbulu untuk membersihkan setiap bagian atas. Bilas pagar dengan selang taman untuk membuang sisa larutan pembersih dan kotoran yang lepas. Ulangi seluruh pagar.

    Membersihkan dengan Pemutih

    Larutan pemutih dan air dapat digunakan pada pagar vinyl putih, tetapi tidak pada warna lain karena bahan kimia tersebut akan menyebabkan perubahan warna permanen. Kenakan perlengkapan keselamatan yang sesuai, termasuk sarung tangan saat menangani pemutih.

    Campurkan satu bagian pemutih dengan lima bagian air dalam ember besar dan gunakan sikat gosok berbulu, kain, lap, atau spons untuk menggosok setiap bagian pagar. Mulai dari atas dan lanjutkan hingga ke bawah.

    Bilas pagar dengan selang untuk membuang sisa pemutih dan kotoran yang lepas, ulangi proses ini sepenuhnya hingga seluruh pagar bersih.

    (das/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Jangan Pakai 3 Bahan Ini Saat Bersihkan Noda di Kayu, Pokoknya Jangan!


    Jakarta

    Kayu adalah salah satu material yang pasti ditemukan di rumah. Mulai dari fondasi, perabotan, hingga hiasan di rumah, pasti ada yang terbuat dari kayu. Hal ini dikarenakan tampilannya yang indah dan masa pakainya yang lama.

    Namun, perawatan kayu berbeda dengan material lain. Kamu perlu berhati-hati jika menggunakan bahan pembersih tambahan. Sebab, kayu rawan keropos dan lembap.

    Melansir dari The Spruce, terdapat beberapa bahan yang sebaiknya dihindari saat akan membersihkan kayu, berikut di antaranya.


    1. Minyak Zaitun

    Minyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan MenyimanMinyak Zaitun Bisa Kadaluarsa, Perhatian 5 Cara Memakai dan Menyiman Foto: Getty Images/iStockphoto/dulezidar

    Mungkin jarang di antara kalian mendengar minyak zaitun bisa digunakan sebagai bahan pembersih. Padahal minyak satu ini banyak manfaatnya. Minyak satu ini bisa untuk membersihkan peralatan masak hingga noda menempel.

    Kamu harus ingat, minyak zaitun tidak bisa untuk membersihkan permukaan kayu. Minyak ini merupakan minyak non-kering yang akan tetap basah di lemari sehingga akan menarik debu dan membuat kayu cepat rusak.

    Sebagai gantinya kamu bisa memakai minyak jeruk, kenari, dan biji rami yang disebut lebih aman untuk membersihkan kayu. Saat minyak mengering, mereka membentuk lapisan pelindung yang keras pada kayu.

    2. Soda Kue

    Perbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin KuePerbedaan Soda Kue dan Baking Powder untuk Bahan Bikin Kue Foto: Getty Images/iStockphoto/ossphotostock

    Soda kue merupakan bahan yang terkenal dapat membersihkan noda yang cukup jitu. Namun, untuk material kayu, justru akan menimbulkan goresan kecil dan warna kusam pada lapisannya. Lama-lama dapat mengikis lapisan kayu kemudian menjadi keropos dan rusak.

    3. Cuka

    white vinegar on wood table topwhite vinegar on wood table top Foto: Getty Images/iStockphoto/May Lim

    Meskipun cuka adalah bahan alami yang ampuh membersihkan noda, jangan lupa bahwa cuka bersifat asam. Jika dipakai tanpa diencerkan atau dicampur dengan air, cuka dapat merusak lapisan kayu jika bersentuhan.

    Cara Efektif Membersihkan Noda pada Kayu

    Jika kamu ingin menggunakan bahan-bahan alami, kamu bisa menggunakan air panas dan sabun cuci piring.

    Caranya dengan mencampurkan satu atau dua tetes sabun cuci piring ke dalam ember berisi air panas. Gunakan sabut gosok nilon untuk menghilangkan noda. Bilas dan keringkan lemari setelah selesai.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/das)



    Sumber : www.detik.com

  • Coba 7 Trik Cegah Cacing Muncul di Kamar Mandi


    Jakarta

    Cacing adalah salah satu hewan yang sering muncul di kamar mandi. Padahal biasanya hewan satu ini berada di luar rumah, tepatnya di dalam tanah.

    Penyebab cacing bisa muncul di kamar mandi karena kondisi kamar mandi yang kotor. Tempat yang kotor banyak dihinggapi sumber makanan yang dibutuhkan oleh cacing. Cacing juga bisa muncul karena kamar mandi yang lembap. Mereka masuk melalui pipa saluran air atau sisi keramik.

    Keberadaannya memang tidak mengganggu karena cacing tidak melukai atau mengancam manusia. Namun, ada beberapa orang yang merasa geli melihat bentuk tubuhnya yang menggeliat.


    Jika kamu salah satu dari mereka, melansir dari The Guardian, berikut cara mencegah cacing muncul di kamar mandi.

    1. Pastikan Kamar Mandi Selalu Bersih

    Penyebab utama cacing muncul di kamar mandi adalah kondisi kamar mandi yang kotor. Tidak ada cara lain, selain kamu perlu rutin membersihkan kamar mandi bahkan hingga ke sudut-sudutnya dan area yang tinggi. Pastikan pula tidak ada bagian di kamar mandi yang lembap dan tergenang.

    2. Perbaiki Pipa dan Keramik yang Bocor

    Pipa bocor dapat menjadi akses cacing masuk ke rumah. Bahkan lantai yang retak juga bisa memberikan celah kepada cacing. Solusinya adalah menutup celah yang mempermudah cacing masuk ke dalam rumah.

    3. Tambah Ventilasi dan Siram Secara Teratur

    Kamar mandi tidak boleh terlalu lama lembap. Ruangan yang lembap memicu pertumbuhan bakteri dan organisme yang disukai oleh cacing. Dengan adanya ventilasi di kamar mandir berupa bolongan atau kipas dapat membantu mengurangi kelembapan dan bau di kamar mandi.

    4. Cuka dan Soda Kue

    Cara satu ini cukup efektif karena memakai bahan instan. Caranya cukup mudah yakni campurkan soda kue dan cuka. Setelah itu, tuangkan ke seluruh kamar mandi, gosok setiap sudut, dan bilas.

    5. Gunakan Larutan Garam

    Selain soda kue dan cuka, garam juga ampuh untuk mencegah cacing muncul di kamar mandi. Caranya sama dengan cuka dan soda kue yakni tinggal ditaburkan pada area cacing sering muncul. Lakukan 2-3 kali dalam seminggu lalu siram.

    6. Lemon

    Air lemon bisa menjadi disinfektan alami yang dapat membantu menghilangkan bau dan mencegah cacing datang. Caranya dengan menuangkan secangkir jus lemon ke toilet dan diamkan semalaman. Setelah itu bilas.

    Punya pertanyaan soal rumah, tanah atau properti lain? detikProperti bisa bantu jawabin. Pertanyaan bisa berkaitan dengan hukum, konstruksi, jual beli, pembiayaan, interior, eksterior atau permasalahan rumah lainnya.

    Caranya gampang. Kamu tinggal kirim pertanyaan dengan cara klik link ini

    (aqi/aqi)



    Sumber : www.detik.com